spot_img
Beranda blog Halaman 295

Akibatkan Banjir, Pemkot Semarang Instruksikan Pengembang Perumahan Grand Permata Tembalang Bangun Talud Sesuai Kajian

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan menindak tegas pengembang perumahan yang tidak melakukan kajian teknis tata ruang dan tata bangunan. Seperti yang terjadi di Perumahan Grand Permata, Kelurahan Mateseh, Kecamatan Tembalang.

Perumahan yang lokasinya berbatasan langsung dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Babon tersebut acap kali dilanda banjir limpasan karena tanggul atau taludnya tidak sesuai kajian teknis yang dikeluarkan oleh Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang.

Kepala Distaru Kota Semarang, Irwansyah mengatakan, para pengembang memiliki kewajiban untuk menyediakan rasa aman bagi masyarakat yang menjadi penghuninya.

“Kami akan terbitkan surat peringatan atau SP3, kalau mereka tidak kunjung melakukan maka kami akan tindak lanjut dengan ketentuan yang berlaku, bisa penyegelan,” kata Irwansyah, Minggu (17/3).

Tak hanya itu, pihaknya juga bisa melakukan pembekuan bahkan pencabutan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Surat peringatan tersebut dikeluarkan untuk mendorong pengembang perumahan segera membangun talud atau tanggul sesuai ketentuan yang berlaku.

“Intinya kami minta segera membuat talud atau tanggul sesuai kajian teknis yang benar, bukan sekadar bangun talud, sehingga berfungsi karena perumahan itu berbatasan langsung dengan Sungai Babon,” katanya.

Menurutnya, pengembangan perumahan selain berorientasi terhadap bisnis juga harus memahami kebutuhan rumah atau backlog yang sekarang ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Termasuk pentingnya perizinan baik tata ruang maupun tata bangunan yang telah ditetapkan.

“Kami harap developer juga bisa memahami, mereka butuh bisnis pengembang perumahan. Tolonglah siapkan perumahan yang layak huni, jangan sekadar bisnis. Mereka kalau mau terus mengembangkan rumah tersebut harus disesuaikan dulu karena risikonya ke masyarakat penghuni,” katanya.

Dirinya mengatakan, para pengembang perumahan telah paham terhadap segala jenis perizinan. Seperti Ketentuan Rencana Kota (KRK), Sertifikat Laik Fungsi (SLF), dan ketentuan yang termaktub dalam Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Permukiman.

Disebutkan dalam Undang-Undang tersebut, pengusaha properti wajib menyediakan atau mengalokasikan untuk pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) sebesar 40 persen dari total lahan yang tersedia. Sisanya yakni 60 persen harus menjadi hunian termasuk halaman rumah.

“Besok kami akan turun ke lapangan, yang jelas perumahan ini kami warning, kalau kami tidak tegas kasihan penghuninya,” tutur Irwansyah.

Termasuk pula ketentuan wajib melakukan kajian hidrologis. Aturan tersebut memuat terkait sirkulasi tata air, termasuk perumahan yang terletak di pinggir sungai walaupun ada garis badan sungai harus memenuhi denah pembangunan tanggul yang sesuai.

Selain melibatkan instansi terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, dan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, pihaknya juga menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

“Kami dengan PU, BBWS, Perkim akan jaga bareng-bareng. Semua pengembangan perumahan akan kami sesuaikan dengan daya dukung lahan. Bisa bangun embung, talud, resapan harus dibuat sesuai kajian hidrologis,” ujarnya.

Seperti diketahui, cuaca ekstrem menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa banjir di Kota Semarang dalam kurun waktu empat hari terakhir. Pada Sabtu (16/3) Perumahan Grand Permata Tembalang kebanjiran karena air Sungai Babon melimpas talud yang tak sesuai ketentuan. Termasuk Perumahan Puri Dinar Indah juga menjadi perhatian serius Pemkot Semarang.

Pentingnya Reformasi Kepegawaian Jaksa untuk Penegakan Hukum yang Lebih Baik: Pelajaran dari Korea Selatan

0

Oleh : Fachrizal Afandi, S.Psi., SH., MH. PhD. Ketua  Pusat  Riset Sistem Peradilan Pidana Universitas Brawijaya

Pemberlakuan UU 11/2021 yang menekankan status Jaksa sebagaI aparatur sipil negara yang memiliki kekhususan karena tugas dan kewenangannya dalam sistem peradilan berdampak pada pada perlunya perubahan Peraturan Pemerintah tentang sistem kepegawaian jaksa yang disesuaikan dengan posisi khusus jaksa sebagai Magistraat (pejabat peradilan) yang Independen dan tidak memihak (imparsial).

Dalam konteks pentingnya reformasi kepegawaian jaksa untuk memperkuat prinsip negara hukum dalam sistem peradilan pidana, Kejaksaan RI dapat belajar dari Kejaksaan Korea Selatan sebagai negara di Kawasan Asia yang sama sama menerapkan sistem civil law inquisitorial dan juga memiliki pengalaman politik kenegaraan yang mirip, sama sama pernah dipimpin oleh rezim militer.

