spot_img
Beranda blog Halaman 192

KAI Daop 1 Jakarta Akan Tutup 3 Perlintasan Liar untuk Tingkatkan Keselamatan Kereta Api

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menutup 3 titik perlintasan liar atau perlintasan sebidang tanpa palang pintu secara serentak di wilayah Daop 1 Jakarta, Rabu 30 Oktober 2024.

Ke 3 titik perlintasan sebidang liar tersebut yaitu :

  1. KM 31+895 petak jalan StasiunCicurug – Stasiun Parungkuda,
  2. Perlintasan tidak resmi tidak terjaga KM 31+820 perlintasan tidak resmi tidak terjaga petak jalan Stasiun Cicurug -Stasiun Parungkuda di RT 02 RW 04 Kp. Bojong Astana Ds.Langengsari Kec. Parungkuda Kab. Sukabumi, Jawa Barat, dan
  3. KM 46+050 perlintasantidak resmi tidak terjaga petak jalur Stasiun Parungpanjang -Stasiun Cilejit di Kp. Salimah Rt 007/02 Desa Gintung Cilejit KecParung panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Manager Humas PT. KAI (Persero) Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko menuturkan bahwa penutupan perlintasan liar dilakukan karena tingginya angka kecelakaan baik di petak jalan (jalur KA) maupun di perlintasan sebidang, yang tercatat sebanyak 116 kejadian sejak Januari hingga Oktober 2024 dan menyebabkan 35 orang mengalami luka ringan, 19 orang luka berat dan 112 orang meninggal dunia.

Normalisasi jalur KA dan penutupan kali ini juga melibatkan kewilayahan setempat, Babinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat setempat dan juga dari BTP kelas 1 Jakarta serta Direktorat Keselamatan DJKA.

“Kami terus berupaya untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan melakukan peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang KA,” kata Ixfan dari Jakarta Rabu (30/10).

Ixfan juga mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat sebanyak 503 titik perlintasan sebidang di wilayah kerja Daop 1 Jakarta, dari jumlah tersebut yang resmi 268 titik dan yang liar sebanyak 235 titik.

Sedangkan yang dijaga oleh KAI, Dishub maupun swadaya Masyarakat sebanyak 299 titik dan tidak terjaga 204 titik.

“KAI Daop 1 Jak selama ini terus berusaha melakukan penutupan perlintasan untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api. Hingga tahun 2023 KAI Daop 1 telah melakukan penutupan sebanyak 65 titik perlintasan. Selanjutnya pada periode Januari hingga 30 Oktober 2024, berhasil menutup 23 titik perlintasan,” ungkap Ixfan.

Ixfan juga menyayangkan, karena masih ada pengguna jalan yang tidak disiplin saat melintas di perlintasan sebidang.

Selama tahun 2022 terdapat 211 kejadian temperan baik itu di perlintasan sebidang maupun di jalur KA, tahun 2023 terdapat 188 kejadian dan tahun 2024 hingga saat ini terdapat 116 kejadian, dengan rincian bulan januari 15 kali kejadian, Februari 14, Maret 13, April 15, Mei 8, Juni 11, Juli 16, Agustus 7, September 6 dan Oktober sampai dengan saat rilis dibuat sebanyak 11 kali kejadian.

Korban kecelakaan di perlintasan sebidang dengan kondisi luka ringan, berat bahkan meninggal.

Adapun pada tahun 2024 jumlah kejadian kecelakaan di perlintasan yaitu 38 titik perlintasan sebidang, korban dengan berbagai kondisi luka ringan, luka berat, hingga meninggal dunia.

Ixfan secara tegas menyampaikan kepada para pengguna jalan raya yang akan melintas pada perlintasan sebidang agar selalu berhati-hati dan waspada.

Pengguna jalan juga wajib mengutamakan perjalanan kereta api serta keselamatan dengan mematuhi rambu-rambu serta aturan yang ada.

“Wajib ‘berteman’ (berhenti, tengok kanan-kiri, aman, dan jalan) serta tidak membuat ataupun membangun perlintasan-perlintasan liar. Pelanggaran di perlintasan sebidang serta jalan raya merupakan pelanggaran lalu lintas dan dapat ditindak pihak berwajib sesuai aturan sebagaimana diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ” tutup Ixfan.

KAI Daop 1 Jakarta Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda di Stasiun Gambir

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mengadakan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 96, dengan menggelar upacara di di Halaman Parkir Utara Stasiun Gambir, Jakarta pada hari ini, Senin 28 Oktober 2021.

Kegiatan ini dilakukan untuk mengenang perjuangan pemuda dalam mempertahankan kesatuan bangsa Indonesia dan menekankan semangat nasionalis di antara jajaran KAI Daop 1 Jakarta.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko menjelaskan kegiatan upacara berlangsung dengan lancar dan tertib. Acara ini dilakukan dengan Pengibaran Bendera Merah Putih, Pembacaan UUD 1945, Pembacaan Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 dan diakhiri dengan doa bersama. Upacara berlangsung dengan lancar dan tertib.

“Upacara ini diadakan untuk menghargai jasa pahlawan penggagas Sumpah Pemuda, selain juga mengingatkan kembali tentang pemahaman sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, khususnya Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak bersejarah dalam perjalanan menuju kemerdekaan Indonesia,” ujar Ixfan, Senin (28/10/2024).

Dia juga mengatakan KAI Daop 1 Jakarta mengadakan upacara Sumpah Pemuda untuk menghargai para pejuang, juga sebagai refleksi atas ide visioner pemuda tempo dulu yang menginspirasi para karyawan agar terus dapat memberikan pelayanan terbaik untuk bangsa dan negara lewat ranah transportasi perkeretaapian.

“Hari Sumpah Pemuda adalah momentum bagi kita semua untuk terus berjuang dan berkarya, karena dengan semangat pemuda, tidak ada yang tidak mungkin kita capai bersama,” sambung Ixfan.

Menurut Ixfan, upacara Hari Sumpah Pemuda KAI Daop 1 Jakarta hari ini semakin memperlihatkan keseriusan dan bentuk dukungan perusahaan dalam memperingati hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.

KAI Daop 1 Jakarta semoga dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan turut berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih bermartabat.

“Dalam peringatan Sumpah Pemuda ini, kita perlu memberikan kesempatan kepada pemuda untuk terlibat dalam pembangunan sesuai dengan kompetensi dan minat mereka. Di samping itu, mari kita tingkatkan perhatian terhadap pemuda dengan memperbaiki layanan, tata kelola, dan dukungan sumber daya, agar kondisi kepemudaan di Indonesia semakin baik,” kata Ixfan.

Upacara ini dipimpin oleh Direktur Niaga KAI Hadis Surya Palapa dan dihadiri oleh seluruh pimpinan jajaran hingga pegawai dari KAI Daop 1 Jakarta.

