spot_img
Beranda blog Halaman 184

Hari Kesehatan Nasional, Ferry Wawan Cahyono Tegaskan Tak Ada Lagi Masyarakat Tanpa Layanan Kesehatan di Jawa Tengah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 tahun 2024, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, menekankan pentingnya pemerataan layanan kesehatan di Jawa Tengah.

Menurut Ferry, masalah pemerataan layanan kesehatan masih menjadi tantangan di berbagai wilayah, terutama daerah terpencil yang sering kali kesulitan mendapatkan akses pelayanan medis yang memadai.

Tema HKN tahun ini, “Gerak Bersama Sehat Bersama,” menurutnya adalah pengingat untuk terus bekerja sama demi tercapainya layanan kesehatan yang lebih inklusif.

“Tema ini menggambarkan komitmen bersama untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Melalui kebijakan yang lebih tepat sasaran, kita bisa memastikan bahwa layanan kesehatan tidak hanya tersedia di kota besar, tetapi juga merata ke seluruh pelosok,” ujar Ferry, di Semarang, Selasa (12/11).

Ferry menjelaskan bahwa pemerataan layanan kesehatan yang mencakup ketersediaan dokter, perawat, bidan, serta tenaga penunjang medis, harus menjadi fokus utama dalam pembangunan kesehatan di Jawa Tengah.

Untuk mencapai hal ini, diperlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan masyarakat.

Lebih lanjut, Ferry menekankan bahwa pemerataan kesehatan tidak hanya sekedar menyediakan fasilitas kesehatan, tetapi juga memastikan adanya tenaga kesehatan yang terlatih dan siap bertugas di daerah-daerah yang membutuhkan.
“Pemerintah pusat maupun daerah harus saling mendukung dalam mengalokasikan sumber daya, termasuk anggaran dan tenaga ahli, agar masyarakat di pelosok pun bisa merasakan kualitas layanan kesehatan yang sama dengan yang ada di kota besar,” jelas Ferry.

Menurutnya, dalam mewujudkan visi pemerataan kesehatan, bukan hanya pemerintah yang bertanggung jawab, tetapi juga berbagai elemen masyarakat.

“Kita perlu sinergi, tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Masyarakat, sektor swasta, serta tenaga kesehatan semua perlu bahu-membahu,” katanya.

Dengan pendekatan ini, ia berharap setiap warga, terutama di daerah terpencil, dapat merasakan manfaat nyata dari layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.

Sebagai bentuk penghargaan kepada tenaga kesehatan, Ferry juga memberikan apresiasi khusus kepada para pahlawan kesehatan yang selama ini bekerja keras melayani masyarakat.

Ia menyebutkan para dokter, perawat, bidan, serta tenaga penunjang rumah sakit yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan dan edukasi kesehatan.

“Dedikasi para tenaga kesehatan di berbagai kategori adalah pilar utama untuk mewujudkan kesehatan masyarakat yang lebih baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti peran tenaga kesehatan teladan yang telah berprestasi dalam melayani masyarakat, terutama di bidang-bidang seperti edukasi kesehatan dan pelayanan prima.

Ferry berharap keteladanan ini bisa menginspirasi tenaga kesehatan lainnya untuk terus memberikan yang terbaik, bahkan dalam situasi dan tantangan yang tidak mudah.
“Banyak dari mereka yang bekerja dalam kondisi terbatas, namun tetap memberikan pelayanan dengan tulus demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Ferry menyampaikan bahwa dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan tenaga kesehatan, Jawa Tengah dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal pemerataan layanan kesehatan.

Ia berharap dukungan pemerintah terhadap program-program kesehatan terus ditingkatkan, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang merasa terabaikan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Kita harus memastikan bahwa anggaran dan kebijakan kesehatan benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas, terutama bagi mereka yang berada di daerah-daerah terpencil,” tuturnya.

Di akhir, Ferry menyatakan optimismenya bahwa melalui kolaborasi lintas sektoral, impian untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera dapat tercapai.

Ia berjanji akan terus mendorong pemerintah daerah untuk lebih responsif dalam menanggapi isu-isu kesehatan yang ada, sekaligus membuka dialog dengan berbagai pihak untuk mewujudkan kesehatan yang merata di seluruh Jawa Tengah.
“Kesehatan adalah hak setiap warga, dan kami di DPRD Jawa Tengah berkomitmen untuk memperjuangkan agar hak ini dapat terpenuhi dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Dengan semangat Hari Kesehatan Nasional ke-60, Ferry Wawan Cahyono dan seluruh jajaran berharap bahwa kerja sama ini bisa menjadi awal dari perubahan yang signifikan bagi pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Jawa Tengah, sehingga semua warga dapat “Gerak Bersama Sehat Bersama” menuju kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera.

KAI Daop 4 Semarang Hadirkan Rail Clinic di Stasiun Gundih, Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat, terutama di wilayah sekitar jalur kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang kembali menyelenggarakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menghadirkan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis menggunakan Rail Clinic di Stasiun Gundih, Kabupaten Grobogan, pada Selasa, 12 November 2024.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian KAI terhadap kesehatan masyarakat, khususnya yang berada di sekitar jalur kereta api dan memiliki akses terbatas ke fasilitas kesehatan.

