spot_img
Beranda blog Halaman 183

Paslon Luthfi-Yasin Siapkan Kebijakan Perlindungan Perempuan dan Disabilitas di Seluruh Jawa Tengah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pasangan Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut 02, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, menyatakan komitmen mereka untuk melawan diskriminasi terhadap perempuan. Langkah ini termasuk perlindungan menyeluruh bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.

Dalam acara Silaturahmi Akbar dan Konsolidasi Sahabat Perempuan Politik Lugas di Semarang, Rabu (13/11/2024), Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai upaya meningkatkan daya saing Jawa Tengah. Menurutnya, perempuan tidak boleh mengalami diskriminasi, kekerasan, atau tersisih dalam masyarakat.

“Pemberdayaan perempuan tidak boleh didiskriminasi tidak boleh dikriminalisasi, tidak boleh dia dijual belikan, tidak boleh dia tersisihkan, tidak boleh perempuan kita menjurus kepada tindak pidana kekerasan,” ujar Ahmad Luthfi

Untuk merealisasikan hal ini, pasangan Luthfi-Yasin berencana membangun rumah perlindungan khusus bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas di setiap kecamatan di Jawa Tengah. Luthfi menyatakan, rumah perlindungan ini akan menjadi tempat yang aman bagi mereka yang membutuhkan perlindungan dari berbagai ancaman atau kekerasan.

“Setiap kecamatan akan kita siapkan satu rumah perlindungan,” jelasnya.

Selain membangun infrastruktur perlindungan, pasangan ini berencana memperkuat Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2022 tentang bantuan hukum dan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2021 tentang perlindungan perempuan dan anak. Dengan penguatan aturan ini, Luthfi memastikan bantuan hukum untuk perempuan, anak, dan penyandang disabilitas akan semakin mudah diakses dan terlindungi secara hukum.

Taj Yasin menambahkan, komitmen untuk melindungi perempuan telah menjadi fokusnya sejak menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah 2019-2024. Ia mengaku banyak menerima aspirasi dari perempuan yang menginginkan kepastian perlindungan.

“Banyak ibu-ibu yang protes mengapa saat debat tidak menyinggung perlindungan perempuan. Tenang saja, itu sudah kami lakukan dan akan terus kami lanjutkan,” ujar Taj Yasin.

Koordinator Sahabat Perempuan Politik Lugas Jawa Tengah, Ida Nur Saadah, turut mendukung langkah pasangan nomor urut 2 ini. Ida menegaskan, peran perempuan sangat krusial dalam upaya meningkatkan elektabilitas pasangan Luthfi-Yasin, mengingat jumlah pemilih perempuan di Jawa Tengah yang mencapai 14,2 juta orang.

“Kami terus bergerak untuk menyosialisasikan program dan visi-misi Bapak Ahmad Luthfi dan Gus Yasin, terutama di kalangan perempuan,” ungkap Ida.

Milenial Jadi Sasaran Utama Pinjol Ilegal, Media Harus Edukasi dengan Kritis

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pendidikan dan literasi keuangan digital, khususnya mengenai bahaya pinjaman online (pinjol) ilegal, harus dilakukan secara agresif dan massif oleh OJK, stakeholder terkait, dan mendapat dukungan penuh dari media massa.

Hal ini untuk memastikan masyarakat tidak lagi terjebak dalam praktik pinjol ilegal yang merugikan.

“Peran media massa dalam mengedukasi masyarakat sangat krusial. Masyarakat harus dibekali pengetahuan agar tidak terjebak dalam jerat pinjol ilegal,” tegas Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Sumarjono, dalam acara Press Exposure: JurnalisPreneur Semarang #1, yang digelar di Semarang, pada Rabu (13/11).

Acara ini diselenggarakan oleh JurnalisPreneur bekerja sama dengan Bank BJB dan dihadiri oleh 20 wartawan dari berbagai media massa.

Sumarjono mengungkapkan, hingga triwulan III-2024, OJK Provinsi Jawa Tengah telah melaksanakan 141 kegiatan edukasi yang melibatkan lebih dari 45 ribu peserta.

Dalam setiap kegiatan, OJK secara konsisten menekankan pentingnya bijak dalam menggunakan pinjaman online.
Hasilnya, pengaduan terkait pinjol legal di wilayah Jawa Tengah mengalami penurunan signifikan, yakni 39% (yoy) hingga triwulan III-2024, dibandingkan tahun sebelumnya.

