spot_img
Beranda blog Halaman 27

Kejati Jateng Ungkap Modus Penarikan Kredit Ilegal, Pegawai Bank BUMN Ditahan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah (Kejati Jateng) resmi menahan seorang pegawai bank BUMN berinisial TPN, yang bertugas di Kantor Cabang Kutoarjo, Kabupaten Purworejo.

Ia diduga terlibat dalam praktik penyalahgunaan fasilitas perbankan yang merugikan negara lebih dari Rp 4,25 miliar.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Lukas Alexander Sinuraya, mengatakan TPN ditahan setelah penyidik memperoleh bukti kuat terkait modus yang dijalankan sepanjang tahun 2024.

“Penahanan dilakukan pada Selasa, 25 November 2025,” ujar Lukas dalam keterangannya, Rabu (26/11).

Dalam penyidikan, TPN yang bertugas sebagai Petugas Operasional Kredit (POK) diduga memanfaatkan kelemahan sistem internal untuk melakukan penarikan fasilitas pinjaman nasabah tanpa persetujuan.

Tidak hanya itu, TPN juga ditengarai mendebet dana simpanan milik sejumlah nasabah secara ilegal.

“TPN diduga menarik pinjaman dan mendebet rekening simpanan nasabah tanpa izin sepanjang tahun 2024,” jelas Lukas.

Aksi tersebut menimbulkan kerugian signifikan bagi bank BUMN tempatnya bekerja, dengan total mencapai Rp 4.253.280.000.

Berdasarkan alat bukti yang telah dikumpulkan, penyidik menetapkan TPN sebagai tersangka dan menjeratnya dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 atau Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Kejati Jateng menegaskan bahwa penindakan kasus seperti ini menjadi bagian dari upaya menjaga integritas sektor perbankan.

“Kami berkomitmen menindak setiap bentuk penyalahgunaan kewenangan yang berpotensi merusak kepercayaan publik,” tegas Lukas.

TPN saat ini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Perempuan Kelas II A Semarang dan akan menjalani masa penahanan awal selama 20 hari.***

Tri Hadirkan Panggung Inspiratif, Kembangkan Bakat Pelajar Lewat Seni dan Literasi AI

0

BANTUL (Pertamanews.id) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri kembali menginspirasi anak muda Indonesia lewat program Generasi Happy, membawa semangat Jadi Lebih Hebat dan mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence /AI), sebagai sarana kreativitas digital.

Tahun ini, Tri menghadirkan inovasi terbaru Generasi Happy Pensi, yang mengajak siswa di seluruh Indonesia meraih kesempatan menyelenggarakan pentas seni impian dengan dukungan penuh dari Tri.

SMK Negeri 1 Kasihan berhasil meraih voting tertinggi di wilayah Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, dan menjadi tuan rumah acara puncak Generasi Happy Pensi yang digelar hari ini di Pasar Seni Gabusan, Bantul.

Panggung Generasi Happy Pensi di Bantul menghadirkan Adrian Khalif sebagai bintang utama, serta musisi lokal kebanggaan Bantul, Kala Kita Music dan Desas Desus.

Selain panggung musik, Tri juga menghadirkan sesi Academy dengan tema “Jadi Lebih Hebat dengan AI” bersama igLEON, content creator favorit generasi muda, serta Maharani Divaningtyas Puteri Indonesia Inovasi dan Teknologi 2025.

Lewat sesi ini, para pelajar mendapatkan pengenalan praktis tentang AI dan cara menggunakannya untuk meningkatkan kreativitas serta kesiapan mereka memasuki dunia digital di era AI.

“Generasi Happy merupakan wujud konsistensi Tri dalam memberdayakan generasi muda Indonesia agar berkembang secara positif dan kreatif. Melalui edukasi pemanfaatan teknologi AI, wadah ekspresi seni, serta kompetisi antar sekolah dengan sistem voting nasional, setiap siswa mendapat kesempatan menunjukkan potensi terbaiknya. Kami mengapresiasi semangat luar biasa siswa-siswi SMK Negeri 1 Kasihan yang berhasil meraih suara terbanyak dan menjadi tuan rumah. Semoga Generasi Happy terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kompetisi positif di kalangan pelajar.” ujar Fahd Yudhanegoro, Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison.