Di waktu yang sama, juga sebanyak tiga Anggota Polsuska Daop 1 Jakarta menerima penghargaan sebagai Tim Pengibar Bendera Bulan Kebangsaan tahun 2024 oleh Walikota Administrasi Jakarta Pusat di kantor Walkot Jakarta.

JLC Member Gathering 2024 Hadir di Semarang, Momen Berharga bagi Member Loyal JNE

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan. Sebagai bentuk apresiasi, JNE mengundang member JNE Loyalty Card (JLC) terpilih untuk hadir pada acara JLC Member Gathering 2024 yang bertajuk “To The Point”. Acara ini digelar di 5 kota yakni, Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, dan Makassar.

Semarang menjadi kota keempat penyelenggaraan acara JLC Member Gathering 2024. Sebelumnya JLC Member Gathering telah sukses terlaksana di 3 kota yaitu Bogor, Bandung dan Cirebon. Bertempat di Hotel Aruss Semarang, JNE mengundang para member JLC pada Selasa (29/10/2024).

Dalam kesempatan tersebut hadir Wahyu Sangerti Alam, Kepala Cabang JNE Semarang, Fanny Elvandari, Customer Loyalty Department Head JNE dan Gideon Yonatan selaku Brand Owner Nubiko.id.

Gideon sendiri hadir sebagai salah satu customer JNE yang membagikan kisah inspiratif perjalanan bisnis Nubiko.id yang dikenal sebagai produk skincare untuk bayi.

Penyelenggaraan acara JLC Member Gathering bertujuan mengapresiasi para member yang telah konsisten mempercayakan JNE sebagai jasa pengirimannya.

Dalam acara ini, para member memiliki kesempatan untuk berbagi pengalaman, tantangan, dan solusi yang mereka hadapi dalam bisnis mereka. Selain itu, acara ini juga dirancang untuk memperkuat jaringan antar member. 

Rangkaian acara dibuka dengan penyampaian materi perihal informasi terkini mengenai layanan dan inovasi terbaru dari JNE yang dilanjut dengan sesi sharing inspiratif yang dibawakan oleh narasumber dengan materi yang dapat meningkatkan skill dan knowledge seputar pemasaran digital dan pengembangan bisnis.

Sebagai bentuk apresiasi dan menambah keseruan selama acara, para peserta juga berkesempatan untuk memenangkan Door Prize menarik.

Acara ditutup dengan makan malam bersama, untuk memberikan kesempatan bagi para member untuk berinteraksi lebih lanjut dan menjalin relasi. 

Fanny Elvandari, selaku Customer Loyalty Departement Head mengungkapkan, JNE ingin memastikan bahwa setiap member merasakan nilai lebih dari menjadi bagian dari JNE.

Melalui Kegiatan JLC Member Gathering 2024, kami berharap dapat membangun hubungan yang lebih kuat dan memberikan dukungan yang dibutuhkan para member dalam mengembangkan bisnis mereka.

“Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah bagi para member untuk mendapatkan pengetahuan baru dan membangun jaringan yang lebih luas,” katanya.

Sejak diluncurkan pada tahun 2009, kini JLC memiliki lebih dari 700 ribu member. JLC telah menggelar berbagai program, antara lain penukaran poin dengan beragam hadiah menarik, seperti gadget, voucher belanja, tiket nonton, peralatan rumah tangga hingga donasi dan lain-lain.

Selain itu JLC juga memiliki program Point Exchange dimana poin JLC dapat di tukarkan dengan Poin dari program loyalty partner dan dapat digunakan sebagai alat pembayaran di merchant partner.  

Eri Palgunadi, selaku SVP – Marketing Group Head mengungkapkan, sejalan dengan tagline JNE, ‘Connecting Happiness’, JLC Member Gathering 2024 kami selenggarakan untuk memperkuat hubungan dan kolaborasi antara JNE dan para member.

“Kami percaya bahwa dengan berbagi pengalaman dan pengetahuan, kita dapat bersama-sama menciptakan kebahagiaan dalam perjalanan bisnis masing-masing. Acara ini bukan hanya tentang networking, tetapi juga tentang memberikan inspirasi dan dukungan yang dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan bersama,” tandasnya.

UNDIP Rayakan Sumpah Pemuda dengan Harapan dan Semangat Baru

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Peringatan Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum bersejarah untuk mengingatkan pentingnya semangat persatuan dan kesatuan yang telah diikrarkan oleh para pemuda Indonesia pada tahun 1928 lalu.

Sebagai bentuk perayaannya, Universitas Diponegoro menggelar upacara bendera dalam rangka Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 96 tahun 2024 bertema “Maju Bersama Indonesia Raya” di Lapangan Widya Puraya, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang.

Melalui peringatan ini, generasi penerus bangsa diharapkan dapat terus memupuk rasa cinta tanah air dan memperkuat komitmen untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Seluruh peserta upacara yang meliputi Dosen dan Tenaga Kependidikan UNDIP dengan tertib dan penuh khidmat mengikuti prosesi upacara.

Pada pelaksanaan upacara peringatan Sumpah Pemuda 2024 terdapat serangkaian agenda berupa pembacaan Keputusan Kongres Pemuda Tahun 1928 dan pembacaan naskah sambutan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Ario Bimo Nandito Ariotedjo, S.H. yang dibacakan oleh Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. selaku pembina upacara.

Dalam pidatonya, Menpora Dito Ariotedjo mengajak seluruh masyarakat untuk membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi pemuda Indonesia dalam berbagai dimensi pembangunan. Upaya ini diharapkan bisa meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) dan mengantar Indonesia menuju visi besar 2045.

Di akhir pidato, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi semua pihak yang telah berkontribusi dalam pemberdayaan pemuda.

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tinggi atas kontribusi positif segenap pemangku kepentingan yang telah dan terus memberikan pelayanan kepemudaan yang baik. Indonesia yang raya dan sejahtera memanggil partisipasi dan perjuangan pemuda Indonesia,” kata Rektor UNDIP membacakan sambutan Menpora RI.

Dalam amanatnya, Prof Suharnomo selaku pembina upacara menyampaikan pula bahwa UNDIP sudah berjalan on track dengan mengambil tagline bermartabat dan bermanfaat.
“Bermartabat artinya secara keilmuan dengan memberikan atmosfir akademik dengan lebih baik dan juga memiliki reputasi yang lebih baik dikalangan akademisi nasional maupun internasional. Sedangkan yang kedua, bermanfaat untuk relevan di keilmuan dan harusnya kampus berperan memberikan banyak solusi kepada masyarakat,” ucapnya.

