spot_img
Beranda blog Halaman 29

Program MBG Disosialisasikan di Lampung, Dorong Gizi Seimbang dan Ekonomi Lokal

0

BANDAR LAMPUNG (Pertamanews.id) – Pemerintah bersama para pemangku kepentingan di Provinsi Lampung menggelar kegiatan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Balai Keratun Pemprov Lampung pada Selasa (18/11). Langkah ini merupakan komitmen pemerintah untuk tetap melayani rakyat dengan memberikan kebermanfaat ganda bagi masyarakat.

Sosialisasi program MBG ini dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Lampung, Seh Ajeman, Kepala SPPG Kota Bandar Lampung Rizki Makruf, Ketua DPW Perempuan Bangsa, Zam Zanariah, serta ratusan peserta yang merupakan warga setempat. Kegiatan ini menjadi diharapkan menjadi momentum untuk perubahan yang lebih baik menuju Indonesia emas 2045.

Dalam sambutannya, Anggota DPRD Provinsi Lampung Seh Ajeman menyampaikan dukungan penuh terhadap Program MBG yang digagas pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan gizi seimbang.

“Saya menyambut baik langkah pemerintah dalam menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, terutama untuk mendukung kelompok anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Program ini adalah wujud perhatian pemerintah terhadap pentingnya kesejahteraan gizi masyarakat yang terkadang terbatas aksesnya,” ujar Seh Ajeman.

Program MBG, yang menjadi salah satu prioritas Presiden dan Wakil Presiden, tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga berdampak langsung pada penguatan ekonomi lokal. Bahan pangan untuk dapur MBG akan mengutamakan pasokan dari pedagang, petani, peternak, serta pemilik usaha kecil di daerah.

“Program MBG bukan hanya menjawab kebutuhan gizi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal, memperkuat ketahanan pangan, dan memperluas kesempatan kerja,” tambah Ajeman. 

Melalui kegiatan sosialisasi ini, para peserta diharapkan dapat memahami konsep, tujuan, serta mekanisme pelaksanaan Program MBG sehingga dapat berperan aktif dalam penyelenggaraannya di wilayah Lampung.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.*

FSRU Lampung Kian Strategis, 20 Kargo LNG Masuk untuk Kebutuhan Industri dan Pembangkit

0

LAMPUNG (Pertamanews.id) – Dari perairan 21 km lepas Pantai Labuhan Maringgai, Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Lampung kembali menerima kargo Liquefied Natural Gas (LNG) untuk kebutuhan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebesar ±131.000 m³. LNG tersebut bersumber dari LNG Plant domestik.

Penerimaan kargo tanggal 12 – 14 November 2025 dengan proses ship-to-ship-transfer (STS) dilaksanakan oleh PT PGN LNG Indonesia (”PLI”), anak usaha PGN.

Kegiatan ini menjadi penerimaan kargo ke-20 sepanjang tahun 2025, yang menandai operasional FSRU Lampung tetap andal dan stabil.

Direktur Komersial PGN, Aldiansyah Idham, menegaskan pentingnya STS LNG bagi kesinambungan layanan gas bumi nasional.

Hal ini juga merupakan wujud dukungan pemerintah dan stakeholder kepada PGN dalam menjamin keberlangsungan pasokan energi bersih.

“Penerimaan kargo ke-20 membuktikan keandalan FSRU Lampung sebagai salah satu garda terdepan dalam menjaga suplai energi bersih dan turut mencerminkan sinergi yang kuat dalam PGN Group. Konsistensi ini menjadi fondasi dalam memperkuat layanan gas bagi masyarakat dan industri, sekaligus menggerakkan roda perekonomian nasional,” ujarnya, (18/11).

Di sisi lain Direktur Utama PLI, Nofrizal, menambahkan bahwa keberhasilan ini juga mencerminkan kapabilitas operasi yang semakin matang.

“Sejak awal beroperasi, kami berkomitmen menghadirkan solusi energi yang terkoneksi, aman, dan berkelanjutan. Setiap kegiatan STS dijalankan dengan standar keselamatan tertinggi,” tambahnya.

Hingga 14 November 2025, FSRU Lampung menerima 20 kargo LNG dengan volume mencapai ±58,03 juta MMBTU. PLI terus memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan sektor energi industri dan pembangkit, khususnya di wilayah Jawa Bagian Barat dan Sumatera.

