spot_img
Beranda blog Halaman 16

Dukung Layanan Kesehatan Masyarakat, PGN Optimalisasi Penyaluran Gas Bumi ke RSUP Dr. Sardjito

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina berkomitmen untuk memastikan layanan gas bumi yang andal dan berkelanjutan bagi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito, Yogyakarta.
Komitmen tersebut diperkuat melalui kolaborasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) guna menjamin penyaluran gas bumi yang aman dan optimal untuk mendukung operasional rumah sakit yang melayani masyarakat selama 24 jam.

RSUP Dr. Sardjito saat ini menggunakan gas bumi dengan volume sekitar 30.000 meter kubik per bulan. Ke depan, akan dilakukan transisi layanan penyaluran dari PGN Gagas ke PGN, dengan tetap menjaga kualitas dan keandalan pasokan.

Gas bumi dimanfaatkan untuk mengoperasikan peralatan boiler atau pemanas serta memenuhi kebutuhan energi dapur rumah sakit.

Pada Kamis (22/1), BPH Migas bersama PGN melakukan monitoring langsung penyaluran gas bumi ke RSUP Dr. Sardjito. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Komite BPH Migas Arief Wardono dan Eman Salman, Direktur Gas Bumi BPH Migas Muhiddin, Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Heri Murahmanta, Area Head PGN Semarang Sugiyanto Eko Cahyono, serta jajaran terkait.

Dari pihak rumah sakit, monitoring dihadiri oleh Direktur Layanan Operasional RSUP Dr. Sardjito Riat El Khair beserta jajaran manajemen.

Komite BPH Migas Arief Wardono menyampaikan bahwa secara umum penyaluran gas bumi kepada pelanggan PGN, baik sektor komersial maupun rumah tangga, berada dalam kondisi aman tanpa gangguan operasional.

Khusus untuk RSUP Dr. Sardjito, BPH Migas memastikan bahwa gas bumi yang disalurkan mampu mendukung aktivitas vital rumah sakit secara berkelanjutan.

BPH Migas juga meminta PGN untuk terus memberikan layanan gas bumi yang prima sesuai dengan kebutuhan rumah sakit.

Dalam kesempatan tersebut, PGN menegaskan komitmennya untuk menjamin keberlanjutan pasokan gas bumi yang aman dan andal bagi RSUP Dr. Sardjito, mengingat peran rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan publik yang beroperasi penuh setiap hari.

Penyaluran gas bumi ke RSUP Dr. Sardjito saat ini menggunakan skema beyond pipeline, yaitu Compressed Natural Gas (CNG), yang disuplai oleh anak perusahaan PGN, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas).

Area Head PGN Semarang, Sugiyanto Eko Cahyono, menyampaikan,“PGN hadir dengan sepenuh hati sebagai mitra strategis sektor kesehatan dalam mewujudkan operasional yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Melalui sinergi dengan pemerintah, salah satunya BPH Migas, kami berkomitmen menyediakan layanan energi yang aman dan tersedia 24 jam, sehingga rumah sakit dapat fokus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.”

Pihak RSUP Dr. Sardjito menyambut positif kemitraan pemanfaatan gas bumi bersama PGN. Direktur Layanan Operasional RSUP Dr. Sardjito, Riat El Khair, mengungkapkan bahwa penggunaan gas bumi memberikan dampak positif bagi rumah sakit, baik dari sisi efisiensi maupun keberlanjutan.

Selain menurunkan biaya energi hingga sekitar 30 persen dibandingkan bahan bakar sebelumnya, gas bumi juga mendukung komitmen rumah sakit menuju pengelolaan lingkungan yang lebih hijau.

Saat ini, PGN melayani 3.517 Sambungan Rumah (SR) serta pelanggan kecil, UMKM, dan komersial di wilayah Yogyakarta.

Sejalan dengan komitmen mendukung ketahanan energi nasional dan pelayanan publik, PGN akan terus mengembangkan layanan gas bumi di Yogyakarta agar manfaat energi bersih ini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.***

Tujuh Dekade Lebih, Sido Muncul Konsisten Hadirkan Produk Aman dan Bermutu

0

JAKARTA (Pertamanews.id) — PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk bersiap menyongsong usia ke-75 tahun pada November 2026. Memasuki usia matang tersebut, produsen jamu legendaris ini menegaskan komitmennya menjaga mutu dan keamanan produk melalui riset ilmiah berkelanjutan, sebagai fondasi utama mempertahankan kepercayaan konsumen lintas generasi.

