spot_img
Beranda blog Halaman 237

Meriahnya Peringatan HUT ke-110 Stasiun Semarang Poncol, KAI Daop 4 Beri Momen Tak Terlupakan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka memperingati HUT ke-110 Stasiun Semarang Poncol, pada Selasa (6/8) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menggelar berbagai rangkaian kegiatan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo menyampaikan bahwa dalam peringatan ini para pelanggan KA yang sedang menunggu kedatangan KA nya dihibur dengan live musik bergenre kroncong modern.

“Selain itu juga ada pemberian surprise gift kepada para penumpang beruntung di Stasiun Semarang Poncol,” tambahnya.

Puncak peringatan HUT ke-110 Stasiun Semarang Poncol ditandai dengan tasyakuran pemotongan tumpeng oleh Kepala Daop 4 Semarang KAI Daniel Johannes Hutabarat beserta jajaran yang bertempat di depan Monumen Lokomotif D301 Stasiun Semarang Poncol.

Stasiun Semarang Poncol resmi beroperasi sejak 6 Agustus 1914 dengan nama “Semarang West” yang dioperasikan oleh perusahaan kereta api swasta colonial Zustermaatschappijen bernama SCS (Samarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij). Stasiun ini dirancang oleh arsitek kenamaan Belanda, Henry Maclaine Pont.

Bangunan stasiun ini memiliki bangunan utama di tengah serta bangunan sayap. Pada fasad bangunan utama, awalnya terdapat dekorasi ubin hitam dan abu bertuliskan SCS dan 1914.

Bangunan stasiun dinaungi overkaping berbahan besi yang diproduksi oleh De Vries Robbe di Gorinchem.

Semasa perang kemerdekaan, Stasiun Semarang Poncol mempunyai peran penting. Pegawai Stasiun Semarang Poncol saat itu sigap mengungsikan lokomotif-lokomotif di depo ke Stasiun Kedungjati. Hal ini dilakukan agar sarana perkeretaaian tidak kembali dikuasai oleh musuh.

Stasiun Semarang Poncol telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya berdasarkan Surat Keputusan Walikota nomor 646/50/1992 dan terdaftar di Registrasi Nasional Cagar Budaya dengan nomor RNCB.20160818.02.001204.

Dalam perjalanannya, saat ini Stasiun Semarang Poncol telah melayani pelanggan sebanyak 1.930.066 penumpang selama Januari hingga Juli Tahun 2024. Dan selama Tahun 2023 melayani sebanyak 3.037.589 penumpang.

Selain itu saat ini Stasiun Semarang Poncol juga melayani rata-rata 59 perjalanan KA setiap harinya, dengan jumlah 39 KA Penumpang dan 20 KA Barang.

Terdapat beberapa fasilitas peningkatan pelayanan kepada pelanggan, diantaranya: perluasan lahan parkir, penerapan system e-gate parkir, check-in counter untuk cetak tiket, charger corner di area stasiun, penataan tenant stasiun, drinking water station, toilet bersih dan lain sebagainya.

“Melalui momen spesial ini, KAI mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memilih moda transportasi kereta api sebagai transportasi andalannya. KAI akan berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik kepada para pelanggan dan terus mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, selamat dan tepat waktu,” tutup Franoto.

GARPU PERAK, Solusi Pemkot Semarang untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari Kekerasan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi salah satu prioritas program yang twrus diupayakan Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang.

Pada tahun 2023, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang menerima aduan 227 kasus kekerasan perempuan dan anak.

Menyikapi hal tersebut, Pemkot Semarang melakukan penguatan pencegahan kekerasan dengan melibatkan peran aktif kaum pria melalui Forum Gerakan Pria Peduli Perempuan dan Anak (GARPU PERAK).

Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu pun mengapresiasi kolaborasi yang melibatkan kaum pria ini.

“Gerakan ini sangat luar biasa, terutama karena GARPU PERAK juga berkolaborasi dengan Forum LPMK Kecamatan se-Kota Semarang. Sehingga bapak-bapak bisa bertindak cepat jika terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak. Penanganannya bisa dilakukan secara komprehensif,” ujar mbak Ita, sapaan akrab Wali kota.