“Kita mencoba banyak hal, kita ingin menjadi solusi dari banyak peristiwa, dari banyak kebutuhan yang ada di masyarakat, kita sudah memulainya. Namun demikian, saya rasa ini adalah kerja raksasa yang dibutuhkan adalah saling melengkapi, selalu ada room of improvement bagi kampus UNDIP,” imbuh Prof Suharnomo.

“Saya sangat percaya kampus UNDIP diisi oleh talenta – talenta dosen dan tendik yang sangat luar biasa. Oleh karena itu mari terus bersinergi antar unit, antar fakultas kemudian diimplementasikan dikampus Universitas Diponegoro,” tegasnya.

Rektor UNDIP juga mengungkapkan banyak hal yang belum sempurna di UNDIP, namun dengan kecanggihan, keandalan dan passionate dari semua, mudah – mudahan UNDIP growing better.

“Sekali lagi, kita berharap dengan passionate dan dengan hati yang gembira kita semua dapat memiliki putra putri terbaik bangsa ini menyiapkan diri ke kancah global dan persaingan di dunia kerja dan usaha yang makin tidak gampang. Semoga implementasi dari keilmuan perkembangan zaman dan juga niat untuk menjadi solusi bagi masyarakat akan melekat di hati kita insan – insan Universitas Diponegoro,” pungkas Prof Suharnomo.

SP PGN Tegaskan Pekerja Siap Dukung Pemanfaatan Gas Bumi Nasional Demi Swasembada Energi

0

BANDUNG (Pertamanews.id) – Hadapi tantangan dan pengelolaan keberlanjutan bisnis PGN, Serikat Pekerja (SP) PGN dalam Rakernas 2024, menggelar Forum Diskusi Terarah (FDT) yang bertujuan untuk untuk memperkuat sinergi antara pekerja dan manajemen dalam menjaga peran dan kontribusi PGN serta gas bumi dalam keberlangsungan layanan energi nasional dan perannya dalam ketahanan energi nasional dalam dinamika bisnis dan tantangan yang semakin kompleks.

Forum diskusi ini menjadi wadah bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bertukar pikiran dan gagasan mengenai tantangan serta peluang yang dihadapi oleh industri gas nasional, khususnya PGN.

Dengan mengusung tema yang relevan dengan masa depan perusahaan, acara ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat memastikan keberlanjutan bisnis PGN.

Rakernas SP 2024 dihadiri oleh pengurus SP dan manajemen PGN, dibuka oleh Ketua Umum (Ketum) SP PGN, Ardi Viryawan, serta jajaran manajemen PGN yang diwakili oleh Rachmat Hutama, Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Rosa Permata Sari, serta Tony Setyo Boedi Hoesodo, Komisaris Independen.

Salah satu poin penting yang dibahas dalam forum ini adalah mengenai transformasi bisnis PGN untuk menghadapi tantangan masa depan.

“Kedepannya PGN harus terus fokus pada pengembangan SDM, adaptasi teknologi,serta fokus pada regulasi yang ada dalam menjawab tantangan bisnis gas bumi,” ujar Toni.

Senada dengan Toni, Rachmat juga mengingatkan bahwa perubahan lingkungan bisnis khususnya di sisi pasokan harus menjadi perhatian bagi seluruh pekerja PGN.

“Cepat atau lambat, kedepannya manajemen akan memasuki babak baru yaitu pembangunan infrastruktur LNG dan trading LNG,” jelas Rachmat.

Rosa Permata Sari, dalam paparannya menyampaikan bahwa PGN memiliki ambisi besar untuk industri gas nasional.

“Fokus utama kita adalah memastikan PGN tetap eksis dan berkontribusi bagi negara hingga tahun 2045. Untuk mencapai tujuan ini, kita perlu melakukan berbagai transformasi, baik dari sisi bisnis maupun sumber daya manusia,” ujar Rosa.

Selain membahas transformasi bisnis, forum ini juga membahas berbagai isu strategis lainnya, seperti ketersediaan pasokan gas, pengembangan infrastruktur gas, transformasi energi, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Para peserta diskusi aktif memberikan masukan dan ide-ide segar untuk mengatasi tantangan yang ada.

PGN terus berupaya meningkatkan kapasitas produksi dan distribusi gas. Pembangunan infrastruktur gas di berbagai wilayah, terutama di Indonesia Tengah dan Timur, merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target bauran energi yang lebih baik.

PGN sebagai Subholding Gas Pertamina memiliki komitmen yang kuat untuk membangun energi di Indonesia, khususnya pemanfaatan energi gas bumi, yang sejalan dengan program Swasembada Energi dalam Asta Cita Pemerintah 2024–2029 di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran.

PGN juga berupaya menjawab tantangan unbalance supply-demand dengan berjuang untuk mendapatkan pasokan gas yang ada di Indonesia mulai dari gas domestik hingga ke sumur marginal termasuk upaya mendapatkan pasokan LNG dari berbagai wilayah global untuk mengamankan penyediaan gas bumi ke pelanggan sehingga meningkatkan penyerapan gas bumi serta menjadikan gas sebagai energi pilihan di masa transisi energi saat ini.

Mengurangi jejak karbon dan bisnis green energy juga merupakan tujuan jangka panjang perseroan. Tak lupa upaya membuka peluang kerjasama termasuk dengan beragam instansi pemerintah terkait untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan pemanfaatan gas bumi di Indonesia juga terus dilaksanakan.

Sinergi antara serikat pekerja dan manajemen menjadi salah satu kunci keberhasilan forum diskusi ini. Kedua belah pihak sepakat bahwa kerja sama yang solid sangat penting untuk mencapai tujuan bersama, yaitu keberlanjutan PGN.
Dengan saling mendukung dan bekerja sama, diharapkan PGN dapat terus tumbuh dan berkembang serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat dan negara.

Rosa juga menekankan pentingnya kolaborasi antara serikat pekerja dan manajemen dalam mewujudkan visi perusahaan.
“Harapannya semoga yang sudah terjalin dalam bentuk diskusi seperti ini bisa kita wujudkan dalam aktivitas bisnis, masukan-masukan yang produktif yang kami bisa kita dapat dari awal akan sangat berguna sehingga kebijakan yang ditentukan oleh perusahaan juga memang kontributif untuk pertumbuhan dan dapat diimplementasikan dengan baik,” ungkapnya.

Senada, Ardi Viryawan, memastikan bahwa SP PGN bersama manajemen berupaya bahu-membahu untuk mencari solusi dalam memenuhi penugasan pemerintah dengan segala tantangan yang ada serta tetap menjaga pertumbuhan dan keberlangsungan bisnis perusahaan.

Ardi meyakini bahwa dengan kinerja perusahaan yang semakin baik, kesejahteraan pekerja dan kontribusi PGN bagi Indonesia pun akan semakin meningkat.

