spot_img
Beranda blog Halaman 173

Jelang Nataru, PLN Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Kelistrikan Andal

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Menjelang perayaan hari besar Natal 2024 dan pergantian tahun ke 2025, PT PLN (Persero) memastikan kesiapan layanan kelistrikan secara menyeluruh.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo membeberkan persiapannya dalam konferensi pers bersama Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Aloysius Simon Mantiri yang digelar di Media Center Kementerian BUMN, Jakarta pada Senin (9/12).

Mewakili Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberi arahan agar momen Nataru tahun ini dapat berjalan dengan nyaman dan lancar.

Pihaknya juga mengapresiasi PLN yang telah memastikan keandalan sistem kelistrikan dan membentuk satuan khusus untuk menjaga kelancaran pasokan listrik.

”PLN sudah siap untuk menyambut Nataru. Kami sudah pastikan juga kesiapan dengan satgas-satgas yang dibentuk oleh PLN,” ujar Arya.

Arya juga memberi perhatian terhadap potensi peningkatan arus kendaraan listrik di jalur tol yang saat ini makin banyak sehingga peran infrastruktur kendaraan listrik seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang tol akan sangat krusial.

”Kenaikan mobil listrik juga sangat tinggi sekali dibandingkan tahun sebelumnya. Kesiapan PLN untuk SPKLU juga perlu diperhatikan,” tambah Arya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan, sebagai bagian dari BUMN sektor energi, pihaknya siap mendukung arahan Pemerintah untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat selama perayaan Nataru.

PLN telah melakukan persiapan preventif dengan memastikan seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi andal sejak jauh-jauh hari.

”Kami siap menjalankan arahan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto agar Natal dan Tahun Baru ini bisa berjalan dengan lancar. Tentu saja kita ingin memastikan bahwa nanti jalannya ibadah bisa berjalan dengan hikmat, berjalan tanpa ada gangguan apapun. Dalam mengantisipasi agar Natal dan Tahun Baru ini berjalan dengan lancar, persiapan sudah kami lakukan sejak jauh hari,” ucap Darmawan.

Darmawan menambahkan kalau pihaknya memperkirakan Beban Puncak (BP) di momen Nataru tahun ini akan mencapai 39 gigawatt (GW), dengan daya mampu pasok (DMP) sebesar 53 GW, maka masih terdapat cadangan daya atau reserve margin sebesar 14 GW.

”Kami juga sudah memastikan kecukupan energi primer untuk pembangkit-pembangkit kami dalam status sangat aman. Baik itu pembangkit batu bara, gas, maupun diesel sampai ke daerah-daerah terisolir dan 3T. Kami pastikan seluruh pembangkit memiliki rata-rata hari operasi (HOP) di atas 23 hari,” tutur Darmawan.

Selanjutnya, PLN juga telah membentuk tim khusus atau special force siaga Nataru dengan menerjunkan sebanyak 81.591 personel yang bersiaga di 1.853 posko seluruh Indonesia. Personel siaga tersebut dibekali peralatan lengkap, yakni 1.731 unit genset, 735 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.206 Unit Gardu Bergerak (UGB).

Guna mendukung mobilitas, personel siaga juga dibekali dengan peralatan lengkap termasuk kendaraan truck crane sebanyak 395 unit, kendaraan motor sebanyak 3.318 unit, dan mobil 3.756 unit.

“Kami juga melakukan antisipasi terhadap cuaca ekstrem. Kami melakukan digitalisasi terhadap pembangkit, digitalisasi terhadap smart transmission, smart distribution sehingga peralatan kami betul-betul siap dan kami bisa merespons dengan cepat,” paparnya.

Tidak hanya itu, PLN juga menyiagakan infrastruktur bagi pengguna kendaraan listrik yang ingin mudik atau liburan ke luar kota selama Nataru. PLN menyiapkan 2.490 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 1.745 titik strategis di seluruh tanah air.

