spot_img
Beranda blog Halaman 146

SCU Tambah Dua Guru Besar di Bidang TEFL dan Forensik Audit

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Soegijapranata Catholic University (SCU) menerima 2 Surat Keputusan (SK) Guru Besar atas nama Dosen Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Prof. Dr. Heny Hartono, S.S, M.Pd (Bidang Ilmu Teaching English as a Foreign Language atau TEFL) dan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Prof. Dr. Theresia Dwi Hastuti, S.E, M.Si, Akt., CA., CPA., CGAA (Bidang Fraud dan Forensik Audit).

SK tersebut diserahkan Kepala LLDIKTI Wilayah VI Dr. Bhimo Widyo Andoko kepada Rektor SCU Dr. Ferdinandus Hindiarto di Gedung Mikael, Kampus 1 SCU Bendan pada Selasa, 14 Januari 2025.

“Lega karena akhirnya bisa sampai ke titik ini. Proses yang tidak mudah, karena saat menunggu tiba-tiba ada pergantian sistem,” kesan Prof. Theresia.

Melalui keilmuannya, ia pun berharap bisa memberikan lebih banyak kontribusi kepada masyarakat.

Sebagai dosen Program Studi Akuntansi, Prof Theresia mempunyai keahlian ilmu di bidang fraud and forensic, whistleblowing system, dan manajemen laba.

Ia mempunyai banyak pengalaman di bidang pengauditan, tata kelola, perbankan, dan fraud. Beberapa karyanya termasuk Akuntansi Keuangan Lanjutan 1 dan Continuing Planning Triangle untuk Perusahaan Kecil Menengah telah di-HKI-kan.

“Topik yang sudah saya ambil sejak pertama kali bergabung di SCU, karena sangat senang dengan auditing yang membahas pemeriksaan dan tata kelola keuangan,” terangnya.

Selain sebagai dosen, Prof. Theresia juga aktif berkecimpung di kantor keuangan publik sebagai perluasan kepakaran yang dimilikinya.

Sementara, Prof. Heny mempunyai perhatian khusus terhadap pengajaran dan pembelajaran Bahasa Inggris. Ilmu TEFL yang ditekuninya merupakan salah satu bidang di dalam keilmuan bahasa, khususnya linguistik terapan.

Bidang tersebut menarik bagi Prof. Heny karena membahas banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan seseorang dalam belajar bahasa tertentu.

“Bahasa Inggris masih menjadi salah satu bahasa asing di negara kita, maka metode pengajarannya butuh sesuatu yang spesifik dan kontekstual,” terangnya.

Pada 2023 lalu, dirinya berkesempatan menerima penghargaan Academic Leader Kategori Dosen Bidang Sosial Humaniora oleh LLDIKTI Wilayah VI.

Bukanlah sebuah gelar, Dr. Ferdinand memaknai jabatan Guru Besar membawa tanggung jawab yang sedemikian besar.

“Jabatan ini diberikan ketika telah mencapai puncak karier akademik, maka harapannya bisa menjadi panutan karena proses dan penilaiannya merupakan perjuangan yang panjang,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Bhimo turut mengapresiasi dukungan yang diberikan SCU kepada kedua Guru Besar. Ia pun berharap keduanya bisa memotivasi para dosen lainnya.

“Menjadi pengakuan bahwa sudah mampu dan kompeten, harapannya bisa menjadi role model bagi dosen-dosen lain,” tandasnya.

Kejati Jateng Usut Dugaan Korupsi Pengelolaan Plaza Klaten Senilai Rp 10,2 Miliar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah melalui Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidus) melakukan penyidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Plaza Klaten, Kabupaten Klaten, pada periode 2019 hingga 2023.

Berdasarkan hasil penyidikan, kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai Rp 10,2 miliar.

Kepala Seksi (Kasi Penkum) Kejati Jateng, Arfan Triono, SH, mengungkapkan bahwa kasus ini berawal dari pengelolaan aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Klaten yang digunakan untuk pembangunan Plaza Klaten.

