spot_img
Beranda blog Halaman 242

Alami Peningkatan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Semarang Berstatus Sangat Tinggi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Semarang pada tahun 2023 mencapai 84,43. Angka tersebut mengalami peningkatan 0,35 dari tahun sebelumnya. Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Kota Semarang, Fachruddin Tri Ubajani.

“IPM Kota Semarang terus mengalami peningkatan dalam satu dekade terakhir. Peningkatan IPM terjadi pada semua komponen, baik kualitas kesehatan, pendidikan, maupun pengeluaran per kapita yang disesuaikan,” terang Fachruddin.

Tercatat, pada 2013 IPM Kota Semarang 79,24, sementara data terakhir tahun 2023 sudah mencapai 84,43. “IPM Kota Semarang rata-rata tumbuh sebesar 0,71 persen per tahun dan meningkat dari level ‘tinggi’ menjadi ‘sangat tinggi’,” lanjutnya sebagaimana laporan yang diterbitkan BPS, Sabtu (13/7).

Sisi lain, Umur Harapan Hidup di Kota Semarang juga terus meningkat dalam sepuluh tahun terakhir. Menurut data BPS, peningkatan yang paling signifikan terjadi pada tahun 2021, 2022, dan 2023.

“Sebagai perbandingan, Umur Harapan Hidup saat lahir di Kota Semarang pada tahun 2013 adalah 77,18 tahun. Sementara pada tahun 2023 mencapai 77,90 tahun,” imbuh Fachruddin.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengunggah grafik Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan grafik Umur Harapan Hidup (UHH) di kotanya. Unggahan dalam akun Instagram pribadi Mbak Ita itu pun mendapat respon positif dari warganet.

“Sehat selalu Bu Wali, guyub rukun saklawasse bareng- bareng bangun Kota Semarang,” komentar akun @ranainya.

“Keren, dengan kepemimpinan Bu Ita membuat Kota Semarang semakin lebih baik, dan sejahtera masyarakatnya,” tulis akun @cece_chia.

“Dunia internasional mengakui kepemimpinan Mbak Ita, alumni Undip memang hebat…” sahut @ustadzsukarno.

Menjaga Ekosistem, PT KIW dan Nasmoco Group Gelar Aksi Tanam Mangrove Massal

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) bersama dengan Nasmoco Group telah melaksanakan kegiatan pelestarian ekosistem dengan menanam sebanyak 2024 bibit mangrove.

Kegiatan ini dilaksanakan di pesisir pantai utara Kota Semarang yang berada dalam kawasan PT KIW.

Acara penanaman mangrove ini dihadiri oleh manajemen PT KIW, Nasmoco Group, Komunitas Toyota Raize, serta beberapa tenant PT KIW. Partisipasi berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga lingkungan dan melestarikan ekosistem pesisir.

Penanaman mangrove merupakan langkah penting dalam menjaga kelestarian lingkungan, terutama di wilayah pesisir yang rentan terhadap abrasi dan kerusakan ekosistem. Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut, menyerap karbon dioksida, dan menjadi habitat bagi berbagai jenis fauna.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan. Semoga dengan penanaman 2024 bibit mangrove ini, kawasan pesisir pantai utara Semarang dapat menjadi lebih hijau dan terjaga kelestariannya.

Sementara itu, Bapak Benny Redjo Setyono President Director Nasmoco Group, mengungkapkan bahwa kerja sama ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara perusahaan swasta dalam mendukung program-program pelestarian lingkungan.

“Kami bangga dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini dan berharap dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Komunitas Toyota Raize yang turut hadir dalam kegiatan ini juga menunjukkan antusiasme mereka dalam mendukung pelestarian lingkungan.

Mereka beranggapan bahwa anggota komunitas sangat senang bisa berkontribusi dalam kegiatan ini. Mereka percaya bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan kami akan terus mendukung kegiatan-kegiatan serupa di masa mendatang.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan.

PT KIW dan Nasmoco Group berkomitmen untuk terus melakukan upaya-upaya nyata dalam pelestarian ekosistem demi keberlangsungan lingkungan yang lebih baik.

Selama Liburan Sekolah Semester Ganjil 2024, Lebih 500 Ribu Penumpang Telah Berangkat dari Wilayah Daop 1 Jakarta

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Penyelenggaraan angkutan kereta api pada masa libur sekolah Semester Ganjil periode 28 Juni hingga 14 Juli kemarin penumpang naik dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta mengalami peningkatan dibanding hari-hari normal.