Khusus untuk pengguna jalur trans Jawa dan trans Sumatera, PLN menyiapkan 500 SPKLU yang tersebar di 297 lokasi. Jumlah SPKLU yang disiagakan ini meningkat 8 kali lipat dari periode Nataru sebelumnya. Secara rata-rata SPKLU tersedia di setiap 23 kilometer pada setiap jalur mudik.

“Semoga perayaan Natal dan Tahun Baru ini bisa berjalan dengan hikmat, berjalan dengan lancar, tanpa ada gangguan apapun. Dan bagi yang mudik, kami ingin mengucapkan selamat jalan, hati-hati di jalan, dan bisa menikmati waktu dengan keluarga,” tutup Darmawan.

Hotel Ciputra Semarang Genap 29 Tahun, Ajak Masyarakat Sehat dengan Fun Walk di Simpang Lima

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel Ciputra Semarang yang terletak strategis di pusat Kota Semarang, menggelar acara yang menjadi sorotan warga di Car Free Day (CFD) Simpang Lima Semarang.

Acara bertajuk “Fun Walk 29th Anniversary Hotel Ciputra Semarang” ini bukan hanya sekedar perayaan ulang tahun, melainkan juga ajang kebersamaan bagi seluruh keluarga besar Hotel Ciputra Semarang, mulai dari karyawan hingga keluarga karyawan.

Melalui acara ini, hotel tersebut mengajak masyarakat untuk hidup sehat dan merayakan semangat olahraga serta kebersamaan.

Lebih dari 400 peserta ikut ambil bagian dalam acara ini, yang juga menunjukkan bahwa Jalan Sehat dapat menyatukan berbagai kalangan dengan semangat olahraga yang tinggi.

Selain Fun Walk sejauh 2.9K, hotel ini membagikan doorprize kepada karyawan dan grand prize berupa menginap di properti Swiss-Belhotel International lainnya.

Hotel Ciputra Semarang bersama Mal Ciputra Semarang juga membagikan 600 balon dengan pesan ajakan hidup sehat kepada pengunjung CFD di area Simpang Lima Semarang, serta penampilan flashmob yang diikuti 3.000 orang di depan Hotel Ciputra Semarang.

Acara ini sukses menciptakan suasana meriah dan penuh semangat di lingkungan Simpang Lima Semarang.

General Manager Hotel Ciputra Semarang, Erny Kusmastuti, menyampaikan kebahagiaannya atas suksesnya acara tersebut, Perayaan ulang tahun ke-29 Hotel Ciputra Semarang tahun ini kami selenggarakan dengan tujuan untuk mempererat tali kebersamaan keluarga besar hotel, baik karyawan maupun keluarga mereka.

Melalui acara Fun Walk ini, pihaknya ingin menumbuhkan semangat kerukunan dan mengajak seluruh peserta untuk menerapkan gaya hidup sehat.

“Kami sangat senang acara ini mendapat perhatian positif dari warga Semarang di Simpang Lima, dan berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih aktif berolahraga dan menjaga kesehatan seperti yang kami lakukan dalam acara ini,” ujar Erny.

Ferry Wawan Cahyono Buka Gebyar Seni Budaya di MAN 2 Banjarnegara, Dorong Pelajar Cintai Wayang Kulit

0

BANJARNEGARA (Pertamanews.id) – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, mengajak generasi muda untuk melestarikan seni budaya tradisional, khususnya wayang kulit.

Seruan ini disampaikan Ferry saat membuka acara “Gebyar Seni Budaya Pagelaran Wayang Kulit 2024” yang berlangsung di MAN 2 Banjarnegara pada Senin (9/12).

Dalam sambutannya, Ferry menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan kesenian wayang kulit, yang merupakan warisan budaya bangsa.

“Wayang kulit bukan hanya seni pertunjukan, tetapi juga media pendidikan dan refleksi nilai-nilai kehidupan. Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam melestarikan budaya ini agar tidak tergilas arus modernisasi,” ujarnya dengan penuh semangat.

Acara yang dihadiri oleh ratusan pelajar dan masyarakat ini menghadirkan dalang muda berbakat serta berbagai elemen seni tradisional lainnya.