“ Aset tersebut diserahkan melalui perjanjian kerjasama dengan PT. Inti Griya Prima Sakti (PT. IGPS) pada 1989 dan berakhir pada 2018, dengan ketentuan bahwa tanah dan bangunan Plaza Klaten harus diserahkan kembali kepada Pemkab Klaten,” kata Arfan di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (14/1).

Namun, dalam kurun waktu 2019 hingga 2022, pengelolaan Plaza Klaten oleh Pemkab Klaten diduga menyimpang dari peraturan yang berlaku.

Kejati menemukan bahwa Kepala Dinas DKUKMP Kabupaten Klaten menunjuk secara lisan Fery Sanjaya dari PT. MMS, untuk mengelola plaza tanpa prosedur yang benar.

Fery kemudian menyewakan plaza tersebut kepada pihak ketiga, seperti PT. Matahari Department Store, PT. Pesona Klaten Persada (PKP), dan PT. MPP.

Total penerimaan sewa Plaza Klaten tercatat Rp14,2 miliar, namun hanya Rp3,9 miliar yang disetorkan ke kas daerah.

Sisa dana yang tidak disetorkan mencapai Rp10,2 miliar, yang diduga merugikan negara. Kejati Jateng kini terus mendalami kasus ini untuk mengungkap penyimpangan lebih lanjut.

Nikmati Teh Premium Kapan Saja dengan Tong Tji Tematik, Solusi Praktis di Tengah Kesibukan

0

TEGAL (Pertamanews.id) – Gaya hidup modern yang serba cepat sering kali membuat banyak orang sulit meluangkan waktu untuk sekadar menikmati secangkir teh di kafe favorit. Namun, kini hal itu bukan lagi menjadi kendala.

PT. Cahaya Tirta Aroma menghadirkan solusi inovatif melalui produk unggulannya, Tong Tji Tematik, yang siap membawa pengalaman ngafe dengan cita rasa premium ke dalam rutinitas harian siapa pun.

Mengusung konsep minuman praktis dengan kualitas rasa yang tidak kalah dengan sajian kafe, Tong Tji Tematik diciptakan untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan kemudahan tanpa harus mengorbankan kenikmatan.

Di tengah padatnya aktivitas, menikmati teh berkualitas kini bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja.

Direktur PT. Cahaya Tirta Aroma, Thomas Tjahajanto, menjelaskan bahwa lahirnya Tong Tji Tematik berangkat dari komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dan mendekatkan diri dengan konsumen.

“Kami memahami bahwa masyarakat saat ini menginginkan sesuatu yang praktis namun tetap berkualitas. Melalui Tong Tji Tematik, kami ingin membawa sensasi ngafe langsung ke tengah kesibukan harian. Siapa pun bisa menikmati teh premium dengan cara yang lebih sederhana dan fleksibel, tanpa perlu mengorbankan waktu maupun rasa,” ujar Thomas.

Tong Tji Tematik hadir dengan rangkaian varian rasa yang dirancang untuk memenuhi beragam selera. Mulai dari rasa Coklat yang manis dan lembut, Matcha dengan aroma khas teh hijau Jepang, Teh Tarik yang creamy dan menenangkan, hingga Lemon Tea yang menyegarkan.

Tidak ketinggalan, rasa Lemongrass (Serai) yang aromatik dan Jahe yang hangat juga melengkapi pilihan rasa bagi mereka yang mencari sensasi minuman yang lebih menenangkan.

Setiap varian dikemas dengan standar premium, memberikan pengalaman rasa yang autentik layaknya menikmati minuman di kafe.

Kemasan produk yang dirancang praktis dan elegan menjadi nilai tambah Tong Tji Tematik. Tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari pouch, box, hingga renceng, produk ini mudah dibawa dan disimpan, mendukung gaya hidup yang aktif dan dinamis.

