spot_img
Beranda blog Halaman 152

SCU Umumkan 4 Nama Bakal Calon Rektor, Siapa yang Paling Berpeluang?

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Soegijapranata Catholic University (SCU) sedang dalam proses Pemilihan Rektor (Pilrek) masa jabatan 2025 – 2029. Menurut keterangan Rektor SCU Dr. Ferdinandus Hindiarto, bahwa proses Pilrek telah dimulai sejak bulan Oktober 2024.

“Kami sudah berproses sejak Oktober dan Undang-Undang Dasar yang kami pakai adalah Statuta dan Ortala karena di dalamnya sudah dijelaskan proses Pemilihan Rektor,” kata Ferdi pada konferensi pers (20/01/2025) di Gedung Mikael, Kampus Bendan SCU.

Panitia Pilrek SCU telah menetapkan para dosen yang memenuhi syarat untuk menjadi calon rektor. Terdapat 44 dosen yang memenuhi syarat menjadi bakal calon rektor yang selanjutnya diberikan pembekalan oleh Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D, mantan Rektor Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Berdasarkan penjelasan Ferdi, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

“Syarat kami sangat sederhana yaitu telah menempuh pendidikan S3, jabatan akademik minimal Lektor, masa kerja 10 tahun, tidak akan memasuki masa pensiun ketika masa jabatan sampai tahun 2029, dan karena SCU adalah Universitas Katolik maka calon Rektor harus beragama Katolik.” jelas Ferdi.

Selain itu, setiap unit di SCU punya hak untuk mengusulkan bakal calon rektornya. Total ada 12 unit terdiri dari 10 fakultas, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. Kemudian setiap unit berhak untuk mengusulkan tiga dari 44 bakal calon Rektor. Selanjutnya, Panitia Pilrek akan melakukan pemeriksaan administrasi, seleksi dan pengesahan.

Adapun keempat bakal calon itu antara lain:

  • Benediktus Danang Setianto, SH., LLM, MIL, Ph.D
  • Dr. Marcella Elvina Simandjuntak, SH., CN., M.Hum
  • Prof. Maria Yosephine Dwi Hayu Agustini, MBA., Ph.D
  • Robertus Setiawan Aji Nugroho, ST., MComIT, Ph.D

Nantinya para bakal calon rektor akan mempresentasikan visi, misi dan program kerja di hadapan seluruh sivitas akademika pada Kamis, 23 Januari 2025 di ruang Teater, Gedung Thomas Aquinas. Selain itu, akan ada enam panelis terdiri dari tiga panelis internal dan tiga panelis eksternal yang turut andil. Mereka ialah :

  1. Dr. Agustinus Prasetyantoko, Universitas Katolik Atma Jaya
  2. Budiman Tanuredjo, wartawan senior selama 36 tahun, penulis, host Satu Meja The Forum
  3. Rm. T. B. Gandhi Hartono, SJ, Sekretaris Eksekutif Komisi Pendidikan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI)
  4. Peter Ardhianto, Ph.D, perwakilan dosen SCU
  5. Hengky Ardi Nur Cahyo, perwakilan senat mahasiswa SCU
  6. Paulus Sapto Nurgroho, perwakilan tenaga kependidikan SCU

Pada hari yang sama dilakukan pula pemungutan suara oleh anggota Senat Universitas. Nantinya, tiga nama bakal calon akan dikirimkan ke Keuskupan Agung Semarang untuk ditindaklanjuti.

KAI Berikan Service Recovery, Imbas Kelambatan KA Akibat Banjir di Grobogan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang memberikan service recovery (SR) kepada para penumpang yang KA nya terimbas keterlambatan akibat banjir pada Km 32+5/7 antara Stasiun Gubug – Stasiun Karangjati Kabupaten Grobogan.

“SR ini diberikan kepada para penumpang dengan keterlambatan KA yang dinaikinya lebih dari 60 menit, dengan pemberian berupa air mineral hingga makanan berat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Manager Humas Daop 4 Semarang KAI, Franoto Wibowo.

Sampai dengan saat ini ada beberapa KA yang mengalami keterlambatan dikarenakan menerapkan pola operasi memutar melewati Stasiun Gambringan-Gundih-Brumbung. Adapun KA yang mengalami keterlambatan sbb:

  1. KA 227 Blora Jaya relasi Cepu-Semarang, keterlambatan 125 menit
  2. KA 61 Sembrani relasi Surabaya-Semarang-Jakarta, keterlambatan 120 menit
  3. KA 231 Ambarawa Ekspres relasi Surabaya-Semarang, keterlambatan 112 menit

KAI memohon maaf atas keterlambatan perjalanan kereta api akibat banjir di lokasi tersebut. “Bagi pelanggan yang terdampak dan memilih untuk membatalkan perjalanan, pengembalian bea tiket sebesar 100% (di luar biaya pemesanan) dapat dilakukan di stasiun pelayanan penumpang,” tambah Franoto.

Hingga pukul 13.00 WIB, banjir di lokasi belum surut sehingga perjalanan kereta api masih menerapkan pola operasi memutar. Kereta api yang terpengaruh pola operasi memutar antara lain:

  • KA 1 Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya-Semarang-Jakarta
  • KA 2 Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta-Semarang-Surabaya
  • KA 62 Sembrani relasi Jakarta-Semarang-Surabaya
  • KA 235 Airlangga relasi Surabaya-Semarang-Jakarta

Dengan penerapan pola operasi memutar, setiap perjalanan KA diestimasikan akan mengalami keterlambatan antara 100 hingga 120 menit.

