spot_img
Beranda blog Halaman 281

Ratusan Santri Ponpes Tahfidzul Quran Al Musthofa Cabang Tebuireng, Laksanakan Peduli Lingkungan & Tebar Benih Ikan

0

TEMANGGUNG (Pertamanews.id) – Ratusan santri di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al Musthofa Cabang Tebuireng 16 Desa Wadas, Kecamatan Kandangan, melakukan kegiatan peduli lingkungan dengan membersihkan sungai dan menabur benih ikan pada Minggu (28/4/2024). Tindakan ini dilakukan untuk menjaga kelestarian alam.

Agus Ahmad Yani, pengasuh Ponpes, menyatakan bahwa dalam rangka memperingati Hari Bumi, mereka membersihkan sampah di sepanjang sungai Si Mangut di desa tersebut. Tujuan pembersihan ini termasuk mengumpulkan sampah plastik yang tersebar di sekitar sungai, serta menyingkirkan ranting dan bambu kering yang dapat menghalangi aliran air.

“Aksi peduli lingkungan ini untuk menumbuhkan kecintaan santri kepada lingkungan, untuk melestarikan, yang mana kita memiliki konsep harmonisasi dengan alam. Sehingga, santri nanti akan terjun ke masyarakat, suatu saat akan selalu peduli terhadap tentang kelestarian alam atau lingkungan, termasuk juga sungai,” katanya.

Pihak ponpes berharap bahwa dengan melakukan aksi bersama ini, sungai akan menjadi lebih bersih dan sehat, serta dapat mencegah bahaya banjir dan tanah longsor.

“Nantinya hasil tebar ikan ini bisa diambil manfaatnya oleh warga sekitar sebagai lauk, maupun dijual untuk tambahan pemasukan ekonomi keluarga,” imbuhnya.

Setelah membersihkan sungai, kegiatan dilanjutkan dengan menabur 15 ribu benih ikan nilem ke sungai tersebut. “Hasil penaburan ikan ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai sumber protein, atau dijual untuk menambah pendapatan keluarga,” tambahnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Temanggung, Prasodjo, mengapresiasi aksi para santri sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Dia juga menyoroti kondisi sungai di Kabupaten Temanggung yang mulai tercemar oleh sampah-sampah rumah tangga.

Di sisi lain, pihaknya juga gencar mengampanyekan kepada masyarakat untuk ikut menjaga alam, dengan tidak membuang sampah ke sungai dan menanam pohon di lahan-lahan kritis. Hal ini bertujuan agar keseimbangan dan kelestarian sumber daya alam tetap terjaga, yang akan memberikan manfaat bagi semua makhluk hidup.

“Di hari Bumi 2024 ini kita merangsang masyarakat untuk ikut melestarikan lingkungan. Memang sekarang kalau kita lihat bumi semakin rusak. Kalau generasi muda tidak ikut campur dalam pelestarian lingkungan itu, nanti dampak buruknya akan kita rasakan beberapa tahun kemudian,” katanya.

Monev Layanan ‘Sapa Mbak Ita’, 5 OPD Raih Laporan Tertinggi di Kanal Sapa Mbak Ita

0

SEMARANG (Pertamanews.com) – Menindaklanjuti sejumlah aduan belum terselesaikan pada Kanal Pengaduan Sapa Mbak Ita, Kepala bidang Pengelolaan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik, Diskominfo Kota Semarang Dian Aryanto, SS meminta admin segera menindaklanjuti sebagai bentuk penerapan maklumat pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. Hal tersebut disampaikan Arya pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Pengaduan Sapa Mbak Ita Catur Wulan I Tahun 2024, Selasa, (23/04) dii Ruang Komisi C-D Gedung Moch Ichsan.

“Pengelolaan pengaduan adalah bentuk pelayanan publik, sehinga ada 4 hal yang harus diperhatikan, yaitu komitmen pelayanan, responif dan ramah, peningkatan fasilitas layanan, serta profesionalisme dan integritas,” ujar Arya.

Setelah dikonfirmasi dengan admin OPD terkait, disebutkan bahwa aduan terhutang tersebut dikarenakan alasan teknis diantaranya tahapan proses lelang, penyesuaian ketentuan teknis perbaikan, serta kendala cuaca.