Hal tersebut disampaikan Mbak Ita saat menghadiri Penguatan Jejaring Lembaga Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) di Hotel Grasia, Kecamatan Gajahmungkur, Selasa (6/8),

Dirinya mengungkapkan bila permasalahan KDRT salah satunya disebabkan karena faktor ekonomi. Oleh karena itu, Pemkot Semarang melalui berbagai dinas terkait harus siap memberikan dukungan komprehensif, seperti pelatihan kerja bagi perempuan korban KDRT, pemberdayaan ekonomi bagi para Ibu hingga keterlibatan OPD untuk mendukung kesejahteraan keluarga yang terdampak. Hal tersebut telah diupayakan melalui berbagai program seperti urban farming maupun pengembangan UMKM.

Mbak Ita juga mengharapkan perlunya keterlibatan dan kolaborasi yang lebih luas, termasuk mendorong agar perempuan berani mengungkapkan kekerasan yang dialaminya.

“Kita minta DP3A bersama GARPU PERAK berkolaborasi dengan dinas-dinas lain, termasuk kecamatan dan kelurahan. Dengan begitu, masalah kekerasan perempuan dan anak di wilayah ini bisa tertangani dengan baik, dan yang terpenting, bisa dicegah agar tidak terjadi,” tegasnya.

Forum GARPU PERAK yang dibentuk berdasarkan Keputusan Wali kota Semarang Nomor 463/1173 Tahun 2023, merupakan tindak lanjut dari inisiatif serupa di Provinsi Jawa Tengah.

Melalui inisiatif ini, Pemerintah Kota Semarang berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya kesadaran dan perubahan perilaku di kalangan pria agar kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Semarang dapat diminimalisir sehingga kualitas hidup mereka semakin meningkat.

Senada dengan wali kota, Ketua LPMK kota Semarang Achmad Fuad mendukung dan menyambut baik adanya keterlibatan kaum pria dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui GARPU PERAK.

“Memang perlu untuk melibatkan laki-laki dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tutur Achmad Fuad.

Dirinya menegaskan laki-laki sebagai kepala keluarga harus memiliki kesadaran akan pentingnya keharmonisan keluarga. “Perlunya penyadaran laki-laki untuk niat berkeluarga semata-mata karena Allah SWT,” lanjutnya.

“Kasus yang terjadi sekarang ini kan lebih banyak perempuan yang menjadi korban, sehingga perlu adanya edukasi bagi laki-laki,” tegas Fuad.

Perpanjangan Relasi KA Blambangan Ekspress, Okupansi Naik Tajam 39 Persen!

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang relasi KA Blambangan Ekspress dari yang sebelumnya Semarang Tawang Bank Jateng – Ketapang pp menjadi Pasarsenen – Semarang Tawang Bank Jateng – Ketapang pp mulai keberangkatan tanggal 26 Juli 2024.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo menyampaikan bahwa mulai dari Jumat 26 Juli hingga Senin 5 Agustus 2024 sejak beroperasinya KA Blambangan Ekspress dengan perpanjangan relasi, antusias penumpang sangat tinggi dengan terbukti adanya peningkatan penumpang sampai dengan hari kemarin.

Selama 11 hari beroperasinya KA Blambangan Ekspress dengan perpanjangan relasi sampai dengan Pasar Senen Jakarta yang dimulai pada 26 Juli hingga 5 Agustus 2024 tercatat terdapat sebanyak 3.027 penumpang naik dari stasiun di wilayah Daop 4 Semarang atau rata-rata sebanyak 275 penumpang per hari.

Jumlah tersebut meningkat sebanyak 39 persen jika dibandingkan 11 hari pada pekan sebelumnya yang dimulai pada 15 hingga 25 Juli 2024 yakni sebanyak 2.175 penumpang atau rata-rata 198 penumpang per hari.

“KAI mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pelanggan khususnya para penumpang KA Blambangan Ekspress. Perpanjangan relasi ini menjadi bagian dari peningkatan pelayanan KAI kepada pelanggan sehingga harapannya dapat terus meningkatkan animo masyarakat untuk menggunakan kereta api terutama di jalur yang dilewati yaitu antara Jakarta, Cirebon, Semarang, Surabaya hingga ke Banyuwangi,” jelas Franoto.