Setelah sebelumnya digelar di Stasiun Telawa, Boyolali, pada 31 Oktober 2023, kali ini pelayanan kesehatan gratis diberikan kepada 250 warga sekitar Stasiun Gundih, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Dalam kegiatan yang mengusung tema “Gerak Bersama, Sehat Bersama” ini, KAI turut mendukung tema Hari Kesehatan Nasional 2024 dan bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan instansi lainnya dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Layanan kesehatan yang diberikan mencakup pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi, pelayanan kebidanan, pemeriksaan kesehatan mata, pemeriksaan laboratorium sederhana, layanan farmasi, serta penyuluhan kesehatan.

KAI Daop 4 Semarang juga menyiapkan tim medis yang terdiri dari 4 Dokter Umum, 1 Dokter Gigi, 1 Dokter Spesialis Obsgyn, 2 Bidan, 1 Optometrist, 5 Perawat Umum, 1 Perawat Gigi, 2 Apoteker, dan 1 Asisten Apoteker.

Rail Clinic yang digunakan kali ini merupakan generasi keempat, terdiri dari empat kereta diesel, di mana dua kereta digunakan untuk pelayanan kesehatan dan dua lainnya sebagai Rail Library.

Fasilitas dalam Rail Clinic meliputi pemeriksaan kesehatan primer, peralatan EKG, USG, serta laboratorium hematology analyzer yang memungkinkan diagnosis penyakit lebih akurat.

Selain pelayanan kesehatan, KAI Daop 4 Semarang juga menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat sekitar, antara lain 50 kacamata gratis untuk siswa 3 SD di Kecamatan Geyer, 50 paket gizi berupa telur dan susu, bantuan untuk 26 anak yatim piatu, 3 kursi roda untuk lansia yang kurang mampu, serta 100 paket sembako bagi petugas lintasan swadaya.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan kesehatan, gizi, dan kualitas hidup mereka,” terang Franoto.

Di samping itu, diselenggarakan penyuluhan terkait Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan praktek mencuci tangan dan menyikat gigi yang baik, pendidikan kesehatan reproduksi, serta edukasi tentang bahaya narkoba, guna mendukung generasi yang sehat dan bebas dari pengaruh negatif.

Tim Pengamanan Daop 4 Semarang juga memberikan sosialisasi keamanan perjalanan kereta api kepada para siswa dan masyarakat yang hadir, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya keselamatan di sekitar jalur kereta api.

Dengan adanya kegiatan Rail Clinic dan Rail Library ini, KAI berharap dapat membantu meningkatkan taraf kesehatan masyarakat sekaligus menumbuhkan minat baca dan kesadaran terhadap keselamatan perjalanan kereta api.

“Semoga upaya ini dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di wilayah sekitar jalur kereta api,” tutup Franoto.

Pembukaan COP29 Azerbaijan, PLN Galang Kolaborasi Global untuk Transisi Energi Menuju Swasembada Energi Berkelanjutan

0

BAKU (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) menggalang kolaborasi dengan komunitas global dalam Conference of the Parties (COP) 29 yang digelar di Baku, Azerbaijan, pada 11-24 November 2024.

Upaya ini searah dengan komitmen pemerintah Indonesia untuk menjalankan transisi energi menuju swasembada energi berkelanjutan.

Utusan Khusus Indonesia dalam COP 29, Hashim Djojohadikusumo menyatakan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia berkomitmen penuh untuk menjalankan semua komitmen yang telah dibuat oleh Presiden-Presiden sebelumnya terkait program transisi energi selaras dengan upaya mitigasi perubahan iklim.

”Kami akan terus memenuhi komitmen-komitmen tersebut. Akan ada program baru yang ditawarkan oleh Presiden Prabowo dan pemerintahannya kepada dunia. Salah satunya adalah program penambahan pembangkit listrik sebesar 100 gigawatt yang akan diterapkan oleh pemerintah dalam 15 tahun ke depan, di mana 75% atau 75 gigawatt akan berasal dari energi baru terbarukan yang memerlukan investasi sebesar 235 Miliar USD,” ucap Hashim pada sambutannya sekaligus membuka Paviliun Indonesia di COP 29, Baku Azerbaijan, Senin (11/11).

Selain itu kata Hashim, terdapat pula komitmen lain dalam upaya mereduksi emisi karbon lewat implementasi Carbon Capture and Storage.

Pemerintah Indonesia dalam hal ini siap bekerja sama dengan perusahaan multinasional dan pihak lain yang berniat untuk berinvestasi di sektor tersebut.

”Kita diberkahi dengan jumlah besar saline aquifer di seluruh kepulauan, baik di darat maupun di lepas pantai, dan kami memperkirakan bahwa kami memiliki kapasitas penyimpanan karbon sebesar 500 gigaton,” lanjut Hashim.

Pemerintah Indonesia kata Hashim menyambut baik pihak internasional untuk berpartisipasi dalam mengatasi pemanasan global.

