spot_img
Beranda blog Halaman 205

Ini Pesan Ferry Wawan Cahyono di Hari Tentara Nasional ke-79, Prajurit dengan Segala Pengorbanan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Memperingati Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono menyampaikan ucapan selamat serta penghargaan mendalam kepada seluruh prajurit TNI yang telah berperan besar dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan negara.

Dalam pernyataannya, Ferry menggarisbawahi pentingnya peran TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas dan keamanan Indonesia.

“Pada peringatan Hari Tentara Nasional ini, izinkan saya, atas nama Fraksi Partai Golkar, mengucapkan selamat kepada seluruh anggota TNI. Kami sangat menghargai pengabdian, kesetiaan, serta pengorbanan para prajurit yang senantiasa siaga menjaga kedaulatan negara, melindungi masyarakat, dan menjaga perdamaian di tengah segala tantangan yang ada,” ujar Ferry Wawan Cahyono dengan penuh rasa hormat, di Semarang, Sabtu (5/10).

Ferry menambahkan, keberhasilan dan kemajuan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari kontribusi besar TNI, yang sejak masa kemerdekaan hingga saat ini, terus berdiri tegak sebagai pelindung bangsa.

Ia menyoroti bagaimana prajurit TNI selalu hadir di garis depan, baik dalam situasi perang maupun bencana alam, serta dalam menghadapi ancaman-ancaman non-tradisional seperti terorisme, konflik regional, dan pandemi global.

“TNI bukan hanya menjadi simbol pertahanan, tetapi juga kekuatan persatuan bangsa. Di balik seragam mereka, ada komitmen yang tak tergoyahkan untuk melindungi setiap jengkal tanah air ini. Terima kasih kepada setiap prajurit yang telah memberikan seluruh tenaga, pikiran, dan bahkan nyawa mereka demi negara ini,” lanjut Ferry.

Dalam kesempatan ini, Ferry juga tidak lupa mengirimkan doa dan harapan terbaik kepada seluruh prajurit yang tengah bertugas, baik di dalam maupun luar negeri.

Ia mendoakan agar para prajurit senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas mulia mereka.

“Semoga para prajurit kita yang ada di perbatasan, di daerah rawan konflik, atau yang tergabung dalam misi perdamaian internasional senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. Kami berdoa agar mereka selalu diberi kekuatan untuk menjaga keamanan, perdamaian, serta kehormatan bangsa ini,” ungkap Ferry.

Lebih jauh, Ferry menegaskan bahwa kerja keras TNI harus selalu mendapatkan dukungan penuh dari semua elemen masyarakat dan pemerintah.

Menurutnya, kesejahteraan dan perlindungan yang layak bagi para prajurit harus menjadi prioritas utama, mengingat tugas mereka yang begitu berat dan berisiko tinggi.

“Hari Tentara Nasional ini juga harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keamanan dan kedamaian tidak datang begitu saja. Dibaliknya, ada perjuangan tak kenal lelah dari para prajurit TNI. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terus mendukung TNI agar mereka bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” tutup Ferry dengan penuh semangat.

Hari Tentara Nasional yang diperingati setiap tanggal 5 Oktober merupakan momen penting untuk mengenang sejarah, pengorbanan, serta dedikasi luar biasa TNI dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara.

Tepat di hari ini, seluruh rakyat Indonesia diajak untuk menghormati peran TNI yang tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga menjadi pilar penting dalam pembangunan nasional dan kemanusiaan.

Tegas! PSSI Beberkan Hasil Sidang Komdis 30 September dan 1 Oktober 2024, Sanksi Pelanggaran di Kompetisi Elite Pro Academy dan BRI Liga 1

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Pada sidang Komite Disiplin PSSI yang berlangsung pada 30 September dan 1 Oktober 2024, berbagai pelanggaran yang terjadi dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 musim 2024/2025 dan BRI Liga 1 dibahas secara mendetail.

Sanksi tegas dijatuhkan untuk sejumlah tim dan pemain yang terbukti melanggar regulasi kompetisi. Hasil sidang ini mencerminkan komitmen PSSI dalam menjaga integritas dan disiplin kompetisi. Berikut ulasan hasil sidang tersebut:

Sidang pada 30 September 2024 membahas pelanggaran yang terjadi dalam kompetisi EPA. Salah satu sorotan utama adalah insiden yang melibatkan tim PSS Sleman U-16 dalam pertandingan melawan Borneo FC Samarinda U-16 pada 28 September 2024. 