Berawal dari usaha jamu rumahan yang dirintis Rahkmat Sulistio di Yogyakarta pada 1930, Sido Muncul berkembang dari racikan jamu tradisional menjadi perusahaan jamu dan obat herbal berskala nasional. Tonggak penting inovasi perusahaan terjadi pada 1992, saat meluncurkan Tolak Angin cair siap minum dalam kemasan sachet—produk yang kemudian merevolusi cara konsumsi jamu menjadi lebih praktis, higienis, dan modern.

Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, mengatakan sejak awal pihaknya tidak ingin sekadar memproduksi jamu berbasis warisan resep tradisional, tetapi mengembangkan produk herbal yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

“Sebagai perusahaan terbuka, kami memastikan setiap produk yang dipasarkan memiliki dasar penelitian yang kuat, baik dari sisi keamanan maupun khasiat,” ujar Irwan dalam Paparan Uji Khasiat dan Toksisitas Tolak Angin di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Uji Ilmiah Sejak Dua Dekade Lalu

Irwan mengungkapkan, sejak tahun 2000 Sido Muncul telah melakukan uji toksisitas dan uji khasiat terhadap produk-produknya—langkah yang pada masanya tergolong maju bagi industri jamu di Indonesia.

“Tolak Angin merupakan pionir produk jamu yang diuji secara ilmiah. Kami tidak berpatokan pada opini, melainkan pada data hasil riset,” katanya.

Pengujian ilmiah tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (UNDIP) serta Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Riset mencakup uji mutu bahan baku herbal, uji pra-klinis, uji khasiat, hingga uji toksisitas untuk memastikan keamanan penggunaan jangka panjang.

“Hasil uji toksisitas menunjukkan Tolak Angin tidak bersifat toksik, tidak merusak ginjal, hati, pankreas, serta tidak mengganggu hormon pria maupun wanita, selama digunakan sesuai anjuran,” jelas Irwan.

Aman untuk Penggunaan Jangka Panjang

Peneliti Tolak Angin dari Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Dr. apt. Ipang Djunarko, S.Si., M.Sc., menjelaskan uji toksisitas subkronis dilakukan selama 90 hari pada tikus jantan dan betina dengan berbagai tingkatan dosis, termasuk dosis tinggi setara konsumsi sembilan sachet per hari.

“Pengujian meliputi pengamatan klinis, uji darah, uji kimia klinik, serta pemeriksaan histologi pada organ-organ vital,” kata Ipang.

Hasilnya, tidak ditemukan kematian maupun perubahan signifikan pada organ vital hewan uji. Fungsi ginjal dan hati juga tetap normal.

Peneliti lainnya, apt. Phebe Hendra, Ph.D., menambahkan bahwa durasi uji 90 hari pada hewan setara dengan sekitar delapan tahun penggunaan pada manusia.

“Hasil ini menunjukkan Tolak Angin relatif aman untuk penggunaan jangka panjang, bahkan pada dosis jauh lebih tinggi dari anjuran,” ujarnya.

Khasiat Teruji, Naik Level

Selain uji keamanan, Tolak Angin juga melalui uji khasiat yang dilakukan tim Fakultas Kedokteran UNDIP. Peneliti UNDIP, Dr. dr. Neni Susilaningsih, M.Si., menjelaskan pemberian Tolak Angin cair selama satu minggu terbukti meningkatkan respons imun.

“Terjadi peningkatan jumlah limfosit T serta sitokin seperti interferon dan interleukin, tanpa memengaruhi fungsi ginjal dan hati,” ungkapnya.

Menurut Neni, hasil uji toksisitas dan khasiat tersebut menjadi syarat penting dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga Tolak Angin dapat naik kelas dari jamu menjadi obat herbal terstandar.

Riset sebagai Bentuk Pertanggungjawaban Publik

Komisaris Independen Sido Muncul, DR. Dr. Adib Khumaidi, Sp.OT., menegaskan bahwa riset ilmiah merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat.

“Scientifically proven berarti seluruh proses produksi berbasis akademik dan profesional, bukan sekadar klaim,” ujarnya.

