spot_img
Beranda blog Halaman 152

Jalan Ambles Permata Puri Semakin Parah, Tiang Listrik Miring Bahayakan Warga

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Musim penghujan yang melanda Kota Semarang semakin memperparah kondisi jalan dan lahan ambles di Perumahan Permata Puri, Ngaliyan. Jalan yang semula mengalami longsor kini melebar hingga lima meter ke arah jalan, dengan panjang sekitar 12 meter.

Kondisi ini semakin membahayakan karena sebuah tiang listrik di lokasi tersebut mulai miring, bahkan satu lainnya nyaris terbawa longsor.

“Akibat hujan lebat yang terus terjadi, lokasi longsoran semakin melebar. Perlu diwaspadai karena bisa berpotensi mengakibatkan longsoran baru. Yang membahayakan lagi, di tengah jalan ada tiang listrik yang kondisinya sudah miring, satunya nyaris longsor,” ujar Ahmad Subaidi, warga setempat, Selasa (21/1/2025).

Ahmad menjelaskan bahwa jalan yang ambles ini merupakan jalan umum, yang di bawahnya terdapat sungai sudetan selebar 3,5 meter. Sungai tersebut merupakan bagian dari aliran Kali Bringin, yang awalnya memiliki lebar 31 meter di hulu, tetapi kemudian dibelokkan arahnya oleh pengembang perumahan.

Gugatan Warga terhadap Pengembang

Ahmad dan empat warga lainnya telah menjadi korban sejak Maret 2024 akibat longsor yang terus terjadi. Bahkan, rumah toko rotinya yang berukuran 9×15 meter ikut ambruk, memaksanya menutup usaha dan mencari tempat tinggal baru dengan biaya sendiri.

Tak tinggal diam, Ahmad bersama salah satu warga lainnya, Christophorus W Alun Samodra, menggugat pengembang perumahan ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Saat ini, proses hukum telah memasuki mediasi ketiga pada Senin (21/1/2025). Mereka didampingi kuasa hukumnya, Okky Nurindra Wicaksono, SH.

“Hasil mediasinya belum ada titik temu. Mereka yang hadir adalah perwakilan PTPP Properti, PTPP, Ditjen Sumber Daya Air, dan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali-Juana. Intinya, termohon masih bersikeras dengan jawaban atas somasi sebelumnya, yakni hanya ingin memperbaiki kerusakan rumah warga,” ujar Okky.

Menurut Okky, kliennya tidak hanya menuntut perbaikan rumah, tetapi juga ganti untung atas kerugian yang diderita. Mengingat kondisi longsoran semakin memburuk, warga merasa tidak aman dan ingin segera pindah ke tempat yang lebih layak.

“Bukan tidak mungkin ada potensi celaka, kalau hanya diperbaiki rumahnya, sedangkan klien kami tinggal disitu, saya rasa ini bukan solusinya,” ujarnya.

Hingga saat ini, warga masih menunggu langkah lebih lanjut dari pihak pengembang dan instansi terkait untuk memberikan penyelesaian yang adil dan aman bagi mereka.

Hari Ketiga Penanganan Banjir di Grobogan, KAI Masih Terapkan Pola Operasi KA Memutar dan Batalkan Beberapa Perjalanan KA

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Update pada Kamis, 23 Januari 2025 pukul 08.00 WIB, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang masih menerapkan rekayasa pola operasi dengan mengalihkan rute perjalanan kereta api karena kedua jalur pada Km 32+5/7 antara Stasiun Gubug – Stasiun Karangjati Kabupaten Grobogan belum selesai dilakukan perbaikan.

Manager Humas Daop 4 Semarang KAI, Franoto Wibowo mengatakan bahwa sampai dengan pagi ini pada jalur yang terdampak masih dalam progres pengeceran batu kricak.

“Daop 4 Semarang telah melakukan pengeceran batu kricak sebanyak 2.500 ton atau sekitar 3.800 meter kubik pada jalur yang terdampak. Semoga hari ini salah satu jalur dapat selesai diperbaiki, dan segera bisa dilalui oleh kereta api,” ungkapnya.

Adapun perjalanan KA yang menerapkan rekayasa pola operasi dengan mengalihkan rute perjalanan update pada Kamis, 23 Januari 2025 sebagai berikut:

  1. KA 220 Kertajaya relasi Jakarta-Surabaya
  2. KA 108 Jayabaya relasi Jakarta-Surabaya
  3. KA 107 Jayabaya relasi Surabaya-Jakarta
  4. KA 185 Blambangan Ekspres relasi Ketapang-Jakarta
  5. KA 186 Blambangan Ekspres relasi Jakarta-Ketapang
  6. KA 64 Sembrani relasi Jakarta-Semarang
  7. KA 4 Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta-Surabaya
  8. KA 3 Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya-Jakarta
  9. KA 219 Kertajaya relasi Surabaya-Jakarta
  10. KA 130 Gumarang relasi Jakarta-Surabaya
  11. KA 78 Pandalungan relasi Jakarta-Jember
  12. KA 77 Pandalungan relasi Jember-Jakarta
  13. KA 131 Dharmawangsa Ekspres relasi Surabaya-Jakarta
  14. KA 132 Dharmawangsa Ekspres Jakarta-Surabaya
  15. KA 63 Sembrani relasi Surabaya-Jakarta
  16. KA 126 Harina relasi Bandung-Surabaya
  17. KA 230 Ambarawa Ekspres relasi Semarang-Surabaya
  18. KA 232 Ambarawa Ekspres relasi Semarang-Surabaya
  19. KA 61 Sembrani relasi Surabaya-Jakarta
  20. KA 1 Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya-Jakarta
  21. KA 2 Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya-Jakarta
  22. KA 235 Airlangga relasi Surabaya-Jakarta
  23. KA 62 Sembrani relasi Jakarta-Surabaya
  24. KA 186 Blambangan Ekspres relasi Jakarta-Ketapang
  25. KA 229 Ambarawa Ekspres relasi Surabaya-Semarang
  26. KA 236 Airlangga relasi Jakarta-Surabaya
  27. KA 129 Gumarang relasi Surabaya-Jakarta
  28. KA 125 Harina relasi Surabaya-Bandung
  29. KA 236 Airlangga relasi Jakarta-Surabaya

Selain rekayasa pola operasi, KAI juga membatalkan beberapa perjalanan KA pada Kamis, 23 Januari 2025 sebagai berikut:

  1. KA 227 Blora Jaya relasi Cepu – Semarang Poncol
  2. KA 228 Blora Jaya relasi Semarang Poncol – Cepu
  3. KA 231 Ambarawa Ekspres relasi Surabaya – Semarang
  4. KA 170 Tegal Bahari relasi Jakarta – Tegal
  5. KA 169 Tegal Bahari relasi Tegal – Jakarta
  6. KA 546 Kedung Sepur relasi Semarang Poncol – Ngrombo
  7. KA 545 Kedung Sepur relasi Ngrombo – Semarang Poncol
  8. KA 548 Kedung Sepur relasi Semarang Poncol – Ngrombo
  9. KA 547 Kedung Sepur relasi Ngrombo – Semarang Poncol

“KAI menyampaikan permohonanmaaf kepada para pelanggan atas gangguan perjalanan ini. Bagi pelanggan yang terdampak akibat pembatalan perjalanan, dapat membatalkan tiketnya di stasiun dan bea tiket akan dikembalikan 100 persen maksimal 7 hari sejak tanggal keberangkatan kereta api yang tertera di tiket,” jelas Franoto.

KAI akan terus memantau situasi di Lapangan dan memberikan pembaruan informasi secara berkala. Keselamatan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas utama.

“Service recovery juga diberikan kepada para pelanggan dengan keterlambatan KA lebih dari 60 menit, dengan pemberian berupa air mineral hingga makanan berat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tutup Franoto.

Untuk informasi lebih lanjut terkait jadwal kereta api atau pengembalian tiket bagi pelanggan terdampak, masyarakat dapat menghubungi layanan media sosial KAI121, e- mail: cs@kai.id, dan Whatsapp KAI121 (0811-1211-1121).

SIG Raih Validasi SBTi, Perusahaan Bahan Bangunan Pertama dengan Target Dekarbonisasi

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan sejarah sebagai perusahaan bahan bangunan pertama di Indonesia yang meraih validasi dari lembaga internasional, Science-Based Targets initiative (SBTi). Prestasi ini menunjukkan komitmen SIG dalam mendukung upaya global untuk mengatasi perubahan iklim.

Semen Indonesia dinilai telah memenuhi kriteria SBTi dengan berhasil menyusun target jangka pendek (near-term target) untuk penurunan emisi gas rumah kaca (GRK).

Target tersebut dirancang secara spesifik untuk mendukung upaya membatasi kenaikan suhu global pada tingkat 1,5°C, sesuai dengan rekomendasi para ilmuwan iklim dunia. Tidak hanya memperkuat posisi SIG, sebagai pemimpin industri, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global.

Pencapaian SIG pada 100 Hari Kerja Presiden Prabowo Subianto ini sejalan dengan arahan Menteri BUMN, Erick Thohir untuk mendukung program Asta Cita, utamanya tentang harmonisasi kehidupan dengan lingkungan dan alam.

SBTi adalah lembaga validasi terkemuka di dunia yang membantu perusahaan atau organisasi dalam menetapkan target penurunan emisi GRK berdasarkan sains atau ilmu pengetahuan terkini yang bertujuan membatasi pemanasan global pada tingkat 1,5° celcius sesuai Perjanjian Paris tentang Perubahan Iklim.

Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, transformasi BUMN yang dilaksanakan secara agresif harus melibatkan aspek keberlanjutan, salah satunya dengan menjalankan operasional ramah lingkungan yang rendah karbon. “Saya berharap BUMN menjalankan transformasi energi dan mengurangi emisi karbon. Ini adalah tanggung jawab bersama demi keberlanjutan lingkungan hidup kita,” kata Erick Thohir.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, pemanasan global yang disebabkan oleh peningkatan emisi GRK merupakan ancaman bagi keberlanjutan kehidupan di bumi. Sebagai pemimpin industri bahan bangunan tanah air, SIG turut berperan aktif dalam pengendalian iklim global dengan menjalankan operasional bisnis yang lebih rendah karbon dan berpegang pada prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.