Reformasi kepegawaian jaksa untuk mendukung fungsinya dalam sistem peradilan merupakan salah satu kunci utama dalam memberantas kejahatan dengan tetap menjamin prinsip negara hukum dan menjaga keadilan. Hal ini dibuktikan oleh Korea Selatan melalui penerapan sistem kepegawaian jaksa yang baik dan terstruktur, menekankan pentingnya independensi dan imparsialitas jaksa dalam menjalankan tugasnya. Ini secara tegas dapat dibaca dalam misi mereka yakni menegakkan hukum dan ketertiban dalam masyarakat Korea, serta melindungi masyarakat dan keluarganya dari segala bentuk kejahatan.

Selain juga Kejaksaan Korea memiliki komitmen untuk menegakkan prinsip negara hukum dengan menjaga kebebasan dan demokrasi masyarakat Korea, dan melindungi kelompok minoritas yang secara sosial rentan.

Keterlibatan peran jaksa dalam sistem hukum Korea Selatan, seperti yang dapat kita saksikan dalam berbagai produksi film dan drama Korea bertema hukum dan kriminal, menggambarkan betapa krusialnya peran mereka dalam proses peradilan pidana. Jaksa tidak hanya berperan dalam investigasi kejahatan dan penuntutan pidana, tetapi juga memiliki peran penting dalam mengarahkan dan mengawasi petugas polisi, mengajukan permintaan penetapan ke pengadilan, serta mengarahkan dan mengawasi eksekusi putusan.

Khusus kejahatan tertentu, seperti korupsi oleh pejabat tingkat tinggi, kejahatan ekonomi, bahkan kasus obstruction of justice dan kejahatan yang dilakukan oleh petugas polisi, dapat langsung ditangani oleh jaksa dengan memulai penyidikan dengan atau tanpa laporan dari korban.

Prosedur pengangkatan jaksa baru melibatkan beberapa tahap, mulai dari pengajuan lamaran hingga pengumuman kandidat yang berhasil. Di masa lalu, proses ini mencakup evaluasi rekam kerja, evaluasi kompetensi, tes kepribadian, dan evaluasi kompetensi organisasi.

Namun, dengan perbaikan terbaru, prosedur ini telah disederhanakan untuk meningkatkan fokus pada kompetensi utama yang diperlukan untuk menjalankan tugas sebagai jaksa. Evaluasi kompetensi mencakup pemeriksaan rekam kerja dan evaluasi terhadap kemampuan tugas, presentasi, dan ekspresi, serta pandangan tentang negara dan pelayanan publik. Proses ini dirancang untuk memverifikasi secara mendalam kualifikasi, kesadaran etis, integritas, dan pandangan tentang wawasan kebangsaan yang dimiliki oleh calon jaksa.

Dengan fokus pada pelatihan sebelum dan setelah pengangkatan, serta penyesuaian prosedur pengangkatan untuk memastikan efisiensi dan efektivitas, Korea Selatan telah menetapkan standar tinggi dalam proses seleksi jaksa.

Selain itu sumpah jaksa juga menggarisbawahi komitmen mereka terhadap keadilan, HAM, dan perlindungan komunitas. Penerapan struktur organisasi yang luas, mulai dari Kejaksaan Agung hingga Kejaksaan Distrik dengan spesialisasi tertentu, mendukung upaya dalam mengatasi kejahatan yang semakin kompleks. Ini, bersama dengan kebijakan untuk memastikan imparsialitas dan independensi jaksa, menunjukkan pengakuan terhadap peran penting yang mereka mainkan dalam sistem peradilan.

Kebijakan ini dianggap penting untuk memperkuat penegakan hukum dan keadilan di Indonesia. Sistem kepegawaian jaksa di Korea Selatan didesain untuk mendukung profesionalisme, pengembangan karier, dan kesejahteraan jaksa, memungkinkan mereka untuk menjalankan tugas dengan standar etik yang tinggi tanpa tekanan eksternal.

Pengalaman Korea Selatan dalam memastikan prinsip dominus litis dan independensi jaksa dalam sistem peradilan menawarkan pelajaran berharga bagi Indonesia.  Ini menegaskan kembali pentingnya segera membentuk dan mengesahkan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Kepegawaian Jaksa di Indonesia sebagai langkah krusial untuk memperkuat penegakan hukum dan keadilan. ini.

Reformasi semacam ini tidak hanya akan meningkatkan profesionalisme dan efektivitas jaksa, tapi juga memastikan bahwa para jaksa dapat menjalankan tugasnya dengan independen dan imparsial, sebuah prasyarat penting dalam mewujudkan sistem peradilan yang adil dan tepercaya. Pembentukan dan Pengesahan Rancangan Peraturan Pemerintah tersebut tidak hanya akan membawa Indonesia selangkah lebih dekat kepada penegakan hukum yang lebih baik, tapi juga akan menandai komitmen negara terhadap prinsip-prinsip keadilan dan kepatuhan terhadap hukum.

