spot_img
Beranda blog Halaman 23

KAI Daop 4 Semarang Berangkatkan 530.152 Penumpang KA pada November 2025, Meningkat 6,3 Persen dari Tahun Sebelumnya

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang mencatat keberangkatan sebanyak 530.152 penumpang selama November 2025. Angka ini meningkat sekitar 6,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu tahun 2024 yang mencatat 498.330 penumpang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa tren kenaikan ini menjadi salah satu indikator meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, di mana kebutuhan perjalanan diperkirakan terus meningkat.

“Peningkatan jumlah penumpang pada November ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap layanan kereta api semakin tinggi, sekaligus menjadi gambaran awal meningkatnya aktivitas perjalanan menjelang libur akhir tahun. Hal ini tentu menjadi perhatian kami untuk memastikan seluruh layanan dan prasarana dalam kondisi prima saat memasuki periode Nataru,” kata Franoto.

Dari total 530.152 penumpang tersebut, 453.057 penumpang merupakan pengguna KA Komersial, sementara 77.095 penumpang merupakan pengguna KA PSO (bersubsidi) yang dioperasikan di wilayah Daop 4.

Jumlah tersebut juga termasuk penumpang KA Lokal yang semakin diminati masyarakat, seperti KA Blora Jaya, Kedung Sepur, dan Banyubiru, dengan total angkutan mencapai 67.149 penumpang sepanjang November 2025.

KAI Daop 4 mencatat beberapa KA yang menjadi favorit masyarakat pada November 2025 adalah KA Kaligung dengan 78.633 penumpang, Kamandaka 46.438 penumpang, Ambarawa Ekspres 46.697 penumpang, Airlangga 45.953 penumpang, dan Kedung Sepur 31.308 penumpang.

Selanjutnya Stasiun Semarang Tawang menjadi stasiun keberangkatan tersibuk di Daop 4 dengan jumlah penumpang mencapai 148.933 penumpang, disusul Stasiun Semarang Poncol 142.474 penumpang, Tegal 66.634 penumpang, Pekalongan 49.957 penumpang, Ngrombo 27.265 penumpang, dan Cepu 24.592 penumpang.

Franoto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan atas kepercayaannya menggunakan layanan KAI, khususnya di wilayah Daop 4 Semarang. Menurutnya, capaian ini sekaligus menjadi dasar penting bagi Daop 4 dalam mempersiapkan pelayanan terbaik menghadapi periode Nataru 2025/2026.

“KAI Daop 4 terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, keandalan perjalanan, serta kenyamanan fasilitas stasiun dan kereta sebagai bagian dari upaya kami memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan,” tutupnya.

Dihadiri Menteri hingga Rektor, Sido Muncul Lanjutkan Misi Sosial di Bidang Kesehatan Mata

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali menunjukkan komitmennya di bidang kesehatan melalui program Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis.

Bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Jawa Tengah dan Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Semarang (RS Unimus), ratusan warga kurang mampu menjalani operasi katarak gratis pada Sabtu, 6 Desember 2025. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan ulang tahun RS Unimus yang kedua.

Bantuan operasi katarak secara simbolis diserahkan langsung oleh Direktur PT Sido Muncul Tbk, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, kepada Direktur RS Unimus dr. M. Riza Setyawan, MOSH, FISQua, disaksikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang juga Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.
Turut hadir Rektor Unimus, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, dan sejumlah pejabat terkait.

Irwan Hidayat menjelaskan kebutuhan operasi katarak di Indonesia sangat besar. Setiap tahun, terdapat sekitar 300.000 penderita baru yang membutuhkan tindakan medis.

Karena itu, Sido Muncul akan terus melanjutkan program ini, terutama untuk masyarakat yang tidak terjangkau BPJS atau layanan kesehatan umum.

“Ini sudah sekitar 56.000 operasi sejak kami mulai tahun 2011. Operasi katarak tidak akan berhenti karena tiap tahun tumbuh banyak pasien, jadi kami akan terus menjalankannya,” ujar Irwan.

Kolaborasi Riset Herbal

Dalam agenda yang sama, Irwan juga menyampaikan rencana memperluas kerja sama dengan Unimus. Selain mendukung layanan kesehatan mata, kolaborasi akan diarahkan pada riset tanaman herbal dan penguatan literasi ilmiah di masyarakat.

