spot_img
Beranda blog Halaman 230

Kajati Jateng Ponco Hartanto Hadiri Peringatan Hari Jadi Jateng, Dukung Deklarasi Anti Narkoba

0

SALATIGA (Pertamanews.id) – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Ponco Hartanto, SH., MH., turut hadir dalam Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-79 Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung di Lapangan Pancasila, Kota Salatiga.

Acara ini dipimpin oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, yang dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi dan kepala daerah dari seluruh Jawa Tengah.

Upacara peringatan ini berlangsung dengan khidmat, menandai momen bersejarah bagi Provinsi Jawa Tengah. Dalam pidatonya, Pj Gubernur Nana Sudjana mengingatkan kembali pentingnya persatuan dan kerja keras untuk terus membangun Jawa Tengah yang maju dan sejahtera.

Setelah upacara, Pj Gubernur Nana Sudjana memimpin pembacaan Deklarasi Anti Narkoba. Deklarasi ini diikuti oleh seluruh kepala daerah di Jawa Tengah, termasuk Ponco Hartanto.

Deklarasi tersebut menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam memerangi peredaran narkoba, yang selama ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda dan masyarakat pada umumnya.

Sebagai bagian dari deklarasi tersebut, dilakukan pula penandatanganan Komitmen Bersama Pemda se-Jawa Tengah untuk mewujudkan Jawa Tengah Bersinar (Bersih dari Narkoba).

Inisiatif ini diprakarsai oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai upaya strategis dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayah Jawa Tengah.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Ponco Hartanto, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif ini.

Ia juga menambahkan bahwa upaya penegakan hukum terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba akan terus ditingkatkan, baik melalui tindakan preventif maupun represif.

Menurutnya, penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba, sekaligus memberikan hukuman yang setimpal kepada para pelaku untuk menimbulkan efek jera.

“Kejaksaan mengapresiasi dan mendukung dalam mewujudkan Jawa Tengah yang bersih dari narkoba. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk melindungi generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Kehadiran Ponco Hartanto dalam upacara ini menunjukkan komitmen kuat institusi kejaksaan dalam mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan upaya pemberantasan narkoba dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Waket DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono Ajak Lestarikan Budaya di Acara Wayang Kulit Desa Prendengan ; Jangan Lupakan Akar Budaya Kita!

0

BANJARNEGARA (Pertamanews.id) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Ferry, menghadiri acara pagelaran wayang kulit yang diselenggarakan di Desa Prendengan, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, pada Sabtu malam (19/08/2024). Acara ini digelar sebagai bagian dari perayaan tradisi budaya lokal yang rutin diadakan oleh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ferry mengapresiasi masyarakat Desa Prendengan yang tetap menjaga dan melestarikan tradisi budaya, khususnya wayang kulit, sebagai warisan nenek moyang. Menurutnya, wayang kulit bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan refleksi sosial yang sangat relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.

“Wayang kulit adalah salah satu kekayaan budaya kita yang harus terus dijaga. Selain menghibur, wayang juga menyampaikan pesan moral dan filosofi yang dalam. Ini sangat penting untuk generasi muda kita agar tidak melupakan akar budaya mereka,” ujar Ferry.

Pagelaran wayang kulit yang digelar semalam dibawakan oleh dalang ternama dari wilayah setempat, dan dihadiri oleh ratusan warga yang antusias mengikuti acara hingga larut malam. Selain pagelaran wayang, acara tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seni lainnya, seperti tari-tarian tradisional dan pertunjukan musik gamelan.

Kehadiran Ferry dalam acara ini juga menjadi momen bagi masyarakat untuk berdialog langsung dengan salah satu pemimpin daerah mereka. Beberapa warga yang hadir memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan aspirasi dan harapan terkait pembangunan di wilayah mereka.

Acara wayangan ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga Desa Prendengan. Pagelaran tersebut tidak hanya berhasil menghibur warga, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan kebersamaan di antara mereka.

