spot_img
Beranda blog Halaman 281

BPS Jateng Catat Jumlah Penduduk Bekerja di Jateng Melonjak, Pengangguran Alami Penurunan  

0

SEMARANG (Pertamanews.id) –  Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah melaporkan penurunan jumlah pengangguran berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2024. Jumlah orang yang bekerja meningkat menjadi 20,41 juta orang, naik sebesar 0,45 juta orang dari sebelumnya. Sementara itu, jumlah pengangguran turun menjadi 0,94 juta orang, menyusut sebesar 0,17 juta orang.

Dalam konferensi pers daring, Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Dadang Hardiwan, menyatakan bahwa Sakernas dilakukan untuk memahami situasi ketenagakerjaan dalam suatu daerah selama satu tahun terakhir.

Dari hasil survei tersebut, Dadang menyimpulkan bahwa jumlah angkatan kerja mencapai 21,35 juta orang. Jumlah orang yang bekerja naik, sementara jumlah pengangguran atau Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Tengah semakin menurun, mendekati angka sebelum pandemi Covid-19.

Pada Februari 2023, jumlah orang yang bekerja mencapai 19,96 juta orang. Angka ini meningkat sebesar 0,45 juta orang menjadi 20,41 juta orang pada Februari 2024.

“Sepanjang periode Februari 2023, hingga Februari 2024, terjadi penyerapan tenaga kerja di jateng sebanyak 0,45 juta orang menjadi 20,41 juta orang. Perekonomian yang menggeliat menunjukkan kondisi ketenagakerjaan yang semakin baik. Ini ditunjukkan angka pengangguran turun 0,17 juta orang menjadi 0,94 juta orang pada Februari 2024,” papar Dadang.

Menurut catatan BPS Jawa Tengah, pada Februari 2020 jumlah pengangguran di provinsi tersebut mencapai 0,80 juta jiwa (4,20 persen), meningkat menjadi 1,12 juta jiwa (5,96 persen) pada Februari 2021.

Puncaknya terjadi pada Februari 2022 dengan jumlah pengangguran mencapai 1,19 juta jiwa (5,75 persen). Namun, kondisinya mulai membaik pada Februari 2023 menjadi 1,10 juta jiwa (5,24 persen) dan pada Februari 2024, jumlah penganggur menjadi 0,94 juta jiwa atau 4,39 persen.

“Tren TPT terus menurun. TPT Februari 2024 mendekati sebelum pandemi sebesar 4,39 persen ini, menimbulkan sentimen positif membaiknya kondisi ketenagakerjaan di Jawa Tengah,” tuturnya.

Dadang juga menyatakan bahwa dari sudut pandang partisipasi angkatan kerja (TPAK), perempuan lebih banyak mendominasi dibandingkan laki-laki.

“Selama setahun terakhir, peningkatan TPAK penduduk perempuan lebih tinggi dibanding laki-laki. TPAK laki-laki turun 1,41 persen poin, dibanding Februari 2023 menjadi 84,13 persen. Sementara TPAK perempuan meningkat 1,18 persen poin menjadi 60,30 persen,” jelas Dadang.

Bila melihat lapangan pekerjaan yang menyerap tenaga kerja paling banyak, sektor pertanian masih mendominasi. Namun, dalam periode Februari 2023 hingga Februari 2024, terdapat tiga sektor usaha yang mendominasi penyerapan tenaga kerja, yaitu sektor akomodasi dan makanan menyerap 153 ribu orang, sektor administrasi pemerintahan 120 ribu orang, dan jasa lainnya 109 ribu orang.

Percepat Layanan Perizinan, Walikota Semarang Launching Layanan One Hour Nakes (L1ON)

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu melaunching Layanan One Hour Nakes (L1ON) sebagai bentuk percepatan pelayanan perizinan bagi tenaga kesehatan.

Jika biasanya proses pembuatan izin praktek untuk tenaga kesehatan (Nakes) membutuhkan waktu hingga 7 hari. Sebagai hadiah di Ulang Tahun Kota Semarang, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan percepatan layanan perijinan Nakes hanya membutuhkan waktu 1 jam saja.

