spot_img
Beranda blog Halaman 19

Sinergi BPH Migas dan PGN Jaga Keandalan Gas Bumi saat Libur Nataru 2026

0

SURABAYA (Pertamanews.id) – Dalam upaya mengamankan pasokan gas bumi di Jawa Timur selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas bersama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melakukan monitoring langsung ke sejumlah pelanggan gas bumi serta ke lokasi offtake station PGN, Jumat (26/12/2025).

Kerja sama regulator dan badan usaha niaga ini menjadi kunci menjaga keandalan distribusi gas bumi bagi seluruh pelanggan, baik sektor industri, komersial ataupun rumah tangga.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, Direktur Manajemen Risiko PGN Eri Surya Kelana, Direktur Teknik dan Operasi Pertagas Agung Indri Pramantyo dan General Manager PGN untuk Wilayah Operasi/Sales Operation Region (SOR) III Hedi Hedianto bersama jajaran lainnya. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pasokan gas bumi tetap aman, khususnya bagi sektor layanan publik dan industri strategis selama masa libur panjang.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menegaskan bahwa suplai gas bumi selama Nataru berada dalam kondisi sangat aman tanpa gangguan operasional.

“Suplai gas bumi selama periode perayaan Natal dan Tahun Baru berada dalam kondisi sangat aman dan tidak mengalami kendala operasional,” ujarnya.

Menurut Wahyudi, kondisi penyaluran justru relatif lebih aman, kapasitas pasokan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Sistem distribusi dan pengangkutan gas dinilai berjalan normal dan andal, sementara sektor kelistrikan tetap beroperasi stabil.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Rumah Sakit William Booth Surabaya, yang telah menggunakan gas bumi sejak 1998. Pihak rumah sakit menyampaikan bahwa selama lebih dari dua dekade pemanfaatan gas bumi, tidak pernah terjadi gangguan pasokan.

Selain andal, gas bumi juga dinilai memberikan efisiensi signifikan dari sisi biaya. Konsumsi gas bumi rumah sakit tercatat memberikan efisiensi biaya sekitar 53 persen.

Kunjungan juga dilakukan ke PT Indospring Tbk di Gresik, salah satu pelanggan sektor industri dengan konsumsi gas sekitar 1,2 juta standar kaki kubik per bulan.

Perusahaan tersebut tengah melakukan pengembangan kawasan dan penambahan pabrik baru, yang menunjukkan pentingnya pasokan gas bumi berkelanjutan dan berdaya saing.

Wahyudi menegaskan bahwa kunjungan lapangan ini sekaligus menjadi penegasan peran seluruh pemangku kepentingan. “Kunjungan ke sektor industri dan rumah sakit ini sekaligus menjadi bagian dari penegasan peran regulator, peran badan usaha sebagai operator pipa transmisi, serta peran badan usaha niaga dalam menjaga kontinuitas penyaluran gas bumi agar tidak terjadi gangguan,” katanya.

Dari sisi operator niaga, Direktur Manajemen Risiko PGN Eri Surya Kelana menyampaikan bahwa PGN telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nataru sejak November hingga 11 Januari.

“Menghadapi periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), PGN telah melakukan berbagai persiapan dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas),” ujarnya.

Eri menjelaskan, terdapat tiga strategi utama yang dijalankan Satgas, yakni memastikan keandalan infrastruktur, pemenuhan seluruh kontrak pasok, serta penerapan reliability strategy.

“Kesiapan pasokan alternatif juga disediakan melalui beyond pipeline seperti CNG,” kata Eri.

Sementara itu, General Manager PGN SOR III Hedi Hedianto menyampaikan bahwa realisasi penyaluran gas selama Nataru di wilayah SOR 3 mencapai sekitar 236 – 241 BBTUD. Sebagian besar, penyaluran gas dilakukan untuk pembangkit listrik seperti di Tambak Lorok, Gresik, dan Batang.

Hedi memastikan kesiapan layanan gas bumi untul wilayah SOR III berjalan secara optimal, agar seluruh sektor pelanggan tetap aman dalam pemanfaatan gas bumi. Ia juga menegaskan bahwa PGN tetap menjaga keandalan suplai bagi seluruh pelanggan selama periode Nataru.(*)

JNE Salurkan Bantuan Sosial dan Hadirkan Promo Sambut Natal 2025

0

JAKARTA (Pertamanews.id) — Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) menyalurkan bantuan sosial kepada sejumlah yayasan yatim di Jakarta serta menghadirkan berbagai program layanan dan promo bagi pelanggan di seluruh Indonesia.

