spot_img
Beranda blog Halaman 222

Hotel GranDhika Pemuda Semarang Memulai ‘Saletember’ dengan Promo Kamar Menarik

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel GranDhika Pemuda Semarang, salah satu hotel bintang empat yang dikelola oleh Hotel GranDhika Indonesia di bawah naungan PT. Adhi Commuter Properti Tbk. (ADCP), mengajak para tamu untuk menikmati berbagai promo selama bulan September.

Nikmati penawaran spesial “Saletember” dengan harga kamar Rp. 679.000 nett / kamar / malam.

Paket menarik ini tentunya sudah termasuk sarapan pagi untuk 2 orang dan hidangan lezat Risoles Bistik siap menggoyang lidah anda. Harga tersebut bisa didapatkan dengan menggunakan kode promo “SALETEMBER” di website www.grandhika-hotel.com.

Bagi penikmat kopi, jangan lewatkan Coffee Brew Hour harga special hanya Rp. 10.000nett untuk setiap pembelian cafee latte atau americano.

Promo ini berlaku setiap hari mulai pukul 06.00 – 10.00 WIB di Eighty Two Lounge, Hotel GranDhika Pemuda Semarang.

Sedangkan untuk para pelari, Hotel GranDhika Pemuda Semarang memberikan apresiasi dengan diskon 50% untuk sarapan.

Cukup tunjukkan bukti lari melalui aplikasi lari / smartwatch apapun dengan jarak minimal 5 kilometer di hari yg sama, pelari dapat menikmati sarapan lezat & lengkap di Kapolagha Restaurant setiap hari pukul 06.00 – 10.00 WIB.

“Lari merupakan salah satu olahraga yg sedang diminati oleh banyak orang, maka Hotel GranDhika Pemuda Semarang tidak ingin kehilangan momentum untuk memberikan promo spesial khusus pelari. Promo ini berlaku hingga 31 Desember 2024” ungkap Laudi, Asst. Marketing Communication Manager Hotel GranDhika Pemuda Semarang.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi nomor WhatsApp resmi kami di 0811-251-8082.

Kunjungan Paus Fransiskus di Jakarta, PT KAI Ubah Pola Operasi KA untuk Hindari Kemacetan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT KAI Daop 1 Jakarta, pada hari Rabu dan Kamis 4 dan 5 September 2024 akan melakukan pengaturan pola operasi pada beberapa Kereta Api jarak jauh keberangkatan dari Stasiun Gambir.

Untuk kereta api yang tadinya tidak berhenti di Stasiun Jatinegara, akan diberhentikan di Stasiun Jatinegara guna menghindari keterlambatan calon penumpang karena adanya kemacetan arus lalu lintas di sekitaran Monas dan jalan menuju Stasiun Gambir, karena adanya kegiatan kunjungan Paus Fransiscus di Jakarta.

“Pada saat normal kereta api yang berangkat dari Stasiun Gambir tidak berhenti di Stasiun Jatinegara, namun khusus tanggal 4 dan 5 September 2024, keberangkatan KA antara pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB akan berhenti di Stasiun Jatinegara untuk melayani naik penumpang,” kata Ixfan Hendriwintoko Manager Humas Daop 1 Jakarta dalam keterangan di Jakarta sore ini, Selasa (3/9).

Daftar perjalanan kereta api jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Gambir (KA Genap), dan diberhentikan di Stasiun Jatinegara pada tanggal 4 dan 5 September 2024 adalah sebagai berikut:
1. Argo Bromo Anggrek KA 2 Gambir – Surabaya Pasar Turi, berangkat 08.20 WIB;
2. Argo Cheribon KA 26A Gambir – Cirebon, berangkat 08.30 WIB;
3. Taksaka KA 68 Gambir – Yogyakarta, berangkat 09.20 WIB;
4. Pangandaran Plb 7028A Gambir – Banjar, berangkat 09.30 WIB;
5. Sembrani Plb 62A Gambir – Surabaya Pasar Turi, berangkat 09.50 WIB;
6. Argo Cheribon KA 22A Gambir – Cirebon, berangkat 10.10 WIB;
7. Argo Merbabu KA 20F Gambir – Semarang Tawang Bank Jateng, berangkat 14.20 WIB;
8. KA 58 Brawijaya, berangkat dari Gambir berangkat 15.40 WIB;

Ixfan menambahkan, “Adapun waktu keberangkatan KA dari Stasiun Gambir tidak mengalami perubahan. Pengaturan pola operasi khusus tersebut diharapkan pelanggan dapat terhindar dari risiko kemacetan yang mungkin terjadi akibat pengalihan arus lalu lintas menuju Stasiun Gambir dan memiliki pilihan untuk dapat berangkat dari Stasiun Jatinegara.”