Hal ini disampaikan Wali kota yang akrab disapa Mbak Ita dalam rangkaian kegiatan HUT ke-477 Kota Semarang di Ballroom RSD KRMT Wongsonegoro (RSWN) Semarang, Senin (6/5).

“Dalam rangkaian HUT Kota Semarang ini ada kolaborasi luar biasa antara DPMPTSP, DKK, dan RSWN. Sinergitas ini untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kota Semarang,” ujar Mbak Ita disela acara.

Mbak Ita juga mengapresiasi dan menekankan pentingnya perizinan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat di Kota Semarang.

“Dulu di DPMPTSP, tenaga kesehatan membutuhkan waktu seminggu sampai izinnya terbit, karena perlu rekomendasi dari Dinas Kesehatan untuk kemudian dilegalkan DPMPTSP. Hari ini dengan L1ON, hanya butuh waktu satu jam sampai izinnya terbit,” ujar Mbak Ita.

Menurut Mbak Ita, layanan satu jam perizinan Nakes ini sangat luar biasa dan jadi lompatan Pemerintah Kota Semarang untuk terus mendukung tenaga medis dan tenaga kesehatan.

“Ini menjadi satu apresiasi kepada Nakes, sekaligus contoh baik pelayanan kepada publik bisa lebih cepat dan dirasakan masyarakat,” terang Mbak Ita.

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Ita juga menyerahkan bantuan CSR pemberian gerobak kepada DMI serta mengapresiasi kegiatan donor darah yang digelar bersama antara Dinas Kesehatan, RSWN dan DPMPTSP.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Diah Supartiningtias mengatakan, program Layanan One Hour Nakes ini dalam rangka memberikan hadiah kepada masyarakat saat Pemkot Semarang berulang tahun.

“DPMPTSP kan selama ini yang memproses perizinan, termasuk untuk tenaga kesehatan atau Nakes. Kami mempunyai gagasan ide, untuk mempercepat layanan perizinan Nakes menjadi satu jam,” ujar Diah, sapaannya.

Awalnya, lanjut Diah, proses pelayanan membutuhkan waktu 10 hari, namun sejak masa kepemimpinan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu perizinan dipercepat menjadi 7 hari.

“Proses perizinan Nakes tujuh hari, pakainya online semua dengan aplikasi SIIMUT (Sistem Izin Investasi Mudah dan Terpadu). Mulai dari pendaftaran, verifikasi oleh Dinas Kesehatan hingga keluar rekom dan legalitas dari DPMPTSP. itu normalnya 7 hari,” kata dia.

Namun, lanjut Diah, sebagai hadiah Ulang Tahun Kota Semarang pihaknya mempercepat layanan khusus untuk hari ini menjadi layanan satu jam untuk perizinan Nakes. 

“Tadi sudah dilaunching oleh bu Wali di RSWN. Bersamaan dengan kolaborasi antara RSWN, Dinas Kesehatan dan DPMPTSP. Banyak kegiatan seperti Seminar Kesehatan untuk guru guru SD, SMP dan donor darah. Serta pemberian CSR gerobak untuk DMI,” paparnya.

DPMPTSP, kata Diah, telah menyiapkan kuota bagi 477 Nakes untuk mengurus perizinan cepat satu jam jadi. Hal ini lantaran semua perizinan di DPMPTSP telah berbasis online.

“Setiap tenaga kesehatan dari perawat, dokter, bidan, radiologi hingga apoteker semuanya wajib memiliki Izin praktek dimanapun dia bekerja. Baik di rumah sakit, klinik maupun mandiri juga tetap harus ada izin praktek,” sebutnya.

Diah menyebut, kewajiban para tenaga kesehatan untuk memiliki izin praktek inilah yang mendasari Pemkot Semarang mempermudah layanan perizinan.

Caranya mudah, lanjut Diah, Nakes hanya perlu melengkapi persyaratan dan melakukan proses perizinan lewat aplikasi izin.Semarangkota.go.id.