Penyaluran bantuan dipimpin Direktur JNE Hui Chandra Fireta bersama SVP Finance & Accounting Group Head JNE Joseph, Audit Committee JNE Setiawan Kriswanto, serta perwakilan Persekutuan Oikumene JNE.

Sejumlah yayasan yang menerima bantuan di antaranya Panti Pelita Jiwa, Yayasan Cerdas Insani Waduk Pluit, dan Rumah Pemulihan Kasih Anugerah.

Kegiatan ini berlangsung bertepatan dengan perayaan Natal di Kantor Pusat JNE dan diikuti secara serentak oleh cabang JNE di berbagai daerah.

Selain kegiatan sosial, JNE menggelar Ibadah Perayaan Natal Persekutuan Oikumene 2025 pada Jumat, 12 Desember 2025. Ibadah dilaksanakan di Ballroom Kantor Pusat JNE dan diikuti secara daring oleh karyawan JNE di seluruh Indonesia. Ibadah tersebut mengusung tema “A Guarded Heart” (Amsal 30:1–9) dan dipimpin oleh Ev. Engeline Tija Soesilo.

Dalam rangka menyambut Natal, JNE menghias seluruh kantor cabangnya dengan dekorasi bertema Natal pada 20–25 Desember 2025.

Pada puncak perayaan, 25 Desember 2025, pelanggan di sejumlah cabang akan disambut Sinterklas yang membagikan bingkisan produk UMKM lokal.

Dari sisi layanan, JNE memberikan diskon ongkos kirim internasional sebesar 50 persen untuk tujuan Hong Kong, Taiwan, dan Singapura yang berlaku pada 25 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Selain itu, JNE juga menghadirkan diskon ongkos kirim layanan Roket hingga 90 persen pada 23–27 Desember 2025 dengan kode promo RKTNatal25.

SVP Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, menyatakan bahwa JNE tetap beroperasi penuh selama periode libur Natal dan Tahun Baru.

“Kami memastikan layanan pengiriman tetap berjalan guna mendukung kebutuhan logistik masyarakat,” ujarnya.***

Indosat Fokus Jaga Konektivitas Pelanggan Jateng–DIY Selama Momentum NATARU

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menyambut lonjakan mobilitas dan trafik data selama libur Natal dan Tahun Baru (NATARU), Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memastikan kesiapan jaringan yang andal dan stabil di seluruh Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Komitmen ini sejalan dengan semangat Indosat ANDAL: Ada Nyata di Setiap Langkah, yang diwujudkan melalui penguatan infrastruktur, optimalisasi layanan, serta pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan artifisial (AI).

Jawa Tengah dan DIY menjadi wilayah prioritas karena tingginya aktivitas digital masyarakat saat libur akhir tahun. Indosat saat ini mengoperasikan lebih dari 27.300 BTS di kedua provinsi tersebut, dengan dukungan tim teknis yang siaga dan pemantauan jaringan selama 24 jam.

Selama periode NATARU, trafik data diproyeksikan meningkat hingga 13 persen dibandingkan hari normal.

Optimalisasi jaringan difokuskan pada jalur-jalur utama perjalanan, mulai dari jalan tol dan jalur arteri hingga simpul transportasi publik seperti bandara, stasiun, dan terminal.

Indosat juga memperkuat jaringan di 83 titik strategis, di antaranya Bandara Internasional YIA, Bandara Ahmad Yani Semarang, Kota Tua Semarang, Tugu Jogja, Malioboro, hingga kawasan wisata Tawangmangu.

Selain itu, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, kawasan permukiman, serta pusat aktivitas masyarakat di Semarang, Solo, Purwokerto, Yogyakarta, Tegal, dan sekitarnya turut menjadi fokus penguatan.

Upaya ini dilakukan melalui peningkatan kapasitas hampir 1.000 BTS, penambahan site strategis, serta pengujian kualitas jaringan secara berkala.

Seluruh pengelolaan dan pemantauan jaringan terpusat di Digital Intelligence Operation Center (DIOC), pusat operasi berbasis AI yang memungkinkan penyesuaian kapasitas jaringan secara real-time.