Ferry memuji antusiasme pelajar MAN 2 Banjarnegara dalam menyelenggarakan acara tersebut, sembari berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Menurut Ferry, pelestarian budaya harus menjadi bagian dari identitas generasi muda.

“Kami di Fraksi Partai Golkar akan terus mendukung program-program budaya seperti ini, baik melalui kebijakan maupun dukungan konkret di lapangan,” tambahnya.

Selain pertunjukan wayang kulit, acara ini juga diramaikan dengan pameran seni tradisional dan lokakarya singkat tentang pembuatan wayang, yang bertujuan meningkatkan pemahaman peserta tentang proses kreatif di balik seni wayang kulit.

Ajakan Ferry ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat dan pelajar.

Mereka berharap dukungan pemerintah dan pihak terkait terus berlanjut agar seni budaya tradisional Indonesia semakin dikenal dan dicintai, baik di dalam maupun luar negeri.

Dengan semangat ini, harapan akan kebangkitan kesenian wayang kulit sebagai jati diri bangsa semakin menguat, terutama di tangan generasi muda yang penuh kreativitas dan inovasi.

HAKORDIA 2024, Kajati Jateng Ponco Hartanto Tegaskan Mahasiswa Adalah Garda Terdepan sebagai Penjaga Api Kejujuran

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Dr. Ponco Hartanto, SH., MH., mengajak mahasiswa untuk mengambil peran strategis dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Hal itu disampaikan dalam momentum peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2024, dengan menggelar kegiatan edukasi yang melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Semarang, berlangsung di Kantor Kejati Jateng, Senin (9/12) pagi.

Didampingi Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Dr. Lukas Alexander, SH., MH., Kajati Jateng Ponco menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda sebagai garda terdepan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Korupsi adalah musuh kita bersama. Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami bahaya korupsi tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk memeranginya,”ujar Kajati Ponco dengan penuh semangat.

Kajati juga menyoroti pentingnya peran mahasiswa sebagai generasi muda dalam memanfaatkan era digital untuk melawan praktik korupsi.

Menurutnya, teknologi dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, sehingga mahasiswa diharapkan mampu menciptakan inovasi-inovasi baru yang mendukung pemberantasan korupsi.

“Mahasiswa adalah penjaga api kejujuran dan garda terdepan dalam mencari kebenaran. Mereka tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga menjadi agen perubahan di masyarakat. Kami berharap mereka bisa menjadi pelopor budaya antikorupsi,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa membangun budaya antikorupsi harus dimulai sejak dini, mengingat bahwa pendidikan antikorupsi tidak hanya tentang memahami undang-undang, tetapi juga tentang menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab.

“Mahasiswa memiliki peran strategis dalam membentuk masyarakat yang bebas korupsi. Dengan pengetahuan yang didapat hari ini, kami berharap mereka bisa menginspirasi orang lain untuk hidup lebih jujur dan berintegritas,” jelas Kajati Ponco.

Kegiatan ini diisi dengan berbagai diskusi interaktif, di mana mahasiswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan menyampaikan pandangan mereka mengenai isu-isu korupsi.

Peringatan HAKORDIA 2024 ini diharapkan menjadi langkah awal dari kerja sama yang lebih erat antara Kejati Jateng dan kalangan mahasiswa. Melalui sinergi ini, semangat antikorupsi dapat terus menyebar hingga ke seluruh lapisan masyarakat, menciptakan Indonesia yang lebih bersih dan berintegritas.

Dengan tema yang relevan dan pendekatan yang interaktif, Kejati Jateng tidak hanya memperingati HAKORDIA, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk menjadi pionir dalam melawan korupsi di era modern ini.

Meriah! Perayaan 25 Tahun DWP UNDIP Fokus pada Penguatan Peran Perempuan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 dengan tema “Penguatan Fondasi Transformasi DWP Menuju Indonesia Emas 2045″.