Meski masih berada pada kategori obat herbal terstandar, Adib menekankan aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama. Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui kolaborasi riset dengan berbagai institusi pendidikan, sejalan dengan UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023 tentang pengembangan obat bahan alam.

Apresiasi Publik dan Akademisi

Brand Ambassador Tolak Angin, Andy F. Noya, menilai keterbukaan Sido Muncul dalam memaparkan riset ke forum akademik menjadi bukti keseriusan perusahaan.

“Semua dijelaskan berbasis data. Jika ada yang meragukan, silakan membantah dengan kajian ilmiah, bukan asumsi,” tegasnya.

Sementara itu, Prof. Rhenald Kasali, Ph.D., menilai Sido Muncul berhasil membawa jamu ke level industri modern tanpa meninggalkan akar tradisional.

“Sido Muncul memodernisasi jamu hingga memenuhi standar industri farmasi dan dapat diterima komunitas akademik,” katanya.

Direktur Marketing Sido Muncul, Maria Reviani Hidayat, menambahkan bahwa edukasi publik mengenai keamanan dan mutu produk herbal menjadi semakin penting, khususnya bagi generasi muda di tengah derasnya arus informasi.

“Melalui paparan ilmiah ini, kami ingin menghadirkan informasi yang kredibel agar konsumen dapat memilih produk secara cerdas,” ujarnya.

Saat ini, Tolak Angin hadir dalam berbagai varian, mulai dari cair, serbuk, tablet, kapsul, hingga varian flu, batuk, dan anak—sebagai bagian dari inovasi berkelanjutan Sido Muncul dalam menjawab kebutuhan masyarakat modern.

Promo Imlek Tahun Kuda, Gets Premiere Semarang Sajikan Kuliner dan Hiburan Berkelas

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menyambut perayaan Chinese New Year, Gets Premiere Semarang menghadirkan Promo Dinner Chinese New Year** yang dikemas istimewa dengan sajian kuliner khas, hiburan meriah, serta nuansa hangat penuh kebersamaan. Perayaan Imlek tahun ini bertepatan dengan Tahun Kuda, simbol energi, keberanian, kerja keras, dan kemajuan, yang diharapkan membawa semangat baru, keberuntungan, serta kesuksesan di tahun mendatang.

Acara makan malam spesial ini akan digelar di Fenix Resto Gets Premiere Semarang, mulai pukul 19.00 hingga 21.30 WIB. Momentum ini menjadi pilihan tepat bagi masyarakat yang ingin merayakan Imlek bersama keluarga, sahabat, maupun rekan bisnis dalam suasana elegan dan berkesan.

Sebagai bentuk apresiasi bagi para tamu, Gets Premiere Semarang menghadirkan penawaran harga early bird yang berlaku hingga 31 Januari 2026. Paket set menu early bird ditawarkan dengan harga Rp1.788.000 untuk 6 pax dan Rp2.188.000 untuk 8 pax. Sementara itu, pilihan buffet early bird dapat dinikmati dengan harga Rp168.000 per pax.

Setelah periode early bird berakhir, harga normal akan berlaku, yakni Rp1.988.000 untuk 6 pax, Rp2.388.000 untuk 8 pax, serta Rp188.000 per pax untuk paket buffet.

Food & Beverage Manager Gets Premiere Semarang, Handi Setiawan, mengatakan promo ini dirancang untuk memberikan pengalaman perayaan Imlek yang menyeluruh.

“Kami ingin menghadirkan Chinese New Year Dinner yang tidak hanya berfokus pada hidangan, tetapi juga suasana, hiburan, dan makna kebersamaan. Set menu dan buffet kami susun secara khusus agar dapat dinikmati oleh semua kalangan,” ujarnya.

Kemeriahan perayaan akan semakin lengkap dengan penampilan Zee Oei sebagai single singer yang siap menghibur para tamu sepanjang malam.

Selain itu, atraksi Barongsai dari Huo Guo Shan turut memeriahkan suasana dengan pertunjukan yang sarat makna keberuntungan dan kemakmuran. Para tamu juga berkesempatan mendapatkan voucher dan berbagai doorprize menarik.

Dengan perpaduan hidangan lezat, hiburan berkualitas, serta suasana penuh makna, Chinese New Year Dinner di Gets Premiere Semarang menjadi pilihan tepat untuk merayakan Imlek Tahun Kuda.
Informasi lebih lanjut dan pemesanan dapat menghubungi 024 8640 0500** atau melalui Instagram @getspremieresemarang.