Indosat juga memanfaatkan teknologi Digital Twin dan AI Agent untuk simulasi jaringan, deteksi gangguan, hingga otomatisasi operasional, sehingga kualitas layanan tetap terjaga di tengah dinamika trafik akhir tahun.

EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro, mengatakan periode Natal dan Tahun Baru menjadi momen krusial bagi masyarakat untuk tetap terhubung.

“Melalui semangat Indosat ANDAL, kami memastikan jaringan tetap kuat dan stabil di tengah lonjakan trafik. Dengan dukungan teknologi berbasis AI dan kesiapan tim di lapangan, kami berkomitmen menghadirkan konektivitas yang dapat diandalkan di setiap langkah pelanggan,” ujarnya.

Kinerja jaringan Indosat juga mendapat pengakuan nasional. Berdasarkan laporan terbaru Opensignal, Indosat meraih sejumlah penghargaan, antara lain kategori pengalaman bermain gim, cakupan waktu di jaringan, serta konsistensi keandalan layanan.

Capaian ini menegaskan daya saing jaringan Indosat dalam menjawab kebutuhan digital pelanggan, termasuk di Jawa Tengah.

Sebagai pusat ekonomi dan mobilitas utama di Jawa Tengah, Semarang menjadi kota kunci pengembangan jaringan generasi terbaru Indosat. Saat ini, 16,2 persen pelanggan Indosat di Semarang tercatat sebagai pengguna aktif perangkat 5G.

Layanan AIvolusi 5G Indosat telah menjangkau seluruh wilayah Kota Semarang dan sekitarnya, mencakup 16 kecamatan, termasuk kawasan bisnis, pendidikan, permukiman, pusat perbelanjaan, hingga titik transportasi dan ruang publik dengan aktivitas tinggi.

Jaringan ini didukung lebih dari 300 site 5G aktif yang terintegrasi dengan teknologi berbasis AI.
Dengan kecepatan tinggi, latensi rendah, dan kapasitas besar, jaringan 5G Indosat menghadirkan pengalaman digital yang lebih optimal, khususnya selama periode NATARU.

Mulai dari komunikasi, hiburan digital, navigasi perjalanan, hingga transaksi real-time, seluruhnya didukung konektivitas yang stabil—sekaligus menegaskan komitmen Indosat dalam mendorong adopsi teknologi masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.***

Pejabat Imigrasi Baru Dilantik, Kakanwil Tekankan Nilai Integritas dan Tanggung Jawab

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan, pada hari Jumat (12/12), melantik dan mengambil sumpah 12 pejabat baru (11 Manajerial dan 1 Non Manajerial).

Turut dilantik Imam Bahri, S.H., M.H. sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang dan Taufan, S.E., M.M. sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo.

Dalam sambutannya, Kakanwil mengucapkan selamat dan menekankan bahwa jabatan adalah amanah yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi. Pejabat yang baru dilantik diinstruksikan untuk menjadikan profesionalisme dan pelayanan prima sebagai prioritas utama.

Selain itu, mereka dituntut untuk segera beradaptasi, membangun sinergi, dan menghadirkan inovasi demi meningkatkan kualitas layanan keimigrasian di Jawa Tengah.

Kakanwil juga menyampaikan bahwa pelantikan ini adalah momentum untuk memperkuat komitmen Imigrasi sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, dan mendukung pembangunan nasional.

Kegiatan pelantikan dilaksanakan di Aula Kanwil dan disaksikan secara langsung maupun melalui zoom meeting oleh Kepala UPT dan jajaran Imigrasi se-Jawa Tengah.

Syair Jawa Menggema dari Pameran Hingga ke Festival Komukino ke-11

0
Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Nur Sahid, S.Sos., mengamati pameran kebudayaan kelompok Syair Jawa di Auditorium Ir. Widjatmoko Universitas Semarang (USM), Kamis (18/12) lalu.

SEMARANG (Pertamanews.id) – Festival Komukino ke-11 yang mengusung tema “Jateng Ayem” digelar di Auditorium Ir. Widjatmoko Universitas Semarang (USM), Kamis (18/12) lalu. Event tahunan yang diselenggarakan Program Studi Ilmu Komunikasi USM ini menghadirkan beragam pameran kebudayaan, inovasi kuliner, serta pertunjukan seni sebagai ruang ekspresi kreativitas mahasiswa.