“KAI menyadari dampak yang ditimbulkan oleh gangguan ini terhadap pelanggan, terutama bagi yang telah merencanakan perjalanan menggunakan kereta api. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. KAI berkomitmen untuk terus memantau kondisi di lokasi dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi,” jelas Franoto.

Proses normalisasi jalur di petak Gubug-Karangjati terus dilakukan dengan mengutamakan prinsip keselamatan untuk mempercepat pemulihan jalur. Harapannya, perjalanan kereta api dapat kembali normal sesegera mungkin.

Untuk informasi lebih lanjut terkait jadwal kereta api atau pengembalian tiket bagi pelanggan terdampak, masyarakat dapat menghubungi layanan media sosial KAI121, e- mail: cs@kai.id, dan Whatsapp KAI121 (0811-1211-1121).

Napak Tilas 80 Tahun, Sultan HB X dan Pemuda Lintas Iman Tanam 100 Pohon di Nawang Jagad

0

SLEMAN (Pertamanews.id) – Sri Sultan HB X bersama para ketua umum organisasi pemuda lintas agama ke Gunung Merapi tepatnya di Nawang Jagad, Kaliurang, Pakembinangun, Sleman Yogyakarta pada Senin (20/01/2025).

Para pimpinan pusat organisasi pemuda ini hadir di Merapi atas undangan pihak keraton.

Ini merupakan pertemuan bersejarah setelah 80 tahun. Pada 19 Agustus 1945, Sri Sultan HB IX juga memanggil dan bertemu para pemuda di Gedung Wilis, Kepatihan Yogyakarta untuk membahas kemerdekaan yang baru saja diproklamirkan.

Hadir mendampingi Sultan HB X di Nawang Jagad, GKR Mangkubumi, RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo, dan RM Drasthya Wironegoro. Dari organisasi pemuda hadir, Ketum GP Ansor Addin Jauharudin, Ketum Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma, Ketum Gamki (Pemuda Kristen) Sahat MP Sinurat, Waketum Gemabudhi (Pemuda Budha) Wiryawan, dan Wakil Ketua Wilayah Pemuda Muhammadiyah Yogyakarta Eko Priyo Agus. Hadir juga Taprof Bidang Ideologi Lemhannas RI AM Putut Prabantoro beserta Herman Handoko, Ichwan Peryana, dan Muhammad Fauzi Purnama yang merupakan mitra GP Ansor.

Pertemuan Sri Sultan HB X dan organisasi pemuda itu bertajuk “Air untuk Masa Depan Peradaban” yang diwujudkan penanaman pohon langka seperti sawo kecik, pronojiwo dan kepel. Ada 100 bibit pohon langka yang ditanam. Kegiatan ini diselenggarakan KHP Datu Dana Suyasa bersama Bebadan Pangreksa Loka lembaga internal kraton.

Setelah menanam bersama, Sultan HB X kemudian mengajak para pemuda untuk obrol intim secara kekeluargaaan di tempat yang sangat romantis. Tempat ini langsung berhadapan dengan Gunung Merapi. Cuaca cerah di sekitar Gunung Merapi memengaruhi obrolan intim itu.

Sebelum menanam, acara dibuka dengan doa agama Budha yang dipimpin oleh Wiryawan. Sri Sultan sangat memuji bagaimana panitia telah memersiapkan dengan baik. Biasanya, menurut Sultan HB X, yang digunakan adalah doa kelompok mayoritas. Namun pada saat acara itu, Sultan HB X menyatakan surprise dengan cara yang baru tersebut.

“Memayu hayuning bawana memiliki filosofi. Pertama, keselamatan alam semesta itu hanya dimungkinkan oleh karena kebijakan manusia itu sendiri. Kalau kebijakannya rusak ya hancur pula alam semesta ciptaan- Nya. Alam harus kita selamatkan. Dalam arti kalau kita mengambil manfaatnya jangan sampai kita merusaknya. Harus menjaga. Kedua, darma sifat-sifat keutamaan itu yang memungkinkan bangsa dan negara tetap lestari. Dan, yang ketiga, keselamatan manusia hanya dimungkinkan karena rasa kemanusiaan,” tutur Sri Sultan HB X dalam sambutannya.

Memayu hayuning bawana, masih menurut Sultan HB X, oleh UNESCO digunakan istilah sustainable development – pertumbuhanan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, air, pohon dan lingkungan harus dijaga bersama demi peradaban manusia.

Ketua Pelaksana, RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo dalam sambutannya mengungkapkan ide kegiatan penanaman pohon ini. Mas Marrel, demikian ia akrab disapa, mengatakan bahwa inisiatif kegiatan tercetus pada pertemuan dirinya dengan tujuh pimpinan organisasi pemuda lintas iman pada Desember 2024 lalu di Minomartani, Sleman, Yogyakarta. Pertemuan itu terjadi saat organisasi pemuda lintas agama mengadakan kunjungan silaturahmi menjelang natal ke Gereja Kristen Jawa, Minomartani.

“Dalam sebuah perbincangan kami munculah ide untuk memulai tahun 2025 dengan secara simbolik menanam pohon demi ketahanan air. Maka tema acara pagi ini adalah ‘Air untuk Masa Depan Peradaban’,” katanya.

Ia mengungkapkan awal lahirnya Bebadan Pangreksa Loka merupakan “dhawuh” dan inisiatif Ngarso Dalem Sri Sultan HB X dan Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi bahwa semakin berkembangnya jaman tantangannya pun semakin berkembang dan bervariasi. “Itu alasan dibentuknya suatu badan di dalam Keraton di bawah naungan GKR Mangkubumi yang secara spesifik diperuntukkan salah satunya untuk menanggulangi permasalahan lingkungan,” jelasnya.