Pasalnya kata Hashim dampak dari pemanasan global yang terjadi di Indonesia pada akhirnya juga akan dirasakan oleh masyarakat di seluruh belahan dunia.

“Kami akan memulai program ini, yang akan memakan waktu bertahun-tahun. Kami tidak bisa melakukannya dalam semalam. Ini akan membutuhkan pendanaan, teknologi, dan ilmu pengetahuan,” tambah Hashim.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menambahkan lewat Paviliun Indonesia di COP 29, dirinya optimistis dapat menjadi wadah penting tidak hanya bagi Indonesia tapi seluruh dunia untuk berkolaborasi bersama dan menemukan solusi mitigasi iklim.

”Tema COP29 sangat selaras dengan tema kita di Paviliun Indonesia, yaitu Sustainability Stronger Together. Konsep ini menekankan keyakinan kita bahwa melalui kerja sama antarnegara, sektor, dan komunitas, kita dapat mencapai ambisi untuk menghadapi perubahan iklim,” tutur Faisol.

Faisol menuturkan, bahwa Paviliun Indonesia memiliki tiga tujuan utama yakni, sebagai representasi dari diplomasi Indonesia dalam memperkuat mitigasi iklim, mempromosikan program mitigasi iklim RI secara komprehensif, mengeksplorasi ide, kemitraan dan peluang baru untuk memperkuat ketahanan iklim tidak hanya bagi Indonesia tapi juga dunia.

Sementara itu, Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus selaras dengan perlindungan lingkungan, khususnya kelestarian hutan.

Ia mendorong semua stakeholder harus memainkan peran tersebut demi tercapainya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

”Saya mendorong semua pihak untuk terlibat dalam mengatasi masalah kehutanan kita saat ini. Saya percaya bahwa kolaborasi adalah tanggung jawab kita semua, dan dengan kejelasan tujuan, kita dapat melindungi serta melestarikan hutan kita, dan menjadikan kehutanan sebagai sumber kemakmuran bagi generasi mendatang,” ucap Raja Juli.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen PLN untuk mendukung penambahan pembangkit yang direncanakan oleh Pemerintah Indonesia dalam mencapai swasembada energi berkelanjutan.

Dalam hal ini, PLN telah menyiapkan peta jalan serta terus meluaskan kolaborasi dengan mitra lokal dan global.

“Sebagai tulang punggung ketahanan energi nasional, PLN optimistis Indonesia dapat mencapai target ini dengan strategi peralihan menuju energi terbarukan dan pengembangan berkelanjutan yang terus-menerus,” ungkap Darmawan.

Untuk menyukseskan target pemerintah tersebut, PLN telah merancang Green Enabling Transmision Line untuk mengevakuasi listrik hijau dari sumber EBT yang mayoritas berada di wilayah terisolir.

Membentang sepanjang 70 ribu kilometer, transmisi ini akan menghubungkan pulau-pulau di Indonesia dan mengevakuasi listrik bersih ke pusat permintaan di perkotaan.

Darmawan menambahkan, pihaknya terus meningkatkan kapasitas pembangkit listrik berasal dari EBT dan memanfaatkan seluruh potensi energi bersih yang saat ini dimiliki oleh Indonesia.

“PLN juga berkomitmen pada pengembangan infrastruktur pendukung, seperti transmisi listrik yang pintar, sistem kendali pintar, distribusi pintar, serta sistem penyimpanan energi baterai untuk mendukung pemanfaatan energi terbarukan,” jelasnya.

Darmawan juga menyampaikan bahwa PLN tidak dapat melakukannya dalam suasana kesendirian, melainkan diperlukan kolaborasi untuk mengatasinya.

Oleh sebab itu, PLN selalu aktif dalam agenda-agenda penting tingkat global seperti COP 29 untuk meluaskan kolaborasi demi kesuksesan swasembada energi berkelanjutan.

“Diperlukan upaya konkret dari komunitas global, termasuk investasi berkelanjutan, transfer teknologi, dan kebijakan yang mendukung pengembangan energi terbarukan,” pungkas Darmawan.

Universitas Dian Nuswantoro Tembus Peringkat QS World University Rankings Asia 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menutup akhir tahun dengan prestasi membanggakan di tingkat internasional.

Kampus yang berlokasi di jantung Kota Semarang ini berhasil masuk dalam pemeringkatan QS World University Rankings (WUR): Asia 2025.

Hal ini menjadi bukti kualitas pendidikan Udinus diakui, baik di Asia hingga tingkat dunia. Serta mencerminkan upaya Udinus dalam meningkatkan mutu akademik dan daya saing global.

Pemeringkatan QS WUR: Asia 2025 tersebut menilai perguruan tinggi berdasarkan beberapa indikator, di antaranya reputasi di dunia akademik dan industri.

Lainnya, publikasi internasional, rasio dosen-mahasiswa, kerja sama luar negeri, proporsi mahasiswa dan dosen asing, serta jumlah dosen dengan gelar S3.

Rektor Udinus, Prof. Dr. Ir. Edi Noersongko, M.Kom., menyatakan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.