“Saya akan membuat MoU dengan universitasnya. Kami akan berbagi pengalaman, dan kampus pun bisa banyak memberi hal baru dalam penelitian tanaman herbal,” ungkapnya.

Menurutnya, Sido Muncul kini tengah menyusun kumpulan literatur ilmiah herbal yang dapat diakses publik. Upaya ini, tegasnya, bukan untuk promosi produk, melainkan untuk memberikan edukasi bahwa jamu modern telah didukung riset ilmiah dan uji klinis.

Bahan-bahan seperti kunyit, temulawak, daun dewa, hingga sambiloto, kata Irwan, telah memiliki banyak jurnal ilmiah yang dapat dimanfaatkan sebagai terapi pendamping pengobatan medis.

“Kami mengumpulkan riset dari jurnal-jurnal ilmiah. Masyarakat nanti bisa tahu, sakit apa, herbal apa yang bisa mendampingi pengobatan. Tidak harus beli produk kami, beli di mana pun boleh,” jelasnya.

Jamu sebagai Pendamping, Bukan Pengganti Pengobatan Medis

Irwan menegaskan bahwa jamu bukanlah solusi utama untuk penyakit berat, melainkan pendamping pengobatan dokter. Prinsip tersebut ia pegang teguh dengan mengadaptasi tiga sumpah klasik kedokteran: menghormati guru, menghargai kehidupan, dan menyadari keterbatasan.

“Saya ini cuma ahli pegel linu, masuk angin, dan panas dalam. Jamu adalah pendamping, bukan mengklaim obat kanker atau yang muluk-muluk,” tegasnya.

Program operasi katarak gratis Sido Muncul–Perdami Jateng akan terus berlangsung di berbagai wilayah pada 2026. Perusahaan menargetkan semakin banyak masyarakat kurang mampu yang memperoleh akses layanan kesehatan mata, terutama mereka yang tidak tercakup BPJS.

Dengan kolaborasi lintas institusi dan dukungan tenaga medis profesional, Sido Muncul berharap upaya ini dapat memperkuat kualitas hidup masyarakat sekaligus memerangi kebutaan akibat katarak di Indonesia.

Sambut Usia Empat Tahun, ARTOTEL Suites Bianti Gerakkan Aksi Tanam Pohon di Lereng Merapi

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks, upaya pelestarian alam tidak lagi menjadi tanggung jawab satu pihak saja.

Kolaborasi lintas komunitas dan sektor industri menjadi kunci menciptakan perubahan yang konkret. Kesadaran ini yang mendorong ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta untuk merayakan ulang tahun ke-4 dengan langkah yang berdampak langsung bagi keberlanjutan lingkungan.

Hotel bintang lima tersebut bersinergi dengan Komunitas Peduli Lingkungan (KOPHI) menyelenggarakan kegiatan penanaman pohon di Desa Wisata Pentingsari, Cangkringan pada hari Minggu (30/11) lalu.

Bertajuk “Nandur Wit, Nggayuh Lestari”, sebanyak 45 bibit pohon ditanam dalam kegiatan ini, terdiri dari pohon beringin, gayam, karet kebo dan pucuk merah. Bibit-bibit pohon tersebut dipilih berdasarkan fungsi ekologis yang signifikan. Pohon beringin memiliki akar yang kuat yang mampu masuk sejauh 30 meter kedalam tanah, memberikan manfaat penyerap polusi.

Adapun pohon gayam berperan penting dalam mendukung kualitas resapan air tanah serta memiliki ketahanan tinggi terhadap wilayah rawan banjir. Karet kebo dikenal sebagai penyaring polusi.

Dan sebagai pelengkap, pucuk merah ditanam untuk mempercantik area, serta memperkata estetika lanskap area pinggir sungai di Desa Pentingsari. Pelaksanaan kegiatan ini turut melibatkan warga Desa Pentingsari yang aktif berpartisipasi dalam proses penanaman.

Keterlibatan masyarakat sekitar menjadi salah satu aspek penting karena menciptakan sense of belonging dan kesadaran bersama untuk menjaga pohon yang ditanam.

