spot_img
Beranda blog Halaman 200

Kenalkan Wisata IKN, Table Top Meeting Pariwisata Kaltim Digelar di Hotel ibis Styles Semarang Simpang Lima

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel ibis Styles Semarang Simpang Lima berkesempatan menjadi tuan rumah acara Table Top Meeting Pariwisata Kalimantan Timur. Acara ini dihadiri oleh para pelaku industri pariwisata dan diselenggarakan untuk memperkenalkan Ibu Kota Negara (IKN) yang akan segera dipindahkan ke Kalimantan Timur, serta mempromosikan potensi wisata daerah tersebut, Rabu (16/10)

General Manager hotel ibis Styles Semarang Simpang Lima, Joanne F. Wullur, menyampaikan antusiasmenya dalam mendukung acara ini.

“Saya sangat antusias menghadiri Table Top Meeting ini. Di sini, saya merasa penting untuk memperkenalkan IKN yang akan segera dipindahkan ke Kalimantan Timur. Masih banyak warga Jawa yang belum mengetahui keindahan Pulau Kalimantan serta banyaknya objek wisata yang bisa dieksplorasi di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Table Top Meeting ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengoptimalkan penjualan paket perjalanan wisata serta sarana pendukung yang dikelola oleh industri pariwisata Kalimantan Timur. Dengan fokus pada wisatawan nusantara dari Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menggelar Sales Mission Business to Customer (B2C) yang mempertemukan para pelaku usaha pariwisata dari Kalimantan Timur dengan konsumen dari Jawa Tengah.

Selain acara table top meeting, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan festival di kawasan Kota Lama Semarang. Festival tersebut diselenggarakan untuk menyambut kedatangan Dinas Pariwisata Kalimantan Timur dan memperkenalkan budaya Jawa, terutama dari Provinsi Jawa Tengah, kepada tamu undangan.

Bank Mandiri Perkuat Kepercayaan Nasabah Melalui Kampanye Pemrosesan Data Pribadi

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Menyusul penerapan efektif Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) No. 27 Tahun 2022 mulai 17 Oktober 2024, Bank Mandiri mempertegas komitmennya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan nasabah dengan meluncurkan kampanye pemrosesan data pribadi.

Kampanye ini bertujuan untuk memastikan nasabah mendapatkan informasi dan keamanan yang optimal dalam setiap layanan yang diberikan.

Sebagai perusahaan keuangan dan BUMN, Bank Mandiri selalu mengutamakan perlindungan data nasabah dan berusaha untuk mematuhi seluruh regulasi yang berlaku.

Kampanye ini menitikberatkan pada pentingnya persetujuan pemrosesan data pribadi oleh seluruh nasabah, yang dilakukan secara transparan dan sejalan dengan UU PDP No. 27 Tahun 2022.

Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Danis Subyantoro, menegaskan bahwa kampanye ini bertujuan untuk memastikan bahwa nasabah memahami dan menyetujui Kebijakan Privasi (privacy policy) terbaru yang telah disesuaikan dengan UU PDP.

“Kami mengajak seluruh nasabah untuk melakukan persetujuan pemrosesan data pribadi mereka melalui aplikasi Livin’ by Mandiri atau dengan mengunjungi cabang terdekat. Langkah ini penting agar nasabah tetap dapat menikmati layanan yang lebih personalized,” ujar Danis dalam keterangan resminya, Rabu (16/10).

Dalam kampanye ini, Bank Mandiri akan memanfaatkan dua metode komunikasi. Pertama, melalui kanal komunikasi resmi seperti direct notification melalui WhatsApp, email, dan aplikasi Livin’, serta public campaign melalui media sosial, ATM, cabang, dan LED yang tersebar di seluruh Indonesia.

Danis juga menegaskan, bagi nasabah yang belum melakukan persetujuan pemrosesan data, tetap dapat menggunakan layanan perbankan seperti biasa. Namun akan berimplikasi terhadap layanan lebih personal dan penawaran produk sesuai dengan profil nasabah, menjadi tidak dapat diberikan secara optimal.