“Untuk informasi lebih lanjut mengenai perjalanan kereta api dan layanan KAI dapat menghubungi Contact Center 121 dan media sosial KAI 121,” pungkasnya.

Dorong Kemajuan, Kota Semarang Raih Apresiasi dari Tim Penilai STBM Award dalam Kelola Sanitasi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Tim penilai STBM Award 2024 memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh Kota Semarang dalam mendukung pencapaian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Penilaian dan verifikasi dilakukan di beberapa titik salah satunya di Agro Wisata Cepoko, yang dihadiri oleh Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, beserta jajaran Kepala OPD, LPMK, PKK, FPK, dan komunitas masyarakat pada Selasa (3/9).

“Terlihat bahwa Kota Semarang telah melakukan banyak inovasi untuk mendorong STBM, seperti revitalisasi PDAM, pembangunan SPAL DT di tingkat kota, serta keterlibatan perusahaan swasta. Ini semua merupakan langkah positif yang menunjukkan komitmen Kota Semarang terhadap sanitasi,” ujar Heri Ferdian, Ketua Tim Penilai dari USAID IUWASH Tangguh.

Lebih lanjut pihaknya berharap dalam verifikasi lapangan ini, Kota Semarang bisa lolos dalam verifikasi terkait STBM Award 2024. Tim penilai sendiri terdiri dari perwakilan beberapa lembaga seperti USAID IUWASH, Bappenas dan Direktorat Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI.

Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu pun mengungkapkan rasa syukur atas penilaian yang dilakukan oleh tim verifikasi. “Alhamdulillah, hari ini ada penilaian dari tim verifikasi terkait STBM Award 2024. Kota Semarang sebelumnya telah meraih penghargaan ini pada tahun 2018 kategori pratama, dan kali ini kami berharap bisa mencapai tingkat madya, atau syukur-syukur nantinya bisa sampai ke paripurna,” ujarnya.

Wali kota yang akrab disapa Mbak Ita juga menjelaskan beberapa inovasi yang menjadi fokus penilaian, termasuk di SMP Negeri 22, Terminal Gunungpati, dan beberapa RW di Kelurahan Cepoko dan Mangunsari. Inovasi seperti komposting, urban farming, bank sampah, dan pengelolaan limbah cair menjadi bukti nyata dari komitmen Kota Semarang dalam menerapkan lima pilar STBM, yakni stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air dan makanan, pengelolaan sampah, serta pengelolaan limbah cair.

“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta di Kota Semarang sangat kuat, dan ini yang menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan STBM,” imbuhnya.

Rangkaian verifikasi dilakukan di beberapa titik, seperti SMP Negeri 22 Semarang, Terminal Gunungpati, Puskesmas Gunungpati, RW 03 Kelurahan Cepoko, dan RW 01 Kelurahan Mangunsari. Dalam kunjungan ini, tim penilai memverifikasi berbagai program inovatif yang telah diimplementasikan, termasuk kegiatan komposting, bank sampah, PAMSIMAS, urban farming, pengelolaan air minum, dan IPAL komunal.

STBM Award merupakan penghargaan dari Kementerian Kesehatan yang diberikan kepada daerah yang berhasil menerapkan lima pilar STBM secara konsisten. Dengan berbagai inovasi yang telah dilakukan, Kota Semarang optimis dapat meraih penghargaan ini untuk kedua kalinya, dan terus meningkatkan kualitas sanitasi bagi warganya.

Ferry Wawan Cahyono Resmi Sumpah Janji Anggota DPRD, Siap Bekerja Keras Demi Kemajuan Jawa Tengah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Ferry Wawan Cahyono , S.Pi, M.Si., resmi dilantik sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 10 periode 2024-2029.

Ferry, yang juga dikenal sebagai sosok pemimpin berintegritas, siap memperjuangkan kepentingan rakyat di wilayah yang diwakilinya.

Pelantikan ini merupakan puncak dari proses pemilihan legislatif yang berlangsung pada Pemilu 2024. Acara tersebut diselenggarakan di Gedung DPRD Provinsi Jawa Tengah dan dihadiri oleh para pejabat, keluarga, serta masyarakat pendukung dari berbagai daerah, Selasa (3/9) pagi.

Prosesi pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah dan janji oleh anggota DPRD terpilih, yang dipandu oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah.

Dalam sumpahnya, Ferry dan anggota lainnya berjanji untuk setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan berkomitmen untuk bekerja demi kepentingan bangsa serta rakyat.

Ferry bukanlah nama baru di kancah politik Jawa Tengah. Sebagai seorang politisi yang berpengalaman, Ferry telah banyak berkontribusi untuk kemajuan provinsi ini.