Manager Humas Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko menerangkan bahwasanya berdasarkan data terakhir Minggu (14/7) pukul 23.59 kemarin malam, sebanyak 547.868 penumpang telah diberangkatkan dari stasiun-stasiun di Daop 1 Jakarta ke berbagai tujuan dengan menggunakan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ).

“Sebanyak 500 ribu lebih penumpang telah kami berangkatkan menuju berbagai daerah tujuan penumpang, yang dilayani dengan kereta api jarak jauh (KAJJ),” kata Ixfan Senin pagi (15/7) dari Jakarta.

Ixfan menjelaskan bahwa, menurut data pantauan penumpang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta hari ini Senin (15/7) sebanyak 20.500 penumpang. Naik dari Stasiun Pasar Senen 9.500 penumpang dengan 31 perjalanan KAJJ, 6.000 penumpang naik dari Stasiun Gambir dengan 30 perjalanan KAJJ dan sisanya sekitar 5.000 penumpang naik dari beberapa stasiun lainnya di wilayah Daop 1 Jakarta, seperti Stasiun Bekasi, Jatinegara, Cikarang, Cikampek, Karawang dan Jakarta Kota.

“Untuk keberangkatan hari ini, sebanyak 20.500 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di Daop 1 Jak. 9.500 penumpang dari Stasiun Pasar Senen, 6.000 penumpang dari Stasiun Gambir dan sisanya dari beberapa stasiun lainnya. Jumlah tersebut sudah berangsur kembali normal,” kata Ixfan menjelaskan.

Ixfan menambahkan bahwa volume penumpang tertinggi terjadi pada tanggal 5 Juli 2024 lalu, yaitu sebanyak 36.035 penumpang yang berangkat dari Jakarta. Sejauh ini rute favorit masyarakat pada periode long weekend tersebut adalah Jakarta – Surabaya pp, Jakarta – Solo pp, Jakarta – Malang pp, Jakarta – Yogyakarta PP dan relasi lainnya.

“Volume penumpang tertinggi terjadi pada Jumat (5/7) kemarin, lebih dari 36 ribu penumpang berangkat dari Jakarta,” kata Ixfan, dari Jakarta Sabtu (6/7).

KAI Daop 1 Jakarta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan KA, atas kepercayaannya menjadikan kereta api sebagai moda transportasi utama.

“KAI Daop 1 Jakarta memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Masyarakat pengguna kereta api, terima kasih juga kami sampaikan kepada para pelanggan KA, yang telah memilih transportasi KA sebagai pilihan utama,” pungkas ixfan.

Untuk informasi lebih lanjut terkait tiket, jadwal perjalanan dan pelayanan kereta api, masyarakat dapat menghubungi Customer Service KAI di stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121.

Ungkap Kasus Besar di Jateng, Kejati Jateng Apresiasi Langkah Tegas Menteri AHY Berantas Mafia Tanah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah (Kajati Jateng) Ponco Hartanto S.H., M.H., melalui Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Jateng Dr. Sunarwan S.H., M.H., menyatakan dukungan penuh terhadap Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) sekaligus Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam memberantas mafia tanah di Indonesia khususnya di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Asintel Sunarwan saat mengikuti kegiatan Konferensi pers ‘Pengungkapan Tindak Pidana Pertanahan di Jawa Tengah’ bersama Menteri AHY dan sejumlah satgas Anti Mafia Tanah, di Kantor Polda Jateng, Senin (15/7).

“Dalam upaya kami untuk memberantas mafia tanah, kami mendukung penuh langkah-langkah Kementerian ATR/BPN dengan memobilisasi sumber daya dari Polri dan Kejagung,” kata Asintel Sunarwan.

Dia menambahkan bahwa sinergi antara lembaga-lembaga ini akan menghasilkan hasil yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam menanggulangi praktik mafia tanah yang meresahkan.

Dalam Konferensi pers tersebut, Menteri AHY mengungkapkan dua kasus mafia tanah yang berhasil diidentifikasi di Provinsi Jawa Tengah.

Dalam penjelasannya, AHY menyatakan bahwa kasus pertama melibatkan sindikat yang beroperasi di wilayah Kota Semarang dilakukan oleh tersangka tersangka DBP.

