spot_img
Beranda blog Halaman 285

Selama 3 Bulan Terakhir, Kejati Jateng Berhasil Buru Lima DPO Korupsi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Selama periode tiga bulan, mulai dari Januari hingga Maret 2024, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah telah berhasil mengeksekusi lima orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejati Jateng.

Eksekusi ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum yang intensif di wilayah tersebut.

Menurut Asisten Intelijen Kejati Jateng, Sunarwan mengungkapkan, selama tiga bulan ini pihaknya telah mengeksekusi lima orang DPO dari 77 DPO yang ditetapkan Kejati Jateng.

Adapun kelima DPO tersebut adalah Ahmadun bin Naderi (Kejari Demak), Shopia Loretta Hutabarat (Kejari Kabupaten Magelang), Suryo Antoro Soejanto bin Soejanto (Kejari Kota Semarang), Antono bin Sahad (Kejari Kabupaten Magelang), dan Sahliyatul Khoiriyah (Kejari Klaten).

Sunarwan mengungkapkan, DPO Ahmadun bin Naderi berhasil dieksekusi tim pada tanggal 12 Februari 2024 di Desa Karangrowo Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak.

“Ahmadun merupakan tersangka kasus penggunaan dana APBDes tahun 2016 yang mengakibatkan Desa Karangrowo, Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak mengalami kerugian sebesar Rp 475.995.604. Kasus ini masih tahap penyidikan,” jelas Sunarwan, Rabu (17/4).

Selanjutnya DPO Shopia Loretta Hutabarat berhasil diringkus pada 19 Februari 2024 di Jalan Damar No.9 Prajenan RT. 002/003 Desa Mertoyudan Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang.

Berdasarkan putusan MA Nomor: 705 K/Pid/2023 tanggal 6 Agustus 2024, terpidana Shopia melakukan tindak pidana penipuan dan pencucian uang yang merugikan nasabah sebesar Rp. 10 miliar.

“Shopia dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp.3 miliar dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar akan diganti pidana kurungan selama satu tahun,” kata Sunarwan.

Untuk DPO atas nama Suryo Antoro Soejanto ditangkap pada 21 Februari di Jalan Bukit Tembakau Kelurahan Ngesrep Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Bersadarkan putusan MA RI No. 1737K/Pid/2013 tanggal 20 Januari 2020 jo putusan PN Semarang No. 54/Pid.Sus/2012/PN.Smg tanggal 20 Juni 2012 terpidana dipidana penjara selama enam tahun dan denda 10 miliar subsidair satu tahun dan empat bulan kurungan.

“Suryo terbukti terlibat kasus pembobolan Bank BCA di Jalan Pemuda Semarang pada 2011. Ditemukan enam transaksi kredit rumah yang menggunakan tiga nama debitur fiktif. Transaksi kredit rumah tersebut menjaminkan enam aset kepada pihak bank sebesar Rp 25 milair melalui perantara Suryo,” jelasnya.

Sementara itu Antono bin Sahad berhasil ditangkap pada 23 Februari 2024 di Dusun Wilangan Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk Jatim. “Berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Semarang Nomor: 97/Pid.Sus-TPK/2026.Smg tanggal 25 Oktober 2026 telah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut penyimpanan APBDes dari kontribusi air yang digunakan PDAM dan ADD Desa Tlogorejo Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang tahun 2006/2007, penggunaan kontribusi penggunaan air PDAM Kabupaten Magelang tahun 2005-2007 alokasi Dana Desa di Kantor Desa Tlogorejo Kabupaten Magelang. Antono dijatuhi pidana selama empat tahun dan denda Rp. 300 juta subsidair tiga bulan,” lanjut Sunarwan.

Sedangkan DPO atas nama Sahliyatul berhasil diamankan di Jalan Nangka Kota Bekasi pada tanggal 8 Maret 2024. Berdasarkan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan Nomor Print-741/M.3.9/Eoh.3/05/2023 tanggal 29 Mei 2023 untuk melaksanakan putusan MA RI Nomor 1096 K/Pid/2022/MA RI tanggal 26 Oktober 2023 atas nama terdakwa Sahliyatul Khoiriyah melanggar Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP dengan menjatuhkan pidana selama dua tahun.