KA Blambangan Ekspresss ini menggunakan rangkaian kereta kelas eksekutif dan ekonomi new generation versi modifikasi.

Upgrade kereta kelas ekonomi tersebut menggantikan jenis kursi tegak berhadapan 80 tempat duduk menjadi kereta ekonomi new generation versi modifikasi dengan 72 tempat duduk, sehingga leg room-nya menjadi lebih luas.

Selain itu, jenis kursinya juga sudah menggunakan tipe captain seat yang membuat pelanggan semakin nyaman saat bersandar dan bisa diatur kemiringannya (reclining) serta bisa disesuaikan searah laju KA ataupun berhadapan (revolving).

Interior kereta juga dimodif mirip dengan kereta eksekutif seperti bentuk bagasi dan nuansa interior yang lebih cerah. Tak hanya itu, modifikasi juga dilakukan pada toilet dengan nuansa yang lebih mewah dan menggunakan toilet duduk. Tersedia juga tempat ibadah di kereta restorasi.

Adapun jadwal perjalanan KA Blambangan Ekspress sebagai berikut:

  • Tujuan Pasar Senen Jakarta: Berangkat Stasiun Ketapang pukul 14.50, Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 21.37, Stasiun Cepu pukul 23.30, Stasiun Ngrombo pukul 00.28, Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng pukul 01.24, Stasiun Pekalongan pukul 02.35, Stasiun Tegal pukul 03.22, Stasiun Cirebon pukul 04.22 dan tiba Stasiun Pasar Senen pukul 07.15 WIB.
  • Tujuan Ketapang Banyuwangi: Berangkat Stasiun Pasar Senen pukul 12.15, Stasiun Cirebon pukul 15.14, Stasiun Tegal pukul 16.14, Stasiun Pekalongan pukul 17.02, Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng pukul 18.27, Stasiun Ngrombo pukul 19.13, Stasiun Cepu pukul 20.17, Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 22.20 dan tiba Stasiun Ketapang pukul 04.55 WIB.

Sambut HUT RI Ke-79, PLN Rampungkan GIS 150 kV Dayeuhkolot

0

BANDUNG (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) berhasil menyelesaikan pembangunan Gas Insulated Switchgear (GIS) 150 kilo Volt (kV) Dayeuhkolot yang ditandai dengan suksesnya proses pemberian tegangan pertama (energize).

Sejumlah rangkaian pengujian individu dan juga pengujian peralatan (commissioning) dilakukan oleh PLN Pusat Sertifikasi (Pusertif) sebelum akhirnya diterbitkan Rekomendasi Laik Bertegangan (RLB) kepada gardu induk tersebut. Infrastruktur kelistrikan ini diproyeksikan untuk memasok kebutuhan daya se-Bandung Raya.

Plh. General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT), Senior Manager Operasi Konstruksi I, Kunto Nugroho menuturkan bahwa gardu induk ini dibangun untuk penguatan sistem penyaluran tenaga listrik di area Bandung khususnya untuk kebutuhan industri.

Kunto mengatakan bahwa dengan munculnya industri-industri baru di daerah menunjukan pertumbuhan ekonomi yang positif.

Oleh karena itu, dirinya melanjutkan bahwa PLN akan selalu siap untuk mendukung dengan menyalurkan listrik yang andal dan berkualitas.

“Kami sadari betul munculnya industri-industri baru di wilayah Bandung ini akan sejalan juga dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Industri ini juga pasti membutuhkan pasokan listrik untuk mendukung operasional. Jadi kami pastikan listrik yang kami salurkan akan selalu andal dan berkualitas,” kata Kunto.

PLN menginvestasikan dana lebih dari Rp 248 Milyar untuk membangun GIS 150 kV Dayeuhkolot.

GIS ini didukung oleh 2 trafo yang masing-masing berkapasitas 60 Mega Volt Ampere (MVA) sehingga total kapasitas yang dimiliki adalah 120 MVA. Pada pembangunan GIS ini juga turut disertakan pembangunan 1 Low Level Gantry serta 2 Landing Gantry.