“Terima kasih kepada Tri atas dukungan dan kesempatan yang diberikan, berbagai wawasan terkait literasi digital, serta panggung ekspresi yang mendorong siswa kami berkarya dan berkolaborasi. Kolaborasi ini menjadi pengalaman belajar yang berharga dan memotivasi mereka untuk terus berkembang serta meraih kesuksesan,” ujar Agus Suranto, S.Pd., M.Sn, Kepala SMK Negeri 1 Kasihan.

Panggung Generasi Happy Pensi juga semakin semarak dengan penampilan para pemenang Generasi Happy Bintang Sekolah, yakni Nrityanata dari SMKN 1 Kasihan yang menampilkan pertunjukan tari.

Penampilan ini menjadi wujud nyata dari misi Generasi Happy, yaitu memberi ruang berekspresi yang positif, menginspirasi generasi muda, dan menghadirkan pengalaman panggung profesional bagi talenta muda.

Untuk menegaskan komitmen pada ekosistem esports, Tri juga menghadirkan panggung bagi talenta muda Bantul dan sekitarnya melalui H3RO Gaming School Competition, pertandingan Mobile Legends sekaligus menjadi panggung bagi para talenta esports muda di Bantul unjuk keterampilannya.

Juara H3RO Gaming School Competition diraih oleh PL Esport dari SMA Pangudi Luhur Yogyakarta, yang tampil konsisten dan menutup laga penentuan dengan performa terbaik.
Program Generasi Happy Pensi juga berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis, antara lain Axioo, Vidio, Mobile Legends, Viu, Blibli, Gojek dan Mizone yang turut berkontribusi menghadirkan pengalaman belajar dan berkarya yang inspiratif bagi generasi muda Indonesia.

Tri juga menggelar kompetisi Generasi Happy AI School Creation, sebuah kompetisi pembuatan konten dengan memanfaatkan AI. Kompetisi ini berlangsung sepanjang periode Generasi Happy, mengajak para pelajar membuat gambar atau video bertema masa depan pendidikan, generasi AI, dan hidup berdampingan dengan AI.

Peserta dengan ide paling kreatif dan relevan akan dipilih untuk memenangkan hadiah smartphone sebagai apresiasi atas karya terbaik.

Hanya dengan membeli produk Perdana Happy senilai minimal Rp35.000 ataupun Isi Ulang Happy senilai minimal Rp20.000 dan mendaftarkan nomor Tri di situs generasihappy.tri.co.id, peserta dapat mendukung sekolah pilihan mereka untuk mendapatkan kesempatan menyelenggarakan pentas seni impian.

Selain itu, melalui pembelian produk Happy, pelanggan secara otomatis mendapatkan perlindungan kuat dari ancaman spam dan penipuan dengan fitur Tri AI: Anti Spam and Scam.

Dengan dukungan produk Tri yang lebih hemat, sinyal cepat, serta teknologi AIvolusi5G menggabungkan kecanggihan kecerdasan artifisial dengan kekuatan jaringan 5G, Generasi Happy Pensi menjadi wujud nyata semangat Jadi Lebih Hebat dan komitmen Tri untuk terus memberdayakan generasi muda Indonesia melalui inovasi, teknologi, dan kreativitas digital.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi generasihappy.tri.co.id. Ayo, jadi bagian dari Generasi Happy!***

Tim II Ekspedisi Patriot UNDIP Gali Potensi Komoditas Unggulan di Kawasan Transmigrasi Padang Ulak Tanding

0

BENGKULU (Pertamanews.id) — Tim II Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro (UNDIP) melakukan pemetaan potensi dan tantangan sektor pertanian di Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu dalam agenda kunjungan lapangan baru-baru ini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan UNDIP menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat.

Dalam rangkaian kunjungan lapangan tersebut, tim mendatangi enam Satuan Pemukiman (SP) Taktoi, Taba Tinggi, Belumai II, Kasie Kasubun, Bukit Merbau, dan Karang Baru yang selama bertahun-tahun menjadi sentra produksi komoditas unggulan masyarakat lokal, seperti kopi robusta, karet, sawit, padi, serta durian lokal khas wilayah tersebut.

Setiap desa menunjukkan karakteristik dan kekuatan yang berbeda, menggambarkan keragaman potensi agraris yang dapat terus dikembangkan untuk mendorong ekonomi masyarakat.

Kopi robusta masih menjadi komoditas utama yang mendominasi hampir seluruh desa. Di SP Taba Tinggi, masyarakat mulai menerapkan teknik sambung kopi melalui pendampingan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Padang Ulak Tanding.

