spot_img
Beranda blog Halaman 143

Kemenangan Tim Antawirya UNDIP di Qatar, Juara Pertama Shell Eco Marathon 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Tim Antawirya Universitas Diponegoro kembali mencetak pencapaian gemilang pada ajang kejuaraan Internasional ‘Shell Eco Marathon Asia Pacific & Middle East 2025’ yang diselenggarakan di Lusail International Circuit, Doha, Qatar pada 8-12 Februari 2025. Tim Antawirya berhasil mengalahkan 61 tim lain yang berasal dari berbagai negara.

Pada kompetisi inovasi kendaraan hemat energi ini, Tim Antawirya berhasil meraih Juara 1 untuk kategori Prototype Battery Electric/ Electric Vehicle (EV) dengan perolehan efisiensi 835 km/kwh dan Juara 2 untuk kategori Urban Concept Internal Combustion Engine (ICE) dengan perolehan efisiensi 415 km/l. Bahkan juga mendapatkan Juara 2 Off Track Award Technical Innovation dengan judul ‘Manumatic Dog Clutch: Optimization of the Transmission System in Rondhan Electric Vehicle to Reduce Drag Losses and Improve Power Efficiency’.

Prestasi ini membuktikan keunggulan mahasiswa program studi Teknik Mesin Fakultas Teknik UNDIP dalam bidang teknologi otomotif berkelanjutan dan efisiensi energi.

Keberhasilan Tim Antawirya di kategori Electric Vehicle menunjukkan inovasi luar biasa dalam pengembangan kendaraan listrik yang efisien dan ramah lingkungan.

Sementara itu, pencapaian sebagai runner-up di kategori Urban ICE menjadi bukti bahwa tim ini mampu menghadirkan teknologi mesin pembakaran internal yang optimal dalam efisiensi bahan bakar.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. menyatakan rasa bangganya atas prestasi Tim Antawirya di ajang internasional ini.

“Prestasi gemilang yang diraih oleh Tim Antawirya dalam ajang Shell Eco Marathon Asia Pacific & Middle East 2025 ini merupakan bukti nyata mahasiswa UNDIP mampu bersaing di tingkat internasional dengan inovasi dan riset unggul. Keberhasilan ini tidak hanya membanggakan bagi UNDIP, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berinovasi dalam teknologi ramah lingkungan dan efisiensi energi yang mampu menjadi solusi bagi masalah energi di masa depan”, ucapnya

Sementara itu Wakil Rektor IV UNDIP, Wijayanto, Ph.D. mengatakan, “kesuksesan Tim Antawirya di ajang Shell Eco Marathon 2025 di Qatar ini tentu saja membuat kita sangat-sangat bangga.

Mereka tidak hanya menjadi juara nasional namun juara di panggung dunia di Qatar yang membuat kita tersentak, menyadarkan kita bahwa UNDIP itu seperti raksasa yang sedang terbangun yang menunjukkan kelasnya.

Mudah-mudahan ini menginspirasi kita semua, civitas academika UNDIP harus menyadarkan raksasa yang tertidur ini.

Pada kesempatan ini, Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Jamari, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng mengatakan, berbagai prestasi yang sangat gemilang telah diraih oleh Tim Antawirya baik di level nasional maupun internasional.

Pencapaian ini merupakan hasil dari proses panjang yang telah dilalui dan sering kali cukup melelahkan kerjasama dari beberapa prodi di lingkungan Fakultas Teknik.

“Tetaplah selalu terinspirasi untuk menjadi puncak, namun juga selalu siap untuk mendewasakan diri ketika berada di lembah. Teruslah bekerja keras dan berinovasi karena hasil tidak pernah berkhianat terhadap usaha”, kata Prof Jamari.

General Manager Tim Antawirya UNDIP, Haikal Aulya Rahman mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian Antawirya terutama pada riset dan inovasi tim dalam menciptakan kendaraan yang tidak hanya efisien, tetapi juga kompetitif di tingkat internasional.

“Mengikuti event SEM APME 2025 dan mewakili Indonesia merupakan pengalaman yang tidak terlupakan. Kami berusaha semaksimal mungkin bukan hanya membawa nama universitas tetapi juga untuk nama baik Indonesia hingga bisa mendapatkan juara 1 dan 2 sebagai hasil dari kerja keras dan komitmen tim dan juga dukungan dari UNDIP,” ujar Haikal.