Setidaknya terdapat 5 OPD dengan laporan tertinggi melalui kanal Sapa Mbak Ita pada periode caturwulan I tahun 2024, yaiu Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Diskominfo, dan Satpol PP. Selain itu sejumlah topik menduduki peringkat teratas diantaranya jalan rusak, banjir, rambu lalu lintas, bus BRT, dan pemangkasan pohon. Tingginya angka jumlah laporan yang diterima oleh OPD tersebut berkaitan dengan kondisi yang terjadi seperti moment tahun baru dan idul fitri yang berakibat pada tinggingya mobilisasi masyarakat.

Meski demikian kelima OPD tersebut merespon dan menindak lanjut aduan yang masuk hingga selesai. Namun demikian, beberapa catatan atas tindak lanjut dari pengaduan tertentu perlu diterapkan bersama dengan budaya kinerja optimal untuk terus menjaga kualitas pengelolaan pengaduan.

“Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam budaya kinerja untuk mendorong kesuksesan pembangunan, diantaraya keterbukaan kanal pengaduan seluas-luasnya, keterlibatan aktif masyarakat, pemanfaatan kanal pengaduan, ketepatan & kecepatan waktu penanganan pengaduan masyarakat, dan yang terakhir adalah kepuasan masyarakat,” jelas Arya.

Pada tahun 2024, Sapa Mbak Ita telah menjangkau lebih banyak masyarakat baik melalui engagement media sosial maupun jumlah masyarakat yang melapor. Hal tersebut menunjukan kebermanfaatan kanal pengaduan sebagai media komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut Arya berterima kasih kepada seluruh admin pengaduan yang telah siaga dan berjaga selama libur lebaran dan telah mengelola lebih dari 2.091 laporan dari masyarakat.

Kegiatan monitoring dan evaluasi rutin diselenggarakan guna mengulas kinerja tim pengelola pengaduan yang terdapa pada setiap perangkat daerah/BUMD di Kota Semarang. Sebanyak 67 admin penghubung Sapa Mbak Ita hadir pada kegiatan tersebut. Melalui kegiatan ini, kinerja pengelola pengaduan Sapa Mbak Ita ditinjau mulai dari alur pengelolaan pengaduan, SOP pengaduan, hingga topik pengaduan yang sering dilaporkan.

Pada periode Januari hingga April, Sapa Mbak Ita telah menyelesaikan lebih dari 1.400 pengaduan yang disampaikan masyarakat melalui kanal resmi. Sebagai bentuk peningkatan layanan, pengelola Sapa Mbak Ita akan terus melakukan berbaai upaya dan proram seperti Lapor Semarang Goes to Campus dan pelatihan bagi seluruh penelola pengaduan Sapa Mbak Ita.

Adakan Gelar Nobar Timnas U-23 Lagi, Pemkot Semarang Siapkan Tiga Layar LED Videotron

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali menggelar Nonton Bareng (Nobar) pertandingan sepak bola U-23 Piala AFC antara Tim Nasional (Timnas) Indonesia melawan Uzbekistan pada Senin (29/4).

Berbeda dengan sebelumnya, dalam kegiatan nonton bareng di Halaman Balai Kota, kali ini Pemerintah Kota Semarang mempersiapkan tiga layar LED Videotron besar berukuran 3×5 meter dan 5×10 meter.

Hal ini disampaikan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Minggu (28/4).

“Saya berterima kasih kepada masyarakat yang menonton dengan tertib sampai selesai. Melihat dari Nobar kemarin, kami melakukan evaluasi kekurangan-kekurangan selama Nobar,” ujar Mbak Ita, sapaan akrab wali kota.

“Memang ada beberapa yang mengeluh karena LED nya cuma satu dan nanti ada penambahan LED tiga agar nontonnya lebih fokus,” tambahnya.

Apalagi, lanjut Mbak Ita, saat Nobar Jumat (26/4) lalu, penataan parkir mobil masih jadi evaluasi. “Kemarin sebagian halaman Balai Kota masih digunakan untuk parkir mobil, sehingga terbatas ruangnya bagi penonton. Untuk sekarang benar-benar tidak boleh parkir di halaman balai kota,” imbuh Mbak Ita.