Korban membeli rumah seluas 121 meter persegi dan membayar uang muka serta biaya lainnya sekitar Rp 250 juta. Saat mengajukan KPR, bank menolak karena belum ada akta jual beli (AJB). Ternyata, rumah tersebut telah dijual oleh tersangka kepada pihak lain. Korban meminta pengembalian uang, namun belum terealisasi.

Sementara untuk kasus kedua yang berada di Kabupaten Grobogan, Menteri AHY menjelaskan bahwa tersangka memalsukan akta otentik untuk mengalihkan kepemilikan tanah tanpa persetujuan pemilik sah, sehingga seolah-olah pemilik sah kehilangan haknya, dengan bantuan oknum notaris.

Dalam kasus kedua ini, permasalahannya yakni lahan eks HGB seluas 82,6 hektar dengan tersangka DB (66) selaku direktur PT Azam Anugerah Abadi (AAA), dengan potensi kerugian mencapai Rp 3,41 triliun.

” Kedua kasus sudah sampai pada tahap P21. Tersangka DB telah dijatuhi hukuman oleh Pengadilan Negeri Purwodadi. Untuk kasus DBP, tersangka dan barang buktinya sudah diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU),” ungkap Menteri AHY.

Dengan terungkapnya dua kasus ini, diharapkan masyarakat Jawa Tengah dapat lebih tenang dan yakin bahwa hak-hak mereka atas tanah akan terlindungi dengan baik.

Meriah! Kampung Toleransi Kenconowungu I Rayakan HUT Ke-7 dengan Syukuran

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kampung Toleransi di RT 02/ RW 02, Jalan Kenconowungu I Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, tampak berbeda dari biasanya. Pasalnya kampung yang dekat dengan masjid, klenteng dan gereja tersebut merayakan kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-7, dihalaman gang pada Sabtu (13/7/2024) malam.

Puluhan warga tampak antusias berkumpul menikmati pesta kuliner seperti ronde, tumpeng, sate, bakso, dan es krim, ditemani hiburan organ tunggal. Mereka sekaligus mengenang kejadian kriminalisasi yang pernah menyeret mantan Ketua RT2/ RW2 Karangayu, Ong Budiono. Kejadian itu terjadi pada 13 Juli 2017 dan malam ini genap 7 tahun hari bersejarah bagi warga Kenconowungu. Karena saat itu Ong Budiono yang juga owner perusahaan ekspor impor, Talenta Raya Group, harus yang dijerat tindak pidana gara-gara masalah sepele menagih iuran RT. Akan tetapi dinyatakan bebas murni oleh Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Kasus tersebut sempat menghebohkan warga Kota Semarang di masanya, karena tindak pidana pemerasan dan pengancaman akibat menarik iuran RT itu ditangani penyidik Mabes Polri. Namun, keadilan berpihak kepada Ong Budiono karena perkaranya di vonis bebas murninya diperkuat hingga tingkat Mahkamah Agung pada 15 November 2017.

“Hari ini genap 7 tahun, warga Kenconowungu I mengadakan syukuran. Sejarah ini tak boleh terlupakan, generasi penerus di kampung ini harus tahu,” kata Ong Budiono, dalam sambutannya.

Dihadapan awak media, pria yang akrab disapa Budiono, itu menceritakan dalam kasus itu setelah bebas murni pihaknya bersama warga merasa dirugikan, hingga akhirnya mengadukan perkaranya ke Presiden RI Joko Widodo, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Menkum dan HAM, Divisi Propam, dan Komisi Yudisial RI. Laporan itu sendiri diajukan oleh warga pendatang asal Jakarta bernama, Setiadi Hadinata, selaku Direktur PT Synergy Niagatama Indonesia (SNI).

Budiono, sendiri ketika itu sempat ditahan penyidik Mabes Polri selama 10 hari, dan saat persidangan menjadi tahanan kota. Jaksa penuntut umum bahkan menuntut Ong agar dipidana selama 5 tahun penjara dalam kasus yang terjadi pada Agustus 2012 hingga Februari 2013.