Melalui kampanye ini, Bank Mandiri berharap seluruh nasabah segera memperbarui persetujuan mereka agar layanan optimal yang sesuai dengan kebutuhan nasabah dapat terus diberikan.

“Kami berkomitmen untuk menjaga kepercayaan nasabah dengan memastikan seluruh proses pemrosesan data pribadi dilakukan secara transparan, sesuai ketentuan UU PDP No. 27 Tahun 2022, dan mendukung prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) dalam tata kelola data nasabah,” tegas Danis.

Padma Hotel dan BLDF Tanam 540 Pohon, Inisiatif Hijau untuk Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sebagai bagian dari program Padma GIVE kami yang mencakup Grant, Inspire, Volunteer, dan Empower, kami dengan bangga menyerahkan hasil dari event Padma Run Semarang 2024 untuk tujuan amal.

Acara tahunan ini, yang diselenggarakan dalam rangka merayakan ulang tahun kedua Padma Hotel Semarang, diikuti oleh lebih dari 1.200 pelari dari 74 kota di 5 negara, menjadikannya sebuah kesuksesan besar.

Tahun ini, kami memperkenalkan rute 10K yang baru dan menarik, yang berhasil menarik minat baik pelari profesional maupun penggemar olahraga.

Sementara tahun lalu fokus kami adalah mendukung peningkatan fasilitas pendidikan untuk sekolah yang berada disekitar hotel, kali ini kami dengan senang hati mendedikasikan upaya kami untuk mendukung inisiatif pelestarian lingkungan.

Bersama dengan Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF), kami berkontribusi mendanai penanaman 540 pohon di area sekitar Gedung Muladi Dome, dekat Waduk Pendidikan, serta sebagian kawasan kampus Universitas Diponegoro.

Sebagai bagian dari program Bakti Lingkungan, Djarum Foundation meluncurkan kampanye “TREES FOR LIFE” untuk mendukung keberlanjutan.

Tahun ini, Universitas Diponegoro telah ditentukan untuk menjadi tempat untuk kegiatan dari BLDF melalui program ‘KAMPUS DARLING’, yang merupakan singkatan dari SaDAR LINGkungan. Gerakan ini bertujuan untuk mendorong perguruan tinggi di Indonesia agar lebih peduli terhadap lingkungan dengan menjadikan kampus mereka sebagai tempat yang ramah lingkungan.

Dengan menambahkan ruang hijau, menanam flora lokal, dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pelestarian alam, inisiatif ini bertujuan untuk menginspirasi mahasiswa dan staf untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga kelestarian bumi.

Pada tanggal 10 Oktober, panitia Padma Run Semarang 2024 mengadakan orientasi program untuk mahasiswa, yang diikuti dengan acara seremonial penanaman pohon pada hari berikutnya pada tanggal 11 Oktober.

Rektor UNDIP, Prof. Suharnomo, S.E.,M.Si. menyambut baik kegiatan penanaman pohon bersama dengan BLDF dan Padma Hotel Semarang, Prof Suharnomo menyatakan dukungan yang kuat terhadap inisiatif ini, dan menyoroti hal ini sebagai bagian dari komitmen universitas untuk menjadi kampus hijau.

Acara penanaman pohon ini diikuti oleh lebih dari 500 mahasiswa Universitas Diponegoro yang antusias, yang menunjukkan dedikasi komunitas yang tinggi terhadap pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Keluarga besar Padma Hotel Semarang sangat senang sekali dapat berkontribusi terhadap lingkungan yang lebih sehat.
“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa acara, kegiatan, dan inisiatif kami menciptakan dampak yang berarti bagi masyarakat yang kami layani, bukan hanya untuk mendapatkan keuntungan semata.” Ungkapan dari Yani Suwanda, General Manager Padma Hotel Semarang.

Kami berharap dapat menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat dan planet ini serta menginspirasi orang lain untuk bergabung dengan kami dalam upaya kami.

PGN Siap Melangkah dalam Mendukung Agenda Ekonomi Hijau Prabowo-Gibran

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Sebagai Subholding Gas PT Pertamina Persero, dua jalur pengembangan bisnis PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sejalan dengan Asta Cita Pemerintah 2024–2029 di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran.