Sumarjono menambahkan, dari hasil survei OJK, mayoritas pengguna pinjol ilegal berasal dari kalangan usia 18-35 tahun, yang seringkali meminjam bukan untuk kegiatan produktif, melainkan untuk konsumsi pribadi seperti membeli perangkat elektronik atau fashion.

“Anak-anak muda ini lebih terjebak dalam gaya hidup konsumtif, tanpa sadar mereka terperangkap dalam pinjol ilegal,” ujarnya.

OJK mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dan cermat membedakan pinjol legal dan ilegal. Sumarjono menegaskan bahwa pinjol legal harus mematuhi standar yang ketat.
Misalnya, kreditur wajib meminta tiga item verifikasi kepada calon debitur: face recognition dan video call, mikrofon untuk wawancara, serta lokasi atau Camilan untuk memastikan keberadaan calon debitur.

“Jika ada pinjol yang meminta lebih dari tiga item tersebut, bisa dipastikan itu ilegal,” tegasnya.

Peran Jurnalis dalam Edukasi Masyarakat

Jurnalis Senior Suara Merdeka, Ananto Pradono, menekankan pentingnya media dalam memberikan edukasi kepada pembaca mengenai perbedaan pinjol legal dan ilegal.

“Wartawan harus terus mengikuti perkembangan kasus pinjol ilegal dan mengedukasi pembaca tentang risiko yang mengancam. Pembaca harus tahu cara membedakan pinjol legal dan ilegal, serta dampak negatif dari pinjol ilegal,” ujar Ananto.

Menurutnya, kemudahan akses teknologi melalui smartphone dan internet telah dimanfaatkan oleh pengelola pinjol ilegal untuk meraup keuntungan besar, tanpa memperhatikan kerugian yang ditanggung masyarakat.

“Pinjol ilegal dengan bunga tinggi yang tidak wajar hanya akan merugikan masyarakat, namun karena akses yang mudah, banyak yang terjebak,” tambahnya.

Dengan langkah edukasi yang terintegrasi dan partisipasi aktif media, diharapkan masyarakat semakin terlindungi dan terhindar dari praktik pinjol ilegal yang merusak.

Kejati Jateng Tangkap Direktur ICM, Kerugian Negara Capai Rp 16 Miliar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah melakukan penahanan terhadap tersangka dugaan tindak pidana korupsi berinisial HW, selaku Direktur PT Istana Cendrawasih Motor (ICM), Selasa (12/11) malam.

Tersangka ditahan terkait kasus dugaan penyimpangan dalam pemberian kredit modal kerja oleh bank BUMN kepada PT Istana Cendrawasih Motor tahun 2017-2019 dengan nilai kredit sebesar Rp 30 miliar.

Kasi Penkum Kejati Jateng, Arfan Triono mengungkapkan, saat proses permohonan kredit PT ICM pada bank BUMN, pihak PT ICM dalam hal ini tersangka HW, menyampaikan data PT ICM sebagai persyaratan kredit yang isinya tidak benar.

“Tersangka menggunakan dana kredit tidak sesuai peruntukan seharusnya. Lalu, tersangka juga membuat jaminan fidusia yang tidak benar (fiktif),” kata Arfan, dalam keterangannya, Rabu (13/11).

Selain itu, lanjutnya, tersangka juga tidak memenuhi kewajibannya sebagai debitur sebagaimana dalam Surat Perjanjian Kredit yaitu tidak membayar atau mengembalikan dana kredit sehingga merugikan keuangan negara sebesar kurang lebih Rp 16,54 miliar.

“Atas perbuatan tersangka ini, menimbulkan kerugian negara sekitar Rp 16,54 miliar,” jelasnya.

Dikatakannya, penanganan kasus tersebut ditangani bidang tindak pidana khusus (Tipidsus) Kejati Jateng. Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan dan diperoleh bukti yang cukup, HW ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan.

“Tersangka ditahan untuk mempermudah proses penyidikan. Untuk sementara, tersangka ditahan dan dititipkan di Lapas Kedungpane,” katanya.

Irwan Hidayat Menerima Gelar Doktor Kehormatan dari UNNES atas Kontribusinya di Industri Herbal

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pengusaha jamu terkemuka PT. Sido Muncul Irwan Hidayat, resmi menyandang gelar kehormatan Doctor Honoris Causa (DR. HC) dari Universitas Negeri Semarang (UNNES.

Penganugerahan tersebut digelar pada Rabu (13/11) yang disimbolkan dengan penyerahan ijazah dari Rektor UNNES Prof. Dr. S. Martono, MSI di Gedung Prof. Wuryanto, Kampus UNNES Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/11).