“SIG bangga menjadi perusahaan pertama di industri bahan bangunan Indonesia tervalidasi SBTi, yang memiliki kriteria ketat dalam menetapkan target emisi GRK sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Validasi ini membuktikan komitmen SIG yang kuat dalam menurunkan emisi GRK melalui rencana aksi yang aplikatif dan target yang terukur,” kata Vita Mahreyni.

SIG memiliki target penurunan emisi GRK yang ambisius melalui sejumlah inisiatif strategis, di antaranya pengunaan bahan bakar alternatif dari limbah pertanian, industri, sampah padat perkotaan (municipal solid waste) yang diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF), biomassa, serta sumber lainnya.

Selain pemanfaatan bahan bakar alternatif, proses produksi di pabrik-pabrik SIG ditunjang dengan implementasi plant digitalization melalui pemanfaatan machine learning, big data dan artificial intelligence (AI) untuk optimasi kegiatan produksi untuk mencapai efisiensi penggunaan energi dan peningkatan produktivitas.

Penggunaan bahan bakar alternatif tidak hanya lebih rendah emisi, tetapi juga membantu dalam mengatasi permasalahan yang diakibatkan dari sampah perkotaan seperti bau tak sedap dan gangguan penyakit pada masyarakat, serta timbulnya gas metana dari limbah pertanian yang tidak terkelola dengan baik.

Untuk mendorong percepatan capaian penurunan emisi dari kegiatan operasional Perusahaan, SIG juga terus mengembangkan energi terbarukan melalui penggunaan panel surya pada unit-unit operasionalnya, serta optimasi gas panas buang dari proses produksi semen (Waste Heat Recovery Power Generation/WHRPG).

Vita Mahreyni menambahkan, mengacu pada data Perusahaan, penggunaan bahan bakar alternatif di seluruh pabrik SIG pada 2024 mencapai 550 ribu ton, meliputi 314 ribu ton biomassa, 206 ribu ton non biomassa, dan 30 ribu ton RDF.

Melalui inisiatif ini, SIG berhasil meningkatkan thermal substitution rate (TSR) domestik menjadi 7,56%, dibandingkan TSR domestik tahun sebelumnya sebesar 7,27% pada 2023.

”SIG senantiasa berkomitmen untuk menjadi yang terdepan di industri bahan bangunan dalam menjalankan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan yang rendah karbon dan mendukung perbaikan sosial untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi generasi saat ini dan akan datang,” ujar Vita Mahreyni.

Korupsi Plasa Klaten 10 Miliar, Kejati Jateng Periksa Enam Saksi Secara Maraton

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah intensif memeriksa saksi-saksi dalam dugaan korupsi pengelolaan Plasa Klaten.

Sejauh ini, enam saksi telah dimintai keterangan secara maraton, dengan total saksi yang diperkirakan mencapai 30 hingga 35 orang.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Dr. Lukas Alexander Sinuraya, SH MH, menegaskan bahwa pemeriksaan ini dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang akan menentukan langkah selanjutnya, termasuk penetapan tersangka.

“Penyidik sedang bekerja keras dengan melakukan pemeriksaan maraton untuk mengumpulkan alat bukti yang akan mengarah pada penetapan tersangka,” jelas Lukas, Selasa (21/1).

Namun, Lukas tidak merinci siapa saja saksi yang telah diperiksa. Ia hanya mengungkapkan bahwa saksi yang diperiksa meliputi berbagai pihak, termasuk penyewa lapak-lapak di Plasa Klaten.

“Kami akan memeriksa satu per satu penyewa lapak dan menanyakan berapa besar uang yang mereka setorkan. Hal ini akan mengerucutkan siapa saja yang nantinya akan menjadi tersangka,” tambahnya.

Kasus ini melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten sebagai pengelola Plasa Klaten sejak tahun 2019, yang diduga terjadi penyimpangan dalam pengelolaannya. Kejaksaan memperkirakan kerugian negara akibat penyimpangan ini mencapai lebih dari Rp10 miliar.

Sebelumnya, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jateng, Arfan Triono, SH menjelaskan masalah ini bermula ketika Pemkab Klaten mengambil alih pengelolaan Plasa Klaten pada tahun 2019 setelah sebelumnya dikelola oleh PT IGPS selama 25 tahun.

“Sejak pengelolaan oleh Pemkab Klaten pada 2019 hingga 2022, terjadi penyimpangan yang melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah,” jelas Arfan.

Menurut Arfan, dalam pengelolaan yang sah, seharusnya dilakukan dengan perjanjian sewa yang mengikat dengan kerjasama resmi dan pemilihan rekanan melalui lelang terbuka.

“Namun oleh Kepala Dinas DKUKMP Kab.Klaten hanya menunjuk secara lisan Sdr. Fery Sanjaya(PT MMS). Selanjutnya oleh Fery disewakan lagi kepada pihak ketiga PT Matahari Departement Stor, PT Pesona Klaten Persada(PKP) dan PT MPP,” kata dia.

Proses penyidikan ini masih berlangsung dan Kejati Jateng berkomitmen untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas penyimpangan yang merugikan negara tersebut.