Pada pertandingan tersebut, PSS Sleman U-16 terbukti menggunakan seragam yang tidak dilengkapi dengan badge resmi kompetisi. Pelanggaran ini dianggap sebagai bentuk ketidakpatuhan terhadap aturan Elite Pro Academy, yang menekankan pentingnya standar seragam yang tepat untuk menjaga profesionalisme. Akibatnya, tim ini dijatuhi denda sebesar Rp10.000.000,- oleh Komite Disiplin.

Pada hari yang sama, Komite juga membahas pelanggaran yang dilakukan oleh Andhika Putra Setiawan, pemain dari tim Borneo FC Samarinda U-18. Dalam pertandingan antara PSS Sleman U-18 dan Borneo FC U-18, Andhika menerima kartu merah langsung karena menghalangi lawan mencetak gol. 

Setelah mempertimbangkan situasi, Komite Disiplin memutuskan untuk menghukum Andhika dengan larangan bermain selama satu pertandingan berikutnya. Selain itu, Andhika juga dikenai denda sebesar Rp5.000.000,- sebagai bagian dari sanksi atas tindakannya yang melanggar aturan permainan.

Borneo FC Samarinda U-20 juga tidak lepas dari sorotan Komite Disiplin. Dalam pertandingan melawan PSS Sleman U-20, lima pemain Borneo FC menerima kartu kuning. Akumulasi pelanggaran disiplin ini mengharuskan tim membayar denda sebesar Rp5.000.000,-. Pelanggaran semacam ini dianggap serius oleh Komite Disiplin karena jumlah kartu yang diterima mencerminkan perilaku tidak disiplin yang mengganggu jalannya pertandingan.

Sidang pada 1 Oktober 2024 berfokus pada insiden kerusuhan yang terjadi selama pertandingan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta dalam ajang BRI Liga 1 yang digelar pada 23 September 2024. Pertandingan tersebut diwarnai dengan tindakan anarkis dari penonton, termasuk penyalaan flare di tribun, pelemparan botol air mineral ke arah petugas lapangan, serta masuknya penonton ke lapangan yang berujung pada kerusuhan dan penganiayaan. Beberapa orang mengalami luka-luka akibat insiden ini. 

Panitia pelaksana pertandingan Persib Bandung dinyatakan bertanggung jawab atas terjadinya kekacauan tersebut. Komite Disiplin menjatuhkan sanksi berat berupa larangan bagi Persib Bandung untuk menyelenggarakan pertandingan dengan penonton selama dua pertandingan berturut-turut. 

Setelah itu, sebagian tribun, yaitu Tribun Utara dan Tribun Selatan, akan ditutup selama tiga pertandingan berturut-turut. Selain itu, denda sebesar Rp295.000.000,- juga harus dibayarkan oleh panitia pelaksana.

Sidang tersebut juga membahas pertandingan yang seharusnya berlangsung antara PSIS Semarang U-16 dan Arema FC U-16 pada 28 September 2024. Pertandingan ini batal dilaksanakan tanpa adanya alasan force majeure yang dapat dibenarkan. 

Karena itu, Komite Disiplin memutuskan untuk memberikan kemenangan otomatis kepada Arema FC U-16 dengan skor 3-0. Keputusan ini juga menegaskan bahwa PSIS Semarang U-16 bertanggung jawab penuh atas gagalnya pertandingan tersebut.

Dengan keputusan-keputusan tersebut, PSSI menunjukkan keseriusan dalam menegakkan aturan dan menjaga sportivitas di kompetisi sepak bola nasional. Pelanggaran, baik yang terjadi di lapangan maupun yang melibatkan penyelenggaraan pertandingan, akan ditindak tegas untuk memastikan kompetisi berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Pj Gubernur Serahkan Apresiasi Atlet PON Jateng, Bonus Rp 250 Juta untuk Peraih Medali Emas

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, secara simbolis menyerahkan tali asih berupa uang pembinaan kepada para atlet dan pelatih kontingen Jawa Tengah yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut, yang berlangsung pada September 2024 lalu. Acara penyambutan kontingen sekaligus penyerahan bonus ini diadakan di Wisma Perdamaian, Semarang, pada Jumat, 4 Oktober 2024.

Dalam acara tersebut, selain para atlet dan pelatih, turut hadir Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Bona Ventura Sulistiana, Ketua Kontingen Agung Hariyadi, induk organisasi olahraga, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Tengah, serta para pengusaha.