Sunarwan berharap para DPO lainnya kooperatif mau menyerahkan diri. “Tinggal tunggu waktu sajalah. Kalau dia menyerahkan diri kan cepat selesai. Lagi pula ketika DPO dalam pelarian mereka tidak akan tenang,” kata Sunarwan.

Sunarwan menyebut pihaknya optimis mampu menangkap para DPO lainnya. Diketahui sebanyak 77 orang DPO tersebut adalah 35 orang dari perkara pidana umum, dan 42 orang dari pidana khusus, dari seluruh Kejari di Jawa Tengah.

Ini Profil Dr. Sugeng Riyanta, Resmi Jabat Wakajati Jateng yang baru

0

SEMARANG (Pertamanews.id)  – Dr. Sugeng Riyanta, SH MH resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Jawa Tengah. Pengambilan sumpah dan pelantikan dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Dr. I Made Suarnawan, SH MH, di di Aula Lantai 6 Kejati Jateng, Kota Semarang, Rabu (17/4).

Pelantikan Sugeng Riyanta sebagai Wakajati Jateng tersebut berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 86 Tahun 2024, Tanggal 18 Maret 2024, tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.

Selain itu, juga berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Nomor: PRIN-305/ M3/Cp.2/03/2024 tanggal 25 Maret 2024. Diketahui, Sugeng Riyanta sebelumnya menduduki jabatan sebagai Wakajati Bangka Belitung.

Diketahui Sugeng Riyanta saat ini, masih mengemban tugas sebagai Pj Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), setelah dilantik Pj Gubernur Sumatra Utara, Hassanudin di Medan pada 15 November 2023.

Selain melantik Sugeng Riyanta sebagai Wakajati Jateng mengantikan Teguh Subroto, Kajati Made juga melantik Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati Jateng, Muhammad Yusfidli.

Dalam arahannya, Kajati Jateng, I Made Suarnawan meminta jajarannya untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat. Sebab, kepercayaan masyarakat kepada Kejaksaan selama ini telah mencapai puncaknya.

“Harapan kami prestasi yang diperoleh pejabat yang lama harus dipertahankan syukur-syukur dipertahankan. (Kepercayaan publik ke Kejaksaan) sudah 86 persen dipertahankan kalau bisa ditingkatkan lagi,” kata dia.

Suarnawan menyebut mempertahankan lebih sulit dibanding memperjuangkan. Oleh sebab itu, dibutuhkan keiklasan dalam bekerja dan sinergitas dengan masing-masing bidang.

“Yang penting kita kerjasama keikhlasan dari bapak ibu di dalam petugas sangat-sangat diperlukan. Karena tanpa kerjasama yang baik tanpa keikhlasan jangan harap kita dapat melakukan tugas dengan baik. Itu modal utama dan kita harus selalu mensyukuri di dalam bertugas kalau kita banding-bandingkan tentu nanti tidak akan habis-habisnya. Tapi yang jelas Kejaksaan tinggi Jawa Tengah bukan kaleng-kaleng kita harus yakin bisa,” tandasnya.

Pihaknya, juga meminta agar terus memantau dan mensyukseskan pilkada serentak. Menurutnya, monitoring akan dilakukan melalui Posko.

“Pilpres sukses dan pilkada serentak saya yakin juga sukses. Kita nanti posko-posko kami siapkan semua baik di daerah-daerah,” ujarnya.

Prestasi Sugeng Riyanta

Sejumlah prestasi ditorehkan Sugeng Riyanta, dibidang Pendidikan diantaranya, berhasil meraih gelar doktor berkat didikasi yang tinggi dan kecintaannya terhadap Korps Adhyaksa.

Pria yang menyukai wayang ini, mendapat gelar doktor melalui disertasinya berjudul “Model Kelembagaan Kejaksaan Sebagai Lembaga Negara yang Profesional dan Independen Dalam Penanganan Tindak Pidana Korupsi” dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,77.

Sugeng Riyanta yang juga menjabat sebagai PJ Bupati Tapteng, lahir di dusun Sawahan, Kelurahan Banaran, Kapanewon Galur, Kulon Progo.