Dengan kehadirannya, Ferry menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya tradisional serta mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung, sebuah langkah yang diapresiasi oleh banyak pihak di daerah tersebut.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono Hadiri Kegiatan Seni Tradisional Kuda Lumping di Karangsambung Kebumen

0

KEBUMEN (Pertamanews.id) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, menghadiri kegiatan seni tradisional kuda lumping yang digelar di Desa Langse, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Minggu (18/8).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh ratusan warga setempat yang antusias menyaksikan pertunjukan seni tradisional yang kian langka ini.

Dalam sambutannya, Ferry Wawan Cahyono mengapresiasi upaya masyarakat Desa Langse dalam melestarikan kebudayaan lokal.

Ia menyatakan bahwa seni tradisional seperti kuda lumping merupakan bagian penting dari identitas budaya Jawa Tengah yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

“Kesenian tradisional adalah warisan nenek moyang kita yang sangat berharga. Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya lokal kepada generasi muda,” ujarnya.

Pagelaran seni ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga serta sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian budaya di tingkat desa.

Selain pertunjukan kuda lumping, acara ini juga dimeriahkan oleh berbagai atraksi seni lainnya, seperti tarian tradisional dan pertunjukan musik gamelan.

Ferry Wawan Cahyono menambahkan bahwa DPRD Jawa Tengah akan terus mendukung program-program yang berorientasi pada pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata di daerah.

“Kami berharap, dengan adanya perhatian dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, kesenian tradisional dapat terus berkembang dan menjadi daya tarik wisata yang bisa meningkatkan perekonomian desa,” pungkasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan pemberian penghargaan kepada para seniman yang telah berkontribusi dalam melestarikan kesenian kuda lumping di Desa Langse.

Rayakan HUT RI ke-79, RSI Sultan Agung Semarang Targetkan Jadi Rumah Sakit Berstandar Internasional

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-79 serta merayakan Milad ke-53, Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang menyelenggarakan upacara bendera dengan penuh khidmat, baru-baru ini.

Upacara yang berlangsung di depan Gedung A rumah sakit ini dihadiri oleh ratusan pegawai, mulai dari tenaga medis, staf administrasi, hingga pimpinan rumah sakit.

Bertindak sebagai pembina upacara, Direktur Utama RSI Sultan Agung, Prof. Dr. dr. Agung Putra, M.Si.Med, menyampaikan pidato yang menggugah semangat para peserta upacara.

“Semoga kita semua diberikan amanah kekuatan dalam menjalankan visi misi, amanah untuk menjadikan RSI Sultan Agung berstandar internasional dengan layanan modern, profesional with extraordinary experience services dengan tetap mengacu pada nilai-nilai islam dalam melayani kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Merayakan dua momen penting, yaitu HUT RI ke-79 dan Milad RSISA ke-53, Prof. Agung juga mengajak peserta upacara untuk mengenang jasa pahlawan yang telah gugur di medan perang demi kemerdekaan Republik Indonesia.

“HUT RI ini akan menjadi spirit kita untuk berubah, untuk menjadi yang terbaik dalam hikmat melayani pendidikan dan kesehatan masyarakat,” kata Prof. Agung.

Tidak hanya itu, Prof. Agung juga menyinggung tentang era distruption dimana dunia saat ini berubah begitu cepat, menurutnya di era disrupsi kerja keras dan kerja gigih saja tidak cukup.

“Kita harus mampu melakukan adaptasi menciptakan terobosan baru, inovasi baru, kita dituntut untuk melakukan learning agility, kita dituntut untuk melakukan continuous learning, terus melakukan perubahan dan inovasi agar kita mampu melahirkan produk baru untuk kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut, Prof. Agung mendorong seluruh pegawai agar keluar dari zona nyaman dan dapat memberikan layanan terbaik bagi pasien, agar pasien dapat memiliki experience yang membekas.