Langkah ini dinilai sebagai inovasi penting untuk meningkatkan mutu dan produktivitas kopi lokal, terlebih Rejang Lebong dikenal sebagai salah satu penghasil kopi robusta berkualitas di Indonesia.

Selain kopi, komoditas karet juga masih diusahakan secara luas. Namun, ketidakstabilan harga dan ketergantungan pada kondisi cuaca mendorong sebagian petani mulai melirik sawit sebagai alternatif yang dianggap lebih menjanjikan secara ekonomi.

Di SP Belumai II, masyarakat memadukan budidaya kopi, karet, dan padi, sementara pemerintah setempat tengah menyiapkan program percetakan sawah rakyat sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat produksi beras melalui pemanfaatan lahan potensial.

SP Kasie Kasubun memiliki keunggulan tersendiri dengan varietas durian lokal yang kerap menjuarai festival buah di Padang Ulak Tanding dan dipasarkan hingga luar Pulau Sumatera.

Meski demikian, durian tersebut belum memiliki nama khas yang dapat menguatkan identitas daerah dan menambah nilai jualnya.

Sementara itu, SP Karang Baru menghadapi kendala kesuburan tanah yang diduga mengandung kapur, sehingga mempengaruhi produktivitas tanaman.

Masyarakat setempat membutuhkan analisis tanah dan pendampingan teknis lanjutan agar dapat menentukan komoditas yang paling sesuai.

Di tengah besarnya potensi yang dimiliki wilayah ini, infrastruktur pertanian masih menjadi tantangan utama. Banyak jalan usaha tani dan jalan menuju kebun berada dalam kondisi rusak berat. Di beberapa titik seperti SP Bukit Merbau dan SP Taktoi, kendaraan roda empat tidak dapat melintas dan hanya sepeda motor berantai yang mampu melewati medan berlumpur saat musim hujan.

Kondisi ini tidak hanya menyulitkan distribusi hasil panen, tetapi juga menghambat kegiatan penyuluhan dan pendampingan pertanian.

Akses terhadap pupuk bersubsidi juga menjadi persoalan krusial. Banyak petani belum tergabung dalam kelompok tani sehingga tidak terdaftar di SIMLUHTAN, yang merupakan syarat utama memperoleh pupuk subsidi.

Beberapa warga juga belum tercatat di Dukcapil, sehingga tidak dapat melampirkan identitas KTP dan KK sebagai dokumen pendukung.

Di sisi lain, pupuk non-subsidi dinilai terlalu mahal, membuat sebagian petani hanya memupuk sekali setahun atau bahkan tidak sama sekali, yang berdampak pada turunnya produktivitas kebun.

BPP Padang Ulak Tanding menjelaskan bahwa layanan pendampingan saat ini mencakup dua kecamatan, yakni Padang Ulak Tanding dan Binduriang.

Beban kerja yang besar membuat penyuluhan belum dapat dilakukan secara optimal, sehingga dibutuhkan penataan ulang dan dukungan kelembagaan agar pendampingan lebih efektif dan merata.

Meskipun menghadapi berbagai tantangan struktural dan teknis, masyarakat di enam SP tetap menunjukkan semangat luar biasa.

Mereka terus berusaha memperbaiki kualitas tanaman, memelihara kebun, dan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Tim II Ekspedisi Patriot UNDIP menyimpulkan bahwa peningkatan mutu infrastruktur pertanian, perbaikan akses pupuk, serta pendampingan berkelanjutan berpotensi mendorong komoditas kopi robusta, padi, hingga durian lokal menjadi motor penggerak ekonomi baru Padang Ulak Tanding.

Melalui kegiatan ini, UNDIP menegaskan komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat dan berkontribusi pada pembangunan daerah melalui riset terapan, pemberdayaan, dan penguatan sektor agraris.

Semangat UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat dan mendukung program Diktisaintek Berdampak terus diwujudkan melalui kerja nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.***

Kotta Hotel Semarang x OMG Beauty Hadirkan Energi Seru di Kotta Space Lewat Poundfit with PassandPound

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kotta Hotel Semarang menggelar event Kotta x OMG Beauty – Poundfit with PassandPound di Kotta Space. Acara berlangsung pada 23 November 2025 di area depan hotel dan menghadirkan sesi olahraga penuh energi. Peserta bergerak bersama di ruang outdoor Kotta yang ikonik dan membawa suasana yang seru, fresh, dan fun.