Baik itu berkaitan dengan peran strategis gas bumi sebagai energi transisi maupun energi baru terbarukan dalam rangka mewujudkan ketahanan energi menuju Visi Indonesia Emas 2045.

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Rosa Permata Sari, mengungkapkan dua jalur pengembangan bisnis PGN dimaksud terdiri atas pertama berjalan di legacy business yaitu gas bumi dan kedua adalah menuju Low Carbon Business. Seluruhnya tergabung dalam 6 program strategis yang telah ditetapkan.

”Dari 6 program strategis dimaksud, pertama adalah pembangunan pipa transmisi dan distribusi gas. Tujuannya untuk konektivitas antar wilayah gas bumi dan meningkatkan akses gas bagi pengguna baru,” ungkap Rosa saat menjadi pembicara pada sesi tema “Opportunity in Providing Clean Energy for Industry” dalam REPNAS National Conference, Senin (14/10).

Peningkatan infrastruktur gas bumi ini sejalan dengan poin kedua dari Asta Cita Prabowo-Gibran yaitu swasembada energi dan ekonomi hijau. Pada upaya swasembada energi, terdapat sejumlah poin penting seperti pembangunan infrastruktur terminal penerima gas dan jaringan transmisi/distribusi gas, serta memperluas konversi BBM kepada gas dan listrik untuk kendaraan bermotor.

”Gas bumi menjadi sangat penting dalam Visi Emas Indonesia 2045 karena merupakan energi paling bersih dibandingkan sumber energi fosil lainnya. Maka gas bumi juga sangat strategis sebagai energi transisi menuju Net Zero Emission (NZE) tahun 2060,” jelasnya.

Ditambah lagi, Indonesia adalah salah satu produsen gas bumi sehingga perannya akan sangat membantu keuangan negara ketika direalisasikan sebagai pengganti LPG yang notabene bersumber dari import.

”Jargas (Jaringan Gas) untuk rumah tangga mendukung kemandirian energi. Karena kemampuan kita untuk mensupply LPG untuk kebutuhan domestik itu lebih kurang hanya 30%. Sementara kebutuhannya semakin meningkat. Apa bedanya dengan kemudian menggunakan gas bumi? Sehingga ini akan mengurangi import LPG dan memberikan penghematan devisa negara,” Rosa memaparkan.

Pengembangan Jargas ini menjadi poin ketiga dari Program Strategis PGN. Adapun poin kedua adalah pembangunan Terminal Penerima LNG & LNG Hub. Sedangkan Program Strategis keempat adalah Optimalisasi Aset SPBG (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas) sebab BBG tetap dibutuhkan baik untuk kendaraan pribadi maupun transportasi massal berdampingan dengan kendaraan listrik di era transisi ini.

”Artinya akan ada peranan sangat penting oleh gas bumi yang kemudian akan membentuk satu ekosistem penyediaan energi bersih,” tegasnya.

Di poin kelima dan keenam dari Program Strategis PGN adalah berkaitan dengan Program Dekarbonisasi dengan Carbon Capture dan Program Energi Baru Terbarukan. ”Tentu saja yang relate dengan bisnisnya PGN dan kami membuka kemitraan untuk ini,” ujar Rosa.

Program Strategis PGN di jalur kedua ini sejalan dengan arah Ekonomi Hijau pada Asta Cita yaitu akselerasi rencana dekarbonisasi untuk mencapai target NZE.

”Atas peranan yang penting ini tidak mungkin dijalankan sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi. Semoga kita semua akan bersama terus bergandengan tangan untuk bersama mewujudkan visi kita menuju Indonesia Emas 2045 dengan energi yang ramah lingkungan dan menumbuhkan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ucap Rosa.

Fenomena Jaksa Agung Burhanudin

0

Oleh :Suparji, Guru Besar Ilmu Hukum

Kejaksaan Republik Indonesia lahir seumuran dengan lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pasang surut, timbul tenggelamnya lembaga ini seiring dengan kesadaran masyarakat atas pentingnya hukum dan penegakkan hukum.