Adapun kapasitas penyimpanan FSRU Lampung sendiri mencapai 170.000 m3, dengan kapasitas regasifikasi LNG sebesar 240 MMSCFD.

“Kegiatan STS ke 20 di tahun 2025 juga menjadi momentum bagi PLI untuk mempertegas perannya bagian dari Subholding Gas dalam menyediakan energi bersih bagi Indonesia, sekaligus mendukung langkah pemerintah dalam transisi energi menuju Net Zero Emission,” pungkas Nofrizal.***

Hotel Ciputra Semarang Hadirkan Menu Spesial “Sop Buntut Borobudur” Ala Chef Wisnu Ciputra

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel Ciputra Semarang kembali menghadirkan inovasi kuliner melalui menu terbaru bertajuk “Sop Buntut Borobudur”, kreasi Chef F.X. Wisnu Widayat, salah satu chef senior yang telah malang melintang di dunia kuliner selama hampir 25 tahun.

Berlokasi di jantung Simpang Lima, hotel bintang lima ini menyuguhkan pengalaman rasa yang memadukan kelezatan tradisional dengan sentuhan modern.

Terinspirasi dari cita rasa gurih manis khas masakan Jawa, Chef Wisnu meracik sop buntut dengan karakter unik yang berbeda dari hidangan serupa di Semarang.

Meski tetap menggunakan teknik memasak tradisional, ia menghadirkan komposisi rasa yang lebih halus dan kaya, menciptakan identitas baru pada sajian klasik ini.

Untuk menghasilkan kuah yang pekat rasa dan daging yang empuk sempurna, proses memasak membutuhkan waktu hingga 5–6 jam.

Chef Wisnu sengaja memilih buntut sapi lokal agar rasa alami daging dapat muncul maksimal, sekaligus membedakan dirinya dari beberapa hotel lain yang menggunakan bahan impor. Sentuhan manis gurih khas Jawa menjadi elemen penting yang memperkuat karakter khas sajian ini.

Tidak hanya soal rasa, aspek penyajian turut dibuat istimewa. Setiap mangkuk “Sop Buntut Borobudur” dirancang untuk memberikan pengalaman bersantap yang hangat, nyaman, dan berkesan bagi para tamu.

Chef Wisnu berharap menu ini dapat menghadirkan perspektif baru terhadap hidangan sop buntut yang selama ini dikenal luas di Jawa, khususnya Semarang.

Tak sekadar menawarkan kuliner kaya cita rasa, Hotel Ciputra Semarang ingin memperkenalkan interpretasi modern terhadap kuliner Nusantara tanpa meninggalkan akar tradisinya.

Sebagai chef yang telah lama berkiprah di industri perhotelan, Chef Wisnu dikenal teliti, detail, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap kualitas.

Kepiawaiannya memadukan teknik tradisional dengan pendekatan modern membuat setiap kreasinya menghadirkan rasa autentik namun tetap relevan dengan selera masa kini.

Kunci Sido Muncul Memenangi SDGs Award: Fokus pada Manfaat untuk Sesama

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk berhasil meraih peringkat pertama pada SDGs Action Award 2025. Menjadi yang terbaik di dalam kategori dunia usaha yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas dalam rangkaian SDGs Annual Conference di Gedung Utama Bappenas, Jakarta Rabu (19/11).

Penghargaan ini mengukuhkan komitmen Sido Muncul dalam memperkuat praktik pembangunan berkelanjutan di lingkungan perusahaan

Perjalanan Sido Muncul untuk meraih peringkat pertama juga tidaklah mudah, karena harus bersaing dengan beberapa perusahaan.

“Mendapatkan award ini menyadarkan kami (Sido Muncul) bahwa tahun depan policy kami yaitu membantu pemerintah untuk memberdayakan community development,” demikian Irwan Hidayat.

Irwan melanjutkan selama ini Sido Muncul sudah melakukan beberapa kegiatan community development.

Irwan juga menjelaskan Sido Muncul sudah melakukan beberapa program community development di desa-desa yang nantinya akan diperbanyak. Caranya adalah bekerja sama dengan desa-desa agar Sido Muncul bisa terlibat dalam pengembangan SDGs, sehingga target tahun 2030 yaitu tidak ada kemiskinan di dunia.

“Ya, kami cuma partisipasi aja. Pokoknya kami akan memperbesar partisipasi kami. Sebagai tanggung jawab moral,” katanya.