Adapun permasalahannya bermula saat Setiadi membeli ruko di jl Anjasmoro Raya, untuk kantornya, kemudian warga RT 02 pada 28 Agustus 2012 menagih iuran RT. Setiadi awalnya bersedia iuran, namun belakangan menolak iuran karena mengacu SPPT PBB bahwa rukonya masuk wilayah RT 01. Warga akhirnya protes dan demo atas sikap Setiadi, kemudian ditenangkan oleh Budiono selaku Ketua RT 01 untuk membicarakannya baik-baik.

“Saya sudah dirugikan oleh negara atas perkara ini, seharusnya memberikan ganti rugi karena terbukti tidak bersalah,” sebutnya, disela-sela acara menceritakan kejadiannya kepada wartawan, dihadiri advokat Semarang, Dr (Hc). Joko Susanto, Rinanda Asrian Ilmanta, dan Sekjend Pusat Paguyuban Petani Koro Pedang Indonesia (PPKPI), Emy Susanti, serta banyak lagi tokoh-tokoh Semarang.

Lemhannas RI Siap Bantu Persiapkan SDM BPIP, Kiki Syahnakri: BPIP Harus Bebas dari Kepentingan Politik

0

KARAWANG (Pertamanews.id) – Mengingat strategisnya peranan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), lembaga ini perlu melakukan evaluasi ke dalam. Alasannya adalah, lembaga ini perlu penguatan internal mengingat bahwa target audiens adalah seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, SDM BPIP harus memenuhi syarat agar pengimplementasian Pancasila tidak hanya sekedar program. Juga, tantangan dan ancaman terhadap Pancasila di tahun mendatang semakin kompleks, Minggu, (14/7)

Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) perlu dilibatkan untuk membantu penyiapan SDM BPIP dalam rangka pengimplementasian nilai-nilai Pancasila. SDM BPIP harus terlepas dari kepentingan politik suatu partai, golongan, suku ataupun ras. Harus independen dan juga memenuhi syarat untuk menjadi ujung tombak.

Demikian ditegaskan Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakari di sela-sela FGD Ketiga Kaji Ulang UUD 1945 yang mengambil thema, “Telaah 25 Tahun Implementasi Pancasila Di Era Reformasi”, yang diadakan di Universitras Buana Perjuangan (UBP), Karawang, Sabtu (13/07/2024). Acara yang diselenggarakan UBP dan Forum Komunikasi (FOKO) Purnawirawan TNI-Polri dihadiri 125 perguruan tinggi dari 26 provinsi seluruh Indonesia.

“Apa pentingnya BPIP ini, kan kita sudah bahas sejak awal. Pancasila menjadi Dasar Negara kita, dasar dalam kehidupan bernegara. Dan juga menjadi falsafah pandangan hidup kita. Jadi betapa penting Pancasila. Nah untuk itu, gimana mengimplementasikan Pancasilanya kepada sekian ratus juta rakyat Indonesia. Ini harus ada lembaga yang mengendalikan ini, itulah BPIP,” ujar Kiki Syahnakri yang merupakan salah satu inisiator dari Kaji Ulang UUD 1945.

“Betapa pentingnya BPIP tapi isi dari BPIP ini para politisi atau orang-orang yang ke-Pancasila-an-nya belum cukup. Yang politisi masih punya banyak kepentingan kemudian yang ditunjuk itu pancasilanya belum cukup ya belum mampu berkecimpung dalam wadah BPIP ini,” jelas Kiki

Wakasad tahun 2000-2002 ini berharap bahwa, ke depannya perlu diadakan evaluasi terutama terkait siapa saja yang cocok duduk di dalam BPIP ini. BPIP bukan untuk kaum politisi. Menurutnya, perguruan tinggi seperti Universitas Gadjahmada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Brawijaya (UB) yang memiliki prodi Pendidikan Pancasila perlu diikutsertakan. UBP juga ada Prodi tentang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

“Pertama-tama harus dimengerti, karena Pancasila itu milik bangsa dan negara Indonesia, mereka yang berada di sini harus independen dan tidak boleh terkait dengan politik praktis. Yang kedua adalah, mereka yang berada di BPIP, harus memililki pemikiran tentang Pancasila dan konsep implementasi nilai-nilainya termasuk tantangan Pancasial di masa depan,“ tegas Kiki Syahnakri.

Berkaitan dengan itu, Kiki Syahnakri mengusulkan, Lemhannas RI perlu dilibatkan dan difungsikan sebagai lembaga yang mampu memberikan masukan dalam hal, terutama, perekrutan orang-orang yang akan mengisi BPIP. Rekrutmen di BPIP itu harus sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan.