“Quality kita adalah jaminan bagi keberlangsungan rumah sakit kita, kita harus berubah mulai dari infrastruktur kemudian ke mindset,” tutupnya.

Pada kesempatan tersebut Prof Agung juga memberikan penghargaan umroh kepada 20 pegawai.

Ratih Nugraheni, salah satu pegawai yang akan diberangkatkan umroh mengaku merasa terharu karena sebentar lagi impiannya untuk dapat ke tanah suci tercapai.

“Alhamdulillhah terima kasih RSI Sultan Agung karena telah memberikan saya kesempatan untuk bisa berangkat umroh, akhirnya impian lama saya untuk pergi ke tanah suci dapat tercapai,” tutur Ratih saat ditemui tim RSISA TV.

Acara dilanjutkan dengan pemberian logam mulia sebagai penghargaan kepada 62 pegawai dengan masa pengabdian 15 tahun, 5 pegawai dengan masa pengabdian 20 tahun, dan 13 pegawai dengan masa pengabdian 30 tahun.

Selain penghargaan masa pengabdian pegawai, acara dilanjutkan dengan pengumuman juara lomba Master Of Ceremony (MC) , lomba tenis meja, lomba video reels, lomba menulis dan pemberian penghargaan apresiasi “Sharing kabar baik” kepada 3 unit yang telah memberikan pelayanan dengan baik sehingga konsumen puas dan rela menyebarkan kabar baik the best customer experience-nya.

Sri Wahyuni, S.S., MM selaku ketua panitia milad RSISA Semarang mengatakan tujuan diadakannya berbagai lomba internal seperti lomba MC, menulis, tenis meja, dan video reels agar dapat menemukan mutiara terpendam dari para pegawai.

“Agar kita dapat menemukan bakat terpendam pegawai, mungkin ada dari perawat yang pandai menulis atau pandai menjadi MC. Nanti akan kita kembangkan lagi bakatnya dengan ikut berbagai macam pelatihan, sesuai dengan yang disampaikan Prof. Agung agar kita dapat mengembangkan diri dan beradaptasi di era disrupsi ini,” terangnya.

Wanita yang akrab di sapa Uun itu selanjutnya menyampaikan kegiatan eksternal yang telah dilaksanakan dalam rangka perayaan milad RSISA, seperti lomba badminton antar kecamatan se-Kota Semarang , Poundfit merdeka dan seminar.

“Lalu ada juga seminar jantung yang rencana akan diadakan pada tanggal 7 September,” katanya.

Setelah upacara RSI Sultan Agung menyelenggarakan kegiatan tasyakuran yang dihadiri oleh tamu undangan diantaranya Ketua Pembina Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung ( YBWSA) yaitu Drs. Ahmad Azhar Combo

79 Tahun Perjalanan Jawa Tengah, Waket DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono Ajak Masyarakat Bangun Masa Depan yang Lebih Cerah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam suasana penuh khidmat dan kebanggaan, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah yang ke-79.

Ferry menegaskan bahwa peringatan hari jadi provinsi ini bukan hanya sekadar perayaan seremonial, tetapi juga momen refleksi untuk melihat seberapa jauh provinsi ini telah berkembang sejak didirikan.

“Jawa Tengah telah melalui perjalanan panjang, penuh dengan dinamika dan tantangan. Dari titik ini, kita semua harus merenung dan bertanya pada diri sendiri, sudah sejauh mana kita berkontribusi dalam pembangunan daerah ini? Hari jadi ini adalah saat yang tepat untuk kita mengevaluasi dan merancang langkah ke depan yang lebih baik,” ungkap Ferry, di Semarang, Senin (19/8).

Ferry juga menyoroti berbagai pencapaian yang telah diraih oleh Jawa Tengah, baik di bidang infrastruktur, ekonomi, pendidikan, maupun kebudayaan.

Ia memuji semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat Jawa Tengah yang menjadi modal utama dalam membangun provinsi ini.