Tim PassandPound memandu rangkaian pemanasan, sesi poundfit berirama, dan pendinginan. Atmosfer terasa hangat. Para peserta menikmati energi kebersamaan yang membuat olahraga terasa seperti aktivitas komunitas yang menyenangkan.

Dukungan OMG Beauty ikut membuat acara semakin meriah. Skincere dan Hairritual juga berpartisipasi dengan membagikan voucher dan goodie bag. Peserta pulang dengan tubuh lebih bugar, mood lebih positif, dan hadiah yang bisa dibawa pulang.

Kotta Space kembali menunjukkan perannya sebagai ruang kreatif untuk berbagai kegiatan. Lokasi ini menjadi tempat ideal untuk aktivitas komunitas seperti olahraga, musik, seni, dan program kreatif lainnya yang memberi pengalaman segar bagi warga Semarang.

Kotta Hotel Semarang membuka peluang kolaborasi bagi komunitas, brand, dan pelaku kreatif. Tujuannya menghadirkan event yang mendukung gaya hidup dan kreativitas di kawasan Kota Lama Semarang.

Untuk informasi dan reservasi event:
Louisa – ‪+62 813-8682-8588‬
Kotta Hotel Semarang Jl. Taman Srigunting No.14 Kota Lama, Semarang
Instagram: @kottalama.semarang
Website: www.kottahotels.com

Serunya Anak-Anak Membuat Pizza di Cooking Class “Mini Pizza Workshop” Kolaborasi Kotta Hotel Semarang x Kido

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Cemil Dining yang berada di kawasan Kota Lama Semarang menggelar Mini Pizza Workshop. Acara ini merupakan kolaborasi antara Kotta Hotel Semarang dan Kido. Kegiatan berlangsung pada Minggu, 23 November 2025 dan diikuti anak-anak dengan antusias.

Anak-anak belajar membuat pizza dari awal, mulai dari membentuk adonan, menambahkan saus dan topping pilihan, lalu memanggang hasil kreasi mereka sendiri. Suasana Cemil Dining yang estetik dan nyaman membuat kegiatan terasa hangat bagi peserta dan orang tua.

Setiap peserta menerima apron, sertifikat, goodie bag, dan mini pizza buatan sendiri. Anak-anak juga belajar proses memasak, melatih kreativitas, dan membangun rasa percaya diri.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menghadirkan pengalaman berbeda di Cemil Dining. Tempat yang tidak hanya untuk menikmati hidangan, tetapi juga menjadi ruang bagi anak dan keluarga untuk belajar dan bersenang-senang bersama,” ujar perwakilan dari Kotta Hotel Semarang.

Cemil Dining mengadakan workshop tematik setiap bulan. Program ini meliputi kelas memasak dan kegiatan kreatif lainnya. Tujuannya menciptakan ruang interaksi dan komunitas yang positif di kawasan Kota Lama.

Untuk informasi dan reservasi event:
Louisa – ‪+62 813-8682-8588‬
Kotta Hotel Semarang Jl. Taman Srigunting No.14 Kota Lama, Semarang
Instagram: @kottalama.semarang
Website: www.kottahotels.com

Peringati 11 Tahun, PSI Kota Semarang Fokus Bangun Militansi dan Loyalitas Kader

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Semarang menggelar peringatan 11 Tahun PSI dengan mengusung tema “Udayah Navasaktih: Kebangkitan PSI Kekuatan Baru Indonesia Maju.”

Momentum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi untuk memperkuat komunikasi dan soliditas pengurus hingga level kecamatan.

Ketua DPD PSI Kota Semarang, Bangkit Mahanantiyo, menegaskan pentingnya komunikasi berjenjang dan peran kepemimpinan di setiap tingkat organisasi.
“Berharap untuk bisa menjalin komunikasi dengan teman-teman yang ada di bawahnya. Nyuwun sewu, tanpa mengurangi rasa hormat, ketua DPC itu saya kepingin ada pentokohan di kecamatannya masing-masing. Bayangkan kalau saya tidak menjalin komunikasi dengan ketua, tiba-tiba saya masuk mungkin ke sekretaris, kebendahara, atau ke kader. Panjenengan percuma kita bikin struktur, ya kan?” ujarnya, saat memberikan sambutan, di Hotel Quest Semarang, Minggu (23/11).

Bangkit menekankan bahwa struktur organisasi hanya akan berjalan efektif apabila setiap informasi dari DPD bisa tersampaikan hingga kader di tingkat paling bawah.