Upaya Penanganan Perbaikan Jalur Hari ke-2 Pasca Imbas Luapan Air, Ini Yang Dilakukan KAI Daop 4 Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang terus melakukan upaya penanganan dalam mengatasi luapan air pada Km 32+5/7 antara Stasiun Gubug – Stasiun Karangjati Kabupaten Grobogan.

Manager Humas Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa hari kedua pasca imbas luapan air, KAI Daop 4 Semarang telah bekerja secara intensif sejak terjadinya gangguan yang terjadi pada Selasa, 21 Januari 2025.

“Kami terus melakukan berbagai langkah optimal untuk memperbaiki kondisi jalur. Penanganan ini bertujuan agar jalur dapat segera normal dan dapat dilalui oleh kereta api kembali,” ujarnya.

Berikut beberapa langkah penanganan yang dilakukan KAI Daop 4 Semarang:

  1. Perbaikan dan Penguatan Konstruksi Tubuh Baan Jalan Rel

Tim teknis melakukan perbaikan dan penguatan struktur badan jalan rel untuk memastikan stabilitas jalur. Proses ini melibatkan perbaikan tanah dasar dan penambahan material konstruksi agar jalur dapat menahan beban kereta dengan aman.

  1. Pemasangan Perancah Besi

Untuk menstabilkan area terdampak, perancah besi dipasang sebagai penopang sementara guna mencegah pergeseran atau penurunan jalur rel selama proses perbaikan berlangsung.

  1. Pengeceran Batu Kricak

Batu kricak atau ballast yang berfungsi sebagai penyangga rel dihamparkan kembali pada area yang terdampak. Hal ini dilakukan untuk memastikan kekuatan dan kestabilan rel setelah terkena luapan air.

  1. Pemasangan Trucuk Menggunakan Besi Rel

Trucuk atau tiang pancang dari material besi rel dipasang untuk memperkuat area sisi jalan rel yang terdampak erosi akibat luapan air, sehingga mencegah potensi kerusakan lebih lanjut.

  1. Penambahan Sirtu (Pasir dan Batu)

Penambahan material sirtu dilakukan pada jalur yang mengalami penurunan atau pengikisan. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan kondisi dasar jalur ke standar keamanan operasional.

  1. Pemasangan Box Culvert

Untuk mengalirkan air dengan lebih baik, KAI memasang box culvert atau saluran beton berbentuk kotak. Ini adalah solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko genangan air pada area tersebut.

  1. Pengangkatan Listring

Setelah struktur jalur diperbaiki, pengangkatan listring dilakukan dengan peralatan canggih seperti Hand Tie Temper (HTT) dan Multi Tie Temper (MTT). Proses ini bertujuan untuk mengembalikan posisi rel ke elevasi semula, sehingga perjalanan kereta api tetap aman dan nyaman.

Pukul 18.45 WIB satu jalur sudah dicoba untuk dilintasi Kereta Api pengangkut batu kricak. Yang selanjutnya akan dikerjakan penyempurnaan jalan rel agar bisa segera dilalui KA.

“Kami mengerahkan seluruh sumber daya agar jalur dapat kembali digunakan sesegera mungkin. Kami juga berterima kasih atas dukungan dan pengertian masyarakat serta pelanggan atas situasi ini. Keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api selalu menjadi prioritas utama kami,” tutup Franoto.

KAI Minta Maaf, Banyak KA Terlambat Akibat Banjir Grobogan, Penumpang Diminta Bersabar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan informasi terkini keterlambatan kedatangan kereta api akibat banjir yang terjadi di petak jalan antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko mengatakan, pantauan pukul 05.00 sejumlah KA terlambat kedatangannya ke Jakarta.

“Terlambat kedatangannya akibat banjir yang terjadi di petak jalan antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah dan pola operasi perjalanan memutar, ada sejumlah KA yang sudah tiba di stasiun Pasarsenen dan menuju Jakarta ke stasiun Gambir,” ujar Ixfan, Rabu (22/1/2025).

Update terkini KA terlambat kedatangan di stasiun Pasarsenen imbas banjir di Grobogan pukul 05.00 wib

  1. KA 235 (KA Airlangga relasi stasiun Surabaya Pasarturi – Pasarsenen) Kedatangan di stasiun Pasarsenen pukul 00.26 wib atau lambat sekitar 105 menit.
  2. KA 107 (KA Jayabaya relasi Surabaya Pasarturi – Pasarsenen) kedatangan di stasiun Pasarsenen pukul 02.25 wib atau lambat sekitar 47 menit.
  3. KA 111 (KA Brantas relasi Blitar – Pasarsenen) kedatangan di stasiun Pasarsenen pukul 03.05 wib atau lebih lambat sekitar 14 menit.
  4. PLB 129A (Gumarang relasi Surabaya Pasarturi – Pasarsenen) kedatangan di stasiun Pasarsenen pukul 04.47 wib atau lebih lambat 147 menit.