Dapat diketahui, Shell Eco Marathon merupakan kompetisi bergengsi yang mempertemukan tim mahasiswa dari berbagai universitas di dunia untuk mengembangkan kendaraan yang mampu menempuh jarak sejauh mungkin dengan energi seminimal mungkin.

Lebih dari 60 tim pelajar dari berbagai negara mengikuti kompetisi ini, 16 tim di antaranya merupakan tim mahasiswa Indonesia.

Tim mahasiswa dari Indonesia saling berjuang melawan tim dari beberapa negara di kawasan Asia-Pasifik dan Timur Tengah diantaranya seperti Arab Saudi, Bahrain, Brunei Darussalam, Cina, Filipina, India, Kazakhstan, Korea Selatan, Malaysia, Mesir, Oman, Pakistan, Qatar, Thailand, dan Uni Emirat Arab.

Keberhasilan tim Antawirya di ajang ini semakin memperkuat posisi UNDIP sebagai salah satu universitas unggulan dalam riset teknologi otomotif berkelanjutan.

Selamat kepada tim Antawirya UNDIP atas pencapaian luar biasanya! Semoga prestasi ini terus memotivasi inovasi anak bangsa dalam menciptakan teknologi ramah lingkungan di masa depan bangsa.

Gets Premiere Semarang Sambut Valentine dengan Kejutan Romantis, Tamu Dimanjakan Cokelat dan Mawar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Gets Premiere Semarang memanjakan para tamu pada Hari Valentine dengan kejutan istimewa yang tak terlupakan.

Hotel bergengsi ini tidak hanya menyambut tamu dengan hangat, tetapi juga mempersembahkan kotak cokelat spesial dan setangkai mawar merah segar sebagai simbol cinta dan kasih sayang.

Setiap tamu yang check-in di Hari Valentine disambut dengan suasana romantis sejak awal, berkat inisiatif dari Rusli Arsyad, General Manager Gets Premiere Semarang.

“Kami ingin memberikan pengalaman tak terlupakan bagi tamu kami dengan kejutan kecil yang penuh makna,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Gets Premiere Semarang juga menghadirkan paket makan malam romantis untuk pasangan yang ingin merayakan Valentine dengan suasana yang lebih intim. Para tamu pun sangat mengapresiasi gestur manis ini.

Ratna Indah, salah satu tamu yang merasakan kebahagiaan tersebut, berbagi kesannya, “Saya benar-benar terkejut dan tersentuh mendapat cokelat dan mawar saat check-in. Ini adalah sentuhan yang sangat manis dari Gets Premiere Semarang, membuat Valentine kami semakin spesial.”

Dengan langkah ini, Gets Premiere Semarang tidak hanya mengukuhkan reputasinya sebagai tujuan penginapan pilihan, tetapi juga sebagai hotel yang peduli dengan kepuasan dan kebahagiaan setiap tamunya, tidak hanya pada Hari Valentine tetapi juga dalam berbagai momen spesial lainnya.

HPN Jateng Award 2025, 18 Tokoh Inspiratif Jawa Tengah Terima Penghargaan Bergengsi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025, sejumlah tokoh berpengaruh di Jawa Tengah menerima penghargaan bergengsi HPN Jateng Award 2025.

Sebanyak 18 tokoh inspiratif dianugerahi penghargaan yang diserahkan oleh Berlian Organizer di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, pada Jumat (14/2/2025).

Penghargaan ini diberikan kepada individu yang dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam berbagai bidang, mulai dari pers, kebudayaan, pendidikan, hingga pembangunan di Jawa Tengah.

Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, mengapresiasi para penerima penghargaan dan berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa.

“Para tokoh yang menerima penghargaan telah memberikan dampak besar di bidang masing-masing. Semoga ini semakin memacu semangat mereka untuk terus berinovasi dan berkarya demi kemajuan Jawa Tengah dan Indonesia,” ujarnya.

Rektor Universitas Semarang (USM), Supari, mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan amanah yang akan ia jalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk mahasiswa, rekan kerja, serta masyarakat Semarang dan Jawa Tengah yang telah menjadi sumber inspirasi bagi saya,” kata Supari.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, Guntur Sahat Hamonangan, menyampaikan rasa bangganya atas penghargaan dalam kategori pelayanan terbaik. Ia menegaskan komitmen instansinya dalam meningkatkan pelayanan publik, terutama melalui pemanfaatan teknologi.

“Kami terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pelayanan semakin efisien dan mudah diakses oleh masyarakat. Contohnya, kini masyarakat bisa mengurus paspor secara digital dari rumah dan hanya perlu datang ke kantor untuk pengambilan,” jelasnya.