Nana Sudjana menyerahkan bonus kepada peraih medali, dengan nominal bervariasi. Untuk peraih medali emas kategori perseorangan diberikan Rp 250 juta, kategori ganda Rp 187 juta, trio Rp 125 juta, kwartet Rp 86 juta, dan panca Rp 62,5 juta. Sedangkan peraih medali perak kategori tunggal mendapat Rp 125 juta, dan peraih perunggu menerima Rp 62,5 juta. Para pelatih juga mendapat penghargaan, dengan bonus Rp 125 juta bagi yang mengantarkan atlet meraih medali emas, Rp 62,5 juta untuk pelatih medali perak, dan Rp 31,350 juta untuk medali perunggu.

Selain itu, Kawasan Industri Terpadu Batang turut memberikan apresiasi sebesar Rp 238 juta kepada para atlet. Sebelumnya, saat berlaga di PON, atlet yang meraih medali emas langsung memperoleh bonus sebesar Rp 10 juta untuk setiap satu medali emas yang diraih.

Penghargaan juga diberikan kepada cabang olahraga yang tampil sebagai juara umum, yakni bulutangkis dengan 5 medali emas, paralayang, sepak takraw, dan woodball yang masing-masing menyumbang 3 medali emas. Cabang olahraga wushu, dengan 7 medali emas, serta cabang menembak, dengan 5 medali emas, juga mendapat penghargaan sebagai peraih medali terbanyak dan terbanyak kedua.

“Nominal total bonus yang diberikan dari Pemprov Jawa Tengah mencapai Rp 60,671 miliar. Semoga bonus ini bisa bermanfaat bagi para atlet dan pelatih, serta menjadi modal untuk pengembangan ekonomi produktif dan peningkatan prestasi,” ujar Nana Sudjana.

Dalam sambutannya, Nana mengapresiasi perjuangan luar biasa yang ditunjukkan oleh kontingen Jawa Tengah. Ia mengaku sempat khawatir saat melihat posisi Jateng berada di peringkat 21 pada minggu pertama pelaksanaan PON. Namun, setelah kran medali emas mulai terbuka, posisi Jawa Tengah perlahan merangkak naik ke peringkat 17, 15, hingga mencapai posisi keenam. Ia akhirnya merasa lega saat menjelang penutupan PON, Jateng dipastikan berada di posisi kelima.

“Ini benar-benar perjuangan luar biasa. Saya sangat bangga dengan kerja keras dan dedikasi semua atlet, pelatih, dan seluruh tim,” tambahnya, yang disambut dengan tepuk tangan dari para hadirin.

Jawa Tengah mengirimkan 743 atlet untuk bertanding di 60 cabang olahraga pada PON XXI Aceh-Sumut. Hasilnya, Jateng berhasil menempati peringkat kelima dengan total perolehan 71 medali emas, 74 medali perak, dan 115 medali perunggu. Perolehan ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan PON Papua sebelumnya, terutama jumlah medali emas yang menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah keikutsertaan Jateng di PON.

Meski ada peningkatan, Nana menekankan bahwa evaluasi tetap diperlukan untuk memastikan Jateng bisa bersaing di tiga besar pada PON mendatang. Ia juga menegaskan pentingnya pembinaan atlet secara konsisten serta pengembangan sarana dan prasarana. Pada tahun 2025, Pemprov Jateng akan memberikan bantuan untuk 21 cabang olahraga guna menunjang prestasi atlet.

“Kami akan terus melakukan evaluasi, khususnya terkait kepengurusan. Kami akan berkoordinasi dengan KONI, Forkopimda, dan pengusaha agar keterlibatan dalam mendukung olahraga di Jawa Tengah semakin meningkat,” tambah Nana.

Pengalaman Atlet dan Pelatih

Pelatih Pengprov FASI Paralayang Jawa Tengah, Dian Listiarini, merasa bahagia dan berterima kasih atas apresiasi yang diberikan Pemprov Jateng dan KONI. Ia berharap sinergi antara atlet, pelatih, dan pengurus dapat terus berlanjut untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Menurutnya, kunci sukses meraih juara umum di cabang paralayang adalah disiplin, kerja keras, dan doa.

“Saat bertanding di Aceh, kami menghadapi cuaca yang tidak menentu, namun tetap optimis dan berusaha mencapai target dua emas. Alhamdulillah, kami berhasil meraih tiga medali emas,” ujar Dian.