Sebelumnya, ia sukses menduduki posisi sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, di mana ia berhasil membawa berbagai perubahan positif dan segudang prestasi yang membuat Jawa Tengah semakin maju.

Tidak hanya itu, sebagai Wakil Ketua DPD Golkar Jateng ia dikenal aktif dalam berbagai kegiatan yang mendukung pembangunan daerah serta memperkuat jaringan kader partai.

Kepemimpinannya di Golkar telah memberi warna tersendiri dalam dinamika politik di Jawa Tengah, khususnya dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.

Sebagai Anggota DPRD terpilih, Ferry membawa visi dan misi yang jelas membangun daerah dengan pendekatan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Dalam pernyataannya, Ferry menegaskan pentingnya anggota dewan untuk memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Kami harus hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi mereka, dan mengawalnya hingga menjadi kebijakan yang nyata,” ujar Ferry.

Ferry menyampaikan bahwa amanah sebagai anggota dewan bukan hanya sekadar formalitas jabatan, melainkan sebuah tanggung jawab besar yang harus diemban dengan dedikasi penuh.

Ia menggarisbawahi pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah provinsi untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Isu-isu strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan peningkatan ekonomi lokal menjadi fokus utama yang akan diperjuangkan.

“Sebagai wakil rakyat, kami harus berjuang keras untuk menyuarakan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Terutama dalam menghadapi berbagai tantangan seperti kemiskinan, pengangguran, dan masalah lingkungan yang semakin kompleks,” kata Ferry.

Selain itu, Ferry juga berkomitmen untuk mendukung program-program pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Ia melihat pentingnya mendorong partisipasi aktif masyarakat, terutama generasi muda, dalam proses pengambilan keputusan di daerah. Keberhasilan Ferry dalam meraih kursi DPRD Jateng bukan hanya hasil dari kerja kerasnya, tetapi juga dukungan dari masyarakat yang percaya akan kapasitas dan integritasnya.

Banyak harapan yang disematkan kepada Ferry, terutama terkait upayanya dalam memperjuangkan aspirasi daerah yang masih terpinggirkan.

Pelantikan Ferry Wawan Cahyono sebagai anggota DPRD Jawa Tengah periode 2024-2029 ini diharapkan dapat menjadi angin segar bagi masyarakat Dapil 10, meliputi Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purbalingga, dan Kabupaten Kebumen.

Melalui pengabdiannya di DPRD, Ferry diharapkan mampu menjadi jembatan yang kokoh antara masyarakat dan pemerintah, serta mendorong terciptanya kebijakan yang responsif dan solutif.

Dengan semangat yang tinggi, Ferry siap memulai langkah baru dalam pengabdiannya sebagai wakil rakyat.

“Ini adalah awal dari perjuangan panjang kita bersama. Saya akan bekerja keras untuk menjadikan aspirasi masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan yang kami ambil,” tutup Ferry.

Pelantikan ini bukan hanya seremoni, tetapi juga momentum bagi Ferry dan anggota DPRD lainnya untuk membuktikan komitmen dan kerja nyata dalam menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat Jawa Tengah.

Wali Kota Semarang Ucapkan Terima Kasih pada Klenteng Tay Kak Sie dalam Perayaan King Hoo Ping 2024

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengapresiasi Klenteng Tay Kak Sie yang rutin menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka Perayaan King Hoo Ping. Pada tahun ini, Klenteng Tay Kak Sie membagikan 5.000 paket sembako kepada warga di tiga kelurahan, yaitu Kelurahan Kranggan, Kelurahan Purwodinatan, dan Kelurahan Kauman.

Wali kota yang akrab disapa Mbak Ita, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Klenteng Tay Kak Sie yang turut mendukung kesejahteraan masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Klenteng Tay Kak Sie yang sudah memberikan support kepada masyarakat. Ini menjadi suatu contoh bahwa keberagaman agama tidak mengurangi rasa untuk saling berbagi, gotong royong, dan menjadikan masyarakat semakin sejahtera,” ujar Mbak Ita saat menghadiri acara di Klenteng Tay Kak Sie pada Senin (2/9).

Perayaan King Hoo Ping atau Festival Kesejahteraan adalah tradisi yang dilakukan setiap tahun untuk mengenang dan menghormati arwah yang telah meninggal dunia, baik dari keluarga maupun orang lain. Perayaan ini selalu dilaksanakan pada tanggal 15 bulan ke tujuh menurut kalender Imlek.

“Sangat luar biasa dalam setiap kegiatan-kegiatan ini selalu ada pemberian paket sembako untuk lansia dan masyarakat di wilayah sini. Ini ada kelurahan Kranggan, Purwodinatan, dan Kauman sebanyak total 5.000 paket. Tentunya hal ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan serta sebagai sarana untuk mengendalikan inflasi,” imbuh Mbak Ita.