“Di situ bisa masuk pendaftaran, hingga verifikasi Dinas Kesehatan. Itu masuk ke kami otomatis dan akan saya tandatangani elektronik disitu. Memang Layanan One Hour Nakes ini hanya berlaku hari ini, namun bisa saja kedepan akan kami pertimbangkan untuk lebih sering dilakukan,” paparnya.

Salah satu Nakes, Heru S. Prabowo menyampaikan terimakasih karena Layanan One Hour Nakes ini memberikan kemudahan perizinan praktek bagi tenaga kesehatan.

Menurutnya, program ini juga menjadi stimulan bagi Nakes untuk terus meningkatkan kompetensi dan kepatuhan perizinan penyelenggaraan layanan kesehatan di Kota Semarang.

Ia menyebut, fasilitas optimal yang diberikan pemerintah ini mendukung sumber daya kesehatan yang kompeten dalam memberikan pelayanan kepada Masyarakat.

“Saya berharap ke depannya kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilakukan. Karena dapat memberikan edukasi dan membantu para tenaga kesehatan di Kota Semarang dalam proses penerbitan Surat Izin Praktek,” terang Heru.

Pupuk Indonesia Niaga Dukung Penanaman 8000 Pohon

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Pupuk Indonesia Niaga anggota grup PT Pupuk Indonesia (Persero) turut mendukung program penghijauan di tanah air dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Pupuk Indonesia, yang berkomitmen memberikan kontribusi terhadap penurunan emisi dan dekarbonisasi.

Kegiatan penanaman pohon ini dilakukan bersama seluruh anggota holding, dilakukan serentak di tujuh wilayah Indonesia yaitu Jakarta, Gresik, Cikampek, IKN & Bontang, Lhokseumawe, dan Palembang. Secara simbolis Pupuk Indonesia Niaga turut dalam acara penanaman pohon-pohon tersebut yang dilaksanakan di Land’s End Pantai Indah Kapuk pada Minggu 28 April 2024.

Jenis pohon yang ditanam di Jakarta terdiri dari bibit pohon alpukat, matoa, kepel, menteng dan buni. Sementara di lokasi lain ditanam bibit seperti jambu kristal, mangga, alpukat, cempedak, kelengkeng, petai, jengkol, kawista, matoa, rambutan, durian, elai, ihau, hingga langsat.

”Program penanaman pohon ini yang bernama Pupuk Indonesia Green Harmony bertujuan untuk memberikan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di sekitar wilayah operasional Pupuk Indonesia Group.

Sebagai bagian dari Pupuk Indonesia, Pupuk Indonesia Niaga turut hadir memberikan dukungan terhadap program tersebut” Ucap Dundi Insan Perlambang Direktur Keuangan & SDM PI Niaga.

Adapun kegiatan penanaman pohon tersebut berkolaborasi dengan PIKA-PI dengan mengusung momentum peringatan Hari Bumi, Hari Kartini, dan juga dalam rangkaian HUT Pupuk Indonesia yang ke-12.

Ketua Umum PIKA-PI Group, Tata Rahmad Pribadi berharap kegiatan yang melibatkan istri-istri karyawan ini mampu membangun kepedulian lingkungan dari setiap keluarga karyawan di Pupuk Indonesia Group.

“Diharapkan kegiatan ini dapat menginspirasi karyawan dan keluarga dari PI Niaga untuk semakin sadar dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Ketika kita menebang pohon, kita harus melakukan penanaman kembali,” tutup Dundi.

Ditandai dengan Pemotongan Tumpeng, Peringati HUT PERSAJA ke-73 di Kejati Jateng Berlangsung Hikmat

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah (Jateng) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) ke 73 Tahun 2024, di halaman Kantor Kejati Jateng, Senin (6/5) pagi.

Upacara peringatan HUT PERSAJA ke 73 Tahun 2024 dipimping langsung Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Dr. I Made Suarnawan, SH, MH dan diikuti oleh Para Asisten dan Kabag TU, Para Koordinator, serta seluruh Pegawai dilingkungan Kejati Jateng.