“Kalau saya sudah bikin struktur, ketika ada informasi tidak turun sampai ke bawah, berarti ini yang harus kita refleksikan dalam momentum ini. Karena di sini semua DP-nya hadir beserta para ketuanya. Saya kepingin dengan adanya wadah untuk teman-teman ketua ini bisa menjualkan setiap informasi dari DPD,” tambahnya.

Ia juga menyinggung pengalaman masa lalu saat komunikasi tidak berjalan baik dan berharap kondisi tersebut tidak terulang.

“Refleksi sebelas tahun ini, kalau komunikasi terjalin, apa yang kemarin pernah dirasakan teman-teman—nggak usah saya sebut DPD-nya belum ketua kok ada yang bagi sesuatu ketua,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Bangkit menegaskan komitmennya terhadap organisasi dan menegaskan bahwa kepentingan PSI berada di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Saya setiap benturan dengan siapapun karena kepentingan yang saya bawa adalah kepentingan organisasi. Saya sendiri pun nggak tahu besok mau ke mana, tapi saya sudah pernah buktikan tahun kemarin saya nggak maju ke mana-mana. Ini salah satu bentuk militansi saya, bahwa organisasi harus ditempatkan di tempat paling tinggi. Tidak ada siapapun yang boleh melebihi organisasi itu sendiri,” Lanjutnya.

Ia kemudian mengajak seluruh ketua di tingkat DPC hingga ranting untuk memperkuat arah gerak dan langkah organisasi ke depan.

“Di 11 tahun ini saya ingin pastikan kepada para ketua, terutama: ayo, perintah saya kira-kira organisasi mau dijadikan apa? Sedih dan terbangun—yang terbantu siapa?” tegasnya.

Perayaan HUT ke-11 PSI ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan serta konsolidasi internal, menjadikan PSI Kota Semarang semakin solid dan siap berperan sebagai kekuatan baru dalam peta politik Indonesia.***

UMKM Jomblang Dapat Pelatihan Foto Produk dari Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM

0
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) berfoto bersama dengan para pelaku UMKM Kelurahan Jomblang usai menggelar Pelatihan Foto Produk di Balai Kelurahan Jomblang, Semarang, Sabtu (22/11) lalu.

SEMARANG (Pertamanews.id) — Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) menggelar Pelatihan Foto Produk untuk pelaku UMKM Kelurahan Jomblang guna meningkatkan kualitas promosi di media sosial, berlangsung di Balai Kelurahan Jomblang, Semarang, Sabtu (22/11) lalu.

Pelatihan ini fokus membekali pelaku UMKM dengan teknik dasar foto produk agar mampu menghasilkan visual yang lebih menarik dan kompetitif di platform digital.

Di tengah persaingan pemasaran online, kualitas foto dinilai menjadi faktor penting dalam menarik konsumen.

“Kami ingin membantu pelaku UMKM memahami dasar visual branding dan teknik foto produk yang bisa diterapkan dengan peralatan sederhana,” ujar perwakilan panitia.

Peserta mendapatkan materi komprehensif, mulai dari komposisi foto, teknik pencahayaan, pengaturan latar dan props, tips memotret memakai smartphone maupun kamera, hingga editing menggunakan aplikasi gratis.

Setelah sesi teori, peserta langsung praktik memotret produk mereka dengan bimbingan instruktur.

Salah satu hasil foto produk makanan yang diambil oleh peserta dan mahasiswa dalam sesi praktik Pelatihan Foto Produk.

Pelatihan mendapat respons positif. Laila, pelaku UMKM Depot Segeran, mengaku pelatihan ini membuka wawasan baru.

“Saya jadi tahu seperti apa foto produk yang bagus dan bagaimana pencahayaan yang tepat. Promosi di media sosial juga jadi lebih mudah,” katanya.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM menegaskan kegiatan ini akan berlanjut melalui program pemberdayaan masyarakat lainnya, terutama terkait literasi digital dan komunikasi pemasaran.

“Harapannya, pelatihan ini bisa memberi dampak nyata bagi UMKM dalam meningkatkan kualitas promosi dan memperluas jangkauan pelanggan,” tambah panitia.***

Lewat Media Gathering, ARTOTEL Suites Bianti Mantapkan Diri sebagai Hotel Berkarakter Seni

0

SURAKARTA (Pertamanews.id) – ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta memperkuat posisinya sebagai hotel bintang lima berkarakter dengan menggelar Media Hangout Solo: Up Close, sebuah media gathering yang diadakan bersama Hotel Laksana Solo managed by Dafam.