Dalam sambutannya, GKR Mangkubumi mengapresiasi kegiatan penanaman 100 pohon di Nawang Jagad. Ia menjelaskan KHP Datu Dana Suyasa mengurusi soal tanah dan bangunan. “Di dalamnya ada kantor yang menangangi urusan soal tanah. Kemudian ada yang mengurusi restorasi bangunan, juga da yang mendata situs, pesangrahan, dan area atau kawasan heritage. Selain itu juga ada unit yang mengurusi lingkungan,” jelasnya.

GKR Mangkubumi menginginkan lebih banyak lagi pohon yang ditanam karena sejak erupsi Merapi tahun 2010 banyak sekali alur sungai yang tertutup. “Dengan penanaman yang semakin banyak ini akan kembali menimbulkan air. Mudah-mudahan teman-teman lintas agama bisa mengajak OKP yang lain untuk bersama-sama menanam yang lebih luas lagi,” imbuhnya.

Filosofi Tanam

Menurut Stefanus Asat Gusma penanaman 100 pohon antara Kraton Yogyakarta bersama organisasi kepemudaan lintas agama, menjadi bukti nyata kolaborasi lintas iman dan generasi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Gusma menekankan pentingnya aksi nyata untuk merawat lingkungan, yang ia kaitkan dengan filosofi Memayu Hayuning Bawana dari Keraton Yogyakarta serta ensiklik Paus Fransiskus, Laudato Si tentang merawat Rumah Bersama yakni Bumi.

Gusma juga menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari menjaga Indonesia dan dunia dari ancaman bencana. “Ketika alam kita rawat, ia akan bersahabat dengan kita. Demikian pula sebaliknya. Oleh karena itu, Gusma menyerukan kepada para pemuda untuk mengambil peran lebih besar dalam isu lingkungan.

Adapun, Addin Jauharudin melihat hubungan filosofis antara pohon dan Indonesia. Ia mengibaratkan, pohon dengan negara Indonesia. Tumbuhnya dahan, ranting, daun dan bunga dari satu pohon merupakan cerminan Indonesia. Pohon Indonesia harusnya tumbuh mekar dan menghasilkan buah kesejahteraan, keamanan dan kenyamanan bagi para penduduk nya. Sementara akar pohon adalah kerajaan kerajaan nusantara yang telah membentuk perlintasan agama, budaya dan tradisi dan melahirkan republik indonesia

“Oleh karena itu, kita harus melihat sejarah di mana Indonesia berasal dari kumpulan kerajaan-kerajaan. Oleh karena itu, Indonesia jangan dipisahkan dari akarnya yakni kerajaan-kerajaan yang dulu membangun negara Indonesia. Tugas bangsa Indonesia adalah memupuk dan merawatnya dengan menyiram, memberi pupuk, membersihkan dari rumput ilalang dan memberi jalan sinar matahari untuk terus bisa hidup sehat tumbuh berkembang dan maju,” ujarnya.

Menurut Addin, nilai luhur yang berasal dari kerajaan-kerajaan merupakan kearifan lokal. Oleh karenanya membangun Indonesia Emas harus menggunakan kearifan lokal sebagai akar pembangunan.

“Kearifan lokal harus menjadi akar yang akan menguatkan pohon ke-Indonesiaan. Pohon ini akan dirawat oleh dahan dan ranting kebhinnekaan. Ia akan menghasilkan buah dan bungan persatuan, kesejahteraan, kemajuan, serta ketahanan bangsa dan negara,“ ujar Addin.

Pemuda Aktif Berperan

Sahat MP Sinurat melihat kerjasama ini dari sudut pandang sejarah. Dikatakannya, Keistimewaan Yogyakarta menjadi penting karena selain status kerajaan yang berdiri sejak tahun 1755, namun juga karena keterlibatannya dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Tentang hubungan erat antara pemuda dan Kraton Yogyakarta harus dilihat dari adanya benang merah pada 19 Agustus 1945. Momentum itu terjadi ketika Sultan HB IX mengumpulkan para pemimpin kelompok pemuda yang jumlahnya mencapai 100 orang di bangsal kepatihan.

Dalam pertemuan tersebut, Sultan HB IX menyampaikan pidato yang kutipannya antara lain: “Menurut sejarah, di mana terjadi perubahan besar dan mendadak seperti yang terjadi di Tanah Air kita sekarang, pemuda senantiasa memegang peranan,”ujar Sahat.

Pertemuan kali ini sangat tepat. Menurut Sahat, pertemuan ini sangat bersejarah dan isinya sama. Kraton dan pemuda membahas dan bertekad merawat dan menumbuhkan bangsa Indonesia beserta alam dan segala isinya.

Dari kacamata lingkungan hidup, Wiryawan menegaskan dibutuhkannya komitmen merawat bumi dengan menghindarkan dunia dari bencana besar. Kegiatan penanaman pohon, menurutnya, merupakan bentuk komitmen para pemuda Indonesia dan Keraton Yogyakarta untuk sama-sama merawat alam Indonesia.

“Jika alam sudah kita rawat maka alam akan bersahabat dengan segala isiannya, merawat alam sama artinya dengan merawat Indonesia dan merawat dunia dari ganasnya bencana,“ ujarnya.