Adanya teknologi isolasi gas sulphurhexaflouride (SF6) menjadikan gardu ini lebih efisien dalam penggunaan lahan dibandingkan gardu induk konvensional. Gardu induk ini akan sangat efektif diterapkan di daerah padat penduduk seperti perkotaan.

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 2 (UPP JBT 2) Husni Wardana menjelaskan bagian yang berhasil di-energize adalah Bay Line arah Bandung Selatan 2, Bay Line arah Cigereleng 2, Bay Trafo 1 (60 MVA), Bay Trafo 2 (60 MVA) dan Bay Couple.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih bagi seluruh pihak dan pejuang kelistrikan yang telah berjuang menyelesaikan proyek tersebut.

“Kami berkomitmen penuh dalam menyediakan pasokan listrik yang berkualitas bagi seluruh pelanggan kami. Alhamdulillah dalam satu bulan ke belakang ini, menyongsong HUT RI yang ke-79, sejumlah pekerjaan berhasil kami selesaikan. Kami juga berharap dapat secepatnya menyelesaikan proyek lainnya. Jadi kami mohon doa serta dukungan dari seluruh stakeholder agar kami dapat segera menuntaskan pekerjaan kami,” tutup Husni.

Auditorium Baru SCU Diresmikan, Bangun Masa Depan Pendidikan yang Lebih Berkualitas

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Segenap dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Soegijapranata Catholic University (SCU) ikut merayakan Dies Natalis ke-42 universitasnya di Gedung Albertus, Kampus 1 SCU Bendan. Upacara Dies Natalis ke-42 SCU diselenggarakan pada Senin, 5 Agustus 2024.

Dalam puncak perayaan Dies Natalis tersebut, Rektor SCU, Dr. Ferdinandus Hindiarto mengajak seluruh rekannya merefleksikan satu tahun perjalanan kampusnya. Hal tersebut ia ungkapkan ketika memaparkan Laporan Akhir Rektor 2023-2024. Berbagai pencapaian institusinya pun ia paparkan dalam kesempatan tersebut.

“Pencapaian selama satu tahun merupakan hasil dari jerih payah rekan-rekan semua. Merekfleksikan perjalanan tersebut harapannya dapat membuat proses kita semakin berarti dan lebih baik ke depannya,” ungkap Dr. Ferdinand.

Ia menyoroti penguatan aspek internal menjadi kuncinya dalam mengembangkan universitas. Sejalan dengan itu, Dies Natalis SCU tahun ini mengusung tema “Penguatan Identitas Visi-Misi Universitas melalui Budaya Joyful, Cura Personalis, dan Reflektif, Wujudkan Pendidikan Sejati.”

Menanggapi hal tersebut, Guru Besar Universitas Indonesia, Prof Francisia Severia Sika Ery Seda berkesempatan hadir memaparkan Orasi Ilmiah tentang “Pendidikan Bermakna.” Dalam orasinya, Prof Ery menuturkan ketiga budaya yang dibangun SCU dapat mendorong mahasiswa maupun dosen menghidupi atmosfer pembelajaran yang menyenangkan. Budaya ini menurutnya menjadi salah satu indikator kualitas proses pendidikan yang bermakna.

“Jadi membangun budaya dan nilai yang nantinya bakal dikenang mahasiswa ketika lulus. Tolak ukurnya adalah bagaimana pengalaman berkuliah di SCU itu dibicarakan ketika berkumpul dengan sesama alumni. Jika pengalamannya menyenangkan, berarti berhasil. Kami berupaya menuju itu,” ungkap Dr. Ferdinand.

Peresmian Auditorium Agnes Widanti
Dr. Ferdinand menuturkan pembelajaran yang menyenangkan dapat dibangun salah satunya dengan menghadirkan fasilitas penunjangnya. Berkaca pada hal tersebut, dalam kesempatan ini pihaknya pun juga sekalian meresmikan Auditorium Agnes Widanti di Gedung Albertus, Kampus 1 SCU Bendan.

Tidak sendiri, jajaran rektorat bersama Ketua Yayasan Sandjojo, Rm. P. Wiryono Priyotamtama dan Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang, Mgr. R. Rubiyatmoko juga ikut meresmikan auditorium tersebut. Turut hadir pula keluarga besar dari Guru Besar Fakultas Hukum dan Komunikasi (FHK) SCU, Almh. Prof Agnes Widanti.