Posisi KA terlambat yang menuju stasiun Gambir atau masih dalam perjalanan pukul 05.00 wib

  • KA 57 (KA Brawijaya) relasi Malang – Gambir) melintas stasiun Jatibarang lambat sekitar147 menit.
  • KA 77F (KA Pandalungan relasi Jember – Gambir) melintas stasiun Waruduwur lambat sekitar 205 menit.
  • Plb 3GS (KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi – Gambir) Dalam perjalanan Memutar kearah Semarang Tawang Bang Jateng melintas stasiun Brumbung lambat sekitar 309 menit.
  • Plb 63BG (KA Sembrani relasi Surabaya Pasarturi – Gambir) dalam perjalanan Memutar kearah Semarang Tawang Bank Jateng melintas stasiun Gundih lambat sekitar 387 menit.

Sementara itu, untuk keberangkatan ada potensi keterlambatan dari KA 2 KA Argo Bromo Anggrek dan KA 62 KA Sembrani dengan keduanya relasi Gambir – Surabaya Pasarturi sekitar 1 jam. Sedangkan untuk KA Tegal Bahari relasi Pasarsenen – Tegal dengan Nomor KA 170 perjalannya dibatalkan.

“Bagi pelanggan yang terdampak akibat pembatalan perjalanan ini, dapat membatalkan tiketnya di stasiun ke loket pembatalan dan bea tiket akan dikembalikan 100% (diluar biaya pemesanan jika membeli tiket dengan merchant yang kerjasama dengan KAI),” kata Ixfan.

KAI terus melakukan upaya dan mengerahkan puluhan petugas di lapangan yang dilengkapi dengan alat berat, material batu kricak, dan perlengkapan lainnya. Penanganan difokuskan pada pengalihan luapan air serta pembersihan sampah yang terbawa banjir, yang berpotensi menghambat operasional jalur kereta api.

“Langkah ini dilakukan secara intensif agar jalur dapat segera digunakan kembali,” ujar Ixfan.

KAI menyadari dampak yang ditimbulkan oleh gangguan ini terhadap pelanggan, terutama bagi yang telah merencanakan perjalanan menggunakan kereta api.

“Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. KAI berkomitmen untuk terus memantau kondisi di lokasi dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi,” tukas Ixfan.

Untuk informasi lebih lanjut terkait jadwal kereta api atau pengembalian tiket bagi pelanggan terdampak, masyarakat dapat menghubungi layanan media sosial KAI121, e- mail: cs@kai.id, dan Whatsapp KAI121 (0811-1211-1121).

Kanwil Ditjenpas Jateng Gaungkan Budaya Anti Korupsi di Semua Lini

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas oleh Kepala Kantor Wilayah beserta seluruh jajarannya, Rabu (22/01).

Kakanwil Ditjenpas Jateng, Kunrat Kasmiri menekankan pentingnya membangun budaya anti korupsi di seluruh elemen bangsa serta mengajak jajarannya untuk bersama-sama membangun peradaban bebas dari korupsi.

“Korupsi bukan lagi hal baru, tetapi sudah membudaya dan menjadi extraordinary crime. Oleh karena itu, pemberantasannya tidak bisa dilakukan oleh penegak hukum saja, tetapi harus melibatkan seluruh komponen bangsa,” tekan Kunrat Kasmiri.

“Pembangunan Zona Integritas ini merupakan langkah strategis kami untuk meningkatkan kualitas birokrasi dan memastikan pelayanan publik yang bebas dari praktik korupsi,” ungkap Kunrat Kasmiri.

Kakanwil juga menekankan bahwa seluruh pegawai harus mampu kinerja yang terbaik demi kepentingan bersama organisasi.

“Saya berharap seluruh pegawai dapat menumbuhkan sinergitas, kolaborasi, dan kerjasama dalam pekerjaan sehari-hari,” harap Kakanwil.

Kakanwil juga mengajak seluruh jajarannya untuk tetap menjaga semangat dan komitmen dalam melaksanakan tugas.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang melayani dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tutup beliau.

Bencana Alam di Jateng, Pertamina JBT Tetap Stabilkan Pasokan BBM

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Beberapa wilayah di Jawa Tengah baru-baru ini dilanda bencana alam yang menyebabkan kerusakan pada infrastruktur, termasuk lembaga penyalur BBM.

Meskipun demikian, Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah (JBT) telah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk memastikan pasokan BBM tetap aman dan dapat diakses oleh masyarakat.

Area Manager Commrel & CSR JBT Pertamina Patra Niaga JBT, Taufiq Kurniawan menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir atau panik terkait pasokan BBM.

Semua kondisi dan distribusi BBM di wilayah terdampak bencana terus dipantau dengan seksama.

Beberapa bencana yang terjadi pada Selasa, 21 Januari 2025, di antaranya banjir akibat curah hujan yang sangat tinggi, serta kerusakan pada bendungan dan tanggul sungai yang menyebabkan beberapa wilayah, seperti Grobogan, Sragen, Pekalongan, dan Kendal, terendam banjir.

“Suplai BBM dan LPG di wilayah yang terdampak bencana masih berjalan normal. Kami telah melakukan mitigasi untuk memastikan penyaluran BBM di titik-titik yang terdampak bencana, jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu melakukan panic buying,” kata Taufiq Rabu (22/1).