Kejaksaan di bawah Jaksa Agung Burhanuddin seolah mengingatkan kejaksaan di masa lalu di bawah Jaksa Agung Suprapto, yang menangkap perwira dan mengadili menteri. Kejaksaan yang tegas dan berani menegakkan hukum adalah keinginan masyarakat.

Jaksa Agung Burhanuddin dengan nyali pantang mundur dan didukung jaksa-jaksa pidana khusus menindak para pelaku tindak pidana korupsi jumbo, dengan kerugian negara yang timbul adalah trilyunan rupiah, modus operandi tindak pidana yang sistemik dan sulit, dengan pelaku yang sulit tersentuh hukum. Terobosan, penyelesaian perkara pidana berdasarkan keadilan restorative (RJ) juga digagasnya, ribuan perkara telah diselesaikan dengan mekanisme RJ.

Respon cepat terhadap permasalahan-permasalahan penegakan hukum di kejaksaan, juga dilakukannya. Pada masa Jaksa Agung Burhanuddinlah kepercayaan publik tertinggi sebagai lembaga penegak hukum yang dipercaya publik.

Pada sisi yang lain, serangan balik pun terjadi menyerang marwah kejaksaan republik Indonesia.

Suparji Ahmad, Guru Besar Hukum Pidana Universitas AlAzhar, berkomentar bahwa serangan balik itu hal yang lumrah, apalagi bagi para jaksa yang tangguh di bawah kepemimpinan Burhanuddin.

Selanjutnya, Suparji menegaskan jangan kendor pemberantasan korupsi. Kejaksaan buktikan tindak pelaku korupsi sawit baik orang maupun korporasinya, pasal tindak pidana pencucian uang pun dipasangnya sebagai instrumen upaya pengembalian kerugian keuangan negara trilyunan rupiah.
Apalagi di tengah statemen Presiden terpilih Prabowo Subianto yang mensinyalir kerugian negara 300 trilyun rupiah.

Pada akhirnya Suparji berharap pemimpin kejaksaan yg tegas dan bernyali adalah cocok saat di tengah bersemangatnya pemerintahan baru untuk memulihkan kerugian negara akibat korupsi.

Kejaksaan harus terus berbenah untuk menepati harapan rakyat. Pemimpin ysng bekerja untuk rakyat, pastilah dibela oleh rakyat.

Dalam konteks penuntutan tindak pidana khusus, harus ada pendekatan taktis yang menekankan kerja tim, pertukaran posisi, dan fleksibilitas di lapangan. Penyelesaian perkara di tahap penuntutan harus lebih baik, persentase penyelesaiannya perlu ditingkatkan dengan didukung landasan kebijakan dalam penanganan perkara tindak pidana khusus secara integral sejak tahap penyidikan, penuntutan dan eksekusi yang mengedepankan tidak hanya pemidanaan terhadap pelaku namun juga dalam rangka perampasan aset hasil kejahatan.

Penegakan hukum tidak hanya semata bertumpu pada aspek represif, namun juga harus dilakukan langkah-langkah preventif, seperti meningkatkan kapasitas personal jaksa dalam penyelamatan aset hasil tindak pidana khusus guna peningkatan pengembalian keuangan negara merupakan isu penting dalam penegakan hukum nasional.

Strategi penanganan tindak pidana khusus tidaklah mungkin hanya dilakukan dengan cara-cara yang konvensional. Oleh karena itu, Kejaksaan dalam strategi penanganan perkara tindak pidana khusus dilakukan dengan cara tepat memilih kasusnya, tepat memilih timnya, tepat kontruksi yuridisnya, tepat strategi pengungkapannya, tepat pembuktiannya dan tepat memilih momennya.

Cara-cara yang komprehensif dapat dilakkan dengan megintegrasikan pendekatan “Follow The Suspect” (siapa bertanggung jawab), “Follow The Money” (penelusuran uang/harta benda/kekayaan lain); “Follow The Asset” (pemulihan kerugian keuangan negara dan perekonomian negara); “Corruption Impact Assesment /CIA)” (kerawanan-kerawanan pada tata kelola pemerintahan/BUMN/ BUMD.

Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan Jaksa Agung Burhanuddin, telah membangun fenomena penegakan hukum yang progresif dan humanis, dengan pendekatan komprehensif sehingga memberi dampak secara signifikan kepercayaan publik kepada pemerintah.

UNDIP Gelar Acara Sholawat, Langkah Konkret Menuju Universitas Bermartabat

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Guna penguatan religiusitas sivitas akademika Universitas Diponegoro dengan menggelar acara Sholawat Bersama mewujudkan UNDIP bermartabat dan bermanfaat.

UNDIP Bersholawat merupakan salah satu rangkaian acara Dies Natalis ke-67 UNDIP dengan menghadirkan Habib Syech Bin Abdul Assegaf, turut mengajak masyarakat umum untuk datang di Stadion Universitas Diponegoro Tembalang pada Senin (14/10).

Kegiatan UNDIP Bersholawat diawali dengan penampilan dari UKM Rebana Diponegoro University (READY) dilanjutkan Majelis Sholawat Nurul Ilmi.

Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. saat sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf yang telah berkenan menyempatkan waktunya untuk acara Dies Natalis ke-67 UNDIP.

“Alhamdulillah UNDIP sudah berusia 67 tahun. Malam ini kita mohon doa dari Habib dan semua yang hadir di majelis ini untuk kebaikan Universitas Diponegoro dimana pertama kali nama yang diberikan oleh Ir. Soekarno untuk universitas di kota ini,” kata Prof. Suharnomo .

“Tentu tidaklah gampang untuk mengelola 4000 dosen dan tenaga kependidikan bersama dengan 67.000 mahasiswa. Oleh karena itu mohon keberkahan doa dari Habib dan semua yang hadir, mudah-mudahan kita selalu diberikan kesehatan, kekuatan untuk mengelola dengan sebaik-baiknya dan dijauhkan dari segala fitnah.

Semoga mahasiswa UNDIP selain pintar secara akademik juga sholeh dalam hal akhlaknya dan memiliki lulusan yang cepat memperoleh pekerjaan,” kata Rektor UNDIP.

Lebih lanjut saat pembacaan maulid nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam yang dipimpin langsung oleh Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf menyebutkan Alhamdulillah untuk ketiga kalinya hadir di Universitas Diponegoro dalam mengadakan kegiatan UNDIP Bersholawat.
“Keberhasilan yang telah didapatkan oleh Universitas Diponegoro tidak terlepas dari penyelenggaraan acara Sholawat Bersama setiap hari lahir UNDIP,” tutur Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.

“Saya doakan semoga mahasiswa dan mahasiswi UNDIP dimudahkan dalam menuntut ilmu, sukses semua dan dapat diharapkan oleh agama, bangsa, negara dan orangtua. Pemuda-pemudi yang mampu mengharumkan nama bangsa Indonesia, dapat menjadi contoh bagi yang lainnya. Dari UNDIP dapat menghasilkan manusia yang istimewa, hebat, cerdas, membangun negeri bagi masa depan, bermartabat dan berakhlak mulia,“ teriring untaian doa dari Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.

Acara kian ramai oleh jamaah yang berdatangan dari berbagai daerah untuk menikmati lantunan sholawat Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf bersama grup hadrah Ahbaabul Musthofa dengan alat musiknya menambah khusyuk dan khidmat suasana.

Rektor UNDIP Prof Suharnomo Tekankan Siap Perkuat Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat untuk Kurangi Kemiskinan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam perayaan Dies Natalis ke-67 Universitas Diponegoro (UNDIP), Rektor Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si mengungkapkan komitmen kuat universitas untuk berperan aktif dalam upaya pengentasan kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah.

Prof. Suharnomo menyampaikan bahwa kontribusi akademisi dan institusi pendidikan tinggi sangatlah penting dalam mendukung kebijakan pemerintah, terutama dalam mengatasi kemiskinan dan kesenjangan sosial yang masih menjadi tantangan utama di wilayah tersebut.