Kinerja Cemerlang, ARTOTEL Yogyakarta Terima Penghargaan “Almost Billionaire”

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – ARTOTEL Yogyakarta kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan “Almost Billionaire” dari PACTO Destination Management, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan performa ARTOTEL Yogyakarta dalam mendukung industri pariwisata dan perjalanan, khususnya melalui kolaborasi strategis dengan PACTO.

Penghargaan ini diserahkan dalam sebuah acara apresiasi yang dihadiri oleh para pelaku industri pariwisata, mitra perjalanan, serta perwakilan manajemen PACTO Destination Management.

Penghargaan “Almost Billionaire” diberikan kepada mitra yang dinilai memiliki kinerja luar biasa, konsistensi kerja sama, serta kontribusi signifikan dalam pencapaian nilai bisnis dan pengalaman perjalanan yang berkualitas.

ARTOTEL Yogyakarta dinilai berhasil menghadirkan pengalaman menginap yang tidak hanya nyaman, namun juga memiliki karakter seni dan gaya hidup (lifestyle) yang kuat, sehingga menjadi pilihan utama bagi tamu leisure maupun korporat yang menggunakan layanan PACTO Destination Management.

Andre Harso Binawan selaku General Manager ARTOTEL Yogyakarta mengatakan, “Penghargaan Almost Billionaire dari PACTO Destination Management ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus motivasi bagi kami. Pencapaian ini tidak lepas dari kepercayaan dan kolaborasi yang terjalin dengan baik antara ARTOTEL Yogyakarta dan PACTO. Ke depan, kami akan terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan terbaik serta pengalaman menginap yang berkesan bagi setiap tamu.”

Melalui penghargaan ini, ARTOTEL Yogyakarta menegaskan posisinya sebagai hotel desain yang adaptif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan industri pariwisata yang terus berkembang, sekaligus memperkuat sinergi dengan mitra perjalanan dalam menghadirkan pengalaman destinasi yang bernilai.***

Nikmati Menginap Lebih Santai dengan Paket Massage dari Up^Peak Hotel Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Mengawali tahun baru 2026, Up^Peak Hotel Simpang Lima Semarang menghadirkan beragam promo spesial bagi para tamu. Promo tersebut ditawarkan sepanjang bulan Januari 2026, mencakup promo kamar serta promo Food and Beverage.

Marketing Communication Up^Peak Hotel Simpang Lima Semarang, Ruth Novita Lusiani, mengatakan bahwa salah satu promo unggulan di bulan Januari adalah paket menginap yang dipadukan dengan layanan massage.

“Untuk promo kamar, kami menghadirkan penawaran spesial berupa paket menginap yang dikombinasikan dengan paket massage bagi para tamu,” ungkap Ruth.

Melalui paket ini, tamu cukup membayar Rp 550.000 untuk mendapatkan fasilitas menginap satu malam lengkap dengan sarapan untuk dua orang, serta layanan massage punggung atau kaki selama 30 menit untuk satu orang.

Ruth menjelaskan, paket tersebut dihadirkan untuk membantu tamu tetap rileks setelah beraktivitas seharian, mengurangi stres, meningkatkan mood serta menjaga kualitas tidur.

“Kami berharap dengan hadirnya paket menginap ini, tamu dapat merasakan kenyamanan lebih selama berada di Up^Peak Hotel. Paket ini sangat cocok bagi tamu yang ingin beristirahat sekaligus mendapatkan relaksasi,” ujarnya.

Selain promo kamar, Up^Peak Hotel Simpang Lima Semarang juga menghadirkan promo Food and Beverage pilihan chef selama bulan Januari. Untuk menu makanan, tersedia seafood tumpah dengan harga Rp 85.000 dan nasi goreng babat seharga Rp 35.000. Menu seafood tumpah cocok untuk dinikmati bersama orang-orang tersayang.

Sementara itu, untuk pilihan minuman, tersedia Hype Booster dan Lemongrass Lush yang berfungsi menyegarkan tubuh serta membantu meningkatkan stamina.

“Promo Food and Beverage ini tidak hanya dapat dinikmati oleh tamu yang menginap, tetapi juga terbuka untuk umum. Baik untuk tamu yang ingin bekerja, belajar, maupun sekadar bersantai,” tutur Ruth.