Wali kota Semarang juga mendoakan agar perayaan ini membawa berkah dan membawa kemudahan baik bagi umat maupun pengurus Klenteng Tay Kak Sie. Kegiatan bakti sosial seperti ini, menurutnya, menjadi salah satu wujud nyata dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat yang beragam.

Salah satu penerima bantuan, Tio Tjai, mengungkapkan rasa syukurnya. “Saya sangat terbantu dengan adanya pemberian sembako ini mengingat usia saya yang sudah 67 tahun ini saya sudah tidak kerja lagi. Paketnya berisi beras, gula, mi instan, dan teh. Puji syukur, ya. Semoga kebaikan melimpahi yang memberi,” ujarnya.

Setiap tahunnya, klenteng ini rutin memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Sebagai contoh, pada tahun 2023 lalu, Klenteng Tay Kak Sie memberikan 20 ton beras kepada masyarakat tidak mampu, di mana setiap penerima mendapatkan 5 kilogram beras.

Rektor UNDIP Prof Suharnomo : Kematian Mahasiswi PPDS Anestesi Sebagai Momentum Perbaikan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Diponegoro mengajak kematian mahasiswi PPDS (Program Pendidikan Dokter Sepesialis) Anestesi, dr Aulia Risma Lestari, menjadi momentum evaluasi bersama, tidak hanya terkait penyelengaraan pendidikan dokter spesialis, namun juga untuk semua pemangku kepentingan.

“Dengan segala hormat, tanpa bermaksud mendahului semua proses pemeriksaan yang dilakukan kepolisian dan kementerian, kami berharap peristiwa ini menjadi momentum evaluasi bersama. Tidak bijaksana kalau peristiwa ini menjadi wacana dan polemik serta perdebatan semata. Jangan pula menjadi bahan untuk menyalahkan satu dan lainnya,” kata Rektor Universitas Diponegoro (UNDIP), Prof. Dr. Suharnomo S.E., M.Si. pada Senin (2//9/2024).

Rektor mengingatkan, peristiwa meninggalnya dokter Aulia sudah menjadi bola liar yang berpotensi merugikan semua pihak.

Jika itu dibiarkan, bukan saja penyelenggara pendidikan tinggi yang dirugikan, efeknya bisa kemana-mana termasuk mengganggu komitmen untuk menyediakan dokter spesialis yang dicanangkan pemerintah.

“Kita juga punya kewajiban moral menjaga rasa hati keluarga almarhumah dokter Aulia yang pasti akan lebih suka jika apa yang mereka alami menjadi sesuatu yang dikenang karena membawa kebaikan dalam kehidupan bersama,” tegas Suharnomo.

Karena itu, UNDIP mengajak semua pihak mengakhiri perdebatan yang tidak produktif, melakukan evaluasi, dan kembali menatap kedepan melakukan hal-hal yang menjadi tugas dan kewajiban masing-masing. Ajakan ini, bukan semata untuk kepentingan UNDIP, tapi kepentingan bersama.

“Ajakan ini bukan untuk kepentingan UNDIP. Kampus ini lahir untuk mengabdi kepada bangsa, negara dan umat manusia melalui bidang pendidikan. UNDIP ini statusnya badan hukum milik negara, namun keberadaannya didedikasikan untuk masyarakat,” dia menambahkan.

Terkait masalah perundungan, juga adanya dugaan tindakan pemalakan oleh senior, UNDIP menyerahkan sepenuhnya kepada aparat yang berwenang. Dalam konteks ini, UNDIP membuka diri dan bersikap kooperatif sejak peristiwa ini terjadi.

UNDIP bukan saja kooperatif, tapi juga transparan, sehingga Suharnomo merasa heran dengan munculnya tuduhan bahwa kampus menutup-nutupi peristiwa ini.

“Untuk apa kami menutupi-nutupi, UNDIP itu badan hukum milik negara. Ini milik kita bersama, jadi buat apa kita menutupi sesuatu. Ini era digital dimana semua orang bisa berekspresi di ruang digital. Yang kita harapkan dialektika di ruang publik yang produktif, yang edukatif, bermanfaat,” inbuhnya.

Karena itu Rektor UNDIP menyambut baik langkah yang dilakukan Komisi IX DPR RI yang tengah berupaya menyelesaikan undang-undang kesehatan yang baru, yang didalamnya akan mengatur perbaikan pendidikan tenaga kesehatan, dimana pendidikan tenaga dokter dan dokter spesialis termasuk di dalamnya.