Acara yang berlangsung di Losso Kitchen pada Kamis (20/11) ini dihadiri media, pelaku kreatif, serta manajemen kedua hotel di bawah naungan Artotel Group, dan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh interaksi.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangun kedekatan dengan insan media sekaligus memperkenalkan tiga visi utama ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta, yang disampaikan oleh Director of Sales & Marketing, Yusnie Azhari.

  1. Wellness & Sustainability
    Dalam visinya, ARTOTEL Suites Bianti menempatkan kesejahteraan tamu sebagai prioritas. Konsep wellness diwujudkan melalui kualitas tidur yang optimal, pilihan menu sehat dan bergizi, serta aktivitas kebugaran yang bisa dinikmati selama menginap.
    Hotel ini juga menempatkan keberlanjutan sebagai komitmen utama.

Beragam fasilitas ramah lingkungan diterapkan, seperti amenities berbahan dasar singkong yang mudah terurai dan sedotan jagung yang ramah lingkungan.

  1. Art & Culture
    Sebagai hotel yang mengusung perpaduan seni dan budaya, ARTOTEL Suites Bianti aktif menjadi ruang apresiasi bagi seniman lokal.

Berbagai kolaborasi telah dilakukan dengan komunitas seni tradisional seperti wayang dan sendratari, serta penyelenggaraan program More Than Jazz Art.

Lobi hotel pun difungsikan sebagai ruang pamer bagi seniman perupa yang ingin menyelenggarakan pameran secara berkala, menjadikannya bagian dari ekosistem seni di Yogyakarta.

  1. Personalized Service
    Visi ketiga menekankan layanan personal yang disesuaikan dengan preferensi tiap tamu. Salah satu inovasinya adalah layanan A-Buddy, asisten pribadi yang siap membantu kebutuhan tamu selama menginap.

Hanya dengan menekan tombol “A” pada telepon kamar, tamu dapat terhubung langsung dan mendapatkan pendampingan cepat.

“Dengan menghadirkan ketiga pilar tersebut, ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman menginap yang bermakna, autentik, dan relevan bagi setiap tamu, sekaligus memperkuat posisinya sebagai destinasi pilihan bagi wisatawan yang mencari lebih dari sekadar akomodasi,” tutur Yusnie Azhari.

Acara ini menjadi bukti komitmen ARTOTEL Suites Bianti untuk terus berinovasi dan memperluas jaringan kolaborasi, terutama bersama komunitas media dan kreatif di Solo Raya.***

UNDIP Jadi Kampus Pertama Gelar “What’s Up Kemenkum – Campus Calls Out” untuk Perkuat Literasi Hukum Digital

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Diponegoro menjadi kampus pertama yang menyelenggarakan program edukatif nasional “What’s Up Kemenkum – Campus Calls Out”, sebuah forum dialog publik Kementerian Hukum RI yang dirancang untuk memperkuat literasi hukum mahasiswa di tengah pesatnya aktivitas bisnis digital.

Mengusung tema “Beneficial Ownership: dari Bisnis Kampus hingga Bisnis Miliaran”, kegiatan ini membahas regulasi bisnis, integritas hingga pentingnya transparansi kepemilikan manfaat (beneficial ownership), integritas dalam berusaha, serta risiko penyalahgunaan identitas dalam pendirian perusahaan.

Kegiatan yang berlangsung di Muladi Dome UNDIP pada Rabu, 19 November 2025 diikuti sebanyak 1270 mahasiswa secara luring maupun daring menghadirkan Menteri Hukum RI, Dr. Supratman Andi Agtas, S.H., M.H., dan tokoh nasional lain seperti, Ivan Yustiavandana, S.H., LLM (Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan – PPATK), dan Sherly Tjoanda Laos, S.E., M.M (Gubernur Maluku Utara).

Acara yang dipandu Fristian Griec sebagai host dan Insan Nur Akbar sebagai co-host menghadirkan narasumber Guru Besar FH UNDIP, Prof. Dr. Paramita Prananingtyas, S.H., LLM. Dengan format dialog yang interaktif, mahasiswa diberikan kesempatan untuk memahami langsung isu-isu strategis hukum dan bisnis dari para pengambil kebijakan.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Menteri Hukum RI beserta jajaran, serta seluruh narasumber yang berkenan hadir dalam forum edukatif ini.