Vetara Nabil Yahya Hartanto Putri, atlet panahan yang menyumbangkan tiga medali emas dan satu perunggu untuk Jateng, juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan Pemprov.

“Semoga ke depan saya bisa terus meningkatkan prestasi di berbagai event nasional lainnya,” ucap mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini.

Unggahan Foto Cucu Sultan HBX Mas Marrel dan Prabowo di Instagram Gerindra DIY Picu Perhatian Publik

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Media sosial kembali ramai dengan unggahan terbaru dari akun Instagram resmi DPD Gerindra DIY pada Kamis (4/10/2024) malam. Dalam unggahan tersebut, RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo atau yang akrab disapa Mas Marrel, tampak berdiri berdampingan dengan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden Indonesia terpilih, Prabowo Subianto.

Unggahan yang dipublikasikan melalui akun @dpdgerindradiy memperlihatkan momen hangat antara Prabowo dan Mas Marrel, cucu dari Sri Sultan Hamengkubuwono X. Keduanya tampak mengenakan busana formal yang menegaskan kesan kedekatan personal dan politik mereka. Foto tersebut turut disertai keterangan, “Silaturahmi Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DIY RM. Gusthilantika Marrel Suryokusumo (@marrel.sk, @mas_marrel) kepada Presiden Terpilih Republik Indonesia Bapak H. Prabowo Subianto. Salam Indonesia Raya, Gerindra.”

Momen ini menarik perhatian publik, terlebih karena Mas Marrel baru saja bergabung dengan Partai Gerindra dan saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Gerindra DIY. Unggahan ini semakin memperkuat persepsi publik bahwa Mas Marrel kini semakin aktif di kancah politik, setelah sebelumnya dikenal melalui kiprahnya di bidang konservasi lingkungan.

Selain menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Gerindra DIY, Mas Marrel juga dipercaya memimpin Tim Khusus Pemenangan Pilkada 2024 di wilayah Kota dan Kabupaten Yogyakarta. Hal ini menunjukkan kepercayaan besar yang diberikan partai kepadanya, serta semakin mengukuhkan posisinya dalam politik lokal DIY.

Kepemimpinan Danang Wicaksana Sulistya (DWS) sebagai Ketua DPD Gerindra DIY juga menjadi sorotan dalam perkembangan terbaru ini. DWS dikenal piawai dalam membaca dinamika politik dan merangkul berbagai elemen masyarakat. Di bawah kepemimpinannya, Gerindra DIY terus berkembang dan kerap menarik perhatian publik dengan manuver politik yang dinamis.

Kehadiran sosok-sosok muda potensial seperti Mas Marrel di jajaran pimpinan partai menunjukkan visi jangka panjang DWS dalam memperkuat Gerindra di DIY. Langkah ini juga diyakini sebagai persiapan untuk regenerasi kepemimpinan yang solid, sekaligus memperkuat basis massa partai di Yogyakarta.

Ruth Sahanaya dan Kla Project Siap Guncang Symphony Lawang Sewu 2024

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam upaya mendukung kemajuan pariwisata yang berkelanjutan, KAI Wisata bekerja sama dengan Wall Of Dips dan Kestone akan menghadirkan konser orkestra akbar bertajuk “Symphony Lawang Sewu”, Jumat (4/10).

Konser ini diadakan di gedung bersejarah Lawang Sewu, Semarang, sebagai selebrasi pertunjukan musik yang membawa nostalgia bagi kalangan usia menengah ke atas.

Mengusung tema “Harmonize Your Soul”, konser yang direncanakan berlangsung pada 9 November 2024 ini akan menampilkan perpaduan musik orkestra dan jazz dengan latar belakang arsitektur ikonik Lawang Sewu. Penampilan dari dua musisi nasional papan atas, Ruth Sahanaya dan Kla Project, bersama dengan Alfa Bintang Orchestra, simfoni orkestra yang sudah dikenal hingga kancah internasional, menjadi daya tarik utama acara ini.

Direktur Utama KAI Wisata, Hendy Helmy menyatakan bahwa Lawang Sewu bukan sekadar bangunan bersejarah, melainkan saksi dari banyak cerita.

“KAI Wisata bersama Wallofdips dan Kestone ingin menghadirkan konser musik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi dan menghidupkan kembali jejak sejarah Lawang Sewu. Dengan kolaborasi musisi dan orkestra ternama,” ujarnya

“Kami ingin menggabungkan keindahan sejarah dengan keindahan musik untuk menciptakan pengalaman tak terlupakan bagi pengunjung,” tambahnya.