Sebagai informasi, Up^Petite Resto yang berlokasi di Lantai 1 Up^Peak Hotel Simpang Lima Semarang terbuka untuk umum dan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin bersantap ataupum singgah.

Informasi lengkap mengenai promo serta berbagai penawaran menarik lainnya dari Up^Peak Hotel Simpang Lima Semarang dapat diakses melalui akun Instagram resmi @uppeakhotelsemarang.

Kotta Hotel Semarang x OMG Beauty Semarang Gelar Beauty Class Intim di Cemil Dining

0
Peserta mengikuti beauty class kolaborasi Kotta Hotel Semarang dan OMG Beauty Semarang di Cemil Dining, Kota Lama Semarang, Minggu (18/1).

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kotta Hotel Semarang berkolaborasi dengan OMG Beauty Semarang menggelar beauty class intim yang berlangsung di Cemil Dining di kawasan Kota Lama Semarang, Minggu (18/1). Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari komunitas pecinta kecantikan yang ingin menambah wawasan sekaligus pengalaman praktis seputar perawatan dan tata rias.

Beauty class ini menjadi bagian dari rangkaian workshop rutin yang diselenggarakan Kotta Hotel Semarang. Melalui program tersebut, Cemil Dining tidak hanya berfungsi sebagai tempat bersantap, tetapi juga ruang interaksi untuk bertemu, belajar, dan berbagi. Konsep kegiatan dirancang santai dan hangat agar peserta merasa nyaman selama mengikuti sesi.

Perwakilan Kotta Hotel Semarang menyampaikan bahwa kolaborasi dengan OMG Beauty Semarang bertujuan menghadirkan pengalaman yang dekat dengan keseharian tamu dan komunitas. Setiap workshop diharapkan memberi nilai tambah berupa pengetahuan baru serta pengalaman yang berkesan bagi peserta.

Selain beauty class, Kotta Hotel Semarang secara konsisten mengadakan berbagai kegiatan lain seperti kelas memasak, aktivitas lifestyle, dan wellness. Seluruh program tersebut dijadwalkan rutin setiap bulan sebagai bentuk komitmen hotel dalam menghadirkan ruang kolaborasi yang terbuka dan relevan bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Kotta Hotel Semarang berharap dapat terus membangun kedekatan dengan komunitas serta memperkuat perannya sebagai ruang kreatif dan edukatif di kawasan Kota Lama Semarang. Informasi terkait workshop dan agenda kegiatan selanjutnya dapat diakses melalui akun Instagram resmi Kotta Hotel Semarang dan Cemil Dining.***

Greenwise Movement Ilkom USM Bersama Dinkes Kota Semarang Gelar Cek Kesehatan Gratis di CFD

0
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang yang tergabung dalam Komunitas Greenwise Movement mendampingi warga saat pemeriksaan kesehatan di CFD Simpang Lima Semarang, Minggu (18/1).

SEMARANG (Pertamanews.id) – Komunitas Greenwise Movement yang merupakan bagian dari mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang di kawasan Car Free Day (CFD) Simpang Lima Semarang, Minggu (18/1).

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, khususnya deteksi dini penyakit tidak menular. Pemilihan lokasi CFD Simpang Lima dinilai strategis karena menjadi pusat aktivitas warga saat akhir pekan.

Sejak pukul 07.00 WIB, masyarakat yang tengah berolahraga mulai memadati lokasi kegiatan. Antrean peserta terus berlangsung hingga sekitar pukul 09.30 WIB. Selama kegiatan, antrean peserta tidak pernah sepi, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kesehatan gratis yang mudah diakses.

Masyarakat mengikuti antrean layanan cek kesehatan gratis pada kegiatan yang diselenggarakan Komunitas Greenwise Movement bersama Dinas Kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan berupa cek gula darah, cek kolesterol, dan cek asam urat. Layanan ini menarik perhatian warga karena berkaitan langsung dengan pencegahan dan pengendalian penyakit yang umum dialami masyarakat. Peserta kegiatan berasal dari berbagai kalangan usia, mulai dari dewasa hingga lanjut usia. Hingga kegiatan berakhir, tercatat sekitar 50 orang mengikuti layanan cek kesehatan gratis.