Penugasan yang berjalan selama ini mulai dari Jargas hingga HGBT dengan segala tantangan yang ada tidak menyurutkan semangat pekerja untuk memberikan kontribusi yang terbaik bagi Perusahaan dalam menjaga keberlangsungan bisnis Perusahaan.

Dengan demikian, SP PGN mengedepankan dialog konstruktif dengan manajemen untuk memastikan bahwa setiap inisiatif yang diambil, termasuk pengembangan infrastruktur gas bumi, tetap mempertimbangkan pekerja sebagai fondasi utama berjalannya bisnis perusahaan.

“Kami mendukung PGN dalam menjalankan tugasnya, asalkan tetap dalam batas risiko yang terukur, mengingat PGN sebagai Badan Usaha harus tetap menghasilkan profit dan bertumbuh. Kesejahteraan pekerja juga harus diperhatikan agar semangat dan produktivitas tetap tinggi dalam mencapai target. Sebagai perusahaan Tbk, PGN juga bertanggung jawab menjaga kepercayaan para pemegang saham. Kami berharap pemerintah dapat memberikan dukungan, seperti alokasi pasokan gas dan LNG yang kompetitif, agar PGN dapat menjalankan tugasnya sebagai agregator gas dan agen pembangunan untuk mencapai Swasembada Energi.” tutup Ardi

Hari Listrik Nasional ke-79, Dirut PLN Tegaskan Komitmen sebagai Fondasi Pembangunan Nasional

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Tepat 27 Oktober diperingati sebagai Hari Listrik Nasional (HLN) ke-79. Selama 79 tahun juga PT PLN (Persero) telah menerangi masyarakat seantero Indonesia.

Dengan mengusung tema “Energi Baru untuk Indonesia Maju”, perseroan berharap dapat terus berinovasi dalam menyediakan energi bersih secara berkelanjutan demi kemajuan Indonesia.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dalam upacara peringatan HLN ke-79 dan Hari Sumpah Pemuda pada Senin (28/10) mengatakan, PLN bertekad mewarisi semangat para pemuda untuk all out menjalankan mandat sebagai fondasi pembangunan nasional.

PLN menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya Pemerintah dalam mencapai pertumbuhan ekonomi Indonesia di angka 8 persen.

“Tugas PLN kini bukan hanya menyediakan listrik andal, tetapi juga menjaga lingkungan, menurunkan emisi gas rumah kaca dan fasilitator kemajuan bangsa Indonesia. Melalui listrik hijau yang andal dan merata, PLN berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi, menciptakan lapangan kerja, memerangi kelaparan, menekan angka kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Darmawan.

Darmawan menyampaikan, untuk mewujudkan hal tersebut, PLN telah melakukan berbagai tranformasi selama empat tahun terakhir, mulai dari sektor pembangkitan, transmisi, distribusi, sistem keuangan, sistem pengadaan, hingga pelayanan pelanggan.

“PLN telah mengubah proses bisnis yang tadinya lambat dan berbelit, kita ubah menjadi proses bisnis yang simpel, sederhana, cepat, dan trengginas,” ujar Darmawan.

PLN juga berhasil mengkonsolidasi aset-aset yang sebelumnya terpecah menjadi tertata rapi, dalam bentuk holding dan subholding.

Selain itu, PLN berhasil mengubah cara pandang dari backward looking, menjadi forward looking, dengan melakukan modernisasi dan digitalisasi pembangkitan, transmisi, sistem kontrol, distribusi, layanan pelanggan, sistem keuangan, pengadaan, dan perencanaan.

Darmawan mengatakan, buah dari transformasi ini juga membuat PLN tetap tangguh bahkan bertahan selama pandemi COVID-19. Saat penjualan menurun, PLN justru berhasil meningkatkan pendapatan listrik dan membukukan keuntungan PLN yang terbesar sepanjang sejarah.

“Empat tahun lalu kita menghadapi Covid-19. Banyak perusahaan-perusahaan besar terpuruk, tetapi PLN mampu bangkit lebih cepat. Ini semua berkat PLN yang terus guyub dan kompak, karena itu adalah modal dasar kita apapun tantangannya,” kata Darmawan.

Darmawan memastikan, PLN juga akan terus mendukung program transisi energi yang telah menjadi isu global. Di tengah perubahan iklim, PLN mengubah strategi dari yang berbasis pengembangan berbahan bakar fosil menjadi pengembangan berbasis energi terbarukan.

“Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, di mana kita bukan lagi hanya menyediakan listrik, tetapi tugas kita adalah menyediakan energi bersih yang terjangkau. Bagaimana ke depannya kita harus menyediakan energi yang seimbang antara growth, prosperity, dan environmental sustainability,” ujar Darmawan.

Ke depan, PLN juga bertekad untuk terus melakukan inovasi dan pengembangan hingga menjadi perusahaan energi terbaik, bukan hanya di Asia Tenggara bahkan dunia.

“Tentu saja ini tantangan yang luar biasa, kita harus bekerja lebih keras. Ini adalah satu opportunity bagi kita semua utuk tumbuh lebih kokoh dan jaya lagi. PLN akan betul-betul menjadi pusat energi terkemuka bukan hanya di Indonesia, tapi di Asia Tenggara bahkan di dunia,” ucap Darmawan.

HLN ke-79 merupakan momen penting untuk mengenang peran kelistrikan di Indonesia yang telah mengukir sejarah panjang, bahkan sejak prakemerdekaan.

Dimulai pada akhir abad ke-19, saat itu listrik hanya digunakan oleh perusahaan milik pemerintah kolonial untuk mendukung operasional perusahaan, seperti pabrik gula, perkebunan, pelabuhan, dan jalur kereta api di Indonesia. Kelistrikan untuk umum mulai ada pada saat perusahaan swasta Belanda, NV Nign yang semula bergerak di bidang gas memperluas usahanya untuk melayani penyediaan listrik bagi masyarakat.

Pada tahun 1927, pemerintah kolonial Belanda mendirikan s’Lands Waterkracht Bedriven (LWB) sebagai perusahaan listrik negara yang mengelola berbagai pembangkit listrik di wilayah Indonesia, termasuk PLTA di Jawa Barat, Sulawesi, dan Sumatra. Selain itu, di beberapa Kotapraja dibentuk juga perusahaan-perusahaan listrik Kotapraja.

Ketika Belanda menyerah pada Jepang di Perang Dunia II, perusahaan listrik juga diambil oleh Jepang. Namun, saat Jepang menyerah di tangan Sekutu dan Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, kesempatan ini dimanfaatkan oleh para pemuda serta buruh listrik dan gas untuk mengambil alih perusahaan yang dikuasai Jepang.