Wakil Ketua Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Emanuel Melkiades Laka Lena yang juga Ketua Panja RUU Kesehatan, dalam dialog dengan CNN bersama Rektor UNDIP, Prof Suharnomo, akhir pekan lalu, mengaku sejak pembahasan undang-undang kesehatan sudah mendapatkan banyak sekali laporan bahwa memang kita perlu juga melakukan perbaikan menyeluruh terkait dengan pendidikan dokter spesialis di tanah air.

Melki mengungkapkan, ada indikasi bahwa terjadi bullying atau perundungan yang diduga terjadi secara sistematis dalam waktu yang lama.

Melki berpendapat perlu ada terobosan dan cara-cara yang radikal untuk menghentikannya. Fenomena yang diduga terjadi di Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang ada di Indonesia ibarat gunung es yang hanya terlihat di permukaannya saja.

Karena itu Melki berharap Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi serta lembaga pendidikan tinggi serta rumah sakit pendidikan mengambil peran dalam penghentian proses perundungan dengan melakukan perbaikan di bidangnya masing-masing.

“Kami sudah meminta hal itu kepada Menkes dalam rapat kerja,” kata Melki saat dialog di CNN.

Dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti masih tingginya kasus perundungan di lingkungan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga 23 Agustus 2024, mencatat ada 234 laporan perundungan di rumah sakit vertikal, rumah sakit yan dikelola Kementerian Kesehatan yang saat ini berjumlah 33 Rumah Sakit.

Dari data yang diperoleh, program studi (Prodi) penyakit dalam tercatat sebagai Prodi dengan kasus tertinggi dengan 44 kasus yang dilaporkan, disusul program studi bedah dengan jumlah 33 kasus. Kemudian Prodi anestesiologi dengan 22 kasus yang dilaporkan.

Melihat perkembangan yang terjadi di ruang dialog publik, Rektor UNDIP, Prof Suharnomo, menyatakan bahwa apa yang diwacanakan terkait kematian mahasiswi PPDS UNDIP sekarang menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus diselesaikan.

Sebagai institusi pendidikan tinggi milik negara, UNDIP membuka diri sebagai tuan rumah upaya perbaikan PPDS di Indonesaia.

“Kalau memang dikehendaki, silakan DPR, pers dan kampus lain datang ke UNDIP untuk secara bersama mencari solusi atas masalah yang ada. Kami open, terbuka, kolaboratif, dan pasti kooperatif,” tukas Suharnomo.

Mahasiswa PPDS UNDIP Tunduk Aturan RSUP Dr. Kariadi

0

Oleh : Wijayanto, Ph.D, Wakil Rektor IV UNDIP

Di dalam ekosistem informasi yang penuh dengan kabar bohong, ujaran kebencian, dan hasrat untuk menghakimi, korban pertama yang segera jatuh adalah: kebenaran.

Di dalam kasus PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis), UNDIP sudah melakukan investigasi internal seperti disampaikan berkali-kali oleh Rektor, Prof. Dr. Suharnomo, S.E.,M.Si. di berbagai kesempatan bahwa UNDIP sangat terbuka dengan hasil investigasi dari pihak luar baik itu kepolisian maupun Kemenkes.

Jika memang terbukti ada perundungan, hukuman untuk pelakunya jelas dan tegas: Drop Out. Namun, faktanya bahkan saat investigasi itu masih jauh dari kata selesai, penghakiman bahkan hukuman sudah dilakukan, berkali-kali.

Hukuman pertama berupa Pemberhentian program Anestesi Universitas Diponegoro di RSUP Dr. Kariadi. Pemberhentian ini dilakukan Kemenkes pada 14 Agustus 2024 jauh sebelum penyidikan itu rampung dan ada kata putus dari polisi dan apalagi pengadilan.

Pemberhentian program studi itu tidak hanya merugikan 80-an para mahasiswa PPDS lainnya. Namun juga masyarakat yang mesti mengantri panjang karena kelangkaan dokter di RSUP Dr. Kariadi.

Hukuman kedua baru saja terjadi kemarin. Hukuman itu diberikan kepada dokter Yan Wisnu Prajoko, Dekan Fakultas Kedokteran UNDIP. Surat nomor KP.04.06/D.X/7465/2024 tertanggal 28 Agustus 2024 perihal Penghentian Sementara Aktivitas Klinis di RSUP Dr. Kariadi yang ditujukan kepada dokter Yan Wisnu Prajoko yang ditandatangani oleh Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi, Agus Akhmadi.

Saya mengenal dokter Yan Wisnu Prajoko sebagai pria bersuara lirih, selalu ramah, tidak pernah meledak-ledak dan sangat hati-hati dan terukur dalam berkata-kata. Dapat dimengerti, dia adalah seorang dokter spesialis Onkologi.