” Universitas harus menjadi garda terdepan dalam pengembangan solusi inovatif untuk menghadapi permasalahan sosial, terutama di daerah-daerah yang terdampak paling parah oleh kemiskinan,” ujar Prof. Suharnomo, Bertempat di Gedung Muladi Done, Semarang, Selasa (15/10).

Dia menjelaskan bahwa berbagai program strategis telah dijalankan UNDIP untuk mencapai tujuan tersebut.

Salah satu inovasi unggulan adalah penerapan dalam sektor pertanian, yang digagas oleh Prof. Muhammad Nur.

Teknologi ini diterapkan dalam pemberdayaan komunitas petani di Jawa Tengah, yang bertujuan meningkatkan produktivitas hasil pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan pada metode pertanian tradisional yang kurang efisien.

” Tidak hanya mendapatkan manfaat teknologi, tetapi juga keterampilan baru untuk mengembangkan usaha mereka secara mandiri,” jelasnya.

Pengentasan kemiskinan bukan hanya soal memberikan bantuan jangka pendek, tetapi bagaimana menciptakan ekosistem yang memungkinkan masyarakat untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi.

Lebih lanjut, perayaan Dies Natalis ke-67 UNDIP juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk pejabat pemerintahan, akademisi, serta mitra kerja universitas.

Banyak dari mereka menyambut baik inisiatif UNDIP dan berharap bahwa upaya ini dapat menjadi contoh bagi universitas lain di Indonesia untuk terlibat lebih aktif dalam mengatasi permasalahan sosial, khususnya dalam bidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.

Dies Natalis ke-67, UNDIP Siap Bersaing di Kancah Internasional

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar Sidang Terbuka Senat Akademik dalam rangka perayaan Dies Natalis ke-67 yang berlangsung di gedung Moladi Dome, Semarang, pada Selasa (15/10).

Acara ini menjadi momen penting bagi civitas akademika UNDIP untuk merenungi perjalanan panjang universitas dalam kontribusi terhadap dunia pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di Indonesia.

Dalam pidatonya, Rektor UNDIP, Prof. Suharnomo, menyampaikan optimismenya mengenai masa depan UNDIP yang diharapkan semakin bersinar di tingkat internasional.

“Kami berharap peringkat UNDIP dalam skala internasional semakin baik, namun yang lebih penting dari itu adalah komitmen kita untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Prof. Suharnomo.

Dia menegaskan bahwa UNDIP telah mengambil langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang berdampak global.

Kerja sama internasional dan inovasi di bidang riset menjadi prioritas utama dalam memperkuat posisi UNDIP sebagai salah satu universitas terkemuka di Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, UNDIP telah berhasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam berbagai pemeringkatan internasional, namun bagi Rektor, dampak langsung terhadap masyarakat tetap menjadi fokus utama.

Melalui Dies Natalis ke-67 ini mencerminkan komitmen UNDIP untuk terus berinovasi dan bekerja sama dalam menjawab berbagai tantangan di masyarakat.

Rektor Prof Suharnomo juga menekankan bahwa perguruan tinggi bukan hanya sekadar lembaga pendidikan, tetapi juga harus mampu menjadi solusi atas berbagai masalah yang dihadapi masyarakat, termasuk isu-isu global seperti lingkungan, kesehatan, dan teknologi.

Perayaan Dies Natalis UNDIP tahun ini juga menjadi ajang refleksi bagi universitas yang telah berdiri sejak tahun 1957. Dengan usia yang mencapai 67 tahun, UNDIP telah mengalami berbagai perkembangan dan perubahan, serta menghasilkan ribuan lulusan yang kini berperan aktif di berbagai sektor.

Dengan semangat yang terus menyala, Universitas Diponegoro siap memasuki era baru dengan fokus pada inovasi dan kolaborasi, menjadikan manfaat bagi masyarakat sebagai prioritas utama.