Hadir dalam upacara penganugerahan tersebut keluarga besar Irwan Hidayat seperti Johan Hidayat, David Hidayat, Sofyan Hidayat dan Sandra Hidayat.

Selain itu para brand ambasador Sido Muncul seperti Rieke Dyah Pitaloka yang juga anggota DPR RI, para tokoh akademisi diantaranya Rhenald Kasali, Andy F Noya, tokoh budayawan dan juga kiai kondang Gus Mus serta tokoh perempuan yang juga wamen pemberdayaan perempuan Veronica Tan.

Dalam penganugerahan gelar kehormatan tersebut, Irwan Hidayat mengangkat tema dalam pidato ilmiahnya tentang “The Story Of Tolak Angin, dari Indonesia untuk Dunia : Model Management Branding Berbasis Nilai”.

Irwan menekankan, pentingnya inovasi dan penelitian dalam mengembangkan produk herbal yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga mampu bersaing di pasar internasional.

Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam sebuah merek. Tolak Angin sebagai jamu alami, memanfaatkan storytelling dan testimoni konsumen untuk menciptakan hubungan emosional yang kuat.

Ia mengeksplorasi industri kesehatan di Indonesia, memberikan perspektif baru tentang bagaimana keterikatan emosional dapat meningkatkan loyalitas konsumen dan pengenalan merek.

“Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rektor UNNES beserta seluruh jajarannya, juga kepada keluarga saya, keluarga besar Sido Muncul, serta sahabat-sahabat yang selalu mendukung saya,” ujarnya.

Apa yang dilakukan sebagai produsen Tolak Angin adalah bentuk tanggung jawabnya kepada para konsumen.

Sementara itu, Rektor Unnes Prof. Dr. S Martono, MSi mengatakan, gelar kehormatan ini diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi Irwan Hidayat dalam mewariskan budaya, memajukan industri herbal di Indonesia dan kearifan lokal ke dalam strategi branding Tolak Angin.

“Melalui pendekatan berbasis riset, Irwan Hidayat telah berhasil mengembangkan produk-produk yang tidak hanya memenuhi standar kualitas nasional, tetapi juga internasional. Inovasi yang dilakukan Sido Muncul menjadi contoh nyata bagaimana produk lokal dapat bersaing di pasar global dengan memanfaatkan kekayaan alam Indonesia,” ujarnya.

Salah satu produk Sido Muncul, Tolak Angin adalah produk herbal yang telah menjadi simbol pengobatan tradisional Indonesia.

“Gelar Doktor Kehormatan yang kami berikan kepada Bapak Irwan Hidayat pada hari ini bukan hanya sebagai pengakuan atas karya-karyanya yang luar biasa, tetapi juga sebagai wujud penghargaan terhadap semangat dan dedikasi beliau dalam memajukan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kemanusiaan,” ungkapnya.

Pihaknya percaya gelar ini akan semakin memotivasi Bapak Irwan Hidayat untuk terus berkarya, berinovasi dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat dan bangsa.

Juga menjadi inspirasi bagi banyak pelaku industri lainnya untuk terus berinovasi dan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal.

Diketahui, Irwan Hidayat dikenal sebagai pionir dalam mengembangkan industri jamu di Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Sido Muncul berhasil membawa perusahaan herbal farmasi ke pasar global dengan inovasi yang menarik.

Irwan berfokus pada edukasi masyarakat tentang manfaat kesehatan jamu, serta memanfaatkan teknologi modern dalam produksi, ratusan lebih penghargaan telah diperoleh perusahaan yang berdiri sejak 1940 di Yogyakarta ini.

Selain itu, Irwan juga aktif dalam kegiatan sosial, membantu petani herbal meningkatkan kualitas hasil pertanian, mempromosikan wisata Indonesia, melestarikan budaya minum jamu tradisonal dan

“Dengan mengenalkan jamu kepada dunia, kita mempromosikan budaya Indonesia,” ujarnya.

Dedikasinya menjadikan Sido Muncul salah satu merek jamu terkemuka, dan ia bertekad untuk terus memajukan industri jamu sebagai pelopor inovasi kesehatan herbal.

Dalam menjalankan hidup dan bekerja, ia selalu menggunakan akal budi dan mengandalkan Tuhan. Baginya, rahmat yang paling besar dari Tuhan adalah akal budi. Itulah yang selalu digunakan seumur hidupnya.

Unissula Masuk Daftar Universitas Elit Asia Tenggara, Ini Prestasinya!

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) resmi diakui sebagai salah satu universitas elit di Asia Tenggara dan Asia dalam QS World University Rankings yang diumumkan pada 6 November 2024.