Tak berhenti di situ, Mbak Ita bahkan meminta izin kepada Bank Jateng untuk menggunakan jalanan atas di Bank Jateng agar penonton bisa lebih banyak.

“Kalau Kami hitung, bisa sampai 6000 penonton, apalagi ditambah penonton yang akan melihat dari jalan atas Bank Jateng,” jelasnya.

Menurutnya, penambahan LED videotron menjadi tiga akan ditempatkan di tiga sisi yakni di depan Gedung Wali Kota Semarang, center atau halaman tengah dan di depan gedung DPRD Kota Semarang.

“Itu agar orang yang ikut Nobar enggak miring dan bisa fokus. Kemarin kan hanya bisa lihat dari jauh, kan kasihan. Sehingga hasil evaluasi akan ada penambahan LED videotron,” sebutnya.

Mbak Ita menyebut, secara teknis Nobar kali ini akan sama dengan sebelumnya. Pemkot tetap menyediakan makanan tampahan serta pembagian doorprize.

“Kemarin terpotong waktu pertandingan sebelumnya. Kalau ini kan pertandingan hanya satu. Sehingga bisa bagi doorprize lebih banyak. Kami harapkan masyarakat bisa menonton dengan nyaman,” jelasnya.

Dirinya berharap Timnas Indonesia bisa unggul dari Uzbekistan di laga pertandingan Semi-final ini. “Kita doakan Timnas bisa lolos dan masuk Final,” paparnya.

Kebetulan, lanjut Mbak Ita, di Simpang Lima pada tanggal 4 Mei 2024 Pemkot Semarang akan menggelar event Semarang Introducing Market dan Semarang Night Carnival.

“Final kan tanggal 3 Mei, Insyaa Allah kita harapkan jika Timnas lolos final, sesuai janji saya saat sambutan kemarin, kami siapkan Nobar di Simpang lima,” kata dia.

Apalagi, persiapan Semarang Introducing Market dan Semarang Night Carnival, Pemkot menyediakan rigging, panggung dan ada LED videotron yang bisa digunakan untuk Nobar.

“Kami harapkan penonton bisa lebih tertata, karena persiapannya masih agak panjang. Pemerintah kota (Pemkot) terus berupaya melayani masyarakat untuk bisa lebih nyaman dalam menonton tim kebanggaan kita semua,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesra Setda Kota Semarang, Hernowo Budi persiapan kegiatan Nobar sudah dirapatkan dengan tim bersama Wali Kota Semarang.

“Dari hasil evaluasi nobar sebelumnya, ternyata penonton dan suporter Timnas yang hadir di Balai Kota Semarang sangat banyak hingga meluber ke Jalan Pemuda. Sehingga kami lakukan evaluasi dengan menambah tiga layar LED Videotron agar masyarakat bisa fokus menonton pertandingan,” ujar Hernowo.

Lebih lanjut, Hernowo menjelaskan jika nonton bareng di Balai Kota Semarang akan dimulai pukul 19.30 WIB. Acara dimulai lebih awal karena ada banyak doorprize yang akan dibagikan pada Nobar kali ini.

“Sebenarnya doorprize kemarin banyak juga yang belum dibagikan kepada masyarakat. Hal ini karena jadwal tiba-tiba berubah lantaran sebelum nobar Timnas ada pertandingan Jepang melawan Qatar yang disiarkan langsung Balai Kota. Sehingga waktunya sangat terbatas,” kata Hernowo.

Untuk itu, lanjut dia, doorprize akan dibagikan kembali dalam Nobar Timnas Indonesia vs Uzbekistan di Balai Kota Semarang pada Senin nanti.

Untuk teknis acara, Hernowo menyebut masih sama seperti nobar pada Jumat (26/4) lalu. “Sama seperti sebelumnya, nobar akan dimulai dengan hiburan band dan kuis doorprize. Masyarakat bisa menikmati suguhan tampahan menu godogan (rebusan, Red),” kata dia.