Upayakan Safety Imbas Luapan Air, Daop 4 Batalkan 2 Perjalanan KA dan Terapkan Pola Operasi KA Memutar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Update pukul 08.30 WIB, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang membatalkan 2 perjalanan KA imbas dampak luapan air akibat banjir yang terjadi di Km 32+5/7 antara Stasiun Gubug – Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan, bahwa perjalanan kereta api yang dibatalkan diantaranya KA Kedungsepur dengan nomor 546/545 relasi Semarang Poncol – Ngrombo pp dan KA Ambarawa Ekspres dengan nomor 230/233 relasi Semarang Poncol – Surabaya Pasarturi pp.

KAI mengucapkan permohonan maaf atas pembatalan perjalanan kereta api imbas banjir yang saat ini terjadi. “Bagi pelanggan yang terdampak akibat pembatalan perjalanan ini, dapat membatalkan tiketnya di stasiun dan bea tiket akan dikembalikan 100% (di luar biaya pemesanan),” ungkap Franoto.

Saat ini, KAI Daop 4 Semarang telah melakukan upaya penanganan dalam mengatasi luapan air di lokasi terdampak. Proses penanganan terus dilakukan secara intensif agar jalur dapat segera digunakan kembali.

Rekayasa Pola Operasi

Untuk pelayanan kelancaran operasional dan keselamatan, dilakukan rekayasa pola operasi dengan pengalihan rute perjalanan. “KAI berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan penumpang dan perjalanan KA imbas dari luapan air yang terjadi saat ini’ ujar Franoto

Kereta api dari Surabaya menuju Semarang yang semula melalui rute Surabaya – Cepu – Gubug – Brumbung – Semarang, sementara dialihkan menjadi Surabaya – Cepu – Gambringan – Gundih – Kedungjati – Brumbung – Semarang begitu juga sebaliknya KA-KA yang semula rute Semarang- Brumbung- Gubug- Cepu- Surabaya dialihkan rutenya menjadi Semarang- Brumbung- Kedungjati- Gundih- Gambringan- Cepu- Surabaya.

Kereta api pertama yang menerapkan pola operasi jalan memutar ini adalah KA No. 227 Blora Jaya dengan relasi Cepu – Semarang Poncol.

Untuk selanjutnya, KA yang akan menerapkan pola operasi pengalihan rute: KA 61 Sembrani menjadi relasi Surabaya-Gambringan- Gundih- Semarang-Jakarta dan KA 1 Argo Bromo Anggrek menjadi relasi Surabaya-Madiun – Solojebres -Semarang- Jakarta.

“Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan akan memberikan pembaruan informasi secara berkala,” tutup Franoto.

Update Penanganan Banjir di Km 32+5/7 Petak Jalan Gubug – Karangjati

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Update pukul 07.30 WIB, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang terus melakukan penanganan intensif terhadap dampak banjir yang terjadi di Km 32+5/7 antara Stasiun Gubug – Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa hingga saat ini jalur rel di lokasi tersebut masih tergenang air sehingga belum dapat dilalui oleh kereta api.

Rekayasa Pola Operasi

Untuk pelayanan kelancaran operasional dan keselamatan, dilakukan rekayasa pola operasi dengan pengalihan rute perjalanan.

Kereta api dari Surabaya menuju Semarang yang semula melalui rute Surabaya – Cepu – Gubug – Brumbung – Semarang, sementara dialihkan menjadi Surabaya – Cepu – Gambringan – Gundih – Kedungjati – Brumbung – Semarang begitu juga sebaliknya KA-KA yang semula rute Semarang- Brumbung- Gubug- Cepu- Surabaya dialihkan rutenya menjadi Semarang- Brumbung- Kedungjati- Gundih- Gambringan- Cepu- Surabaya.

Kereta api pertama yang menerapkan pola operasi jalan memutar ini adalah KA No. 227 Blora Jaya dengan relasi Cepu – Semarang Poncol.

Penanganan di Lokasi

Untuk mempercepat penanganan, KAI Daop 4 Semarang telah mengerahkan 1 rangkaian kereta api pengangkut batu kricak beserta material lainnya seperti pasir, bantalan rel, dan besi. Material ini digunakan oleh petugas prasarana KAI Daop 4 Semarang untuk memperbaiki jalur dan mengatasi luapan air di lokasi terdampak. Proses penanganan terus dilakukan secara intensif agar jalur dapat segera digunakan kembali.

Permohonan Maaf dan Kebijakan Pembatalan Tiket

KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas keterlambatan perjalanan kereta api akibat banjir ini. Bagi pelanggan yang memilih untuk membatalkan perjalanannya, tiket dapat dibatalkan di stasiun pelayanan tiket terdekat, dan bea tiket akan dikembalikan 100% (di luar biaya pemesanan).

“Kami terus memantau perkembangan di lapangan dan akan memberikan pembaruan informasi secara berkala,” terang Franoto,

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI di 121 atau melalui aplikasi KAI Access.

Presiden RI Resmikan 37 Proyek Kelistrikan Sekaligus, Indonesia Menuju Swasembada Energi

0

SUMEDANG (Pertamanews.id) – Presiden RepubIik Indonesia (RI) Prabowo Subianto meresmikan sekaligus pembangunan 26 pembangkit listrik serta 11 proyek transmisi dan gardu induk yang tersebar di 18 provinsi.

Seremoni peresmian ini dilaksanakan di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Sumedang, Jawa Barat pada 20 Januari 2025.

Pada peresmian ini, Presiden Prabowo turut didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, dan Gubernur Jawa Barat Terpilih Dedi Mulyadi.

“Pada hari ini saya mendapat kehormatan besar dan saya sangat bangga dapat hadir di Jatigede ini dalam rangka meresmikan kelompok proyek-proyek besar di 18 provinsi. Mungkin ini peresmian proyek energi terbesar di dunia mungkin yang kita resmikan, 3,2 Gigawatt (GW) sekaligus,” ungkap Presiden Prabowo.