Hal ini akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan, dan pada akhirnya, memperkuat fondasi demokrasi dan negara hukum di Indonesia. Dengan mengadopsi bebera fitur yang sesuai dengan konteks Indonesia dalam sistem kepegawaian jaksa yang terstruktur dan efektif seperti di Korea Selatan, diharapkan Indonesia dapat mendapatkan peningkatan dalam profesionalisme, imparsialitas, dan efektivitas jaksa dalam menjalankan tugasnya, yang pada gilirannya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan dan memperkuat fondasi negara hukum

Pemkot Semarang Tak Ingin Korban Banjir Kekurangan Kebutuhan Pangan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bergerak cepat mendistribusikan kebutuhan sandang dan pangan kepada masyarakat terdampak banjir di Ibu Kota Jawa Tengah. Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Heru Sukendar mengatakan, di Balai Kota Semarang telah dibuka posko bantuan dan dapur umum induk sebagai pusat layanan bantuan korban banjir.

Meski demikian, ada pula dapur umum dan posko kesehatan yang didirikan di setiap kecamatan terdampak. “Sekarang di Semarang Utara, Pedurungan, Gayamsari dan Genuk kan sudah dibuka Dapur Umum. Dari saran Bu Wali Kota untuk mempercepat penanganan banjir,” ujar Heru saat dihubungi, Sabtu (16/3).

Menurutnya, posko di kecamatan tersebut yang akan mengirimkan logistik ke kelurahan dan warga yang terdampak secara langsung. “Yang mengatur dan mengirim kebutuhan dan logistik masing-masing adalah dari kecamatan,” katanya.

“Yang dibutuhkan masyarakat saat ini nasi bungkus. Kebutuhan lain yakni sandang berupa baju pantas pakai serta selimut. Untuk balita juga membutuhkan popok bayi dan susu,” jelasnya.

Terpisah, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu pada Sabtu (16/3) meninjau dan menyerahkan bantuan bahan makanan, selimut dan susu di Dapur Umum Kecamatan Semarang Utara.

Mbak Ita, sapaannya, bahkan melihat proses masak dan memastikan makanan yang diberikan kepada warga terdampak banjir terpenuhi gizinya. Ia bahkan secara langsung membantu membungkus nasi bersama para relawan, dan ibu-ibu PKK di Kecamatan Semarang Utara.

“Tadi pagi saya sudah monitor di seluruh kecamatan yang tadi malam masih terendam banjir, yaitu di Pedurungan, Semarang Utara, Genuk dan Gayamsari. Alhamdulillah banjir sudah berangsur surut meski masih ada beberapa titik yang menggenang cukup dalam,” ujarnya.

Terkait penanganan pasca banjir, Mbak Ita menyebut telah meminta Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk melakukan inventarisir dan mendirikan posko-posko kesehatan.

Hal ini karena pasca banjir, diprediksi akan banyak penyakit yang mulai dikeluhkan masyarakat, seperti diare, penyakit kulit, atau leptospirosis.

“Saya juga minta agar memobilisasi Damkar dan tangki air bersih, biasanya masyarakat butuh untuk menyemprot wilayah-wilayah terkena banjir,” kata dia.

“Yang masih membutuhkan sandang seperti selimut hingga obat-obatan tentu kita segera suplai, karena sampai saat ini posko masih menerima bantuan-bantuan,” jelasnya.

Bahkan Kemensos telah menyuplai sayur mayur ke Dapur Umum di Genuk dan Gayamsari serta Semarang Utara. Tak hanya itu, di Bandarharjo juga telah berdiri dapur umum mandiri.

Sedangkan dapur umum induk dan posko logistik yang ada di Balai Kota Semarang juga masih menerima dan menyalurkan bantuan. Saat ini yang ada dapur umum hanya tinggal tiga kecamatan, yakni Genuk, Gayamsari, dan Semarang Utara.

“Semarang Utara kemungkinan petang ini sudah tutup dan beralih pendistribusian logistik bahan mentah untuk memenuhi kebutuhan sahur warga,” bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Ita juga memastikan bahwa makanan yang didistribusikan ke masyarakat terdampak banjir memiliki gizi yang cukup.

“Semua makanan sehat, ada sayur mayur, telur, malah ada daging dan ayam. Jadi kita lebih ke menu sehat. Hari ini dari Kemensos juga mengedrop sayur mayur juga makanan sehat,” terang Mbak Ita.

Meskipun, kata Mbak Ita, ini makanan yang dibagikan adalah siap santap, namun tetap memperhatikan nilai gizi.

Terpisah, Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih mengatakan, di Semarang Utara rencananya akan dibagikan 2500 pack nasi bungkus pada hari ini.

“Di Dapur Umum Semarang Utara membuat 1500 nasi bungkus. Yang 1000 donasi dari masing-masing kelurahan di Semarang Utara dan Dapur Umum induk Balai Kota Semarang,” sebutnya.

Siwi mengaku, di Kecamatan Semarang Utara ada sembilan kelurahan, namun yang terdampak ada lima kelurahan saat banjir Kamis (14/3) lalu.

“Sekarang tinggal 2 kelurahan yang masih tergenang, yakni di Bandarharjo dan Tanjungmas. Turunnya (genangan) signifikan, cepet kok,” paparnya.

Banjir Kota Semarang Mulai Surut, Mbak Ita Dorong Maksimalkan Pompa Portable

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sejumlah wilayah di Kota Semarang yang terdampak banjir sudah mulai berangsur surut. Penanganan banjir dengan memaksimalkan kinerja pompa-pompa milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dan BBWS Pemali-Juana kini tinggal menunggu waktu.