Pencapaian ini menandai posisi Unissula di panggung internasional, sebagai universitas dengan reputasi yang terus meningkat.

Rektor Unissula, Prof. Dr. Gunarto, SH., MH., menyampaikan rasa syukurnya atas prestasi ini.

“Alhamdulillah, Unissula telah mendapat pengakuan sebagai universitas bereputasi internasional di Asia dan Asia Tenggara. Ini merupakan prestasi besar yang patut disyukuri,” ucapnya dengan bangga.

Lebih lanjut, Wakil Rektor I Unissula, Dr. Andre Sugiyono, menjelaskan bahwa Unissula menempati peringkat 169 di Asia Tenggara dan 401+ di Asia dalam kategori reputasi akademik dan reputasi staf.

Ini adalah pencapaian signifikan, terutama karena Unissula baru pertama kali berpartisipasi dalam peringkat internasional ini.

QS World University Rankings adalah peringkat universitas global yang disusun oleh QS Quacquarelli Symonds, sebuah perusahaan analitik pendidikan berbasis di Inggris.

QS mengukur universitas berdasarkan beberapa indikator penting, seperti reputasi akademik, reputasi lulusan di mata pengusaha, rasio dosen terhadap mahasiswa, sitasi per makalah, serta keberagaman mahasiswa dan staf internasional.

Dalam kategori khusus QS Asia University Rankings, Unissula unggul pada beberapa aspek, termasuk:

  • Reputasi Akademik (30%): Penilaian dari survei global mengenai reputasi universitas.
  • Reputasi dari Perusahaan (20%): Pengakuan dari perusahaan global mengenai lulusan yang siap kerja.
  • Rasio Dosen/Mahasiswa (10%): Jumlah dosen per mahasiswa, yang menunjukkan perhatian universitas terhadap mahasiswanya.
  • Jaringan Riset Internasional (10%): Kolaborasi universitas dengan institusi riset internasional.
  • Sitasi per Makalah (10%): Jumlah sitasi pada publikasi akademik sebagai indikasi kualitas riset.
  • Produktivitas Penelitian dan Daya Tarik Internasional** (berbagai bobot): Meliputi staf dan mahasiswa internasional, serta program pertukaran mahasiswa.

Dengan pencapaian ini, Unissula memperkuat posisinya sebagai universitas bertaraf internasional yang unggul dalam kategori pertukaran pelajar (outbound dan inbound), reputasi staf dan employer, serta reputasi akademik.

Ini juga menjadi bukti dari visi Unissula sebagai world class Islamic university yang bereputasi global.

Bantuan Patra Jasa untuk Petani Desa Margosari, Dorong Agribisnis Berkelanjutan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Patra Jasa, anak perusahaan PT Pertamina (Persero), kembali menegaskan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat sekitar melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).

Kali ini, Patra Jasa mengarahkan bantuannya kepada para petani di Desa Margosari, yang terletak di dekat Patra Semarang Hotel & Convention. Langkah ini diambil untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendukung perekonomian lokal melalui peningkatan potensi agribisnis desa.

Dalam acara seremonial yang digelar di Ballroom Poncowati, Patra Jasa menyerahkan bantuan kepada kelompok tani Desa Margosari.

Acara ini dihadiri langsung oleh Pjs. Manager External Relation & CSR, didampingi oleh General Manager Patra Semarang Hotel & Convention, serta Ketua Kelompok Tani Margosari dan perwakilan dari Dinas Penyuluhan Pertanian Kecamatan Limbangan.

Fokus bantuan kali ini adalah pemberdayaan agribisnis yang berkelanjutan dan relevan dengan kondisi lokal desa.

Peralihan lahan menjadi area industri telah mengurangi ruang bagi agribisnis, yang semakin mendesak untuk dilestarikan dan dikembangkan.

Melihat situasi ini, Patra Jasa berupaya membantu meningkatkan produktivitas agribisnis Desa Margosari, di mana sebagian besar warga adalah petani, peternak, dan buruh.

Mereka akan dilatih untuk memanfaatkan lahan secara efektif dan produktif, demi memperkuat ketahanan pangan lokal.

Program TJSL ini memberikan pelatihan intensif selama tiga hari mulai 13 November 2024, mencakup teknik budidaya enau, alpukat, sayuran, dan metode hidroponik.

Pelatihan ini dipandu oleh Ahli Hidroponik Rochim dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Ngatini, dengan peserta sekitar 30 petani setempat.

