spot_img
Beranda blog Halaman 282

Bukan Soal Warisan, Ferry Wawan Cahyono Dorong Melestarikan Kebudayaan dari Sekarang Hingga Selamanya

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono mengemukakan pandangannya tentang budaya sebagai jembatan dunia.

Ferry menyatakan bahwa budaya memiliki peran krusial dalam mempersatukan beragam masyarakat di seluruh dunia.

“Budaya bukan hanya warisan, tetapi juga jembatan yang menghubungkan berbagai bangsa dan tradisi,” ungkapnya, Jumat (26/4).

Adapun hal yang termasuk budaya antara lain bahasa, adat, kesenian, makanan, kebiasaan, dan sebagainya.

Ferry juga menyoroti pentingnya pelestarian budaya sebagai upaya untuk memperkuat persatuan dan kerukunan antarwarga.

“Melalui pemahaman dan penghormatan terhadap budaya satu sama lain, kita dapat membangun fondasi yang kuat untuk kerjasama lintas batas,” tambahnya.

Semakin majunya zaman, budaya juga bisa semakin berkembang karena mengalami akulturasi dengan budaya lain.

Oleh sebab itu, masyarakat Indonesia harus menjaga dan melestarikan budaya lokal yang sudah terbentuk sejak dahulu.

Dia juga mendukung keberagaman budaya sebagai aset yang berharga bagi kemajuan dan harmoni masyarakat.

” Sebagai salah satu aset bangsa yang harus dilestarikan, saya akan terus memperjuangan kebudayaan sekarang hingga seterusnya,” tandas Ferry.

Diharapkan, pandangan ini dapat menginspirasi langkah-langkah konstruktif dalam mempromosikan toleransi dan keragaman di tingkat lokal maupun global.

Sinergi Pemerintah dan PLN dalam Pembangunan Infrastruktur Energi

0

SUKABUMI (Pertamanews.id) – Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu pilar utama dalam mencapai kemajuan suatu negara. Sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan pembangunan strategis nasional, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) telah melakukan langkah proaktif dengan mengadakan kunjungan dan diskusi dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) di wilayah Sukabumi.

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan infrakstruktur ketenagalistrikan khususnya pembangunan SUTT 150 kV Pelabuhan Ratu – Pelabuhan Ratu Baru.

Proyek jaringan transmisi tersebut memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat, terutama di wilayah pesisir Sukabumi Selatan untuk memastikan keandalan sistem dan distribusi kelistrikan. Peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan listrik akan membawa dampak positif bagi masyarakat, baik dalam sektor perumahan maupun industri. Hal ini tentunya akan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Infrastruktur energi yang handal dapat menjadi pendorong untuk pengembangan potensi ekonomi lokal, seperti pariwisata dan industri kecil menengah.

Dalam pertemuan tersebut, beberapa hal yang menjadi fokus antara lain pentingnya koordinasi pelaksanaan proyek dalam memastikan terjalinnya koordinasi yang efektif antara PLN UIP JBT dan Kejagung RI untuk kelancaran pelaksanaan proyek, termasuk pengawasan dan penyelesaian potensi masalah yang mungkin timbul. Tak kalah penting dari hal tersebut yaitu penguatan kerja sama untuk memastikan bahwa seluruh aspek proyek, termasuk perizinan dan pengawasan, mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.

Senior Manager Perijinan, Pertanahan dan Komunikasi, Achmad Ismail menyampaikan bahwa dukungan penuh dari berbagai elemen lembaga pemerintahan ini akan semakin memajukan pembangunan infrastruktur energi demi kesejahteraan masyarakat.

“Kolaborasi antara PLN UIP JBT, Kejagung RI, serta dukungan dari Forkopimda hingga forkopimcam setempat menunjukkan komitmen bersama yang kuat dalam mendukung pembangunan proyek SUTT 150 kV Pelabuhan Ratu – Pelabuhan Ratu Baru,” ujar Achmad.

Achmad melanjutkan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur kelistrikan suatu daerah adalah sangat penting dan krusial karena akan menjadi tonggak utama pembangunan suatu daerah.