Meski demikian, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu terus mendorong pemanfaatan pompa-pompa portable. Seperti penanganan banjir di Jalan Kaligawe dan sekitarnya yang memaksimalkan kinerja rumah pompa Tenggang.

“Di rumah pompa Tenggang sedang hidup empat pompa dan ada tambahan lagi floating pompa dan mobile pompa, sehingga ada sembilan pompa yang dihidupkan baik yang eksisting maupun pompa yang mobile,” ujar mbak Ita, sapaan akrabnya usai meninjau rumah pompa Tenggang dan sejumlah titik banjir, Sabtu (16/3).

Dirinya bersyukur saat ini elevasi air laut sudah mulai turun. Lalu lintas di Jalan Raya Kaligawe pun sudah mulai lancar, meski yang melintas masih kendaraan truk besar.

Mbak Ita pun menekankan agar dua rumah pompa pengendali banjir di Kaligawe dan sekitarnya yakni Tenggang dan Sringin terus beroperasi. Dirinya juga meminta agar pintu-pintu air tetap dibuka.

“Dan pompa lainnya juga sudah ada banyak, di belakang Rumah Sakit Sultan Agung ada lima pompa, ditambah lagi baru saja kiriman lagi dari BBWS. Jadi nanti kalau bisa dipecah,” terangnya.

Lebih lanjut, ia mengaku dari hasil pantauannya tinggal beberapa wilayah di empat kecamatan yakni Pedurungan, Semarang Utara, Genuk dan Gayamsari yang sebagian wilayahnya masih terendam banjir. Namun ketinggian air sudah turun signifikan.

“Di Tambakrejo yang kemarin banjir setinggi dada orang dewasa, kini sudah surut bahkan sudah bersih. Karena ada pompa yang bisa menarik ke Banjir Kanal Timur (BKT) dan Alhamdulillah itu pompa baru, di tahun 2023 kemarin bisa terealisasi. Kemudian hanya tinggal di depan SPBU dekat makam Sunan Terboyo, karena di sana memang alirannya Kali Tenggang, yang saat ini Kali Tenggang penuh menunggu aliran air pompa di rumah pompa Tenggang. Tapi Kali Tenggang Insyaa-Allah saat ini sudah mulai surut, kini ketinggian air sudah tinggal semata kaki,” terangnya.

Kemudian di wilayah Muktiharjo Kidul dan wilayah Kecamatan Semarang Utara lainnya, banjir hanya tinggal RW 13 dan RW 14 dan hanya jalannya saja. Kemudian banjir yang masih tinggi ada di wilayah Genuk, Terboyo Wetan, Gebangsari, Genuksari, Dongbiru dan memang menunggu juga aliran pompa air Seringin, dan depan RSI Sultan Agung.

“Diharapkan rob menurun karena saat ini masih tinggi juga. Kami sudah berkoordinasi dengan kepala BBWS semoga sehari atau maksimal dua hari dari kemarin sudah mulai surut. Karena dari kepala balai juga sedang menunggu pompa-pompa portable dari wilayah-wilayah tidak terdampak banjir,” imbuhnya.

Sambut Bulan Rumadhan, Hotel Aruss Semarang Tawarkan Buka Bersama dengan Nuansa Turki

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemandangan tidak biasa terlihat di lobby Hotel Aruss Semarang sejak awal bulan Ramadan 1445 H tahun ini. Sebuah balon udara berukuran besar terpasang di lobby.

Balon ini merupakan representasi dari Grand Prize liburan ke Turki yang menjadi hadiah utama dari paket bukber Hotel Aruss Semarang. Satu orang pemenang yang beruntung akan mendapatkan paket liburan ke Turki untuk dua orang yang akan diundi setelah lebaran.

Hotel Aruss Semarang memberikan pilihan paket buka bersama selama bulan Ramadan ini di dua restoran berbeda. Paket buka bersama di Hotel Aruss Semarang tahun ini diberi tajuk Bukber Seratus: Serunya Ramadan Iftar di Aruss. Restoran pertama berlokasi di lantai 3 yaitu Serajoe Restaurant ditawarkan dengan harga Rp. 255.000++ per orang dengan berbagai menu andalan seperti barbeque, kambing guling balibul, Giant Fish, takjil dan jajan pasar, es krim, aneka dessert, dan beberapa pilihan hidangan Timur Tengah.

Vue Resto & Lounge di rooftop hotel ini juga menawarkan pilihan lokasi buka puasa dengan banyak nilai plus. Di resto ini menu yang disajikan tak kalah beragam, di antaranya ada takjil, jajan pasar, pasta, shawarma, barbeque, beef wellington, es krim, aneka dessert, chocolate fountain, dan beberapa pilihan snack dan dessert Timur Tengah. Paket bukber di Vue Resto ini dapat dinikmati dengan harga Rp. 295.888++ per orang.

General Manager Hotel Aruss Semarang, Sendek Prawinko, mengatakan masing-masing lokasi bukber yang ditawarkan memiliki keunggulan tersendiri.