Salah satu pameran yang menarik perhatian pengunjung adalah pameran budaya bertema Syair Jawa. Pameran ini dikemas secara kreatif dan edukatif serta selaras dengan tema besar festival Komukino ke-11, yakni “Jateng Ayem”.

Pameran Syair Jawa mengangkat tembang dolanan sebagai fokus utama. Empat tembang yang ditampilkan meliputi Lir-Ilir, Padang Bulan, Suwe Ora Jamu, dan Sluku-Sluku Bathok. Keempat tembang tersebut dipilih karena mengandung nilai filosofis dan pesan moral yang dekat dengan kehidupan masyarakat Jawa.

Berbagai elemen visual disajikan untuk memudahkan pengunjung memahami isi tembang dolanan. Mulai dari infografis, lirik tembang, hingga penjelasan makna disusun secara ringkas dan mudah dipahami. Penyajian visual yang tertata rapi membuat pengunjung tidak hanya membaca, tetapi juga terlibat secara aktif dalam menikmati pameran.

Koordinator pameran Syair Jawa, David, menjelaskan bahwa pameran ini bertujuan memperkenalkan kembali tembang dolanan kepada generasi muda melalui pendekatan yang lebih menyenangkan.

“Melalui pameran ini, kami ingin menunjukkan bahwa tembang dolanan bukan sekadar lagu anak-anak, tetapi memiliki makna mendalam tentang kehidupan, kebersamaan, dan ketenangan, sesuai dengan tema ‘Jateng Ayem’,” ujar David.

Ia menambahkan bahwa konsep interaktif sengaja dipilih agar pengunjung, khususnya generasi muda, tertarik untuk mengenal budaya Jawa. Panitia menghadirkan media berbentuk kepingan puzzle yang dapat dibolak-balik serta kuis singkat untuk meningkatkan keterlibatan pengunjung.

Keseruan pameran semakin terasa dengan adanya kuis digital yang dapat diikuti pengunjung. Melalui perangkat yang disediakan, pengunjung menjawab pertanyaan seputar tembang dolanan dan budaya Jawa. Panitia menyiapkan sejumlah freebies bagi pengunjung yang berhasil menjawab dengan benar.

Salah satu pengunjung, Salsa, mengaku antusias mengikuti pameran tersebut. Menurutnya, konsep pameran yang interaktif membuat materi budaya lebih mudah dipahami dan tidak membosankan.

Melalui pameran budaya bertema Syair Jawa, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang menghadirkan ruang belajar budaya yang edukatif dan interaktif dalam rangkaian Festival Komukino ke-11. Pameran ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya lokal yang dikemas secara kreatif dan relevan bagi generasi muda.***

Seruan Toleransi di Natal 2025, Ferry Wawan Cahyono Tegaskan Kebhinekaan Harus Dijaga

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Natal kepada seluruh umat masyarakat yang merayakan.

Ia menegaskan bahwa momen Natal harus dimaknai sebagai penguat nilai toleransi, persaudaraan, dan silaturahmi di tengah keberagaman masyarakat Jawa Tengah.

Menurut Ferry, Jawa Tengah dikenal sebagai provinsi yang menjunjung tinggi harmoni sosial dan hidup berdampingan secara damai.

Nilai-nilai kebhinekaan tersebut, kata dia, perlu terus dirawat, terutama melalui momentum hari besar keagamaan.

“Natal bukan hanya perayaan iman bagi umat Kristiani, tetapi juga momentum refleksi bagi kita semua untuk memperkuat toleransi, saling menghormati, dan membuka pintu silaturahmi lintas iman,” ujar Ferry, Selasa (24/12).

Anggota DPRD Jateng ini menekankan bahwa toleransi bukan sekadar slogan, melainkan sikap nyata yang harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bermasyarakat maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Ferry menilai, keberagaman yang ada di Jawa Tengah merupakan kekuatan besar jika dikelola dengan semangat persatuan.

Sebaliknya, tanpa toleransi, perbedaan justru berpotensi menjadi sumber perpecahan.

“Perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi jarak. Justru dari toleransi itulah silaturahmi tumbuh dan persatuan bangsa semakin kokoh,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana damai, aman, dan penuh rasa saling menghargai selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Menurutnya, kondusivitas daerah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat atau pemerintah.