Melalui penanaman 45 pohon ini, ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta menegaskan kembali komitmennya dalam menjalankan program-program berkelanjutan yang memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan. Reza Farhan, selaku General Manager ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta menegaskan “Kami percaya bahwa upaya bersama menjaga lingkungan, sekecil apapun memiliki makna besar bagi masa depan. Terlebih lagi, syukuran kami dengan menanam pohon di ulang tahun ke-4 ini mendapatkan respon yang baik dari komunitas dan melakukan dengan semangat gotong royong.”

“Melalui program penanaman pohon ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi alam, dapat membuka ruang interaksi yang positif antara komunitas lokal sekaligus mengajak sekitar untuk terus menjaga kelestarian lingkungan kita yang indah ini. Hal ini sejalan dengan komitmen Artotel Group dalam menerapkan praktik berkelanjutan melalui program The Art of Goodness”, tutupnya.***

ARTOTEL Yogyakarta Tutup 2025 dengan Rangkaian “Infinity Blessed” yang Menginspirasi

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) — ARTOTEL Yogyakarta menutup perjalanan delapan tahunnya dengan sebuah selebrasi istimewa bertajuk “Infinity Blessed”, rangkaian kegiatan panjang yang digelar sejak Agustus hingga Desember 2025.

Perayaan ini bukan sekadar momentum ulang tahun, tetapi juga wujud syukur atas kiprah ARTOTEL Yogyakarta dalam menghadirkan karya kreatif, kolaborasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Selama beberapa bulan, Infinity Blessed menghadirkan agenda dengan fokus keberlanjutan, aksi sosial, serta keterlibatan komunitas.

Sejumlah program berhasil digelar, mulai dari penanaman bibit pohon, konservasi penyu, pemeriksaan kesehatan, hingga berbagai kegiatan CSR seperti kunjungan ke panti jompo, konservasi Serak Jawa, bank sampah, serta pemberian tangki air untuk warga yang terdampak kekeringan.

Menjelang akhir tahun, rangkaian kegiatan semakin meriah dengan Donor Darah pada 2 Desember, serta Flash Sale Room 1–8 Desember 2025 yang menjadi sorotan publik karena menawarkan harga simbolis Rp 8 per malam sebagai bentuk apresiasi kepada tamu setia.

Puncak perayaan akan digelar melalui Syukuran & Dinner Anniversary pada 7 Desember, dihadiri tamu undangan, mitra, serta seluruh tim ARTOTEL Yogyakarta.

General Manager ARTOTEL Yogyakarta, Andre Harso Binawan, mengungkapkan rasa syukurnya atas perjalanan delapan tahun hotel yang dikenal dengan sentuhan seni tersebut.

“Delapan tahun merupakan perjalanan penuh cerita dan berkah. Melalui Infinity Blessed, kami ingin merayakan rasa syukur itu dengan berbagi kepada lingkungan dan masyarakat. Kami bangga dapat menghadirkan rangkaian kegiatan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi sekitar kami.”

Informasi lebih lanjut mengenai program ARTOTEL Yogyakarta dapat diakses melalui WhatsApp 081903380498, Instagram @artoteljogja, atau Facebook ARTOTEL Yogyakarta.***

PLN UIP JBT Perkuat Sinergi dengan Kejati Jateng untuk Percepatan Pembangunan Kelistrikan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) bersama PLN Group se-Jawa Tengah menjajaki penguatan sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah.

Audiensi yang digelar pada 3 Desember 2025 bertempat di Kantor Kejati Jawa Tengah ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan pendampingan hukum dalam percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan serta penyediaan listrik bagi masyarakat di Jawa Tengah.

PLN menegaskan bahwa kolaborasi ini penting untuk mendukung penyediaan listrik yang andal dan stabil bagi masyarakat maupun sektor industri.

Dukungan Kejati Jawa Tengah diharapkan dapat memastikan pembangunan sejumlah proyek strategis agar berjalan lebih efektif, tepat waktu, serta sesuai aturan.

General Manager PLN UIP JBT, Widya Anggoro Putro, menyampaikan bahwa peran Kejati sangat krusial dalam mengawal penyelesaian pembangunan di lapangan.