Hingga akhirnya pada tanggal 27 Oktober 1945 Pemerintah Republik Indonesia melalui Penetapan Pemerintah No. 1 tahun 1945 membentuk Jawatan Listrik dan Gas yang merupakan cikal bakal terbentuknya PT PLN (Persero). Setelahnya, Pemerintah juga menetapkan 27 Oktober sebagai Hari Listrik Nasional hingga saat ini.

“HLN ke-79 ini menjadi momentum PLN untuk memperteguh komitmennya bersama Pemerintah guna memastikan ketersediaaan listrik bagi seluruh rakyat tanpa terkecuali. Kami bertekad untuk melanjutkan warisan sejarah listrik nasional melalui pengelolaan dan pemanfaatan sumber energi secara optimal dengan tata kelola yang berwawasan lingkungan demi masa depan bangsa,” tutup Darmawan.

Pupuk Indonesia Niaga Selamatkan Marunda Melalui Penanaman Mangrove

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga) menggelar kegiatan penanaman mangrove di Desa Berdaya Marunda – Cilincing, Jakarta Utara pada tanggal 23 Oktober 2024 dengan menggandeng Rumah Zakat sebagai mitra dalam melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PI Niaga, untuk melaksanakan program penanaman bibit mangrove di kawasan Marunda tersebut.

Jaelani, Manajer Area Rumah Zakat menjelaskan, Penanaman pohon mangrove dilaksanakan di kawasan pesisir pantai Marunda yang mengalami abrasi.

” Adapun tujuannya antara lain melestarikan alam dan lingkungan dalam menjaga ekosistem serta menyelamatkan pantai dari abrasi air laut,” ujar Jaelani.

Ke depan kawasan tersebut akan dikembangkan sebagai destinasi ekowisata, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan sejalan dengan program dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) DKI Jakarta.

PRKP DKI Jakarta telah merancang kegiatan di kawasan Marunda menjadi kawasan hijau yang tak hanya berfungsi sebagai penahan abrasi tetapi juga sebagai tempat wisata.
Pengembangan ekosistem mangrove diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi bagi warga utamanya yang menghuni Rusunawa Marunda, dengan berbagi peluang usaha baru di bidang kuliner dan jasa wisata alam.

Direktur Keuangan & SDM PI Niaga, Dundi I Perlambang menjelaskan, PI Niaga mendukung kegiatan penghijauan di kawasan Marunda melalui menanam mangrove.

“Hal ini sejalan dengan komitmen Perusahaan dalam melaksanakan program TJSL PI Niaga yang efektif dan berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat, sosial dan lingkungan,” tandas Dundi.

PI Niaga berkomitmen secara berkelanjutan menjaga kelestarian lingkungan.

“Perubahan iklim membuat kesadaran terhadap kelestarian lingkungan perlu ditingkatkan. Salah satu cara untuk mengendalikan dampak perubahan iklim adalah memaksimalkan peran tanaman mangrove, sebagai bentuk dukungan atas pembangunan ekosistem yang saat ini sedang dijalankan di Marunda dan berharap dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan warga”, Imbuh Dundi.

Dalam kegiatan ini, ratusan bibit mangrove ditanam oleh karyawan PI Niaga dan relawan lainnya.

Pararel dengan penanaman mangrove, dalam kegiatan ini juga mengedukasi tentang manfaat tumbuhan mangrove, antara lain mampu menyerap karbon dioksida dan menyediakan habitat bagi berbagai jenis biota laut dan biota darat.

Prabowo Hadapi Warisan Utang, Defisit Anggaran 2025 Capai Rp 616 Triliun

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Pengamat hukum dan pegiat antikorupsi, Hardjuno Wiwoho, mengingatkan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan menghadapi tantangan besar dalam mengelola defisit anggaran yang diproyeksikan mencapai Rp 616 triliun pada tahun 2025.

Ia menyebutkan, defisit ini merupakan dampak langsung dari kebijakan fiskal agresif yang diterapkan oleh pemerintahan sebelumnya di bawah Presiden Joko Widodo, yang meskipun berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi jangka pendek, kini meninggalkan beban utang yang harus ditanggung oleh pemerintahan baru.

Proyek pembangunan jalan tol, bandara, pelabuhan, hingga pembangkit listrik yang digarap secara masif menggunakan skema pembiayaan yang sebagian besar berasal dari penarikan utang.

“Utang ini memberikan manfaat bagi pembangunan infrastruktur, tetapi efek jangka panjangnya kini dirasakan dalam bentuk defisit anggaran,” tambahnya.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, yang disahkan pada 17 Oktober 2024 tiga hari sebelum pemerintahan berganti telah memperkirakan defisit anggaran sebesar Rp 616 triliun.

Sebagian besar defisit ini ditutup melalui pembiayaan utang sebesar Rp 775 triliun, yang merupakan konsekuensi dari kebijakan utang sebelumnya.

“Ini bukan kebijakan yang bisa langsung diubah. Presiden Prabowo mewarisi situasi fiskal yang sudah penuh dengan tekanan utang. Meski beliau mulai mengelola anggaran pada 2025, kebijakan yang dibuat pemerintahan sebelumnya masih sangat mempengaruhi ruang gerak fiskal pemerintah baru,” kata Hardjuno.

Namun demikian, Hardjuno optimis bahwa pemerintahan Prabowo akan mengambil langkah-langkah yang teliti dalam mengatasi situasi ini.

Pada rapat kabinet pertama setelah dilantik, Prabowo menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan yang lebih hati-hati, terutama terkait pengawasan terhadap potensi kebocoran anggaran dan korupsi.

“Teliti, itu yang ditekankan Presiden Prabowo. Beliau berkomitmen untuk memastikan anggaran negara digunakan dengan efektif dan tepat sasaran, tanpa kebocoran dan tanpa korupsi,” ujar Hardjuno, mengutip pernyataan Prabowo di rapat tersebut.

Dalam upaya mengelola defisit dan utang yang diwariskan, pemerintahan Prabowo juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan keuangan negara.

Prabowo menegaskan bahwa pemberantasan korupsi dan kebocoran anggaran menjadi prioritas utama dalam pemerintahan barunya.

“Pemerintahan Prabowo Subianto sudah menunjukkan komitmen yang kuat untuk melakukan audit dan pengawasan ketat terhadap setiap penggunaan anggaran. Ini adalah langkah penting untuk mengurangi beban fiskal negara yang semakin berat karena utang-utang lama. Program-program pembangunan akan terus berjalan, tetapi dengan pengawasan ketat agar tidak terjadi kebocoran anggaran,” tambah Hardjuno.

Pemerintahan Prabowo harus menyeimbangkan antara pembiayaan defisit dengan kebutuhan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan melindungi kepentingan rakyat.

Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan memastikan investasi di sektor produktif yang memiliki dampak jangka panjang bagi ekonomi nasional, sembari menjaga efisiensi belanja negara.

“Dengan mengurangi risiko korupsi dan kebocoran anggaran, serta mengarahkan utang pada sektor-sektor yang produktif, saya percaya pemerintahan Prabowo mampu mengelola defisit ini dengan lebih baik, meskipun tantangan yang diwariskan cukup berat,” tutupnya.

Pengelolaan defisit ini memerlukan kebijakan fiskal yang disiplin dan berhati-hati, serta reformasi struktural dalam pengelolaan utang.

“Pemerintahan Prabowo harus lebih fokus pada efisiensi dan memastikan bahwa utang digunakan untuk kepentingan rakyat secara luas, bukan hanya untuk melanjutkan proyek-proyek yang bersifat jangka pendek,” katanya.

Transformasi Perkotaan, UCLG-ASPAC Berkomitmen pada Keberlanjutan dan Digitalisasi

0

CHINA (Pertamanews.id) – Unite Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG-ASPAC) menegaskan komitmennya untuk menciptakan masa depan yang ramah lingkungan, digital, dan berteknologi tinggi bagi kota-kota anggotanya.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjend) UCLG-ASPAC Dr. Bernadia Irawati Tjandradewi, , dalam pidato penutup The Second Session of The 2024 UCLG ASPAC Executive Bureau dan The 2024 Council Meetings, serta perayaan HUT ke-20 UCLG-ASPAC, yang berlangsung di Ruyi Grand Ballroom Hotel Jiajin, Zhengzhou, Henan, China Rabu sore (23/10).

UCLG-ASPAC merupakan perhimpunan kota dan Pemerintah Daerah (Pemda) level internasional di wilayah Asia Pasifik. Menjadi jadi simpul atau jejaring komunikasi lebih dari 10.000 pemda di wilayah Asia Pasifik.

Organisasi ini mewakili 3,76 miliar penduduk atau lebih dari setengah populasi dunia. Hadir dalam acara ini dua pembicara dari Indonesia yakni AM Putut Prabantoro Tenaga Ahli Profesional (Taprof) Bidang Ideologi Lemhannas RI dan Ichwan Peryana dari PT Finansial Integrasi Teknologi.

Acara yang mengangkat tema ‘Kolaborasi Regional Berbasis Inovasi: Membangun Masa Depan Perkotaan yang Ramah Lingkungan, Digital, dan Berteknologi Tinggi’ dan berlangsung pada 21-25 Oktober 2024 ini dihadiri lebih dari 200 peserta, termasuk pemimpin kota, pakar, dan mitra UCLG-ASPAC. Dan untuk pertama kalinya, beberapa presentasi dilakukan dengan menggunakan Kecerdasan Buatan (Artifisial Intelijen).

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tuan rumah Walikota He Xiong dan Pemerintah Kota Zhengzhou, atas keramahtamahan mereka yang luar biasa. Acara ini sukses berkat dukungan Anda semua. Bersama-sama, kami merayakan dua dekade pencapaian dan kolaborasi melalui UCLG ASPAC, yang menandai tonggak sejarah yang memperkuat misi kami dalam pembangunan perkotaan berkelanjutan,” tutur Dr Bernadia.

Menurutnya, tema ‘Kolaborasi Regional Berbasis Inovasi: Membangun Masa Depan Perkotaan yang Ramah Lingkungan, Digital, dan Berteknologi Tinggi’ telah memberikan kerangka kerja yang kuat untuk diskusi sepanjang acara. Potensi transformatif dari teknologi ramah lingkungan dan inovasi digital telah menjadi topik pembicaraan utama.

“Saat kami melihat ke depan, kami menyadari bagaimana teknologi ini tidak hanya dapat mendorong pembangunan perkotaan yang cerdas dan berkelanjutan, namun juga menciptakan kota yang lebih inklusif di mana tidak ada seorang pun yang tertinggal,” jelasnya.

Bernadia mengungkapkan, selama beberapa hari terakhir, seluruh peserta telah berbagi praktik terbaik tentang bagaimana kota dapat memanfaatkan inovasi digital untuk mengatasi tantangan perkotaan.

Peserta telah menjajaki peluang untuk mendorong kolaborasi antar pemerintah, akademisi, dan sektor swasta. Topik-topik seperti teknologi ramah lingkungan, digitalisasi, dan proyek perkotaan berteknologi tinggi telah menyoroti pentingnya mengintegrasikan inovasi ke dalam proses perencanaan kota.

“Dialog yang kami mulai di sini, di Zhengzhou menetapkan landasan bagi kemitraan yang lebih dalam dan tindakan yang bermakna di masa depan,” ucapnya.

Visi Masa Depan

Bernadia menegaskan ke depan, UCLG-ASPAC akan terus menjadi platform untuk berbagi pengetahuan dan kolaborasi, mendorong kota-kota untuk memimpin inovasi berkelanjutan.

“Kota-kota kita mempunyai kekuatan untuk membentuk masa depan, dan penting bagi kita untuk membina kemitraan yang kuat dan mengambil langkah-langkah proaktif untuk mengatasi tantangan perkotaan di masa depan. Bersama-sama, kita dapat membangun masa depan yang lebih baik, lebih hijau, dan lebih tangguh bagi komunitas kita,” tandasnya.

Menutup pidatonya, Bernadia mengucapkan terima kasih kepada semua peserta, pemimpin kota, mitra, dan para pakar atas kontribusi yang sangat berharga. Ia menilai, keterlibatan aktif seluruh peserta adalah kunci kesuksesan acara ini.

“Seiring dengan kemajuan kami, UCLG ASPAC tetap berkomitmen untuk mendukung kota-kota anggota dan mitra kami dalam mencapai tujuan yang telah kita diskusikan. Saya mengundang Anda semua untuk melanjutkan perjalanan ini bersama kami, dan berkomitmen untuk menciptakan masa depan di mana kota-kota kita ramah lingkungan, digital, dan berteknologi tinggi. Mari kita bekerja sama untuk mewujudkan visi ini. Terima kasih,” pungkasnya.

Dimulai sejak 1913

Terhubung ke lebih dari 10.000 kota dan pemda, UCLG-ASPAC mewakili sekitar 3,76 miliar orang – lebih dari separuh populasi dunia, bersama dengan negara-negara yang ekonominya berkembang pesat seperti China, India, dan Indonesia.

Dalam kesempatan yang lain, Bernadia menyebutkan ada tiga Negara yang belakangan aktif di UCLG-ASPAC yakni China, Korea Selatan, dan Indonesia.

Sebagai organisasi internasional UCLG-ASPAC terhubung dengan 240 ribu pemda dan pemkot sedunia di 144 negara di dunia.