Di akhir pernyataannya, Ferry berharap perayaan Natal tahun ini membawa kedamaian, harapan baru, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat Jawa Tengah.

“Selamat Natal bagi saudara-saudara umat Kristiani. Semoga damai Natal menyertai kita semua dan mempererat persaudaraan dalam bingkai NKRI,” pungkasnya.***

Cemil Dining Hadirkan “Holly Jolly Holiday” Menu Spesial Natal Dengan Cita Rasa Hangat & Festive

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menyambut momen Natal, Cemil Dining menghadirkan rangkaian menu spesial bertajuk Holly Jolly Holiday yang diluncurkan pada Desember 2025 di Kotta Hotel Semarang. Menu edisi terbatas ini disiapkan sebagai pilihan hidangan akhir tahun dengan nuansa hangat dan cita rasa yang cocok dinikmati bersama keluarga maupun kerabat.

Menu Natal yang ditawarkan mencakup Pumpkin Cream Soup, sup labu bertekstur lembut dengan krim dan croutons sourdough, serta Classic Beef Lasagna yang disajikan dengan lapisan pasta, daging sapi bolognese, saus tomat, dan keju mozzarella. Selain itu, tersedia Cemil Roasted Chicken berupa ayam panggang berbumbu herbal yang disajikan bersama mashed potatoes, sayuran, dan saus cokelat. Untuk penutup, Cemil Dining menghadirkan Banana Cream Pudding dengan lapisan krim pisang, biskuit vanila, dan taburan remahan Biscoff.

Selain menu makanan, Cemil Dining juga menghadirkan minuman spesial Natal, yakni Apple Spice yang memadukan jus apel, rosella, ginger beer, lemon, dan rempah, serta Peppermint Chocolate berupa cokelat panas dengan sentuhan peppermint.

Tidak hanya menyajikan menu makan dan minum, Kotta Hotel Semarang turut menghadirkan hampers Natal edisi khusus. Hampers ini berisi Banana Cream Pudding dan Orange Earl Grey Cake yang dikemas dengan nuansa Natal dan ditujukan sebagai pilihan hadiah di momen perayaan akhir tahun.

Menu Holly Jolly Holiday dan hampers Natal tersedia dalam periode terbatas selama musim Natal dan dapat dinikmati langsung di Cemil Dining, Kotta Hotel Semarang, Jalan Taman Srigunting Nomor 14, Kota Lama, Semarang. Informasi dan pembaruan terkait menu dapat diakses melalui akun Instagram @cemildining serta situs resmi Kotta Hotel Semarang.

AEON Hadir di Surabaya, Jawab Gaya Belanja Cepat Warga Kota Pahlawan

0

SURABAYA (Pertamanews.id) — Raksasa ritel asal Jepang, AEON Indonesia, resmi memperluas sayapnya ke Kota Pahlawan dengan membuka gerai supermarket ke-13 di Pakuwon Mall Surabaya, Kamis (18/12/2025).

Kehadiran ini menjadi penanda keseriusan AEON membidik pasar perkotaan Jawa Timur yang kian dinamis, cepat, dan menuntut kepraktisan.

Presiden Direktur PT AEON Indonesia, Takahiro Osugi, menilai Surabaya memiliki karakter konsumen yang unik. Warga kota metropolitan ini cenderung berbelanja lebih sering dengan waktu singkat, namun tetap menaruh perhatian besar pada kualitas produk dan kenyamanan toko.

“Surabaya bergerak cepat. Konsumen ingin belanja harian yang praktis, mudah dijangkau, tanpa proses berbelit, tetapi tetap segar dan lengkap. Itulah yang kami hadirkan melalui AEON Supermarket di Pakuwon Mall,” ujar Osugi.

Pemilihan Pakuwon Mall Surabaya bukan tanpa alasan. Pusat perbelanjaan ini dinilai memiliki arus pengunjung yang kuat serta lokasi strategis sebagai simpul aktivitas masyarakat urban.

Dengan konsep supermarket modern, AEON memposisikan gerainya bukan sekadar tempat belanja, melainkan bagian dari gaya hidup warga kota.

Salah satu daya tarik utama adalah area Food Street yang menggabungkan kuliner khas Jepang dengan sentuhan lokal. Menu bercita rasa pedas seperti Sushi Geprek hingga Buldak Sausage Danish sengaja dihadirkan untuk menyesuaikan lidah masyarakat Surabaya yang dikenal menyukai rasa kuat dan berani.