“PLN UIP JBT terus mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk memastikan suplai listrik tetap andal bagi masyarakat dan dunia usaha. Sinergi dengan Kejati Jateng memberi kepastian hukum sekaligus memperkuat kualitas tata kelola kami,” tutur Anggoro.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Siswanto, menyambut baik langkah PLN mempererat koordinasi lintas lembaga. Ia menegaskan kesiapan Kejati mendampingi PLN sebagai BUMN strategis yang memegang peranan besar dalam pelayanan publik.

“Kami mengapresiasi inisiatif PLN. Kejati Jateng siap memberikan pendampingan kepada PLN, baik sebagai BUMN maupun dalam pelaksanaan kegiatan dan proyek strategisnya. Prinsipnya, seluruh proses harus transparan, akuntabel, dan sesuai koridor hukum agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Siswanto.

PLN Group se-Jawa Tengah dan Kejati Jateng sepakat untuk memperkuat jalur komunikasi serta memastikan pendampingan hukum berjalan optimal.

Sinergi ini diharapkan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dan meningkatkan keandalan sistem tenaga listrik di Jawa Tengah.***

Gets Premiere Semarang Tawarkan Pengalaman Akhir Tahun yang Tak Terlupakan Lewat Dua Perayaan Spesial

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menjelang penutupan tahun 2025, Gets Premiere Semarang kembali menghidupkan suasana akhir tahun dengan dua agenda istimewa yang selalu menjadi favorit tamu.

Tahun ini, hotel menghadirkan Christmas Dinner Celebration yang hangat dan penuh nuansa khas Natal, serta New Year’s Eve Dinner bertema “Carnival Night” yang sarat keceriaan dan energi pesta.

Untuk perayaan Natal, Gets Premiere Semarang menawarkan harga Early Bird Rp125.000 per orang.

Setelah periode tersebut berakhir, tamu tetap bisa menikmati paket lengkap dengan harga reguler Rp150.000 per orang. Hotel juga memberikan promo khusus “Beli 10, Gratis 1” bagi keluarga besar, komunitas, maupun perusahaan yang ingin merayakan Natal bersama.

Digelar pada 25 Desember 2025, Christmas Dinner akan disajikan dalam bentuk buffet dengan menu khas Natal, dessert corner bernuansa Christmas, hiburan musik, area foto dengan dekorasi tematik, meet the Santa, serta kesempatan mendapatkan doorprize.

Seluruh ruangan dihiasi ornamen merah, hijau, dan emas yang menghadirkan kehangatan dan kebersamaan khas malam Natal.

Sementara itu, untuk menyambut pergantian tahun, hotel menghadirkan kemeriahan berbeda melalui New Year’s Eve Dinner bertema “Carnival Night”. Dekorasi penuh warna, elemen eksotis, hingga hiburan ala festival siap memberikan pengalaman pesta yang meriah dan tak terlupakan.

Harga Early Bird untuk acara malam tahun baru dibanderol Rp298.000 per orang, dan harga reguler Rp329.000 per orang.

Tamu akan dimanjakan dengan buffet premium, live band performance, interactive games, photobooth tematik, room voucher, serta doorprize menarik yang menambah semarak menuju detik-detik pergantian tahun.

“Kami ingin menghadirkan suasana yang penuh cerita, mulai dari kehangatan Natal hingga kemeriahan malam tahun baru. Christmas Dinner dan Carnival Night dirancang agar setiap tamu dapat menikmati pengalaman akhir tahun yang berkesan bersama orang-orang tersayang,” ujar Rusli Arsyad, General Manager Gets Premiere Semarang.***

Prof Jawade: Sekolah Jurnalistik PWI Jateng-FH Unissula Ciptakan Daya Saing Individu dan Institusi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Tengah (PWI Jateng) bersama Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (FH Unissula) Semarang menyelenggarakan Sekolah Jurnalistik Angkatan XXV secara daring pada Kamis 4 Desember 2025.

Kegiatan tersebut memberikan kesempatan eksklusif kepada 123 mahasiswa yang ikut untuk mendapatkan wawasan dan keterampilan jurnalistik langsung dari para ahlinya. Peserta adalah mahasiswa Fakultas Hukum Unissula yang berstatus reguler, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) atau sudah bekerja serta eksekutif.