Terkait perizinan, dirinya menyebut, pemerintah kota sejak awal Nobar pada Jumat (26/4) kemarin telah memenuhi perizinan dan lisensi untuk penyelenggaraan Nobar.

“Tentunya kami sudah mengantongi izin dan lisensi sejak Nobar pertama. Kami memberi contoh baik, dan tentunya semua sudah sesuai prosedur,” jelasnya.

Hernowo mengimbau masyarakat yang ingin menonton agar menjaga ketertiban dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak membawa dan mengaktifkan flareflare dan senjata berbahaya, serta tidak melakukan konvoi menggunakan knalpot brong.

Miliki Protein Tinggi, Mbak Ita Minta Ibu PKK & Kelompok Wanita Biasakan Olah Makanan Berbahan Dasar Ikan untuk Anak

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta Gerakan Makan Ikan gencar dilakukan. Hal ini untuk mewujudkan tumbuh kembang anak menjadi lebih baik.

Ikan, kata Mbak Ita, sapaan akrab wali kota, merupakan salah satu bahan makanan yang memiliki protein tinggi. Kandungan itu membuat ikan memiliki banyak manfaat seperti meningkatkan kecerdasan otak dan menyehatkan jantung.

Oleh karena itu, Mbak Ita mendorong kepada ibu-ibu PKK atau kelompok wanita lainnya untuk bisa membiasakan dengan mengolah makanan berbahan dasar ikan untuk anak-anak mereka. Menurutnya, selain harga yang terjangkau dan mudah didapat, ikan juga bisa dijadikan makanan olahan yang bervariasi.

“Menu-menu sangat luar biasa banyak dengan olahan ikan. Satu ikan nila saja variasinya bisa bermacam-macam. Sehingga nanti ibu-ibu jangan khawatir, jangan takut untuk memasak karena sebenarnya memasak kan cepat. Ikan bisa dibuat kayak schotel, steak, dan dibuat pepes serta jenis makanan lainnya. Sebenarnya inovasinya yang ditunggu anak, agar mereka doyan makan ikan,” ujarnya dalam kegiatan Lomba Masak Ikan dan Kampanye Gemar Makan Ikan untuk Anak-anak di Balai Kota Semarang, Sabtu (27/4).

Ke depan, dirinya juga akan terus mendorong agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkolaborasi dengan stakeholder dan kelompok masyarakat agar Gerakan Makan Ikan ini bisa dilakukn secara masif. Mbak Ita mengaku, selain membantu tumbuh kembang anak, kegiatan ini juga mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat.

“Karena ini sebenarnya bagian dari pemberdayaan masyarakat dan ekonomi. Tadi dihadiri juga oleh perwakilan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jateng, sehingga diharapkan menjadi supporting dan kolaborasi antar-OPD, masyarakat, kemudian kolaborasi antar-kegiatan. Kita harapkan bisa menjadi percontohan untuk meningkatkan kekompakan teman OPD dan pemberdayaan masyarakat, baik di bidang kelembagaan, kemasyarkaat, dan perekonomian,” terangnya.

Lebih lanjut, kegiatan tersebut juga merupakan rangkaian peringatan hari jadi ke-477 Kota Semarang. Selain Lomba Gerakan Makan Ikan, adapula Festival Budaya Ormas serta Pameran dan Bazar UMKM.

Buka Monev PPS Kejati Jateng, Wakajati Sugeng Ajak Sukseskan Pembangunan Nasional dan Wajib Junjung Tinggi Integritas dan Profesionalitas

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wakil Kepala (Wakajati) Jawa Tengah Dr. Sugeng Riyanta, SH MH membuka acara Monitoring dan Evaluasi Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Kejaksan Tinggi Jawa Tengah di Aula Imam Bardjo Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng , Jalan Pahlawan , Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (25/4).

Kegiatan tersebut dihadiri, Koordinator pada Direktorat D pada Jamintel Kejagung RI Dr. Sumurung P Simaremare, SH,MH dan Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Jateng Dr. Sunarwan, SH MH, serta diikuti seluruh Kepala Seksi Intelijen pada Kejaksaan Negeri se-Jawa Tengah dan Kacabjari Kota Semarang.