KAI Wisata berharap “Symphony Lawang Sewu” dapat menjadi acara rutin tahunan yang akan menarik wisatawan lokal maupun mancanegara sehingga konser  ini akan memberikan dampak positif dan berharap akan banyak acara serupa yang diadakan di Lawang Sewu.

“KAI Wisata berharap Symphony Lawang Sewu dapat menarik masyarakat untuk berkunjung ke Lawang Sewu dan kami dapat terus menyelenggarakan acara seperti ini dengan rutin setiap tahunnya,” sambung Hendy

Selain menampilkan pertunjukan musik dari para musisi besar, acara ini juga akan menyuguhkan tiga panggung ekspresi yang memungkinkan pengunjung menikmati festival dengan kebebasan berekspresi. Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga inspirasi untuk mendukung ekosistem musik di Semarang hingga tingkat internasional.

Tiket sudah tersedia di platform redtix.id dengan harga berkisar antara Rp 900.000 hingga Rp 1.600.000. KAI Wisata bersama Wallofdips dan Kestone juga menyelenggarakan giveaway tiket melalui akun Instagram resmi @symphonylawangsewu dan @kawisata. Dengan kolaborasi musisi ternama dan orkestra, konser ini diharapkan memberikan dampak positif dan memperkuat pariwisata serta industri kreatif di kota Semarang.

Divpas Jateng Berikan Pengalaman Baru, Mahasiswa Dikenalkan dengan Kehidupan di Lapas Perempuan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Divisi Pemasyarakatan (Divpas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Tengah mengajak mahasiswa untuk berkunjung dan berkeliling di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Semarang, Kamis (03/10).

Kunjungan ini diikuti oleh 13 (tiga belas) mahasiswa dari Fakultas Hukum dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Trunojoyo Madura dan Universitas PGRI Semarang yang tengah menjalani program magang di Divpas Jateng.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghilangkan kesan Lapas yang menyeramkan dalam benak pikiran para mahasiswa, selain itu juga memberikan pemahaman yang luas tentang tugas pokok dan fungsi pemasyarakatan.

Kunjungan dipimpin langsung oleh Kepala Sub Bidang Pembinaan, Teknologi Informasi dan Kerja Sama pada Divisi Pemasyarakatan, Ina Purnaningati Saputro beserta tim dan disambut oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), Mardiati Ningsih beserta jajarannya.

Dalam penyambutannya, Mardiati Ningsih memaparkan kondisi terkini lapas serta berbagai program pembinaan yang dijalankan untuk mempersiapkan warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik.

Rombongan mahasiswa kemudian diajak untuk meninjau langsung berbagai fasilitas yang menunjang program pembinaan, seperti tempat ibadah, aula untuk pembinaan, klinik pratama dan ruang konseling.

Selain itu, mahasiswa juga diajak untuk meninjau langsung kegiatan pembuatan roti, keterampilan tangan, penjahitan, merajut dan salon kecantikan.

Di sana, mereka berkesempatan menyaksikan warga binaan yang tengah aktif mengikuti beragam pelatihan, seperti menjahit, membuat kerajinan tangan, dan membuat roti.

Hafiz Afrizal, salah satu mahasiswa kunjungan mengatakan bahwa Lapas yang terkesan begitu menyeramkan dengan narapidananya, semua itu terbantahkan dengan senyum sapa narapidana yang ada di Lapas.

”Tadinya saya pikir Lapas itu sangat seram, ternyata disini para warga binaan ramah-ramah dan banyak sekali kegiatan yang bermanfaat di Lapas,” ungkap Hafiz mahasiswa Fakultas Hukum Unnes semester tujuh tersebut.

Sementara itu, Kadivpas Jateng, Kadiyono berharap kegiatan ini dapat memberikan edukasi kepada mahasiswa dan publik tentang kondisi sebenarnya di dalam lapas.

“Harapannya kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman kepada mahasiswa tentang pentingnya peran Lapas dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi narapidana ke masyarakat,” harap Kadiyono.

Program ini merupakan bagian dari upaya Divpas Jateng untuk meningkatkan transparansi dan pemahaman publik tentang pemasyarakatan.

Kedepan, program serupa akan terus digalakkan dan diperluas jangkauannya, tidak hanya untuk mahasiswa, namun juga untuk kelompok masyarakat lainnya.