Sekolah Jurnalistik dibuka secara virtual oleh Dekan FH Unissula Prof Dr Jawade Hafidz SH MH, dihadiri oleh Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana, Wakil Ketua PWI Jateng Bidang Pendidikan Alkomari, serta empat pemateri yaitu Ketua Dewan Kehormatan Amir Machmud NS, Sekretaris DK Achmad Zaenal Muttaqin, Badan UKW PWI Widiyartono Radyan, dan wartawan senior Budi Sutomo.

Hadir juga Wakil Dekan I FH Unissula Dr Widayati MH, Wakil Dekan II Dr Denny Suwondo MH. Selanjutnya Kaprodi S1 Ilmu Hukum Dr Muhammad Ngazis SH MH, Sekprodi S1 Ilmu Hukum Dr Ida Musofiana SH MH, dan Sekprodi S1 Ilmu Hukum Dini Amalia Fitri SH MH.

Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana dalam sambutannya mengungkapkan, Sekolah Jurnalistik yang telah dirintis sejak 2016 telah memberikan manfaat bagi para lulusannya. Salah satu yang dia catat, seorang asisten komisioner Komisi Informasi Jateng juga merupakan lulusan Sekolah Jurnalistik PWI Jateng-FH Unissula.

”Ini merupakan bukti, bahwa lulusan yang punya kompetensi teknis menulis akan punya nilai tambah dan sangat dihargai saat terjun di dunia kerja. Dia bisa menelaah permohonan sengketa informasi dengan narasi dan bahasa hukum yang mudah dipahami,” kata Iwan, panggilan akrabnya.

Dia menambahkan, saat ini kebutuhan dunia jurnalistik tidak menjadi monopoli wartawan. Artinya siapa pun bisa menuangkan segala ide atau gagasan melalui karya tulis yang baik dan bisa dipertanggungjawabkan.

Dan PWI Jateng dan FH Unissula, tandas Iwan, terus berkomitmen memberikan pendidikan jurnalistik berkualitas tinggi kepada peserta. Peserta akan mendapatkan materi lengkap tentang Etika Jurnalistik, Teknik Menulis Artikel Ilmiah Populer, Menulis Pendapat Hukum, dan Konvergensi Media.

Selain itu, setiap tren digitalisasi seperti Artificial Intelligence (kecerdasan buatan), isu-isu terkini di dalam dinamika jurnalistik juga disampaikan dalam sekolah ini.
”Kami berharap, para mahasiswa bisa memanfaatkan kegiatan ini. Bukan sekadar mendapatkan sertifikat pendamping kelulusan, tapi betul-betul menggunakan ilmu ini dalam tugas-tugas selanjutnya. Karena tidak semua lulusan punya bekal di bidang kepenulisan seperti halnya yang diperoleh lulusan Fakultas Hukum Unissula,” bebernya.

Memberikan Soft Skill
Sementara itu, Prof Jawade Hafidz saat membuka acara mengatakan, kerja sama FH Unissula bersama PWI Jateng lewat Sekolah Jurnalistik yang memasuki angkatan ke-25 merupakan agenda yang patut dilanjutkan dengan menambahkan kualitas dan kapasitas penyelenggaraannya.

”Sekolah Jurnalistik bermanfaat sebagai soft skill menulis bagi lulusan. Di sini diajarkan bagaimana menelaah sebuah berita lalu menuangkannya ke dalam tulisan, bagaimana ada keseimbangan antarsumber berita. Perlu dipahami, sekolah ini tidak hanya untuk menjadi seorang wartawan, tapi lebih dari itu ilmu jurnalistik bisa berguna untuk berbagai aktivitas profesi dan instansi,” kata Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Administrasi Negara itu.

Dia menjelaskan, kegiatan ini memang bekal dasar menjadi wartawan. Namun dalam skala luas, berguna untuk bekal bekerja di instansi pemerintah, baik daerah hingga pusat. Kemampuan menulis yang dipahami akan dibutuhkan ketika lulusan berkecimpung dalam kehumasan di instansi.