Terkait dengan Kaji Ulang UUD 1945, mantan Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) ini menyakin inisiatif dan langkah yang diambil. Hanya saja, Kiki mengakui, tantangan sangat berat. Karena banyak orang nyaman dengan sistem dan situasi yang sangat sesuai dengan pemikiran pragmatis mereka. Dan, ketika proses Amendemen UUD 1945, Amerika Serikat menempatkan National Democratic Institute (NDI) sebagai konsultan. Akibatnya, saat ini Indonesia dihadapkan pada situasi yang sangat komplek masalahnya.

“Yang diperlukan sekarang adalah kekuatan moral, kekuatan bangsa. Kekuatan itu ada pada kaum intelektual. Negeri ini dulu dimerdekakan oleh para intelektual. Boedi Oetomo itu intelektual, BPUPKI itu juga intelektual. Belakangan dalam mempertahankan kemerdekaan baru ada TNI di situ kan. Maka perlu penggalangan kelompok intelektual tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama juga harus digalang. Kalau bangsa Indonesia bulat kekuatan ini siapa pun tidak bisa bisa membendung kaji ulang ini,“ ujar  Kiki Syahnakri.

Amendemen tidak cocok, masih menurut Kiki, untuk memperbaiki UUD 1945 yang sudah diganti pasal-pasalnya. Yang dilakukan terhadap UUD 1945 itu bukan amendemen, tetapi pergantian karena sampai 97% pasal diubah. Kaji ulang itu menitikberatkan dari titik awal keberangkatan yakni UUD 1945 yang asli. Lalu ada perubahan secara addendum. Dari kaji ulang ini, mana yang baik dan sesuai dengan Pancasila akan diteruskan, yang tidak baik dan tidak sesuai dengan Pancasila akan dihilangkan.

“Yang perlu dilakukan sekarang adalah menyiapkan kaji ulang. Saran kami, itu kan ada komite konstitusi kelengkapan MPR. Komite konstitusi ini yang akan melakukan kaji ulang. Orang-orang yang akan mengkaji ulang bukan dari politisi tetapi dari ahli tata negara yang independen dan bebas dari kepentingan. Sehingga berpikir jenih. Ini demi masa depan bangsa dan negara,“ ujar Kiki Syahnakri.

Gunakan APBD 2,9 Miliar, Pemkot Semarang Targetkan Pembangunan Jembatan Nogososro Rampung Akhir Oktober 2024

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menargetkan pembangunan jembatan Nogososro rampung pada akhir Oktober 2024. Jembatan Nogososro merupakan jembatan penghubung wilayah Tlogosari Kulon dan Muktiharjo Kidul, Kota Semarang.

Pembangunan permanen Jembatan Nogososro tersebut menggunakan anggaran APBD senilai Rp 2,9 miliar.

Kepala Bidang Bina Marga DPU Kota Semarang, Bagus Irawan mengatakan, saat ini dua jembatan tersebut telah dibongkar, dan akan memasuki pemancangan sheetpile dan pembangunan pondasi jembatan.

“Mulai tanggal 9 Juli kita mulai bongkar Jembatan. Kemudian kami datangkan sheetpile dan bikin pondasinya (Jembatan, Red),” ujar Bagus, melalui sambungan telepon, Sabtu (13/7).

Setelah pembangunan pondasi, lanjut Bagus, akan dilakukan pembuatan struktur atas jembatan. Menurut dia, pembangunan tahap awal ini masih sesuai dengan yang ditargetkan DPU Kota Semarang.

Bahkan dirinya menyebut, target jembatan Nogososro jadi dan bisa dioperasionalkan yakni selesai akhir Oktober 2024. “Dua-duanya (jembatan-Red) kita bongkar. Nanti ada peninggian. Dua-duanya kita tinggikan, bahkan lebih tinggi dari jembatan sementara,” papar dia.

Bagus menyebut, di sisi jembatan akan dilengkapi dengan trash rack atau penyaring sampah. Trash rack bermanfaat untuk menyaring sampah yang terbawa arus sungai sehingga bisa terpusat dan dikendalikan.

“Trash rack ini fungsinya agar sampah tersaring dan tidak membebani wilayah di Muktiharjo Kidul. Kalau dibuka, wilayah itu akan terdampak, sehingga dengan filter tersebut sampah bisa tersaring untuk kemudian diambil oleh petugas,” katanya.

