spot_img
Beranda blog Halaman 297

Sambut Bulan Puasa, Grand Candi Hotel Semarang Hadirkan Iftar Picnic dan Promo Kamar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Berbukapuasa bersama menjadi salah satu momen yang paling dinanti di bulan suci Ramadan. Tak sedikit yang memanfaatkan momen tersebut sebagai wadah reuni atau untuk menyambung kembali tali silaturahmi.

Hotel Bintang 5 Grand Candi Hotel Semarang sendiri memiliki tradisi tahunan untuk menyambut bulan suci ramadan dengan program buka puasa all you can eat yang bertajuk Iftar Picnic.

Di bulan Ramadan 2024 ini, Iftar Picnic akan hadir kembali dan menyajikan beragam variasi menu stall yang berganti tema setiap hari. Aneka hidangan yang ditawarkan berasal dari berbagai negara seperti Mexico, Jepang, India, Brazil, dan negara lainnya.

Public Relations Grand Candi Hotel Semarang, Adrian Reynald menjelaskan bahwa selain tematik stall bertema makanan khas dari masing-masing negara dan live cooking, tamu juga bisa menikmati all you can eat buffet yang disediakan, mulai dari appetizer, ta’jil, soup, main course, ice cream corner, wedangan corner, kids corner hingga dessert.

Iftar Picnic Grand Candi Hotel Semarang tersedia pada 11 Maret 2024 hingga 9 April 2024, dan dibanderol dengan harga Rp165.000 nett/pax. Terdapat promo setiap pembelian 10 pax akan mendapatkan gratis 1 pax. Selain itu diminggu pertama atau hingga tanggal 17 Maret 2024 Iftar Picnic terdapat diskon 10% dari harga normal.

” Saya berharap bahwa Iftar Picnic Grand Candi Hotel menjadi tempat berkumpul bagi keluarga dan sahabat dalam merayakan Bulan Suci Ramadan,” jelas Adrian. K

arena nilai kehangatan dan kebersamaan dengan orang tercinta itulah yang menjadi filosofi utama adanya Iftar Picnic Grand Candi Hotel Semarang,
Tak hanya menyajikan sajian all you can eat yang menggugah selera, Iftar Picnic juga menghadirkan live music performance setiap hari Sabtu dan minggu, beragam spot foto menarik, dan doorprize menarik yang diundi disetiap minggunya.

Selain itu, terdapat promo kamar bertajuk Ramadhan Spesical Deal bagi masyarakat yang ingin merasakan pengalaman menginap di Hotel Bintang 5 saat bulan puasa. Dengan membayar mulai dari Rp 1.080.000, tamu akan mendapatkan gratis Iftar Picnic untuk 2 orang, sahur untuk 2 orang dan berbagai benefit menarik lainnya.

Bagi masyarakat Semarang dan sekitarnya yang ingin melakukan reservasi Iftar Picnic bisa langsung menghubungi tim Grand Candi Hotel Semarang melalui whatsapp 0813-3136-1665. Selain itu, dapatkan juga informasi promo menarik Grand Candi Hotel selama bulan ramadan melalui instagram @grandcandismg dan website grandcandihotel.com.

Kajati Made Ajak Warga Adhyaksa Wujudkan Kejaksaan Sebagai Penegak Hukum yang Professional & Modern

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Keberhasilan penegakan hukum yang efektif akan memberikan dampak yang signifikan bagi perekonomian negara, oleh karena Jaksa Agung mengajak seluruh warga Adhyaksa untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran mereka dalam menjaga integritas hukum.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jateng Dr. I Made Suarnawan, SH MH, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Forum Group Disccusion (FGD) yang digelar kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng dengan mengusung tema ‘Optimalisasi Penegakan Hukum Terhadap Perekonomian Negara’, di Kota Semarang, Kamis (7/3).

Dalam kesempatan tersebut menghadirkan, narasumber akademisi dari Universitas Gajah Mada (UGM) Rimawan Pradiptyo, SE., M.Sc., Ph.D dan dimoderatori Ka.Prodi S1 Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Dr. Aditya Yuli Sulistyawan,SH.MH.

Turut hadir Wakajati Jateng Teguh Subroto, SH MH, Asintel Kejati Jateng Dr. Sunarwan, SH MHum, Aspidsus Kejati Jateng Wahyu Sabrudin, SH MH, Aspidum Kejati Jateng Adi Wibowo, SH MH, Asbin Kejati Jateng Sugiyanta, SH MH, Kolonel Laut (H) Muhamad Yunus, SH para Koordinator dan Kasi pada Kejati Jateng dan seluruh Kejaksaan Negeri di lingkungan Kejati Jateng.