Sebagai informasi, penghargaan SDGs Action Awards merupakan apresiasi bagi pemerintah dan non pemerintah yang mendukung pelaksanaan SDGs di Indonesia. Penghargaan ini juga untuk memberikan inspirasi untuk terus berpartisipasi untuk mencapai target SDGs.l

Dalam sambutannya Menteri PPN/Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S.mengatakan Sido Muncul dilihat memiliki kinerja yang dari segi data kuantitatif sangat baik dan aksi nyata yang diberikan Sido Muncul dan berdampak kepada masyarakat.

Tema tersebut dirancang untuk memperkuat agenda prioritas nasional. Ia menekankan bahwa implementasi SDGs di Indonesia merupakan bagian dari komitmen strategis yang dijalankan bersama United Nations sebagai upaya mendorong percepatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Indonesia terus memperkuat koordinasi strategis dan pelaksanaan SDGs melalui perencanaan jangka panjang, sistem pemantauan terintegrasi, dan inovasi pembiayaan,” jelasnya.

Bangga! Program Sisternet Indonesia Dipresentasikan sebagai Model Pemberdayaan Perempuan di W20

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Delegasi Indonesia tampil aktif dan substantif pada Konferensi Tingkat Tinggi Women20 (W20) Summit Afrika Selatan yang berlangsung pada 12–14 Oktober 2025.

Acara ini menutup satu dekade W20 di bawah Presidensi G20 Afrika Selatan dan menekankan pentingnya kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan perempuan dan anak perempuan.

Komuniké W20 2025, yang memuat rekomendasi kebijakan, diserahkan ke Empowerment of Women Working Group (EWWG) untuk dibahas pada tingkat menteri sebelum diteruskan ke Leaders’ Declaration G20 Summit.

Proses ini menegaskan peran W20 sebagai pemberi masukan kebijakan yang terintegrasi dengan arsitektur pengambilan keputusan G20.

Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Amurwani Dwi Lestariningsih, menyampaikan, “Indonesia hadir aktif dan mendorong agar komitmen G20 benar-benar berdampak pada kehidupan perempuan dan anak perempuan. Fokus kami meliputi penguatan ekonomi perawatan, peningkatan literasi dan inklusi digital yang aman, pencegahan kekerasan berbasis gender, serta perluasan akses pembiayaan dan pasar bagi UMKM perempuan. Kesetaraan bukan sekadar komitmen, melainkan mandat untuk menghasilkan kebijakan yang terukur dan berkeadilan.”

Salah satu contoh best practice Indonesia yang ditampilkan adalah Sisternet dari XLSMART, sebuah program pemberdayaan perempuan yang meningkatkan literasi digital dan kapasitas perempuan agar lebih mandiri di era digital.

Sisternet menyediakan pelatihan digital, mentoring kewirausahaan, pengembangan kepemimpinan, kampanye literasi keuangan, serta edukasi keamanan digital melalui platform terintegrasi.

Ketua Delegasi W20 Indonesia, Hadriani Uli Silalahi, menekankan pentingnya kemitraan lintas sektor.

“Kami mengapresiasi peran sektor swasta yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan akses pasar perempuan. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil menjadi kunci mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Hadriani.

Perwakilan Indonesia di EMPOWER Alliance, Yessie D. Yosetya, menambahkan, “XLSMART melalui Sisternet kami posisikan sebagai platform terbuka untuk pelatihan digital, pengembangan bisnis, dan penguatan jejaring pemasaran bagi UMKM perempuan. Dengan tema ‘Satu Hati, Berjuta Inspirasi’, setiap delegasi W20 dapat saling menginspirasi dan melahirkan jutaan ide, rekomendasi, dan aksi positif.”

Komuniké W20 yang telah dibahas pada pertemuan teknis dan sidang menteri EWWG akhir Oktober 2025 di Gauteng kemudian direkomendasikan ke Leaders’ Declaration untuk diadopsi oleh para pemimpin G20.

Indonesia menegaskan komitmennya dalam memajukan kesetaraan gender melalui kebijakan care economy, inklusi keuangan, dan penghapusan kekerasan terhadap perempuan.

Sebanyak 20 negara hadir dalam pertemuan ini, termasuk Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Uni Eropa, Jerman, Jepang, India, Italia, Meksiko, Nigeria, Arab Saudi, Turki, Inggris, dan Amerika Serikat.