Tak hanya menyiapkan trash rack, lanjutnya, dilakukan pula pengerukan sedimentasi secara rutin di area sungai tersebut. “Kalau jembatan sudah jadi, kan harus ada pemeliharaan rutin, untuk mengambil sampah yang menyangkut di fast racknya,” imbuh dia.

Menurutnya, tak ada kendala berarti selama proses pembongkaran jembatan. Hanya saja beberapa pertokoan di area tersebut banyak mengeluh lantaran akses jalan ke tempatnya harus ditutup.

“Toko-toko sekitar banyak yang meminta akses jalan dibuka untuk motor, tapi itu bisa kami carikan solusi,” sebutnya.

Untuk pengendara yang biasanya melewati jembatan Nogososro, dapat memutar melewati area perkampungan warga. “Sudah ada rambunya, dan sudah kami siapkan jalur lain. Ada rambunya, masyarakat bisa melewati jalur lain, disana ada beberapa jalur alternatif, memang agak muter sedikit. Namun demi kepentingan bersama kami mohon pengertiannya,” ujar Bagus.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto mengatakan, pembongkaran jembatan sisi kanan dan kiri ini adalah untuk mempercepat pembangunan. Bahkan sosialisasi kepada warga masyarakat sekitar juga telah dilakukan DPU Kota Semarang.

Warto mengimbau masyarakat dapat menghindari jalur tersebut selama pembangunan agar tidak terjebak kemacetan. DPU menargetkan, penbangunan jembatan permanen akan selesai dalam waktu tiga bulan.

Dukung Pelestarian Alam Karimunjawa, Bacabup Witiarso Utomo: Teruslah Berkontribusi untuk Alam

0

JEPARA (Pertamanews.id) – Dalam rangka mendukung pelestarian lingkungan, wisata, dan menjaga warisan budaya, Bakal Calon Bupati Jepara Witiarso Utomo atau akrab disapa Mas Wiwit telah melaksanakan kunjungan tiga hari ke Karimunjawa, Kabupaten Jepara.

Kegiatan ini melibatkan berbagai aktivitas yang bermanfaat bagi alam dan masyarakat setempat. Rombongan Mas Wiwit berangkat ke Pulau Karimunjawa sejak Sabtu 6 Juli 2024 hingga Senin 8 Juli 2024.

Hari pertama kunjungan dimulai dengan acara pelepasan tukik (anak penyu) di Pantai Ujung Gelam Kepulauan Karimunjawa. Pelepasan ini bertujuan untuk meningkatkan populasi penyu yang semakin terancam punah akibat berbagai faktor.

Diketahui, dari 27 pulau di Karimunjawa, 22 pulau di antaranya merupakan tempat favorit bagi penyu berkembang biak. Seperti penyu sisik, penyu lekang, dan penyu hijau.

Pengendali Ekosistem Hutan Taman Nasional Karimunjawa, Kuswadi menuturkan, Mas Wiwit bersama rombongan melepas 50 lebih ekor tukik yang disiapkan oleh Balai Taman Nasional (BTN) Karimunjawa.

“Dari 1.000 telur penyu yang menetas, diperkirakan hanya satu yang mampu mencapai usia dewasa,” ujar Kuswadi.

“Untuk itulah, kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama melestarikannya. Masyarakat Karimunjawa juga bahu membahu menjaga kelestarian penyu dan ekosistemnya,” sambungnya.

Sementara itu, Mas Wiwit menilai langkah penebaran tukik di laut itu sangat penting untuk memastikan keberlangsungan hidup penyu di perairan.

“Penyu merupakan salah satu kekayaan laut kita yang harus dilindungi. Dengan melepas tukik ini, kita berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian ekosistem laut,” papar Mas Wiwit.

Kemudian, rombongan Mas Wiwit melakukan penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang di kawasan pesisir pantai Desa Kemujan. Penanaman mangrove ini penting untuk mencegah abrasi pantai, menyediakan habitat bagi berbagai spesies, dan membantu mitigasi perubahan iklim.

Dalam kegiatan ini, polisi hutan atau polhut, Sunardi turut serta menanam mangrove bersama warga dan menyampaikan, bahwa hamparan hutan magrove di Pulau Karimunjawa seluasa 300 hektare.