Secara rinci, proyek yang diresmikan meliputi 26 pembangkit listrik dengan total kapasitas 3.222,75 Megawatt (MW) dan 11 jaringan transmisi dan gardu induk sepanjang 739,71 kilometer sirkit (kms) dengan kapasitas 1.740 Megavolt Ampere (MVA).

“Kita mengerti betapa penting energi yang kita butuhkan untuk melangsungkan transformasi bangsa kita. Kita ingin menjadi negara modern, negara maju. Kita harus menjadi negara yang bisa mengolah sumber daya alam kita untuk menjadi negara industri. Untuk itu energi sangat vital. Kita punya sumber alam yang cukup besar dan kita sekarang punya kemampuan untuk melakukan transformasi energi ini,” sambungnya.

Sementara itu Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan berbasis energi secara masif adalah kunci untuk mendukung swasembada energi.

“(Peresmian ini) dalam rangka menerjemahkan apa yang menjadi komitmen Bapak Presiden untuk melakukan transisi energi dari energi fosil kepada energi baru terbarukan. Dan ini adalah salah satu (proyek ketenagalistrikan) terbesar di dunia yang kita resmikan bersama-sama,” tegas Bahlil.

Bahlil menambahkan, seiring dengan target pertumbuhan ekonomi 8 persen, penyediaan energi listrik yang sustainable akan terus digenjot, untuk itu pemerintah terus mendukung pengembangan infrastruktur listrik yang berbasis EBT.

“Ke depan kita akan menambah 71 GW atau 71.000 MW dengan jaringan kurang lebih sekitar 48 ribu kms, 48 ribu kms itu kalau dia berbanding lurus, kurang lebih sekitar 8.000 km,” imbuh Bahlil.

Penjabat Bupati Sumedang, Yudia Ramli, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas penyelesaian proyek PLTA Jatigede. Dirinya mengatakan bahwa saat ini Kabupaten Sumedang tengah berupaya meningkatkan ekonomi kreatif yang salah satunya dengan mengoptimalkan pemanfaatan Bendungan Jatigede.

Kehadiran Bendungan Jatigede ini, menurutnya, akan memberikan banyak kontribusi terhadap pertumbuhan industri, salah satunya adalah Kawasan Industri Hijau Tomo.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM dan PLN. Kemanfaatan ini sangat dirasakan oleh Kabupaten Sumedang. Kemanfaatan yang didapat kabupaten Sumedang saat ini adalah untuk air baku, untuk pariwisata dan juga untuk pertanian. Saat ini, sumedang juga sedang menyiapkan kawasan ekonomi kreatif di sini dengan turut mengoptimalkan keberadaan waduk ini.

Bagaimana keberadaan waduk ini, selain untuk mendukung kelistrikan, juga bisa dirasakan manfaatnya untuk pariwisata kami sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)” terang Yudia.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah, Widya Anggoro Putro mengatakan bahwa pihaknya merasa sangat bangga karena dapat berkontribusi terhadap penambahan infrastruktur kelistrikan di Indonesia.

Dirinya menegaskan akan selalu siap menyukseskan transisi energi yang berfokus pada energi baru terbarukan melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan.

“Tentunya kami merasa sangat bangga dan terhormat karena dalam peresmian yang dilakukan oleh Bapak Presiden hari ini juga terdapat proyek yang kami kerjakan. Bahkan PLTA Jatigede ini adalah salah satu proyek yang berhasil kami selesaikan. Ini menjadi salah satu wujud komitmen PLN dalam menambah bauran energi baru terbarukan di Indonesia,” kata Anggoro.

Anggoro menyebut PLTA Jatigede PLTA Jatigede akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan porsi pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT). Anggoro menjelaskan PLTA Jatigede memiliki kapasitas 2×55 Mega Watt (MW) atau 110 MW secara total keseluruhan.

Menurutnya, keseriusan PLN dalam transisi energi juga sejalan dengan keseriusan PLN dalam menghadirkan energi yang ramah lingkungan.

Anggoro lanjut menjelaskan, dalam peresmian 37 proyek kelistrikan ini, unitnya turut menyelesaikan satu Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi 500 kilo Volt (GITET 500 kV) yakni GITET 500 kV Ampel Boyolali yang berkapasitas 2×500 Mega Volt Ampere (MVA).

Selain itu juga terdapat dua jalur transmisi yaitu Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Ampel New / Boyolali Incomer Arah Ungaran dan Pedan Sirkit 1 dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Ampel New / Boyolali Incomer arah Bringin dan Mojosongo Sirkit 1 dan 2.

“Keberhasilan ini adalah bukti nyata dari komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan PLN. Kami senantiasa berharap melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan akan dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat sesuai dengan target yang dicanangkan oleh pemerintah yakni 8 persen,” tutup Anggoro.

Presiden Prabowo Resmikan Proyek Strategis Ketenagalistrikan Terbesar di Dunia

0

SUMEDANG (Pertamanews.id) – Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, meresmikan 37 proyek ketenagalistrikan mulai dari pembangkit, jaringan transmisi sampai dengan gardu induk yang tersebar di 18 provinsi se-Indonesia.

Seremoni peresmian proyek strategis ketenagalistrikan terbesar ini dilakukan Presiden Prabowo di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Sumedang, Jawa Barat pada Senin (20/1).

Dari 26 pembangkit listrik yang diresmikan, 89 persennya bersumber dari pemanfaatan potensi energi bersih.

