spot_img
Beranda blog Halaman 234

Peringati HUT ke-53, RSI Sultan Agung Semarang Adakan Turnamen Badminton Tunggal Putra

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – RSI Sultan Agung menyelenggarakan turnamen badminton tunggal putra antar kecamatan se-Kota Semarang. Kegiatan ini dalam rangka ulang tahun RSI Sultan Agung yang ke 53 tahun.

Kegiatan yang berlangsung tanggal 2 -3 Agustus 2024 di Gor Tri Lomba Juang Mugas Semarang . Acara dibuka oleh Direktur Pelayanan Medis & Keperawatan RSI-SA Semarang dr. Vito Mahendra E, M.Si, Med, Sp.B, Sub.SpBD (K).

Putra asal Kecamatan Gajah Mungkur tampil menjadi juara pertama setelah mengalahkan kecamatan Kecamatan Semarang Selatan saat putaran final turnamenbadminton tunggal putra antar Kecamatan se-Kota Semarang.

Turnamen tersebut merupakan bagian dari perayaan Milad ke 53 RSI Sultan Agung Semarang. Bertempat di Gor Tri Lomba Juang, terdapat 13 kecamatan yang mengikuti kompetisi ini.

Diselenggarakan pada tanggal 2-3 Agustus 2024, acara dibuka dengan sambutan oleh dr. Vito Mahendra E, M.Si, Med, Sp.B, Sub.SpBD (K) selaku Direktur Pelayanan Medis & Keperawatan RSISA Semarang.

Dalam sambutannya dr Vito menyampaikan tujuan diadakannya turnamen tersebut merupakan bagian dari pengabdian RSI-SA Semarang kepada masyarakat sekitar.
Lebih lanjut, dr. Vito juga berpesan kepada seluruh peserta agar berhati-hati serta tidak memaksakan diri saat bertanding.

“Tetap berhati-hati, walaupun sudah loading karbo yang cukup tadi malam untuk bertanding pada pagi hari ini tapi tetap harus berhati-hati dan jangan diforsir,” kata dr. Vito pada hari Jum’at, 2 Agustus 2024.

Selain itu, untuk berjaga-jaga akan kondisi fisik para peserta, panitia juga telah menyiapkan tenaga medis yang siap sedia memberikan pertolongan apabila dibutuhkan.

“Apabila tetap merasakan sesuatu yang kurang enak dibadan, kami hadirkan tim kesehatan.” terangnya.

dr. Vito berharap melalui turnamen ini dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat bagi masyarakat sekaligus menyadarkan akan pentingnya menjaga gaya hidup sehat dengan berolahraga.

Selain itu, untuk berjaga-jaga akan kondisi fisik para peserta, panitia juga telah menyiapkan tenaga medis yang siap sedia memberikan pertolongan apabila dibutuhkan.

Senada dengan yang disampaikan oleh dr. Vito, ketua panitia Hari ulang tahun ke 53 RSISA Semarang, Sri Wahyuni, S.S., M.M menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta dari 13 kecamatan di Kota Semarang yang mengikuti turnamen tersebut.
Menurutnya, perlombaan tersebut tidak hanya sebagai ajang kompetisi, namun sebagai sebuah wadah untuk mempererat tali silaturahmi.

“Agar masyarakat dapat mengenal lebih dekat RSI Sultan Agung Semarang melalui ajang kompetisi seperti ini,” terangnya.

Manajer Humas & Kemitraan tersebut juga menyampaikan ada beberapa kegiatan lain yang akan diselenggarakan untuk memeriahkan hari ulang tahun ke 53 RSISA Semarang.

“Tidak hanya turnamen badminton saja, telah dilaksanakan lomba Master of Ceremony ( MC) , membuat video reels dan akan segera dilaksanakan seminar nasional mengenai penyakit jantung dan poundfit,” ungkapnya pada hari Sabtu, 3 Agustus 2024.

Dari 13 Kecamatan dan 2 perwakilan RSI-SA Semarang, perserta yang lolos pada babak semifinal berasal dari Kecamatan Gajah Mungkur, Kecamatan Semarang Selatan, Kecamatan Pedurungan dan Kecamatan Semarang Barat.