Di beberapa titik, beberapa SPBU terpaksa menghentikan operasional sementara waktu, seperti yang terjadi pada SPBU 44.581.11 MT Haryono Kuwaron,Kabupaten Grobogan. SPBU ini terendam air akibat bendungan jebol.

Sebagai tindak lanjut, operasional SPBU dihentikan mulai pukul 09.30 WIB, dan pasokan BBM dialihkan ke SPBU terdekat, seperti SPBU 44.58119, 44.58102, 44.58106 di Kabupaten Grobogan, serta SPBU 44.595.14 dan SPBU 45595.30 yang berada di wilayah Demak yang berbatasan langsung.

Sementara itu, di SPBU Nelayan Tawangsari, Kabupaten Kendal, tangki berkapasitas 20 KL terendam banjir, namun tangki lainnya berkapasitas 32 KL masih dalam kondisi aman dan dapat digunakan untuk penyaluran solar.

Pihak Pertamina juga sedang melakukan upaya pengurasan untuk tangki yang terdampak air.

Meskipun ada beberapa kendala, pasokan BBM tetap dapat dijaga dengan baik, dan tidak ada keterlambatan dalam distribusi. Semua jalur alternatif untuk mobil tangki dan sarana prasarana lainnya tetap bisa dilalui meskipun ada dampak banjir.

Selain itu, Taufiq juga menyampaikan bahwa Pertamina Patra Niaga JBT telah menyalurkan bantuan CSR berupa first aid bencana di beberapa lokasi terdampak, seperti di Patebon, Kendal, dan rencananya juga akan melanjutkan bantuan ke lokasi-lokasi terdampak longsor dan banjir di Pekalongan.

“Selain memastikan pasokan BBM tetap berjalan lancar, kami juga aktif membantu masyarakat yang terkena dampak bencana melalui program CSR, seperti penyaluran bantuan di beberapa titik yang terimbas bencana,” pungkas Taufiq.

Gebrakan 100 Hari, Presiden Prabowo Resmikan 37 Proyek Ketenagalistrikan Nasional sebagai Fondasi Mengejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

0
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat memberikan sambutan pada Peresmian 37 Proyek Strategis Ketenagalistrikan di 18 Provinsi, Senin (20/1) di PLTA Jatigede, Sumedang. Bahlil menyampaikan bahwa pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan secara masif adalah kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi 8%.

JAKARTA (Harianterkini.id) – Pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tancap gas mempersiapkan pembangunan untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional 8%.

Tidak tanggung-tanggung, dalam 100 hari masa pemerintahannya, diresmikan 37 proyek ketenagalistrikan terdiri dari pembangkit, transmisi, dan gardu induk di 18 provinsi, pada Senin (20/01) di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Sumedang, Jawa Barat.

Langkah inipun tercatat sebagai peresmian proyek ketenagalistrikan terbesar di dunia.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya penguatan sektor ketenagalistrikan sebagai bagian dari swasembada energi demi kesejahteraan rakyat.
Pembangkit-pembangkit baru berkapasitas total 3.222,75 MW dan telah beroperasi ini menjadi sumber pasokan kelistrikan untuk memenuhi kebutuhan industri dan melistriki kawasan pembangunan baru, termasuk wilayah-wilayah terpencil.

“Kita ingin menjadi negara modern, negara maju. Kita ingin meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia. Kita ingin menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Untuk itu kita butuh untuk menjadi negara industri,” ungkap Prabowo.

Prabowo juga menyampaikan pentingnya pemanfaatan potensi EBT guna memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

Dia yakin bahwa ketersediaan pasokan listrik yang andal, bersih, dan terjangkau membuat industri akan semakin tumbuh subur dan investasi akan mengalir ke Indonesia.

“Bangsa kita harus melakukan transformasi ke arah hilirisasi, ke arah industrialisasi secara besar-besaran. Kita akan mulai puluhan proyek-proyek besar tahun ini juga dengan kekuatan bangsa Indonesia sendiri,” jelas Prabowo.

Prabowo menambahkan, “Kita harus menjadi negara yang bisa mengolah sumber daya alam kita menjadi barang jadi, menjadi barang industri. Untuk itu, energi sangat vital.”

Dia juga menegaskan bahwa Indonesia memulai puluhan proyek-proyek besar tahun ini juga dengan kekuatan bangsa Indonesia sendiri.

Presiden Prabowo optimistis target 8% akan tercapai melalui percepatan industrialisasi dan hilirisasi.

“Dengan kemampuan kita, kita akan menuju ke swasembada energi dalam waktu yang tidak lama,” terang Prabowo.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan secara masif adalah kunci kesiapan pertumbuhan ekonomi 8%.
Peresmian proyek ketenagalistrikan ini menjadi langkah nyata Pemerintah untuk mencapai target tersebut.

“Dari 37 proyek tersebut, nilai investasinya Rp72 triliun. (Ini) dalam rangka menerjemahkan kebijakan Bapak Presiden untuk kita menyiapkan infrastruktur listrik, mencapai pertumbuhan ekonomi kita di sekitar 8%,” ujar Bahlil.

Selain itu, guna mencapai target 8%, Kementerian ESDM telah menyiapkan rancangan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) ke depan.