Daftar 18 Tokoh Penerima HPN Jateng Award 2025

  1. Dr. Ponco Hartanto, S.H., M.H. – Kajati Jawa Tengah (Kategori: Penegakan Hukum)
  2. Drs. Sasongko Tedjo, M.M. – Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat (Kategori: Tokoh Pers)
  3. Edy Supriyanta, A.T.D., S.H., M.M. – Pj. Bupati Jepara (Kategori: Pemerintahan)
  4. Haerudin, S.H., M.H. – Kepala Badan Kesbangpol Jateng (Kategori: Pemerintahan)
  5. Widi Hartanto, S.T., M.T. – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jateng (Kategori: Pemerintahan)
  6. Dr. Supari, S.T., M.T. – Rektor Universitas Semarang (Kategori: Pendidikan Tinggi)
  7. Ir. M. Farchan, M.T. – Anggota DPRD Jateng (Kategori: Politik)
  8. dr. Faiz Alaudien Reza Mardhika – Anggota DPRD Provinsi Jateng (Kategori: Politik)
  9. H. Haizul Ma’arif, S.H., M.M. – Anggota DPRD Kabupaten Jepara (Kategori: Politik)
  10. Guntur Sahat Hamonangan, S.E., M.H. – Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang (Kategori: Pelayanan Publik)
  11. Paulus Pangka, S.H. – Ketua Umum Lembaga Prestasi Dunia Indonesia (LEPRID) (Kategori: Tokoh Pencatat Rekor dan Prestasi)
  12. R.M. Jalu Seno Aji – Ketua Umum DPP The A Team Squad Nusantara (Kategori: Kepemudaan)
  13. Dr. Haryono, S.E., M.M. – Direktur Utama PT. BPR Bank Daerah Karanganyar (Perseroda) (Kategori: Perbankan)
  14. Yulianto, S.H. – Direktur Utama Perumdam Sendang Kamulyan Batang (Kategori: Pelayanan Publik)
  15. Akhmad Mundolin, S.Sos., M.M. – Ketua Forum BPR BKK Jateng (Kategori: Perbankan)
  16. dr. Kinik Darsono, MMed.Ed, FISQua – Direktur RSUD dr. Soeratno Gemolong Sragen (Kategori: Pelayanan Kesehatan)
  17. Muhdiyatmoko, M.Pd. – Kepala SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta (Kategori: Pendidikan Menengah)
  18. Dr. Fajar Purwawidada, S.H., M.Sc. – GM Angkasa Pura Bandara Ahmad Yani Semarang (Kategori: Pelayanan Publik)

Penghargaan ini diharapkan menjadi dorongan bagi para tokoh untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi Jawa Tengah dan Indonesia. Selamat kepada para penerima HPN Jateng Award 2025

Pelantikan Pengurus DPD KNPI Banjarnegara 2025-2028, Semangat Baru untuk Pemuda dan Pembangunan Daerah

0

BANJARNEGARA (Pertamanews.id) – Dalam suasana khidmat, pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Banjarnegara periode 2025-2028 berlangsung di Pendopo Dipayuda Adigraha, Banjarnegara, pada Kamis (13/2).

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono; Pj. Bupati Banjarnegara yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Keuangan, Drs. Tulus Sugiharto, M.Si.; Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Banjarnegara, Teguh Handoko, S.Sos.; anggota DPRD Banjarnegara, Sugijen, A.Ma.; serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banjarnegara.

Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua DPD KNPI Jawa Tengah, Casytha Kathmandu, yang ditandai dengan pembacaan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Nur Fahmi resmi dilantik sebagai Ketua, dengan Muchlasin sebagai Sekretaris, dan Mufti ‘Ul Baqi sebagai Bendahara untuk periode 2025-2028.

Acara ini juga dihadiri oleh 46 Ketua Organisasi Kepemudaan (OKP) tingkat kabupaten se-Banjarnegara, serta beberapa tokoh pemuda inspiratif yang menerima penghargaan, antara lain dr. Amalia Desiana, Achmad Mudzaki Mabrur, S.H., Letkol Laut Farid Amuldiyatno, S.T., M.T., dan Budi Setyawan.

Kehadiran perwakilan KNPI dari berbagai kecamatan turut menambah semarak acara, menunjukkan kekompakan dan soliditas pemuda dalam mendukung kepengurusan yang baru.

Dalam sambutannya, Casytha Kathmandu menekankan pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan dalam masyarakat dan pembangunan di Kabupaten Banjarnegara.