“Hutan mangrove tersebut selain menjadi sabuk laut alami di Taman Nasional Karimunjawa, juga menjada edukasi wisata bagi para pelancong,” terang Sunardi.

Melihat rimbunnya mangrove yang sangat terjaga, Mas Wiwit pun mengaku cukup terpukau dengan keindahan alam Karimunjawa. Oleh karena itu, dia turut serta menjaga keindahan alam dengan menanam mangrove.

“Mangrove memiliki peran vital dalam menjaga ekosistem pesisir. Mari kita jaga dan lestarikan bersama,” ujar Mas Wiwit.

Terakhir, kunjungan diisi dengan ziarah ke Makam Sunan Nyamplungan, salah satu tokoh penting dalam sejarah penyebaran Islam di Jawa. Ziarah ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, tetapi juga sebagai refleksi spiritual bagi para rombongan Mas Wiwit.

“Makam Sunan Nyamplungan mengingatkan kita akan pentingnya menjaga nilai-nilai spiritual dan budaya yang telah diwariskan,” terang Mas Wiwit.

Selain itu, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk berdialog dengan masyarakat Karimunjawa mengenai berbagai isu lingkungan hingga pariwisata.

Kunjungan tiga hari ini diakhiri dengan harapan bahwa upaya pelestarian lingkungan, wisata, dan penghormatan terhadap warisan budaya akan terus dilakukan oleh masyarakat luas.

“Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berkontribusi bagi alam, wisata, dan budaya,” tutup Mas Wiwit. (Btg)

PLN Apresiasi Implementasi Layanan Elektronik ATR/BPN Jawa Tengah: Proses Cepat dan Semakin Aman

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kantor Wilayah Jawa Tengah meluncurkan layanan elektronik untuk pengurusan administrasi pertanahan di Jawa Tengah. Produk digitalisasi ini diresmikan langsung oleh Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor Gubernur Jawa Tengah.

AHY menerangkan alasan BPN saat ini tengah gencar melakukan transformasi digital dikarenakan tuntutan zaman serta tuntutan pelayanan publik yang harus dijawab melalui digitalisasi.

Dirinya turut menyebut upaya ini akan memberikan banyak keuntungan serta menegaskan hadirnya Negara bagi masyarakat di tengah kompleksitas dan permasalahan dalam pertanahan. AHY juga menggambarkan melalui layanan elektronik ini, yang semula serba fisik akan menjadi serba elektronik.

“Digitalisasi akan semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan dalam melakukan pengurusan-pengurusan administrasi tanah. Makin cepat, makin efisien dan tentunya kita juga menghindarkan dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat, dunia usaha dan juga negara,” kata AHY.

AHY juga berharap agar ke depan permasalahan pertanahan dapat diselesaikan melalui implementasi digitalisasi ini. Dirinya juga menyadari bahwa diperlukan kepastian hukum untuk dapat menarik investor yang tentunya akan berdampak bagi ekonomi masyarakat.

Oleh karena itu dirinya mengharapkan layanan elektronik ini dapat segera diketahui masyarakat secara luas sehingga masyarakat dapat terhindar dari segala praktik-praktik yang merugikan.

“Saya dengan rendah hati mengajak semua stakeholder, semua pihak yang memiliki kewenangan, otoritas dan juga kepentingan untuk melakukan penataan pengelolaan tanah dan tata ruang ini. Mari kita bersama-sama bekerja keras, bersinergi dan berkolaborasi. Semakin baik kita berkolaborasi akan semakin baik pula outcome yang kita hasilkan,” lanjut AHY.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Jawa Tengah, Dwi Purnama mengatakan sebelum peluncuran layanan ini, pihaknya bekerja keras mempersiapkan digitalisasi ini dengan perbaikan data dan sistem. Saat ini, Dwi memperkirakan dalam tahun ini produk sertifikat elektronik akan mencapai 1 juta sertifikat elektronik di Jawa Tengah.

Pada acara peluncuran layanan ini juga sekaligus dilakukan serah terima sertifikat elektronik pertama kepada beberapa instansi, salah satunya adalah PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT).

Achmad Ismail sebagai Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi mengapresiasi langkah Kanwil ATR/BPN Jawa Tengah dalam digitalisasi sertifikat ini. Menurutnya, di tengah era yang semakin modern ini, digitalisasi memang sangat dibutuhkan khususnya untuk efisiensi, keamanan dan juga transparansi.