Wakajati Sugeng dalam sambutannya, mengajak seluruh jajaran turut serta mensukseskan pembangunan nasional, karena kegiatan PPS merupakan fungsi strategisnya adalah mensukseskan pembangunan nasional.

Menurutnya, dalam setiap pelaksanaan pekerjaan, pasti terdapat Ancaman, Gangguan, Hambatan dan Tantangan (AGHT).

“ Sehingga pengamanan pembangunan fokus untuk meminimalisir AGHT dalam proses Pembangunan” kata dia.

Secara tegas, juga meminta jajarannya, dalam melaksanakan kegiatan PPS, wajib menjunjung tinggi dan mengimplementasikan prinsip integritas dan profesionalitas.

“ Praktik penyimpangan dan perilaku tercela pada masa lalu dalam kegiatan TP4D, wajib menjadi pelajaran dan tidak boleh terulang karena akan meruntuhkan marwah Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang paling dipercaya publik saat ini,” tegasnya.

Kejaksaan Agung Panggil 14 Saksi Terkait Kasus Korupsi PT Timah Tbk

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) telah melakukan panggilan terhadap 14 orang saksi terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk dari tahun 2015 hingga 2022. Hal ini disampaikan melalui rilis oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, Sabtu (27/4).

Dari jumlah tersebut, 13 orang telah memenuhi panggilan sementara 1 orang, Sdr. HL, tidak hadir dalam panggilan tersebut. Dengan demikian, total saksi yang telah diperiksa dalam perkara ini menjadi 158 orang. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang ditemukan, Tim Penyidik telah meningkatkan status 5 orang saksi menjadi tersangka, sehingga total tersangka dalam perkara ini menjadi 21 orang, termasuk dalam perkara Obstruction of Justice. Berikut adalah daftar tersangka beserta peran mereka:

  1. HL selaku Beneficiary Owner PT TIN.
  2. FL selaku Marketing PT TIN.
  3. SW selaku Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2015 hingga 2019.
  4. BN selaku Plt. Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sejak tahun 2019.
  5. AS selaku Plt. Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari tahun 2020 hingga 2021 dan definitif hingga saat ini.

Kasus posisi dalam perkara ini melibatkan tindakan ilegal yang dilakukan oleh para tersangka. Tersangka SW, selaku Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2015, menerbitkan Persetujuan Rencana Kerja Anggaran dan Biaya (RKAB) kepada 5 perusahaan pemurnian dan pengolahan timah (smelter) secara tidak sah.

Penerbitan RKAB tersebut dilanjutkan oleh Tersangka BN saat menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2019, dan Tersangka AS selaku Plt. Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari tahun 2019 hingga saat ini.

Para tersangka mengetahui bahwa RKAB tersebut tidak digunakan untuk menambang di lokasi IUP perusahaan smelter, melainkan hanya untuk melegalkan penjualan timah yang diperoleh secara ilegal dari IUP PT Timah Tbk. Kegiatan ilegal tersebut didukung oleh Tersangka MRPT dan Tersangka EE dengan perjanjian menyewa peralatan processing peleburan timah, dengan dalih untuk memenuhi kebutuhan PT Timah Tbk.

Tersangka HL dan FL turut serta dalam kerja sama penyewaan peralatan processing peleburan timah dengan PT Timah Tbk, serta membentuk CV BPR dan CV SMS sebagai perusahaan boneka untuk melaksanakan kegiatan ilegal tersebut.

Para tersangka disangkakan dengan Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Untuk kepentingan penyidikan, Tim Penyidik telah menahan tiga orang tersangka. Tersangka FL ditahan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung, sementara Tersangka AS ditahan di Rumah Tahanan Negara Salemba Jakarta Pusat selama 20 hari ke depan. Sedangkan, Tersangka BN tidak ditahan karena alasan sakit berdasarkan hasil pemeriksaan dokter.

Tim Penyidik masih terus mengejar aset milik para tersangka untuk mengoptimalkan pengembalian kerugian keuangan negara. Beberapa aset yang telah diamankan termasuk beberapa unit kendaraan mewah. Tim Badan Pemulihan Aset juga sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah barang lainnya yang bersifat ekonomis.