Mereka berkumpul dengan penuh semangat untuk merayakan perjalanan panjang Persatuan Jaksa Indonesia, yang telah menjadi tiang penegakan hukum dan keadilan di negeri ini selama 73 tahun.

Kajati Made mengatakan, peringatan HUT PERSAJA ke-73 menjadi momentum penting bagi kita semua untuk menguatkan komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai penegak hukum yang berintegritas dan profesional.

“Peringatan HUT PERSAJA ke-73 seorang insan kejaksaan harus menunjukkan bahwa selain sebagai penegak hukum, kita juga menjunjung tinggi nilai-nilai dan tanggung jawab sebagai penegak hukum,” ujarnya.

Made juga menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan hukum kepada masyarakat serta memperkuat integritas dan profesionalisme di kalangan jaksa.

” Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat, karena kami menyadari betapa pentingnya akses terhadap keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat,” imbuhnya.

Selanjutnya, Kajati Made yang membacakan amanat Jaksa Agung ST Burhanuddin, tema hari ulang tahun PERSAJA kali ini, seirama dengan tujuan institusi Kejaksaan untuk semakin mempertegas posisi Jaksa sebagai poros penegakan hukum, baik dalam dimensi maupun lingkupnya.

Jaksa Agung juga mengingatkan untuk menerapkan pola hidup sederhana di lingkungan masyarakat baik secara langsung maupun dengan sarana digital, serta cermat dan bijak dalam setiap pelaksanaan tugas, fungsi dan tanggung jawab sebagai seorang jaksa.

Oleh karena, itu keberadaan PERSAJA sangat strategis dalam mendukung terbentuknya Jaksa – Jaksa yang profesional, responsif, integritas, mumpuni dan andal sebagai pondasi utama menuju transformasi penegakan hukum yang kita cita-citakan, pungkasnya.

Usai upacara, kemudian dilanjutkan dengan acara pemotongan nasi tumpeng, yang menghadirkan suasana kehangatan dan keakraban di antara para insan Kejaksaan.

Ferry Wawan Cahyono Tegaskan Pariwisata Jateng Diharapkan Jadi Mesin Penggerak Ekonomi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sektor Pariwisata akan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, untuk itu Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono berharap pemerintah daerah serius dalam pengembangan sektor pariwisata di Jawa Tengah.

Ferry menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh sektor pariwisata dalam meningkatkan PAD daerah, ia juga mendorong pemerintah daerah harus terus mendorong peningkatan sektor pariwisata guna memberikan multiplayer efek bagi perekonomian masyarakat.

“Jawa Tengah memiliki beragam potensi wisata yang luar biasa, mulai dari wisata alam, budaya, sejarah, hingga kuliner,” ujarnya, Senin (6/5).

Menurut data yang diperoleh dari Dinas Pariwisata Jawa Tengah, kunjungan wisatawan ke Jawa Tengah terus mengalami peningkatan signifikan setiap tahunnya. Wisatawan domestik dan mancanegara memenuhi destinasi-destinasi populer seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, serta destinasi alam seperti Dieng Plateau dan Karimunjawa.

Ferry juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat lokal untuk mengoptimalkan potensi pariwisata Jawa Tengah.

“Kerjasama yang baik antara semua pihak akan membawa dampak positif dalam peningkatan PAD daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Di samping itu, pengembangan potensi wisata lokal juga menjadi fokus utama, Ferry menegaskan pentingnya memperhatikan dan mengembangkan potensi wisata di daerah-daerah yang belum terlalu terjamah oleh wisatawan.

“Dengan demikian, kita dapat meratakan distribusi manfaat ekonomi pariwisata dan memperkuat ekonomi lokal,” jelasnya.

Dengan komitmen serius dari pemerintah daerah serta dukungan dari berbagai pihak terkait, diharapkan sektor pariwisata Jawa Tengah dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan

Specta Jateng Open Tennis Tournament 2024 Disambut Antusias Peserta dan Penonton

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Turnamen Tenis Terbuka Jateng 2024, yang dikenal dengan sebutan Specta, sangat disambut baik oleh peserta dan penonton.