Kajati Made menyoroti pentingnya memberikan dukungan serta sumbangsih pemikiran dan gagasan untuk memastikan jaminan konstitusional terhadap Kejaksaan, khususnya dalam penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi.

Oleh sebab itu, Made menekankan bahwa Kejaksaan, sebagai lembaga penegak hukum yang memiliki peran vital dalam memerangi korupsi, memerlukan dukungan yang kuat dari berbagai pihak, baik itu dari masyarakat, lembaga legislatif, eksekutif, maupun yudikatif.

” Pentingnya memberikan dukungan, sumbangsih pemikiran dan gagasan akan perlunya jaminan konstitusional terhadap Kejaksaan serta penguatan secara kelembagaan, terutama menghadapi penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi yang semakin komplek,” ungkap Made.

FGD ini menjadi momentum awal bagi implementasi perubahan yang dibutuhkan dalam upaya membangun institusi kejaksaan yang lebih baik dan lebih terpercaya oleh masyarakat.

Demikian juga dengan sasaran yang dicapai, yakni membangun kebersamaan guna mewujudkan konsepsi “jaksa sahabat masyarakat”, sekaligus terhadap opini masyarakat dan stake holders terkait jaminan konstitusi, terhadap kejaksaan serta penguatan kelembagaan dalam upaya mewujudkan cita penegakan hukum yang adil dan efektif Indonesia maju menuju Indonesia emas.

Diperolehnya dukungan kajian akademik dari kalangan Akademisi Perguruan Tinggi, sebagai bahan dalam penyusunan konsep kedudukan kejaksaan dalam konstitusi terhadap kejaksaan serta penguatan secara

Melalui kegiatan, FGD ini Made berharap institusi kejaksaan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam menjalankan tugas, peran, dan fungsinya sesuai dengan amanah konstitusional.

Mulai dari peningkatan efisiensi dan efektivitas penegakan hukum, penguatan integritas dan profesionalisme aparat kejaksaan, hingga inovasi dalam penanganan perkara hukum.

” Harapan saya semoga dengan diselenggarakannya acara Forum Group Disccusion ( FGD ) kali ini dapat memberikan kontribusi serta dapat meningkatkan performa serta postur institusi kejaksaan kedepan menjadi lebih baik dan terlegitimasi secara konstitusional sesuai dengan tugas, peran dan fungsinya,” imbuh Made.

Dalam upaya mewujudkan cita-cita penegakan hukum yang adil dan efektif bagi seluruh rakyat Indonesia, kegiatan ini juga diharapkan para peserta sepakat bahwa penegakan hukum yang efektif haruslah inklusif dan komprehensif, memperhatikan berbagai dimensi keadilan sosial dan lingkungan.

Di Bawah Kepemimpinan Mbak Ita, Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Semarang Melaju Pesat

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Semarang menyebut laju pertumbuhan ekonomi Kota Semarang tertinggi se-Jawa Tengah, tumbuh 5,79 persen selama tahun 2023.

Kepala BPS Kota Semarang, Fachruddin Tri Ubajani mengatakan, persentase laju pertumbuhan ekonomi Kota Semarang ini meningkat dari tahun 2022 lalu yang mencapai 5,73 persen.

“Ini artinya laju pertumbuhan ekonomi Kota Semarang sangat bagus,” ujar Fachruddin melalui sambungan telepon, Kamis (7/3).

Menurut dia, sektor yang mempengaruhi meningkatnya laju pertumbuhan Kota Semarang dominan dari sektor industri, konstruksi, dan perdagangan. “Itu tiga besar sektor yang menguasai pertumbuhan ekonomi Semarang hingga mencapai 5,79 persen,” jelasnya.

Dirinya menyebut, dengan angka tersebut Kota Semarang menjadi yang paling tinggi di Jawa Tengah. “Stabilitas ekonomi masyarakat Semarang termasuk bagus, artinya pertumbuhan ekonomi itu kan menggambarkan produksi barang dan jasa di Kota Semarang,” bebernya.

Tak hanya laju pertumbuhan ekonomi yang dinilai bagus, angka inflasi di Kota Semarang juga lebih rendah dari inflasi di Jawa Tengah bahkan nasional.

“Untuk inflasi Kota Semarang Year on Year (YOY) mencapai 2,45 persen, atau masih lebih rendah dari inflasi Jawa Tengah dan nasional,” sebut dia.