Koordinator Greenwise Movement, Moh Qhoirul Nizam, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat menunjukkan kegiatan kolaboratif antara mahasiswa dan instansi pemerintah memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

“Sejak pagi antrean sudah penuh dan terus bertambah. Kami melihat masyarakat sangat terbantu dengan adanya layanan cek gula darah, kolesterol, dan asam urat yang bisa diakses langsung di area CFD,” ujar Nizam.

Salah satu peserta kegiatan, Windarti, mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis di ruang publik.

“Kegiatannya sangat bermanfaat. Sambil olahraga di CFD, saya bisa langsung cek kesehatan tanpa biaya dan tanpa harus ke fasilitas kesehatan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Greenwise Movement bersama Dinas Kesehatan Kota Semarang berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya serta memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Kota Semarang.***

Penyaluran Gas Bumi PGN Berjalan Sesuai Kebutuhan Selama Nataru 2025–2026

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, menutup pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 dengan capaian operasional yang terjaga aman dan andal.

Kesiapan infrastruktur, keandalan pasokan, serta respons cepat terhadap dinamika lapangan menjadi fokus utama PGN dalam memastikan kontinuitas penyaluran gas bumi.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, menyampaikan bahwa selama periode tersebut, Satgas Nataru PGN berkoordinasi dengan Satgas Nataru Holding Migas Pertamina serta Posko Bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna memastikan keandalan penyaluran gas bumi di seluruh wilayah operasi Subholding Gas.

“Secara umum, status operasional penyaluran energi Subholding Gas berada dalam kondisi aman. Untuk wilayah Sumatera, PGN masih melanjutkan proses normalisasi pascabanjir. Melalui infrastruktur gas bumi yang tersebar di berbagai wilayah, PGN menjaga penyaluran gas kepada pelanggan komersial dan industri, pelanggan kecil, serta lebih dari 821 ribu pelanggan rumah tangga sehingga tetap berjalan sesuai kebutuhan,” ujar Hery.

Selama periode Nataru, rata-rata realisasi niaga gas bumi tercatat sebesar 881 BBTUD, atau meningkat sekitar 11% dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya, seiring dengan peningkatan kebutuhan pelanggan.

Penyaluran gas bumi untuk sektor pembangkit listrik juga berjalan dengan aman demi mendukung keandalan sistem kelistrikan nasional selama periode Nataru.

Pada sektor transportasi, penyaluran Bahan Bakar Gas (BBG) selama periode Nataru secara umum berjalan sesuai dengan prognosa.

“Sebanyak 12 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan 2 Mobile Refueling Unit (MRU) terus beroperasi selama periode Nataru, dengan realisasi penyaluran mencapai lebih dari 16 ribu LSP (liter setara premium),” tambah Hery.

Sementara itu, kegiatan pengangkutan gas, penyimpanan dan regasifikasi LNG, serta produksi dan pengiriman LPG berada dalam kondisi aman sesuai kebutuhan operasional.

Dari sisi layanan pelanggan, selama periode Nataru tercatat sekitar 98% kasus customer handling telah diselesaikan (closed), mencerminkan komitmen PGN dalam menjaga kualitas layanan kepada pelanggan.

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN terus memperkuat kesiapsiagaan operasional, sinergi dengan pemangku kepentingan, serta penerapan aspek HSSE. Upaya ini dilakukan untuk memastikan penyaluran gas bumi tetap andal dan berkelanjutan, sekaligus merupakan wujud perusahaan dalam melayani masyarakat sepenuh hati.***

Eksplorasi Rasa Manis, Artotel Yogyakarta Kolaborasi dengan Magnum lewat “A Sweet Affair”

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – ROCA Restaurant yang berlokasi di ARTOTEL Yogyakarta mempersembahkan rangkaian menu dessert spesial bertajuk “A Sweet Affair” hasil kolaborasi istimewa antara ARTOTEL dan Magnum.

ROCA mengajak tamu merasakan kelezatan es krim premium Magnum yang dihadirkan dalam bentuk kreatif dan memikat melalui sentuhan kuliner inovatif.

“A Sweet Affair” menghadirkan pengalaman manis yang terinspirasi dari rasa ikonik Magnum, dikemas dengan artistik untuk memanjakan lidah pecinta dessert.