Cukup dengan menambahkan air panas atau hangat, secangkir teh nikmat siap menemani momen istirahat di tengah aktivitas padat.

Lebih dari sekadar minuman, Tong Tji Tematik juga mengedepankan kualitas bahan baku. Produk ini menggunakan gula asli dan bebas dari pemanis buatan, sehingga aman untuk dikonsumsi setiap hari.

Kenyamanan dan keamanan dalam setiap tegukan menjadi prioritas, memberikan sensasi minum teh yang lebih alami dan sehat tanpa mengorbankan rasa.

Kehadiran Tong Tji Tematik di pasar Indonesia disambut hangat oleh pecinta teh.

Kini, produk ini sudah dapat ditemukan di berbagai supermarket besar dan platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop.

Dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp8.000 per box, siapa saja dapat menikmati teh berkualitas dengan cara yang mudah dan praktis.

Tong Tji Tematik tidak hanya menjadi pelengkap di setiap kesempatan, tetapi juga mengubah cara pandang masyarakat dalam menikmati teh.

Inovasi ini membawa nuansa baru dalam menikmati minuman berkualitas, sekaligus mendukung gaya hidup modern yang serba cepat.

Di tengah kesibukan dan rutinitas yang padat, Tong Tji Tematik hadir sebagai teman setia yang menawarkan kenyamanan dan kemewahan rasa dalam setiap tegukan. Rasakan kemudahan, nikmati kualitas, dan bawa sensasi ngafe ke mana pun Anda pergi.

Natal dan Tahun Baru 2025, SCU Serukan Aksi Peduli Lingkungan untuk Sivitas Akademika

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Merayakan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Soegijapranata Catholic University (SCU) berupaya menggaungkan semangat peduli lingkungan.

Hal tersebut disampaikan Rektor SCU Dr. Ferdinandus Hindiarto dalam puncak rangkaian Perayaan Natal 2024 dan Tahun 2025 di Auditorium Agnes Widanti, Kampus 1 SCU Bendan pada 10 Januari 2025.

Dikemas dalam Acara Kebersamaan, puncak rangkaian tersebut dihadiri sivitas akademika, tenaga pendukung, dan pengurus Yayasan Sandjojo.

“Kepedulian tidak hanya kita tunjukkan untuk sesama manusia, melainkan juga makhluk hidup lainnya serta lingkungan,” tandas Dr. Ferdinand.

Ia menerangkan kampusnya aktif dalam mengimplementasikan komitmen ini melalui aksi nyata, termasuk pembentukan Fakultas Ilmu dan Teknologi Lingkungan, penanaman 500 bibit pohon di lingkungan kampus, bersih pantai, penanaman mangrove di Tanjung Mas Semarang, penggunaan panel surya, sistem pengelolaan e-learning berkonsep zero waste paper, hingga pengelolaan urban farming.

Yang terbaru, SCU bekerja sama dengan Djarum Foundation Bakti Lingkungan dan Hotel Padma Semarang menanam 150 bibit pohon di Kawasan Pastoran Kampus 1 SCU Bendan pada Desember 2024 dengan melibatkan 450 mahasiswa.

“Ini sudah tahun kedua. Mereka menanam ratusan jenis pohon yang mayoritasnya buah, ada durian hingga mangga,” pungkasnya.

Dalam puncak rangkaian tersebut, Perayaan Ekaristi juga diadakan dalam rangka menyambut Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Misa dipimpin Selebran Utama Rm. Johannes Baptista Hardono dan Konselebran Rm. Petrus Sunu Hardiyanta, Rm. Bonifasius Benny Bambang, serta Rm. Sbastianus Prasetya Aditama.

Dalam misa tersebut, dinyalakan 200 lilin aromatherapy dari minyak jelantah yang merupakan karya sivitas akademika peserta workshop yang dihadirkan dalam rangkaian kegiatan pada 18 Desember 2024 di Selasar Thomas Aquinas, Kampus 1 SCU Bendan.
Selain itu, dihadirkan pula workshop lainnya meliputi Membuat Sabun Eco-Enzyme bersama Komunitas Rumah Enzyme, Membuat Ecobrick bersama Marimas, dan Manajemen Bank Sampah bersama Yayasan Bintari.