Bangkit Satria Wibowo selaku perwakilan dari Kecamatan Gajah Mungkur menyampaikan rasa terima kasih kepada RSI-SA Semarang karena telah menyelenggarakan turnamen badminton se-Kota Semarang.

Pria asal kelurahan Sampangan tersebut berharap di usia ke 53 tahun RSISA Semarang dapat terus maju dan berkembang, dan terus berusaha memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat.

Bangkit juga berharap akan adanya kompetisi badminton atau olahraga lain di tahun depan dengan lebih meriah.

“Semoga kedepannya dapat mengadakan kompetisi badminton atau olahraga lain yang lebih meriah lagi,” ungkapnya.

Promo Spesial Hari Kemerdekaan dari Hotel GranDhika Pemuda Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel GranDhika Pemuda Semarang, salah satu hotel bintang empat yang dikelola oleh Hotel GranDhika Indonesia di bawah naungan PT. Adhi Commuter Properti Tbk. (ADCP), merayakan semangat kemerdekaan Indonesia dengan menghadirkan promo istimewa Independence Salebrate.  

Dengan menggunakan kode promo HUTRI79 di website www.grandhika-hotel.com, para tamu dapat menikmati penawaran menarik berupa menginap di Kamar Deluxe dengan harga Rp. 679.000 nett per kamar per malam, sudah termasuk sarapan untuk 2 orang serta sajian khas Nusantara, Pecel Dere dan Klapertart.

Pecel Dere dan Klapertart merupakan menu spesial yang sengaja dihadirkan di bulan Kemerdekaan ini. Pecel merupakan sajian Nusantara dengan berbagai macam sayuran rebus yang disiram dengan bumbu kacang.

Namun kali ini, Pecel Dere kami sajikan dengan sentuhan modern khas hotel berbintang dengan tambahan ayam sebagai protein.

Sedangkan klapertart yang biasa kita kenal sebagai dessert, kali ini kami hadirkan dalam bentuk minuman yang menyegarkan, ungkap Teguh Firmanto, Chef & Beverage Manager Hotel GranDhika Pemuda Semarang.

Bagi Anda yang tidak menginap, Pecel Dere dan Klapertart dapat dinikmati di Eighty Two Lounge mulai pukul 11.00 hingga 22.00.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi nomor WhatsApp resmi kami di 0811-251-8082.

Lakukan Rehab Kantor Kelurahan Kudu, Bukti Pemerataan Peningkatan Pelayanan Pemkot Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Semarang. Tak hanya dari sisi pelayanan, namun juga peningkatan sarana prasarana yang menunjang kegiatan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu salah satunya diwujudkan dengan dimulainya pembangunan kantor Kelurahan Kudu. Minggu (4/8) Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu hadir dan melakukan peletakan batu pertama yang menandai secara resmi dimulainya pembangunan Kantor Kelurahan Kudu, Kecamatan Genuk. Acara tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kota Semarang, Dyah Ratna Harimurti, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan atau Forkompimca, Lurah, dan perangkat Kelurahan Kudu.

“Rasanya plong, seperti orang habis lahiran bukaan 10. Alhamdulillah mulai dibangun dan Insyaa Alloh bisa memberikan pelayanan, manfaat dan kesejahteraan yang lebih baik bagi masyarakat,” ungkap Mbak Ita, sapaan akrab wali kota.

Ditambahkannya, wilayah Kudu meskipun berada di daerah pinggir dan berbatasan dengan Kabupaten Demak, tidak menjadikan wilayah ini sebagai anak tiri.

“Semua wilayah harus bisa mendapatkan sarana prasarana dan fasilitas yang baik agar bisa memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Dirinya dan jajaran Pemerintah Kota Semarang berkomitmen memberikan perhatian yang merata bagi seluruh wilayah, termasuk daerah pinggiran yang berbatasan dengan kabupaten lain.