Menurut Prof. Edi, masuknya Udinus dalam pemeringkatan QS WUR: Asia di tahun 2025 dan meraih peringkat ke-169 di tingkat Asia Tenggara, merupakan pengakuan atas upaya Udinus dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan riset.

“Capaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh civitas akademica Udinus. Indikator-indikator yang digunakan dalam QS WUR: Asia 2025 menjadi tolok ukur penting bagi Udinus untuk terus berbenah dan berkembang,” tegas Prof. Edi.

Reputasi akademik dan publikasi internasional, misalnya, menunjukkan bahwa kualitas riset hingga pengajaran di Udinus mampu bersaing dengan kampus lain di level Asia.
Selain itu, adanya banyaknya jumlah dosen bergelar S3 juga dianggap sebagai nilai tambah yang mampu mengangkat citra Udinus di taraf internasional.

Lebih lanjut, Prof. Edi berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi Udinus untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan kerja sama akademik di tingkat global.

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi mahasiswa agar siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Harapannya, melalui pemeringkatan ini, mahasiswa terdorong untuk bisa bersaing secara internasional,” tuturnya.

Dengan masuknya Udinus dalam QS WUR: Asia 2025, diharapkan kampus Udinus dapat menarik lebih banyak mahasiswa dan tenaga pengajar berkualitas dari dalam maupun luar negeri serta memperkuat kontribusinya dalam memajukan pendidikan tinggi di Indonesia.

Freeport dan ANTAM Jalin Kerja Sama Baru untuk Ekonomi Indonesia

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas dan Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) Nico Canter menandatangani perjanjian jual beli emas dengan kadar kemurnian 99,99 persen.

Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung di Jakarta, Kamis.

“Dengan kerja sama ini, kita menyaksikan MIND ID, ANTAM dan Freeport Indonesia bersinergi untuk kebaikan bangsa. Indonesia harus menjadi negara mandiri,” kata Erick dalam sambutannya.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung dalam sambutannya menjelaskan peran penting smelter PTFI dalam memajukan industri pemurnian emas di Indonesia.

“Pemerintah telah memberikan mandat kepada PTFI melalui Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) untuk membangun smelter tembaga dan fasilitas pemurnian lumpur anoda atau Precious Metal Refinery (PMR),” kata Yuliot.

Yuliot menambahkan kolaborasi PTFI dengan ANTAM merupakan bukti nyata komitmen dalam mengembangkan industri pengolahan mineral di Indonesia dan meningkatkan daya saing di pasar global.

Sementara itu, Tony Wenas menjelaskan PMR PTFI menjadi salah satu produsen emas murni Batangan di Indonesia dengan kapasitas pemurnian sekitar 50 ton emas dan 200 ton perak per tahun serta Platinum Group metals yaitu 30 kg platinum, 375 kg Paladium.

“Produksi emas pertama dari PMR PTFI direncanakan pada minggu ke 2 Desember 2024. Estimasi saat ini hingga akhir tahun 2024 produksi emas sebesar 0,5 ton dan pada kuartal pertama 2025 sebesar 4,75 ton,” kata Tony.

Tony menegaskan penandatanganan perjanjian jual beli emas antara Freeport Indonesia dengan ANTAM merupakan komitmen dalam mewujudkan hilirisasi di dalam negeri.

Direktur Utama ANTAM Nico Kanter menjelaskan sinergi antara PTFI dengan ANTAM merupakan langkah penting dalam mewujudkan kemandirian Indonesia di sektor pertambangan.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada produk impor dan mendorong penggunaan produk dalam negeri.

“Sinergi penyerapan emas dari PTFI ini merupakan komitmen ANTAM dalam memperkuat bisnis emas logam mulia guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam berinvestasi emas. Selain itu, dengan penguatan pengadaan bahan baku domestik, perusahaan juga dapat menurunkan ketergantungan terhadap impor,” kata Nico.

Dalam perjanjian bisnis ini, ANTAM akan membeli sebanyak 30 ton emas dengan kemurnian 99.99% dari PTFI. Bahan baku emas dari PTFI kemudian akan diolah ANTAM di Pabrik Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia untuk menjadi produk logam mulia ANTAM.

Melalui kemitraan strategis ini, PTFI dan ANTAM berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam membangun industri pertambangan nasional yang berdaya saing. Hilirisasi dalam negeri menjadi kunci untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar, sehingga dapat mempercepat terwujudnya visi Indonesia Emas.

RSISA Semarang Gelar Seminar dan Workshop All About Aphakia, Ratusan Praktisi Medis Antusias Mengikuti

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Ratusan praktisi medis dari berbagai daerah mengikuti seminar dan workshop bertajuk “All About Aphakia” yang diselenggarakan oleh RSI Sultan Agung Semarang dan Perdami Jateng.

Aphakia merupakan kondisi dimana lensa mata tidak berada pada tempatnya yang mengakibatkan penglihatan kabur atau terdistorsi. Penanganan aphakia membutuhkan berbagai teknik khusus.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada tanggal 9-10 November 2024, dengan fokus membahas tentang berbagai upaya penanganan kondisi aphakia. Pada hari pertama, seminar diadakan di Hotel Tentrem Semarang sedangkan di hari kedua sebagian praktisi mengikuti Workshop di RSI Sultan Agung Semarang.