Demikian informasi yang dapat disampaikan pada saat ini. Penyidikan terhadap kasus ini masih berlangsung.

Bukan Soal Warisan, Ferry Wawan Cahyono Dorong Melestarikan Kebudayaan dari Sekarang Hingga Selamanya

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono mengemukakan pandangannya tentang budaya sebagai jembatan dunia.

Ferry menyatakan bahwa budaya memiliki peran krusial dalam mempersatukan beragam masyarakat di seluruh dunia.

“Budaya bukan hanya warisan, tetapi juga jembatan yang menghubungkan berbagai bangsa dan tradisi,” ungkapnya, Jumat (26/4).

Adapun hal yang termasuk budaya antara lain bahasa, adat, kesenian, makanan, kebiasaan, dan sebagainya.

Ferry juga menyoroti pentingnya pelestarian budaya sebagai upaya untuk memperkuat persatuan dan kerukunan antarwarga.

“Melalui pemahaman dan penghormatan terhadap budaya satu sama lain, kita dapat membangun fondasi yang kuat untuk kerjasama lintas batas,” tambahnya.

Semakin majunya zaman, budaya juga bisa semakin berkembang karena mengalami akulturasi dengan budaya lain.

Oleh sebab itu, masyarakat Indonesia harus menjaga dan melestarikan budaya lokal yang sudah terbentuk sejak dahulu.

Dia juga mendukung keberagaman budaya sebagai aset yang berharga bagi kemajuan dan harmoni masyarakat.

” Sebagai salah satu aset bangsa yang harus dilestarikan, saya akan terus memperjuangan kebudayaan sekarang hingga seterusnya,” tandas Ferry.

Diharapkan, pandangan ini dapat menginspirasi langkah-langkah konstruktif dalam mempromosikan toleransi dan keragaman di tingkat lokal maupun global.

Sinergi Pemerintah dan PLN dalam Pembangunan Infrastruktur Energi

0

SUKABUMI (Pertamanews.id) – Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu pilar utama dalam mencapai kemajuan suatu negara. Sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan pembangunan strategis nasional, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) telah melakukan langkah proaktif dengan mengadakan kunjungan dan diskusi dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) di wilayah Sukabumi.

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan infrakstruktur ketenagalistrikan khususnya pembangunan SUTT 150 kV Pelabuhan Ratu – Pelabuhan Ratu Baru.

Proyek jaringan transmisi tersebut memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat, terutama di wilayah pesisir Sukabumi Selatan untuk memastikan keandalan sistem dan distribusi kelistrikan. Peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan listrik akan membawa dampak positif bagi masyarakat, baik dalam sektor perumahan maupun industri. Hal ini tentunya akan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Infrastruktur energi yang handal dapat menjadi pendorong untuk pengembangan potensi ekonomi lokal, seperti pariwisata dan industri kecil menengah.

Dalam pertemuan tersebut, beberapa hal yang menjadi fokus antara lain pentingnya koordinasi pelaksanaan proyek dalam memastikan terjalinnya koordinasi yang efektif antara PLN UIP JBT dan Kejagung RI untuk kelancaran pelaksanaan proyek, termasuk pengawasan dan penyelesaian potensi masalah yang mungkin timbul. Tak kalah penting dari hal tersebut yaitu penguatan kerja sama untuk memastikan bahwa seluruh aspek proyek, termasuk perizinan dan pengawasan, mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.

Senior Manager Perijinan, Pertanahan dan Komunikasi, Achmad Ismail menyampaikan bahwa dukungan penuh dari berbagai elemen lembaga pemerintahan ini akan semakin memajukan pembangunan infrastruktur energi demi kesejahteraan masyarakat.

“Kolaborasi antara PLN UIP JBT, Kejagung RI, serta dukungan dari Forkopimda hingga forkopimcam setempat menunjukkan komitmen bersama yang kuat dalam mendukung pembangunan proyek SUTT 150 kV Pelabuhan Ratu – Pelabuhan Ratu Baru,” ujar Achmad.

Achmad melanjutkan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur kelistrikan suatu daerah adalah sangat penting dan krusial karena akan menjadi tonggak utama pembangunan suatu daerah.