“Pada hari ini saya mendapat kehormatan besar dan saya sangat bangga dapat hadir di Jatigede ini dalam rangka meresmikan kelompok proyek-proyek besar di 18 provinsi. Mungkin ini peresmian proyek energi terbesar di dunia mungkin yang kita resmikan, 3,2 Gigawatt (GW) sekaligus,” ungkap Presiden Prabowo.

Secara rinci, proyek yang diresmikan meliputi 26 pembangkit listrik dengan total kapasitas 3.222,75 Megawatt (MW) dan 11 jaringan transmisi dan gardu induk sepanjang 739,71 kilometer sirkit (kms) dengan kapasitas 1.740 Megavolt Ampere (MVA).

Hadirnya infrastuktur ini akan memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan pemerataan pasokan listrik, serta mendukung pengembangan sektor industri dan perekonomian daerah.

Pada peresmian ini, Presiden Prabowo turut didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, dan Gubernur Jawa Barat Terpilih Dedi Mulyadi.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya pengembangan sektor ketenagalistrikan sebagai bagian dari swasembada energi berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Betapa penting energi yang kita butuhkan untuk melangsungkan transformasi bangsa kita. Kita ingin menjadi negara modern, negara maju. Kita ingin meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia. Kita ingin menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia, untuk itu kita butuh untuk menjadi negara industri,” imbuh Prabowo.

Prabowo juga menekankan sebagai negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah, Indonesia terus melakukan transformasi ke energi yang ramah lingkungan, pengembangan energi terus dilakukan dengan berorientasi kepada energi baru dan terbarukan (EBT).

“Untuk itu energi sangat vital, kita punya sumber alam yang cukup besar dan kita sekarang punya kemampuan untuk melakukan transformasi ini. Untuk itu saya kira kita sekarang ini menjadi salah satu di dunia negara yang mungkin termasuk paling maju di bidang transformasi energi menjadi energi terbarukan,” ujarnya.

Sementara itu Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan berbasis energi secara masif adalah kunci untuk mendukung swasembada energi.

“(Peresmian ini) dalam rangka menerjemahkan apa yang menjadi komitmen Bapak Presiden untuk melakukan transisi energi dari energi fosil kepada energi baru terbarukan. Dan ini adalah salah satu (proyek ketenagalistrikan) terbesar di dunia yang kita resmikan bersama-sama,” tegas Bahlil.

Bahlil menambahkan, seiring dengan target pertumbuhan ekonomi 8 persen, penyediaan energi listrik yang sustainable akan terus digenjot, untuk itu pemerintah terus mendukung pengembangan infrastruktur listrik yang berbasis EBT.

“Ke depan kita akan menambah 71 GW atau 71.000 MW dengan jaringan kurang lebih sekitar 48 ribu kms, 48 ribu kms itu kalau dia berbanding lurus, kurang lebih sekitar 8.000 km,” imbuh Bahlil.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN berkomitmen penuh untuk menyukseskan visi pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi dan pertumbuhan ekonomi. Dukungan ini diwujudkan dengan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang berfokus kepada EBT.

“PLN siap menjalankan penugasan dari pemerintah untuk bisa memberikan akses listrik yang merata untuk seluruh masyarakat. Terlebih dari itu, upaya ini menjadi langkah PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan pemerintah melalui swasembada energi,” kata Darmawan.

Darmawan juga menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin baik antara PLN dengan Pemerintah, sehingga tantangan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini dapat diatasi dengan baik.

“Terima kasih kepada pemerintah yang telah mendukung upaya PLN mewujudkan keadilan energi bagi seluruh masyarakat, sehingga tantangan dan hambatan proyek mampu diselesaikan secara cepat bersama,” imbuh Darmawan.

Darmawan merinci, 89 persen pembangkit berbasis energi bersih yang diresmikan terdiri dari: PLTA dengan kapasitas total 284 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) 29,98 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) 41,52 MW, PLTS 50,25 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) 27 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) 2.380 MW, dan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) 60 MW.

“Proyek strategis ketenagalistrikan ini tidak hanya akan memberikan suplai listrik yang andal untuk masyarakat, tetapi juga akan mendukung perekonomian dan menciptakan ribuan lapangan kerja baru,” pungkas Darmawan.

Perjalanan KA Terganggu Akibat Banjir di Petak Jalan Gubug – Karangjati, KAI Kerahkan Puluhan Petugas

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang menginformasikan bahwa perjalanan kereta api terganggu akibat banjir yang terjadi di Km 32+5/7 pada petak jalan antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati, wilayah Kabupaten Grobogan.

Untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api, pada pukul 04.44 WIB, jalur tersebut ditutup sementara karena genangan air mencapai ketinggian 20 cm dan telah menutupi rel.

Puluhan petugas KAI, alat berat serta material batu kricak dan lainnya dikerahkan untuk menangani luapan air dan membersihkan sampah yang terbawa banjir, yang berpotensi menghambat operasional jalur kereta api. Proses penanganan dilakukan secara intensif agar jalur dapat segera digunakan kembali.

PT KAI Daop 4 Semarang terus memantau kondisi di lokasi dan akan memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan penanganan banjir kepada masyarakat.

Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan kereta api atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan perjalanan ini. KAI berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan memastikan keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama.

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI di 121 atau melalui aplikasi Access by KAI.

Per 1 Februari 2025 KAI Berlakukan Gapeka 2025, Daop 4 Semarang Operasikan 2 KA Baru dan 4 Tambahan Perjalanan KA Reguler

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mulai memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 pada 1 Februari mendatang, menggantikan Gapeka 2023 yang sebelumnya digunakan.