Memiliki riwayat karier yang moncer, Sugeng pernah menjabat sebagai Kajari Jakarta Pusat, kemudian menjabat sebagai Kepala Sub. Direktorat Tindakan Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kajagung.

Tidak hanya disitu, Sugeng juga pernah menjabat sebagai Adpidsus Kajati Riau dan Aspidum Kajati Sumatera Utara, kemudian menjabat Wakajati Bangka Belitung (Babel) dan kini menjabat Pj Bupati Tapanuli Tengah.

Semenjak menjadi PJ Bupati Tapteng, banyak prestasi hingga dalam waktu singkat APBD Pemkab Tapanuli Tengah yang sebelumnya dinyatakan defisit sebesar Rp. 43 miliar, per tanggal 12 Desember 2023, surplus sebesar Rp. 13,4 miliar.

Langkah dan strategi yang dilakukan mengatasi keuangan Pemkab Tapanuli Tengah, seperti langkah cepat mitigasi risiko, dengan mengendalikan arus kas keluar sehingga dari semula proyeksi defisit 43 M, proyeksi surplus 13,4 M.

Beberapa kebijakan untuk pengendalian kas, yaitu penghematan pada OPD. Pos belanja-belanja yang tidak urgent, dan sifatnya ceremony.

Selain itu, dirinya juga melakukan melakukan pengetatan syarat dan prosedur pengajuan pencairan Ganti Uang (GU) atas belanja pada OPD besar di Dinas Kesehatan (Dinkes), Pekerjaan Umum (PU), dan pada Dinas Pendidikan Tapteng yang berpotensi rawan penyimpangan.

Namun prestasi yang diraih itu, bukan tanpa halangan. Sebagai seorang Jaksa, Sugeng memahami seluk beluk keuangan Pemerintahan di daerah, karena semua dapat diukur dari pencapaian peningkatan ekonomi dan pembangun serta pelayanan terhadap masyarakat. Banyak kebijakan yang membuat kalangan mafia birokrasi terusik atas kehadiran nya di wilayah Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara.

Jabatan

Nama : Dr. SUGENG RIYANTA, S.H., M.H.
PENDIDIKAN TERAKHIR : DOKTOR (UNIVERSITAS SEBELAS MARET) SURAKARTA THN 06/09/2019
JABATAN : WAKIL KEPALA KEJAKSAAN TINGGI TMT 18-03-2024
PANGKAT/GOL : JAKSA UTAMA MUDA(IV/c)

Riwayat Menjabat :
1. KEPALA SEKSI PENYIDIKAN ASISTEN TINDAK PIDANA KHUSUS 01/05/2012
2. KOORDINATOR DI KEJATI KEJATI JATENG 12/02/2014
3. KEPALA KEJAKSAAN NEGERI KEJARI MUKOMUKO 10/02/2015
4. ASISTEN TINDAK PIDANA KHUSUS KEJATI RIAU 27/05/2016
5. ASISTEN TINDAK PIDANA KHUSUS KEJATI RIAU 30/11/2017
6. KEPALA SUB DIREKTORAT TINDAK PIDANA KORUPSI DAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG : DIREKTORAT PENYIDIKAN JAM TINDAK PIDANA KHUSUS 05/02/2018
7. KEPALA KEJAKSAAN NEGERI KEJARI JAKARTA PUSAT 06/03/2019
8. INSPEKTUR MUDA TINDAK PIDANA UMUM,PERDATA DAN TATA USAHA NEGARA INSPEKTORAT IV JAM PENGAWASAN 03/12/2019
9. ASISTEN TINDAK PIDANA UMUM 08/02/2021
10. KEPALA BAGIAN REFORMASI BIROKRASI BIRO PERENCANAAN JAM PEMBINAAN 18/02/2022
11. KOORDINATOR DI KEJAGUNG INTELIJEN JAM INTELIJEN 25/01/2023
12. WAKIL KEPALA KEJAKSAAN TINGGI BABEL 09/10/2023
13. WAKIL KEPALA KEJAKSAAN TINGGI JAWA TENGAH 18/03/2024

Potensi Zakat di Jawa Tengah Diperkirakan Capai Rp3,1 Triliun

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Potensi zakat di Jawa Tengah diperkirakan mencapai Rp3,1 triliun setiap tahunnya. Sumbernya berasal dari ASN yang bekerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Jateng dan juga dari 35 pemerintah kabupaten/kota.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jateng, Ahmad Darodji, menyampaikan hal ini dalam acara Silaturahmi dan Halalbihalal bersama pimpinan Baznas RI serta kabupaten/kota di Semarang pada Selasa (16/4/2024). Dia berharap para kepala daerah, terutama Penjabat Gubernur, terus memberikan dukungan.