“Keberhasilan yang kita nikmati saat ini tidak lepas dari kerja keras dan komitmen seluruh lapisan masyarakat, dari petani hingga pejabat, dari pelajar hingga pengusaha. Semua memiliki peran penting dalam menciptakan Jawa Tengah yang kita banggakan sekarang,” katanya.

Namun, Ferry juga mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Tantangan seperti kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan sosial masih menjadi isu yang memerlukan perhatian serius dari semua pihak.

“Kita tidak boleh berpuas diri. Masih ada saudara-saudara kita yang belum merasakan kesejahteraan yang seharusnya. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk memastikan bahwa pembangunan yang kita lakukan benar-benar inklusif dan merata,” tegas Ferry.

Ferry juga mengajak seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk terus menjaga semangat persatuan dan kesatuan dalam keberagaman. Ia berharap, dengan kerja sama yang solid antara pemerintah dan masyarakat, Jawa Tengah akan terus maju dan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

“Mari kita lanjutkan perjuangan ini dengan semangat baru, dengan harapan baru. Bersama, kita bisa mewujudkan Jawa Tengah yang lebih sejahtera, adil, dan makmur untuk generasi mendatang,” tutupnya dengan penuh optimisme.

Dengan semangat peringatan hari jadi ini, Jawa Tengah diharapkan mampu menghadapi tantangan-tantangan di masa depan dengan lebih siap dan matang, serta terus menjaga identitasnya sebagai salah satu provinsi yang kaya akan budaya, sejarah, dan potensi untuk berkembang.

Setelah Putusan Bebas, Jessica Kumala Wongso Sampaikan Terima Kasih kepada Wartawan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Setelah perjuangan hukum yang panjang, Jessica Kumala Wongso menyatakan rasa syukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya hingga akhirnya dinyatakan bebas dari segala tuduhan yang menimpanya.

Dalam pernyataannya kepada wartawan yang hadir di luar Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jessica mengucapkan terima kasih secara khusus kepada teman-teman wartawan yang telah memberikan dukungan dan liputan selama proses hukum berlangsung.

“Terima kasih teman-teman wartawan atas dukungannya selama ini, nanti kita kumpul lagi ya untuk bicara lebih lanjut. Makasih,” ucap Jessica dengan senyum di wajahnya.

Jessica, yang sebelumnya telah menjalani masa persidangan yang melelahkan, terlihat lega dan bahagia dengan putusan bebas yang diberikan oleh pengadilan.

Kehadiran para pendukungnya yang setia di luar pengadilan juga turut membuat momen ini semakin berkesan baginya.

Adapun kuasa hukum Jessica Wongso, Otto Hasibuan, menyebutkan pihaknya sudah rampung menyelesaikan dokumen persyaratan bebas bersyarat. Menurut dia, Jessica akan mengikuti aturan yang berlaku.

“Jadi, barusan, barusan tahap akhir sudah selesai. Setelah dari Lapas, kemudian ke Kejari, kemudian di Bapas, Jessica sudah diserahterimakan tadi. Sudah ada dokumennya diserahkan di sini,” jelas Otto Hasibuan.

Adapun selama menjalani masa bebas bersyarat, Jessica harus menjalani wajib lapor hingga 2032.

“Selama menjalani PB, yang bersangkutan wajib lapor ke Balai Pemasyarakatan Kelas I Jakarta Timur-Utara dan akan menjalani pembimbingan hingga 27-03-2032,” kata Kepala Kelompok Kerja Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Deddy Eduar Eka Saputra, dalam keterangan tertulis, Minggu (18/8/2024).

Deddy menjelaskan bahwa Jessica dinilai telah berkelakuan baik. Jessica mendapatkan total remisi sebanyak 58 bulan 30 hari.

“Sebelumnya, selama menjalani pidana, yang bersangkutan telah berkelakuan baik berdasarkan Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana dengan total mendapat Remisi sebanyak 58 bulan 30 hari,” ujarnya.