”Itulah kenapa kami dan PWI memelihara Sekolah Jurnalistik ini karena memberikan kecakapan tambahan bagi lulusan Fakultas Hukum. Tujuan lainnya, adalah memperkuat daya saing individu dan institusi. Saya berpesan, bagi peserta untuk manfaatkan kesempatan singkat ini sebaik mungkin,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam materinya, Amir Machmud NS banyak mengupas tentang bagaimana seharusnya menjaga etika menulis atau memosting berita. Muncul konflik dalam pemberitaan, karena disebabkan ada pelanggaran etika, tidak akurat, dan tanpa konformasi.

Sedangkan R Widiyartono memberikan panduan bagaimana menulis artikel ilmiah populer dengan bahasa yang komunikatif dan efisien, menggali ide-ide, serta menyusun kalimat pembuka secara menarik.

Materi Konvergensi Media yang ditandai dengan digitalisasi, konvergensi teknologi dan konvergensi konten disampaikan Zaenal Muttaqin. Wartawan senior dan ahli hukum Budi Sutomo banyak menyampaikan kiat-kiat menulis legal opinion yang menjadi acuan dalam sebuah peristiwa hukum.

Alkomari yang juga Kepala Sekolah Jurnalistik PWI Jawa Tengah menuturkan, dari empat pemateri dalam Sekolah Jurnalistik ini ada dua materi yang selain teori, juga diisi dengan praktik yakni materi tentang penulisan artikel ilmiah populer dan materi menulis pendapat hukum (legal opinion).

“Melalui sekolah jurnaslitik ini diharapkan peserta tidak hanya mendapatkan wawasan dan pengetahun tentang jurnalistik dan ilmu hukum, tetapi juga berkesempatan berlatih praktik menulis yang dipandu pemateri,” tuturnya.

Ditambahkan, secara umum pelaksanaan Sekolah Jurnalistik Angkatan XXV kali ini berlangsung dengan baik. Beberapa peserta Sekolah Jurnalistik aktif bertanya dan berdialog dengan pemateri. (***)

Kemenko PM Dorong Pembentukan Badan Vokasi Nasional untuk Perkuat Ekosistem Pendidikan Terapan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) terus mempercepat reformasi pendidikan vokasi untuk menjadikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai pusat lahirnya talenta global.

Upaya ini menjadi bagian dari target besar mencetak satu juta lulusan berstandar internasional dalam beberapa tahun ke depan.

Komitmen tersebut dikonsolidasikan melalui Roadshow Workshop Kepala Sekolah SMK Go Global yang digelar di Bandung, Makassar, dan Semarang pada 1, 3, dan 4 Desember 2025.

Forum ini mempertemukan langsung para kepala sekolah sebagai ujung tombak transformasi mutu pendidikan vokasi di lapangan.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar, menegaskan pentingnya penyesuaian kurikulum dan kompetensi SMK terhadap kebutuhan pasar kerja internasional.

“Persaingan dunia tidak hanya terjadi pada komoditas, tapi juga dalam kualitas pekerja. Melalui SMK Go Global, kita ingin memastikan lulusan SMK siap bersaing di pasar kerja internasional,” ujarnya.

Muhaimin juga menyampaikan dukungan terhadap penguatan ekosistem vokasi melalui usulan pembentukan Badan Vokasi Nasional sebagai lembaga yang mampu menyatukan arah kebijakan dan mempercepat pengembangan SDM terampil.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, menekankan bahwa transformasi SMK merupakan kebutuhan mendesak.

Data nasional mencatat ada 1,63 juta lulusan sekolah kejuruan yang belum terserap dunia kerja.

“Roadshow ini adalah langkah nyata untuk menjawab tantangan tersebut. Negara tidak cukup hanya membuka pasar, tetapi harus memastikan supply dan demand bertemu dalam standar kualitas yang sama,” jelas Leon.

Menurutnya, workshop ini tidak hanya menyampaikan peluang global, tetapi juga memetakan tantangan nyata di setiap sekolah.

Kepala sekolah mendapatkan pemahaman mengenai tingginya kebutuhan tenaga terampil di negara-negara seperti Jepang melalui skema Specified Skilled Worker (SSW), sekaligus dorongan agar lulusan SMK menjadi motor utama pencapaian target satu juta pekerja migran terampil.

Selain mengupayakan keselarasan peluang pasar, Kemenko PM juga menekankan pentingnya penyesuaian kualitas kompetensi lulusan dengan standar internasional.