Acara ini berlangsung meriah di Gedung Acintya Prasada lt. 6 Fakultas Sains dan Matematika, kampus UNDIP Tembalang. Acara dihadiri oleh Rektor UNDIP selaku Penasehat DWP UNDIP, para anggota Dharma Wanita, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Dharma Wanita Persatuan UNDIP, Dewi Widayani Suharnomo, menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan momentum untuk memperkuat peran Dharma Wanita dalam mendukung pembangunan nasional, terutama dalam mencetak generasi emas.
“Dharma Wanita Persatuan menjadi wahana untuk terus belajar, berbagi dan meningkatkan kompetensi,” kata Dewi Suharnomo.

“DWP UNDIP terus berupaya berkontribusi positif melalui melalui program-program pemberdayaan perempuan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan yang mencakup 3 (tiga) bidang. Pertama, bidang pendidikan yakni dengan melaksanakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan SDM baik untuk pengurus maupun anggota; pemberian beasiswa, Paduan Suara DWP UNDIP; PAUD Permata; dan Majelis Sholawat Nurul Ilmi (MSNI). Kedua, bidang sosial budaya yang meliputi kegiatan: pengajian rutin setiap bulan, tafsir, taksin, tadarus dan kegiatan untuk anggota Nasrani. Ketiga, bidang Ekonomi yang kreatif untuk mendukung program-program DWP,” ungkap Ketua DWP UNDIP.

Dewi Suharnomo juga mengajak semua anggota DWP UNDIP untuk terus meningkatkan peran sebagai anggota, istri dan juga ibu untuk memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan tagline UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat.

Hadir sebagai Penasehat DWP UNDIP, Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. yang mengapresiasi kegiatan positif yang telah dilakukan oleh DWP UNDIP. Prof Suharnomo menyampaikan bahwa perlu adanya komunikasi yang baik dalam keluarga, terutama komunikasi antara suami dan istri.

Komunikasi yang nyambung antara suami dan istri akan menciptakn kondisi yang harmonis dan happy. Karena istri yang happy (bahagia) akan membawa aura atau vibes positif dalam keluarga.

Salah satu yang membuat istri bahagia adalah dengan mengizinkan istri untuk aktif berorganisasi , salah satunya adalah aktif dalam kegiatan Dharma Wanita.

Prof Suharnomo juga berpesan kepada ibu-ibu anggota DWP UNDIP yang hadir untuk membimbing dan mendampingi putra-putrinya menghadapi fenomena FOMO (Fear of Missing Out) atau takut ketinggalan.

Saat anak-anak muda mengalami FOMO akan berdampak mudah stress dan mengalami kecemasan. Yang menjadikan tidak fokus dan produktif. Menjadi generasi strawberry yang pintar tapi rapuh.

“Selain FOMO, hal lain yang perlu diwaspadi yakni fenomena ‘High Earning Not Rich Yet’ (HENRY) yang sudah menjadi tren global. Yang dilihat itu selalu pengeluarannya bukan untuk sesuatu yang meningkatkan kompetensi, tetapi berhubungan dengan konsumsi, seperti perawatan, pembelian kuota dan hal konsumtif lainnya,” ujar Prof Suharnomo.

Untuk itu, Prof Suharnomo berpesan bahwa peran istri sekaligus ibu amat penting untuk mengarahkan anak-anak untuk tidak fokus pada hal-hal yang bersifat artificial seperti penampilan, melainkan fokus pada hal-hal yang bersifat kompetitif dengan memiliki attitude dan akhlak yang baik.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua DWP UNDIP, Dewi Widayani Suharnomo yang diberikan kepada istri mantan Rektor UNDIP, dalam hal ini diwakili oleh Sri Budiarni Sudharto.

Disambung dengan pemberian cindera mata dari Sri Budiarni Sudharto kepada Ketua DWP Universitas Diponegoro.

Pada kesempatan ini juga dilakukan acara launching majalah Permata yang diproduksi oleh DWP UNDIP yang berisi rubrik tentang kegiatan Dharma Wanita Universitas Diponegoro, dan menampilkan pula informasi yang bermanfaat dan tokoh-tokoh yang memberikan inspirasi.