Pembangunan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik khususnya di Kelurahan Kudu, yang sebelumnya berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Baginya, pembangunan kantor kelurahan yang representatif sangat penting agar sejajar dengan kelurahan di tengah kota, baik secara pelayanan maupun fasilitas dan sarana pendukung lainnya.

“Tahun lalu Saya ke sini, tembok dan lantainya sangat memprihatinkan. Wilayah pojok Kecamatan Genuk yang berbatasan dengan Demak ini harus bisa memberikan pelayanan yang maksimal dan membuat masyarakat semakin cinta wilayahnya serta bersinergi membangun Kelurahan Kudu,” tambah Mbak Ita.

Dengan pembangunan kantor kelurahan Kudu ini, Mbak Ita berharap dapat menjadi representasi Pemerintah Kota Semarang yang semakin baik. Bangunan dan fasilitas kantor yang lebih baik diminta terus dijaga supaya selalu bersih dan nyaman. Dengan fasilitas yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat lebih nyaman dan terlayani dengan maksimal, serta dapat lebih bersinergi dalam membangun wilayahnya.

“Pemerintah Kota Semarang terus berkomitmen untuk melanjutkan program pembangunan yang merata, memastikan bahwa seluruh wilayah, baik pusat maupun pinggiran, mendapatkan perhatian dan fasilitas yang memadai demi kesejahteraan bersama,” tegas Mbak Ita.

Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Dyah Ratna Harimurti, pun menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan ini. “Sangat puas, senang, dan bangga, karena kelurahan paling ujung yang berbatasan dengan Demak Insyaa Allah menjadi ikon Kota Semarang yang maju berkelanjutan,” ungkap perempuan yang akrab disapa Detty tersebut.

Ditambahkannya, satu tahun yang lalu pada acara Mbak Ita Sapa Warga di Kudu, wali kota merasa sangat prihatin dengan kondisi Balai Kelurahan Kudu yang jauh dari kata layak, padahal balai tersebut adalah satu-satunya tempat berkumpul warga Kudu dan pusat kegiatan masyarakat.

“Alhamdulillah tahun ini janji tersebut terealisasi, dan masyarakat sangat senang. Bu wali mewujudkan dan hadir melakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor dan balai kelurahan Kudu,” pungkas Detty.

Langkah ini, lanjutnya, akan membuat masyarakat Kudu tambah semangat dalam mengisi dan mengawal pembangunan di Kota Semarang.

SCU Ajak Disabilitas dan Sivitas Akademik Lari Bersama, Beri Donasi untuk Panti Asuhan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Soegijapranata Catholic University (SCU) mengajak seluruh sivitas akademika berlari bersama berkeliling kampus 2 SCU BSB City, Semarang. Dikemas dalam “Playon Nyenengke,” kegiatan ini diselenggarakan pada Minggu, 4 Agustus 2024. Acara Fun Run 5K ini juga diikuti oleh masyarakat umum termasuk para komunitas lari, khususnya di Kota Semarang.

Selain itu, SCU juga mengajak kurang lebih 20 anak difabel ikut berpartisipasi untuk lari bersama. Mereka adalah anak-anak difabel dari SLB Don Bosko yang tergabung dalam Forum Komunikasi Panti Asuhan (FKPA) Jateng-DIY.

Dalam kesempatan ini, para difabel juga berkesempatan unjuk bakatnya menari di depan 1000 peserta Playon Nyenengke. “Mereka menampilkan tarian yang mencerminkan kehidupan bermasyarakat di Wonosobo,” terang Koordinator Disabilitas FKPA Jateng-DIY, Bruder Octavianus. Penampilan ini pun menurut keterangannya dikemas dalam Pertunjukkan Tari Wonosobo Hebat.

Menghidupi Nilai Cura Personalis

Rektor SCU, Dr. Ferdinandus Hindiarto menuturkan kegiatan ini merupakan bentuk perhatian institusinya terhadap kaum difabel. “Nanti setengah pendapatan dari sini akan kami sumbangkan kepada pihak FKPA,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, Koordinator Playon Nyenengke, Patrick Yesandro, P, MPsi, Psikolog menuturkan hal tersebut merupakan wujud pihaknya mengimplementasikan nilai cura personalis. Nilai ini pun sedang gencar dikembangkan SCU di lingkungan kampus.