“Kami mengupayakan untuk fisiknya yang kelihatan (fasilitas), tapi kalau diadu (dengan kampus yang lebih besar) secara realistis pasti akan selalu tertinggal. Makanya, kami mencoba menumbuhkan pengalaman mahasiswa berangkat dari nilai-nilai tadi,” ungkap Dr. Ferdinand.

Setelah Gedung Albertus, Dr. Ferdinand menuturkan pihaknya berencana merenovasi Gedung Antonius yang juga terletak di Bendan Dhuwur. Di samping itu, pihaknya pun juga menggenjot pembangunan gedung baru untuk Fakultas Kedokteran (FK) di BSB City.

Peringati HUT ke-53, RSI Sultan Agung Semarang Adakan Turnamen Badminton Tunggal Putra

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – RSI Sultan Agung menyelenggarakan turnamen badminton tunggal putra antar kecamatan se-Kota Semarang. Kegiatan ini dalam rangka ulang tahun RSI Sultan Agung yang ke 53 tahun.

Kegiatan yang berlangsung tanggal 2 -3 Agustus 2024 di Gor Tri Lomba Juang Mugas Semarang . Acara dibuka oleh Direktur Pelayanan Medis & Keperawatan RSI-SA Semarang dr. Vito Mahendra E, M.Si, Med, Sp.B, Sub.SpBD (K).

Putra asal Kecamatan Gajah Mungkur tampil menjadi juara pertama setelah mengalahkan kecamatan Kecamatan Semarang Selatan saat putaran final turnamenbadminton tunggal putra antar Kecamatan se-Kota Semarang.

Turnamen tersebut merupakan bagian dari perayaan Milad ke 53 RSI Sultan Agung Semarang. Bertempat di Gor Tri Lomba Juang, terdapat 13 kecamatan yang mengikuti kompetisi ini.

Diselenggarakan pada tanggal 2-3 Agustus 2024, acara dibuka dengan sambutan oleh dr. Vito Mahendra E, M.Si, Med, Sp.B, Sub.SpBD (K) selaku Direktur Pelayanan Medis & Keperawatan RSISA Semarang.

Dalam sambutannya dr Vito menyampaikan tujuan diadakannya turnamen tersebut merupakan bagian dari pengabdian RSI-SA Semarang kepada masyarakat sekitar.
Lebih lanjut, dr. Vito juga berpesan kepada seluruh peserta agar berhati-hati serta tidak memaksakan diri saat bertanding.

“Tetap berhati-hati, walaupun sudah loading karbo yang cukup tadi malam untuk bertanding pada pagi hari ini tapi tetap harus berhati-hati dan jangan diforsir,” kata dr. Vito pada hari Jum’at, 2 Agustus 2024.

Selain itu, untuk berjaga-jaga akan kondisi fisik para peserta, panitia juga telah menyiapkan tenaga medis yang siap sedia memberikan pertolongan apabila dibutuhkan.

“Apabila tetap merasakan sesuatu yang kurang enak dibadan, kami hadirkan tim kesehatan.” terangnya.

dr. Vito berharap melalui turnamen ini dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat bagi masyarakat sekaligus menyadarkan akan pentingnya menjaga gaya hidup sehat dengan berolahraga.

Selain itu, untuk berjaga-jaga akan kondisi fisik para peserta, panitia juga telah menyiapkan tenaga medis yang siap sedia memberikan pertolongan apabila dibutuhkan.

Senada dengan yang disampaikan oleh dr. Vito, ketua panitia Hari ulang tahun ke 53 RSISA Semarang, Sri Wahyuni, S.S., M.M menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta dari 13 kecamatan di Kota Semarang yang mengikuti turnamen tersebut.
Menurutnya, perlombaan tersebut tidak hanya sebagai ajang kompetisi, namun sebagai sebuah wadah untuk mempererat tali silaturahmi.

“Agar masyarakat dapat mengenal lebih dekat RSI Sultan Agung Semarang melalui ajang kompetisi seperti ini,” terangnya.