Bahlil juga mengatakan pentingnya membangun transmisi untuk menyalurkan listrik dari pembangkit-pembangkit EBT ke pusat-pusat demand. Ini dilakukan supaya konsumsi listrik per kapita melompat menjadi 6.000 sampai 6.400 kWh per kapita per tahun.

“Kita memang punya kekayaan sumber daya alam untuk pembangkit listrik tenaga matahari, air, angin, maupun yang lain-lain. Tapi problem kita sekarang adalah jaringan yang dulu dipasang tidak didesain untuk menjemput tempat-tempat di mana kita membangun pembangkit EBT. Karena itu kita mendorong untuk membangun jaringan ke depan, kurang lebih sekitar 8.000 kilometer,” imbuhnya.

Keberadaan 37 proyek ketenagalistrikan yang baru diresmikan ini juga akan meningkatkan keandalan dan kecukupan daya listrik saat ini serta mengurangi konsumsi BBM secara signifikan.

Beberapa pembangkit seperti PLTA Jatigede 110 Megawatt (MW), PLTA Asahan 3 174 MW, dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) IKN 50 Megawatt Alternating Current (MWac) akan menjadi tulang punggung kelistrikan di wilayah masing-masing.

Hal ini tentunya akan mendorong peningkatan investasi, pembukaan lapangan kerja baru, dan tumbuhnya kegiatan ekonomi masyarakat.

Sementara, 11 proyek transmisi dan gardu induk yang telah beroperasi akan langsung memperkuat keandalan pasokan listrik dan mendukung percepatan industrialisasi dan hilirisasi.

Salah satunya adalah Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) GI Kolaka – PT Antam Pomala sepanjang 36,96 kilometer sirkuit (kms) dan GI 150 kV Kolaka Ext yang menyuplai listrik ke industri pengolahan nikel.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo menyatakan siap melaksanakan komitmen Pemerintah dan rencana usaha di sektor ketenagalistrikan yang disusun oleh Kementerian ESDM.

“Kami di PLN terus membangun kapasitas SDM yang semakin mumpuni, organisasi yang semakin lincah, serta kolaborasi yang semakin luas dengan berbagai negara dan perusahaan nasional maupun multinasional. Sehingga PLN sebagai pengelola sektor kelistrikan nasional menjadi semakin kuat, keuangannya kian sehat, dan geraknya makin trengginas,” pungkas Darmawan.

Tiga puluh tujuh proyek strategis ketenagalistrikan yang diresmikan oleh Presiden RI kali ini meliputi 26 pembangkit listrik dengan total kapasitas 3.222,75 MW dan 11 jaringan transmisi dan gardu induk sepanjang 739,71 kms dengan kapasitas 1.740 Megavolt Ampere (MVA).

UNDIP Kukuhkan 5 Guru Besar, Perkuat Inovasi di Bidang Peternakan hingga Kelautan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Diponegoro (UNDIP) hari ini kembali mengukuhkan 5 Guru Besar dalam rangkaian acara Upacara Pengukuhan 36 Guru Besar UNDIP yang berlangsung di akhir bulan Januari dan awal Februari Tahun 2025.

Adapun 5 Guru Besar yang dikukuhkan hari ini berasal dari Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) sebanyak 3 orang, antara lain Prof. Ir. Didik Wisnu Widjajanto, M.Sc., Ph.D.; Prof. Dr. Ir. R.R. Retno Adiwinarti, M.Sc.; dan Prof. Ir. Bambang Sulistiyanto, M.Agr.Sc., Ph.D., IPU., dan dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) sebanyak 2 orang, antara lain Prof. Dr. Ir. Desrina, M.Sc.; dan Prof. Dr. Ir. Agus Indarjo, M.Phil.

Pada acara tersebut masing-masing Guru Besar menyampaikan penelitian ilmiah dan temuan inovasinya. Prof. Ir. Didik Wisnu Widjajanto, M.Sc., Ph.D. yang memiliki kepakaran Pertanian Organik, menyampaikan pidato ilmiah yang berjudul “Penerapan Pertanian Organik dalam Meningkatkan Produktivitas Lahan guna Mendukung Ketahanan Pangan”.

Ia menjelaskan bahwa pertanian intensif dengan menggunakan bahan kimia buatan yang berlebihan tanpa menggunakan bahan organik akan berakibat terhadap degradasi tanah dan lingkungan, yang pada akhirnya akan menurunkan produktivitas lahan dan hasil tanaman.

“Penerapan Pertanian Organik (PO) dengan memanfaatkan bahan organik, pupuk organik, pupuk organik diperkaya, dan pupuk hayati terbukti mampu memperbaiki kesuburan tanah, menjaga dan meningkatkan masa produktivitas lahan dan tanaman serta mampu mendukung ketahanan pangan,” ungkap Prof Didik, Selasa (21/1).

Sementara itu, Prof. Dr. Ir. R.R. Retno Adiwinarti, M.Sc. yang memiliki kepakaran Manajemen Produksi Ternak Pedaging, menyampaikan pidato ilmiah yang berjudul “Peningkatan Produktivitas Ruminansia Kecil dengan Perbaikan Pakan dan Memperhatikan Kesejahteraan Ternak”.