Saat saya periksa wikipedia, itu adalah cabang ilmu yang berurusan dengan studi, perawatan, diagnosa dan pencegahan kanker.

Beberapa kali saya bertemu dengannya akhir-akhir ini. Wajahnya lelah dan tampak kurang tidur. Kepada saya, dia mengaku mengalami banyak sekali doxing dan perisakan di berbagai akun media sosial yang dia miliki. Hari-hari ini dia merasa didera rasa cemas dan panik, stress dan burn out.

Di mata saya dia adalah sosok yang penuh integritas. Sulit bagi saya membayangkan dia rela untuk melindungi pelaku perundungan dan mengorbankan nama baiknya sendiri. Mengorbankan puluhan mahasiswa yang lain dan, terutama, almamater UNDIP yang teramat dcintainya. Apalagi ditambah semua perisakan yang dialaminya.

Namun, hari Jumat kemarin, bahkan sebelum hasil investgasi keluar, dia sudah terlebih dulu diberhentikan praktiknya dari RSUP Dr. Kariadi. Yang melakukan pemberhentian itu adalah Direktur Rumah Sakit. Kita mendengar Pak Dirut mendapat tekanan luar biasa dari kementerian kesehatan sehingga mengeluarkan keputusan itu.

Di sini, kita segera teringat kasus yang menimpa Dekan Fakultas Kedokteran UNAIR yang diberhentikan oleh menteri karena berani kritis pada kebijakan pemerintah.

Hukuman dan penghakiman kepada PPDS dan UNDIP mungkin masih akan terus berlanjut. Rektor UNDIP menyebutnya: “sitting duck” alias bebek yang lumpuh yang tidak berdaya melawan berbagai bahaya yang mengancam.

Ya, semunya tertuju pada UNDIP dan hanya UNDIP. Bahkan meskipun pada kenyataannya, seperti jelas dalam berbagai dialog, jam kerja yang overload itu adalah kebijakan rumah sakit dan ini adalah ranah kebijakan kementerian kesehatan.

Mahasiswa PPDS belajar dengan cara yang tidak biasa: learning by doing dengan langsung praktik di rumah sakit. Seorang residen, julukan untuk mahasiswa PPDS yang tengah belajar di rumah sakit, mesti bekerja rata-rata lebih dari 80 jam seminggu.

Tidur hanya 2-3 jam setiap hari. Kadang mesti bekerja hingga 24 jam alias sama sekali tidak tidur.

Disinilah mengapa Rektor UNDIP mengungkapkan bahwa penyidikan ini sayapnya patah karena hanya sebelah.
Peristiwa ini ibarat puncak gunung es.

UNDIP mendorong agar investigasi dilakukan secara tuntas agar terungkap akar struktural dan sistemik dari keadaan ini sebagai modal pembenahan ke depan.

Agar UNDIP tidak terus-terusan menjadi sitting duck yang dihujani hukuman tanpa bukti, dan tanpa pengadilan. Kemarin UNAIR yang mengalaminya. Hari ini UNDIP. Esok entah siapa lagi.

KAI Bersiap Menyambut Delegasi ASEAN di Konferensi ARCEOs’ ke-44

0

BANDUNG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan bangga menjadi tuan rumah penyelenggaraan ASEAN Railway CEOs’ Conference (ARCEOs’ Conference) ke-44, yang akan berlangsung di Bandung, Indonesia, pada 2-5 September 2024.

Konferensi bergengsi ini akan dihadiri oleh delapan operator kereta api di Asia Tenggara, yaitu Keretapi Tanah Melayu (Malaysia), Vietnam Railways (Vietnam), Ministry of Public Works and Transport (Kamboja), Lao National Railways (Laos), Philippine National Railways (Filipina), Myanma Railways (Myanmar), State Railway of Thailand (Thailand), serta PT Kereta Api Indonesia (Persero) (Indonesia).

Sebagai panitia penyelenggara, KAI menyatakan bahwa ARCEOs’ Conference tahun ini tidak hanya menjadi ajang untuk berbagi praktik terbaik dalam operasi dan pemeliharaan perkeretaapian, transformasi digital, serta pengembangan komersial, para delegasi juga akan mendapatkan kesempatan langka untuk mencoba Kereta Cepat pertama di ASEAN, Whoosh, serta menguji pengalaman dengan Light Rail Transit (LRT) dan KA Panoramic.

Dengan mengusung tema “Driving Sustainability with Digital Innovation,” ARCEOs’ Conference ke-44 ini akan fokus pada pembahasan perkembangan perkeretaapian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, yang didukung oleh transformasi digital dalam aspek keselamatan dan pelayanan.