Manajer Humas & Kemitraan tersebut juga menyampaikan ada beberapa kegiatan lain yang akan diselenggarakan untuk memeriahkan hari ulang tahun ke 53 RSISA Semarang.

“Tidak hanya turnamen badminton saja, telah dilaksanakan lomba Master of Ceremony ( MC) , membuat video reels dan akan segera dilaksanakan seminar nasional mengenai penyakit jantung dan poundfit,” ungkapnya pada hari Sabtu, 3 Agustus 2024.

Dari 13 Kecamatan dan 2 perwakilan RSI-SA Semarang, perserta yang lolos pada babak semifinal berasal dari Kecamatan Gajah Mungkur, Kecamatan Semarang Selatan, Kecamatan Pedurungan dan Kecamatan Semarang Barat.

Bangkit Satria Wibowo selaku perwakilan dari Kecamatan Gajah Mungkur menyampaikan rasa terima kasih kepada RSI-SA Semarang karena telah menyelenggarakan turnamen badminton se-Kota Semarang.

Pria asal kelurahan Sampangan tersebut berharap di usia ke 53 tahun RSISA Semarang dapat terus maju dan berkembang, dan terus berusaha memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat.

Bangkit juga berharap akan adanya kompetisi badminton atau olahraga lain di tahun depan dengan lebih meriah.

“Semoga kedepannya dapat mengadakan kompetisi badminton atau olahraga lain yang lebih meriah lagi,” ungkapnya.

Promo Spesial Hari Kemerdekaan dari Hotel GranDhika Pemuda Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel GranDhika Pemuda Semarang, salah satu hotel bintang empat yang dikelola oleh Hotel GranDhika Indonesia di bawah naungan PT. Adhi Commuter Properti Tbk. (ADCP), merayakan semangat kemerdekaan Indonesia dengan menghadirkan promo istimewa Independence Salebrate.  

Dengan menggunakan kode promo HUTRI79 di website www.grandhika-hotel.com, para tamu dapat menikmati penawaran menarik berupa menginap di Kamar Deluxe dengan harga Rp. 679.000 nett per kamar per malam, sudah termasuk sarapan untuk 2 orang serta sajian khas Nusantara, Pecel Dere dan Klapertart.

Pecel Dere dan Klapertart merupakan menu spesial yang sengaja dihadirkan di bulan Kemerdekaan ini. Pecel merupakan sajian Nusantara dengan berbagai macam sayuran rebus yang disiram dengan bumbu kacang.

Namun kali ini, Pecel Dere kami sajikan dengan sentuhan modern khas hotel berbintang dengan tambahan ayam sebagai protein.

Sedangkan klapertart yang biasa kita kenal sebagai dessert, kali ini kami hadirkan dalam bentuk minuman yang menyegarkan, ungkap Teguh Firmanto, Chef & Beverage Manager Hotel GranDhika Pemuda Semarang.

Bagi Anda yang tidak menginap, Pecel Dere dan Klapertart dapat dinikmati di Eighty Two Lounge mulai pukul 11.00 hingga 22.00.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi nomor WhatsApp resmi kami di 0811-251-8082.

Lakukan Rehab Kantor Kelurahan Kudu, Bukti Pemerataan Peningkatan Pelayanan Pemkot Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Semarang. Tak hanya dari sisi pelayanan, namun juga peningkatan sarana prasarana yang menunjang kegiatan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu salah satunya diwujudkan dengan dimulainya pembangunan kantor Kelurahan Kudu. Minggu (4/8) Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu hadir dan melakukan peletakan batu pertama yang menandai secara resmi dimulainya pembangunan Kantor Kelurahan Kudu, Kecamatan Genuk. Acara tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kota Semarang, Dyah Ratna Harimurti, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan atau Forkompimca, Lurah, dan perangkat Kelurahan Kudu.

“Rasanya plong, seperti orang habis lahiran bukaan 10. Alhamdulillah mulai dibangun dan Insyaa Alloh bisa memberikan pelayanan, manfaat dan kesejahteraan yang lebih baik bagi masyarakat,” ungkap Mbak Ita, sapaan akrab wali kota.

Ditambahkannya, wilayah Kudu meskipun berada di daerah pinggir dan berbatasan dengan Kabupaten Demak, tidak menjadikan wilayah ini sebagai anak tiri.