Ia mengingatkan bahwa kerja sama antar daerah sudah dimulai sejak seratus tahun yang lalu tepatnya pada 1913 sebelum PD I terjadi. Mereka membentuk yang namanya International Union of Local Authorities (IULA) di Belanda.

“Jadi kerja sama antar daerah itu dimulai Eropa. IULA ASPAC baru dibikin 1980-an waktu itu Gubernurnya (DKI) Pak Wijogo menghadiri meeting di Sydney dan kemudian menetapkan Jakarta sebagai kantor sekretariatnya,” kata perempuan yang pernah tinggal di Jepang selama 25 tahun ini.

Selanjutnya, dibentuk juga sekitar 1980-an United Towns Organization (UTO), dan World Association of the Major Metropolises (METROPOLIS) atau organisasi kota dengan penduduk lebih dari 1 juta.

“Tiga organisasi itu merger pada 1 Januari 2004, jadi sudah tidak ada lagi IULA, UTO, dan METROPOLIS menjadi UCLG dan UCLG-ASPAC juga berdiri dengan sekretariat di Jakarta. Jadi peran Indonesia sangat besar di sini,” katanya.

Manfaat UCLG-ASPAC bagi Indonesia, dalam hal ini pemerintah daerah dan kota.

“Kita bisa belajar, saling bertukar pikiran, pengalaman, dan juga menginspirasi satu sama lain. Misalnya, Surabaya yang dulu kota agak polusi, dan panas, akhirnya bisa tertransformasi dengan baik. Busway di Jakarta itu juga belajar dari kota di Negara lain. Selain itu kita saat ini juga tengah memfasilitasi kerja sama antar daerah Jeju dan Bontang untuk isu solid grease. Jadi banyak sekali manfaatnya. Kita juga bantu Kemendagri untuk mereformassi soal Standar Pelayanan Minimal (SPM) kota dan menstandarkan SPM,” katanya.

Selain itu, untuk isu SDGs lanjut Bernadia, UCLG-ASPAC juga memiliki peran besar. Sebelum SDGs dicanangkan UCLG atau pemerintah daerah sudah diajak berdiskusi sehingga keluarlah peraturan SDGs dengan azas partisipatoris, inklusif, no one life behind.

“Itu salah satunya karena berdialog dengan pemerintan daerah. Untuk Indonesia sendiri ya besar sekali khususnya di ASEAN mungkin bisa jadi player lebih besar,” katanya.

Saat ini Indonesia, tertarik pada Negara-negara di Kepulauan Pasifik seperti Vanuatu.

“Kita juga pernah kerja sama dengan Kemenlu untuk Indonesia dan Pacific Dialogue tapi kita lebih ke pemerintah daerah. Kita memang tidak pernah pakai isu-isu nasional misalnya security tapi lebih berdasarkan pada wewenang pemerintah daerah. Seperti peningkatan kapasitas, speak di international arena, membuat Indonesia tampak di peta dunia, berdialog dengan Negara-negara lain di tingkat daerah. Itu manfaat UCLG ASPAC bagi Indonesia,” katanya.

Transformasi Digital untuk Indonesia

Co-Founder & Director Pinjam Modal Ichwan Peryana, merupakan salah satu pembicara Indonesia yang berkesempatan berdialog dengan peserta dari negara-negara lain. Ia membagikan pemikirannya dalam sesi diskusi bertema Urban Digital Innovation, Rabu siang (23/10).

Dalam paparannya, Ichwan mengatakan bahwa perkembangan pesat kota-kota di Asia-Pasifik menimhulkan konsekuensi adanya tekanan sangat besar pada sisi infrastruktur dan sumber daya di berbagai sektor. Alhasil transformasi digital kiini menjadi kebutuhan. Seiring dengan pertumbuhannya, kota harus berevolusi menjadi smart ecosystems yang dapat memenuhi tuntutan masa depan.

“Technologies seperti IoT, AI, dan big data analytics memungkinkan cities untuk menjadi lebih adaptif. Dari smart traffic systems hingga real-time energy monitoring, tools ini membuat cities lebih efisien sambil mengurangi dampak lingkungan,” ujar Ichwan Peryana, yang mengangkat tema “Exploration and Development Opportunities of Digital Transformation in Asia Pacific Cities”.

Ichwan yang pada sesi pagi juga berbicara dalam Panel Diskusi di Forum Utama bertema Asia Pasific Design for The Future, kali ini mengeksplorasi bagaimana digital technologies dapat membentuk masa depan cities di kawasan Asia-Pasifik. 

Dengan berbagi pengetahuan dan berkolaborasi di berbagai sektor, anggota UCLG ASPAC dapat membuka jalan baru untuk sustainable urban development atau pembangungan kota berkelanjutan.

Ia menyatakan sangat antusias untuk berbagi wawasan dari pengalaman dalam technology leadership saat bekerja sama menuju pembangunan smarter, more resilient cities.

“Digital transformation menawarkan kunci untuk mengatasi masalah kompleks perkotaan seperti congestion, pollution, dan keterbatasan resources secara lebih efisien, sustainable, dan scalable,” imbuh Ichwan yang dalam presentasinya memanfaatkan artificial intelligence (AI).

Selain itu, financial technology (Fintech) juga memainkan peran penting dalam transformasi digital rantai pasokan, terutama dalam financing.

Melalui digital platforms, businesses sekarang dapat mengakses supply chain financing lebih cepat dan lebih efisien, memungkinkan mereka untuk mempertahankan operational resilience dan mengelola cash flow dengan mudah.

Peralihan digital ini, urai Ichwan, mengurangi ketergantungan pada traditional financial systems, memungkinkan proses yang lebih efisien yang penting untuk pertumbuhan, terutama bagi usaha kecil dan menengah.

Dengan membuat financing lebih mudah diakses, fintech berkontribusi pada rantai pasokan yang lebih kuat dan terhubung yang mendukung urban economies.

“Digital transformation juga meningkatkan kehidupan citizens dengan menciptakan smarter, more inclusive urban spaces. Ini meningkatkan healthcare, menyederhanakan public services, dan membuat cities lebih aman dan layak huni, sekaligus tangguh dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.

Trasformasi Digital Perkotaan

Ichwan kemudian memaparkan satu persatu teknologi utama yang mendorong transformasi digital yakni Smart Infrastructure, Artificial Intelligence, Big Data, dan Sustainable Solutions.

Smart Infrastructure: Smart infrastructure, yang didukung oleh IoT dan 5G, memungkinkan cities mengelola resources seperti water, electricity, dan transportation systems secara real-time.

Dengan integrasi teknologi ini, kata Ichwan, cities menjadi lebih responsif dan efisien dalam menangani tantangan perkotaan.