Wakil Rektor Bidang Pengembangan Sumber Daya SCU Dr. Agnes Advencia C. menegaskan SCU telah menetapkan wawasan eco-settlement sebagai landasan serta nilai dasar kampus sejak 1988.

Hal ini juga selaras dengan tema Perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, “SCU Peduli Selamatkan Bumi.”

Dalam rangkaiannya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, kampusnya juga meluncurkan Gerakan “Bebas Botol Plastik” dan “Pilah Sanpah” pada 11 Desember 2024 dengan dukungan penyediaan water station dan tempat sampah otomatis karya Fakultas Ilmu Komputer.

“Kami memulai dari kantin dengan harapan semangat ini menyebar luas. Harapannya para sivitas akademika bisa mulai terbiasa membawa botol minum sendiri,” ungkapnya.

KAI Daop 1 Jakarta Tingkatkan Sistem Manajemen K3 untuk Operasional yang Lebih Aman

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta dengan bangga mengumumkan peningkatan signifikan dalam tingkat keselamatan operasional. Pada bulan keselamatan ini, PT KAI telah berhasil naik level dari status patuh menjadi proaktif dalam menerapkan budaya keselamatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo pada peringatan Bulan K3 tahun ini yang digelar untuk Daop 1 Jakarta di halaman parkir stasiun Gambir pada hari Senin (13/1).

Selaras dengan tema Bulan K3 Nasional Republik Indonesia, KAI Group mengusung tema “Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Dalam Mendukung Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) Untuk Meningkatkan Produktivitas di KAI Group”.

“Peringatan ini menjadi momentum bagi kita akan pentingnya peran manusia dalam meningkatkan Implementasi Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja,” ujar Didiek, Senin (13/1).

Didiek mengungkapkan, pada tahun 2024 telah dilalui dengan sejumlah pencapaian yang membanggakan, salah satunya adalah KAI berhasil meraih peningkatan Budaya Keselamatan Proaktif.

“Kita telah mengalami peningkatan skor kematangan budaya keselamatan dari tingkat patuh menjadi proaktif. Mengacu pada kinerja keselamatan tahun 2024 masih terjadi 5 KKA dan 7 kecelakaan kerja, meskipun mengalami penurunan yang cukup siginifikan dibandingkan tahun 2023, namun kita tidak boleh lengah dan berpuas diri karena untuk menuju keselamatan yang optimal diperlukan kesadaran dan kepatuhan akan budaya keselamatan proaktif yang berkelanjutan oleh seluruh Insan KAI, maka pencapaian ini harus menjadi penyenangat agar kita lebih proaktif dalam membangun budaya keselamatan dan menjadikan keselamatan menjadi yang utama,” tegas Didiek.

Oleh karena itu, Didiek menegaskan kembali bahwa pelaksanaan K3 adalah tanggungjawab bersama bukan hanya oleh pimpinan atau direksi namun wajib dilaksanakan oleh seluruh insan KAI di setiap lapisan organisasi secara proaktif dan berkelanjutan sesuai dengan tugas fungsi dan kewenangannya.

“Pesan saya seluruh insan KAI mematuhi dan melaksanakan budaya keselamatan dengan disiplin dan konsisten, awali hari dengan keselamatan dan akhiri hari dengan keselamatan karena keluarga kita menunggu dirumah, first talk is safety talk, first conversation is safety conversation laksanakan hal tersebut dengan penuh tanggung jawab,” kata Didiek.

Sementara itu, Manager KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, peningkatan ini mencerminkan komitmen KAI untuk tidak hanya mematuhi aturan dan standar keselamatan yang ada, tetapi juga untuk secara aktif mengidentifikasi dan mencegah potensi risiko sebelum menjadi masalah.

Langkah ini merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan dalam mewujudkan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.