Revitalisasi kurikulum diarahkan pada peningkatan pelatihan berbasis industri, penguatan bahasa asing, sertifikasi kompetensi global, dan pengembangan soft skill yang relevan untuk pasar kerja internasional.

“Standar global harus menjadi rujukan utama dalam pembelajaran di SMK,” kata Leon.

Dalam diskusi tersebut, aspek pelindungan pekerja turut menjadi perhatian utama. Kemenko PM memastikan seluruh proses penempatan PMI berlangsung legal, aman, dan bermartabat.

Edukasi mengenai pencegahan penipuan, praktik non-prosedural, hingga risiko tindak pidana perdagangan orang menjadi bagian integral dari workshop yang digelar.

“Workshop ini juga memberi pemahaman menyeluruh untuk mencegah penipuan, penempatan non-prosedural, dan risiko TPPO,” jelas Leon.

Dengan berbagai langkah ini, pemerintah berharap SMK mampu bertransformasi menjadi pusat penghasil talenta unggul yang siap menembus pasar kerja global, sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di tingkat internasional.***

Dukung Penuh Sektor Industri, PLN Rampungkan Pembangunan Tiga Infrastruktur Kelistrikan di Jabar dan Jateng

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) berhasil menyelesaikan tiga pembangunan infrastruktur kelistrikan secara beruntun di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Pertama, PLN berhasil menyelesaikan pembangunan Gardu Induk 150 kilo Volt (GI 150 kV) Data Center Bay Pelanggan Data Center.

Gardu Induk yang berlokasi di Kawasan Industri Greenland Internasional Industrial Center (GIIC), Kabupaten Cikarang, Jawa Barat tersebut berhasil di-energize pada 19 November 2025.

Yang kedua, PLN juga berhasil merampungkan pembangunan GI 150 kV Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang serta Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kV (SUTT 150 kV) KIT Batang Incomer yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah.

Kehadiran ketiga infrastruktur kelistrikan tersebut menjadi wujud dukungan penuh PLN pada sektor industri.

Pasalnya, ketiga infrastruktur kelistrikan tersebut akan memiliki peran vital dalam menyalurkan pasokan listrik yang andal bagi perusahaan atau pabrik yang berada di dua lokasi tersebut.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT), Widya Anggoro Putro menjelaskan bahwa saat ini pertumbuhan konsumsi listrik dari sektor industri terus mengalami pertumbuhan sejalan dengan terus berkembangnya kawasan industri.

“Penyelesaian pembangunan infrastruktur ini merupakan komitmen PLN untuk menjamin ketersediaan dan keandalan pasokan listrik bagi pelanggan yang mana dalam hal ini adalah sektor industri. Kami sadar bahwa dengan terus berkembangnya sektor industri, maka akan semakin baik juga pertumbuhan ekonomi nasional serta penyerapan tenaga kerja,” kata Anggoro.

Lebih lanjut, Anggoro menegaskan kesiapan PLN untuk memberikan pasokan listrik yang andal bagi konsumen tegangan tinggi (KTT) dari sektor industri.

Menurut Anggoro, listrik adalah salah satu tonggak utama dalam beroperasinya perindustrian, oleh karena itu PLN wajib menyediakan listrik yang andal, aman dan berkualitas.

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 3 (UPP JBT 3), Haryo Wisnuaji menjelaskan, GI 150 kV Data Center Bay Pelanggan Data Center akan melayani pelanggan industri pertama di kawasan Data Center. Gardu induk tersebut memiliki kapasitas sebesar 2×100 Mega Volt Ampere (MVA).

Haryo mengungkapkan, keberhasilan ini akan sangat berdampak kepada kepercayaan dunia internasional untuk berinvestasi di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan pelanggan dari Data Center di GIIC Cikarang ini diisi oleh perusahaan multinasional dan internasional.

“Kita wajib menjaga kepercayaan investor dengan memberikan pelayanan yang terbaik. Dalam hal ini, PLN siap dan sudah membuktikan bahwa kami mampu untuk menghadirkan kebutuhan listrik yang andal dan berkualitas. Kami rasa ini akan sangat penting untuk menjaga kepercayaan investor demi menjaga iklim investasi,” kata Haryo.