“Kita optimis kalau Pj Gubernur terus mendorong. Kami juga akan lakukan ekstensifikasi. Instansi yang belum ada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) akan disurati agar membentuk UPZ,” kata Darodji

Menurut Darodji, daerah yang mampu mengumpulkan zakat dalam jumlah besar juga akan memiliki pembangunan yang baik. Sebab, Baznas bisa menjadi salah satu sumber pendukung bagi pemerintah daerah. Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menekankan agar perolehan zakat, infak, sedekah di setiap kabupaten/kota dioptimalkan.

Dana yang terkumpul di Baznas Jateng selama ini memiliki peran penting dalam membantu penanganan kemiskinan, stunting, dan peningkatan keterampilan tenaga kerja.

“Kalau Baznas Provinsi sudah baik, maka perlu terus ada peningkatan. Nanti kabupaten/ kota yang masih belum menunjukkan kesadaran dalam rangka peningkatan, akan kami kasih tahu, tegur, dan dorong,” imbuh Nana.

Menurut Nana, kinerja Baznas Jateng dari segi kualitas dan kuantitas sudah baik. Perolehan zakat terus meningkat dari tahun ke tahun dan dana yang terkumpul dimanfaatkan untuk program-program pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, serta penanganan bencana, bantuan modal usaha produktif, pelatihan kerja, dan lain sebagainya.

Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyatakan bahwa meskipun perolehan zakat tingkat provinsi Jawa Tengah masih di bawah DKI Jakarta, potensi zakat di Jawa Tengah lebih besar karena memiliki 35 kabupaten/kota. Jika perolehan zakat di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dapat dioptimalkan, Jawa Tengah akan menjadi daerah dengan perolehan zakat terbesar di Indonesia.

“Kita harus memfasilitasi para muzakki, untuk membersihkan diri dan membuat ketenangan dengan membayar zakat. Kalau perolehan zakat di daerahnya besar, akan sangat mudah untuk menjalankan program di daerah itu. Penggunaan zakat diperbolehkan kalau itu untuk orang miskin dan penanganan stunting,” katanya.

Jumlah Wisatawan di Kota Semarang Saat Libur Lebaran Tertinggi se-Jawa Tengah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jumlah wisatawan di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) mengalami peningkatan signifikan selama libur Lebaran 2024. Lonjakan wisatawan tersebut tertinggi di Jateng dengan angka mencapai 340 persen.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengungkap, Little Netherlands Kota Lama menduduki peringkat pertama sebagai destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

“Kunjungan di Kota Semarang meningkat 350 ribu wisatawan. Sebanyak 200 lebih wisatawan datang ke Kota Lama,” kata Mbak Ita, sapaan akrabnya, usai menggelar halal bihalal di Halaman Balai Kota Semarang, Selasa (16/4).

Data tersebut mengacu pada hasil penghitungan random sampling yang dilakukan oleh Dinas Kepemudaan, Olah raga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jateng.

Setelah Little Netherlands Kota Lama, posisi kedua disusul oleh Lawang Sewu di tingkat Kota Semarang. Peningkatan kunjungan wisatawan tersebut berdampak pada melonjaknya okupansi hotel di Ibu Kota Jateng. Okupansi hotel tersebut juga di atas rata-rata Jateng.

“Okupansi hotel juga meningkat rata-rata sampai 85 persen sebelum Lebaran, sementara pada 11 April dan 12 April, dan liburan mencapai 95 persen,” kata Mbak Ita.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Wing Wiyarso menambahkan, jumlah wisatawan yang tercatat tersebut hanya di destinasi-destinasi wisata besar.