Konferensi ini akan dihadiri oleh 103 peserta dari delapan negara, yang tidak hanya akan merasakan kemajuan transportasi perkeretaapian di Indonesia, tetapi juga diajak untuk menikmati keindahan wisata alam setempat.

Para peserta juga akan terlibat dalam diskusi interaktif mengenai masa depan perkeretaapian di kawasan, dengan pendekatan yang santai namun mendalam, sehingga diharapkan dapat mempererat hubungan dan kerja sama antarnegara.

ARCEOs’ Conference memiliki tujuan utama untuk menyelaraskan visi mengenai peran kereta api sebagai simbol integrasi dan kolaborasi antar delapan negara anggota ASEAN.

KAI berharap bahwa melalui konferensi ini, akan tercipta langkah konkret dalam mewujudkan pengelolaan perkeretaapian yang berkelanjutan, memperhatikan tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), serta mengembangkan digitalisasi guna memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin kompleks.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan inovasi digital, KAI akan menggunakan armada kendaraan listrik selama konferensi berlangsung, menyediakan suvenir berbahan ramah lingkungan, serta memanfaatkan aplikasi digital sebagai platform informasi bagi peserta.

Persiapan matang telah dilakukan oleh KAI, termasuk kunjungan kehormatan ke semua negara peserta sebagai bagian dari upaya memastikan kesuksesan konferensi ini.

Konferensi ini tidak hanya penting bagi Indonesia sebagai tuan rumah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menampilkan pencapaian dan potensi Indonesia dalam bidang perkeretaapian di mata dunia, serta memperkuat kolaborasi internasional.

Peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-79, Kajati Jateng Ponco Hartanto : Kita Adalah Benteng Terakhir Keadilan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Ponco Hartanto, S.H., M.H., memimpin upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) Kejaksaan yang ke-79 di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah pada Senin (2/9) pagi.

Dalam suasana yang khidmat dan penuh semangat, upacara ini menjadi momen refleksi perjalanan panjang Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang terus berkomitmen melayani masyarakat dan menegakkan keadilan di Tanah Air.

Tema yang diusung pada Harlah Kejaksaan ke-79 ini, “Hari Lahir Kejaksaan sebagai Simbol Terwujudnya Kedaulatan Penuntutan dan Advocaat Generaal,” menggambarkan tekad Kejaksaan untuk terus memperkuat posisinya sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum.

Upacara ini dihadiri oleh para pejabat utama, jaksa, dan seluruh pegawai kejaksaan yang bersama-sama menyatukan tekad untuk terus mengemban amanah sebagai penegak hukum yang berintegritas.

Dalam amanat yang dibacakan oleh Kajati Jawa Tengah, Jaksa Agung menegaskan bahwa usia 79 tahun Kejaksaan bukan sekadar angka, melainkan simbol perjalanan panjang institusi ini dalam menghadapi berbagai tantangan, beradaptasi dengan perubahan zaman, dan terus berinovasi demi mewujudkan supremasi hukum.

Perjalanan ini mencerminkan perjuangan, pengorbanan, dan dedikasi para jaksa yang tak kenal lelah dalam menjalankan tugas penuntutan.

” Penentuan Hari Lahir Kejaksaan pada tanggal 2 September 1945 bukanlah hasil keputusan yang tiba-tiba, melainkan melalui proses panjang yang melibatkan penelitian mendalam oleh para ahli sejarah,” ujar Kajati Jateng Ponco membacakan amanat Kejagung RI.

Penelusuran arsip nasional, baik di dalam maupun luar negeri, termasuk Belanda, menjadi bagian penting dalam menentukan tanggal ini. Penetapan hari lahir ini memiliki urgensi tersendiri.

“Selain menjadi pengingat sejarah panjang perjuangan Kejaksaan dalam menegakkan hukum dan keadilan, penentuan ini menegaskan keberadaan Kejaksaan sebagai lembaga yang berdiri sejak awal kemerdekaan,” jelasnya.

Peringatan Hari Lahir Kejaksaan bertujuan untuk menjaga stabilitas dan keamanan negara melalui peran penting dalam penegakan hukum yang adil.

Selain itu, peringatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penegakan hukum dan mendorong partisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

Di sisi internal, peringatan ini menjadi momen penting bagi seluruh jajaran Kejaksaan untuk memperkuat soliditas, saling mendukung, dan meningkatkan kinerja demi pelayanan hukum yang berkeadilan.

Selama ini, banyak yang menganggap Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) tanggal 22 Juli sebagai hari lahir Kejaksaan. Padahal, HBA mulai diperingati sejak tahun 1960, ketika Kejaksaan menjadi lembaga mandiri terpisah dari Departemen Kehakiman sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 204/1960.