Diharapkan, dengan kerja sama yang baik antara berbagai pihak terkait, proyek ini dapat terealisasi dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama di wilayah pesisir Sukabumi Selatan. Ini adalah langkah konkret dalam mendukung visi pembangunan nasional untuk menciptakan Indonesia yang lebih maju dan berkelanjutan,” tutup Achmad.

Jalankan Program Transformasi K3, Manajemen PLN UIP JBT Lakukan Inspeksi Lapangan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) terus berupaya melakukan transformasi di berbagai lini, salah satunya pada aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Sejumlah program dijalankan dengan tujuan menciptakan zero accident. Program ini diimplementasikan dalam setiap pekerjaan di seluruh proses bisnis di lingkungan PLN Group.

PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) sebagai salah satu unit yang bertugas menyelesaikan pembangunan pembangkit serta jaringan transmisi dan gardu induk tentunya memiliki risiko yang tinggi dalam K3.

Oleh karena itu diperlukan komitmen untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya K3. Sebagai langkah nyata pemenuhan komitmen tersebut, Manajemen PLN UIP JBT turun langsung melaksanakan kegiatan inspeksi lapangan ke Gardu Induk (GI) 150 kilo Volt (kV) Data Center beserta transmisi terkait dalam rangka mewujudkan nir insiden kecelakaan kerja. Kegiatan Inspeksi ini sekaligus guna memantau progres pembangunan proyek jaringan transmisi dan gardu induk tersebut.

Kunto Nugroho, PLH General Manager PLN UIP JBT menyampaikan inspeksi tersebut dilaksanakan manajemen beserta tim UPP JBT 3 ini dalam rangka mewujudkan zero accident dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi.

“Inspeksi K3 akan secara rutin kami lakukan. Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi, kepatuhan terhadap K3 menjadi hal yang sangat penting. Kami ingin agar setiap pekerja memperhatikan betul aspek K3 ini,” ucap Kunto.

Kunto menambahkan bahwa saat ini PLN juga tengah menjalankan digitalisasi K3 yaitu melalui aplikasi yang dinamai Inspekta. Kunto menjelaskan bahwa aplikasi ini akan memudahkan pemantauan, pelaporan dan monitoring implementasi K3 di lapangan.

“Selain itu program digitalisasi K3 melalui aplikasi inspekta juga sudah diterapkan di kami untuk memudahkan pelaporan Unsafe Action / Unsafe Condition, pemantauan pengendalian K3 di setiap pekerjaan hingga pengumpulan dan analisa data yang akan membantu dalam penerapan kebijakan K3 korporat serta peningkatan kinerja K3,” terang Kunto.

Ditargetkan dapat selesai secara keseluruhan pada akhir tahun 2024, proyek yang berlokasi di Kabupaten Bekasi tersebut dibangun oleh PLN untuk menjamin keandalan pasokan listrik di Kawasan Industri Deltamas, Cikarang yang merupakan konsumen tegangan tinggi PLN. Pembangunan GI 150 kV Data Center juga dibangun beserta transmisinya sejumlah 23 tower. Sampai dengan sekarang, proyek ini telah berhasil menyerap lebih dari 280 tenaga kerja lokal dalam proses pengerjaannya.

Dalam kunjungan lapangannya, manajemen juga berdiskusi dengan para pekerja dan pengawas di lapangan untuk menggali kendala-kendala dalam pelaksanaan pekerjaan. Kunto mengimbau agar karyawan, pelaksana teknis, dan masyarakat senantiasa sadar akan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan dalam bekerja.

“Ada risiko yang tinggi begitu pekerjaan dimulai di lapangan sehingga implementasi K3 harus terus dan selalu dijalankan dengan disiplin oleh pegawai dan juga masyarakat. Kami menghimbau agar seluruh personel saling mengingatkan dan mengawasi selama proses bekerja,” tegasnya.