Gapeka merupakan pedoman pengaturan pelaksanaan perjalanan kereta api yang digambarkan dalam bentuk garis yang menunjukkan stasiun, waktu, jarak, kecepatan, dan posisi perjalanan kereta api mulai dari berangkat, berhenti, datang, bersilang, dan penyusulan, yang digambarkan secara grafis untuk pengendalian perjalanan kereta api.

Manager Humas Daop 4 Semarang KAI, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa pemberlakuan Gapeka 2025 akan membawa peningkatan layanan signifikan bagi pelanggan.

“Mulai 1 Februari, Daop 4 Semarang akan beroperasi dua kereta api baru serta menambah empat perjalanan reguler setiap harinya. Hal ini sejalan dengan komitmen KAI untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan perjalanan kereta api,” jelasnya.

Pengoperasian KA Baru dan Penambahan Perjalanan Reguler

Mulai 1 Februari 2025, Daop 4 Semarang akan mengoperasikan 2 KA baru yang meliputi: KA Gunung Jati yang melayani rute Semarang Tawang Bank Jateng- Tegal – Gambir pp, dan KA Sancaka Utara yang melayani rute Surabaya – Cepu – Gambringan – Gundih – Solo – Yogyakarta – Cilacap pp.

Selain itu juga terdapat penambahan frekuensi perjalanan KA reguler pada beberapa rute favorit yang meliputi:

  • KA Argo Merbabu relasi Semarang-Jakarta pp: dari satu kali perjalanan pp menjadi tiga kali perjalanan pp per hari,
  • KA Harina relasi Surabaya-Semarang-Bandung pp: dari satu kali perjalanan pp menjadi dua kali perjalanan pp per hari, dan
  • KA Menoreh relasi Semarang-Jakarta: dari satu kali keberangkatan menuju Jakarta menjadi dua kali keberangkatan per hari.

Kelas dan Kapasitas Tempat Duduk KA Baru

Franoto menambahkan bahwa kedua KA baru yang akan dioperasikan tersebut menawarkan kenyamanan dengan rangkaian kelas campuran, dimana KA Gunung Jati menggunakan rangkaian kelas eksekutif new image dan kelas ekonomi new image berkapasitas total 520 tempat duduk, serta KA Sancaka Utara menggunakan rangkaian kelas eksekutif dan kelas bisnis berkapasitas total 456 tempat duduk.

“Dengan beroperasinya KA baru dan penambahan perjalanan KA, Daop 4 Semarang pada pemberlakukan Gapeka 2025 total menambah 4.372 tempat duduk per harinya untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat menggunakan transportasi KA,” terang Franoto.

Pemesanan Tiket

Tiket untuk KA baru dan perjalanan tambahan ini sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, serta mitra penjualan tiket resmi lainnya.

“Kami berharap penambahan perjalanan kereta api ini dapat memberikan kemudahan, meningkatkan mobilitas, serta menawarkan lebih banyak pilihan bagi masyarakat untuk bepergian dengan moda transportasi yang nyaman, aman, dan ramah lingkungan,” tutup franoto.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Customer Service KAI di stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121.

Jadwal Perjalanan

Adapun jadwal perjalanan KA Baru dan penambahan perjalanan KA reguler sbb:

KA Gunung Jati relasi Semarang-Jakarta
Berangkat Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng pukul 15.45 WIB, Stasiun Pekalongan 16.51 WIB, Stasiun Pemalang 17.15 WIB, Stasiun Tegal 17.38 WIB, dan tiba Stasiun Gambir pukul 21.35 WIB.

KA Gunung Jati relasi Jakarta-Semarang
Berangkat Stasiun Gambir pukul 09.00 WIB, tiba Stasiun Tegal 12.49 WIB, Stasiun Pemalang 13.11 WIB, Stasiun Pekalongan 13.35 WIB, dan Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng pukul 14.43 WIB.

KA Sancaka Utara relasi Surabaya-Cilacap
Berangkat Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 07.00 WIB, Stasiun Cepu 09.08 WIB, Stasiun Randublatung 09.30 WIB, Stasiun Kradenan 10.15 WIB, Stasiun Gambringan 10.46 WIB, Stasiun Gundih 11.13 WIB, dan tiba Stasiun Solo Balapan 11.56 WIB, Stasiun Yogyakarta 13.01 WIB, Stasiun Kutoarjo 13.59 WIB, Stasiun Kebumen 14.24 WIB, Stasiun Kroya 15.08 WIB, Stasiun Cilacap 15.58 WIB.

KA Sancaka Utara relasi Cilacap-Surabaya
Berangkat Stasiun Cilacap pukul 17.10 WIB, Stasiun Kroya 18.22 WIB, Stasiun Kebumen 19.17 WIB, Stasiun Kutoarjo 19.39 WIB, Stasiun Yogyakarta 20.44 WIB, Stasiun Solo Balapan 21.45 WIB, dan tiba Stasiun Gundih 23.03 WIB, Stasiun Gambringan 23.29 WIB, Stasiun Kradenan 23.59 WIB, Stasiun Randublatung 00.27 WIB, Stasiun Cepu 00.53 WIB, dan Stasiun Surabaya Pasarturi 02.58 WIB.