Menurut Wing, jumlah wisatawan akan makin tinggi bila penghitungan random sampling juga dilakukan secara merata di tempat-tempat wisata yang ada di Kota Semarang.

“Tentunya ini sangat menggembirakan, Alhamdulillah warga Kota Semarang sangat mendukung, minimal sedikitnya pengaduan atau komplain dari wisatawan,” katanya.

Secara urutan destinasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan di Jateng adalah Little Netherlands Kota Lama. Kemudian Masjid Sheikh Zayed Solo, Masjid Agung Demak, disusul Umbul Ponggok Klaten, dan Candi Borobudur Magelang.

“Ini tentunya menjadikan Kota Semarang menjadi makin hebat. Tentu akan kami tingkatkan lagi,” katanya.

Di sisi okupansi hotel, dia menjabarkan Kota Semarang berada di atas rata-rata Jateng. Keterisian hunian itu terlihat sejak Ramadan yang menyentuh angka 64 persen.

Belum lagi, okupansi menjadi luar biasa ketika memasuki libur Lebaran H+1, H+2, dan H+3 yang mencapai 95 persen. Kemudian di hari selanjutnya karena sudah musim arus balik, mulai menurun 85 persen.

“Ini juga berdampak pada sektor kuliner, bahkan warung-warung kecil juga tampak luar biasa ramainya karena tingginya kunjungan wisatawan,” pungkas Wing.

One Way Arus Balik Mudik Selesai Diberlakukan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Polisi memberhentikan sistem one way dari km 414 Tol Kalikangkung hingga km 71 Tol Cipali pagi ini. Rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan guna menghadapi arus balik mudik.

“One way dihentikan mulai dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung sampai dengan KM 72 Gerbang Tol Cipali,” jelas Kakorlantas Polri Irjen. Pol. Aan Suhanan dalam keterangan tertulis, Selasa (16/4/24).

Ditambahkan Kakorlantas, penghentian rekayasa lalu lintas satu arah ini karena arus lalu lintas di ruas Tol Transjawa menuju Jakarta dalam kondisi normal.

Kakorlantas menjelaskan, sebelumnya pada pukul 06.00 sampai pukul 08.00 WIB petugas melakukan pembersihan jalur satu arah. Setelah pembersihan arus, lalu lintas di ruas tol berjalan normal dua arah.

“Lalu lintas normal dua arah mulai dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung sampai dengan KM 72 Gerbang Tol Cipali,” ujarnya.

Sementara itu, sistem contraflow masih diberlakukan dua lajur, mulai dari KM 70 s.d. KM 74 Tol Jakarta-Cikampek. Pengendara yang melintasi tol pun diimbau untuk saling toleransi di jalan dan menjaga kondisi tubuh agar selalu fit saat berkendaraan.

“Terima kasih untuk masyarakat yang sudah mengikuti peraturan petugas di lapangan,” ungkap Irjen Pol. Aan.

PDIP Tolak Daftarkan Bobby Nasution di Penjaringan Pilgub Sumut, Gibran: Tenang Saja

0
Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming Raka

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memberikan tanggapannya terhadap keputusan PDIP yang menolak kemungkinan Bobby Nasution untuk mendaftar dalam penjaringan Pilgub Sumatera Utara dengan santai. Gibran menyatakan bahwa hal tersebut sebaiknya ditanyakan langsung kepada Bobby dan dia sendiri tidak menganggap hal tersebut sebagai masalah.

“Ya tanya saja ke Bobby ya. Ya ndak papa ya. Tenang saja,” ujar Gibran setelah menghadiri acara Halal Bihalal bersama ASN Pemkot Solo di Balai Kota Solo pada Selasa (16/4).

Ketika ditanya tentang kemungkinan Bobby mencalonkan diri melalui partai lain untuk Pilgub Sumut, Gibran menanggapi dengan singkat.

“Ya itu (maju parpol lain), ditanyakan ke Bobby saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, PDIP telah membuka pendaftaran bagi calon kepala daerah untuk Pilkada 2024, di mana kader dan nonkader diizinkan untuk mendaftar. Namun, ada pengecualian khusus untuk Sumatera Utara, di mana Wali Kota Medan, Bobby Nasution, tidak diizinkan untuk mendaftar berdasarkan usulan dari DPD PDIP Sumut.