Jessica diketahui mulai ditahan pada 30 Juni 2016. Dia menerima pidana selama 20 tahun penjara berdasarkan putusan kasasi Mahkamah Agung RI Nomor 498 K/PID/2017 tanggal 21 Juni 2017.

“Selanjutnya, yang bersangkutan menjalani pidana di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Jakarta,” ucap Deddy.

Deddy mengatakan Jessica mendapat pembebasan bersyarat (PB) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor PAS-1703.PK.05.09 Tahun 2024.

Cicit Buyut WR Soepratman Hadir dalam Peringatan Kemerdekaan ke-79 RI Tingkat Kota Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Ada yang terasa istimewa dalam peringatan HUT Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia tingkat kota Semarang tahun ini. Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu secara khusus mengundang cicit buyut keluarga Wage Rudolf (WR) Soepratman, Antea Putri Turk dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-79 di Balai Kota Semarang, Sabtu (17/8).

Dalam upacara tersebut, Antea Putri Turk hadir mengenakan kebaya merah dengan rambut bersanggul cantik. Ia membawakan lagu Indonesia Raya tiga Stanza dan Indonesia Tjantik yang diciptakan tahun 1924.

“Yang istimewa di HUT Kemerdekaan RI ini adalah hadirnya cicit buyut dari keluarga bapak WR Supratman, yang menciptakan lagu Indonesia Raya,” ujar Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang.

Mbak Ita mengaku takjub dengan suara Antea yang dikumandangkan dalam upacara tersebut. “Ananda Antea ini tadi menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan tiga Stanza dan Indonesia Tjantik. Nyanyiannya diiringi paduan suara dari anak-anak muda dari Klenteng Tay Kak Sie yang menyanyikan lagu perjuangan,” ujar dia.

Menurut Mbak Ita, dengan kehadiran Antea menjadi penyemangat para muda-mudi dan masyarakat umumnya untuk terus mengumandangkan lagu Indonesia Raya di negara tercinta ini.

Dalam kesempatan peringatan kemerdekaan tersebut, Mbak Ita mengajak masyarakat untuk ikut memaknai kemerdekaan dengan berjuang demi pembangunan Indonesia dan Kota Semarang khususnya.

“Kalau dulu, perjuangan dalam bentuk fisik, sekarang berjuang dengan program-program yang dinamis, seperti pengendalian inflasi, ketahanan pangan, penurunan stunting,” jelasnya.

Menurut dia, Kota Semarang berhasil dengan baik dalam meningkatkan Laju Pertumbuhan Ekonomi atau LPE bahkan di atas Jawa Tengah. Tak hanya itu, Angka stunting dan kemiskinan mengalami penurunan.

“Alhamdulillah kemiskinan ekstrem di 2023 sudah zero. Tentunya harus ada inovasi-inovasi, baik dibidang ketahanan pangan kemudian ekonomi. Tentunya harus dinamis dan menyesuaikan dengan yang dikerjakan pemerintah pusat,” imbuh dia.

Saat ini, lanjut Mbak Ita, di masa transisi pemerintah yang baru terdapat salah satunya adalah program makan siang bergizi.

“Kota Semarang ini juga melakukan inovasi-inovasi bagaimana untuk menghadapi program nanti ke depan. Kami melakukan program ‘STROBERI’ yaitu program pemberdayaan urban farming di dalam memenuhi makan siang bergizi dan mencegah obesitas,” paparnya.

Tak hanya itu, di bidang infrastruktur dalam waktu dekat ini Pemkot Semarang akan melakukan MoU dengan PT. KAI. “Saat ini di IKN kan sudah transportasi massal ada Autonomous Rail Rapid Transit (ART). Kami kemarin di IKN sudah diinstruksikan bapak Presiden untuk menggunakan ART dibanding MRT dan LRT karena mahal biayanya. Dengan ART bisa menjadi salah satu solusi terkait transportasi massal Kota Semarang,” imbuhnya.