“Bentuk perhatian kami dan harapannya sekaligus bisa sebagai pengingat bahwa setiap individu itu istimewa dengan talentanya masing-masing,” ungkap Patrick.

Rangkaian Kegiatan

Lebih lanjut, Patrick menerangkan acara ini juga diramaikan dengan Best Costume Competition. Selain itu, Group Band Lokal asal Semarang, Pagiboeta berkesempatan menghibur para pelari. Acara ini pun menghadirkan berbagai macam doorprize barang elektronik. Di samping itu, para pelari juga berkesempatan memenangkan hadiah utama 2 slot tiket lari di Singapura.

“Bentuk kami menghidupi semangat joyful yang terus digaungkan. Harapannya pun para peserta dapat merasakan atmosfer sukacita dan kebahagiaan melalui acara ini,” tambah Patrick.

Dies Natalis ke-42 SCU

Kegiatan ini pun sekaligus merupakan rangkaian perayaan Dies Natalis ke-42 SCU. Rangkaian perayaan Ulang Tahun Kampus Ungu dibuka dengan Bulan Bakti Paroki yang diselenggarakan 1 Juni – 31 Juli 2024.

“Kami memberikan mulai dari edukasi tentang pendampingan anak, memberikan dampingan kepada lansia, hingga bagaimana membuat konten media untuk teman-teman dan masyarakat di paroki seluruh Jawa Tengah,” jelas Dr. Ferdinand.

Lebih lanjut, Dr. Ferdinand menuturkan rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan Upacara Dies Natalis ke-42 SCU. Puncak rangkaian acara tersebut diselenggarakan pada Senin, 5 Agustus 2024 di Auditorium Agnes Widanti, Gedung Albertus, Kampus 1 SCU Bendan.

Dukungan Kajati Jateng Ponco Hartanto untuk PWNU, Sinergi dalam Membangun Masa Depan Bangsa

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Ponco Hartanto, menghadiri acara penting pelantikan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah untuk masa khidmah 2024-2029.

Hal ini sekaligus menandai komitmen Kajati Jateng Ponco Hartanto dalam mendukung kegiatan organisasi keagamaan terbesar di Jawa Tengah.

Mengusung tema “Berkhidmah Bermartabat Membangun Peradaban”, acara ini berlangsung di Auditorium Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (3/8).

Dalam kesempatan itu, Kajati Jateng Ponco mengapresiasi peran penting PWNU dalam memajukan pendidikan, kesejahteraan sosial, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan umat.

” Kegiatan yang perlu di dukung oleh semua elemen, karena lewat dukungannya dapat mencetak dan memperkokoh satu kesatuan antar sesama,” ujar Kajati Jateng Ponco.

Kajati Jateng Ponco juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para ulama dan tokoh agama, untuk berperan aktif dalam menciptakan situasi yang kondusif dan aman di Jawa Tengah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan organisasi masyarakat sangat diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) yang didampingi Sekretaris Jenderal PBNU, H Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) beserta rombongan.

Saat kegiatan berlangsung, Gus Yahya memberikan amanat penting kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.

Dengan harapan motivasi yang disampaikan dapat membangkitkan semangat para pengurus untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

Serta dapat menjadi panduan dan inspirasi bagi seluruh pengurus dalam menghadapi tantangan dan dinamika yang ada di tengah masyarakat Jawa Tengah.

Adapun sekitar 60 orang yang akan mengemban amanah di syuriah dan tanfidziyah.

Para pengurus tersebut memiliki latar belakang yang beragam mulai dari pengasuh pesantren, akademisi, hingga kalangan profesional yang telah lulus mengikuti pendidikan kader menengah NU.

Mbak Ita Harap Padi Biosalin Beri Manfaat dan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu meninjau progres pilot project penanaman padi varietas Biosalin 1 dan 2 di Sawah Payau Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Sabtu (3/8/2024).

Padi Varietas Biosalin ini merupakan padi hasil riset dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) yang diterapkan di lahan salin.