KA Argo Merbabu relasi Semarang-Jakarta

  • Berangkat Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng 05.50, 14.00, dan 19.00 WIB
  • Berangkat Stasiun Pekalongan 06.54, 15.04, dan 20.04 WIB
  • Berangkat Stasiun Pemalang 07.17, 15.28, dan 20.26 WIB
  • Berangkat Stasiun Tegal 07.37, 15.49, dan 20.47 WIB
  • Tiba Stasiun Gambir 11.10, 19.16, dan 00.20 WIB

KA Argo Merbabu relasi Jakarta-Semarang

  • Berangkat Stasiun Gambir 06.00, 12.00, dan 19.45 WIB
  • Tiba Stasiun Tegal 09.30, 15.30, dan 23.11 WIB
  • Tiba Stasiun Pemalang 09.51, 15.51, dan 23.31 WIB
  • Tiba Stasiun Pekalongan 10.14, 16.14, dan 23.54 WIB
  • Tiba Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng 11.20, 17.20, dan 01.01 WIB

KA Harina relasi Surabaya-Bandung

  • Berangkat Stasiun Surabaya Pasarturi 05.50 dan 17.45 WIB
  • Berangkat Stasiun Cepu 07.46 dan 19.41 WIB
  • Berangkat Stasiun Ngrombo 08.46 dan 20.43 WIB
  • Berangkat Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng 09.32 dan 21.30 WIB
  • Berangkat Stasiun Pekalongan 10.39 dan 22.37 WIB
  • Berangkat Stasiun Tegal 11.24 dan 23.23 WIB
  • Tiba Stasiun Bandung 16.20 dan 04.15 WIB

KA Harina relasi Bandung-Semarang

  • Berangkat Stasiun Bandung 09.35 dan 21.35 WIB
  • Berangkat Stasiun Tegal 14.37 dan 02.38 WIB
  • Berangkat Stasiun Pekalongan 15.18 dan 03.22 WIB
  • Berangkat Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng 16.30 dan 04.38 WIB
  • Berangkat Stasiun Ngrombo 17.11 dan 05.22 WIB
  • Berangkat Stasiun Cepu 18.18 dan 06.31 WIB
  • Tiba Stasiun Surabaya Pasarturi 20.10 dan 08.25 WIB

KA Menoreh relasi Semarang-Jakarta

  • Berangkat Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng 06.30 dan 23.40 WIB
  • Berangkat Stasiun Semarang Poncol 06.40 dan 23.50 WIB
  • Berangkat Stasiun Weleri 07.09 dan 00.20 WIB
  • Berangkat Stasiun Batang 07.39 WIB
  • Berangkat Stasiun Pekalongan 07.51 dan 00.56 WIB
  • Berangkat Stasiun Pemalang 08.32 dan 01.38WIB
  • Berangkat Stasiun Tegal 08.55 dan 02.00 WIB
  • Tiba Stasiun Pasar Senen 12.31 dan 05.48 WIB

KA Menoreh relasi Jakarta-Semarang

  • Berangkat Stasiun Pasarsenen 13.35 WIB
  • Tiba Stasiun Tegal 17.11 WIB
  • Tiba Stasiun Pemalang 17.34 WIB
  • Tiba Stasiun Pekalongan 17.59 WIB
  • Tiba Stasiun Weleri 18.37 WIB
  • Tiba Stasiun Semarang Poncol 19.09 WIB
  • Tiba Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng 19.22 WIB

Prosperous Snake Harmony, Queen City Mall Bakal Hadirkan Kemeriahan Imlek 2025 yang Spektakuler

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2025, Queen City Mall kembali menghadirkan perayaan spektakuler bertajuk “Prosperous Snake Harmony”, yang terinspirasi dari shio Ular dalam kalender Tionghoa.

Setelah sukses dengan tema “Lantern Festival – 1.000 Lights of Prosperity” pada tahun sebelumnya, tahun ini Queen City Mall siap menyuguhkan pengalaman yang lebih meriah dengan perpaduan budaya tradisional dan hiburan modern yang sayang untuk dilewatkan.

CEO SRLand Properties, Vonny Tresno Santoso mengatakan, perayaan ini akan berlangsung setiap akhir pekan hingga mencapai puncaknya pada 29 Januari 2025.

” Kami akan menampilkan beragam acara menarik telah dipersiapkan untuk menghibur pengunjung dari segala usia,” ujar Vonny, lewat keterangan persnya, Senin (20/1).

Ia menambahkan, para pengunjung akan disuguhkan dengan penampilan tarian Barongsai yang energik, parade Dewa Cai Shen Ye yang dipercaya membawa keberuntungan, serta pertunjukan cabaret Chengge Sun Go Kong dan Siluman Ular Putih yang penuh dengan unsur budaya Tionghoa yang khas.

Tidak hanya itu, atraksi tarian Mandarin yang elegan juga siap memukau pengunjung, sementara berbagai workshop bertema Imlek akan memberikan pengalaman edukatif yang menarik bagi keluarga dan anak-anak.

Kompetisi modeling khusus anak-anak juga akan menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian acara yang penuh semangat ini.

” Pada puncak perayaan, Queen City Mall akan menghadirkan acara yang lebih spektakuler dengan pertunjukan wushu yang memukau, parade Dewa Cai Shen Ye yang disertai dengan pembagian angpao sebagai simbol keberkahan, serta penampilan musik Mandarin yang akan memperkaya suasana perayaan,” imbuh Vonny.

Sebagai penutup, pesta kembang api yang megah akan menerangi langit malam, menciptakan momen yang tak terlupakan bagi seluruh pengunjung.

Dengan dekorasi yang megah dan atmosfer penuh warna, Queen City Mall mengajak seluruh keluarga dan masyarakat untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2025 dengan kebahagiaan, kemakmuran, dan keharmonisan. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari perayaan penuh warna ini.

Untuk informasi lebih lanjut dan pembaruan acara, kunjungi situs resmi Queen City Mall di www.queencity.id, ikuti akun Instagram @queencitymall, atau hubungi melalui email di sosmed@srland.id.