Ribuan Warga Meluber Sambut Euforia Lolosnya Timnas di Piala Asia U-23 di Balai Kota Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Ribuan warga memadati kegiatan nonton bareng (nobar) antara Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-23 melawan Korea Selatan U-23 di halaman Balai Kota Semarang, Jumat (25/4) malam. Bahkan kehadiran para suporter tersebut sampai meluber hingga ke Jalan Pemuda.

Sorak-sorai dukungan salah satunya dari Ultras Garuda Indonesia Kota Semarang yang menggema diiringi variasi pukulan drum.

Apalagi setelah Indonesia memastikan lolos Semifinal Piala Asia U23 usai menang melalui drama adu penalti dengan skor 2-2 (11-10) atas Korea Selatan di babak perempat final di Stadion Abdullah bin Khalifa, Qatar pada Jumat (26/4) dini hari, ribuan penonton yang hadir di Balai Kota Semarang bersorak sorai. Bahkan ada beberapa yang terlihat menangis dan teriak histeris menyaksikan perjuangan Pratama Arhan dan kawan-kawan melalui layar lebar yang disediakan Pemkot Semarang.

Di sepanjang laga, dukungan para penonton juga tak henti-hentinya apalagi ada undian doorprize yang disediakan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Bank Jateng, serta sponsor lainnya.

Salah satu penonton, Irwan mengaku terkejut karena kegiatan nonton bareng ini sangat meriah. Dirinya juga tak menyangka doorprize-doorprize yang diberikan tidak main-main. Apalagi ada tambahan hadiah angpau secara pribadi dari Mbak Ita sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu untuk para penonton yang beruntung. Pria berusia 24 tahun itu pun sangat mengapresiasi inisiasi kegiatan nonton bareng ini.

“Sangat seru bisa nonton bareng sama Bu Wali, gak nyangka malam-malam bisa ikut gabung nobar di tengah kesibukannya,” ujar warga Plombokan, Kecamatan Semarang Utara itu.

Penonton lainnya, Faisal warga Brebes mengaku juga mengaku senang mengikuti kegiatan nonton bareng di Balai Kota Semarang. Apalagi ia dipilih oleh Wali Kota Semarang untuk menjawab quiz dan berhasil mendapatkan mesin cuci.

“Gak nyangka sih malam-malam niatnya mau nobar tapi malah dapat doorprize. Senang sekali dengan nobar di sini,” terangnya.

Ia berharap kegiatan nonton bareng bisa kembali diadakan apalagi Timnas Indonesia berhasil melaju ke babak semi final. “Semoga ada kegiatan nobar lagi ya karena ini sangat ramai sekali, sangat antusias,” paparnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengucapkan syukur atas kemenangan Timnas Indonesia U-23 atas Korea Selatan melalui drama adu penalti 2-2 (11-10). Atas hasil ini Timnas Indonesia mengukir sejarah bisa melaju sampai ke babak Semi final Piala Asia U-23.

Jika Timnas Indonesia melaju ke babak final, pihaknya berencana akan mengadakan kegiatan nobar di Lapangan Pancasila Simpang lima Semarang. Pihaknya akan menyelenggarakan kegiatan nonton bareng lebih meriah dengan hadiah yang lebih banyak.

“Antusias masyarakat sangat luar biasa. Saya melihat dari IG di mention ada dari Brebes, kemudian Ungaran, jauh-jauh. Bahkan ada yang sudah mengirimkan pesan bahwa diminta untuk membuat kegiatan lagi, sehingga diharapkan Timnas bisa melaju sampai babak final dan juara. Apalagi bisa sampai lolos Olimpiade,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi perjuangan para pemain yang terus berjuang extra di laga yang berakhir dengan drama adu penalti. Dirinya berdoa, Timnas Indonesia selalu diberi kemudahan, kelancaran, dan kemenangan di turnamen ini agar bisa lolos Olimpiade. Sebagai mana diketaui, tiga besar di turnamen ini akan otomatis lolos Olimpiade Paris 2024.