Selain keterampilan, para petani juga menerima berbagai alat instalasi hidroponik, bibit alpukat, bahan produksi gula aren, dan peralatan pembuatan kompos untuk memaksimalkan hasil pertanian mereka.

Menurut Febriyani, Pjs. Manager External Relation & CSR Patra Jasa, program TJSL ini bukan hanya sekadar bantuan, tetapi langkah berkelanjutan untuk mendukung perekonomian desa melalui peningkatan produktivitas agribisnis.

“Program Pemberdayaan Agri & Ekonomi ini adalah wujud nyata kepedulian kami untuk memastikan Desa Margosari dapat berkembang melalui produk-produk pangan berkualitas tinggi yang berdaya saing,” tegas Febriyani.

Ia juga berharap program ini bisa memotivasi para petani untuk menghasilkan produk-produk unggulan yang dapat memenuhi kebutuhan pasar sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Sementara itu, General Manager Patra Semarang Hotel & Convention, Deni Somantri, menyampaikan bahwa pemilihan Desa Margosari didasarkan pada potensi besar yang dimiliki pertanian di wilayah Jawa Tengah.

“Pertanian di sini memiliki potensi yang menjanjikan, dan kami melihat Margosari sebagai lokasi yang tepat untuk pelaksanaan TJSL kami,” ujarnya.

Lewat program TJSL ini, Patra Jasa berharap dapat berperan aktif dalam mengatasi tantangan pangan nasional sekaligus memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Program ini bukan hanya menjadi bukti komitmen perusahaan, tapi juga langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan pangan dan ekonomi lokal di era modernisasi.

Hari Kesehatan Nasional, Ferry Wawan Cahyono Tegaskan Tak Ada Lagi Masyarakat Tanpa Layanan Kesehatan di Jawa Tengah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 tahun 2024, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, menekankan pentingnya pemerataan layanan kesehatan di Jawa Tengah.

Menurut Ferry, masalah pemerataan layanan kesehatan masih menjadi tantangan di berbagai wilayah, terutama daerah terpencil yang sering kali kesulitan mendapatkan akses pelayanan medis yang memadai.

Tema HKN tahun ini, “Gerak Bersama Sehat Bersama,” menurutnya adalah pengingat untuk terus bekerja sama demi tercapainya layanan kesehatan yang lebih inklusif.

“Tema ini menggambarkan komitmen bersama untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Melalui kebijakan yang lebih tepat sasaran, kita bisa memastikan bahwa layanan kesehatan tidak hanya tersedia di kota besar, tetapi juga merata ke seluruh pelosok,” ujar Ferry, di Semarang, Selasa (12/11).

Ferry menjelaskan bahwa pemerataan layanan kesehatan yang mencakup ketersediaan dokter, perawat, bidan, serta tenaga penunjang medis, harus menjadi fokus utama dalam pembangunan kesehatan di Jawa Tengah.

Untuk mencapai hal ini, diperlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan masyarakat.

Lebih lanjut, Ferry menekankan bahwa pemerataan kesehatan tidak hanya sekedar menyediakan fasilitas kesehatan, tetapi juga memastikan adanya tenaga kesehatan yang terlatih dan siap bertugas di daerah-daerah yang membutuhkan.
“Pemerintah pusat maupun daerah harus saling mendukung dalam mengalokasikan sumber daya, termasuk anggaran dan tenaga ahli, agar masyarakat di pelosok pun bisa merasakan kualitas layanan kesehatan yang sama dengan yang ada di kota besar,” jelas Ferry.

Menurutnya, dalam mewujudkan visi pemerataan kesehatan, bukan hanya pemerintah yang bertanggung jawab, tetapi juga berbagai elemen masyarakat.

“Kita perlu sinergi, tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Masyarakat, sektor swasta, serta tenaga kesehatan semua perlu bahu-membahu,” katanya.

Dengan pendekatan ini, ia berharap setiap warga, terutama di daerah terpencil, dapat merasakan manfaat nyata dari layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.

Sebagai bentuk penghargaan kepada tenaga kesehatan, Ferry juga memberikan apresiasi khusus kepada para pahlawan kesehatan yang selama ini bekerja keras melayani masyarakat.

Ia menyebutkan para dokter, perawat, bidan, serta tenaga penunjang rumah sakit yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan dan edukasi kesehatan.

“Dedikasi para tenaga kesehatan di berbagai kategori adalah pilar utama untuk mewujudkan kesehatan masyarakat yang lebih baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti peran tenaga kesehatan teladan yang telah berprestasi dalam melayani masyarakat, terutama di bidang-bidang seperti edukasi kesehatan dan pelayanan prima.