Dalam sambutannya, dr. Sita Pritasari, Sp.M (K) selaku Ketua panitia seminar dan workshop All About Aphakia menyampaikan ucapan terima kasih atas atusiasme seluruh peserta.

“Sebelumnya kami hanya mentargetkan 200 peserta, alhamdulillah target peserta terpenuhi bahkan lebih hingga menjadi 223 peserta,” ungkapnya.

dr. Sita berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk para praktisi medis di bidang kesehatan mata. Terlebih dengan banyaknya tantangan baru di lapangan mengenai penanganan aphakia, diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan keterampilan klinis mereka.

“Selamat menimba ilmu, semoga apa yang kita lakukan dan kita ikhtiarkan mendapatkan berkah dan manfaat,” tutupnya.

Senada dengan yang disampaikan oleh dr. Sita, dr. Mohamad arif, Sp.PD selaku Direktur Pendidikan RSI Sultan Agung Semarang mengaku terkejut dengan semangat para peserta untuk belajar bersama mengenai aphakia.

“Saya juga mendapatkan informasi bahwa peserta dari sabang sampai merauke, itu menunjukkan bahwa antusias yang luar biasa,” terangnya.

dr. Arif berharap melalui kegiatan ini para peserta yang berasal dari berbagai daerah tersebut dapat pulang dengan membawa ilmu, kompetensi maupun keahlian yang bermanfaat bagi semua orang.

Dr.dr. Fifin Luthfia Rahmi,MS, Sp.M (K) kemudian menyampaikan pesan dari Ketua Perdami Jateng, dr. Arief Wildan, MSi.Med., Sp.M (K). Pada pesan tersebut, dr. Fifin membacakan pesan dari dr. Arief Wildan.

Dalam pesannya, dr. Arief mengungkapkan bahwa Perdami sangat mendukung kegiatan peningkatan pengetahuan dan keterampilan bagi para anggotanya.

“yang nantinya juga akan berpengaruh terhadap peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat,” baca dr. Fifin.

Lebih lanjut dr. Arief menuliskan kegiatan ini sangat bermanfaat karena menambah pengetahuan tentang kasus-kasus Secondary inflammation sehingga akan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Selain itu, terdapat opening speech yang disampaikan oleh Dr. dr. Vidyapati Mangunkusumo, SpM (K) dengan tema Biomechanics Aspects of Visual Rehabilitation In Aphakic Eye.

Seminar kemudian dibagi menjadi 3 sesi, pada sesi pertama membahas tentang aphakia what to do? dengan lima narasumber yaitu dr. Abdul Madjid, Sp.M, dr. Wisnu Sadasih, Sp.M(K), dr. A. Rizal Fanany, Sp.M (K), dr. Harka Prasetya, Sp.M (K), dan dr. M. Abrar Ismail, SpM (K), M.Kes dengan dimoderatori oleh dr. M. Abrar Ismail, Sp.M(K), M.Kes dan dr. Nisita Suryanto, SpM.

Pada sesi kedua membahas tentang Biomechanics Aspects of Visual Rehabilitation In Aphakic Eye dengan narasumber dr. Sultan Hasanuddin, Sp.M, Dr. dr. Fifin Luthfia R, Sp.M (K), Prof. Dr. dr. Habibah S. Muhiddin, Sp.M (K), dr. Fatimah Dyah, Sp.M (K) serta dimoderatori oleh dr. Imam Tiharyo, Sp.M (K), M.Kes,dan dr. Christina Indrajati, Sp.M.

Terdapat sesi video spesial dengan dr. Hadi Prakoso, Sp.M (K) yang membahas tentang Applying CTR on Various Challenging Cases dengan dimoderatori oleh dr. Andi Akhmad Faisal, Sp.M(K), M.Kes.

Sesi terakhir dipaparkan oleh lima narasumber, diantaranya dr. A. Rizal Fanany, Sp.M(K), dr. Sita Pritasari, Sp.M(K), dr. Andi Akhmad Faisal, Sp.M(K), M.Kes, dr. Prabowo, Sp.M, dr. Imam Tiharyo, SpM(K), M.Kes dengan pembahasan seputar Didactic Course: Dealing Aphakic Eye dengan moderator dr. Andi Akhmad Faisal, Sp.M(K), M.Kes. dan dr. Desti Hendrastuti, Sp.M.

Hari kedua untuk pelaksanaan workshop di RSI Sultan Agung Semarang, sebanyak 84 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Tempat workshop dibagi menjadi 3 ruangan untuk mempelajari teknik penanganan aphakia, yaitu Yamane, Iris Claw dan CTR.

Banyak dokter spesialis mata dari RSI Sultan Agung Semarang yang terlibat untuk menjadi instruktur pada workshop tersebut, diantaranya ada dr. Sita Pritasari, Sp.M (K), dr. Imam Tiharyo, Sp.M (K), M.Kes, dr. Harka Prasetya, Sp.M (K), dr. Nika Bellarinatasari, Sp.M, M.Sc, dan dr. Atik Rahmawati, Sp.M.

dr. Precisza Fanny Faranita, Sp.M dari RSUD Soetrasno Rembang saat diwawancarai setelah kegiatan workshop menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh panitia acara.