KAI Daop 4 Semarang Laksanakan Tes Urine Rutin untuk Petugas Kereta Api

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 4 Semarang bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melaksanakan Operasi Kontijensi berupa tes urine terhadap SDM operator perkeretaapian.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dalam upaya mewujudkan komitmen bersama antara Kementerian Perhubungan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) berdasarkan Kesepakatan Bersama Nomor PJ 23 Tahun 2017 dan Nomor NK/34/X/2017/BNN tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa pemeriksaan ini dilakukan secara acak (random sampling) terhadap 150 pegawai operasional kereta api yang terdiri dari berbagai profesi seperti Masinis dan Asisten Masinis, Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), Tenaga Pemeriksa Sarana dan Prasarana, Tenaga Perawatan Sarana dan Prasarana, serta Penjaga Pintu Perlintasan.

“Operasi ini dilaksanakan di tujuh lokasi berbeda, yaitu Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Pekalongan, Stasiun Batang, Stasiun Plabuan, Stasiun Weleri, dan Stasiun Brumbung, selama empat hari, mulai tanggal 1 hingga 4 Oktober 2024,” terangnya.

Dari hasil tes yang dilakukan terhadap 150 pegawai tersebut, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba. Hal ini menunjukkan bahwa para pegawai KAI Daop 4 Semarang dalam keadaan sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Franoto menambahkan, pemeriksaan ini sangat penting guna memastikan bahwa seluruh pegawai yang bertugas dalam kondisi prima, baik secara fisik maupun mental. “Langkah ini merupakan wujud komitmen KAI untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan kereta api, dengan memastikan setiap perjalanan berjalan aman, nyaman, dan selamat,” tutupnya.

Komnas HAM dan DPR RI Kawal Proses Kasus Bidan di Madina terkait Dugaan Penipuan dan Pemalsuan Surat

0

MADINA (Pertamanews.id) – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) turut terjun dalam mengawal perkara dugaan pemalsuan surat dan penipuan, yang menimpa korban seorang Bidan Desa Sinunukan IV, Sri Rahayu, dengan terlapornya FKH warga asal Sipolu-Polu, Kabupaten Mandailing Natal.

Kehadiran dua lembaga negara tersebut, dibuktikan diterimanya surat balasan yang diterima kuasa hukum Sri Rahayu dari Firma Hukum Josant And Friend’s Law Firm dikantornya, Kota Semarang, pada Kamis (3/10/2024).

Komnas HAM dalam suratnya tanggal (2/10/2024) mengaku telah menerima surat pengaduan dan menyarankan untuk menyampaikan tambahan bukti dan meminta SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyusunan) ke penyidik serta memberikan aduan ke Bidang Wassidik Polda Sumatera Utara sebagai pengawas proses dan penyidikan. Sedangkan DPR RI dalam suratnya tanggal (19/9/2024) telah menerima permohonan agar laporan pidana turut dikawal dan telah disampaikan kepada pimpinanan komisi terkait untuk mendapatkan tindak lanjut kepada pengadu.

“Kami melihat sudah mulai banyak lembaga negara yang terjun mengawal proses perkara yang sedang saya alami ini. Harapan saya pelaku (FKH) segera ditersangkakan dan ditangkap,”kata Sri Rahayu, usai menerima surat Komnas HAM.

Dalam perkara itu, Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah (Ditkrimum Polda) Sumatera Utara, juga telah memberikan respon cepat mengirimkan balasan surat pemberitahuan perkembangan penanganan dumas (SP3D) tanggal 30 Agustus 2024, kemudian Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri mengirimkan surat tanggal (4/9/2024) dan Komnas Perlindungan Perempuan menerbitkan surat keterangan tanggal 18 April 2024. Pengadilan Agama Panyabungan juga sudah memberikan putusan pembatalan perkawinan antara Pelapor dan terlapor, yang permohonanya diajukan pelapor.

“Ini angin sengar bagi kami, menambah kepercayaan kami hadirnya lembaga-lembaga negara maupun aparat penegak hukum semoga cepat menetapkan tersangka dan menahann6a,”imbuh anggota tim kuasa hukum Sri Rahayu dari Firma Hukum Josant And Friend’s Law Firm, Rinanda Asrian Ilmanta, SH.

Pihaknya berharap Polres Mandailing Natal bisa bergerak cepat untuk melakukan gelar perkara. Dengan begitu bisa segera menetapkan tersangka FKH dan menahannya. Pihaknya juga mengigatkan semua saksi-saksi koperarif dalam perkara tersebut, jangan sampai menyudukan kliennya sebagai korban.