Prof Retno menjelaskan bahwa peternak yang memelihara kambing dan domba secara tradisional dengan digembalakan (sistem ekstensif) mendukung kesejahteraan ternak dan menghasilkan daging lebih sehat, tetapi pertumbuhannya lambat karena ternak kekurangan pakan.

Namun seiring dengan berkurangnya lahan gembala, mendorong peternak beralih ke sistem intensif yang membutuhkan perhatian lebih pada pakan, minum, dan ruang gerak.

Sumber pakan alternatif seperti daun gamal/Gliricidia dapat dimanfaatkan sebagai pakan sumber protein sebagai campuran konsentrat yang mengandung bungkil kedelai.

Selain itu, pakan komplit berbentuk pellet lebih efisien untuk meningkatkan konsumsi pakan dibandingkan pakan berbentuk mash (halus), sehingga kesejahteraan ternak lebih meningkat dan dapat menurunkan cemaran gas metana.

Prof. Ir. Bambang Sulistiyanto, M.Agr.Sc., Ph.D., IPU. yang memiliki kepakaran Pakan Fungsional Ternak non Ruminansia membahas “Pemanfaatan Teknologi Fermentasi dalam Pengembangan Pakan Fungsional Unggas untuk Usaha Peternakan Rakyat”.

Meningkatnya permintaan pangan asal ternak yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH), mendorong industri peternakan unggas mencari alternatif pakan seiring dengan larangan penggunaan bahan aditif promotor pertumbuhan dalam pakan seperti hormon dan antibiotik.

Pakan aditif fungsional berbahan alami seperti ekstrak tumbuhan, antioksidan, probiotik dan prebiotik, pengikat mikotoksin, enzim, senyawa fitogenik atau fitobiotik menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi maupun kesehatan ternak.

Teknologi pengolahan pakan untuk mendukung penyediaan pakan alternatif termasuk di pakan aditif dan produk fermentasi telah terbukti mampu memecahkan permasalahan lingkungan dan pakan.
Penerapan teknologi fermentasi dalam pengolahan limbah sayuran dan buah-buahan mampu menghasilkan pakan alternatif dengan sifat fisik organoleptik, mikrobiologis, maupun utilitas yang baik dan dapat menjadi sumber probiotik.

Selain itu, pengayaan limbah sayuran fermentasi dengan limbah bawang putih dapat menghasilkan bahan pakan yang kaya akan bakteri probiotik dan senyawa fitogenik alisin, sehingga berpotensi sebagai sinbiotik alami yang bermanfaat untuk pertumbuhan unggas.

“Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa teknologi fermentasi memiliki peran besar dalam penyediaan bahan pakan alternatif pakan unggas yang memiliki sifat fungsional, sehingga akan sangat membantu dalam menjawab tantangan peningkatan produktivitas ternak usaha peternakan rakyat di era pasca-antibiotik sebagai promotor pertumbuhan,” jelas Prof. Bambang Sulistiyanto.

Prof. Dr. Ir. Desrina, M.Sc. dengan kepakaran Penyakit Organisme Akuatik memaparkan penelitian yang berjudul “Strategi Pengendalian Penyakit Akuakultur Secara Holistik untuk Akuakultur Berkelanjutan di Indonesia”.

Ia menjelaskan bahwa pengendalian penyakit akuakultur, tidak hanya sekadar menghilangkan patogen dari lokasi akuakultur, tapi memerlukan pendekatan holistik yang mencakup pemahaman terhadap ekologi patogen di dalam dan di luar inang, interaksi inang, patogen dan lingkungan di dalam dan di luar wadah akuakultur, serta memperhatikan daya dukung lingkungan.

Strategi holistik yakni dengan menggabungkan metode yang sudah ada (biosekuriti) yang dikuatkan dengan penekanan pada pemahaman tentang ekologi patogen, akan mampu mengendalikan penyakit akuakultur di masa yang akan datang dengan baik sehingga akuakultur Indonesia yang berkelanjutan dapat dicapai.

Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. Agus Indarjo, M.Phil. dengan kepakaran Manajemen Sumber Daya Laut, menyampaikan pidato ilmiah dengan tema “Pengelolaan Sumber Daya Laut Berbasis Sistem Informasi Coastal Cleanup dan Bioseluler untuk Monitoring Perairan Laut”.

Sumber daya laut menyediakan berbagai ekosistem yang mendukung kehidupan, seperti keanekaragaman hayati, sumber pangan, dan regulasi iklim.

Namun, sumber daya laut menghadapi masalah seperti pencemaran, overfishing, dan perubahan iklim yang mengancam keseimbangan ekosistem laut.

Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan Sistem Informasi Coastal Cleanup (SICC) dan inovasi Bio-Sel-GSM yang kemudian ditingkatkan menjadi Bio-Sel-LoRa.

Pendekatan pengelolaan sumber daya laut yang menggunakan SICC, Bio-Sel-GSM, dan Bio-Sel-LoRa memberikan beberapa keunggulan seperti pemantauan real-time, pengumpulan data yang komprehensif dan akurat, dan menjaga keseimbangan ekosistem laut, sehingga keberlanjutan sumber daya laut dapat terjaga dengan lebih baik.