Sebagai simbol kedaulatan penuntutan, Kejaksaan berkomitmen menjaga prinsip single prosecution system, yang menjamin kesatuan tindakan penuntutan, efektivitas, efisiensi penegakan hukum, serta kepastian hukum.

Kejaksaan telah membuktikan diri sebagai lembaga penegak hukum yang dipercaya masyarakat.

Dalam lima tahun terakhir, berbagai pencapaian signifikan telah diraih, menjadikan Kejaksaan sebagai lembaga yang paling dipercaya publik.

Namun, tantangan di masa depan masih banyak. Jaksa Agung RI mengingatkan seluruh jajaran Kejaksaan untuk menjaga kepercayaan publik, terus berinovasi, dan mengembangkan diri.

“Kita adalah benteng terakhir keadilan, kita adalah pengawal kedaulatan hukum,” tutupnya, mengajak seluruh insan Kejaksaan untuk memperbarui semangat pengabdian dan dedikasi kepada bangsa dan negara.

Tingkatkan Minat Penumpang, KAI Daop 1 Jakarta Operasikan Kereta Ekonomi New Generation Versi Modifikasi di KA Menoreh

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan kereta ekonomi new generation versi modifikasi pada KA  226F (KA Menoreh relasi Pasar Senen – Semarang Tawang Bank Jateng) dan KA 225F (KA Menoreh relasi Semarang Tawang Bank Jateng-Pasarsenen) terhitung mulai 1 September 2024 kemarin

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko mengatakan, upgrade kereta kelas ekonomi tersebut menggantikan jenis kursi berhadapan menjadi kereta ekonomi new generation versi modifikasi dengan 72 tempat duduk.

“Peningkatan pelayanan pada KA kelas ekonomi ini adalah wujud komitmen KAI dalam mendengarkan kebutuhan dan masukan dari para pelanggan, untuk dapat terus meningkatkan pelayanan dan customer experience. Sehingga tetap relevan dan adaptif dengan perkembangan zaman dan profil pelanggan,” kata Ixfan.

KA Menoreh berangkat dari Stasiun Pasarsenen pukul 16.45 wib dan tiba di Semarang Tawang Bank Jateng pada pukul 23.30 wib. satu rangkaian KA Menoreh membawa 8 KA Penumpang, 1 Restorasi, dan 1 Pembangkit dengan total 576 penumpang. Tiket KA Menoreh dibandrol dengan harga mulai dari Rp220 ribu hingga Rp260 ribu.

Kursi pada kereta ekonomi new generation sudah berjenis captain seat yang akan meningkatkan kenyamanan pelanggan dengan waktu tempuh yang panjang, karena memiliki desain kursi yang ergonomis dilengkapi fitur pengatur kemiringan (reclining) dan bisa disesuaikan searah laju KA ataupun berhadapan (revolving).

kereta ekonomi new generation versi modifikasi ini juga dilakukan pada interior kereta dengan ditambahkan Public Information Display System (PIDS) yang dapat menampilkan jam dan suhu di dalam kabin kereta.

Interior kereta juga dimodifikasi menyerupai kereta eksekutif seperti bentuk bagasi dan nuansa interior yang lebih cerah, dengan sentuhan aksen kayu pada bagian jendela yang memberikan kesan klasik dan elegan.

Tak hanya itu, modifikasi juga dilakukan pada toilet dengan penggunaan toilet duduk dilengkapi wastafel dan hand dryer.

Selain itu tersedia tempat ibadah di kereta restorasi. Kereta Menoreh new generation ini merupakan hasil inovasi sarana yang dilakukan oleh Balai Yasa Manggarai (tempat perawatan sarana perkeretaapian milik KAI di Manggarai, Jakarta).

Sebelumnya, KAI untuk Daop 1 Jakarta telah meluncurkan kereta ekonomi new generation versi modifikasi pada KA Jaka Tingkir relasi Purwosari – Pasar Senen pp, KA Jayabaya relasi Pasarsenen – Malang pp, KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasar Senen – Surabaya Gubeng pp, KA Blambangan Ekspres relasi Pasarsenen – Ketapang pp, dan KA Majapahit relasi Pasar Senen-Malang pp

“KAI menargetkan pada tahun 2024 untuk mengubah sebanyak 60 kereta ekonomi kursi tegak berhadapan menjadi kereta ekonomi new generation versi modifikasi,” ujar Ixfan.

Hingga 30 Agustus 2024, sudah terdapat sebanyak 42 kereta yang telah dimodifikasi.

Selanjutnya, sebanyak 52 kereta lainnya akan mengalami modifikasi serupa pada tahun 2025.

“KAI akan terus meningkatkan kenyamanan kereta api. Harapannya, minat masyarakat semakin besar untuk menggunakan transportasi massal kereta api yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu,” pungkas Ixfan.