“Antusiasme pemain cukup tinggi. Ada sekitar 350 pemain, dari penyisihan sampai dengan final hari ini. Kemudian ada beberapa kelas. Ganda putra, ganda putri, beregu, kemudian eksekutif,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Jateng, Nana Sudjana, di sela pertandingan Grand Final Specta Jateng Open Tennis Tournament 2024, di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (4/5)

Tidak hanya warga Jawa Tengah yang antusias, tapi juga peserta dari provinsi lain seperti Jawa Timur, DIY, Sumatera Selatan, bahkan Papua Barat.

Menurut Nana, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sedang aktif dalam mempromosikan pariwisata olahraga. Event olahraga memiliki manfaat besar, seperti meningkatkan minat berolahraga, kesehatan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan penemuan bakat atlet.

“Kami harapkan bahwa olahraga di Jateng ini mampu menumbuhkan atlet-atlet berprestasi. Sehingga, suatu saat bisa kita gunakan untuk pertandingan-pertandingan antarprovinsi yang sifatnya nasional,” ucapnya.

Dekatnya waktu dengan PON yang akan diadakan bulan Juni mendatang juga disebutkan oleh Nana. Jawa Tengah menargetkan untuk menduduki peringkat 3 atau 4, setelah pada penyelenggaraan sebelumnya menempati peringkat 6.

Saat turnamen Jateng Tennis Open berlangsung, Nana Sudjana juga ikut bermain dalam pertandingan eksibisi. Bersama Rektor Unimus Prof Masrukhi, Nana melawan pasangan Ben Kasyafani dan Wakil Rektor III Unnes Prof Ngabiyanto.

Pada akhirnya, Nana Sudjana dan Prof Masrukhi berhasil mengalahkan pasangan Ben Kasyafani dan Prof Ngabiyanto.

Ben Kasyafani terkejut dengan kemampuan bermain tenis dari Nana Sudjana, sehingga ia kalah dalam pertandingan tersebut.

“Kita yang masih belajar dikerjain. Kalah saya. Tapi seru lah, bisa ketemu, bisa kenal. Kayaknya perlu rematch sekali lagi, nanti kalau ada waktu,” ujarnya.

Ben Kasyafani juga memberikan pujian untuk fasilitas lapangan tenis di GOR Jatidiri. Menurutnya, fasilitas tersebut pantas mendapat nilai 9, karena sudah mencapai standar internasional.

“Fasilitas di sini, Jatidiri tennis court, saya sudah lihat di internet, ternyata fasilitasnya jauh lebih bagus. Bagus banget. Kualitas lapangannya, fasilitasnya, suasananya, dapat banget. Bahkan menurut saya ini sudah level internasional,” tuturnya.

Santai dan Asik, De Huis Cafe Semarang Tawarkan Suasana Malam yang Tak Terlupakan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Malam di Semarang menjadi lebih berwarna dengan kehadiran De Huis Cafe, tempat yang menawarkan suasana santai dan hidangan yang terjangkau.

Dikelilingi oleh lampu-lampu hias yang memberikan nuansa hangat, cafe ini menjadi pilihan favorit bagi warga kota untuk bersantai setelah seharian beraktivitas.

Pengunjung diajak untuk menikmati berbagai hidangan lezat yang disajikan dengan penuh kreativitas.

Mulai dari hidangan khas Indonesia hingga menu internasional, setiap sajian di De Huis Cafe menggugah selera dan menawarkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan.

Tak hanya itu, suasana malam di cafe ini juga semakin lengkap dengan hiburan dengan lantunan music yang mengalun merdu, pengunjung dapat menikmati malam yang penuh kenangan sambil menikmati hidangan dan minuman favorit mereka.

Salah satu pengunjung, Lia mengatakan kepuasannya atas pelayanan, hidangan serta suasana yang ada di De Huis Cafe Semarang.

” Pelayanannya ramah, dari awal masuk sudah disambut baik sampai kita tiba di tempat duduk yang kita inginkan. Makanannya juga diluar ekspektasi saya diluaran sana kalo makanan cafe ya biasa aja, tapi di De Huis Cafe Semarang ini enak banget,” ujar Lia, Minggu (5/5) malam.