“Acaranya sangat seru, berguna, instrukturnya juga sangat support untuk peserta,” ungkapnya.

Wujudkan Semangat Hari Pahlawan, PLN Berhasil Tuntaskan Sistem Kelistrikan Data Center di GIIC Cikarang: Siap Hadapi Kebutuhan Pasar Internasional

0

CIKARANG (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) berhasil menyelesaikan pembangunan Gardu Induk 150 kV Data Center, SUTT 150 kV KTT Data Center – Deltamas, SUTT 150 kV KTT Data Center – KIIC II / Margakarya, dan SUTT 150 kV KTT Data Center – THK.

Keempat infrastruktur tersebut akan menjadi sistem kelistrikan untuk menopang data center di Greenland International Industrial Centre (GIIC) Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat.

Kesuksesan ini menjadi bukti kesiapan PLN dalam menyediakan suplai listrik yang andal dan berkualitas bagi dunia industri.

PLH General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT), Kunto Nugroho mengatakan bahwa saat ini dunia internasional membutuhkan suplai tenaga listrik dengan jumlah yang tepat dan dapat diandalkan.

Oleh karena itu, menurutnya, saat ini PLN telah berhasil menjawab tantangan tersebut.

“Keandalan suplai listrik 24 jam dibutuhkan untuk menopang operasional pusat data dari sejumlah perusahaan, mulai dari multinasional hingga internasional yang dibangun kawasan GIIC-Kota Deltamas,” kata Kunto.

Kunto juga menambahkan bahwa saat ini kelengkapan infrastruktur suatu daerah menjadi kunci bagi investor untuk memulai investasi di Indonesia.

Menurutnya, ketersediaan suplai listrik yang sesuai kebutuhan adalah salah satu kunci utamanya.

“Dunia industri selalu memerlukan suplai listrik yang berkualitas dan andal. Inilah yang dilihat investor sebelum menanamkan modalnya. Jadi, kita berjuang keras untuk menyelesaikan ini. Kita harus buktikan bahwa PLN mampu memnuhi kebutuhan seluruh pelanggannya, termasuk seperti listrik untuk kereta cepat, listrik menjadi jantungnya, dan kita juga berhasil,” ucap Kunto.

Sementara itu, Manager Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 3 (UPP JBT 3), Nimrot Parlindungan P. Tambunan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berjuang menyelesaikan pembangunan ini.

Dirinya menyebut bahwa penyelesaian proyek ini sangatlah penting bagi kemajuan dunia industri di Indonesia.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah mulai dari Pusat hingga tingkat Daerah, TNI/POLRI, Kejaksaan, PLN Group, seluruh kontraktor dan pejuang kelistrikan hingga masyarakat yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Penyelesaian ini sangatlah penting untuk memajukan serta menjaga iklim investasi di Indonesia. Terlebih lagi, masih dalam semangat Hari Pahlawan, penyelesaian ini juga jadi wujud meneruskan perjuangan para pahlawan untuk memajukan Bangsa Indonesia. Kita membuktikan bahwa konsumen PLN tidak lagi hanya perusahaan Indonesia, melainkan perusahaan internasional,” tutur Nimrot.

Nimrot lanjut menyampaikan bahwa Gardu Induk 150 kV Data Center, SUTT 150 kV KTT Data Center – Deltamas (Incomer 2 CCT), SUTT 150 kV KTT Data Center – KIIC II / Margakarya (Incomer 1 CCT) serta SUTT 150 kV KTT Data Center – Margakarya / KIIC II (Incomer 1 CCT) akan memenuhi kebutuhan pusat data beberapa perusahaan internasional seperti Amazon dan Microsoft.

Selain itu, juga akan memenuhi kebutuhan pusat data Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Telkom, STT Global Data Center dan perusahaan lainnya di kawasan industri tersebut.

Oleh karenanya, kebutuhan listrik jelas menjadi kebutuhan utama untuk pengoperasiannya.

PLN menginvestasikan dana lebih dari Rp 312 Milyar untuk membangun Gardu Induk 150 kV Data Center beserta dengan transmisinya.

Gardu Induk 150 kV Data Center akan didukung oleh 2 trafo yang masing-masing berkapasitas 60 Mega Volt Ampere (MVA) sehingga secara keseluruhan gardu ini akan berkapasitas 120 MVA.

Gardu induk ini akan mengalirkan listrik yang disuplai dari sejumlah gardu induk di sekitar GIIC melalui transmisi yang juga telah diselesaikan pembangunannya.

Mazda MX-30, Mobil Listrik Premium dengan Filosofi Jinba-Ittai untuk Pengalaman Berkendara Optimal

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek dan distributor Mazda di Indonesia, resmi meluncurkan Mazda MX-30, mobil listrik pertama dari Mazda.

Peluncuran SUV listrik ini diumumkan oleh Chief Operating Officer PT EMI, Ricky Thio, dalam konferensi pers pada 11 November 2024 di kantor pusat Mazda Indonesia.