Aswan Jaya, Wakil Ketua DPD PDIP Sumut, menjelaskan bahwa keputusan ini telah diambil secara tegas oleh PDIP, karena Bobby dianggap telah mengkhianati partai setelah dukungannya yang tidak sesuai saat Pilpres 2024. Saat itu, Bobby, yang merupakan kader PDIP, mendukung Prabowo Subianto yang berpasangan dengan ipar Gibran Rakabuming Raka, meskipun PDIP mengusung Ganjar-Mahfud MD.

“Pertimbangannya karena Bobby adalah orang yang telah mengkhianati partai,” kata Aswan saat dihubungi pada Senin (15/4).

Sebanyak 31 Kapal Disiapkan untuk Layani Pemudik Kembali ke Tempat Asal

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Polri menyatakan penumpang kapal memadati Pelabuhan Merak menuju Bakauheni. Data terakhir tercatat 31 kapal dengan 91 perjalanan beroperasi melayani pemudik.

Juru Bicara Polri Kombes. Pol. Harry Goldenhardt menyampaikan, sebanyak 41.769 penumpang yang menggunakan moda transportasi kapal penyeberangan dari Merak menuju Bakauheni.

“Jumlah penumpang 41.769 orang dengan total kendaraan 8.115 unit,” jelasnya, Senin (15/4/24).

Menurutnya, untuk data penumpang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak sebanyak 111.151. Sementara jumlah kendaraannya sebanyak 26.411.

Lebih lanjut ia menyampaikan, dalam arus balik mudik yang berlangsung dilakukan delaying system menuju Pelabuhan Bakauheni. Terdapat tiga titik delaying system yang diberlakukan guna mengurai kepadatan.

“Di Rest Area KM 20 jalur B, Rest Area KM 49 jalur B, dan Reast Area KM 87 jalur B,” ungkapnya.

Pupuk Indonesia Niaga Berbagi Kebahagiaan Melalui PIKA PIN

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Idul Fitri merupakan momen untuk merayakan kemenangan setelah berpuasa selama sebulan penuh dan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan keberkahan melalui pemberian bantuan.

Bekerja sama dengan Perkumpulan Istri Karyawan Pupuk Indonesia Niaga (PIKA-PIN), PI Niaga melaksanakan kegiatan bakti sosial yang sasarannya adalah tenaga alih daya (outsourcing).

Diwakili oleh Pengurus harian PIKA-PIN dan Humas PI Niaga, bantuan berupa sembako dan makanan diserahkan langsung kepada tenaga ahli daya tersebut pada tanggal 28 Maret 2024 lalu.

“Penyaluran sembako dan makanan ini merupakan kegiatan rutin yang telah dilakukan oleh PIKA-PIN setiap tahun. Hal ini merupakan bentuk komitmen PIKA-PIN dalam mendukung kegiatan sosial perusahaan untuk membantu masyarakat dalam momen menjelang Idul Fitri,” ungkap Lina Hilman Taufik, Ketua Umum PIKA-PIN.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu kelancaran kegiatan penyaluran bantuan kepada tenaga alih daya ini. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 H,” tutup Lina.

Selain diperuntukkan kepada tenaga alih daya, PI Niaga juga memberikan bantuan bagi tenaga sekuriti di lingkungan kantor pusat.

Disamping itu, PI Niaga telah menyalurkan bantuan kepada dua panti asuhan, yaitu Pondok Yatim & Dhuafa (Pengadegan), Yayasan Panti Asuhan Yatim Daarul Rahman (Pasar Minggu) serta Rumah Quran Ash-Shalihin (Kalibata) – Jakarta.

“Bantuan berupa sembako utamanya beras dan uang tunai itu disalurkan ke dua panti asuhan dan satu rumah Qur’an dengan total penerima manfaat mendekati seratus orang,” ujar Direktur Utama PI Niaga Hilman Taufik.

Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan harian selama bulan puasa dan menjelang Idul Fitri.

“Kami berharap kegiatan Ramadhan PI Niaga ini terus dilaksanakan setiap tahunnya, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran PI Niaga. Semoga PI Niaga terus berkembang dan dapat memberikan manfaat lebih banyak kepada masyarakat lingkungan dan stakeholder lainnya,” ungkap Hilman.