Selain itu, terkait pengelolaan sampah yang menjadi problem dunia, Kota Semarang akan melakukan skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). “Saat ini KPBU sudah di Kementerian Keuangan. Mudah mudahan bisa segera terealisasi,” sebut dia.

Dirinya mengakui masih ada PR (Pekerjaan Rumah) yang harus diselesaikan Pemkot Semarang, diantaranya yakni persoalan Banjir dan Rob. “Yang masih jadi PR pemerintah kota adalah mengenai banjir dan rob. Kami bertahap akan berupaya menyelesaikannya. Kalau masalah pemberdayaan masyarakat, kesejahteraan. Alhamdulillah kita tertinggi untuk laju pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.

Swissôtel Nusantara Resmi Dibuka, Kilauan Baru di Tengah Megapolis Ibu Kota

0

NUSANTARA (Pertamanews.id) – Swissôtel Hotels & Resorts, yang dikenal secara global sebagai simbol keunggulan keramahan Swiss, dengan senang hati mengumumkan pembukaan Swissôtel Nusantara di Ibu Kota Nusantara, di Kalimantan Timur.

Mengusung filosofi dari mereknya, ‘Life is a Journey – Live It Well,’ properti baru ini menawarkan pengalaman tak tertandingi, menggabungkan keramahan premium, kenyamanan, dan gaya hidup yang penuh makna.

Swissôtel Nusantara menjadi simbol keramahan yang berkelanjutan, mengintegrasikan konsep ‘Kota Hutan’ dengan keanggunan arsitektur modern. Desain hotel ini terinspirasi oleh keindahan alam sekitarnya, dengan palet warna dan material alami yang menciptakan suasana yang tenang.

Terletak di tengah ruang terbuka hijau Forest Park, hotel ini menggabungkan keramahan ala Swiss dengan fasilitas modern, menjadikannya tujuan ideal bagi pelancong bisnis dan rekreasi.

Lokasinya yang strategis, dekat dengan Istana Kepresidenan dan distrik pemerintahan, menambah daya tariknya sebagai tempat istirahat bagi para tokoh terkemuka dan wisatawan.

Garth Simmons, Chief Operating Officer of Accor’s Premium, Midscale, and Economy Division in Asia, mengatakan Pembukaan Swissôtel Nusantara menandai pencapaian penting bagi Accor, mencerminkan komitmen kami untuk berkontribusi pada pertumbuhan dan pengembangan Nusantara. Di Swissôtel, kami membanggakan desain yang cerdas, keterampilan pengerjaan yang berkualitas, dan dedikasi yang tak tergoyahkan terhadap keberlanjutan.

” Tujuan kami adalah menyediakan tempat bagi para tamu kami di mana mereka dapat merasakan kehidupan yang baik, menemukan imbalan sejati dalam hidup, dan ‘Live It Well’,” ujar Gart.

Hotel ini memiliki 191 kamar dan suite yang dirancang dengan cermat, masing-masing menawarkan pemandangan hutan yang menakjubkan melalui jendela besar dari lantai hingga langit-langit.

Ruang-ruang ini dilengkapi dengan teknologi modern yang cermat, memastikan pengalaman menginap yang lebih baik dengan pencahayaan alami.

Swissôtel Nusantara menawarkan berbagai fasilitas luar biasa, termasuk beberapa kolam renang, gym yang canggih, spa, dan klub anak.

Tamu dapat menyegarkan diri di Pürovel Spa yang terkenal, yang menyediakan perawatan holistik untuk rileks, mengisi kembali energi, dan revitalisasi tubuh serta pikiran.

Spa ini dikenal karena penggunaan produk berkualitas tinggi dan suasananya yang tenang, memberikan tempat istirahat yang menyenangkan.

Bersantap di Swissôtel Nusantara adalah perjalanan kuliner yang mengedepankan cita rasa lokal dan internasional.