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berkolaborasi dengan BRIN melakukan penanaman padi varietas Biosalin di lahan seluas 5.000 meter persegi dengan menggandeng Kelompok Tani Sumber Rejeki Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang.

“Ada dua sawah yang ditanam. Yang pertama ini adalah Biosalin 1 padi yang memang khusus ditanam di sawah dengan air payau. Kedua adalah Biosalin 2 yang merupakan regenerasi dari Biosalin 1,” ujar Mbak Ita, sapaannya, Sabtu (3/8).

Dalam kesempatan tersebut, BRIN juga menunjukkan hasil padi dan beras varietas Biosalin 1 dan 2. “Tadi temen-temen bisa lihat sudah ada (contoh-Red) bentuk bulir padi, kemudian berasnya dan yang sudah ditanam. Kami berharap nantinya bisa tumbuh subur, dan mudah-mudahan bisa menghasilkan beras berkualitas,” tambahnya.

Meski baru dua hari padi Biosalin ditanam, lanjut Mbak Ita, hujan telah mengguyur Kota Semarang yang menyebabkan tanaman alga hijau menyebar di lahan tersebut.

“Dua varietas padi biosalin ini sebenarnya baru ditanam dalam waktu dua hari yang lalu. Namun malamnya hujan, sehingga keluar alga hijau yang merupakan carbon capture-nya yang bisa menghisap CO2 (Karbon dioksida). Inilah yang membuat suasana di wilayah ini semakin sejuk meski wilayah pesisir,” sebut dia.

Biasanya, lanjut Mbak Ita, wilayah Pesisir di Kecamatan Tugu selalu panas. Bahkan tanaman padi susah bertumbuh. “Dengan adanya tanaman Biosalin di wilayah Tugu ini, harapannya ada optimalisasi lahan sawah payau di wilayah ini,” harapnya.

Dirinya menyebut, masyarakat pesisir tidak hanya memiliki mata pencarian sebagai nelayan saja, tetapi dengan adanya padi Biosalin ini, mereka bisa bertani. “Petani bisa menanam sehingga memberikan hasil dan manfaat yang sangat luar biasa bagi masyarakat khususnya Tugu,” kata dia.

Lebih lanjut, Mbak Ita juga berharap pilot project penanaman padi Biosalin untuk menghasilkan benih ini bisa berhasil dan diimplementasikan di kabupaten/kota lainnya.

“Harapannya tidak hanya kota Semarang tapi nantinya implementasi ini bisa dilakukan di kabupaten/kota yang ada pesisirnya,” ujar dia.

“Nantinya ini juga bisa menambah ketahanan pangan yang merupakan salah satu kebijakan bapak Presiden, agar bagaimana daerah ini bisa daulat pangan dan tentunya bisa memberikan kesejahteraan di wilayah masing-masing,” pungkasnya.

Sementara Vina Eka Aristya, Peneliti Pusat Riset Tanaman Pangan, Organisasi Riset Pertanian dan Pangan (ORPP) BRIN sebagai pemulia tanaman menambahkan bahwa jenis padi yang ditanam adalah varietas Biosalin 1 dan Biosalin 2 terdaftar sebagai varietas unggul.

“Rangkaian kerja kolaboratif antara BRIN dan Pemerintah Kota Semarang ditandai dengan penebaran benih padi pada lahan rob di Mangunharjo, Kecamatan Tugu. Upaya kolaboratif ini meliputi pemanfaatan pupuk spesifik yang sesuai di wilayah salinitas dan penggunaan varietas padi Biosalin 1 dan 2 yang telah dilepas serta mendapat ijin edar sejak 2020,” terang Vina.

Sementara itu, salah seorang petani, Mohammad Tahrun berharap ke depannya kelompok tani bisa ikut berkontribusi dalam pembenihan jenis padi bio salin.

“Padi bio salin ini diperbantukan dari BRIN. BRIN kerja sama dengan kita sebagai petani untuk mengembangkan sistem pembenihan. Mudah-mudahan ke depan kita sebagai kelompok tani juga bisa menjadi kontributor untuk pembenihan,” harap Tahrun.