“Klien kami (Sri) adalah korban, jadi jangan sudutkan. Apalagi menyalahkan, dan saksi-saksi untuk berpikiran logis, bukan hanya bisa menyudukan. Apalagi setelah niat mereka buat perdamaian gagal, yang padahal kami tak pernah menyalahkan mereka,”tandasnya.

Rinanda yang juga Sekjend Balai Mediasi Hukum (Badikum), tersebut juga meminta penyidik segera bekerja cepat. Dalam kasus itu, pihaknya juga mengapresiasi Kapolrea Mandailing Natal AKBP Arie Sofandi Paloh, yang sudah memerintahkan jajaran penyidik bekerja secara profesional dan sudah memeriksa saksi-saksi. Menurutnya dalam kasus ini muara perbuatan yang patut dipersalahkan adalah terlapor, bukan saksi-saksi.

“Fokus kami yang melakukan perbuatan adalah terlapor (FKH), tidak ada yang lain, justru kami beranggapan akibat perbuatan terlapor banyak pihak dirugikan, termasuk saksi-saksi yang diperiksa dalam perkara ini. Kami juga menyampaikan istri terlapor (RL) juga korban dalam kasus ini,”tandasnya.

Dalam berkas somasinya tim kuasa hukum FKH dan RL, Muhammad Sulaiman, yang ditujukan kepada Sri Rahayu, menyebutkan berdasarkan datanya, kliennya merupakan pasangan yang sah tanggal 12 Desember 2008 di Panyabungan dan masih tinggal satu atap hidup secara bahagia.

Selama pernikahan tersebut, lanjutnya, kliennya tidak pernah sekalipun melakukan perceraian baik secara agama maupun negara. Pihaknya juga menegaskan selama pernikahan kliennya FKH belum pernah sekalipun mendatangi Disdukcapil untuk merubah suatu dokumen apapun, baik perubahan alamat, identitas, KTP, KK, maupun akta kematian istrinya. Namun demikian pihaknya mengklaim kliennya FKH memang benar melakukan pernikahan secara sirih dengan Sri Rahayu pada 24 November 2023.

“Dalam pernikahan siri tersebut tidak ada satu dokumen apapun yang dipalsukan oleh klien kami, setelah pernikahan sirih berlangsung klien kami (FKH) pergi meninggalkan Sri untuk kembali berkumpul dengan istri sah (RL),”kata Muhamad Sulaiman, dalam salah satu point somasinya.

Udinus Resmi Luncurkan Program Wirausaha Merdeka untuk Ciptakan Technopreneur Muda

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) resmi menggelar grand launching Program Wirausaha Merdeka (WMK) sebagai bagian dari upaya mencetak wirausahawan muda di Indonesia. Udinus terpilih menjadi salah satu Perguruan Tinggi Pelaksana (PTP) dari total 38 perguruan tinggi di Indonesia yang dipercaya untuk menyelenggarakan program tersebut.

Acara grand launching WMK berlangsung di Gedung E Lantai 3 Udinus pada Rabu (02/10/2024) itu dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan universitas seluruh peserta WMK di Udinus. Kali ini tema yang diusung yaitu ‘Precision Smart Technopreneurhsip’. Kegiatan itu diikuti 316 peserta dari mahasiswa Udinus dan 20 Perguruan Tinggi lainnya di Indonesia. Selain itu, terdapat 32 mitra UKM yang berkolaborasi di WMK Udinus.

Rektor Udinus, Prof. Dr. Ir. Edi Noersasongko, M.Kom., dalam kesempatan itu secara resmi membuka kegiatan WMK. Disaksikan oleh Ketua Tim Pengelola WMK Udinus, Dr. Rindra Yusianto, M.T., Ketua Program WMK Kemdikbudristek, Adrian Bany Kansil, serta perwakilan dari LLDikti Wilayah VI Jateng Suto Sugiharjo, S.Kom.

Dalam sambutannya, Rektor Udinus menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa Udinus saja, melainkan untuk mahasiswa dari seluruh Indonesia.

“Ini merupakan kontribusi Udinus dalam memberikan ruang pembelajaran inovatif di luar perkuliahan biasa. Sehingga mendorong mahasiswa tingkatkan kompetensi mereka menjadi SDM Unggul, kami berharap mahasiswa bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” ujar Prof. Edi.

Pada kesempatan itu, Rektor dengan gelar Guru Besar di Bidang Technopreneurship itu menjelaskan pemahaman terkait technopreneurship. Hal tersebut sesuai dengan tema yang diusung.