“Seperti yang disampaikan Direktur Utama tadi, kami terus meningkatkan budaya keselamatan di seluruh lini operasional KAI, status proaktif ini menunjukkan bahwa kami tidak hanya mengikuti standar yang telah ditetapkan, tetapi juga melangkah lebih jauh dengan menghadirkan inisiatif yang mencegah potensi risiko. Semua ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada pelanggan dan mitra kerja.” Ujar Ixfan.

Lebih lanjut, kata Ixfan, kami melakukan audit keselamatan yang proaktif dalam inspeksi rutin pada jalur kereta api, fasilitas, dan armada untuk mendeteksi serta mengatasi potensi masalah lebih awal.

Kemudian, pelatihan keselamatan intensif, melatih seluruh karyawan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi risiko dan memastikan kesiapan menghadapi situasi darurat.

“Mengintegerasikan teknologi canggih seperti sensor dan sistem pemantauan real-time untuk meningkatkan pengawasan terhadap operasional kereta api, kampanye keselamatan publik guna mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keselamatan di area stasiun, perlintasan sebidang, dan sepanjang jalur kereta api,” tukas Ixfan.

Ixfan mengatakan prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh elemen perusahaan dan dukungan dari para pemangku kepentingan.

“PT KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan, sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi penyedia jasa transportasi kelas dunia yang mendukung kemajuan Indonesia,” tutupnya.

KAI Daop 1 Jakarta Apresiasi Penambahan Kuota BBM Subsidi, Transportasi Berkelanjutan Kian Nyata

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menyambut baik keputusan Pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) yang meningkatkan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi untuk transportasi kereta api pada tahun 2025.

Alokasi BBM Subsidi untuk kereta api tahun ini ditetapkan sebesar 209.809 kiloliter (KL), meningkat 6,7% atau 13.156 KL dibandingkan tahun 2024 yang hanya 196.653 KL.

Peningkatan ini menunjukkan komitmen Pemerintah dalam mendukung operasional moda transportasi ramah lingkungan yang dinilai mampu memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat.

Manager Humas Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyatakan bahwa kuota tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai jenis layanan kereta api, baik untuk penumpang maupun barang.

“Peningkatan kuota BBM Subsidi ini akan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh KAI untuk memastikan kelancaran operasional transportasi kereta api. Kami juga berkomitmen menjaga prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam pengelolaan dan distribusi BBM ini,” ujar Ixfan.

Dari total kuota nasional, Daop 1 Jakarta mendapatkan alokasi 56.892 KL, yang merupakan porsi terbesar dibanding wilayah lainnya. Alokasi ini akan digunakan untuk menunjang operasional berbagai layanan kereta, termasuk:

Kereta barang seperti komoditas parcel, peti kemas, semen, dan klinker

Selain menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah dan BPH Migas, Ixfan menegaskan pentingnya peningkatan kuota ini dalam mendukung keberlanjutan operasional KAI.

“Ini adalah bukti kepercayaan pemerintah kepada transportasi kereta api sebagai moda transportasi ramah lingkungan yang efisien. KAI akan terus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan menghadirkan layanan transportasi berkelanjutan,” tambahnya.

Dengan alokasi BBM Subsidi ini, KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjadikan kereta api sebagai moda transportasi pilihan utama yang ramah lingkungan.

Sekolah Nasima Luncurkan Pusat Latihan Bahasa Inggris, Indarti Dikukuhkan Lagi Jadi Ketua YPI Nasima

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 Sekolah Nasima Semarang menjadi lebih istimewa dengan diresmikannya Kyarra Dormitory, kompleks asrama edukatif berkonsep alam dan budaya Nusantara.

Asrama ini merupakan aset milik pendiri Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima di Pare, Kediri, Jawa Timur, yang kini dikelola penuh oleh YPI Nasima.

Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr. Indarti, M.Pd., mengungkapkan bahwa Kyarra Dormitory dirancang sebagai fasilitas penunjang pembelajaran yang lengkap dan nyaman.