NUSA Restaurant, tempat makan sepanjang hari di hotel, terletak di tengah tanaman hijau subur dan menyajikan beragam masakan Indonesia, Asia, dan internasional.

Suasana berkelas, dilengkapi dengan pemandangan hutan yang menakjubkan, memastikan bahwa setiap hidangan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Untuk para pelancong bisnis dan penyelenggara acara, Swissôtel Nusantara menawarkan fasilitas pertemuan canggih, termasuk ruang serbaguna dengan pengaturan yang dapat disesuaikan dan langit-langit setinggi empat meter, mampu menampung hingga 190 peserta.

Tim hotel yang berdedikasi akan memastikan setiap acara menjadi pengalaman yang tak terlupakan, dengan mengintegrasikan elemen Vitality dari Swissôtel dan menawarkan aktivitas menarik serta menu yang bergizi untuk memberi energi pada para peserta.

Aldo P. Situmorang, General Manager Swissôtel Nusantara, menambahkan Swissôtel Nusantara siap menetapkan standar baru dalam industri perhotelan di Nusantara.

Dengan kamar dan suite yang dirancang dengan indah, ruang pertemuan yang serbaguna, dan fasilitas terbaik, kami sangat senang menyambut tamu untuk menginap baik untuk keperluan bisnis maupun liburan.

” Restoran andalan kami, NUSA, akan menjadi destinasi bersantap yang terkemuka di Nusantara,” imbuhnya.

Tamu dapat dengan mudah mencapai Swissôtel Nusantara dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan.

Lokasi hotel yang strategis juga memberikan akses yang nyaman ke berbagai tempat menarik di Penajam Paser Utara, termasuk pantai yang jernih di Pulau Gusung, Air Terjun Tembinus yang menenangkan, dan Pantai Nipah-Nipah yang populer.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Swissôtel Nusantara atau untuk melakukan reservasi, kunjungi https://all.accor.com/hotel/C2H0/index.id.shtml atau hubungi di HC2H0-re@swissotel.com.

KAI Daop 4 Semarang bersama Para Penumpang Kereta Api Peringati Detik Detik Proklamasi HUT ke-79 RI

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jajaran petugas dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang bersama para penumpang kereta api melaksanakan Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo menyampaikan bahwa pada pukul 10.00 WIB secara serentak para petugas KAI dan para penumpang yang berada di stasiun maupun di dalam kereta api melaksanakan penghormatan detik-detik proklamasi dengan melakukan sikap sempurna.

“Penumpang kereta api diinstruksikan untuk berdiri lalu mendengarkan pemutaran rekaman pembacaan teks proklamasi, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya,” terangnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian KAI dalam menumbuhkan rasa nasionalisme kepada masyarakat.

Mengisi kemerdekaan dengan turut memperingati detik-detik proklamasi, rasa cinta tanah air dan rela berkorban diharapkan dapat berkembang dalam diri masyarakat.

Adapun para penumpang KA yang melaksanakan upacara peringatan detik proklamasi di wilayah Daop 4 Semarang meliputi: penumpang KA 191 Kaligung relasi Semarang Poncol – Brebes, penumpang KA 225F Menoreh relasi Semarang Tawang Bank Jateng – Pasar Senen, penumpang KA 231 Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi – Semarang Poncol, penumpang KA 230 Ambarawa relasi Semarang Poncol – Surabaya Pasarturi, penumpang KA 61 Sembrani relasi Surabaya Pasarturi – Gambir, penumpang KA 545 Kedung sepur relasi Ngrombo – Semarang Poncol.

Sedangkan untuk di stasiun dilaksanakan di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Weleri, Stasiun Batang, Stasiun Pekalongan, Stasiun Pemalang, Stasiun Tegal, Stasiun Ngrombo, Stasiun Randublatung dan Stasiun Cepu.