Ketua Tim Pengelola WMK Udinus, Dr. Rindra Yusianto, M.T., dalam laporannya menjelaskan tema yang diusung menekankan pada pengembangan kewirausahaan berbasis teknologi. Khususnya menggunakan pendekatan Artificial Intelligence (AI) dan Business Intelligence.

“WMK ini bertujuan mengubah mindset mahasiswa dalam berwirausaha. Membekali diri dengan kompetensi kewirausahaan, dan mampu membuat prototipe usaha sendiri,” tegas Dr. Rindra.

Dr. Rindra menambahkan bahwa ini merupakan kali keduanya Udinus menjadi PTP. Melalui pengelaman tersebut, sudah mulai terlihat beberapa mahasiswa Udinus yang telah sukses mengusung bisnis mereka.

“Mereka juga susah sering meraih kemenangan dalam berbagai kompetisi kewirausahaan. Udinus juga sudah banyak melahirkan produk teknologi lainnya yang terus dikembangkan oleh mahasiswa,” tambah Dr. Rindra.

Program Wirausaha Merdeka ini merupakan inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang diperuntukkan bagi mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari Diploma (D3), Sarjana Terapan (D4), Sarjana (S1), hingga Magister (S2).

Mahasiswa yang ingin mengikuti program ini harus memenuhi syarat, di antaranya merupakan mahasiswa aktif minimal semester tiga. Serta melengkapi administrasi dan berkas yang diperlukan, sesuai dengan ketentuan yang tertera pada situs resmi WMK.

Ketua Program WMK Kemdikbudristek, Adrian Bany Kansil, mengapresiasi Udinus sebagai salah satu PTP. Menurutnya, konsep technopreneurship yang diusung Udinus sangat efektif dalam membekali mahasiswa untuk menjadi wirausahawan muda.

“Program WMK yang dijalankan Udinus dengan konsep technopreneurship sangat bagus untuk mengembangkan mahasiswa menjadi wirausahawan muda. Dari sisi luaran maupun cara pengelolaannya, Udinus sudah sangat baik,” ujarnya.

Program WMK ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mencetak generasi muda yang siap bersaing di dunia bisnis dan mampu menciptakan inovasi baru melalui pemanfaatan teknologi canggih.

Usai launching, seluruh peserta mendapat kesempatan mendengar pemaparan dari berbagai narasumber sukses di ranah kewirausahaan. Seperti Owner Rocket Chicken, Nurul Atik, CEO dan President SMES pack Hendriansyah, dan Managing director Startup Campus, Rea Qiantara Dikatio. Serta masukan langsung dari salah satu Supervisor WMK Kemdikbudristek, Dr. Sulistyowati, S.S., M.Hum.

Setiap Jumat, Ibis Styles Semarang Simpang Lima Hadirkan Keberkahan Melalui Program Berbagi “Sharing is Caring”

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel ibis Styles Semarang Simpang Lima meluncurkan program terbaru bertajuk “IBIS STYLES SHARING IS CARING” yang dilaksanakan setiap hari Jumat mulai September 2024. Program ini bertujuan untuk mengajak karyawan, rekanan, serta masyarakat umum untuk berpartisipasi dalam berbagi kepada yang membutuhkan.

Marketing Communication Hotel Ibis Styles Semarang,  Arlissa Katleya mengungkapkan hari Jumat dipilih karena dipercaya sebagai hari yang penuh keberkahan.

“Kami ingin program ini menjadi kegiatan rutin yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar dan masyarakat Semarang. Program ini juga sejalan dengan nilai AKHLAK yang menjadi dasar budaya perusahaan,” ujarnya.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap dapat membawa keberkahan bagi perusahaan dan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, masyarakat Semarang,” sambungnya

Melalui program ini, masyarakat dapat berdonasi dengan harga Rp 30.000++ per box untuk membeli rice box yang akan dibagikan kepada masyarakat. Ada empat pilihan varian nasi, yakni Nasi Gudeg, Nasi Bogana, Nasi Ikan Panggang, dan Nasi Campur.

Hotel Ibis Styles Semarang Simpang Lima yang berlokasi tepat di seberang Lapangan Pancasila Simpang Lima mengundang siapa saja untuk berpartisipasi dalam program ini. Pemesanan rice box dapat dilakukan melalui WhatsApp di 081312349711 atau telepon di 024-8419711.