Selain itu juga menurutnya hal ini menjadi sejalan dengan transformasi digital aset yang tengah dijalankan oleh PLN.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Menteri ATR/BPN, Bapak AHY serta Kepala Kanwil BPN Jawa Tengah atas sertifikat elektronik pertama kami. Kami meyakini upaya ini menjadi langkah yang amat baik dan menguntungkan. Dengan sertifikat elektronik ini tentunya akan memberikan keamanan melalui kepastian hukum serta kepengurusan administrasi juga akan semakin cepat. Lebih jauh, sertfikat akan jadi lebih mudah disimpan sehingga menghindarkan dari kehilangan atau kerusakan sertifikat,” kata Ismail.

Inovasi Baru! Kini Ada Aplikasi SITAMAN, Permudah Masyarakat Bertamu ke DPRD Jateng

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sekretariat DPRD Jawa Tengah telah mengembangkan aplikasi bernama SITAMAN untuk meningkatkan layanan publik mereka. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus permohonan surat izin dan kunjungan ke Gedung Berlian.

Kepala Subbagian Protokol Bagian Humas Sekretariat DPRD Jateng, Donny A Kurnianto, SE MM menjelaskan bahwa SITAMAN merupakan respons atas kesulitan dalam pengelolaan permohonan kunjungan, seperti audensi, studi banding, dan demonstrasi, yang selama ini dilakukan melalui surat kepada Sekretariat. Aplikasi ini dapat diakses oleh masyarakat melalui komputer pribadi atau telepon pintar, memungkinkan pengajuan permohonan menjadi lebih mudah.

“Selama ini segala permohonan bertamu terutama kepada DPRD Jawa Tengah baik itu audensi, studi komparasi, edukasi (parlemen tur/studi tur), termasuk mau unjuk rasa melalui surat yang dikirim kepada Sekretariat. Kami ingin permohonannya lebih dipermudah melalui sebuah aplikasi yang bisa diakses oleh semua khalayak melalui personal computer (PC)/ laptop dan telepon pintar (smartphone),” ucapnya

SITAMAN, atau Sistem Informasi Tamu Gedung Berlian, dikembangkan setelah identifikasi masalah dan analisis dampak perubahan dalam pengelolaan kunjungan. Pengembangan aplikasi web ini merupakan bagian dari 10 program prioritas Pj Gubernur 2024 dalam meningkatkan layanan publik dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Selama ini kami berkutat pada hal prosedur atau tindakan terperinci (protokol) di Gedung DPRD Jateng ini belum ada sistem yang terintegrasi dalam pengelolaan tamu berkunjung di Kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah. Pencatatan tamu berkunjung masih secara manual, maka pada kesempatan ini kami mengajukan aksi perubahan berupa Pengelolaan Kehadiran Tamu Gedung Berlian melalui Sistem Informasi (web based) di Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Tengah,” jelas Donny.

Donny menambahkan bahwa sebelum adanya SITAMAN, pengelolaan kunjungan di Gedung DPRD Jateng dilakukan secara manual tanpa sistem terintegrasi. Dengan SITAMAN, semua permohonan kunjungan akan tercatat secara otomatis oleh administrator. Pemohon hanya perlu memasukkan data seperti nama instansi/lembaga, nomor kontak, tanggal, jam kunjungan, dan jenis kunjungan, serta tujuan dari kunjungan tersebut.

“Semua tinggal klik. Maka mendaftar, meregistrasi dapat dipermudah di manapun maupun kapan pun. Harapannya DPRD Jawa Tengah ini bisa menjadi Lembaga yang terbuka, welcome kepada siapa saja, masyarakat dengan mudah. Aplikasi ini sudah mendapat dukungan dari Sekretaris DPRD untuk nanti diintegrasikan dengan program Sipelawan,” ucapnya

Harapannya, dengan SITAMAN ini, DPRD Jawa Tengah dapat menjadi lembaga yang lebih terbuka dan ramah terhadap masyarakat, memudahkan proses pendaftaran dan registrasi kunjungan kapan pun dan di mana pun. Aplikasi ini juga direncanakan akan diintegrasikan dengan program Sipelawan yang didukung oleh Sekretaris DPRD.