Sebelumnya acara peringatan HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan diawali dengan ziarah dengan menaburkan bunga di makam UNDIP untuk mengenang dan menghormati para pendahulu yang telah berjasa dan berdedikasi kepada UNDIP

Acara ditutup dengan penayangan video laporan kegiatan DWP UNDIP dan unit pelaksana bulan November 2024 dan foto bersama yang menandai kebersamaan dan apresiasi kegiatan peringatan HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan.

HAKORDIA 2024, Ferry Wawan Cahyono: Transparansi Adalah Senjata Utama Berantas Korupsi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam momentum peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2024, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, menyampaikan pesan kuat untuk memperteguh komitmen pemberantasan korupsi.

Dengan tema nasional tahun ini, “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju,” Ferry menegaskan bahwa transparansi adalah senjata utama dalam menghapus praktik korupsi yang selama ini menjadi penghambat kemajuan bangsa.

“Korupsi adalah perusak moral bangsa, bukan hanya masalah hukum tetapi juga masalah nilai dan budaya. Ia menggerogoti kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan menghancurkan fondasi pembangunan kita. Oleh karena itu, perjuangan melawan korupsi adalah perjuangan moral yang harus kita menangkan bersama,” tegas Ferry, di Semarang, Senin (9/12).

Ferry menyoroti pentingnya transparansi sebagai pilar utama dalam menciptakan pemerintahan yang bersih.

Ia menilai, tanpa keterbukaan dalam pengelolaan anggaran dan kebijakan, potensi penyalahgunaan wewenang akan terus menghantui berbagai sektor kehidupan.

“Transparansi bukan hanya soal membuka data kepada publik, tetapi juga membangun sistem yang memungkinkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan. Kita tidak bisa hanya bergantung pada aparat penegak hukum; rakyat harus menjadi bagian dari solusi ini,” ujar Ferry.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jateng, Ferry juga menekankan bahwa pihaknya akan terus mendorong berbagai inisiatif untuk memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah.

Menurutnya, DPRD memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah bebas dari potensi korupsi.

“Kami di DPRD berkomitmen untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan anggaran. Semua alokasi dana harus diaudit secara ketat, dan laporan keuangan harus dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat,” lanjutnya.

Ferry juga menyerukan pentingnya integritas dalam kepemimpinan. Ia menekankan bahwa para pemimpin harus menjadi teladan dalam menolak segala bentuk korupsi, mulai dari hal kecil hingga besar.

“Jika pemimpin tidak memiliki integritas, bagaimana mungkin kita berharap rakyat memercayai pemerintah?” katanya dengan tegas.

Selain menekankan transparansi, Ferry juga menyoroti pentingnya edukasi antikorupsi, terutama bagi generasi muda. Ia menyebutkan bahwa penanaman nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab sejak dini adalah kunci untuk menciptakan generasi yang memiliki keberanian untuk menolak korupsi.

“Generasi muda adalah masa depan bangsa. Mereka harus memahami bahwa korupsi adalah musuh bersama yang harus dilawan dengan segala cara. Mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga komunitas, nilai-nilai antikorupsi harus menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari mereka,” tambah Ferry.

Ferry mengajak semua pihak, baik pemerintah, sektor swasta, hingga masyarakat umum, untuk bersinergi dalam menciptakan budaya antikorupsi.

Ia menegaskan bahwa perang melawan korupsi hanya akan berhasil jika semua elemen bangsa bekerja sama.

“Pemberantasan korupsi bukan tanggung jawab satu pihak saja. Ini adalah tugas kita semua. Pemerintah harus transparan, aparat penegak hukum harus tegas, masyarakat harus peduli, dan sektor swasta harus etis. Jika kita bisa berjalan bersama, Indonesia maju bukan lagi mimpi, tetapi kenyataan,” tutupnya dengan penuh optimisme.

Dheky Wijaya Tegaskan Pentingnya Penerapan Pancasila dalam Penyelesaian Sengketa Organisasi Advokat

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Ketua Umum Perhimpunan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia (PPKHI), Dheky Wijaya, SH. MH, menegaskan sebagai seorang Menteri, yang lebih diutamakan seharusnya adalah memberikan solusi konkret bagi negara, bukan sekadar mengulang isu yang sudah basi.