Kajati Jateng Ponco Hartanto Turut Meriahkan Bawaslu Jateng Bershalawat di Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Ponco Hartanto, menghadiri kegiatan Bawaslu Jateng Bershalawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, yang digelar di Simpang Lima Semarang pada Jumat (2/8).

Acara yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah (Bawaslu Jateng) ini bertujuan untuk menguatkan persatuan dan kesatuan masyarakat melalui kegiatan religius.

Kajati Jateng Ponco menyampaikan pentingnya kebersamaan dalam mempererat tali silaturahmi di tengah-tengah masyarakat.

“Bershalawat bukan hanya sebagai ungkapan syukur, tetapi juga sebagai bentuk kebersamaan dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Kajati Jateng Ponco, di sela kegiatan.

Kajati Jateng Ponco juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta memeriahkan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Walikota (Pilwakot) yang akan dilaksanakan beberapa waktu mendatang.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik dan lancar. Mari kita jadikan Pilkada dan Pilwakot sebagai momentum untuk memilih pemimpin yang terbaik bagi daerah kita,” tandas Kajati Jateng Ponco.

Hal senada juga disampaikan Habib Syech, ia mengimbau masyarakat harus bisa menolak serangan fajar atau politik uang bila diberikan oleh salah satu kandidat calon dalam Pilkada 2024.

Habib Syech menegaskan bahwa serangan fajar atau politik uang merupakan praktik yang merusak integritas dan moralitas demokrasi.

“Jangan mau terima politik uang. Menolak politik uang. Orang yang eman-eman tentang hal itu (politik uang) dia telah mengorbankan bangsa ini selama 5 tahun, termasuk orang yang menghancurkan negeri ini. Kedua jangan menyebar hoaks di wa (whatsapp) atau di media sosial. Jangan menjatuhkan orang lain,” ujar Habib Syech.

Menurut Habib Syech, memilih pemimpin harus didasarkan pada visi, misi, dan program kerja yang ditawarkan, bukan karena iming-iming uang atau materi.

“Ojo ribut wae neng pemilihan. Anda memilih siapa pasti baik buat anda, orang lain milih siapa pasti baik buat mereka. Tidak usah disalahkan,” tegas Habib Syech.

Habib Syech berharap Pilkada 2024 dapat menjadi momen demokrasi yang membanggakan bagi Indonesia, di mana setiap warga negara bisa menyalurkan hak pilihnya dengan bebas dan bertanggung jawab.

Tri Melanjutkan Ekspansi, Jaringan Merata dari Kota hingga Pedalaman Jateng dan DIY

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), melalui brand Tri, secara konsisten mewujudkan komitmennya dengan memperkuat dan memperluas jangkauan jaringan di seluruh Indonesia, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga ke pelosok Jawa Tengah.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan mempercepat akses jaringan, sekaligus memberdayakan masyarakat setempat, khususnya generasi muda melalui dunia digital.

Data Indeks Masyarakat Digital (IMDI) dan indeks literasi digital di DIY dan Jawa Tengah lebih tinggi daripada skor nasional, serupa dengan penetrasi internet di wilayah DIY sebesar 88,73% dan Jawa Tengah sebesar 81.32%, melebihi tingkat nasional sebesar 79,5%.

Hal ini menjadi salah satu alasan Tri untuk terus memperkuat jaringan di wilayah tersebut.

Soejanto Prasetya, Acting Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, mengungkapkan, Tri, sebagai brand yang dikenal dekat dengan Gen Z, berupaya untuk terus memberdayakan masyarakat khususnya anak muda di dunia digital secara konsisten.

” Untuk itu, kami menyediakan cakupan jaringan dan jangkauan distribusi yang luas di setiap area. Perluasan jaringan senantiasa dilakukan hingga ke pelosok perdesaan dan area terluar Jawa Tengah seperti Pulau Karimun Jawa. Tujuan kami adalah meningkatkan kualitas dan menambah akses, sehingga dapat memberikan fasilitas yang hemat dan cepat dari Tri yang bermanfaat untuk mendukung aktivitas digital pelanggan dalam kesehariannya,” ujar Soejanto.