“Asrama ini dilengkapi ruang pembelajaran berbasis IT terapan, aula serbaguna, area olahraga, tempat ibadah, hingga taman yang asri,” jelasnya.

Asrama ini akan menjadi pusat kegiatan Nasima-Pare English Camp (NPEC), sebuah program unggulan yang mengasah kemampuan berbahasa Inggris secara intensif dan membentuk karakter holistik integratif bagi siswa SD, SMP, dan SMA Nasima.

Tak hanya untuk siswa internal, program ini juga terbuka bagi sekolah-sekolah lain di seluruh Indonesia yang ingin memperkuat pembelajaran bahasa Inggris.

“Semoga Sekolah Nasima semakin barokah dan membawa manfaat besar bagi dunia pendidikan di Indonesia,” harap Indarti.

Selain itu, salam rangkaian perayaan HUT ke-31 yang berlangsung di Aula Kaimana SMA Nasima, belum lama ini, Dr. Indarti, M.Pd., kembali dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus YPI Nasima untuk periode 2025–2029.

Pengukuhan ini dipimpin oleh Ketua Pembina YPI Nasima, KH Hanief Ismail, Lc., yang didampingi oleh para pendiri yayasan, seperti H. Yusuf Nafi, S.H., C.N., Hj. Djumini Setyoadi, S.H., M.Kn., dan Dewi Nasima, S.Kel., M.Sc. Jajaran pengurus lainnya meliputi Drs. H. Ragil Wiratno, M.H. sebagai Ketua Pengawas dan Hj. Mila Christanty, S.Pd., M.M. sebagai Direktur Eksekutif.

KH Hanief Ismail menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran dengan indikator rerata skor PISA setara negara maju.

“Segala tantangan harus dihadapi dengan bijak. Iringi setiap usaha dengan doa dan syukur, namun jangan cepat berpuas diri. Hari esok harus lebih baik dari hari ini,” pesannya.

Dengan tema ’31 Years Nasima School, Be Number One’, YPI Nasima berkomitmen memperkuat inovasi, sinergi, dan kolaborasi demi menjadi inspirator dan pelopor dalam dunia pendidikan nasional hingga global.

Sebagai bentuk apresiasi, YPI Nasima memberikan Anugerah Darmabakti 25 Tahun kepada 11 guru dan tenaga kependidikan yang telah berdedikasi panjang di Sekolah Nasima.

Di antaranya adalah Sulastri, A.Md., Atik Kustiyah, S.Pd., dan Dr. Dwi Sukaningtyas, M.Pd. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada guru dengan skor uji kompetensi tertinggi, pemenang lomba penulisan artikel berbasis AI, serta juara lomba yel-yel.

Acara turut dimeriahkan dengan pembacaan Maulid Diba’, mujahadah, doa bersama, dan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur.

Ucapan selamat mengalir dari berbagai tokoh, termasuk Ketua Umum MUI Jawa Tengah Dr. KH Ahmad Darodji, M.Si., Rais Syuriyah PWNU Jateng KH Ubaidillah Shadaqoh, hingga Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Dr. H. Bambang Pramusinto.

Deretan karangan bunga turut menghiasi area Sekolah Nasima, menambah semarak perayaan ini.

Dengan peresmian Kyarra Dormitory dan pengukuhan kepengurusan baru, Sekolah Nasima kian mantap melangkah menjadi lembaga pendidikan unggulan yang berdaya saing global.

Peduli Lingkungan, KAI Daop 1 Jakarta Serentak Tanam 210 Pohon

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta turut menyukseskan program Hari Gerakan Satu Juta Pohon dengan melaksanakan penanaman pohon serentak pada Jumat, 10 Januari 2025, di berbagai wilayah kerjanya.

Kegiatan penghijauan ini secara simbolis digelar di Resor Jalan Rel dan Jembatan, Resor Sintelis, serta Resor Listrik Aliran Atas (LAA) Stasiun Pasar Minggu.

Penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya KAI Daop 1 Jakarta dalam mendukung Gerakan Satu Juta Pohon yang diperingati setiap 10 Januari.

Langkah ini juga selaras dengan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan melalui implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) yang digagas oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan iklim melalui reboisasi dan penghijauan.

Executive Vice President Daop 1 Jakarta, Yuskal Setiawan, menyatakan bahwa penghijauan ini merupakan upaya strategis perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Penanaman pohon ini merupakan salah satu pelaksanaan program strategis perusahaan yang sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dari PBB terkait melindungi, merestorasi, dan meningkatkan pemanfaatan berkelanjutan ekosistem daratan,” ujar Yuskal.

Selain itu, kata Yuskal, program penanaman sesuai program jangka panjang perusahaan yang dimana pada tahun 2025 harus ada peningkatan yang lebih baik dalam keamanan dan pelayanan yang berkelanjutan.

“Kegiatan ini guna mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi dan polusi, dalam kegiatan penanaman ini dilakukan dibeberapa wilayah seperti di Pasarminggu yang ada di Resort Jalan Rel dan Jembatan (JJ) ini, kemudian di Rangkas, Cikampek dan lainnya,” ujar Yuskal.

Sebanyak 210 pohon yang ditanam terdiri atas pohon Rambutan, Jambu Kristal, Kelengkeng, Durian Montong, Alpukat, Mangga, Ketapang Kencana, Tabebuya, Pule, dan Palm Merah.

Pohon-pohon ini ditanam di berbagai stasiun, lingkungan kantor, dan aset perusahaan lainnya untuk meningkatkan kualitas udara.

Langkah ini juga dilakukan dengan penghijauan taman-taman di area stasiun sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan kepada pelanggan.

Lingkungan stasiun yang lebih asri dan indah diharapkan memberikan kenyamanan bagi pengguna layanan kereta api. Selain itu, penghijauan juga menjadi upaya untuk melindungi jalur kereta api dari risiko bencana seperti longsor dan banjir.

Pada tahun 2024, KAI Daop 1 Jakarta telah menanam 110 pohon di wilayah operasionalnya. Memulai tahun 2025, KAI Daop 1 Jakarta kembali menunjukkan komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan, menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta mendukung upaya pencapaian emisi nol pada 2060.

“Gerakan ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi pemanasan global sekaligus membantu pemerintah mencapai target emisi nol pada tahun 2060,” tutup Yuskal.

Dorong Kinerja Akademik, Menko AHY dan Menteri PU Dody Resmikan Rusun Dosen Politeknik PU Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meresmikan Rumah Susun (Rusun) Dosen Politeknik Pekerjaan Umum Semarang, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (11/1).

Kehadiran fasilitas hunian ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan mendukung kinerja para dosen di kampus tersebut.

Menko AHY menjelaskan bahwa pembangunan Rusun Dosen ini merupakan langkah penting untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi sejumlah besar dosen di Politeknik PU Semarang.

“Hari ini, kami meresmikan Rusun Dosen yang akan segera dapat digunakan oleh para dosen Politeknik PU Semarang. Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung kegiatan pendidikan,” ujarnya.

Rusun Dosen ini dirancang dengan mengusung konsep Green Building, yang ramah lingkungan dan mengutamakan keberlanjutan.

Menko AHY juga menekankan pentingnya desain gedung yang tidak hanya fungsional tetapi juga nyaman, dengan fasilitas pendukung di lingkungan sekitar yang sudah lengkap.

“Fasilitas yang kami bangun ini, selain ruang tinggal, juga mengakomodasi kebutuhan lain, seperti pencahayaan yang optimal, penataan ruang yang efisien, serta fasilitas penunjang yang ada di sekitar gedung. Harapannya, ini dapat memberikan kenyamanan bagi para dosen dan menciptakan lingkungan yang mendukung pengajaran,” tambahnya.