Sementara itu, PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 4 (UPP JBT 4), Ainanto Nindyo mengungkapkan rasa syukurnya atas penyelesaian GI 150 kV KIT Batang serta SUTT 150 kV KIT Batang Incomer.

Penyelesaian ini menurutnya, juga jelas bentuk dukungan PLN terhadap sektor industri. Ainanto menjelaskan secara teknis GI 150 KIT kV Batang akan memiliki kapasitas sebesar 2×60 MVA. Sedangkan SUTT 150 kV KIT Batang Incomer akan ditopang oleh 17 tower sepanjang 5,458 kilometer route (kmr) atau 10,916 kilometer sirkit (kms).

Ainanto lanjut mengungkapkan bahwa proyek ini juga turut memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Hal tersebut dibuktikan melalui penyerapan tenaga lokal yang mencapai 201 tenaga lokal.

“Alhamdulillah, pembangunan GI 150 KIT Batang dan SUTT 150 kV KIT Batang Incomer ini telah rampung. Kami berharap keduanya dapat beroperasi dengan aman dan menyalurkan listrik yang andal serta memberikan manfaat yang banyak. Kami juga sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berjibaku di lapangan. Kami sampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Daerah, Kejaksaan, TNI/POLRI, stakeholder, PLN Group dan juga masyarakat,” kata Ainanto.

PLN senantiasa mengutamakan keselamatan kerja dan terus melakukan pengembangan kapasitas personil dengan tetap memegang teguh prinsip GCG (Good Corporate Governance) agar dapat terus memberikan yang terbaik, terutama dalam pembangunan kelistrikan yang menjadi tonggak pembangunan bangsa.***

Hasil Rampcheck SPM Oleh DJKA Kemenhub, KAI pastikan Siap Memberikan Pelayanan dan Fasilitas Optimal di Masa Nataru

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) memastikan seluruh fasilitas pelayanan untuk menghadapi masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dalam kondisi siap dan memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM).

Kepastian ini didapat setelah dilaksanakannya Ramp Check selama 2 hari, 3 hingga 4 Desember 2025. Ramp check dilakukan oleh tim gabungan dari DJKA, Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas 1 Semarang, dan Satuan Pelayanan Pekalongan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan bahwa pemeriksaan SPM ini merupakan langkah penting untuk memastikan kelaikan dan kesiapoperasian fasilitas pelayanan, baik di stasiun maupun di atas kereta api.

“Fokus utama meliputi pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan. Tim telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan fasilitas dan layanan KAI Daop 4 Semarang dalam menyambut Angkutan Nataru,” ujar Franoto.

Kegiatan ini dilakukan berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum Untuk Angkutan Orang Dengan Kereta Api. Tim memeriksa berbagai aspek mulai dari fasilitas keselamatan seperti APAR, jalur evakuasi, titik kumpul, hingga nomor darurat.

Kesiapan fasilitas kesehatan seperti P3K, kursi roda, tandu, dan kualitas pencahayaan juga menjadi perhatian. Sementara itu, aspek keamanan turut diperiksa, seperti keberadaan CCTV, petugas keamanan, dan kelengkapan informasi bagi pelanggan.

Di atas kereta api, pemeriksaan meliputi kelayakan fasilitas keselamatan seperti rem darurat, alat pemecah kaca, APAR, informasi jalur evakuasi, serta perangkat keamanan. Tim juga mengevaluasi berbagai fasilitas pendukung seperti ketersediaan P3K, informasi kontak kondektur, kebersihan toilet, pengatur suhu udara, fasilitas bagi penyandang disabilitas, hingga kejelasan informasi relasi perjalanan dan nomor tempat duduk.

“Secara umum hasil pengecekan menunjukkan bahwa pelayanan dan fasilitas yang disediakan oleh KAI Daop 4 Semarang telah memenuhi ketentuan PM 63 Tahun 2019. Kami menjadikan hasil inspeksi ini sebagai dorongan untuk terus memperkuat kualitas pelayanan, terutama menjelang periode puncak perjalanan Nataru,” tambah Franoto.

KAI Daop 4 Semarang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan melalui pemenuhan standar layanan dan peningkatan kualitas operasional di seluruh wilayah kerjanya.***