Ia menyoroti permasalahan yang tengah dihadapi oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), yang saat ini terpecah menjadi tiga versi yang berbeda.

Dheky menyarankan agar Menteri yang bersangkutan, lebih fokus pada upaya mendamaikan Peradi sebelum melangkah ke isu-isu lainnya yang lebih besar.

Menurutnya, untuk menyelesaikan perpecahan tersebut, pendekatan yang bijaksana sangat diperlukan.

“Sebagai pemimpin, tidak hanya perlu adil, tetapi juga bijaksana dalam menyelesaikan masalah. Terutama masalah internal Peradi yang telah terpecah, yang harus diselesaikan dengan pendekatan yang bijak dan menyeluruh,” ujar dia dalam keterangannya, Minggu (8/12).

Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan prinsip Pancasila dalam sistem hukum Indonesia, di mana setiap keputusan hukum harus berdasarkan pada prinsip keadilan dan kebijaksanaan.

Dalam kesempatan tersebut, Dheky Wijaya mengingatkan bahwa Yusril Ihza Mahendra sebaiknya lebih memahami sejarah organisasi advokat.

Ia merujuk pada pertemuan Rakernas Peradi yang dipimpin Otto Hasibuan di Bali yang terkait dengan SKMA No. 73 Tahun 2015.

Dheky mengungkapkan, perpecahan yang terjadi pada Munas Peradi di Makassar pada 2015 menjadi faktor utama mengapa rekonsiliasi belum terwujud hingga saat ini. Bahkan dirinya sendiri menjadi saksi dari perpecahan tersebut.

Meskipun ada upaya rekonsiliasi yang melibatkan berbagai pihak, seperti Otto Hasibuan, Juniver, dan Luhut dengan Menteri Yossana sebelumnya, hingga kini belum ada kemajuan signifikan.

“Munas bersama yang disepakati untuk menyelesaikan persoalan ini tampaknya sulit terealisasi,” tambahnya.

Hal ini menunjukkan bahwa masalah internal Peradi masih jauh dari selesai.

Dheky Wijaya juga mengingatkan tentang keberadaan PERADI sebagai wadah tunggal organisasi advokat, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Advokat No. 18 Tahun 2003.

Ia mencatat bahwa meskipun amanat undang-undang menyebutkan bahwa Peradi seharusnya terbentuk dalam waktu dua tahun sejak diundangkannya UU tersebut pada 5 April 2003, kenyataannya Peradi baru terdaftar sebagai badan hukum pada 5 September 2005, melewati batas waktu yang ditentukan.

Selain itu, delapan organisasi advokat yang ada dalam UU Advokat tersebut tidak pernah mengakui Peradi sebagai satu-satunya wadah di bawah naungannya.

Sebagai penutup, Dheky Wijaya berharap agar ke depannya, semua pihak yang terlibat dalam organisasi advokat lebih mendalami prinsip keadilan dan kebijaksanaan dalam penyelesaian sengketa.

“Harapannya, penyelesaian sengketa tidak hanya menghasilkan solusi formal, tetapi juga solusi yang adil bagi semua pihak,” pungkasnya.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Dheky Wijaya dalam rangka mendorong penyelesaian yang lebih bijaksana dan adil terhadap permasalahan yang ada dalam organisasi advokat, sekaligus memperkuat penerapan Pancasila dalam sistem hukum Indonesia.

UNDIP Luncurkan Aplikasi Skrining Kesehatan Mental, Inovasi untuk Civitas Sehat dan Produktif

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Diponegoro (UNDIP) menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan mental bagi seluruh civitas academica.

Langkah ini diwujudkan melalui peluncuran Aplikasi Skrining Kesehatan Mental, yang digelar bersamaan dengan kegiatan Senam Bersama Pimpinan pada Jumat pagi di halaman Gedung Fakultas Psikologi, Kampus UNDIP Tembalang.