“Semua wilayah harus bisa mendapatkan sarana prasarana dan fasilitas yang baik agar bisa memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Dirinya dan jajaran Pemerintah Kota Semarang berkomitmen memberikan perhatian yang merata bagi seluruh wilayah, termasuk daerah pinggiran yang berbatasan dengan kabupaten lain.

Pembangunan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik khususnya di Kelurahan Kudu, yang sebelumnya berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Baginya, pembangunan kantor kelurahan yang representatif sangat penting agar sejajar dengan kelurahan di tengah kota, baik secara pelayanan maupun fasilitas dan sarana pendukung lainnya.

“Tahun lalu Saya ke sini, tembok dan lantainya sangat memprihatinkan. Wilayah pojok Kecamatan Genuk yang berbatasan dengan Demak ini harus bisa memberikan pelayanan yang maksimal dan membuat masyarakat semakin cinta wilayahnya serta bersinergi membangun Kelurahan Kudu,” tambah Mbak Ita.

Dengan pembangunan kantor kelurahan Kudu ini, Mbak Ita berharap dapat menjadi representasi Pemerintah Kota Semarang yang semakin baik. Bangunan dan fasilitas kantor yang lebih baik diminta terus dijaga supaya selalu bersih dan nyaman. Dengan fasilitas yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat lebih nyaman dan terlayani dengan maksimal, serta dapat lebih bersinergi dalam membangun wilayahnya.

“Pemerintah Kota Semarang terus berkomitmen untuk melanjutkan program pembangunan yang merata, memastikan bahwa seluruh wilayah, baik pusat maupun pinggiran, mendapatkan perhatian dan fasilitas yang memadai demi kesejahteraan bersama,” tegas Mbak Ita.

Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Dyah Ratna Harimurti, pun menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan ini. “Sangat puas, senang, dan bangga, karena kelurahan paling ujung yang berbatasan dengan Demak Insyaa Allah menjadi ikon Kota Semarang yang maju berkelanjutan,” ungkap perempuan yang akrab disapa Detty tersebut.

Ditambahkannya, satu tahun yang lalu pada acara Mbak Ita Sapa Warga di Kudu, wali kota merasa sangat prihatin dengan kondisi Balai Kelurahan Kudu yang jauh dari kata layak, padahal balai tersebut adalah satu-satunya tempat berkumpul warga Kudu dan pusat kegiatan masyarakat.

“Alhamdulillah tahun ini janji tersebut terealisasi, dan masyarakat sangat senang. Bu wali mewujudkan dan hadir melakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor dan balai kelurahan Kudu,” pungkas Detty.

Langkah ini, lanjutnya, akan membuat masyarakat Kudu tambah semangat dalam mengisi dan mengawal pembangunan di Kota Semarang.

SCU Ajak Disabilitas dan Sivitas Akademik Lari Bersama, Beri Donasi untuk Panti Asuhan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Soegijapranata Catholic University (SCU) mengajak seluruh sivitas akademika berlari bersama berkeliling kampus 2 SCU BSB City, Semarang. Dikemas dalam “Playon Nyenengke,” kegiatan ini diselenggarakan pada Minggu, 4 Agustus 2024. Acara Fun Run 5K ini juga diikuti oleh masyarakat umum termasuk para komunitas lari, khususnya di Kota Semarang.

Selain itu, SCU juga mengajak kurang lebih 20 anak difabel ikut berpartisipasi untuk lari bersama. Mereka adalah anak-anak difabel dari SLB Don Bosko yang tergabung dalam Forum Komunikasi Panti Asuhan (FKPA) Jateng-DIY.

Dalam kesempatan ini, para difabel juga berkesempatan unjuk bakatnya menari di depan 1000 peserta Playon Nyenengke. “Mereka menampilkan tarian yang mencerminkan kehidupan bermasyarakat di Wonosobo,” terang Koordinator Disabilitas FKPA Jateng-DIY, Bruder Octavianus. Penampilan ini pun menurut keterangannya dikemas dalam Pertunjukkan Tari Wonosobo Hebat.