Fasilitas Lengkap dan Pengembangan Kapasitas

Direktur Politeknik PU Semarang, Brawijaya, menjelaskan bahwa Rusun Dosen ini terdiri dari 95 unit kamar dengan berbagai tipe dan luas bangunan total 8.744 meter persegi yang tersebar di sembilan lantai.

Fasilitas di lingkungan Rusun antara lain tempat bermain anak, area olahraga, parkir, dan minimarket untuk memenuhi kebutuhan penghuni sehari-hari.

Brawijaya juga menyampaikan bahwa seiring dengan pembukaan tiga program studi baru pada tahun ini, jumlah dosen yang akan menghuni Rusun tersebut diprediksi akan terus bertambah.

“Dengan adanya tambahan tiga program studi, kami mengantisipasi peningkatan jumlah dosen. Meski saat ini jumlah dosen belum sepenuhnya memenuhi kapasitas Rusun, kami akan melakukan pengaturan agar penggunaan fasilitas ini tetap efisien dan sesuai dengan kebutuhan,” katanya.

Rusun Dosen Politeknik PU Semarang diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan kampus yang lebih baik, serta memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kualitas pendidikan tinggi di bidang infrastruktur dan pembangunan.

Dengan fasilitas yang lengkap dan ramah lingkungan, diharapkan para dosen dapat bekerja lebih optimal dalam mendidik generasi penerus bangsa.

Menko AHY Serukan Perguruan Tinggi Jadi Motor Penggerak SDM Unggul demi Indonesia Maju

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengajak Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia, untuk berperan aktif dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas, guna mewujudkan visi Indonesia maju.

Saat memberikan kuliah umum dalam acara Lustrum I Politeknik Pekerjaan Umum (PU) Semarang,Menko AHY menyampaikan, PT harus dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kapasitas, keterampilan, integritas, serta semangat untuk selalu memberikan yang terbaik.

“Kita membutuhkan SDM yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki keberanian dan integritas dalam menjalankan tugas-tugasnya,” ujarnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, serta Direktur Politeknik PU Semarang, Brawijaya, beserta berbagai tamu undangan lainnya.

Menurut Menko AHY, salah satu aspek penting dalam pembangunan Indonesia adalah penguatan sektor infrastruktur, yang memerlukan SDM yang kompeten, terampil, dan mampu bekerja dalam tim yang solid.

“Perguruan tinggi harus dapat menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia industri, khususnya di sektor konstruksi. Ini akan membantu mereka langsung terserap di dunia kerja,” tambahnya.

Menko AHY juga menekankan pentingnya inovasi dan riset dalam dunia pendidikan tinggi.

“Perguruan tinggi harus menjadi pusat pengembangan riset yang menghasilkan terobosan baru. Politeknik PU Semarang, yang memasuki usia lima tahun, diharapkan dapat semakin kokoh dan berperan sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan generasi bangsa yang tangguh, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” paparnya.

Direktur Politeknik PU Semarang, Brawijaya, mengungkapkan bahwa lembaga pendidikan yang dipimpinnya berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja.

“Tugas kami adalah menyediakan tenaga kerja yang terampil dan siap bekerja. Kami pastikan bahwa lulusan Politeknik PU Semarang dapat dengan cepat terserap di dunia kerja,” katanya.

Saat ini, Politeknik PU Semarang memiliki 750 mahasiswa dan telah meluluskan 525 alumni dari tiga angkatan.

Menariknya, menurut survei, sekitar 50-52% lulusan langsung mendapatkan pekerjaan dalam waktu tiga bulan setelah lulus, sementara 88-92% di antaranya telah bekerja dalam enam bulan.

Brawijaya juga menambahkan bahwa Politeknik PU Semarang akan membuka tiga program studi baru pada tahun ini, guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor infrastruktur dan pembangunan.

Dengan semangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, Politeknik PU Semarang bertekad untuk terus menghasilkan generasi yang siap menghadapi tantangan di dunia kerja dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.