Selain itu masih dalam momen peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia, KAI Daop 4 Semarang juga menggelar Lomba dengan diikuti oleh para penumpang yang sedang meninggu kedatangan kereta api yang bertempat di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng pada Sabtu (17/8). Adapun lomba yang dilaksanakan meliputi: lempar gelang, makan krupuk, pancing souvenir dan cantol topi.

“KAI berharap dengan berbagai bentuk kemeriahan menyambut HUT Kemerdekaan RI, dapat menumbuhkan semangat nasionalisme para pelanggan setia kereta api dan juga menjadikan kereta api sebagai transportasi pilihan bagi masyarakat Indonesia,” tutup Franoto.

Upacara HUT Ke-79 RI di IKN Berlangsung Khidmat, Listrik PLN Aman Tanpa Kedip

0

NUSANTARA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) sukses menghadirkan pasokan listrik yang andal, hijau dan tanpa kedip sepanjang gelaran Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa momen ini menjadi kebanggaan bagi segenap insan PLN yang terlibat dalam menjaga keandalan pasokan listrik di IKN.

Perlu diketahui, Darmawan terjun langsung memimpin 450 personel PLN yang bersiaga di 17 posko pada venue-venue rangkaian HUT ke-79 RI, baik yang berlokasi pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), maupun pada area-area strategis IKN lainnya.

“Segenap insan PLN merasa sangat bangga karena telah terlibat langsung dan menjadi pelaku sejarah dalam menjaga keandalan listrik HUT ke-79 RI yang pertama kali dilaksanakan di IKN. Kami bangga telah all out dan standby mengawal kesuksesan seluruh rangkaian kegiatan dengan listrik yang andal dan 100% hijau,” jelas Darmawan.

Dirinya melanjutkan, listrik yang menopang kesuksesan Upacara HUT ke-79 RI ini tidak hanya andal melainkan juga hijau karena sepenuhnya dipasok dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) IKN yang saat ini berkapasitas 10 megawatt (MW).

“Sesuai prediksi kami, realisasi kebutuhan listrik selama rangkaian peringatan HUT ke-79 RI sekitar 3 MW. Kondisi ini sangat aman karena kita memiliki pasokan 10 MW dari PLTS IKN. Bahkan cadangan listrik hijau sebesar 7 MW dapat kami salurkan ke sistem interkoneksi Kalimantan,” terangnya.

Darmawan menambahkan, keandalan listrik tanpa kedip yang menopang kesuksesan rangkaian Upacara HUT ke-79 RI ini juga merupakan buah dari penerapan sistem kelistrikan dengan skema 4 (empat) lapis.

”Khusus untuk upacara HUT ke-79 RI ini kami menyiapkan skema sistem kelistrikan dengan 4 lapis pertahanan, yaitu dari 2 kabel penyulang yang terhubung dengan 2 gardu induk yang berbeda. Kemudian kita tambah juga dengan UPS serta genset sebagai backup,” ujar Darmawan.

Tidak hanya itu, kelistrikan di IKN juga telah dilengkapi dengan sistem monitoring yang telah terdigitalisasi sehingga mampu dipantau dan dikelola secara real time melalui Command Center dan Scada Mobile.

“Jika terjadi potensi gangguan kelistrikan di IKN, secara otomatis akan termonitor pada sistem digital yang telah kami siapkan sehingga tim PLN dapat dengan cepat mengantisipasi gangguan tersebut. Sistem proteksi digital ini yang memastikan gelaran upacara HUT ke-79 RI berjalan dengan listrik yang tanpa kedip,” papar Darmawan.

Sistem kelistrikan dengan konsep state of the art of technology ini bukan hanya menjadi wujud nyata dari komitmen PLN terhadap pembangunan IKN, melainkan juga terhadap upaya transisi energi di Tanah Air.

”Kita telah membuktikan bahwa penggunaan energi hijau bukan lagi sebuah konsep semata, namun kita telah berhasil mewujudkannya di IKN. Ini adalah catatan emas bagi sejarah bangsa Indonesia,” pungkas Darmawan.