Tak hanya itu, AEON juga mengunggulkan produk segar lokal maupun impor dengan standar mutu tinggi. Aurora Salmon asal Norwegia dan Tasmanian Beef menjadi produk andalan, berdampingan dengan buah-buahan premium yang menyasar konsumen kelas menengah perkotaan.

Menjawab kebutuhan belanja yang serba ringkas, AEON turut menghadirkan layanan RAISA, personal shopper berbasis WhatsApp. Melalui layanan ini, konsumen dapat berbelanja tanpa harus berlama-lama di dalam toko, sejalan dengan tren belanja cepat di kota besar.

Pembukaan gerai Surabaya ini melanjutkan ekspansi AEON di luar Jabodetabek setelah Semarang. Jawa Timur dipandang sebagai pasar potensial berkat pertumbuhan ekonomi yang stabil, kepadatan penduduk tinggi, serta daya beli masyarakat yang terus meningkat.

“Kehadiran kami di Surabaya merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas akses belanja berkualitas ke lebih banyak kota besar di Indonesia,” kata Osugi.

Lewat ekspansi ini, AEON menegaskan perannya sebagai pemain ritel modern yang tak sekadar menjual produk, tetapi juga membaca dan beradaptasi dengan perubahan gaya hidup konsumen Indonesia yang semakin cepat dan praktis.***

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Univesitas Semarang Gelar Sosialisasi “Lindungi Diri, Sayangi Keluarga: Kenali Tanda-Tanda KDRT”

0
Foto bersama mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang, narasumber, dan peserta ibu-ibu PKK Kelurahan Bugangan usai kegiatan sosialisasi pencegahan KDRT di Kelurahan Bugangan, Kecamatan Semarang Timur, Minggu (21/12) lalu.

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kegiatan sosialisasi bertema “Lindungi Diri, Sayangi Keluarga: Kenali Tanda-Tanda KDRT” digelar di Kelurahan Bugangan, Kecamatan Semarang Timur, Minggu (21/12) pagi. Kegiatan ini dilaksanakan pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh ibu-ibu PKK Kelurahan Bugangan.

Sosialisasi tersebut digelar sebagai respons atas masih maraknya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT yang kerap tidak terungkap karena dianggap sebagai persoalan pribadi keluarga. Kondisi ini dinilai membuat banyak korban tidak mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang semestinya.

Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya perempuan, mengenai berbagai bentuk KDRT, tanda-tanda awal kekerasan yang sering tidak disadari, serta langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dan keluarga. Edukasi ini diharapkan mampu mendorong keberanian korban untuk mengenali dan menyikapi kekerasan secara tepat.

Sosialisasi menghadirkan Irnida Terana, M.Psi., Psikolog, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Irnida menjelaskan bahwa KDRT tidak hanya berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga mencakup kekerasan psikologis, verbal, ekonomi, serta kontrol berlebihan dalam relasi rumah tangga.

Pemateri Irnida Terana, M.Psi., Psikolog, menyampaikan materi dalam kegiatan sosialisasi “Lindungi Diri, Sayangi Keluarga: Kenali Tanda-Tanda KDRT”. Sosialisasi ini membahas bentuk-bentuk KDRT, tanda awal kekerasan, serta langkah perlindungan diri dan keluarga yang perlu dipahami sejak dini oleh ibu-ibu PKK.

“Banyak perempuan tidak menyadari bahwa dirinya mengalami KDRT karena kekerasan tersebut tidak meninggalkan luka fisik. Padahal tekanan mental, kata-kata yang merendahkan, hingga pembatasan aktivitas juga termasuk bentuk kekerasan,” ujar Irnida.

Ia menegaskan bahwa pemahaman mengenai KDRT merupakan langkah awal yang penting agar korban tidak terus berada dalam lingkaran kekerasan. Menurutnya, perlindungan diri justru menjadi upaya menjaga keselamatan dan keberlangsungan keluarga.

“Melindungi diri bukan berarti merusak keluarga. Dengan mengenali tanda-tanda KDRT dan berani mencari bantuan, kita menjaga keselamatan diri, anak, dan keutuhan keluarga dalam jangka panjang,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta aktif mengajukan pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait dinamika rumah tangga dan lingkungan sekitar. Sejumlah peserta mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai bentuk-bentuk KDRT yang selama ini kerap dianggap wajar.