Ia berharap KNPI Banjarnegara dapat bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat setempat.

“Kami berharap KNPI Banjarnegara dapat menjadi organisasi yang mampu bersinergi dengan visi, misi, dan program-program pemerintahan Banjarnegara, terbuka, dan mampu berbaur dengan berbagai pihak,” ujar Casytha.

Sementara itu, dalam pidato perdananya, Muhammad Nur Fahmi menyatakan komitmennya untuk membangun soliditas antarorganisasi kepemudaan dan mengembangkan program-program inovatif yang sesuai dengan kebutuhan pemuda di Banjarnegara.

“Sebagai Ketua DPD KNPI Banjarnegara, saya bersama jajaran pengurus berkomitmen untuk membangun soliditas dan sinergi antarorganisasi kepemudaan, sehingga KNPI benar-benar menjadi rumah besar pemuda. Kami juga akan mengembangkan program-program inovatif yang sesuai dengan kebutuhan pemuda Banjarnegara, terutama dalam bidang kewirausahaan, pendidikan, kesehatan, dan teknologi,” tegas Fahmi.

Momentum pelantikan ini menjadi langkah awal bagi DPD KNPI Banjarnegara untuk memperkuat peran serta kontribusi positif di tengah masyarakat, khususnya dalam menjalankan misi berkemajuan di Kabupaten Banjarnegara.

KAI Daop 4 Semarang Bagikan Cokelat dan Bunga untuk Pelanggan di Momen Hari Kasih Sayang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka memperingati Hari Kasih Sayang atau Valentine Day 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mengadakan kegiatan berbagi ratusan cokelat dan bunga kepada para pelanggan di Stasiun Semarang Poncol pada Jumat, 14 Februari 2025.

Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi KAI kepada pelanggan setia yang memilih kereta api sebagai moda transportasi favorit mereka. Sebanyak ratusan paket Valentine yang berisi cokelat dan bunga dibagikan kepada pelanggan yang sedang menunggu keberangkatan kereta di stasiun, serta kepada pelanggan yang berada di atas Kereta Api Kaligung.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman berbeda kepada pelanggan yang melakukan perjalanan di hari kasih sayang.

“KAI ingin memberikan kejutan spesial bagi para pelanggan dengan membagikan cokelat dan bunga di Stasiun Semarang Poncol. Ini adalah wujud apresiasi kami terhadap kepercayaan pelanggan yang terus memilih kereta api sebagai moda transportasi pilihan,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Hari Valentine identik dengan cokelat dan bunga mawar yang sering digunakan sebagai simbol cinta dan kasih sayang. Filosofi pemberian bunga mawar oleh KAI kepada pelanggan mencerminkan rasa terima kasih dan kepedulian KAI terhadap kenyamanan serta kepuasan pelanggan setianya.

“Bunga mawar melambangkan kepercayaan dan ketulusan, sementara cokelat memberikan rasa manis dan kebahagiaan. Dengan simbol ini, kami berharap pelanggan dapat merasakan pengalaman perjalanan yang menyenangkan dan berkesan bersama KAI,” tambah Franoto.

Sebagai kejutan tambahan, KAI juga memberikan buket bunga spesial kepada pelanggan yang berulang tahun tepat pada 14 Februari, sehingga semakin menambah kebahagiaan di hari istimewa mereka.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menghibur pelanggan, membuat perjalanan mereka lebih berkesan, serta meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan andal,” tutup Franoto.

Inovasi KAI, PSO KA Kedungsepur Dorong Akses Transportasi Berkualitas

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat, salah satunya melalui berbagai layanan Kereta Api Public Service Obligation (PSO).

Sebagai bentuk pelayanan publik yang sejalan dengan Asta Cita, KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub tetap menyediakan sejumlah KA PSO dengan tarif yang terjangkau di berbagai rute di Jawa dan Sumatera.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa di wilayah Daop 4 Semarang, terdapat satu kereta api PSO yakni KA Kedungsepur yang melayani rute Semarang Poncol – Ngrombo pulang pergi dengan tarif yang terjangkau hanya Rp10 ribu per perjalanan.

Sepanjang tahun 2024, total pelanggan KA Kedungsepur mencapai 286.444 penumpang atau rata-rata 784 penumpang per harinya.

Angka tersebut tentunya menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta ekonomi bersubsidi yang tetap memberikan kenyamanan dan keamanan dalam perjalanan.