Ia menyampaikan rasa terhormat karena kehadiran tokoh-tokoh nasional di lingkungan kampus UNDIP, terutama bagi Fakultas Hukum yang telah lama menjadi salah satu pusat unggulan kajian hukum di Indonesia.

Rektor juga menyoroti kontribusi para akademisi dan alumni UNDIP yang banyak mewarnai perkembangan ilmu hukum nasional, sebagai bukti bahwa kampus ini terus menunjukkan kualitas dan reputasi yang kuat di tingkat nasional maupun global.

Lebih lanjut, Rektor menyatakan UNDIP sejak awal berdiri berkomitmen menjadi ruang dialektika yang terbuka dan progresif. Menurutnya, kampus harus menjadi tempat aman bagi mahasiswa untuk berpikir kritis, menguji gagasan, dan terlibat dalam pembahasan publik tanpa rasa takut atau ragu.

Ia menegaskan “Kebebasan akademik adalah fondasi penting perkembangan ilmu pengetahuan, dan forum seperti Campus Calls Out menjadi ruang ideal bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan sekaligus mengasah sensitivitas mereka terhadap isu kebangsaan,” ujarnya.

Dengan menjadikan NKRI sebagai koridor moral dan intelektual, Prof. Suharnomo berharap kegiatan ini mampu memberikan inspirasi baru serta memperkuat karakter mahasiswa sebagai generasi yang berintegritas dan berdampak.

Pada sesi podcast, Menteri Supratman Andi Agtas menyoroti pentingnya ketelitian dalam pengisian data saat mendirikan usaha.

“Pengisian data saat membuat bisnis itu sangat penting. Kita harus mengisi nama orang yang sesuai dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia mengungkapkan bahwa langkah sederhana namun fundamental ini mencegah penyalahgunaan identitas yang dapat melemahkan integritas perekonomian.
Menteri Supratman juga menekankan bahwa kejujuran adalah modal terbesar dalam dunia usaha.

“Kalau kita jujur, lembaga pembiayaan mana pun akan mendekatimu. Integritas adalah pintu pertama menuju kepercayaan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa beneficial ownership adalah bagian dari komitmen Indonesia di forum internasional untuk menertibkan proses perpajakan, mencegah penyalahgunaan korporasi, dan memperkuat kepastian hukum.

Sementara itu, Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, menjelaskan risiko besar ketika pendirian bisnis dilakukan dengan identitas tersembunyi atau menggunakan nama orang lain.

“Semakin mudah seseorang mendirikan bisnis dengan identitas yang disembunyikan, semakin besar risikonya,” jelas Ivan. Menurutnya, kondisi ini membuka celah bagi tindak pidana seperti korupsi, narkotika, perpajakan, hingga perjudian online.

Ivan juga menegaskan bahwa PPATK terus melakukan penelusuran terhadap usaha-usaha yang izin dan struktur kepemilikannya tidak lengkap.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar berhati-hati dengan peluang bisnis digital seperti fintech, crypto, wallet dompet digital dan gaming karena sektor-sektor ini sering menjadi sarana baru pencucian uang jika tidak dikelola dengan transparan.

Saat sesi talkshow, Gubernur Sherly Tjoanda menyampaikan bahwa fondasi terpenting dalam membangun bisnis adalah kepercayaan, reputasi, dan kepatuhan hukum.

“Modal bisnis bukan hanya uang, tetapi nama baik dan reputasi,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa transparansi dalam akta perusahaan, laporan keuangan, serta kepatuhan legal adalah kunci untuk menarik minat investor dan memperluas peluang pendanaan.

Sherly juga berpesan bahwa integritas dan daya juang adalah kualitas yang paling dicari di dunia kerja hari ini.

“Banyak orang pintar, tetapi tidak semua punya integritas dan kemauan untuk terus belajar. Itu yang membedakan seseorang mampu bertahan,” ujarnya. Ia mendorong mahasiswa untuk memperluas jejaring sejak di kampus karena network is net worth di mana modal sosial yang akan membuka peluang masa depan.

Sebagai akademisi, Guru Besar FH UNDIP, Prof. Paramita Prananingtyas (Prof. Mita), menegaskan bahwa pentingnya beneficial ownership bukan sekadar mandat regulasi, tetapi kebutuhan untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang bersih.

Ia menyebutkan bahwa usaha kecil sekalipun membutuhkan akuntabilitas sejak awal, karena bisnis yang dibangun tanpa fondasi legal yang kuat mudah tersangkut persoalan hukum ketika berkembang.