Hal ini karena ada tiga slot untuk peserta Olimpiade 2024 cabang olah raga Sepakbola dari Piala Asia AFC. Tiga slot itu hanya didapatkan bagi mereka yang berhasil menjadi Juara, Runner Up, dan Peringkat 3. Sedangkan posisi empat besar harus menjalani play off melawan peringkat keempat Piala Afrika U-23 2023, Guinea.

Kemenko PMK Terus Bangun Kesadaran Membangun Resiliensi Anak Hadapi Perubahan Iklim

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus melakukan sosialisasi akan kesadaran membangun resiliensi anak menghadapi dampak dari perubahan iklim.

Sosialisasi itu sebagai bentuk nyata partisipasi dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan dan Pemuda Kemenko PMK Woro Srihastuti Sulistyaningrum menjelaskan kementeriannya bekerja sama dengan organisasi nonprofit Save The Children Indonesia mengadakan seminar untuk menyadarkan dampak perubahan iklim terhadap anak-anak dan perlunya upaya meningkatkan ketahanan mereka menghadapi kondisi tersebut.

“Makanya sedang kita dorong untuk sama-sama meningkatkan penyadaran kepada semua pihak sampai kepada tingkat daerah untuk bersama-sama bekerja mengatasi dampak perubahan iklim terhadap anak dan juga membangun resiliensi dari anak-anak. Jadi tadi disampaikan bahwa kita ingin anak-anak tidak hanya sebagai objek tetapi juga sebagai subjek,” ujar Deputi Woro, Kamis (25/4).

Ia menjelaskan pemerintah mendorong agar anak-anak juga berpartisipasi di dalam upaya membangun ketahanan diri atau resiliensi diri mereka, keluarga dan lingkungannya agar bisa melakukan adaptasi dengan dampak dari perubahan iklim.

“Jadi mereka yang nantinya juga menentukan bentuk-bentuk kegiatan yang tentunya relevan dengan kondisi yang ada di sekitar mereka untuk apakah itu dorong atau mereka kampanyekan dan seterusnya. Jadi memang kita memberikan ruang seluas-luasnya bagi anak muda untuk ikut berpartisipasi aktif di dalam mengkampanyekan, ikut terlibat dalam prosesnya dan seterusnya termasuk dalam pembuatan kebijakannya,” jelas Deputi Woro.

Dia juga menyatakan dukungan terhadap kegiatan yang dilaksanakan para pemangku kepentingan untuk menciptakan resiliensi anak terhadap perubahan iklim demi memastikan sosialisasi menjangkau masyarakat di akar rumput.

Hal itu dilakukan mengingat krisis iklim juga merupakan krisis hak anak-anak. Data Kementerian Kesehatan pada 2021 memperlihatkan kejadian infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), pneumonia dan diare menimpa lebih dari 20 persen anak Indonesia di bawah usia 5 tahun dan menjadikannya sebagai penyebab utama kematian bayi dan balita.

Pencemaran lingkungan turut berkontribusi terhadap penyakit-penyakit tersebut, termasuk ISPA yang dapa disebabkan oleh polusi udara.

Singkirkan Korea Selatan, Indonesia Dramatis Lolos ke Semifinal Piala Asia U-23

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Timnas Indonesia U-23 secara dramatis menyingkirkan Korea Selatan U-23 dari Piala Asia U-23 2024 dengan skor imbang 2-2 selama 120 menit, skuad Shin Tae-yong lantas menang lewat drama adu penalti dengan skor 11-10, pada Jumat (26/4/24).

Kali ini laga terkunci 2-2 dalam duel sengit 120 menit. Rafael Struick mencetak brace (15′, 45+3′) untuk dua kali membawa Timnas Indonesia U-23 unggul, tapi Korea Selatan U-23 bisa menyamakan kedudukan melalui own goal Komang Teguh (45′) dan gol Jeong Sang-bin (84′).

Di babak adu penalti, kedua tim saling balas sampai mengulangi giliran tendang. Pratama Arhan lantas mencetak gol penentu kemenangan sebagai eksekutor kedua di putaran kedua. Indonesia menang dengan skor 11-10.