KA Kedungsepur memiliki rangkaian 2 Kereta Ekonomi AC (K3 AC Split) yang ditarik lokomotif dengan kapasitas angkut hingga 317 penumpang sekali jalan, dengan perincian 212 penumpang duduk dan 105 penumpang tanpa tempat duduk.

Layanan KA PSO merupakan bagian dari upaya KAI dalam mendukung perekonomian rakyat dengan menyediakan transportasi yang aman, nyaman, dan ekonomis.

“Kereta api ekonomi bersubsidi ini memberikan akses mobilitas kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan moda transportasi yang efisien dan hemat biaya. KAI terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan agar masyarakat dapat menikmati perjalanan yang berkualitas,” ujarnya.

Franoto menambahkan bahwa dengan adanya KA PSO, masyarakat dari berbagai lapisan ekonomi dapat menikmati layanan transportasi yang andal dan nyaman.

Tidak hanya itu, keberadaan KA PSO juga mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah yang dilaluinya serta membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

Sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan dan inklusivitas, KAI akan terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik bagi seluruh pelanggan.

KAI juga akan memastikan bahwa setiap perjalanan kereta api tidak hanya mengutamakan aspek keselamatan dan kenyamanan, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang lebih merata.

“Dengan semangat Asta Cita, KAI berupaya menjadikan layanan transportasi yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Melalui KA PSO, KAI tidak hanya menyediakan layanan transportasi yang terjangkau, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” tutup Franoto.

Adapun jadwal perjalanan KA Kedungsepur yang berlaku mulai 1 Februari 2025 sebagai berikut:

Tujuan Stasiun Ngrombo

• Berangkat Stasiun Semarang Poncol: 07.05 dan 13.50 WIB
• Berangkat Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng: 07.19 dan 14.03 WIB
• Berangkat Stasiun Alastua: 07.32 dan 14.16 WIB
• Berangkat Stasiun Brumbung: 07.45 dan 14.29 WIB
• Berangkat Stasiun Gubug: 08.07 dan 14.52 WIB
• Tiba Stasiun Karangjati: 08.24 dan 15.09 WIB
• Tiba Stasiun Sedadi: 08.39 dan 15.24 WIB
• Tiba Stasiun Ngrombo: 08.52 dan 15.37 WIB

Tujuan Stasiun Semarang Poncol

• Berangkat Stasiun Ngrombo: 09.55 dan 17.05 WIB
• Berangkat Stasiun Sedadi: 10.07 dan 17.17 WIB
• Berangkat Stasiun Karangjati: 10.42 dan 17.32 WIB
• Berangkat Stasiun Gubug: 11.01 dan 17.51 WIB
• Tiba Stasiun Brumbung: 11.20 dan 18.10 WIB
• Tiba Stasiun Alastua: 11.31 dan 18.22 WIB
• Tiba Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng: 11.43 dan 18.35 WIB
• Tiba Stasiun Semarang Poncol: 11.57 dan 18.47 WIB

Untuk informasi lebih lanjut terkait jadwal perjalanan kereta api, masyarakat dapat menghubungi layanan KAI121 melalui media sosial, email cs@kai.id, atau WhatsApp KAI121 di 0811-1211-1121.

Sidang PT MAP : Pelapor Mangkir, Jaksa Kesulitan Hadirkan Saksi di Persidangan Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Merasa di kriminalisasi atas perkara dugaan pemalsuan akta rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa PT Mutiara Arteri Property (PT MAP). Notaris Demak, Yustiana Servanda, SH, MKn, bakal ajukan pembelaan maksimal untuk mengungkap fakta persidangan.

Hal itu disampaikan Yustiana usai sidang di Pengadilan Negeri Semarang, Kamis (13/2/2025).

“Bagaimana bisa saya ditersangkakan dan didakwa melakukan pidana pemalsuan, padahal jelas saya sudah bekerja secara profesional sebagai notaris. Saya membuat akta sesuai permintaan pemohon, tapi saya malah dipersalahkan, sedangkan pemohon bebas berkeliaran, jelas sekali saya dikriminalisasi dalam kasus ini, biarkan terungkap secara jelas dalam persidangan ini, saya percaya Allah masih bersama orang terzolimi”kata Yustiana Servanda, usai sidang, yang dihadirkan offline.

Sementara itu, adu argumen terjadi selama sidang berlangsung. Baik antara majelis hakim, kuasa hukum terdakwa, dan jaksa penuntut umum (JPU) Kejati Jateng.

Dalam sidang pembuktian perdana tersebut JPU juga tak mampu hadirkan saksi pelapor, Michael Setiawan.