“Serajoe Restaurant bisa menjadi pilihan untuk tamu yang lebih cenderung menyukai hidangan Nusantara, sementara Vue Resto cocok sekali untuk tamu yang lebih suka hidangan ala Barat. Di semua restoran kami juga menyiapkan hiburan live music,” jelasnya.

Selain grand prize paket liburan ke Turki, Hotel Aruss Semarang juga memberikan doorprize setiap hari berupa berbagai voucher dari berbagai brand.

Hotel Aruss juga memberikan pilihan lokasi lain untuk tamu yang menginginkan ruangan tersendiri yang terpisah. Area ruang pertemuan dengan kapasitas beragam juga dapat digunakan untuk rombongan yang akan berbuka puasa bersama dengan batasan minimal order 30 orang.

Paket Bukber Seratus tersedia mulai tanggal 14 Maret – 8 April 2024. Demi kenyamanan, tamu yang berminat diharapkan dapat melakukan reservasi terlebih dahulu dengan menghubungi telepon 024 8600 5339 atau WhatsApp 08122 9393 387 / 0895 800 73 9988.

Hotel Aruss Semarang memiliki 147 kamar terdiri dari kamar Deluxe, Deluxe Premier, Executive, Junior Suite, dan Aruss Suite. Hotel ini menyediakan fasilitas lengkap untuk tamu dengan tujuan perjalanan bisnis maupun wisata. Sepuluh ruang pertemuan dan satu ballroom tersedia untuk memenuhi kebutuhan rapat, seminar, hingga acara ulang tahun dan pernikahan. Sebuah multifunction hall tersedia di rooftop dengan pemandangan Kota Semarang yang bisa disaksikan dari dinding-dinding kacanya.

Hotel ini juga memiliki dua restoran, satu berlokasi di lantai 3 yaitu Serajoe Restaurant yang menyajikan menu-menu Indonesia, Asia, dan menu lokal serta restoran lainnya berada di rooftop yaitu Vue Resto & Lounge yang menyajikan menu-menu Western. Fasilitas lain yang tersedia antara lain kolam renang, jogging track, tiga lantai area parkir, fitness center, sauna, in-room spa and massage, kids club, ATM Center, dan Web Corner di lobby.

Hotel Aruss Semarang dibangun dengan memanfaatkan lahan milik pemilik yang telah ada seluas 3.575 m2. Lokasinya yang berdekatan dengan akses keluar dan masuk tol Jatingaleh dinilai sangat strategis. Selain itu, Hotel Aruss Semarang juga menempati posisi di daerah Semarang atas dengan pemandangan Kota Semarang yang dapat terlihat 360˚ dari rooftop.

Berdekatan dengan kawasan wisata Kota Semarang, pusat perbelanjaan, juga sentra bisnis dan kantor pemerintahan, Hotel Aruss Semarang dapat menjadi pilhan tepat bagi para tamu yang melakukan perjalanan bisnis dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Semarang. Informasi lebih lanjut serta pemesanan kamar dapat diakses melalui website resmi di www.hotelaruss.com.

Indosat Ooredoo Hutchison Ajak Masyarakat Bersama Rayakan Indah Ramadan Lewat Gerakan Sosial dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menyambut bulan Ramadan tahun ini melalui kampanye “Indosat Bersama Rayakan Indah Ramadan 2024 atau Indosat Berkah Ramadan 2024. Kampanye ini merefleksikan komitmen Indosat dalam merayakan momen suci Ramadan dengan berbagi keberkahan bersama seluruh pemangku kepentingan.

Steve Saerang, SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, kampanye Indosat Berkah Ramadan merupakan wujud komitmen mendukung antusiasme masyarakat merayakan bulan Ramadan dengan saling berbagi keberkahan.

“Oleh karena itu, kami mengundang semua masyarakat Indonesia untuk merasakan keindahan Ramadan bersama Indosat. Kampanye ini sejalan dengan tujuan besar kami dalam memberdayakan masyarakat Indonesia.” katanya, Jumat (15/03).

Sebagai bagian dari kampanye Indosat Berkah Ramadan tahun ini, Indosat mempersembahkan program Gerobak Berkah sebagai sebuah dukungan nyata menggerakkan perekonomian masyarakat Indonesia yang difokuskan melalui marbot. Inisiatif yang dilaksanakan di 57 lokasi di seluruh Indonesia ini didasari oleh aspirasi Indosat untuk menjadikan masjid sebagai salah satu tempat pengembangan komunitas lokal dan memperkuat ikatan sosial ekonomi di lingkungan sekitarnya.

Indosat juga mengajak pelanggan untuk berkolaborasi dalam kampanye Indosat Berkah Ramadan melalui aplikasi myIM3 dan bima+. Dengan menukar loyalty point milik mereka, pelanggan dapat turut berkontribusi langsung dalam menggerakkan perekonomian lokal dan berbagi keberkahan di bulan Ramadan.

Tak hanya itu, Indosat juga turut menjaga kualitas layanannya sepanjang bulan Ramadan, dengan mengoptimalkan jaringannya di lokasi-lokasi prioritas seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, pasar, terminal bus, stasiun kereta, bandara, pelabuhan, maupun di sejumlah rute transportasi utama seperti jalan tol dan jalur kereta api.