Mbak Ita Pantau Lalu Lintas Arus Balik Lebaran Lewat Udara

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan pantauan lalu lintas arus Balik Lebaran 2024 menggunakan Hely Rescue 3604 milik Basarnas.

Pantauan udara dengan rute Kalikangkung – Kalikuto – Balaikota – Bawen – Kalikangkung berlangsung Minggu (14/4) pukul 11.30 WIB.

Tak sendiri, Wali Kota Semarang melakukan pantauan udara bersama Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang Budiono dan Dirut PT Jasa Marga Semarang Batang Nasrullah.

“Alhamdulillah pantauan dilakukan mulai dari Kendal Kalikangkung ke Kalikuto, mengitari Kota Semarang dan sampai ke Bawen. Memang ada beberapa titik yang mulai tersendat, ada pula yang masih lengang,” ujar Mbak Ita, sapaannya usai melakukan pentauan udara dari Gate Kalikangkung.

Dari hasil pantauan, lanjut Mbak Ita, kemungkinan bisa saja kembali dilakukan One Way dengan menarik mundur hingga wilayah Salatiga dan Bawen.

“Tadi Direktur PT Jasa Marga menyampaikan kemungkinan akan diberlakukan One Way. Kalau saat ini kan One Way dari Gate Kalikangkung, kemungkinan bisa saja mundur hingga wilayah Salatiga dan Bawen. Karena tadi di Pintu Tol Banyumanik juga sudah mulai padat. Jalur dari Salatiga juga mulai padat,” imbuh dia.

Meski demikian, kata dia, secara keseluruhan arus lalu lintas lancar. “Secara keseluruhan lancar dan sepertinya tidak ada kendaraan yang mogok di jalan Tol. Moga-moga ini bisa berlangsung sampai besok. Tentunya kami sangat berterimakasih dengan Kepala Basarnas yang sudah memberikan kesempatan kami dari Pemerintah Kota juga memantau dari Udara,” bebernya.

Menurut Mbak Ita, mudik sebagai salah satu tradisi dari tahun ke tahun masyarakat saat momen Lebaran. Pastinya banyak pengalaman yang masyarakat pahami, mulai dari menyiapkan kendaraan, hingga kartu elektronik (e-Tol).

“Kami mengimbau pada para pemudik untuk menyiapkan kendaraannya, dicek lagi, dan tentunya e Tolnya juga. Saya imbau agar pemudik mengecek dulu sebelum masuk Tol,” jelasnya.

Mbak Ita juga mengingatkan agar pengendara atau pemudik menjaga kondisi badan. “Kondisi badan juga berpengaruh, kalau saya lihat saat pantauan di beberapa kecelakaan penyebabnya karena kurang istirahat para pengemudi,” tuturnya.

“Saya harap pendamping driver juga mengawasi, ‘jawil-jawil’, nyolek untuk jangan ngantuk. Kalau ngantuk ya menepi di rest area atau keluar ke kota sebentar. Yang penting tetap jaga badan,” katanya.

Ia bahkan mengajak para pemudik untuk transit dan beristirahat sejenak di Kota Semarang sembari mencoba kuliner dan oleh-oleh dari kota Lunpia.

“Semarang ini kan tengah-tengah, kalau orang dari Surabaya dan wilayah lain. Semarang ini kan tengah-tengah transit, sehingga bisa mampir ke semarang juga untuk beli oleh-oleh dan nyoba kulinernya Semarang,” seru Mbak Ita.

Sementara itu, Dirut PT Jasa Marga Semarang Batang, Nasrullah mengakui jika trafik lalu lintas di Tol Semarang Batang mengalami peningkatan.

“Kalau kita lihat trafiknya sudah mulai meningkat. Kemarin saja tanggal 13 April, trafik perhari yang transaksi ke Jakarta itu sekitar 62ribu. Intinya kepadatan semakin meningkat,” ujar Nasrullah.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian hingga kementerian untuk mengantisipasi jika rekayasa lalu lintas diperlukan.

“Tapi kami tetap akan siapkan gerbang dan juga sarana dan petugas yang akan aktif di lapangan,” jelasnya.