JPU beralasan mangkirnya Michael sudah mengirim surat resmi dalam kapasitasnya sebagai pelapor untuk menghadiri sidang hari ini. Namun, Michael tidak hadir dengan alasan masih berada di luar negeri.

“Surat panggilan sudah kami kirimkan. Michael Setiawan domisili masih di Australia, beliau minta (diagendakan) lagi pada hari lain,” kata JPU, Lilik.

Atas ketidakhadiran tersebut, kuasa hukum terdakwa, Evarisan kecewa dengan mangkirnya pelapor dalam sidang hari ini sehingga sidang harus dijadwalkan ulang.

Ia menyangsikan keseriusan pelapor dalam perkara ini. Evarisan juga meminta jaksa harus menghadirkan pelapor secara langsung atau offline di persidangan, jangan hanya memberi keterangan secara daring.

“Sesuai sidang yang lalu memutuskan pelapor hadir offline, artinya tidak ada alasan lagi. Kalau dia berani lapor, maka dia (pelapor) harus terima konsekuensi untuk hadir ke persidangan,” tandasnya.

Sisi lain, pihak terdakwa meminta Jaksa Penuntut Umum untuk memberikan salinan dakwaan secara lengkap termasuk salinan bukti, hal itu sebagaimana amanah Pasal 72 KUHP. Karena terdakwa hingga kini baru diberi salinan berita acara pemeriksaan tanpa disertai lampiran alat bukti.

“Lampiran alat bukti belum ada yang diberikan. Kenapa harus disembunyikan?. Kami mohon diberikan salinanya” tanya Evarisan.

Pihaknya menegaskan sebenarnya tidak masalah jika memang jaksa enggan memberian dakwaan secara lengkap, tetapi harus dinyatakan secara tertulis beserta alasannya.

Atas pertanyaan itu, JPU Kejati Jateng, Lilik dan Rahma, menjawab untuk kuasa hukum mengajukan tertulis ke Kejari Kota Semarang dan Kejati Jateng.

Nanti akan disampaikan ke pimpinan apakah boleh atau tidaknya. Pihaknya memastikan akan melaporkan pimpinan, kalau suratnya sudah masuk.

Sebagai informasi, terdakwa Yustiana Servanda awalnya dilaporkan oleh Michael Setiawan atas dugaan pemalsuan akta rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa PT MAP di Polda Jateng, kasus tersebut sempat di SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan), namun kepolisian di gugat Praperadilan, sehingga perkaranya dibuka kembali, dan akhirnya dilimpah di persidangan.

Yustiana didakwa memalsukan akta notaril karena dalam rapat dianggap mencatut nama Michael Setiawan yang sebenarnya tak mengikuti rapat tersebut. Keterangan lokasi rapat juga tidak ditulis sebagaimana faktanya di tulis di jalan pelabuhan ratu.

Revisi UU Kejaksaan, Ketua Komjak Pujiyono: Meningkatkan Kinerja Jaksa dalam Mengungkap Kasus Korupsi Besar

0

SURAKARTA (Pertamanews.id) – Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) RI, Pujiyono Suwadi, menegaskan bahwa revisi Undang-Undang (UU) Kejaksaan dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang mencakup penambahan kewenangan penyidikan tidak akan membuat jaksa kebal hukum, menyalahgunakan kekuasaan, atau mengambil peran penyidik kepolisian.

Hal tersebut disampaikan oleh Pujiyono dalam diskusi yang digelar oleh Lembaga Jarcomm di Kota Surakarta, Jawa Tengah, pada Selasa (11/2), dengan tema “Menguji Urgensi Penguatan Lembaga Kejaksaan terhadap Revisi UU No. 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan”.

Pujiyono menjelaskan bahwa meskipun revisi ini menuai perdebatan setelah dimasukkan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025, tuduhan bahwa jaksa akan mengambil alih peran penyidik kepolisian dan mendapatkan hak imunitas adalah tidak benar.

Menurutnya, revisi ini tidak mencakup pasal yang memberikan kewenangan jaksa untuk menggantikan peran penyidik kepolisian. Justru, revisi ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan supervisi antara kejaksaan dan kepolisian dalam proses penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan, yang merupakan bagian dari Integrated Criminal Justice System (ICJS).

Dengan adanya distribusi kewenangan dalam ICJS, kedua pilar penegak hukum – kepolisian dan kejaksaan – dapat bekerja sama lebih erat, mengurangi ego sektoral, dan meningkatkan efektivitas sistem peradilan pidana.