Aplikasi ini dirancang sebagai alat deteksi dini untuk mengidentifikasi masalah kesehatan mental.

Inovasi digital ini merupakan hasil kolaborasi Fakultas Psikologi UNDIP dengan UPT Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (UPT K3L) serta Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik UNDIP.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi ini.

“UPT K3L adalah salah satu unit yang paling aktif dalam mendukung visi UNDIP sebagai universitas yang bermartabat dan bermanfaat. Saya sangat mengapresiasi karya ini,” ujarnya.

Dekan Fakultas Psikologi, Prof. Dian Ratna Sawitri, S.Psi., M.Si., Ph.D., berharap aplikasi tersebut dapat memberikan manfaat besar.

“Setelah diresmikan oleh Rektor, kami berharap aplikasi ini membantu dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa menjaga kesehatan mental mereka,” jelasnya.

Kepala UPT K3L UNDIP, Bina Kurniawan, S.KM., M.Kes., menambahkan bahwa aplikasi ini memperkuat posisi UNDIP sebagai kampus yang peduli kesehatan.

Sebelumnya, UNDIP juga menginisiasi deteksi dini penyakit tidak menular melalui posbindu PTM di seluruh fakultas.

“Kesehatan mental seringkali tidak terlihat, namun dampaknya sangat nyata. Dengan alat ini, kami berharap civitas academica UNDIP semakin sehat, semangat, dan produktif,” ungkapnya.

Aplikasi ini menggunakan metode Self Reporting Questionnaire (SRQ) yang dikembangkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan telah diadaptasi di berbagai negara, termasuk di UNDIP.

Selain peluncuran aplikasi, acara juga diisi dengan pameran karya mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) UNDIP.

Mengusung tema “Optimalisasi TPST UNDIP sebagai Sarana Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular dan Zero Waste”, pameran ini mendapat antusiasme besar dari peserta.

Acara ini menjadi langkah awal untuk penerapan aplikasi skrining kesehatan mental secara luas di lingkungan UNDIP, mendukung terciptanya kampus yang lebih sehat dan berdaya saing.

Penuh Kehangatan, Hotel Ciputra Semarang Rayakan Natal dengan Gemerlap Pohon Natal

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel Ciputra Semarang, hotel bintang lima yang terletak strategis di pusat Kota Semarang, baru saja menggelar acara istimewa yang memikat hati para tamunya, yaitu Christmas Tree Lighting dengan tema The Warm of Love.

Acara yang berlangsung pada malam hari kemarin di Lobby Hotel Ciputra Semarang menyajikan suasana semarak dan hangat dengan dekorasi megah, termasuk pohon Natal setinggi tiga meter yang dikelilingi oleh 150 boneka teddy bear khas hotel.

Suasana ini berhasil menciptakan atmosfer Natal yang penuh kebahagiaan, kehangatan, dan kebersamaan bagi setiap pengunjung yang hadir.

Tahun ini, tema The Warm of Love diangkat untuk menggambarkan Natal bukan hanya sebagai musim, tetapi juga sebagai simbol cinta yang universal.

Teddy bear, yang menjadi simbol kenyamanan, cinta, dan persahabatan, dipilih untuk memperkuat pesan tersebut.

Dalam acara ini, kehangatan Natal semakin terasa melalui penampilan memukau dari Tim Paduan Suara Hotel Ciputra Semarang yang menyanyikan lagu-lagu Natal dengan penuh semangat.

Paduan suara yang terdiri dari karyawan hotel ini mengenakan gaun merah dari Kharisma Atelier Bridal, menambah keindahan acara selama 90 menit yang menjadi tradisi tahunan menjelang Hari Natal.

General Manager Hotel Ciputra Semarang, Erny Kusmastuti, mengungkapkan kebahagiaannya terkait acara tersebut,

Christmas Tree Lighting dan penampilan paduan suara Hotel Ciputra Semarang akan terus menjadi tradisi tahunan.

Setiap tahun, acara ini selalu berhasil menarik antusiasme pengunjung yang datang. Selama tiga tahun terakhir, kami telah menghias pohon Natal dengan boneka-boneka lucu, namun tahun ini ada sentuhan spesial.