Kampanye Literasi Keuangan dan Budaya Menabung Warnai Fun Run 5K BPR BKK Jateng

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sebanyak 1.500 pelari turut serta dalam kegiatan Fun Run 5K yang diselenggarakan oleh BPR BKK Jawa Tengah. Selain mengajak masyarakat Semarang untuk hidup sehat melalui olahraga, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengkampanyekan budaya gemar menabung, khususnya kepada generasi muda.

Acara yang bertajuk Pesona BPR BKK Jawa Tengah ini dimulai dari halaman Kantor Gubernur Jateng, dan diresmikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, yang didampingi oleh Direktur Utama BPR BKK Jateng, Koesnanto. Ribuan pelari berlari menyusuri rute Jalan Pahlawan, Simpang Lima, Jalan Pandanaran, Jalan Kalisari, Jalan Kyai Saleh, hingga kembali finish di Jalan Pahlawan, Gradika Bhakti Praja.

Sumarno, yang juga ikut serta dalam lari, menyampaikan bahwa kegiatan ini tak hanya bertujuan untuk menyehatkan tubuh, tetapi juga untuk memperkenalkan BPR BKK Jateng sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang melayani berbagai kebutuhan keuangan masyarakat.

“Fun Run ini juga untuk memperkenalkan BPR BKK Jateng sebagai BUMD milik Pemprov Jateng, sehingga masyarakat dapat menggunakan jasa layanan PT BPR BKK,” ujar Sumarno.

“BPR BKK segmennya lebih kepada UMKM dan masyarakat menengah ke bawah. Ini memang dibentuk oleh Pemprov Jateng, untuk mengangkat para pelaku UMKM yang ada di Jateng,” sambungnya.

Di lokasi acara, terdapat berbagai stan yang menyosialisasikan layanan perbankan BPR BKK, termasuk pinjaman modal berbunga ringan dan akses perbankan yang mudah untuk petani, nelayan, serta pelaku UMKM. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami manfaat menabung dan pentingnya literasi keuangan.

Fun Run ini merupakan salah satu dari tiga pilar utama program “Pesona BPR BKK” yang juga mencakup edukasi literasi keuangan di sekolah-sekolah dan undian Tamades yang akan digelar pada 23 Oktober 2024. Selain itu, BPR BKK juga memperkenalkan produk dan layanan perbankan mereka, seperti pinjaman modal berbunga ringan dan akses perbankan yang mudah bagi petani, nelayan, dan UMKM.

Yuliati Jadi Korban Penipuan Mafia Tanah di Bedono Demak, Kuasa Hukum: Ada Kemungkinan Korban Lain

0

DEMAK (Pertamanews.id) – Kasus mafia tanah yang melibatkan mantan Kepala Desa (Kades) Bedono, Agus Salim, terus bergulir dengan modus penipuan jual beli lahan di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Berdasarkan perkembangan terbaru, diduga jumlah korban dalam kasus ini lebih dari satu orang.

Polrestabes Semarang telah mengamankan dua tersangka dalam kasus ini, yakni Agus Salim, mantan Kades Bedono, dan seorang perempuan bernama Tiyari, warga Kecamatan Genuk, Semarang. Keduanya ditangkap berdasarkan laporan dari seorang korban bernama Yuliati, warga Gebangsari, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, yang mengalami kerugian hingga Rp 800 juta.

Kuasa hukum Yuliati, M. Ardana Inanda, mengungkapkan bahwa kemungkinan besar ada korban lain yang juga menjadi sasaran dalam kasus mafia tanah ini. Ardana mendorong agar korban-korban lainnya segera melapor kepada pihak berwajib.

“Saya harap jika ada korban lain, silakan segera datang dan kami siap mengawal hingga kasus ini tuntas. Untuk sementara, kami telah melaporkan kasus ini, dan kedua tersangka sudah ditindaklanjuti serta dilimpahkan ke Kejaksaan,” ujar Ardana kepada media pada Sabtu (12/10) di Semarang.

Kasus ini terus mendapat perhatian luas karena melibatkan mantan pejabat desa serta merugikan masyarakat dalam jumlah yang besar. Pihak berwenang terus menyelidiki kemungkinan adanya korban-korban lainnya yang belum melapor.