“Mazda MX-30 bukan hanya sekadar mobil listrik, tetapi sahabat perjalanan sehari-hari,” kata Ricky Thio.

“Dengan filosofi Jinba-Ittai, yang menyatukan pengemudi dan kendaraannya, serta desain KODO yang minimalis dan elegan, setiap aspek MX-30 dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang personal dan menyenangkan.”

Mazda MX-30 menghadirkan filosofi desain KODO, yang memadukan kekuatan dengan kesederhanaan untuk menciptakan tampilan luar yang kuat dan abadi. Detail minimalisnya menyerupai kanvas yang memungkinkan pengemudi mengekspresikan gaya unik mereka.

Dilengkapi dengan Freestyle Doors, mobil ini memberikan akses keluar-masuk yang luas dan nyaman bagi penumpang. Mazda MX-30 juga tersedia dalam pilihan warna dual-tone yang mempertegas desain kabin ala coupe yang elegan.

Pada bagian interior, Mazda MX-30 mengutamakan kenyamanan dan fungsi. Bahan-bahan berkelanjutan, seperti cork (gabus) dan Breathing Fabric dari botol plastik daur ulang, digunakan untuk mengurangi emisi karbon sekaligus mempertahankan sentuhan tradisional Mazda.

Penggunaan cork mengacu pada sejarah Mazda yang dimulai sebagai produsen gabus, sementara Breathing Fabric dan 20% benang daur ulang pada kursi menunjukkan komitmen Mazda terhadap keberlanjutan.

Mazda MX-30 dilengkapi baterai lithium-ion 35,5 kWh yang menawarkan jarak tempuh hingga 200 km (WLTP) dan dilengkapi teknologi e-SKYACTIV dengan motor berkekuatan 107 kW (145 ps) dan torsi 271 Nm.

Desain suspensi MacPherson Strut di depan dan torsion beam di belakang memastikan kenyamanan serta kontrol optimal. Mazda juga melengkapi MX-30 dengan teknologi SKYACTIV Vehicle Architecture, yang menghasilkan performa kendaraan yang responsif namun stabil.

Sistem kontrol e-GVC Plus dan paddle shift di setir memberikan pengalaman berkendara yang intuitif, dengan akselerasi dan deselerasi yang halus.

Suspensi dan posisi kursi yang dirancang ergonomis membantu menjaga postur alami tubuh saat duduk, memastikan kenyamanan optimal dalam setiap perjalanan.

Mazda MX-30 mengutamakan keselamatan penggunanya dengan teknologi i-Activsense yang mencakup fitur seperti Smart Brake Support, Adaptive LED Headlights, 360° View Monitor, dan berbagai fitur lainnya yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Struktur bodi yang kuat namun ringan dilengkapi dengan kantung udara di berbagai sisi, serta rangka pelindung untuk komponen bertegangan tinggi, sehingga keselamatan tetap terjamin.

Pembelian Mazda MX-30 dilengkapi dengan garansi kendaraan selama 5 tahun atau 150.000 km, garansi servis 5 tahun atau 100.000 km, serta garansi baterai lithium-ion selama 8 tahun atau 160.000 km.

Pembeli juga akan menerima perangkat wall-charger 22 kW dan portable-charger untuk memastikan mobil selalu siap digunakan.

Mazda MX-30 tersedia dengan harga Rp 860.000.000 (termasuk wall-charger dan portable-charger, belum termasuk biaya pemasangan). Pilihan warna premium dikenakan biaya tambahan Rp 4.000.000 dengan opsi berikut:

  1. Soul Red Crystal Metallic dengan Black Side Panels dan Roof (Premium Colour)
  2. Zircon Sand Metallic dengan Black Side Panels dan Roof
  3. Ceramic Metallic dengan Black Side Panels dan Roof
  4. Ceramic Metallic
  5. Polymetal Grey Metallic (Premium Colour)
  6. Jet Black Mica
  7. Machine Grey Metallic (Premium Colour)
  8. Arctic White

Mazda MX-30 hadir sebagai wujud idealisme Mazda dalam menciptakan kendaraan listrik yang tetap setia pada pengalaman berkendara khas Mazda, menghadirkan performa dan kenyamanan yang tak tergantikan.

Jaringan Swiss-Belhotel Internasional di Yogyakarta, Solo, dan Semarang Kunjungi Buruh Gendong di Pasar Beringharjo Yogyakarta

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Jaringan Swiss-Belhotel Internasional, yang menaungi sejumlah hotel di Yogyakarta, Solo, dan Semarang, menggelar kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Peduli Bersama Buruh Gendong” pada Rabu, 6 November 2024.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Nusa Indah, yang terletak di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, dan berseberangan dengan kantor Dinas Perdagangan.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan General Manager, Human Resources, dan Public Relations dari beberapa hotel, termasuk Hotel Ciputra Semarang, Swiss-Belhotel Solo, Swiss-Belinn Saripetojo Solo, Zest Parang Raja Solo, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta, dan Zest Yogyakarta.

Sebanyak 90 buruh gendong yang tergabung dalam paguyuban buruh gendong Pasar Beringharjo ikut serta dalam kegiatan ini.