Terkait informasi diskresi one way di KM 425 ruas tol Semarang, pihaknya masih menunggu instruksi dari Kementerian, dan memantau kondisi lalu lintas. “Kalau memang perlu dilakukan akan kami pertimbangkan,” sebutnya.

Dirinya mengimbau, para pemudik untuk bisa mengupdate informasi Jasa Marga melalui aplikasi Travoy.

“Jasa Marga memiliki call center 14080 yang bisa dihubungi atau pun bisa mendownload aplikasi kami Travoy dari Jasa Marga. Disitu pengguna jalan bisa memantau kepadatan melalui CCTV, ataupun bila membutuhkan bantuan bisa menghubungi Call Center,” imbuhnya.

Tinjau Semarang Zoo, Mbak Ita Minta Manajemen Lakukan Pembenahan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pada momen libur Lebaran, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan tinjauan ke destinasi wisata Taman Satwa Mangkang atau yang dikenal dengan Semarang Zoo, Sabtu (13/4) siang.

Sembari meninjau, Mbak Ita sapaan akrab Wali Kota Semarang juga menyapa pengunjung yang datang dari berbagai penjuru wilayah.

Tak hanya itu, dirinya bahkan menyusuri jalan masuk, lokasi parkir serta melihat aktivitas di Semarang Zoo. Hasilnya, Mbak Ita meminta manajemen PT. Taman Satwa Semarang (Perseroda) untuk melakukan pembenahan-pembenahan.

“Hari ini saya meninjau salah satu tempat wisata milik PT. Taman Satwa Semarang yang merupakan BUMD-nya Pemerintah Kota Semarang. Tadi begitu saya lihat dan tinjau memang banyak yang harus diperbaiki,” ujar Mbak Ita.

Perbaikan, lanjut Mbak Ita, harus dimulai dari lingkungan di Jalan Raya arah gerbang masuk ke Semarang Zoo. “Itu arah masuk (Semarang Zoo) juga gondrong gondrong rumputnya. Mestinya OPD dengan BUMD ini bisa berkolaborasi, saling komunikasi. Tinggal angkat telepon kemudian bisa dibersihkan,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Mbak Ita juga menyoroti kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah. Hal ini tampak di area parkir banyak sampah berceceran. “Begitu mau masuk ke area sini, banyak sampah yang tidak diambil. Ini kan Ibu kota provinsi jangan sampai malu-maluin gitu,” bebernya.

Saat memasuki area ticketing, dirinya bahkan mendapati beberapa titik spot yang masih kotor dan kurang terawat. “Mulai dari parkir, area ticketing, hingga di dalam masih kotor dan perlu banyak pembenahan,” tegasnya.

Mbak Ita menyesalkan kesiapan manajemen Semarang Zoo dalam menghadapi momen Libur Lebaran 2024 yang dinilai perlu evaluasi. “Ini kan menyambut libur Lebaran, cuti panjang. Mestinya manajemen bisa menyiapkan dengan baik sehingga masyarakat yang datang ke sini tidak akan kapok. Mereka akan datang kembali ke sini lagi atau bahkan menularkan berita yang baik kepada tetangganya, kepada saudaranya,” paparnya.

“Enggak perlu menunggu libur lebaran, jika tersiar berita baik tentang Semarang Zoo, pasti jika ada momen di hari Minggu atau akhir pekan, mereka akan mengunjungi taman satwa Semarang Zoo lagi,” kata dia.

Dirinya menyebut, jika Semarang Zoo ramai, otomatis Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masuk ke Pemerintah Kota juga akan mengalami kenaikan.

“Padahal, Semarang Zoo ini jadi salah satu andalan PAD Pemerintah Kota. Sekaligus kesan atau wajahnya tempat wisata Kota Semarang. Saya harap manajemen bisa melakukan perubahan signifikan, karena BUMD kan lebih luwes bisa bekerja sama dengan semua pihak (stakeholder) untuk win-win solution. Agar tentunya, taman satwanya bagus, pendapatan PAD juga bisa memberikan kontribusi bagi kota Semarang dan investor akan senang karena mendapatkan keuntungan yang menjanjikan,” pungkas Mbak Ita.