Ferry berharap keteladanan ini bisa menginspirasi tenaga kesehatan lainnya untuk terus memberikan yang terbaik, bahkan dalam situasi dan tantangan yang tidak mudah.
“Banyak dari mereka yang bekerja dalam kondisi terbatas, namun tetap memberikan pelayanan dengan tulus demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Ferry menyampaikan bahwa dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan tenaga kesehatan, Jawa Tengah dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal pemerataan layanan kesehatan.

Ia berharap dukungan pemerintah terhadap program-program kesehatan terus ditingkatkan, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang merasa terabaikan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Kita harus memastikan bahwa anggaran dan kebijakan kesehatan benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas, terutama bagi mereka yang berada di daerah-daerah terpencil,” tuturnya.

Di akhir, Ferry menyatakan optimismenya bahwa melalui kolaborasi lintas sektoral, impian untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera dapat tercapai.

Ia berjanji akan terus mendorong pemerintah daerah untuk lebih responsif dalam menanggapi isu-isu kesehatan yang ada, sekaligus membuka dialog dengan berbagai pihak untuk mewujudkan kesehatan yang merata di seluruh Jawa Tengah.
“Kesehatan adalah hak setiap warga, dan kami di DPRD Jawa Tengah berkomitmen untuk memperjuangkan agar hak ini dapat terpenuhi dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Dengan semangat Hari Kesehatan Nasional ke-60, Ferry Wawan Cahyono dan seluruh jajaran berharap bahwa kerja sama ini bisa menjadi awal dari perubahan yang signifikan bagi pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Jawa Tengah, sehingga semua warga dapat “Gerak Bersama Sehat Bersama” menuju kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera.

KAI Daop 4 Semarang Hadirkan Rail Clinic di Stasiun Gundih, Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat, terutama di wilayah sekitar jalur kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang kembali menyelenggarakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menghadirkan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis menggunakan Rail Clinic di Stasiun Gundih, Kabupaten Grobogan, pada Selasa, 12 November 2024.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian KAI terhadap kesehatan masyarakat, khususnya yang berada di sekitar jalur kereta api dan memiliki akses terbatas ke fasilitas kesehatan.

Setelah sebelumnya digelar di Stasiun Telawa, Boyolali, pada 31 Oktober 2023, kali ini pelayanan kesehatan gratis diberikan kepada 250 warga sekitar Stasiun Gundih, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Dalam kegiatan yang mengusung tema “Gerak Bersama, Sehat Bersama” ini, KAI turut mendukung tema Hari Kesehatan Nasional 2024 dan bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan instansi lainnya dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Layanan kesehatan yang diberikan mencakup pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi, pelayanan kebidanan, pemeriksaan kesehatan mata, pemeriksaan laboratorium sederhana, layanan farmasi, serta penyuluhan kesehatan.

KAI Daop 4 Semarang juga menyiapkan tim medis yang terdiri dari 4 Dokter Umum, 1 Dokter Gigi, 1 Dokter Spesialis Obsgyn, 2 Bidan, 1 Optometrist, 5 Perawat Umum, 1 Perawat Gigi, 2 Apoteker, dan 1 Asisten Apoteker.

Rail Clinic yang digunakan kali ini merupakan generasi keempat, terdiri dari empat kereta diesel, di mana dua kereta digunakan untuk pelayanan kesehatan dan dua lainnya sebagai Rail Library.

Fasilitas dalam Rail Clinic meliputi pemeriksaan kesehatan primer, peralatan EKG, USG, serta laboratorium hematology analyzer yang memungkinkan diagnosis penyakit lebih akurat.

Selain pelayanan kesehatan, KAI Daop 4 Semarang juga menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat sekitar, antara lain 50 kacamata gratis untuk siswa 3 SD di Kecamatan Geyer, 50 paket gizi berupa telur dan susu, bantuan untuk 26 anak yatim piatu, 3 kursi roda untuk lansia yang kurang mampu, serta 100 paket sembako bagi petugas lintasan swadaya.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan kesehatan, gizi, dan kualitas hidup mereka,” terang Franoto.

Di samping itu, diselenggarakan penyuluhan terkait Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan praktek mencuci tangan dan menyikat gigi yang baik, pendidikan kesehatan reproduksi, serta edukasi tentang bahaya narkoba, guna mendukung generasi yang sehat dan bebas dari pengaruh negatif.

Tim Pengamanan Daop 4 Semarang juga memberikan sosialisasi keamanan perjalanan kereta api kepada para siswa dan masyarakat yang hadir, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya keselamatan di sekitar jalur kereta api.