Sebagai contoh, dari smart traffic lights yang mengurangi congestion hingga energy-eficient buildings yang beradaptasi dengan pola penggunaan, sebuah perubahan mendasar dalam cara cities dirancang dan dioperasikan.

“Inovasi-inovasi ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan tetapi juga menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih tangguh dan adaptif,” ucap Ichwan.

Artificial Intelligence: Artificial intelligence dan big data menjadi tools yang sangat diperlukan dalam perencanaan dan pengelolaan kota.

Dengan memanfaatkan teknologi ini, cities dapat memprediksi pola lalu lintas, menganalisis konsumsi energi, dan mengoptimalkan public services.

Misalnya, AI-driven traffic management systems dapat menyesuaikan aliran lalu lintas berdasarkan data real-time, mengurangi congestion dan emissions.

Predictive policing, yang didukung oleh data analytics, dapat meningkatkan keamanan publik dengan mengantisipasi area rawan kejahatan, memungkinkan penegak hukum untuk mengalokasikan resources secara lebih efektif.

Big Data dan Sustainable Solutions: Sustainability sekarang menjadi inti dari urban innovation, dan teknologi yang kita gunakan memainkan peran penting dalam mengurangi dampak lingkungan.

Smart grids, yang dikombinasikan dengan renewable energy systems, memungkinkan cities memanfaatkan sumber daya seperti angin, matahari, dan sumber energi lainnya untuk mendukung infrastruktur mereka.

Solutions ini membantu cities mengurangi carbon footprints sambil mempromosikan eco-friendly practices. Cities yang mengadopsi renewable energy sources dan smart grid technologies dapat bergerak menuju pencapaian tujuan sustainability dan menciptakan lingkungan hidup yang lebih sehat.

Public Private Partnership

Untuk mempercepat digital transformation perkotaan ini, Ichwan menekankan pentingnya bagi governments untuk bekerja sama erat dengan private businesses, tech innovators, dan international partners.

Public-private partnerships (PPP) sangat penting untuk mencapai peningkatan infrastruktur berskala besar dan integrasi teknologi. Dengan mendorong kemitraan ini, governments dapat memanfaatkan keahlian, pendanaan, dan innovation sektor swasta.

Sebaliknya, private businesses dapat membantu meningkatkan solusi teknologi yang bermanfaat bagi seluruh populasi perkotaan, mulai dari public services yang ditingkatkan hingga sustainable energy management.

Sinergi antara sektor publik dan swasta sangat penting dalam mendorong gelombang evolusi smart cities berikutnya di seluruh kawasan Asia- Pasifik. 

Terakhir, sebagai simbol dari masa depan perkotaan yang berkelanjutan, proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) Indonesia menurut Ichwan dapat membuka pintu untuk kolaborasi, baik lokal maupun internasional, di bidang seperti urban planning, digital infrastructure, dan sustainability.

Proyek ini memberikan peluang luar biasa untuk innovation, public-private partnerships, dan kerja sama lintas batas.

“Demi masa depan perkotaan yang sedang kita bentuk bersama dan demi generasi yang akan mewarisi kota-kota ini, saya dengan rendah hati mendorong setiap dari kita di sini, baik dari pemerintah daerah, kalangan usaha, dan akademisi untuk merangkul keberanian dalam visi kita dan komitmen dalam tindakan kita. Bersama-sama, kita dapat mendorong kawasan Asia-Pasifik menuju masa depan yang cerdas, berkelanjutan, dan diberdayakan secara digital,” tutup Ichwan

Demi Kenyamanan Bersama, Berikut Aturan Penumpang saat Menggunakan Layanan Kereta Api

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang terus berkomitmen untuk memberikan kenyamanan terbaik bagi seluruh pelanggan kereta api.

Dalam rangka mewujudkan perjalanan yang aman, nyaman, dan kondusif, KAI kembali mengingatkan aturan-aturan yang wajib dipatuhi oleh para penumpang.

Hal ini mencakup larangan tertentu dan ketentuan barang bawaan yang tidak diperbolehkan saat menggunakan layanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menjelaskan bahwa aturan ini sangat penting untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan di dalam kereta api, serta untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang dan operasional perjalanan kereta api.

Para penumpang dilarang untuk mabuk, merokok, berjudi, melakukan perbuatan asusila, serta membawa barang-barang berbahaya dan terlarang. Mabuk dan berperilaku tidak pantas di dalam kereta dapat mengganggu penumpang lain dan membahayakan perjalanan.

Merokok pun dilarang keras, baik di dalam kereta maupun area stasiun yang telah ditetapkan sebagai kawasan bebas rokok. Perbuatan asusila serta perilaku yang berpotensi membahayakan atau mengganggu kenyamanan penumpang lain juga menjadi larangan yang ditegakkan demi terciptanya suasana perjalanan yang menyenangkan.

Adapun untuk barang-barang yang tidak diperbolehkan dibawa meliputi:

  • Binatang
  • Narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya, yang dilarang keras sesuai ketentuan perundang-undangan
  • Senjata api dan senjata tajam, yang berpotensi menimbulkan ancaman
  • Barang mudah terbakar atau meledak seperti bensin, gas, dan bahan kimia lainnya
  • Barang dengan bau menyengat atau amis yang dapat mengganggu kenyamanan serta kesehatan penumpang lain, serta
  • Barang yang tidak sesuai dengan ketentuan bagasi seperti barang yang terlalu besar atau berat yang tidak layak dijadikan bagasi penumpang.

Sebagai tambahan, KAI menetapkan aturan bagasi yang harus dipatuhi oleh setiap penumpang. Setiap penumpang diperbolehkan membawa bagasi hingga berat maksimum 20 kg dan volume maksimum 100 dm³ dengan dimensi maksimal 70 x 48 x 30 cm yang terdiri dari maksimal 4 koli. Jika saat boarding terdapat kelebihan berat atau volume bagasi, penumpang akan dikenakan biaya tambahan sesuai dengan kelas layanan yang digunakan, yaitu Rp10.000/kg untuk kelas eksekutif, Rp6.000/kg untuk kelas bisnis, dan Rp2.000/kg untuk kelas ekonomi.

Franoto menambahkan bahwa bagasi sebaiknya ditempatkan di rak atas kursi atau di tempat yang tidak mengganggu penumpang lain serta tidak menimbulkan kerusakan pada kereta. Untuk penumpang dengan barang bawaan lebih dari 200 dm³ (dimensi maksimal 70 x 48 x 60 cm), KAI menyarankan agar barang tersebut diangkut melalui jasa ekspedisi kereta api.

“KAI berharap semua pelanggan dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi kenyamanan bersama, sehingga seluruh penumpang dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, dan kerja sama dari pelanggan sangat penting untuk mewujudkan pengalaman perjalanan yang menyenangkan,” tutup Franoto.