Para delegasi menegaskan komitmen global dalam mempercepat kesetaraan gender dan pemberdayaan ekonomi perempuan di seluruh dunia.***

XLSMART Melaju Kencang dengan Pertumbuhan 38% di Triwulan III

0

JAKARTA (Pertamanews.id) — PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) sukses mencatat pertumbuhan agresif pada kuartal ketiga (Q3) 2025, periode yang menjadi momentum konsolidasi penuh pertama setelah merger.

Hampir semua indikator kinerja menunjukkan lonjakan signifikan. Perusahaan membukukan pendapatan Rp 11,47 triliun, naik 38% YoY. EBITDA yang dinormalisasi tumbuh 24% YoY menjadi Rp 5,40 triliun, sementara laba bersih setelah dinormalisasi melonjak 288% mencapai Rp 1,15 triliun.

Pendapatan dari layanan data dan digital mendominasi dengan kontribusi lebih dari 89,7%.
Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi bukti kuat keberhasilan integrasi pasca merger.

“Kuartal ketiga 2025 menandai fase penting bagi XLSMART dalam mewujudkan nilai dari konsolidasi dan integrasi pasca merger… Basis pelanggan yang semakin kokoh serta peningkatan rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) menunjukkan efektivitas strategi monetisasi dan fokus kami pada pertumbuhan yang berkualitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, kinerja keuangan tetap solid meski perusahaan menanggung beban integrasi satu kali.

“Pendapatan kuartal ketiga tumbuh 38%… Capaian ini menunjukkan daya tahan dan fundamental bisnis yang semakin kuat,” kata Rajeev.

XLSMART juga memastikan realisasi potensi sinergi pasca integrasi senilai USD 150–200 juta pada 2025 melalui penyatuan pusat operasional, pemantauan layanan, dan optimisasi aset jaringan.

Total pelanggan naik 36% YoY menjadi 79,6 juta, sementara ARPU campuran meningkat ke Rp 39 ribu. Pengguna aktif aplikasi digital myXL, AXISNet, dan mySmartfren turut tumbuh 21% YoY hingga mencapai 39,1 juta.

Hingga akhir Q3 2025, integrasi jaringan XL, AXIS, dan Smartfren menghasilkan:

  • Kecepatan unduh naik 71%
  • Cakupan populasi Smartfren bertambah 38%
  • 192 area/kota baru terhubung lewat National Roaming dan MOCN
  • Lebih dari 209 ribu BTS, naik 27% YoY
  • Trafik layanan tumbuh 53% YoY menjadi 3.903 petabytes

XLSMART juga mengintegrasikan Customer Experience & Service Operation Center (CESOC) dan memperkuat kolaborasi dengan ZTE dan Huawei untuk efisiensi jaringan.

Mobile: brand XL, AXIS, dan Smartfren terus menopang pertumbuhan dengan penyederhanaan produk dan loyalitas pelanggan yang meningkat.

Enterprise: peluncuran ESTA memperkuat layanan IoT, cloud, dan keamanan siber.

Home: layanan XL SATU mendekati 1 juta pelanggan, didorong paket fleksibel dan harga bersaing.

Keuangan Tetap Sehat

  • Utang kotor: Rp 22,50 triliun
  • Net debt to EBITDA: 3,27x
  • Free Cash Flow: naik 23% menjadi Rp 9,41 triliun
  • CAPEX: Rp 4,26 triliun

FISIP UNDIP Tunjukkan Inovasi Akademik, Kritik Film Diposisikan sebagai Literasi Global

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menunjukkan komitmennya menuju kampus berkelas dunia melalui rangkaian kegiatan akademik dalam program World Class University (WCU).

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah kuliah umum bertema “Menulis Kritik atau Kajian Film: Membangun Argumen Estetika dalam Analisis Kontekstual Film” yang digelar Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP, belum lama ini.

Hadir sebagai narasumber utama, Tito Imanda, Ph.D., Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan Badan Perfilman Indonesia (BPI), membedah bagaimana kritik film bukan sekadar ulasan, melainkan medium literasi budaya sekaligus ruang refleksi sosial yang semakin relevan di era digital.

“Film adalah bahasa universal yang merekam kompleksitas kehidupan manusia. Dengan menulis kritik, kita turut membaca dan membingkai kembali dunia yang direpresentasikan di layar,” ujar Tito.