Diharapkan, dengan kerja sama yang baik antara berbagai pihak terkait, proyek ini dapat terealisasi dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama di wilayah pesisir Sukabumi Selatan. Ini adalah langkah konkret dalam mendukung visi pembangunan nasional untuk menciptakan Indonesia yang lebih maju dan berkelanjutan,” tutup Achmad.

Jalankan Program Transformasi K3, Manajemen PLN UIP JBT Lakukan Inspeksi Lapangan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) terus berupaya melakukan transformasi di berbagai lini, salah satunya pada aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Sejumlah program dijalankan dengan tujuan menciptakan zero accident. Program ini diimplementasikan dalam setiap pekerjaan di seluruh proses bisnis di lingkungan PLN Group.

PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) sebagai salah satu unit yang bertugas menyelesaikan pembangunan pembangkit serta jaringan transmisi dan gardu induk tentunya memiliki risiko yang tinggi dalam K3.

Oleh karena itu diperlukan komitmen untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya K3. Sebagai langkah nyata pemenuhan komitmen tersebut, Manajemen PLN UIP JBT turun langsung melaksanakan kegiatan inspeksi lapangan ke Gardu Induk (GI) 150 kilo Volt (kV) Data Center beserta transmisi terkait dalam rangka mewujudkan nir insiden kecelakaan kerja. Kegiatan Inspeksi ini sekaligus guna memantau progres pembangunan proyek jaringan transmisi dan gardu induk tersebut.

Kunto Nugroho, PLH General Manager PLN UIP JBT menyampaikan inspeksi tersebut dilaksanakan manajemen beserta tim UPP JBT 3 ini dalam rangka mewujudkan zero accident dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi.

“Inspeksi K3 akan secara rutin kami lakukan. Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi, kepatuhan terhadap K3 menjadi hal yang sangat penting. Kami ingin agar setiap pekerja memperhatikan betul aspek K3 ini,” ucap Kunto.

Kunto menambahkan bahwa saat ini PLN juga tengah menjalankan digitalisasi K3 yaitu melalui aplikasi yang dinamai Inspekta. Kunto menjelaskan bahwa aplikasi ini akan memudahkan pemantauan, pelaporan dan monitoring implementasi K3 di lapangan.

“Selain itu program digitalisasi K3 melalui aplikasi inspekta juga sudah diterapkan di kami untuk memudahkan pelaporan Unsafe Action / Unsafe Condition, pemantauan pengendalian K3 di setiap pekerjaan hingga pengumpulan dan analisa data yang akan membantu dalam penerapan kebijakan K3 korporat serta peningkatan kinerja K3,” terang Kunto.

Ditargetkan dapat selesai secara keseluruhan pada akhir tahun 2024, proyek yang berlokasi di Kabupaten Bekasi tersebut dibangun oleh PLN untuk menjamin keandalan pasokan listrik di Kawasan Industri Deltamas, Cikarang yang merupakan konsumen tegangan tinggi PLN. Pembangunan GI 150 kV Data Center juga dibangun beserta transmisinya sejumlah 23 tower. Sampai dengan sekarang, proyek ini telah berhasil menyerap lebih dari 280 tenaga kerja lokal dalam proses pengerjaannya.

Dalam kunjungan lapangannya, manajemen juga berdiskusi dengan para pekerja dan pengawas di lapangan untuk menggali kendala-kendala dalam pelaksanaan pekerjaan. Kunto mengimbau agar karyawan, pelaksana teknis, dan masyarakat senantiasa sadar akan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan dalam bekerja.

“Ada risiko yang tinggi begitu pekerjaan dimulai di lapangan sehingga implementasi K3 harus terus dan selalu dijalankan dengan disiplin oleh pegawai dan juga masyarakat. Kami menghimbau agar seluruh personel saling mengingatkan dan mengawasi selama proses bekerja,” tegasnya.

Ribuan Warga Meluber Sambut Euforia Lolosnya Timnas di Piala Asia U-23 di Balai Kota Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Ribuan warga memadati kegiatan nonton bareng (nobar) antara Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-23 melawan Korea Selatan U-23 di halaman Balai Kota Semarang, Jumat (25/4) malam. Bahkan kehadiran para suporter tersebut sampai meluber hingga ke Jalan Pemuda.