Pujiyono juga menanggapi kekhawatiran bahwa revisi ini memberikan hak imunitas kepada jaksa, yang berarti jaksa tidak bisa diperiksa atau dihukum. Menurutnya, tidak ada perubahan signifikan dalam aturan mengenai “izin Jaksa Agung” yang sudah tercantum dalam UU No. 16 Tahun 2004 dan UU No. 11 Tahun 2021.

Pemanggilan, pemeriksaan, penggeledahan, penangkapan, dan penahanan terhadap jaksa tetap harus mendapatkan izin dari Jaksa Agung. Ketentuan ini sudah ada dalam UU sebelumnya dan tidak bertujuan untuk memberi kekebalan hukum kepada jaksa.

Pujiyono juga mengingatkan bahwa meskipun ada ketentuan tersebut, jaksa yang melakukan kesalahan atau tindak pidana tetap dapat dihukum. Dia mencontohkan kasus jaksa yang pernah diproses hukum, seperti Kajari Bondowoso dan Jaksa Urip, yang membuktikan bahwa tidak ada satu pun jaksa yang kebal hukum.

Pujiyono mengungkapkan bahwa Kejaksaan Agung saat ini mendapatkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat. Berdasarkan survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI), Kejaksaan Agung menempati posisi tertinggi sebagai lembaga penegak hukum yang dipercaya masyarakat dengan tingkat kepercayaan mencapai 77 persen. Keberhasilan Kejaksaan Agung dalam mengungkap kasus korupsi besar dan mengembalikan uang negara yang dikorupsi turut mendukung tingkat kepercayaan ini.

Pengamat Hukum Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Rahayu Subekti, juga menanggapi kritik terhadap pasal 8 ayat 5 yang dianggap memberikan hak imunitas pada jaksa.

Rahayu menegaskan bahwa pasal tersebut merujuk pada asas hirarki dalam organisasi, yang mengatur bahwa yang lebih tinggi mengawasi yang lebih rendah, bukan memberi hak imunitas pada jaksa.

Sementara itu, pegiat anti-korupsi, Alif Basuki, menilai revisi UU Kejaksaan merupakan langkah penting untuk memperbarui sistem koordinasi antara Kejaksaan dan kepolisian dalam penanganan perkara hukum.

Alif berharap revisi ini dapat memperkuat posisi Kejaksaan, mengingat kinerjanya yang sudah diapresiasi dalam mengungkap berbagai kasus korupsi besar.

Babinsa Koramil 06 Gemuh Bongkar Jaringan Peredaran Obat Terlarang di Kendal

0

KENDAL (Pertamanews.id) – Anggota Babinsa Koramil 06 Gemuh, Kodim 0715, berhasil menggagalkan peredaran obat-obatan terlarang di Dukuh Pamriyan Kulon, Desa Pamriyan, Kecamatan Gemuh, Rabu (12/2/2025).

Penggerebekan ini dilakukan setelah adanya laporan dari warga yang resah dengan aktivitas mencurigakan di sebuah kios.

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan ratusan butir obat terlarang, di antaranya Tramadol (6 butir), Zarindo (21 bungkus/88 butir), serta DMP (Koplo) (163 bungkus/978 butir).

Komandan Koramil (Danramil) 06 Gemuh, Kapten Inf Sudar, mengungkapkan bahwa aksi ini berawal dari keluhan warga tentang gangguan ketertiban yang ditimbulkan dari kios tersebut.

“Warga melapor adanya kios yang menjual obat-obatan terlarang. Setelah mendapatkan informasi tersebut, Babinsa bersama warga langsung melakukan penggerebekan,” ujar Kapten Inf Sudar.

Saat penggerebekan sekitar pukul 16.45 WIB di Jalan Glagah, Desa Pamriyan, petugas berhasil menangkap pelaku bernama Rahmat Boihaki, yang diketahui berasal dari Kabupaten Aceh.

Tokoh masyarakat setempat, Sulkani, menyebut bahwa kios tersebut kerap didatangi anak-anak muda, sehingga menimbulkan keresahan di kalangan warga.

“Banyak laporan dari warga tentang aktivitas di kios itu. Kami pun segera berkoordinasi dengan Babinsa Kecamatan Gemuh untuk menindaklanjuti,” jelas Sulkani.

Operasi ini melibatkan anggota Polres Kendal, BNN Kendal, Babinsa Koramil 06 Gemuh, serta warga setempat.