Pandangan tersebut sejalan dengan tujuan kegiatan yang diinisiasi oleh KBK Media, Budaya, dan Gender FISIP UNDIP. Ketua KBK, Dr. Hapsari Dwiningtyas Sulistyani, menegaskan bahwa kuliah umum ini menjadi bentuk ruang intelektual yang mempertemukan teori, praktik, dan kesadaran budaya dalam satu wadah pembelajaran.

“Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan mahasiswa, tetapi juga mempertegas peran universitas dalam membangun kepekaan sosial dan tanggung jawab intelektual. Kritik film adalah jembatan antara estetika dan etika akademik,” ungkapnya.

Lebih jauh, Dr. Hapsari menyebutkan bahwa penguatan literasi budaya merupakan pilar penting dalam mendorong UNDIP menjadi universitas berkelas dunia.

“Dalam konteks World Class University, literasi budaya menjadi bagian penting dari diplomasi akademik. Melalui kajian film, mahasiswa belajar membaca perbedaan, memahami identitas, dan membangun empati lintas budaya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, UNDIP kembali menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berbicara tentang inovasi sains dan teknologi.

Penguatan humaniora, budaya, dan kemampuan membaca dinamika global juga menjadi fondasi penting dalam mencetak lulusan berkarakter dan berdaya saing internasional.***

Sosialisasi MBG di Bekasi Perkuat Edukasi Gizi dan Gerakkan Partisipasi Warga

0

KOTA BEKASI (Pertamanews.id) – Bekasi menjadi salah satu daerah yang menyambut positif kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui sosialisasi yang digelar bersama berbagai elemen, semangat kolaborasi dan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang mulai tumbuh di tengah masyarakat. Acara ini menghadirkan perwakilan dari DPR RI, Dinas Sosial Kota Bekasi, serta Badan Gizi Nasional yang menekankan pentingnya peran masyarakat dalam sosialisasi program MBG di Bekasi Sabtu, (15/11).

Mewakili Anggota Komisi IX DPR RI, Erik Julianto, menyampaikan bahwa program MBG merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun generasi yang sehat dan kuat. “Program ini adalah langkah konkret dari pemerintah untuk menciptakan masyarakat yang sehat, cerdas, dan produktif. Kami dari DPR RI mendukung penuh pelaksanaannya dan mengajak seluruh warga Kota Bekasi untuk bersama-sama menjadikannya gerakan nasional,” ujar Erik. 

Lebih lanjut, Erik menegaskan bahwa keberhasilan program MBG membutuhkan sinergi dari semua pihak, mulai dari pemerintah, institusi pendidikan, hingga lapisan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Dinas Sosial Kota Bekasi, Ester, menjelaskan bahwa sosialisasi ini memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat. Menurutnya, masih ada persepsi keliru terkait program ini di kalangan publik. 

“Melalui sosialisasi ini, masyarakat akhirnya mengetahui bahwa program Makan Bergizi Gratis memiliki manfaat besar bagi tumbuh kembang anak. Ini bukan sekadar program bantuan, tetapi investasi untuk masa depan bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan dari Badan Gizi Nasional, Ade Tias Maulana, menegaskan bahwa program MBG tidak hanya menyasar peningkatan gizi anak, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi keluarga penerima manfaat. Ia berharap para peserta sosialisasi dapat menjadi penyambung informasi yang akurat. “Kami berharap informasi tentang MBG tidak berhenti di ruangan ini. Silakan sebarkan ke tetangga, warga sekitar, dan lingkungan masing-masing. Peran masyarakat akan menentukan keberlangsungan program ini,” tutupnya.

Sosialisasi ini menjadi momentum penting yang menumbuhkan optimisme bahwa program MBG dapat menjadi kekuatan baru menuju generasi Indonesia yang lebih sehat dan mandiri.*

Mahasiswa USM Ajak Anak-Anak Belajar Teknologi Lewat Kegiatan “Pesta Belajar Kreatif”

0
Mahasiswa Universitas Semarang (USM) uang sedang membimbing anak – anak untuk perkenalan diri di Desa Tambakroto, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak pada kegiatan “Pesta Belajar Kreatif” pada Minggu (16/11) lalu.

DEMAK (Pertamanews.id) – Mahasiswa Universitas Semarang menggelar “Pesta Belajar Kreatif” di Desa Tambakroto, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak pada Minggu (16/11). Kegiatan ini berlangsung sehari penuh dan menjadi ruang edukasi literasi digital bagi anak-anak di lingkungan tersebut.