Sejumlah base transceiver station (BTS) baru turut dibangun dan mobile BTS (MBTS) dimobilisasi untuk memperkuat jangkauan sinyal di berbagai lokasi penting. Tidak hanya itu, Indosat juga melakukan penambahan kapasitas layanan data di atas rata-rata trafik data harian.

Penambahan kapasitas ini menjadi langkah antisipatif Indosat menghadapi lonjakan trafik data nasional selama periode Ramadan yang berpotensi naik sekitar 14% dibandingkan dengan trafik data rata-rata harian tahun ini. Lonjakan trafik data tersebut diperkirakan akan dipicu oleh peningkatan penggunaan aplikasi smartphone seperti TikTok, WhatsApp, dan Instagram, serta game online khususnya Mobile Legends, FreeFire, dan PUBG.

Gerakan sosial yang dilakukan Indosat tak berhenti di situ. Melalui kedua brand-nya IM3 dan Tri, Indosat memberikan sederet program berisi penawaran menarik bagi hampir seratus juta pelanggannya.

Indosat melalui brand IM3 mengangkat fenomena sosial yang lekat dengan generasi muda dalam kampanye menyambut bulan Ramadan tahun ini. Melihat adanya fenomena generation gap yang terjadi di kalangan generasi muda, IM3 menghadirkan kampanye “Nyatakan Silaturahmi dengan Freedom Internet” sebagai upaya untuk menjadikan bulan Ramadan sebuah momen yang tepat bagi masyarakat dalam merangkul jarak antar generasi dengan berbagai bentuk kegiatan silaturahmi. Melalui kampanye ini, IM3 menghadirkan produk unggulan Freedom Internet 150GB seharga Rp150.000 (harga normal Rp300.000) selama bulan Ramadan.

Di sisi lain, Indosat melalui brand Tri meluncurkan kampanye #MudahnyaKebaikan untuk mengajak masyarakat berbuat kebaikan kepada sesama dengan cara yang mudah, salah satunya melalui Sedekah Kuota yang berlangsung pada tanggal 6 Maret hingga 30 April 2024. Kampanye ini mengajak para Gen Z untuk mendapatkan DOBEL Berkah di bulan Ramadan dengan memberikan sedekah kuota bagi yang membutuhkan.

Pelanggan Tri dapat melakukan isi ulang Paket Happy 9GB yang berlaku untuk 7 hari atau Paket Isi Ulang Happy lainnya mulai dari 25.000. Sedangkan bagi pengguna baru Tri, dapat membeli kartu Perdana Happy mulai dari 25.000 yang berlaku 30 hari. Dalam setiap pembelian Paket Isi Ulang dan Perdana Happy, pengguna akan turut ikut bersedekah kuota yang akan disalurkan Tri bekerjasama dengan Pusat Studi Al-Quran (PSQ).

Tak berhenti di situ, melalui platform digital myIM3 dan bima+, Indosat juga menghadirkan program Diary Kebaikan. Program ini mengajak pelanggan untuk mencatat dan melakukan banyak kebaikan, seperti melakukan sharing kebaikan di social media dan bermain game Ramadan.

Dalam program ini ada special challenge yang menghadirkan beragam hadiah menarik seperti iPhone 15 dan total puluhan juta voucher e-wallet dari mitra serta hadiah menarik lainnya.

Promo ini bisa didapatkan dengan mudah hingga 30 April 2024 di berbagai channel pembelian sepert outlet terdekat, akun official WhatsApp, Tri Official WhatsApp, e-commerce, aplikasi myIM3 dan bima+, atau dapat mengunjungi website im3.id/ramadan dan perdana.tri.co.id.

Banjir di Sejumlah Titik di Kota Semarang Mulai Surut, Mbak Ita Minta Semua Pihak Tetap Siaga

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Banjir di sejumlah titik yang melanda Kota Semarang akibat tingginya curah hujan mulai surut. Beberapa akses jalan kini sudah mulai bisa dilintasi kendaraan dengan normal.

Dalam pantauan, genangan air di Kawasan Kota Lama utamanya di Stasiun Tawang sudah hilang. Kemudian genangan air akibat luapan Banjir Kanal Barat (BKB) di Jalan Madukoro juga sudah surut.

Lalu banjir di Kawasan Sawah Besar yang juga sempat tergenang akibat luapan Banjir Kanal Timur (BKT) juga mulai normal. Hanya saja memang di perkampungan masih tergenang banjir.

Meski demikian, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta kepada semua pihak untuk tetap siaga. Mbak Ita sapaan akrabnya mengatakan, penanganan banjir dilakukan secara masif dengan mengaktifkan pompa-pompa yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dan BBWS Pemali-Juana.

Pompa ini akan terus menyala hingga banjir di kawasan tersebut surut. “Seperti banjir akibat limpasan Banjir Kanal Timur pada Rabu malam lalu. Dengan kapasitas pompa yang besar, karena di sana kan ada tiga pompa untuk kota, kemudian ada dua punya BBWS, akhirnya berangsur surut. Tentu kita terus menerus melakukan pemompaan, sehingga bisa segera normal kembali,” ujarnya usai mendampingi Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana meninjau titik-titik banjir di wilayah Kota Semarang, Jumat (15/3).