Para peserta, sebagian besar lansia berusia di atas 55 tahun, memulai kegiatan sejak pagi hari dengan pemeriksaan kesehatan yang bekerja sama dengan Puskesmas Gondomanan, Yogyakarta.

Pemeriksaan ini meliputi cek tekanan darah, berat badan, kolesterol, dan kadar gula darah, untuk memastikan kesehatan mereka tetap terjaga.

Sebagai bentuk kepedulian, ketujuh hotel Swiss-Belhotel Internasional ini turut membagikan paket sembako berisi kebutuhan sehari-hari, seperti beras, minyak, gula, dan sabun.

Paket ini diharapkan bisa meringankan beban harian para buruh gendong yang senantiasa bekerja keras untuk menghidupi keluarga mereka.

Bapak Alessandro Migliore, General Manager Swiss-Belboutique Yogyakarta yang juga mewakili jaringan Swiss-Belhotel Internasional di wilayah Yogyakarta, Solo, dan Semarang, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Melalui momen ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan menumbuhkan rasa peduli terhadap para buruh gendong di Pasar Beringharjo. Kami berharap kebersamaan ini bisa menginspirasi dan memotivasi mereka untuk tetap semangat dalam mencari nafkah serta menjaga kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta, hotel bintang empat yang berlokasi di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, terus menjadi pilihan favorit bagi para wisatawan.

Hanya berjarak 7 menit dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), hotel ini menawarkan 167 kamar dengan fasilitas internasional, termasuk restoran, ruang pertemuan, rooftop pool, serta lounge dengan pemandangan sawah dan Pegunungan Menoreh yang memukau.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pemesanan kamar dan penawaran spesial, pelanggan dapat menghubungi nomor sales and marketing di (+62) 811-2850-1717.

Semangat Sumpah Pemuda: PLN Bantu Pengembangan UMKM Sugihan Menuju Desa Berdaya

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Memperingati Hari Sumpah Pemuda, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) menyerahkan bantuan pemberdayaan masyarakat di Desa Sugihan, Kabupaten Semarang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Dalam semangat persatuan dan kesatuan, PLN menyerahkan bantuan pengembangan Desa Berdaya Kampung UMKM Sugihan yang bertujuan untuk meningkatkan potensi ekonomi lokal.

Kegiatan ini sekaligus meresmikan Galeri UMKM Sugihan sebagai wadah promosi produk-produk unggulan desa yang dikelola oleh para pemuda dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut.

Kegiatan penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada 40 pelaku UMKM yang tergabung dalam Kelompok UMKM “Maju Barokah”.

Bantuan ini mencakup beragam kebutuhan usaha, antara lain peralatan produksi dan pemasaran, galeri UMKM, gapura Kampung UMKM, manajemen operasional dan branding, public speaking dan negosiasi bisnis, serta penanaman tanaman perkarangan sebagai langkah awal dalam menciptakan sumber bahan baku lokal.

Selain itu, para pegiat UMKM juga didampingi dalam pengurusan sertifikat halal serta pengembangan usaha untuk naik kelas.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP JBT, Achmad Ismail, menyatakan bahwa program ini sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda untuk mempererat persatuan bangsa melalui pemberdayaan ekonomi.

“PLN ingin berperan aktif dalam membangkitkan semangat berdaya para pemuda desa di seluruh Indonesia, termasuk di Sugihan ini. Bantuan ini kami harapkan dapat menjadi inspirasi untuk terus maju dan berkarya demi mewujudkan cita-cita bersama, yaitu kemajuan ekonomi yang berkeadilan,” jelas Achmad.

Manager PLN UPP Jawa Bagian Tengah 4, Ainanto Nindyo, turut menambahkan agar dukungan ini diharapkan dapat menggerakkan ekonomi desa secara berkelanjutan.

“Kami berkomitmen untuk terus mendorong sinergi dan kebersamaan antara PLN dan masyarakat desa untuk menciptakan lingkungan usaha yang produktif. Kami ingin para pegiat UMKM di desa Sugihan dapat tumbuh sebagai pelaku usaha yang tangguh dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tambah Ainanto.

Perwakilan UMKM Desa Sugihan, Munarsih, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan PLN Peduli.

“Kami sangat terbantu dengan bantuan alat dan pelatihan dari PLN,sekarang kami bisa lebih cepat mengerjakan pesanan pelanggan. Maturnuwun sanget PLN,” ujarnya.

Kepala Desa Sugihan, Sumadi, juga mengungkapkan apresiasi yang mendalam atas dukungan PLN.

“Perhatian PLN ini sangat berharga bagi kami, karena kami mendapat dukungan nyata dari PLN untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap kerjasama ini dapat terus terjalin dan menjadi kekuatan yang membawa desa kami ke arah yang lebih baik,” ucapnya.

Melalui semangat Sumpah Pemuda, PLN berharap Desa Sugihan dapat menjadi desa yang mandiri dan kuat secara ekonomi, dengan para pemudanya sebagai penggerak utama pembangunan.
Program ini mencerminkan komitmen PLN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan mewujudkan Indonesia yang lebih bersatu dan berdaya saing.