Keberhasilan penggerebekan ini menjadi bukti sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang di wilayah Kendal. (Eko)

Perjuangan Luar Biasa, Dr. Annisa, Anak Buruh yang Lulus FK UNDIP dengan IPK 3.96

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Perjalanan dr. Annisa Himmatul. A dalam menyelesaikan studi di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (UNDIP) sangat inspiratif.

Dengan latar belakang keluarga sederhana, Annisa membuktikan bahwa kerja keras, dukungan dari lingkungan akademik yang baik dapat mengantarkan mahasiswa seperti dirinya mencapai impian.

Rabu 5 Februari 2025, akhirnya ia mencapai impiannya lulus dan mengikuti wisuda UNDIP ke-177 di Muladi Dome dengan IPK nyaris sempurna, 3.96.

Sebagai anak pertama dari tiga bersaudara, Annisa tumbuh dalam keluarga yang sangat sederhana namun menghargai pendidikan. Ayahnya bekerja sebagai buruh di sebuah toko meuble dan ibunya yang menjadi penjahit.

Sejak kecil dia memang ingin menjadi dokter. Namun, melihat kondisi ekonomi keluarganya ia sempat mengubur impiannya. Menginjak kelas 10, dia termotivasi kembali untuk menjadi dokter ketika salah satu kakak kelasnya berhasil mendapatkan beasiswa kedokteran, dari situ ia yakin bisa meraih mimpinya menjadi dokter.

Ia bersyukur, akhirnya ia diterima di FK UNDIP dan selama berkuliah ia mendapatkan beasiswa Bidikmisi, sekarang Kartu Indonesia Pintar (KIP), hingga ia tidak perlu membayar uang kuliah dan bahkan mendapat bantuan biaya hidup.

Namun demikian, bukan berarti dia bisa hidup dengan berlebihan. Untuk menghemat biaya, Annisa harus berjalan kaki dari tempat tinggalnya saat itu yaitu di Rusunawa Undip ke kampus, sebelum akhirnya perkuliahan berjalan secara daring karena era covid-19.

Di UNDIP, Annisa sangat bersyukur karena merasakan lingkungan akademik yang inklusif dan suportif.

Ia merasa didukung tidak hanya oleh teman-temannya tetapi juga oleh para dosen yang selalu memberikan motivasi.

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa kenal dengan banyak teman yang selalu mendukung saya, baik secara emosional maupun dalam hal lain. Tidak ada perbedaan meskipun latar belakang ekonomi saya sangat berbeda dengan teman-temannya. Dosen-dosen juga sangat mendukung, mengajar kami dengan sepenuh hati, dan memotivasi kami untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, baik S2 maupun spesialis,” katanya.

Selain itu, Annisa juga mengakui peran penting dari berbagai elemen dalam proses pembelajarannya.

“Tanpa mereka saya tidak akan bisa sampai di titik ini. Ia bertemimakasih pada ‘guru-guru’ (cadaver/ jenazah yang diawetkan untuk belajar materi kedokteran) dan pasien-pasien yang sudah memperbolehkannya untuk belajar saat koas. Tanpa mereka, saya dan teman-teman tidak akan bisa menjadi dokter,” ungkapnya dengan penuh rasa terima kasih.

Saat ditanya mengenai kunci suksesnya dalam menyelesaikan studi di Fakultas Kedokteran UNDIP, Annisa menekankan pentingnya mengenali kemampuan diri sendiri dan menerapkan strategi belajar yang efektif.

“Harus tahu kemampuan diri sendiri, belajar lebih ekstra sesuai dengan materi, dan pastinya banyak berdoa,” ujarnya.

Dr. Annisa sendiri memang anak yang tekun dan berprestasi sejak SMA serta aktif mengikuti berbagai kegiatan akademik maupun non akademik.

Setelah menyelesaikan studinya, Annisa kini tengah menunggu penempatan internship dari Kementerian Kesehatan. Program ini merupakan tahap penting bagi lulusan kedokteran sebelum mereka dapat berpraktik secara profesional.

“Setelah internship, rencananya saya ingin bekerja sembari mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi ke jenjang S2,” tambahnya.

Kisah Annisa menjadi bukti nyata bahwa FK UNDIP tidak hanya memberikan pendidikan berkualitas tetapi juga mendukung mahasiswa dalam berbagai aspek, mulai dari beasiswa, lingkungan akademik yang inklusif, hingga fasilitas pembelajaran yang mumpuni.

UNDIP terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki jiwa kepedulian dan profesionalisme tinggi dalam dunia medis.