Program ini menghadirkan sesi pengenalan penggunaan smartphone yang aman, pemahaman ikon aplikasi, serta etika saat beraktivitas di internet. Panitia juga menyoroti perilaku digital yang sering muncul pada anak dan remaja seperti candaan merendahkan, unggahan foto tanpa izin, dan tren yang memicu perundungan. Mahasiswa menegaskan perlunya batas dalam humor serta pentingnya interaksi digital yang beretika.

Ketua panitia, Tania Eka, menilai literasi digital sejak dini menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan teknologi. Ia berharap kegiatan ini membantu anak-anak memahami cara menggunakan internet secara bertanggung jawab.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya paham teknologi, tetapi juga bijak dan berani menggunakannya dengan penuh kesadaran,” ujar Tania.

Setelah sesi materi, peserta mengikuti praktik pembuatan video pendek bertema cita-cita, kebersihan lingkungan, dan perkenalan diri. Anak-anak belajar teknik dasar pengambilan gambar, pencahayaan, dan berbicara di depan kamera. Sesi kuis digital seperti tebak emoji dan tebak ikon aplikasi menambah antusiasme sekaligus memperkuat pemahaman terhadap materi yang telah diberikan.

Program ini disusun melalui model Project-Based Learning. Mahasiswa merancang kegiatan yang berdampak langsung pada masyarakat dan relevan dengan kebutuhan literasi digital saat ini.

Tania menyatakan bahwa kegiatan ini juga memberi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengelola acara dan berinteraksi dengan warga.

“Kami belajar mengatur alur kegiatan, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta memastikan program berjalan lancar,” tambahnya.

Warga Tambakroto turut memberikan dukungan dengan menyediakan fasilitas dan ruang kegiatan. Kolaborasi mahasiswa dan masyarakat ini memperlihatkan bahwa kerja sama perguruan tinggi dan warga mampu menghadirkan program edukatif yang bermanfaat dan tepat sasaran.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar edukasi literasi digital dapat terus berlanjut dan memberi dampak positif bagi anak-anak di Desa Tambakroto.***

Dorong Ekonomi Digital, Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM Latih Karang Taruna Patiunus III Soal Affiliate TikTok

0
Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM berfoto bersama peserta Karang Taruna Patiunus III usai Pelatihan Optimalisasi Program Affiliate TikTok di Balai Kelurahan Pandean Lamper, Semarang.

SEMARANG (Pertamanews.id) — Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) menggelar pelatihan bertema Optimalisasi Program Affiliate TikTok bagi anggota Karang Taruna Patiunus III, berlangsung di Balai Kelurahan Pandean Lamper, Semarang, Minggu (23/11) lalu.

Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pemuda mengenai peluang ekonomi digital melalui program afiliasi TikTok, yang kini semakin diminati generasi muda.

Para pemateri dari mahasiswa USM memaparkan sejumlah materi, mulai dari sistem komisi, strategi pemilihan produk, teknik pembuatan konten menarik, hingga cara memaksimalkan penjualan dengan memanfaatkan algoritma TikTok.

Peserta Karang Taruna Patiunus III mengikuti sesi praktik langsung pembuatan konten singkat TikTok dalam Pelatihan Optimalisasi Program Affiliate.

Tidak hanya penyampaian materi, peserta juga diajak melakukan praktik langsung dengan membuat konten singkat menggunakan fitur-fitur dasar aplikasi.

Antusiasme terlihat dari aktifnya peserta berdiskusi dan mencoba berbagai teknik yang diperagakan dalam sesi praktik tersebut.

Ketua tim mahasiswa Ilmu Komunikasi USM mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat untuk meningkatkan literasi digital di kalangan pemuda.

“Kami berharap pelatihan ini dapat membuka wawasan dan memberikan keterampilan bagi Karang Taruna Patiunus III agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi kreatif di era digital,” ujarnya.

Perwakilan Karang Taruna Patiunus III mengapresiasi pelatihan tersebut dan menilai materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.

Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan agar kemampuan digital pemuda semakin berkembang. Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi dan foto bersama sebagai penutup. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para pemuda untuk lebih aktif mengembangkan keterampilan digital dan memanfaatkan peluang ekonomi digital secara optimal.***