Salah satu anggota PKK Kelurahan Bugangan menyampaikan bahwa sosialisasi ini membuka wawasan peserta. Ia menyebut bahwa selama ini KDRT sering dipersepsikan hanya sebatas kekerasan fisik, padahal kekerasan verbal dan tekanan psikologis juga memiliki dampak serius.

Melalui kegiatan ini, ibu-ibu PKK diharapkan dapat berperan sebagai agen edukasi di lingkungan keluarga dan masyarakat. Sosialisasi ini menegaskan pentingnya membangun kesadaran kolektif bahwa keluarga seharusnya menjadi ruang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Kegiatan tersebut juga menekankan perlunya kolaborasi antara masyarakat, tokoh lingkungan, dan tenaga profesional dalam menciptakan keluarga yang sehat, setara, dan berperspektif perlindungan terhadap korban KDRT.***

Sistem Kelistrikan Aceh Pulih, Seluruh Gardu Induk Beroperasi Normal, Kini PLN Lanjutkan Pemulihan Distribusi Hingga ke Masyarakat

0

ACEH (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Provinsi Aceh telah pulih sepenuhnya pascabencana. Pemulihan ini ditandai dengan beroperasinya kembali 20 Gardu Induk (GI) yang ada di Aceh, sehingga sistem kelistrikan utama kembali normal.

Pulihnya sistem kelistrikan Aceh didukung oleh penormalan menyeluruh pada sisi pembangkitan dan transmisi. Tonggak penting pemulihan adalah dengan beroperasinya kembali Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya yang memastikan pasokan listrik ke seluruh GI di Aceh dapat disalurkan secara optimal.

Dengan telah beroperasinya seluruh GI secara normal, PLN selanjutnya memfokuskan upaya pada percepatan pemulihan jaringan distribusi listrik kepada masyarakat, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis dan akses yang masih terbatas.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa sesuai arahan Pemerintah, pihaknya terus mempercepat pemulihan kelistrikan pascabencana hingga jaringan listrik kembali sampai kepada masyarakat.

“Sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto dan arahan langsung dari Bapak Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral), kami terus berupaya melanjutkan penormalan kelistrikan Aceh dengan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Alhamdulillah, kini sistem kelistrikan Aceh telah pulih. Seluruh gardu induk sudah beroperasi normal, didukung pembangkit dan transmisi yang kembali beroperasi. Ini menjadi fondasi penting agar pasokan listrik ke masyarakat dapat berjalan stabil,” ujar Darmawan.

Sebelumnya, PLN berhasil mengoperasikan PLTU Nagan Raya yang didukung cadangan sistem yang memadai untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan masyarakat Aceh. Beroperasinya pembangkit ini sekaligus mengoptimalkan jalur transmisi Nagan–Sigli sebagai bagian dari sistem kelistrikan Aceh.

PLN juga telah berhasil memulihkan jaringan transmisi Arun–Bireuen serta Pangkalan Brandan–Langsa yang menjadi backbone interkoneksi Sumatra–Aceh dan sempat terputus akibat banjir dan tanah longsor.

Dengan sistem utama yang telah normal dan seluruh GI beroperasi, penyaluran listrik ke jaringan distribusi dilakukan secara bertahap dan dengan kehati-hatian tinggi.

Darmawan menegaskan bahwa setiap tahapan pemulihan dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan masyarakat.

“Kami memastikan proses penormalan distribusi dilakukan secara bertahap dan aman, terutama di wilayah yang masih terdapat genangan air atau lumpur, agar masyarakat dapat kembali menikmati listrik dengan nyaman,” jelasnya.

PLN berkomitmen untuk terus bersama masyarakat Aceh mengupayakan peningkatan layanan kelistrikan serta memantau keandalan sistem secara berkelanjutan hingga seluruh pelanggan kembali menikmati pasokan listrik secara normal.

“Bagi pelanggan yang belum menyala, kami terus berkoordinasi dan memastikan instalasi pelanggan dalam kondisi aman sebelum pasokan listrik kembali disalurkan,” tutup Darmawan.

Dengan pulihnya sistem kelistrikan Aceh dan beroperasinya seluruh gardu induk secara normal, diharapkan aktivitas ekonomi, layanan publik, serta kehidupan sosial masyarakat dapat kembali pulih secara bertahap.***