Penyumbang inflasi, lanjut Fachruddin, masih disebabkan karena kenaikan harga beras. Terlebih saat jelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. “Menjelang Ramadan, belajar dari pengalaman, memang beras masih akan faktor dominan (penyumbang inflasi-red) sampai bulan April. Di High Level Meeting kemarin juga saya sampaikan, ketika Ramadan dan Idul Fitri, komoditas makanan jelas akan memberikan dampak inflasi,” kata dia.

“Selain beras, daging, telur dan cabai. Ada pula penyumbang dominan di sektor transportasi, seperti kereta api, pesawat, dan sebagainya,” jelasnya.

Fachruddin bahkan mengapresiasi Pemerintah Kota Semarang di bawah kepemimpinan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu yang telah memulai langkah antisipasi lebih awal.

“Pemkot Semarang dengan program Pak Rahman, Kios Pandawa, Urban Farming itu sangat berdampak. Pak Rahman menekan harga kebutuhan pangan agar lebih murah. Ketika komoditas naik seperti harga beras, ternyata di Semarang tidak hancur-hancuran (harganya-red). Padahal daerah penyangga seperti Demak dan Grobogan mengalami banjir, namun dengan Pak Rahman dan kerja sama BUMP serta Bank Indonesia dengan Kios Pandawa membuat kenaikan harga beras tidak jor-joran,” paparnya.

Terpisah, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, Pemerintah Kota Semarang terus berupaya melakukan berbagai upaya dan program untuk menjaga stabilitas harga pangan. Bahkan, satgas pangan terus memantau pergerakan harga.

“Tindak lanjut High Level Meeting dengan Pemprov Jateng, akan ada gerakan pangan murah atau pasar murah yang disupport Bank Indonesia di Kota Semarang,” kata Mbak Ita, sapaannya, Kamis (7/3).

Pemkot Semarang, lanjut Mbak Ita, juga menyiapkan berdirinya Kios Pandawa Kita (Kios Pangan Aman Tersedia Untuk Warga Kita) lebih banyak, setelah inisiasi di Pasar Kanjengan beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah Pak Pj Gubernur mengapresiasi dan bahkan akan mereplikasi Kios Pandawa di kabupaten/kota lain. Ini salah satu upaya agar inflasi di Jawa Tengah bisa dtekan,” sebut dia.

Terkait laju pertumbuhan ekonomi Kota Semarang yang meningkat hingga 5,79 persen, Mbak Ita berharap Kota Semarang semakin berkembang dan investasi semakin menggeliat di tahun 2024 ini.

“Harapannya laju inflasi juga semakin terkendali, pertumbuhan ekonomi meningkat, daulat pangan, dan masyakarat tenang menghadapi Ramadan dan Lebaran,” ucap Mbak Ita.

Gelar Prosesi Dugder, Pemkot Semarang Terapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Mengantisipasi keramaian saat prosesi Kirab Dugderan 2024 pada Sabtu (9/3) besok, sejumlah skema pengalihan jalan akan diterapkan pada beberapa ruas jalan yang dilalui. Prosesi Kirab Dugder yang menjadi tradisi khas Kota Semarang jelang Ramadan, menurut rencana akan dimulai pukul 13.00 WIB dari Komplek Balaikota Semarang menuju Masjid Kauman dan berakhir di Masjid Agung Jawa Tengah.

Salah satu jalan yang akan ditutup adalah Jalan Pemuda depan Paragon hingga depan Lawang Sewu. Untuk itu, bagi pengendara dan pengguna jalan yang melintas di Jalan Pemuda menuju arah Balai Kota akan dialihkan ke jalan Thamrin. Untuk persiapan, penutupan dan pengalihan arus Jalan Pemuda menuju Jalan Thamrin akan dilakukan mulai Sabtu (9/3) pukul 10.00 WIB.

“Selain pengalihan lalu lintas Jalan Pemuda, juga akan dilakukan pengalihan arus Jalan Imam Bonjol Tugu Muda menjadi dua arah, pengalihan arus Jalan Pierre Tendean ke Jalan Imam Bonjol dan arus lalin dari arah Kota Lama menuju Jalan Pemuda dialihkan menuju Jalan Kolonel Sugiyono atau Jalan Imam Bonjol,” ungkap Danang Kurniawan, Plt. Ka Dinas Perhubungan Kota Semarang.

Tak hanya pengguna jalan, masyarakat yang akan menyaksikan gelaran dan kirab prosesi Dugder juga dihimbau untuk bisa memarkirkan kendaraan di tempat yang sudah disediakan penyelenggara. “Masyarakat yang akan menyaksikan prosesi kirab Dugder agar tertib mengikuti arus lalin dan tidak memarkirkan kendaraan di bahu jalan karena akan mengurangi volume ruas jalan,” imbuh Danang.