Hingga Juni 2024, Tri memiliki sebanyak 6.187 sites di seluruh wilayah DIY dan Jawa Tengah. Penambahan sites ini memungkinkan layanan Tri menjangkau 99% dari total populasi masyarakat di DIY dan Jawa Tengah.

Perkuatan dan perluasan jaringan secara terus-menerus ini didukung dengan optimasi yang dilakukan di setiap BTS dan penambahan titik distribusi melalui mitra-mitra Tri, yakni 3Kiosk, 3Store, dan Outlet Tri.

Pemerataan distribusi ini dilakukan untuk memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat setempat hingga ke pelosok perdesaan untuk dapat merasakan pengalaman digital.

Adapun, perluasan titik distribusi merupakan upaya Tri dalam menumbuhkan potensi kewirausahaan masyarakat setempat serta membangkitkan perekonomian lokal. Sampai saat ini, di DIY terdapat delapan 3Kiosk dan di Jawa Tengah ada 74 3Kiosk, serta total lima 3Store di kedua wilayah tersebut, yang aktif beroperasi melayani para pelanggan.

“Melalui perkuatan dan perluasan jaringan ini, kami ingin turut berkontribusi pada pemerataan akses jaringan hingga ke pelosok perdesaan di Indonesia. Selanjutnya, kami akan terus memberdayakan masyarakat melalui kemitraan dengan wirausaha lokal, didukung dengan jaringan hemat dan cepat, serta pilihan kuota harga hemat Tri yang sesuai kebutuhan pelanggan,” tutup Soejanto.

Jelajahi dunia digital yang tidak terbatas didukung dengan jaringan hemat dan cepat dari Tri hingga ke pelosok Nusantara.

Dapatkan juga paket kuota dari Tri dengan harga hemat mulai dari Rp7.000 untuk kuota sebesar 2,5GB dan masa aktif selama satu hari. Untuk informasi lainnya terkait produk Tri, kunjungi situs resmi tri.co.id, dan ikuti media sosial @triindonesia untuk mendapatkan informasi terkini.

Hebat! Delegasi MUFPP Beri Apresiasi Program Ketahanan Pangan Kota Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kota Semarang menerima kunjungan dari Sekretariat Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP) yang dipimpin oleh Mr. Filippo Gavazzeni sebagai Ketua Delegasi. Rombongan MUFPP ini berkunjung ke sejumlah lokasi di Kota Semarang untuk mempelajari program ketahanan pangan unggulan yang diterapkan di ibu kota Provinsi Jawa Tengah. Rombongan diterima di Situation Room Balai Kota Semarang oleh Asisten Administrasi Perekonomian, Pembangunan dan Kesra Sekda Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur, Kamis (1/8).

MUFPP merupakan bagian dari inisiatif global Program Kota Cerdas Pangan, di mana lebih dari 200 negara berkomitmen untuk mengembangkan sistem pangan perkotaan yang berkelanjutan, inklusif, tangguh, aman, dan ramah iklim.

Dalam kunjungan ini, rombongan berdiskusi dengan jajaran Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang terkait berbagai strategi pengembangan sistem pangan berkelanjutan. Kota Semarang dinilai menunjukkan sejumlah capaian, inovasi dan kemajuan dalam upaya pemenuhan tuntutan keberlanjutan global yang semakin menguat.

Ketua delegasi, Mr. Filippo Gavazzeni menyampaikan apresiasinya terhadap program ketahanan pangan Kota Semarang, salah satunya Semar Mrantasi. Program-program ketahanan pangan di Kota Semarang dinilai bagus dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan. Filippo bahkan berharap Kota Semarang dapat menjadi tuan rumah agenda besar MUFPP di tahun 2025 mendatang.

Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Hernowo Budi Luhur dalam penerimaan kunjungan memaparkan program “Semar Mrantasi” sebagai salah satu program unggulan ketahanan pangan. Program ini merupakan inisiatif yang mengedepankan kolaborasi berbagai stakeholder dalam menjaga ketersediaan pangan yang cukup, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau.