“Pondasi hukum harus benar sejak awal: siapa pemilik modalnya, siapa penerima manfaatnya. Semua harus transparan karena di era digital tidak ada yang benar-benar bisa disembunyikan,” ujarnya.

Prof. Mita juga mendorong mahasiswa memanfaatkan berbagai program kewirausahaan UNDIP yang telah dirancang untuk menumbuhkan jiwa bisnis sejak dini, sekaligus menanamkan etika bisnis dan kepatuhan hukum sebagai prinsip utama.

Acara Podcast ini semakin menarik dengan sesi Q&A, dialog langsung antara mahasiswa dan narasumber, serta segmen kreatif Roleplay “CEO Dadakan” yang menguji kemampuan mahasiswa dalam mengambil keputusan bisnis secara cepat dan tepat.

Kegiatan ditutup dengan pemberian apresiasi bagi pemenang roleplay, penanya terbaik, dan peserta Instagram Reels Challenge, disusul penyerahan cinderamata antara Menteri Hukum dan Rektor UNDIP serta sesi foto bersama.

Melalui acara ini, seluruh pemangku kepentingan menegaskan bahwa transparansi data, integritas, dan kepatuhan hukum adalah pilar utama dalam membangun bisnis yang sehat dan berdaya saing.

Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pegangan generasi muda dalam membangun masa depan ekonomi Indonesia yang lebih kokoh.

Dengan terselenggaranya acara perdana ini, UNDIP memperkuat komitmennya sebagai kampus yang memajukan edukasi hukum dan berkontribusi nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat dan prinsip Diktisaintek Berdampak.***

ARTOTEL Yogyakarta Suguhkan Acara Keluarga Lengkap dengan Parenting Talk dan Workshop Anak

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Dalam rangka memperingati World Children’s Day, ARTOTEL Yogyakarta menghadirkan program spesial untuk anak-anak bertajuk Learn & Learn – English & Math Competition, hasil kolaborasi dengan Ruangguru.

Program ini tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga memberikan pengalaman kreatif dan interaktif di lingkungan hotel yang modern dan penuh inspirasi.

Kompetisi Learn & Learn dibuka untuk tiga kategori peserta, yakni Kindergarten, Primary School, dan Junior High School. Acara akan berlangsung pada 6 Desember 2025, mulai pukul 09.00 hingga selesai, di area ARTOTEL Yogyakarta.

Selain kompetisi akademik, anak-anak juga dapat menikmati berbagai aktivitas menarik seperti Face Painting dan Donut Workshop yang dirancang untuk memicu kreativitas dan memberikan pengalaman bermain yang menyenangkan.

Tidak hanya fokus pada anak-anak, ARTOTEL Yogyakarta juga menyiapkan sesi Parenting Talk bersama dr. Juliani, Sp.A(K), Subspesialis Neonatologi dari Siloam Hospitals Yogyakarta. Sesi ini memberikan edukasi seputar tumbuh kembang anak, sehingga kegiatan ini memberikan manfaat menyeluruh bagi seluruh keluarga.

Putri Sonia, Marketing Communication ARTOTEL Yogyakarta, mengatakan,“Perayaan World Children’s Day ini kami kemas sebagai momen di mana anak-anak dapat belajar sekaligus bermain dengan cara yang menyenangkan. Kolaborasi dengan Ruang Guru menjadikan program ini lebih bermakna, karena kami ingin memberikan pengalaman yang positif dan mendidik bagi anak-anak serta orang tua.”

General Manager ARTOTEL Yogyakarta, Andre Harso Binawan, turut menambahkan,“World Children’s Day adalah momen penting untuk merayakan kreativitas dan semangat belajar anak-anak. Melalui Learn & Learn Competition ini, kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya edukatif, tetapi juga menghibur dan membangun hubungan yang hangat antara anak dan orang tua. ARTOTEL Yogyakarta selalu berkomitmen untuk menghadirkan program yang relevan, menyenangkan, dan memberikan pengalaman berbeda bagi seluruh tamu dan masyarakat.”

Seluruh rangkaian kegiatan Learn & Learn Competition ini terbuka untuk umum dengan harga tiket mulai IDR 125.000 – 175.000 sesuai kategori.

Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui Instagram @artoteljogja, berkunjung langsung ke ARTOTEL Yogyakarta, menghubungi 0815-7288-9333, atau melalui website artotelyogyakarta.com.***