Sorak-sorai dukungan salah satunya dari Ultras Garuda Indonesia Kota Semarang yang menggema diiringi variasi pukulan drum.

Apalagi setelah Indonesia memastikan lolos Semifinal Piala Asia U23 usai menang melalui drama adu penalti dengan skor 2-2 (11-10) atas Korea Selatan di babak perempat final di Stadion Abdullah bin Khalifa, Qatar pada Jumat (26/4) dini hari, ribuan penonton yang hadir di Balai Kota Semarang bersorak sorai. Bahkan ada beberapa yang terlihat menangis dan teriak histeris menyaksikan perjuangan Pratama Arhan dan kawan-kawan melalui layar lebar yang disediakan Pemkot Semarang.

Di sepanjang laga, dukungan para penonton juga tak henti-hentinya apalagi ada undian doorprize yang disediakan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Bank Jateng, serta sponsor lainnya.

Salah satu penonton, Irwan mengaku terkejut karena kegiatan nonton bareng ini sangat meriah. Dirinya juga tak menyangka doorprize-doorprize yang diberikan tidak main-main. Apalagi ada tambahan hadiah angpau secara pribadi dari Mbak Ita sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu untuk para penonton yang beruntung. Pria berusia 24 tahun itu pun sangat mengapresiasi inisiasi kegiatan nonton bareng ini.

“Sangat seru bisa nonton bareng sama Bu Wali, gak nyangka malam-malam bisa ikut gabung nobar di tengah kesibukannya,” ujar warga Plombokan, Kecamatan Semarang Utara itu.

Penonton lainnya, Faisal warga Brebes mengaku juga mengaku senang mengikuti kegiatan nonton bareng di Balai Kota Semarang. Apalagi ia dipilih oleh Wali Kota Semarang untuk menjawab quiz dan berhasil mendapatkan mesin cuci.

“Gak nyangka sih malam-malam niatnya mau nobar tapi malah dapat doorprize. Senang sekali dengan nobar di sini,” terangnya.

Ia berharap kegiatan nonton bareng bisa kembali diadakan apalagi Timnas Indonesia berhasil melaju ke babak semi final. “Semoga ada kegiatan nobar lagi ya karena ini sangat ramai sekali, sangat antusias,” paparnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengucapkan syukur atas kemenangan Timnas Indonesia U-23 atas Korea Selatan melalui drama adu penalti 2-2 (11-10). Atas hasil ini Timnas Indonesia mengukir sejarah bisa melaju sampai ke babak Semi final Piala Asia U-23.

Jika Timnas Indonesia melaju ke babak final, pihaknya berencana akan mengadakan kegiatan nobar di Lapangan Pancasila Simpang lima Semarang. Pihaknya akan menyelenggarakan kegiatan nonton bareng lebih meriah dengan hadiah yang lebih banyak.

“Antusias masyarakat sangat luar biasa. Saya melihat dari IG di mention ada dari Brebes, kemudian Ungaran, jauh-jauh. Bahkan ada yang sudah mengirimkan pesan bahwa diminta untuk membuat kegiatan lagi, sehingga diharapkan Timnas bisa melaju sampai babak final dan juara. Apalagi bisa sampai lolos Olimpiade,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi perjuangan para pemain yang terus berjuang extra di laga yang berakhir dengan drama adu penalti. Dirinya berdoa, Timnas Indonesia selalu diberi kemudahan, kelancaran, dan kemenangan di turnamen ini agar bisa lolos Olimpiade. Sebagai mana diketaui, tiga besar di turnamen ini akan otomatis lolos Olimpiade Paris 2024.

Hal ini karena ada tiga slot untuk peserta Olimpiade 2024 cabang olah raga Sepakbola dari Piala Asia AFC. Tiga slot itu hanya didapatkan bagi mereka yang berhasil menjadi Juara, Runner Up, dan Peringkat 3. Sedangkan posisi empat besar harus menjalani play off melawan peringkat keempat Piala Afrika U-23 2023, Guinea.