Lalu banjir di wilayah Jalan Madukoro sebelumnya memang air tidak bisa dibuang ke sungai Banjir Kanal Barat, karena terjadi limpasan. Kemudian ia meminta didatangkan pompa portable agar air yang menggenang bisa disedot.

Lebih lanjut, dirinya mengakui saat ini tengah fokus menangani banjir di Kawasan Kaligawe. Dirinya pun juga telah meminta agar pintu-pintu air rumah pompa di Sringin dan Tenggang bisa terus dibuka selain pompa-pompa bisa selalu berjalan.

“Tinggal saat ini hanya di kawasan Kaligawe, Sringin, Tenggang, dan Gayamsari. Semoga cuaca hari ini cerah kemudian rob juga tidak tinggi, sehingga delapan pintu air yang ada di Sringin bisa dibuka seluruhnya, dan mempercepat keluarnya air dari Kaligawe. Karena sampai sekarang belum bisa dilewati karena tumpukan dari wilayah lain, seperti dari Pedurungan dan Gayamsari. Semoga hari ini bisa tuntas dan bisa dilewati,” imbuhnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mengatakan, dari hasil tinjauan memang banjir di sejumlah titik Kota Semarang sudah mulai surut. Total ada 28 pompa yang bekerja secara normal menangani banjir di Kota Semarang.

Hanya saja memang, intensitas curah hujan yang tinggi membuat sungai seperti BKT dan BKB meluap ke jalan. “Ditambah juga banjir rob, sehingga memang butuh waktu,” paparnya.

Sebagaimana diketahui, ada 17 pompa yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Semarang yang tersebar di beberapa wilayah di Kota Semarang, di antaranya pompa Madukoro, pompa Tawang Mas, pompa Bulu, pompa Kali Semarang, pompa Kota Lama, pompa Mberok, pompa Banger, mobile pump di Tambaklorok.

Kemudian ada pula pompa pasar Waru, pompa Kali baru, pompa Kampung Kali, pompa bawah flyover tol Muktiharjo, pompa Muktiharjo, pompa Kandang kebo, pompa Kartini, pompa Trimulyo dan pompa Karang roto.

Sedangkan pompa yang dimiliki BBWS Pemali Juana meliputi pompa Yos Sudarso, pompa portable 80 lps (2) dan 250 lps (1), pompa muara Sungai Tenggang, pompa Pasar Waru, pompa muara Sungai Sringin, pompa KITS, pompa portable 300 lps. Kemudian pompa Genuk-Babon, pompa Banjardowo dan pompa retensi Banjardowo.

Buka Puasa dengan Hidangan Fusion Timur Tengah dan Nusantara di Awann Sewu Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Memasuki bulan suci Ramadhan 1445 H, Awann Sewu Boutique Hotel & Suite Semarang mempersembahkan rangkaian promo istimewa untuk para tamu yang ingin merayakan momen berharga ini dengan kenyamanan dan kemewahan yang tak terlupakan.

Dalam rangka menyambut bulan penuh berkah ini, Awann Sewu menghadirkan berbagai macam promo menarik yang dapat menjadi pilihan tepat bagi tamu yang ingin menjalani staycation, business trip, atau bahkan sekadar berkumpul untuk berbuka puasa bersama.

Ramadhan kali ini, Awann Sewu Boutique Hotel & Suite menyuguhkan hidangan buka puasa dengan tema Culinary Harmony : Ramadan Fusion Fare East meets West.

Inspirasi dari perpaduan kuliner Timur Tengah dan Nusantara akan memanjakan lidah para tamu yang mencari pengalaman kuliner yang unik dan berkesan.

Dengan konsep All You Can Eat, tamu dapat menikmati beragam hidangan spesial yang disiapkan dengan cermat oleh koki terbaik, kuliner ini disajikan di WAGA restoran utama di lantai 2 Awann Sewu Boutique Hotel & Suite.

Paket berbuka puasa di WAGA – Awann Sewu Boutique Hotel & Suite ini dibanderol dengan harga Rp 198.000 nett/pax.

Tak hanya itu, WAGA memberikan special promo lainnya yaitu dengan memesan 10 pax cukup membayar 9 pax saja, orang ke 10 cukup membayar Rp 1.000,-.

Berbuka puasa di WAGA Awann Sewu Boutique Hotel & Suite akan lebih meriah dengan diiringi Live Music setiap hari, dimulai pukul 18.00 – 20.00.

Tidak lengkap rasanya berbuka tanpa merasakan menginap di kamar dengan keluarga atau pun teman, Awann Sewu Boutique Hotel & Suite menawarkan Special Bundling Room termasuk Sahur/Sarapan dan Berbuka Puasa All You Can Eat untuk 2 pax dengan harga Rp 938.000. Promo menarik ini berlaku selama periode tanggal 11 Maret – 8 April 2024.