Hasil ini mengantarkan skuad Timnas Indonesia U-23 ke babak semifinal Piala Asia U-23 2024. Garuda Muda menunggu pemenang duel Uzbekistan vs Arab Saudi di perempat final AFC U-23 Asian Cup.

Jaksa Agung RI Hadiri Pertemuan Konsultasi ke-2 Untuk Membentuk Badan/Entitas Para Jaksa ASEAN

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jaksa Agung ST Burhanuddin menghadiri dan memberikan pidato pada kegiatan “Pertemuan Konsultasi ke-2 Untuk Membentuk Badan/Entitas Para Jaksa ASEAN”. Dia menyampaikan bahwa setahun setelah pertemuan pertama di Lam Thaen, House Bang Saen, Chonburi, Thailand, telah menghasilkan poin penting, yaitu perlunya memperkuat kerja sama di antara Jaksa se-ASEAN.

Menurut Jaksa Agung, kerja sama ini penting untuk mencegah dan menekan kejahatan transnasional yang terorganisir. Dia mendorong para Jaksa ASEAN untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait kegiatan Kejaksaan guna memperkuat jaringan Kejaksaan ASEAN.

Pada pertemuan di Bang Saen, telah dicapai kesepakatan “Bang Saen Initiative 2023” yang membuka peluang untuk membentuk entitas atau Badan bagi para Jaksa se-ASEAN. Ini akan menjadi wadah untuk meningkatkan kerja sama, termasuk berbagi informasi dan pengetahuan terkait penegakan hukum di kawasan ASEAN.

Jaksa Agung menjelaskan bahwa dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi, kejahatan lintas batas semakin kompleks dan sulit ditangani oleh satu negara saja. Oleh karena itu, entitas Kejaksaan ASEAN diharapkan dapat membantu dalam penegakan hukum lintas batas.

Dia berharap entitas ini dapat meningkatkan kolaborasi antar lembaga Kejaksaan ASEAN untuk membangun sistem penegakan hukum yang kuat dan efektif. Selain itu, meningkatkan kapasitas dan kompetensi para Jaksa dalam menangani kasus lintas negara juga menjadi tujuan.

Jaksa Agung mengajak para peserta untuk berkomitmen menjadikan Pertemuan Konsultasi ke-2 Jaksa se-ASEAN di Bali sebagai langkah penguatan sinergi dan koordinasi bersama.

Dalam akhir pidatonya, Jaksa Agung menyampaikan penghargaan atas kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia untuk menjadi tuan rumah kegiatan ini. Dia berharap forum ini dapat mewujudkan terbentuknya Badan atau Entitas khusus bagi Jaksa se-ASEAN, yang akan menjadi wadah pertukaran ide, gagasan, ilmu, dan pengalaman untuk mengoptimalkan penegakan hukum yang berkeadilan dan mendorong supremasi hukum dan keamanan regional di kawasan ASEAN.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Jaksa Agung Filipina, Wakil Jaksa Agung Thailand, Kepala Badan Pemulihan Aset sekaligus Ketua Umum Persatuan Jaksa Indonesia, Jaksa Agung Muda Intelijen, Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya, serta para Ketua dan Anggota Delegasi Jaksa Agung dari Malaysia, Singapura, Brunei, Thailand, Filipina, Kamboja, Laos, Vietnam, dan Myanmar. Para observer dari negara-negara seperti Jepang, Luxemburg, Amerika Serikat, Denmark, UNODC, dan para undangan juga hadir dalam acara tersebut.

Mahasiswa Universitas Semarang Ajak Siswa SMK Semarang Berkreasi dalam Konten Digital Marketing melalui Tiktok

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) dalam tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di bawah bimbingan Ibu Hilda Rahmah, S.Pd., M.A. mengadakan kegiatan edukasi tentang konten digital marketing untuk siswa SMK Negeri 1 Semarang, Senin (22/4).