Rute Kirab Budaya Dugder tahun 2024 ini dimulai dari Balai Kota kemudian melewati Jalan Pemuda menuju Alun-Alun Kauman selanjutnya menuju Jalan Wahid Hasyim – Jalan Kartini/ Jolotundo dan berakhir di MAJT.

Keramaian juga diprediksi akan terjadi di Alun-Alun Kauman. Guna memecah keramaian tersebut, akan diarak juga sebuah gunungan besar dan empat gunungan kecil ganjel rel sebagai penanda makanan khas Kota Semarang. Gunungan akan diposisikan dekat dengan bedug pada empat sisi alun-alun.

“Harapannya, masyarakat tidak perlu saling berdesakan dan seluruh prosesi kirab, suhuf halaqah rombongan peserta Dugder akan berjalan tertib, khidmat dan lebih oke lagi,” tutur Kepala Disbudpar Kota Semarang, Wing Wiyarso.

Prosesi Kirab Dugder 2024, rencananya akan digelar lebih meriah dengan berbagai atraksi serta atribut menarik seperti bedug raksasa, gunungan ganjel rel serta lomba pasukan berkuda 40-an yang berasal dari 16 kecamatan yang mengikuti kirab budaya. Perlombaan ini juga didukung oleh komunitas-komunitas yang ada di Semarang seperti Sam Poo Kong, Tay Kak Sie, Tosan Aji dan lain-lain.

Pupuk Indonesia Niaga Ikut Andil Dalam Gebyar Diskon Pupuk

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Pertanian merupakan sektor yang memiliki kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia.Keberhasilan sektor ini tidak terlepas dari jasa para petani yang telah bekerja keras mendukung ketahanan pangan nasional.

Guna menjaga kontribusi sektor pertanian tersebut, Pemerintah terus menjaga ketersediaan pupuk baik subsidi maupun nonsubsidi.

Dalam rangka menjaga ketersediaan pupuk, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian dan Kementerian BUMN melalui Pupuk Indonesia menggelar program Gebyar Diskon Pupuk yang digelar di beberapa wilayah di Indonesia.

Rangkaian acara Gebyar Diskon Pupuk ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pupuk petani serta memberikan kemudahan bagi petani untuk memperoleh pupuk di musim tanam ini.

Direktur Komersil & Operasi Pupuk Indonesia Niaga, Trudo Nainggolan mengatakan bahwa sebagai bagian dari PI Grup, PI Niaga adalah perusahaan perdagangan yang salah satunya menyediakan dan mendistribusikan pupuk bersubsidi maupun non subsidi untuk petani.

Pupuk Indonesia Niaga mendapatkan sebaran daerah penjualan pupuk nonsubsidi dalam acara ini yaitu di Sumatera Utara, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan dan NTB, dengan sasaran daerah sentral pertanian selama bulan Januari sampai dengan Februari 2024.

Dalam acara Gebyar Diskon Pupuk ini PI Niaga telah menjual sebanyak 465 ton pupuk nonsubsidi jenis Phonska Plus dan Urea Nitrea.

“Harapan Pupuk Indonesia Niaga, dengan turut andil dalam program Gebyar Diskon Pupuk ini, agar petani bisa menikmati pupuk nonsubsidi dengan harga terjangkau serta membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Semoga program ini dapat mendorong petani untuk menanam lebih awal sehingga kesuksesan musim tanam awal tahun ini bisa kita tuai bersama saat musim panen nanti,” tutup Trudo.

Program Pak Rahman Digencarkan, Pemkot Semarang Bantu Masyarakat Peroleh Kebutuhan Pangan Murah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang gencar menggelar Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman) untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah naiknya harga beberapa komoditi pangan. Bahkan, dalam sehari Pemkot Semarang bisa menggelar Pak Rahman di tiga lokasi sekaligus. Dengan adanya mobil Pak Rahman, pasar murah ini bisa menjangkau wilayah-wilayah terpelosok atau wilayah pinggiran di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu memastikan, program pemerintah dalam menekan inflasi dan kenaikan harga ini bisa dinikmati masyarakat luas, bahkan di wilayah pinggiran. Dirinya juga menegaskan  bahwa ketersediaan stok pangan selama Ramadhan menjadi prioritas utama, terutama setelah melibatkan kepala daerah dari seluruh Indonesia dalam high-level meeting.