“A Sweet Affair” menampilkan sembilan sajian unggulan yang memadukan tekstur lembut es krim dengan elemen tropis dan klasik. Mulai dari Almond Magnum Croissant (Rp55.000), Mango Yogurt Magnum Shortcake (Rp55.000), Classic Magnum Corndog (Rp55.000), Almond Magnum Pancake (Rp55.000) , Classic Magnum Pisang Epe (Rp55.000), Magnum Espresso Martini (135.000), Magnum Mango Bellini (Rp135.000), Magnum Affogato (Rp45.000), Almond Creme Anglaise (Rp135.000). Semua menu ini dirancang menggunakan bahan berkualitas tinggi untuk kenikmatan maksimal.

Agung Darmawan selaku Executive Chef ARTOTEL Yogyakarta menyatakan, “Menu A Sweet Affair adalah eksplorasi kreatif kami atas rasa Magnum yang familiar, diubah menjadi pengalaman dessert inovatif. Kami ingin setiap tamu merasakan kebahagiaan manis yang membumi sekaligus mengejutkan, sesuai dengan jiwa kuliner Jogja yang hangat dan penuh inspirasi.”

Andre Harso Binawan selaku General Manager ARTOTEL Yogyakarta menambahkan, “Melalui A Sweet Affair, kami undang semua untuk merayakan momen manis di ROCA. Ini bukan sekadar dessert, tapi affair penuh rasa yang menghubungkan tamu dengan kenikmatan sederhana namun istimewa.”

Menu-menu dalam “A Sweet Affair” bisa dinikmati mulai dari 10 Januari hingga 31 Maret 2026, untuk informasi dan reservasi dapat menghubungi 081574889333 atau melalui instagram @artoteljogja dan @roca_jogja.

Ada Pekerjaan Beautifikasi di Area Hall Utama, Boarding Gate Stasiun Semarang Tawang Dipindahkan ke Sisi Barat untuk Sementara

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang memberlakukan penyesuaian lokasi fasilitas boarding gate, baik manual maupun face recognition, di Stasiun Semarang Tawang mulai Sabtu (10/1). Untuk sementara, seluruh proses boarding kini dipusatkan di sisi barat stasiun.

Penyesuaian ini dilakukan seiring adanya pekerjaan beautifikasi stasiun di area hall utama Stasiun Semarang Tawang sebagai bagian dari peningkatan kenyamanan dan pelayanan KAI Daop 4 Semarang. Selama proses tersebut berlangsung, pengaturan alur penumpang perlu disesuaikan agar pelayanan tetap berjalan lancar dan aman.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan bahwa pemindahan boarding gate ini bersifat sementara dan bertujuan untuk menjaga kelancaran pergerakan pelanggan di dalam stasiun.

“Selama hall utama sedang dilakukan revitalisasi, pelanggan yang akan melakukan boarding di Stasiun Semarang Tawang kami imbau untuk langsung menuju ke area boarding pass dan face recognition di sisi barat stasiun. Penyesuaian ini kami lakukan agar arus penumpang tetap tertib, lancar, dan selamat,” jelas Luqman.

Luqman menambahkan bahwa KAI Daop 4 Semarang sedang melakukan revitalisasi interior yang difokuskan pada optimalisasi ruang tanpa mengganggu kelancaran arus penumpang. Selain itu, peningkatan pencahayaan serta ventilasi alami juga menjadi perhatian guna menghadirkan suasana stasiun yang lebih terang, lapang, dan ramah pengguna.

“Kami berkomitmen untuk segera memfungsikan kembali area hall utama setelah seluruh pekerjaan penataan dan beautifikasi rampung, sehingga dapat kembali memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi pelanggan,” imbuh Luqman.

Sehubungan dengan adanya pekerjaan beautifikasi tersebut, KAI Daop 4 Semarang mengimbau kepada para pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun agar memiliki waktu yang cukup dalam menyesuaikan diri dengan pengaturan alur boarding.

Selain itu, petugas pelayanan dan informasi disiagakan di sejumlah titik untuk membantu pelanggan, memberikan arahan, serta memastikan seluruh proses boarding tetap berjalan tertib, aman, dan lancar selama masa penyesuaian berlangsung.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pelanggan selama proses penyesuaian dan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang. Petugas kami siap membantu paa pelanggan yang membutuhkan bantuan agar tetap dapat mengakses layanan stasiun dengan baik. KAI Daop 4 Semarang berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta memastikan seluruh proses perjalanan pelanggan tetap berjalan aman, tertib, dan nyaman,” tutup Luqman.