Kegiatan ini bertujuan untuk merangsang pemahaman siswa akan urgensi pemasaran konten digital dalam lanskap internet masa kini. Dengan memperkenalkan konsep ini, diharapkan siswa dapat menginternalisasi pentingnya adaptasi terhadap perubahan teknologi dan tren konsumen yang cepat.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong siswa agar mengambil peran aktif dalam menggunakan platform media sosial, khususnya TikTok, sebagai wadah untuk mengekspresikan ide-ide kreatif dan menghasilkan konten yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukatif kepada audiens mereka.

Dengan demikian, penggunaan TikTok dalam kegiatan ini memberikan siswa kesempatan yang luas untuk tidak hanya mengonsumsi konten, tetapi juga untuk menjadi pembuat konten yang berarti. Ini membuka pintu bagi mereka untuk mengembangkan keterampilan baru dalam menciptakan konten yang menarik, serta untuk memperluas jangkauan mereka dalam lingkungan digital yang terus berkembang

Bu Eko, selaku perwakilan sekolah, “Kebetulan dengan adanya pelatihan ini membantu siswa agar meningkatkan ilmu dan kreativitas mereka.” Ujarnya.

Kegiatan pendidikan ini juga dikemas dengan menarik dan interaktif. Seorang ahli pemasaran digital marketing dan konten creator TikTok, William Asella Putra turut diundang dalam kegiatan ini.

Di kegiatan ini, William turut membagikan tips dan trik membuat konten yang menarik bagi penonton. Mereka juga membahas bagaimana cara menggunakan fitur-fitur TikTok untuk mempromosikan konten yang keratif, dan membuat konten yang menarik sesuai dengan target audience.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat antusias. Mereka aktif melakukan tanya jawab dan terjun langsung dalam pembuatan konten TikTok. Kegiatan ini diharap dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam memanfaatkan teknologi digital dan mendukung para siswa dalam pembelajaran dan pengembangan diri mereka dimasa depan.

Hari Jadi Ke 20, Kuku Bima Sido Muncul Undang 20 Grosir dari Berbagai Daerah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Salah satu produk unggulan dari PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul), Kuku Bima merayakan hari jadinya ke-20 pada Kamis, (25/4) di Semarang.

Dengan mengusung tema “Gathering Grosir 20 Tahun Kuku Bima“, Sido Muncul mengundang 20 grosir dari berbagai daerah seperti Padang, Pekanbaru, Surabaya, Gresik, Pontianak, Batam, Banjarmasin, Medan, Palembang, Tangerang, Bangka, dan Pontianak, untuk berkunjung ke Pabrik Sido Muncul yang berada di kawasan Ungaran, Semarang.

Para grosir diajak untuk melihat secara langsung proses produksi Kuku Bima dan produk unggulan Sido Muncul lainnya, dilanjutkan malam harinya dengan Gala Dinner di Hotel Tentrem Semarang.

Selain itu, dalam menyambut perayaan hari jadinya yang ke-20 tahun, Kuku Bima juga mengadakan kompetisi desain kemasan yang akan diproduksi secara terbatas atau limited edition.

Nantinya akan dipilih 15 pemenang favorit, 4 pemenang besar dan 1 pemenang utama karya terpilih. Launching kemasan Kuku Bima dengan desain limited edition akan ditampilkan saat Gala Dinner.

Perayaan ini juga dimeriahkan dengan kehadiran para Brand Ambassador Kuku Bima, mulai dari Rieke Diah Pitaloka yang merupakan Brand Ambassador pertama bersama dengan almarhum Donny Kesuma, Chris John, Shanty, Denada, dan Novia Bachmid yang akan tampil mengisi acara dengan suara khasnya.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi terhadap pencapaian produk Kuku Bima bisa ada di tahap ini.

“Saya merasa bangga dan bersyukur terhadap pencapaian produk Kuku Bima hingga bisa berada di tahap ini. Semoga ke depannya semakin banyak inovasi dan ide kreatif yang bisa dihasilkan agar Kuku Bima bisa semakin maju dan diterima di hati masyarakat”, ujar Irwan Hidayat.