Manager Awann Sewu Boutique Hotel & Suite Semarang, M. Syafrizal Kamal mengatakan Signature WAGA yang identik dengan menu nusantara dipadu padankan dengan menu East meets West yang akan melengkapi varian pilihan All You Can Eat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

” Masih dengan promo ‘buy 9 pax, add 1K to get 10 pax’ ini diharapkan dapat menarik tamu untuk berbondong-bondong berbuka puasa di WAGA Awann Sewu Boutique Hotel & Suite” ujar Syafrizal.

Sebanyak 150 menu akan disajikan WAGA Awann Sewu Boutique Hotel & Suite selama Ramadan dengan menu rotasi yang berbeda setiap hari nya.

Untuk info selengkapnya dapat mengunjungi Instagram @wagabyawanngroup dan @awanngroup atau menghubungi Whatsapp Business +62 811 2677 891.

KUA Bakal Jadi Hub Berbagai Urusan Soal Agama

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kementerian Agama (Kemenag) RI Kamaruddin Amin mengatakan Kantor Urusan Agama (KUA) bakal menjadi hub atau pusat berbagai urusan soal agama, bukan hanya soal pernikahan.

“KUA ini akan menjadi hub, menjadi pusat layanan keagamaan untuk semua agama,” ujar Dirjen Kamaruddin, Kamis (14/3).

Ia menyebutkan berbagai layanan permasalahan keagamaan ke depannya dapat dilakukan di KUA, seperti bimbingan keagamaan, penyuluhan keagamaan, hingga menjadi tempat penyelesaian masalah keagamaan.

“Jadi, bukan hanya pencatatan peristiwa nikah, tapi banyak sekali jenis layanan yang bisa dilakukan di sana,” tambah Dirjen Kamaruddin.

Untuk mencapai hal tersebut, Kemenag tengah mengintensifkan komunikasi, baik secara internal, maupun antar Kementerian/Lembaga dan pemangku kepentingan lainnya.

Ia mengatakan berbagai hal perlu dilakukan dalam mewujudkan diversifikasi layanan di KUA pada waktu yang akan datang.

“Revitalisasi itu kan termasuk fisiknya, sistemnya, SDM-nya, pola pikirnya, begitu,” tutur Dirjen Kamaruddin.

Diketahui, untuk menyiapkan KUA sebagai kantor layanan semua agama, Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan (BALK) Balitbang Diklat Kemenag tengah menyiapkan policy brief dan naskah akademik kebijakan.

Selain itu, Kemenag bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga berkoordinasi untuk melakukan penyesuaian maupun penataan regulasi terkait usulan KUA untuk semua agama.

Evakuasi Korban Masih Menjadi Prioritas Penanganan Banjir Kota Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengungkapkan jika upaya evakuasi menjadi fokus perhatian dalam penanganan korban banjir kali ini. Di sisi lain, pendirian dapur umum logistik dan pendistribusian obat-obatan juga terus dilakukan.

Hal itu disampaikan perempuan yang akrab disapa Mbak Ita saat meninjau sejumlah titik banjir di Kota Semarang pada Kamis (14/3). Dirinya nampak memimpin langsung jalannya evakuasi masyarakat terdampak.

“Sementara evakuasi 12 orang di Taman Hasanudin, Kuningan, 15 orang di Kecamatan Gayamsari. Lalu di sekitar kampus USM ada 100-an orang dari Tlogosari dan Muktiharjo,” kata Mbak Ita saat ditemui di lokasi tinjauan banjir di Jalan Raya Kaligawe, Kecamatan Gayamsari.

Mbak Ita mengatakan jika mayoritas masyarakat yang terdampak enggan dievakuasi atau diungsikan. Mereka memilih bertahan di rumahnya masing-masing dengan alasan menjaga barang berharga.

Termasuk pula kondisi genangan air yang tak terlalu dalam, dan rumah mereka berlantai dua. Tak sedikit pula, para warga memilih mengungsi di rumah kerabatnya yang tak terdampak banjir.

Kendati begitu, pihaknya memastikan Basarnas bersama TNI-Polri, PMI dan sukarelawan kebencanaan bersiap siaga penuh untuk melakukan evakuasi atau memberikan pertolongan kepada warga terdampak.

Kini, pos dapur umum juga telah didirikan di lima lokasi. Dapur umum induk ditempatkan di Balai Kota Semarang. Lainnya berada di Kecamatan Semarang Utara, Kecamatan Gayamsari, Universitas Semarang (USM), dan Kecamatan Genuk.

“Kami juga mensuplai makanan siap saji, di antaranya kemudian juga ada roti, dan air minum,” kata Mbak Ita.

Kini, pihaknya juga tengah berkomunikasi dengan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Nana Sudjana dan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. “Semoga bantuan-bantuan juga bisa segera dikirimkan ke Kota Semarang,” ujarnya.

Pihaknya belum bisa memberikan data berapa banyak masyarakat yang terdampak. Kendati begitu, dia menyebut, setidaknya ada enam kecamatan yang terdampak, Kecamatan Gayamsari, Kecamatan Genuk, Kecamatan Pedurungan, Kecamatan Semarang Utara, dan Kecamatan Tugu.

Selain itu, Mbak Ita memastikan pompa-pompa telah dioptimalkan, baik milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang maupun milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana. Termasuk menambah pompa portabel yang ditempatkan di sejumlah titik banjir.