Dengan adanya kegiatan Rail Clinic dan Rail Library ini, KAI berharap dapat membantu meningkatkan taraf kesehatan masyarakat sekaligus menumbuhkan minat baca dan kesadaran terhadap keselamatan perjalanan kereta api.

“Semoga upaya ini dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di wilayah sekitar jalur kereta api,” tutup Franoto.

Pembukaan COP29 Azerbaijan, PLN Galang Kolaborasi Global untuk Transisi Energi Menuju Swasembada Energi Berkelanjutan

0

BAKU (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) menggalang kolaborasi dengan komunitas global dalam Conference of the Parties (COP) 29 yang digelar di Baku, Azerbaijan, pada 11-24 November 2024.

Upaya ini searah dengan komitmen pemerintah Indonesia untuk menjalankan transisi energi menuju swasembada energi berkelanjutan.

Utusan Khusus Indonesia dalam COP 29, Hashim Djojohadikusumo menyatakan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia berkomitmen penuh untuk menjalankan semua komitmen yang telah dibuat oleh Presiden-Presiden sebelumnya terkait program transisi energi selaras dengan upaya mitigasi perubahan iklim.

”Kami akan terus memenuhi komitmen-komitmen tersebut. Akan ada program baru yang ditawarkan oleh Presiden Prabowo dan pemerintahannya kepada dunia. Salah satunya adalah program penambahan pembangkit listrik sebesar 100 gigawatt yang akan diterapkan oleh pemerintah dalam 15 tahun ke depan, di mana 75% atau 75 gigawatt akan berasal dari energi baru terbarukan yang memerlukan investasi sebesar 235 Miliar USD,” ucap Hashim pada sambutannya sekaligus membuka Paviliun Indonesia di COP 29, Baku Azerbaijan, Senin (11/11).

Selain itu kata Hashim, terdapat pula komitmen lain dalam upaya mereduksi emisi karbon lewat implementasi Carbon Capture and Storage.

Pemerintah Indonesia dalam hal ini siap bekerja sama dengan perusahaan multinasional dan pihak lain yang berniat untuk berinvestasi di sektor tersebut.

”Kita diberkahi dengan jumlah besar saline aquifer di seluruh kepulauan, baik di darat maupun di lepas pantai, dan kami memperkirakan bahwa kami memiliki kapasitas penyimpanan karbon sebesar 500 gigaton,” lanjut Hashim.

Pemerintah Indonesia kata Hashim menyambut baik pihak internasional untuk berpartisipasi dalam mengatasi pemanasan global.

Pasalnya kata Hashim dampak dari pemanasan global yang terjadi di Indonesia pada akhirnya juga akan dirasakan oleh masyarakat di seluruh belahan dunia.

“Kami akan memulai program ini, yang akan memakan waktu bertahun-tahun. Kami tidak bisa melakukannya dalam semalam. Ini akan membutuhkan pendanaan, teknologi, dan ilmu pengetahuan,” tambah Hashim.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menambahkan lewat Paviliun Indonesia di COP 29, dirinya optimistis dapat menjadi wadah penting tidak hanya bagi Indonesia tapi seluruh dunia untuk berkolaborasi bersama dan menemukan solusi mitigasi iklim.

”Tema COP29 sangat selaras dengan tema kita di Paviliun Indonesia, yaitu Sustainability Stronger Together. Konsep ini menekankan keyakinan kita bahwa melalui kerja sama antarnegara, sektor, dan komunitas, kita dapat mencapai ambisi untuk menghadapi perubahan iklim,” tutur Faisol.

Faisol menuturkan, bahwa Paviliun Indonesia memiliki tiga tujuan utama yakni, sebagai representasi dari diplomasi Indonesia dalam memperkuat mitigasi iklim, mempromosikan program mitigasi iklim RI secara komprehensif, mengeksplorasi ide, kemitraan dan peluang baru untuk memperkuat ketahanan iklim tidak hanya bagi Indonesia tapi juga dunia.

Sementara itu, Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus selaras dengan perlindungan lingkungan, khususnya kelestarian hutan.

Ia mendorong semua stakeholder harus memainkan peran tersebut demi tercapainya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

”Saya mendorong semua pihak untuk terlibat dalam mengatasi masalah kehutanan kita saat ini. Saya percaya bahwa kolaborasi adalah tanggung jawab kita semua, dan dengan kejelasan tujuan, kita dapat melindungi serta melestarikan hutan kita, dan menjadikan kehutanan sebagai sumber kemakmuran bagi generasi mendatang,” ucap Raja Juli.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen PLN untuk mendukung penambahan pembangkit yang direncanakan oleh Pemerintah Indonesia dalam mencapai swasembada energi berkelanjutan.