” Kami menambahkan dua boneka besar yang menciptakan spot foto instagramable, sehingga memberikan pengalaman berfoto yang tak terlupakan bagi para pengunjung. Ini menjadi salah satu daya tarik baru bagi tamu yang ingin mengabadikan momen spesial selama liburan Natal di Hotel Ciputra Semarang,” ujar Erny.

Reuni Akbar ABDI 2024, Bukti Peran Strategis Alumni Bedah UNDIP untuk Indonesia

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Memasuki usia ke-44 sejak berdiri pada 29 November 1980, Program Studi Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK UNDIP) terus menorehkan prestasi gemilang.

Program studi ini telah berhasil melahirkan ratusan dokter spesialis bedah yang kini tersebar di seluruh pelosok Nusantara, dari Sabang hingga Merauke, serta dari Miangas hingga Pulau Rote.

Dengan misi memberikan pelayanan bedah terbaik bagi masyarakat, Prodi Bedah FK UNDIP telah menjadi salah satu pilar penting dalam dunia kesehatan Indonesia.

Puncak perayaan Dies Natalis Prodi Bedah FK UNDIP ke-44 dirangkai dalam Reuni Akbar Alumni Bedah UNDIP (ABDI) 2024, yang berlangsung pada Jumat (6/12).

Acara ini mengusung tema “Merangkai Kenangan, Menginspirasi Masa Depan” dan dihadiri lebih dari 150 alumni dari berbagai penjuru Indonesia, termasuk Sumatera, Kalimantan, Papua, Flores, NTT, dan Jawa.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (IKA MEDICA), Dr. dr. Cahyono Hadi, SH., Sp.OG., Subsp.Fer.(K), serta Dekan FK UNDIP, Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk(K).

Dalam sambutannya, Dr. Cahyono Hadi mengapresiasi peran alumni yang tergabung dalam ABDI atas kontribusi mereka dalam pengembangan ilmu kedokteran dan pengabdian masyarakat.

“Kami mengapresiasi kerja keras pengurus ABDI dalam menyatukan alumni melalui berbagai program unggulan. ABDI telah menjadi motor penggerak untuk pengembangan keilmuan, peningkatan keterampilan, hingga kontribusi sosial di masyarakat. Harapan kami, ABDI terus hadir memberikan manfaat nyata, khususnya di bidang pelayanan bedah,” ujarnya.

Ketua Umum ABDI, dr. Kun Sriwibowo, Sp.B., FINACS, memaparkan sejumlah program kerja yang akan dijalankan pada tahun 2025.

Program tersebut mencakup pembaruan pengetahuan dan keterampilan, mendorong inovasi melalui Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI), serta berbagai kegiatan filantropi yang melibatkan alumni dan masyarakat luas.

Dalam semangat berbagi, ABDI menggelar program filantropi dengan memberikan santunan kepada anak-anak yatim di Panti Asuhan Al-Ma’rifah, Gunungpati, Kota Semarang, sebagai wujud rasa syukur atas keberhasilan acara tersebut.

Sejarah panjang Prodi Bedah FK UNDIP juga menjadi sorotan dalam acara ini. dr. Andy Maleachi, Sp.B., Subsp.BD.(K), menyampaikan kisah perjalanan prodi ini, termasuk peran penting almarhum dr. Soedjati Soemodihardjo, Sp.B., dan Prof. Heyder bin Heyder sebagai tokoh pendiri.

“Selamat Dies Natalis Prodi Bedah FK UNDIP ke-44. Kami, para alumni, sangat berterima kasih atas dedikasi FK UNDIP dalam melahirkan tenaga medis berkualitas. Semoga seluruh alumni dan keluarga besar FK UNDIP selalu diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara,” tutur dr. Kun Sriwibowo di akhir acara.

Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi, ABDI bersama FK UNDIP terus berkomitmen menjadi garda depan dalam memberikan pelayanan bedah terbaik bagi masyarakat Indonesia.