Tidak Hanya itu, Dia juga menambahkan jika di De Huis Cafe Semarang ini cocok untuk berkumpul, mengagendakan rapat, dan mengerjakan tugas dengan dukungan suasana yang nyaman dan asik.

” Tempatnya enak sambil nongkrong, atau rapat bareng temen kantor, mungkin juga nugas enak karena ada tempat khusus yang sunyi jadi ga mengganggu aktivitas kita mengerjakan tugas,” imbuhnya.

Tak perlu khawatir tentang budget, karena De Huis Cafe menawarkan harga yang ramah di kantong tanpa mengurangi kualitas.

Ini menjadikan tempat ini cocok untuk dikunjungi baik oleh keluarga, pasangan, maupun teman-teman yang ingin merayakan malam dengan cara yang istimewa.

Bagi yang ingin merasakan suasana malam yang berbeda dan memuaskan selera kuliner mereka, De Huis Cafe adalah pilihan yang tepat di kota Semarang.

Ayo nikmati malam yang asik dengan hidangan terjangkau dan suasana yang menggoda di De Huis Cafe!

Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM Berikan Pelatihan Digital Marketing bagi SMA Laboratorium UPGRIS

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang terdiri atas mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (Ilkom USM) melakukan sosialisasi tentang Digital Marketing di SMA Laboratorium UPGRIS Kota Semarang, Jum’at (3/5).

Tim Pengbdian kepada Masyarakat ini terdiri dari 9 Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM yakni Muhammad Dhiva sebagai Ketua Tim Pengabdian, dengan beranggotakan Fadila Rahma Sari, Niki Rahmadani Putri, Lilih Rahmawati, Melia Rosa, Ghina Salwa Athaya, Dinda Zulfa, Dio Risnu Albar, dan Septyani Tria.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa Ilmu Komunikasi USM, dengan pengembangan sumber daya masyarakat terkait Digital Marketing. Pengembangan sumber daya masyarakat ini di ikuti oleh 25 siswa-siswi, kelas 11 SMA Laboratorium UPGRIS.

Dosen Komunikasi Pembangunan FTIK USM, Yoma Bagus Pamungkas, S.I.Kom., M.I.Kom. selaku narasumber mengungkapkan, Digital Marketing adalah mempromosikan produk atau layanan melalui teknologi digital. Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Muhammad Dhiva mengungkapkan guna memudahkan untuk membuat strategi promosi digital, jika kedepannya ingin membuat bisnis.

“Mungkin bagi sebagian masyarakat belum begitu tertarik untuk terjun menjadi content creator sebagai sarana pemasaran digital bisnis kecil kecilan yang masyarakat miliki atau rencanakan untuk membuat usaha, tetapi dapat di pahami bahwa beberapa point materi ini dapat bermanfaat kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara Humas SMA Laboratorium UPGRIS, memberikan tanggapan positif untuk Tim Pengabdian Masyarakat yang sudah melakukan kegiatan tersebut.

“Terimakasih sudah sharing ilmu tentang digital marketing, semoga masyarakat dapat menggunakan ilmunya sebaik mungkin dan bermanfaat buat masa depan,” ujarnya.

UNDIP Miliki Conference Hall Keren dan Data Center Canggih

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Diponegoro memiliki 2 (dua) ikon baru yakni Undip Conference Hall dan Data Center Undip yang diresmikan oleh Prof. Dr. Yos Johan Utama, SH.,M.Hum. menjelang akhir masa jabatan sebagai Rektor UNDIP periode tahun 2019-2024.

Acara peresmian Undip Conference Hall yang berada di lantai 5 dan Data Center Universitas Diponegoro yang berada di lantai 2 gedung ICT Center, kampus UNDIP Tembalang dilaksanakan pada Kamis, 26 April 2024.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Yos Johan Utama, SH.,M.Hum. menyampaikan bahwa saat ini UNDIP telah maju melesat dan mendapatkan recognisi baik nasional maupun internasional.