“Filosofi “Semar Mrantasi” diambil dari tokoh imaginer Semar yang bijaksana dan ngemong, serta kata “Mrantasi” yang bermakna menyelesaikan permasalahan. Harapannya program ini dapat memastikan terpenuhinya kebutuhan pangan warga kota Semarang secara berkelanjutan, dengan tetap menghormati nilai agama, keyakinan, dan budaya yang ada di masyarakat,” terang Hernowo.

Salah satu rangkaian program dari Semar Mrantasi adalah inisiatif PUTRI SAKTI (Remaja Putri Sehat Aktif Produktif) guna mengedukasi pola konsumsi pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) di kalangan remaja putri SMP. Selain itu, program ini juga memperkenalkan detektif pangan atau KADER B2SA di Sekolah Dasar, sebagai upaya membentuk karakter pola konsumsi B2SA sejak usia dini bebas stunting.

Pemberian bantuan pangan juga diberikan kepada warga kurang mampu dan berpotensi stunting melalui ATM beras dan program Semawis dan Duta Petani Milenial. Sementara untuk program budidaya pangan dilakukan dengan mendorong melalui urban farming, Perkampungan Pertanian Terpadu Semarang Seribu Polybag, Ayam dan Kelinci (Perdu Semerbak) dan banyak program lainnya.

Untuk memastikan kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat, Pemerintah Kota Semarang juga meluncurkan layanan mobil laboratorium keamanan pangan. Mobil ini melakukan pengawasan terhadap jajanan yang dijual di depan sekolah dan lingkungan sekitar, serta pasar tradisional. Pengecekan meliputi bahan berbahaya seperti boraks, formalin, pewarna makanan (rhodamin B dan methanol yellow), dan lainnya.

Kunjungan delegasi MUFPP ke Kota Semarang ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama internasional dalam menciptakan sistem pangan perkotaan yang lebih baik dan berkelanjutan. Melalui program dan inisiatif seperti Semar Mrantasi, kota Semarang menunjukkan komitmennya untuk menjadi bagian dari solusi global dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan.

Sambut ARTJOG 2024 dengan Ceria, ARTOTEL Yogyakarta Luncurkan Program ‘Gallery Getaway’ Khusus

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Festival seni kontemporer yang diadakan setiap tahun di Yogyakarta, ARTJOG ramai dinantikan oleh masyarakat penikmat seni.

ARTOTEL Yogyakarta sebagai hotel yang selalu mendukung kegiatan kesenian turut serta dalam memeriahkan ARTJOG 2024 yang kali ini mengusung tema Motif, Ramalan dengan menghadirkan promo menginap special “Gallery Getaway”.

Pada promo “Gallery Getaway” ini, ARTOTEL Yogyakarta menawarkan package dengan tiga pilihan tipe kamar yaitu Studio 23, Studio 25 dan Studio 41.

Paket menginap yang ditawarkan dimulai dari harga 1.700.000/room untuk 3 hari 2 malam. Paket menginap ini sudah termasuk sarapan untuk dua orang serta layanan pickup & drop dari ARTOTEL Yogyakarta ke tempat kegiatan ARTJOG di Jogja National Museum.

Andre Harso Binawan selaku General Manager ARTOTEL Yogyakarta menyampaikan Kami merasa terhormat untuk menjadi bagian dari festival seni ARTJOG yang dinantikan banyak masyarakat, kami juga menghadirkan room package ini untuk memudahkan tamu dari Yogyakarta maupun dari luar Yogyakarta untuk hadir dan menikmati ARTJOG 2024.

” Kami akan selalu berkomitmen untuk mendukung seni dan berpartisipasi secara aktif di dalamnya,” ujar Andre.

Menjadi official partner ARTJOG 2024, ARTOTEL Yogyakarta mendukung penuh event yang berlangsung dari 28 Juni hingga 1 September 2024 ini.

Untuk informasi dan pemesanan terkait promo “Gallery Getaway” di ARTOTEL Yogyakarta dapat menghubungi nomor telepon (0274) 6000333, Whatsapp ke nomor 081572889333 atau website resmi di artotelwanderlust.com.