Menghidupi Nilai Cura Personalis

Rektor SCU, Dr. Ferdinandus Hindiarto menuturkan kegiatan ini merupakan bentuk perhatian institusinya terhadap kaum difabel. “Nanti setengah pendapatan dari sini akan kami sumbangkan kepada pihak FKPA,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, Koordinator Playon Nyenengke, Patrick Yesandro, P, MPsi, Psikolog menuturkan hal tersebut merupakan wujud pihaknya mengimplementasikan nilai cura personalis. Nilai ini pun sedang gencar dikembangkan SCU di lingkungan kampus.

“Bentuk perhatian kami dan harapannya sekaligus bisa sebagai pengingat bahwa setiap individu itu istimewa dengan talentanya masing-masing,” ungkap Patrick.

Rangkaian Kegiatan

Lebih lanjut, Patrick menerangkan acara ini juga diramaikan dengan Best Costume Competition. Selain itu, Group Band Lokal asal Semarang, Pagiboeta berkesempatan menghibur para pelari. Acara ini pun menghadirkan berbagai macam doorprize barang elektronik. Di samping itu, para pelari juga berkesempatan memenangkan hadiah utama 2 slot tiket lari di Singapura.

“Bentuk kami menghidupi semangat joyful yang terus digaungkan. Harapannya pun para peserta dapat merasakan atmosfer sukacita dan kebahagiaan melalui acara ini,” tambah Patrick.

Dies Natalis ke-42 SCU

Kegiatan ini pun sekaligus merupakan rangkaian perayaan Dies Natalis ke-42 SCU. Rangkaian perayaan Ulang Tahun Kampus Ungu dibuka dengan Bulan Bakti Paroki yang diselenggarakan 1 Juni – 31 Juli 2024.

“Kami memberikan mulai dari edukasi tentang pendampingan anak, memberikan dampingan kepada lansia, hingga bagaimana membuat konten media untuk teman-teman dan masyarakat di paroki seluruh Jawa Tengah,” jelas Dr. Ferdinand.

Lebih lanjut, Dr. Ferdinand menuturkan rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan Upacara Dies Natalis ke-42 SCU. Puncak rangkaian acara tersebut diselenggarakan pada Senin, 5 Agustus 2024 di Auditorium Agnes Widanti, Gedung Albertus, Kampus 1 SCU Bendan.

Dukungan Kajati Jateng Ponco Hartanto untuk PWNU, Sinergi dalam Membangun Masa Depan Bangsa

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Ponco Hartanto, menghadiri acara penting pelantikan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah untuk masa khidmah 2024-2029.

Hal ini sekaligus menandai komitmen Kajati Jateng Ponco Hartanto dalam mendukung kegiatan organisasi keagamaan terbesar di Jawa Tengah.

Mengusung tema “Berkhidmah Bermartabat Membangun Peradaban”, acara ini berlangsung di Auditorium Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (3/8).

Dalam kesempatan itu, Kajati Jateng Ponco mengapresiasi peran penting PWNU dalam memajukan pendidikan, kesejahteraan sosial, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan umat.

” Kegiatan yang perlu di dukung oleh semua elemen, karena lewat dukungannya dapat mencetak dan memperkokoh satu kesatuan antar sesama,” ujar Kajati Jateng Ponco.

Kajati Jateng Ponco juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para ulama dan tokoh agama, untuk berperan aktif dalam menciptakan situasi yang kondusif dan aman di Jawa Tengah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan organisasi masyarakat sangat diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) yang didampingi Sekretaris Jenderal PBNU, H Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) beserta rombongan.

Saat kegiatan berlangsung, Gus Yahya memberikan amanat penting kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.

Dengan harapan motivasi yang disampaikan dapat membangkitkan semangat para pengurus untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

Serta dapat menjadi panduan dan inspirasi bagi seluruh pengurus dalam menghadapi tantangan dan dinamika yang ada di tengah masyarakat Jawa Tengah.

Adapun sekitar 60 orang yang akan mengemban amanah di syuriah dan tanfidziyah.

Para pengurus tersebut memiliki latar belakang yang beragam mulai dari pengasuh pesantren, akademisi, hingga kalangan profesional yang telah lulus mengikuti pendidikan kader menengah NU.