Dalam hal ini, PLN telah menyiapkan peta jalan serta terus meluaskan kolaborasi dengan mitra lokal dan global.

“Sebagai tulang punggung ketahanan energi nasional, PLN optimistis Indonesia dapat mencapai target ini dengan strategi peralihan menuju energi terbarukan dan pengembangan berkelanjutan yang terus-menerus,” ungkap Darmawan.

Untuk menyukseskan target pemerintah tersebut, PLN telah merancang Green Enabling Transmision Line untuk mengevakuasi listrik hijau dari sumber EBT yang mayoritas berada di wilayah terisolir.

Membentang sepanjang 70 ribu kilometer, transmisi ini akan menghubungkan pulau-pulau di Indonesia dan mengevakuasi listrik bersih ke pusat permintaan di perkotaan.

Darmawan menambahkan, pihaknya terus meningkatkan kapasitas pembangkit listrik berasal dari EBT dan memanfaatkan seluruh potensi energi bersih yang saat ini dimiliki oleh Indonesia.

“PLN juga berkomitmen pada pengembangan infrastruktur pendukung, seperti transmisi listrik yang pintar, sistem kendali pintar, distribusi pintar, serta sistem penyimpanan energi baterai untuk mendukung pemanfaatan energi terbarukan,” jelasnya.

Darmawan juga menyampaikan bahwa PLN tidak dapat melakukannya dalam suasana kesendirian, melainkan diperlukan kolaborasi untuk mengatasinya.

Oleh sebab itu, PLN selalu aktif dalam agenda-agenda penting tingkat global seperti COP 29 untuk meluaskan kolaborasi demi kesuksesan swasembada energi berkelanjutan.

“Diperlukan upaya konkret dari komunitas global, termasuk investasi berkelanjutan, transfer teknologi, dan kebijakan yang mendukung pengembangan energi terbarukan,” pungkas Darmawan.

Universitas Dian Nuswantoro Tembus Peringkat QS World University Rankings Asia 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menutup akhir tahun dengan prestasi membanggakan di tingkat internasional.

Kampus yang berlokasi di jantung Kota Semarang ini berhasil masuk dalam pemeringkatan QS World University Rankings (WUR): Asia 2025.

Hal ini menjadi bukti kualitas pendidikan Udinus diakui, baik di Asia hingga tingkat dunia. Serta mencerminkan upaya Udinus dalam meningkatkan mutu akademik dan daya saing global.

Pemeringkatan QS WUR: Asia 2025 tersebut menilai perguruan tinggi berdasarkan beberapa indikator, di antaranya reputasi di dunia akademik dan industri.

Lainnya, publikasi internasional, rasio dosen-mahasiswa, kerja sama luar negeri, proporsi mahasiswa dan dosen asing, serta jumlah dosen dengan gelar S3.

Rektor Udinus, Prof. Dr. Ir. Edi Noersongko, M.Kom., menyatakan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.

Menurut Prof. Edi, masuknya Udinus dalam pemeringkatan QS WUR: Asia di tahun 2025 dan meraih peringkat ke-169 di tingkat Asia Tenggara, merupakan pengakuan atas upaya Udinus dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan riset.

“Capaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh civitas akademica Udinus. Indikator-indikator yang digunakan dalam QS WUR: Asia 2025 menjadi tolok ukur penting bagi Udinus untuk terus berbenah dan berkembang,” tegas Prof. Edi.

Reputasi akademik dan publikasi internasional, misalnya, menunjukkan bahwa kualitas riset hingga pengajaran di Udinus mampu bersaing dengan kampus lain di level Asia.
Selain itu, adanya banyaknya jumlah dosen bergelar S3 juga dianggap sebagai nilai tambah yang mampu mengangkat citra Udinus di taraf internasional.

Lebih lanjut, Prof. Edi berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi Udinus untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan kerja sama akademik di tingkat global.

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi mahasiswa agar siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Harapannya, melalui pemeringkatan ini, mahasiswa terdorong untuk bisa bersaing secara internasional,” tuturnya.

Dengan masuknya Udinus dalam QS WUR: Asia 2025, diharapkan kampus Udinus dapat menarik lebih banyak mahasiswa dan tenaga pengajar berkualitas dari dalam maupun luar negeri serta memperkuat kontribusinya dalam memajukan pendidikan tinggi di Indonesia.