Menjadi kampus berkelas internasional tentu saja UNDIP terus meningkatkan sarana dan fasilitas pendukung untuk mendukung layanan berkelas global. Diantaranya dengan membangun Undip Conference Hall di lantai 5 dan Data Center di lantai 2 gedung ICT kampus UNDIP Tembalang.

Undip Conference Hall dibangun sebagai ruang pertemuan untuk menampung tamu-tamu dari luar, seperti kunjungan pelajar SMA ke UNDIP. Mengingat animo siswa mendaftar UNDIP semakin meningkat hingga UNDIP menjadi kampus nomor 2 (dua) pendaftar terbanyak se- Indonesia SNBP 2024.

Ruang berkapasitas 217 orang ini ditata dengan standar kenyamanan yang meliputi tata udara, tata suara dan tata cahaya. Mencakup 2 (dua) ruang rapat dan 1 (satu) ruang transit. Dengan kualitas ruang dan kenyamanan, kedepan Undip Conference Hall menjadi standar ruang pertemuan di UNDIP bersama dengan ruang-ruang lainnya.

Adapun Data Center Universitas Diponegoro yang terletak di lantai 2 gedung ICT kampus UNDIP Tembalang menjadi fasilitas layanan konektivitas dan ruang server dengan perangkat canggih yang mendukung teknologi informasi dalam peningkatan layanan UNDIP.

Kelebihan dan kecanggihan Data Center Universitas Diponegoro seperti raised floor yang dipasang dengan insuli sehingga kelembaban dan kebersihan ruangan terhadap debu terjaga; dilengkapi sistem alat pemadam menggunakan Fire suppression systems yang tidak berbahaya bagi peralatan network dan server (berupa gas); terinstalasi CCTV dengan tanpa blind spot dan akses masuk fingerprint setiap ruangan yang terintegrasi; MPO cable diinstall berdasarkan kapasitas rencana sehingga penambahan server bisa langsung dilakukan dan seluruhnya kabel FO; terdapat Environment Monitoring system yang memonitor keadaan suhu, kelembaban, visual, power, dan lainnya.

Keadaan data center termonitor dengan sistem memberikan alert kepada petugas jika ada sistem yang tidak bekerja sebagaimana mestinya. Sehingga penanganan menjadi cepat dan terarah.

Sementara Direktur Data dan Sistem Informasi Dr. Maman Somantri, ST.,MT. mengatakan bahwa Data Center yang dibangun saat ini telah memenuhi standard compliant ISO maupun SNI dan masuk kategori tier 2. Data center sebelumnya hanya memenuhi tier 1. Data center Undip telah memenuhi 5 fitur kebutuhan yaitu

1) kehandalan yang tinggi dimana data center Undip bisa beroperasi terus menerus tanpa henti. Hal Ini dicapai dengan menggunakan komponen perangkat keras berkualitas tinggi, sistem redundansi (cadangan), dan perawatan yang rutin.

2) Keamanan yang ketat, data center Undip dapat melindungi data yang disimpan di dalamnya dari segala macam ancaman, seperti pencurian, perusakan, dan bencana alam.

3) Konektivitas yang cepat, data center Undip telah memiliki koneksi internet yang cepat dan handal untuk memastikan transfer data yang lancar dan akses yang mudah ke informasi yang tersimpan.

4) Efisiensi energi, data center Undip yang modern menggunakan teknologi terbaru untuk mengurangi konsumsi energi. Hal Ini penting untuk mengurangi biaya operasional dan dampak lingkungan.

5) Skalabilitas, data center Undip bisa mudah diperbesar kapasitasnya untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan dan pemrosesan data yang terus meningkat. Dengan kecanggihan perangkat dan sistem yang terintegrasi memudahkan untuk monitoring dan semakin meningkatkan kualitas layanan UNDIP sebagai kampus berkelas dunia.