Kuku Bima sendiri merupakan produk minuman yang dapat menambah stamina dan memelihara daya tahan tubuh sehingga membuat tubuh menjadi selalu sehat. Produk ini diproduksi pertama kali pada April 2004 dan sudah diekspor ke berbagai negara seperti Malaysia, Nigeria, Brunei Darussalam, Afganistan, Jordan dan beberapa negara lainnya.

Dibuat dengan bahan-bahan alami seperti Ginseng, Royal Jelly, Madu serta berbagai macam vitamin, produk ini juga memiliki berbagai varian rasa, mulai rasa Original, Anggur, Mangga, Kopi, Jambu, Jeruk, Nanas, Susu Soda, dan Anggur plus Vitamin C.

Ikuti Prosesi Wisuda Undip ke-174, Mbak Ita: Kalau Ingin Dapatkan yang Terbaik, Pasti Ada Pengorbanan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengikuti prosesi wisuda ke-174 Universitas Diponegoro di Gedung Muladi Dome Tembalang Semarang, Kamis (25/4).

Mbak Ita, sapaan akrabnya berhasil meraih gelar doktor dengan predikat Summa Cumlaude atau IPK sempurna 4.00 Program Studi Doktor Administrasi Publik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Bukan hal yang mudah untuk mendapatkan predikat Summa Cumlaude, untuk itu dirinya membagikan tips bagi mahasiswa yang kini tengah berjuang menyelesaikan study termasuk skripsi, tesis, bahkan disertasi.

“Tentunya, kalau kita ingin mendapatkan yang terbaik, itu pasti ada pengorbanan. Tidak mungkin enggak,” ujar Mbak Ita ditemui usai prosesi wisuda.

Mbak Ita menyebut, harus memilah dan memilih menentukan mana skala prioritas dalam hidup yang harus segera dikerjakan.

“Tentunya ada skala prioritas, kalau bekerja tentu prioritas utama pekerjaan. Kemudian prioritas kedua sekolah dan rumah tangga kalau sudah menikah,” kata dia.

Sedangkan, lanjut dia, jika dulunya masih bisa bersenang-senang, berkumpul dengan teman, namun karena ingin cepat selesai jurnal atau bahkan disertasi maka harus dikurangi bermainnya.

“Jadi yang kadang-kadang hilang ya mainnya ‘dolannya’, mungkin juga kurang tidurnya. Kita harus membagi pada saat jam kerja. Tetapi saat malam atau sore saat tidak ada pekerjaan kita bisa mengerjakan disertasi,” jelasnya.

Tips selanjutnya, kata dia, yakni apabila mendapat koreksi dari promotor maka harus segera dikerjakan. “Sebenarnya saat kita sudah mendapatkan koreksi, revisi atau bahan-bahan disertasi tentunya harus langsung dikerjakan. Jangan menunda-nunda,” kata dia.

Kemudian, kata Mbak Ita, harus sering membaca referensi termasuk membaca jurnal-jurnal dan membuat jurnal.

Tak hanya itu, Wali Kota perempuan pertama di Kota Semarang ini juga tak malu untuk bertanya kepada para senior maupun dosen jika terdapat hal yang tidak ia ketahui.

“Kita harus mau belajar dengan senior kita, belajar dari pengajar dan dosen. Saya bahkan tidak malu belajar dari Pak Bambang Pramusinto. Walaupun beliaunya kepala dinas atau jajaran saya tapi beliau lebih senior dari saya kalau urusan doktor atau pendidikan,” imbuh dia.

Tak sampai di situ, Mbak Ita juga tak malu untuk bertanya jika memiliki kendala dalam pembuatan jurnal-jurnal dan disertasi.

“Di Pemerintah Kota Semarang ini kan banyak contohnya, seperti Mas Safrinal doktor ahli lingkungan. Saat saya mengambil disertasi terkait Kota Lama Semarang. Beliau yang doktor ahli lingkungan sangat membantu. Ya gak perlu malu untuk belajar dengan teman maupun staf kita atau eselon II, gak perlu malu. Jangan merasa kita yang paling pinter,” bebernya.