Empat Unsur Budaya Dominasi Perayaan Night Carnival 2024

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Empat unsur budaya khas Ibu Kota Jawa Tengah mendominasi perayaaan Semarang Night Carnival 2024 (SNC) 2024 yang digelar pada Sabtu (4/5) malam. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) nampak mengenakan busana yang menggambarkan ciri khas Kota Semarang. Tema yang diangkat dalam Puncak Perayaan Hari Jadi Kota Semarang ke-477 yakni “Niscala” yang memiliki arti kekokohan dan kekuatan.

Niscala menggambarkan kekompakan dan kebersamaan warga yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk membangun Kota Semarang terus menjadi lebih hebat.

Sementara empat unsur budaya Kota Semarang yang ditampilkan yakni pertama ada Warak Ngendhog yang menjadi ikon Ibu Kota Jawa Tengah. Warak Ngendhog sudah menjadi warisan budaya tak benda oleh Kemendikbudristek.

Kedua Elang Jawa yang saat ini habitatnya masih ada dan selalu dijaga. Elang Jawa sengaja diangkat agar semua pihak bisa terus menjaga dan melestarikan.

Ketiga budaya akulturasi Kota Semarang yakni Barongsai. Barongsai dibawa oleh etnis Tionghoa ke Indonesia dan kini sudah menjadi salah satu bagian dari budaya Kota Semarang dalam mempererat toleransi.

Kemudian yang terakhir Rewanda yang mengingatkan perjuangan Sunan Kalijaga mencari kayu jati di Goa Kreo untuk membangun Masjid Demak. Sunan Kalijaga dibantu oleh empat ekor monyet untuk menjaga kayu jati.

Mbak Ita, sapaan akrab wali kota mengatakan, keempat budaya ini diangkat juga dalam rangka keberagaman dan upaya mempromosikan pariwisata Kota Semarang.

Acara ini semakin meriah lantaran ada peserta dari daerah lain seperti Tabalong Kalimantan Selatan, Salatiga, dan Grobogan. Ditambah ada tamu undangan dari luar negeri, salah satunya Korea Selatan.

“Tentu menjadi harapan juga bahwa kegiatan ini bisa meningkatkan kunjungan wisata Kota Semarang. Kita tahu destinasi wisata Kota Semarang terbatas, seperti destinasi gak punya gunung yang bagus. Tetapi bagaimana kita mengemas dan kolaborasi agar pariwisata dan ekonomi kreatif bisa berjalan,” ujarnya.

Mbak Ita berharap tema yang diusung ini bisa meningkatkan kekompakan antara stakeholder dan masyarakat untuk membangun Kota Semarang yang lebih baik.

Parade SNC tahun ini, dimulai dari Jalan Pemuda dengan flag off dari Balai Kota Semarang. Ini menjadi satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Semarang ke-477.

“Tentu hari ini satu dari salah satu puncak peringatan HUT Kota Semarang, yang tentu bisa memberikan kegembiraan dan menggeliatkan ekonomi karena ini (kostum) karya para pelaku ekonomi kreatif. Sehingga bisa memberikan dampak luar biasa dan bisa menjadi contoh daerah lain,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, R Wing Wiyarso menjelaskan, ada yang berbeda dalam penyelenggaraan Semarang Night Carnival tahun ini.

Perbedaannya tahun lalu dimulai dari Kota Lama tepatnya di titik 0 kilometer. Kini sesuai keinginan masyarakat dan arahan Wali Kota Semarang, rute mulai dari Balai Kota agar lebih nyaman.

“SNC kali ini selain bersinergi dengan peringatan Hari Jadi Kota Semarang, juga masuk dalam penyelenggaraan Semarang Introducing Market yang berpusat di Simpanglima. Sehingga seluruh warga dan wisatawan bisa berkumpul di sana,” paparnya.

Lebih lanjut, para peserta SNC maupun masyarakat dengan kostum unik bisa mendapatkan hadiah. Hal ini karena terdapat dewan juri dan akan dipilih 10 kostum terbaik untuk mendapatkan hadiah dari Wali Kota Semarang. Pihaknya menyiapkan tim independen yang nanti akan menilai para peserta.

“Kita sudah siapkan tim untuk penilaian, karena kita hunting agar masyarakat tidak tahu ada tim penilai yang berkeliaran,” imbuhnya.