“Kemarin saat pelaksanaan High Level Meeting dengan PJ Gubernur, Bank Indonesia dan Bupati/Wali Kota se-Jawa Tengah, kami mendapat arahan persiapan menjelang puasa dan Hari Raya Idul Fitri (mengantisipasi kenaikan harga jelang Ramadan dan Idul Fitri). Ini tentunya menjadi satu perhatian khusus bagi kami,” ujar Mbak Ita, sapaan akrab wali kota usai mengunjungi program Pak Rahman di Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Kamis (7/3).

Menurut Mbak Ita, isu yang diangkat dalam pertemuan tersebut, adalah kenaikan harga beras. “Di Pak Rahman, beras SPHP dijual Rp 52 ribu per 5 kg, yang medium super Rp 62 ribu. Ini menjadi support bagi masyarakat untuk mendapat beras murah melalui program tersebut, di tengah tingginya harga beras di pasaran,” lanjut mbak Ita.

Dia menjelaskan, untuk mengantisipasi terjadi inflasi, pelaksanaan Pak Rahman bahkan dilaksanakan tiga tempat dalam sehari. “Pak Rahman bukan hanya beras yang dijual, ada daging, makanan olahan yang lebih murah dibanding harga di pasaran. Apalagi saat mau puasa, beras pasti jadi incaran, sedangkan menjelang Lebaran daging pasti banyak diburu masyarakat,” katanya.

Dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi, Mbak Ita berharap solusi ini tidak hanya berlaku selama bulan Ramadhan, melainkan berkesinambungan. “Alhamdulillah, kami mendapat kabar gembira dari Pak Kepala BPS bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Semarang meningkat menjadi 5.79%. Dengan inflasi yang terkendali, pertumbuhan ekonomi yang baik dan tumbuhnya kedaulatan pangan masyarakat, diharapkan masyarakat dapat tenang menghadapi bulan suci Ramadhan,” pungkas Mbak Ita.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Bambang Pramusinto menyebut, stok beras di Kota Semarang masih aman hingga 3 bulan ke depan.

Dari data, persediaan beras mencapai 50.800 ton, sedangkan kebutuhan setiap bulannya di Kota Semarang mencapai tingkat konsumsi 15 ribu ton beras. Sehingga estimasinya masih bisa mencukupi tiga bulan ke depan, apalagi masih akan ada restock dari Bulog dan distributor lainnya.

“Untuk kebutuhan bahan pokok lainnya masih aman,” papar Bambang.

Pihaknya terus melakukan langkah antisipasi kenaikan harga dan melakukan pengendalian harga menjelang Ramadan dan Idul Fitri. “Kami lakukan monitoring melibatkan semua pihak, hingga ke level bawah ikut memonitor. Harapannya, jangan sampai ada yang menumpuk bahan pangan dan spekulan-spekulan,” tuturnya.

Bambang menilai, program Pak Rahman yang merupakan bentuk kolaborasi antara Pemkot Semarang, Bulog, pihak swasta, BUMP dan pelaku pangan yang menggelar pasar murah bagi masyarakat ini sangat membantu.

“Kolaborasi ini berkembang tak hanya pada program Pak Rahman, tapi ada juga Lumbung Pangan Kota Semarang (Lumpang Semar). Saat ini sudah ada 91 titik di 16 kecamatan dan 64 kelurahan serta 11 toko mitra pangan. Ini sedang kami buatkan sistemnya, sehingga ketika ada kebutuhan masyarakat terhadap komoditi pangan tertentu kita bisa langsung suplai,” pungkasnya.

Kejati Jateng Tekankan Pentingnya Peran IAD dalam Mendukung Kinerja Jaksa

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menggelar kegiatan Pertemuan Konsultasi (PK) Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Jawa Tengah, yang diselenggarakan di Kantor Kejati Jateng Jl. Pahlawan No 14 , Kota Semarang, Kamis (7/3).

Kegiatan ini bertujuan, sebagai ajang untuk meningkatkan pengetahuan yang bermanfaat bagi lingkungan kerja IAD, tidak hanya itu, juga menjadi momentum mempererat tali silaturahim antara IAD Wilayah, Cabang, dan Daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua IAD Wilayah Jawa Tengah Ny. Made M Suarnawan dan pengurus wilayah Jawa Tengah, Ibu-Ibu Ketua IAD Daerah se-Jawa Tengah.

Turut hadir para pejabat utama Wakajati Jateng Teguh Subroto, SH MH, Asintel Kejati Jateng Dr. Sunarwan, SH MHum, Aspidsus Kejati Jateng Wahyu Sabrudin, SH MH, Aspidum Kejati Jateng Adi Wibowo, SH MH, Asbin Kejati Jateng Sugiyanta, SH MH, Kolonel Laut (H) Muhamad Yunus, SH para Koordinator dan Kasi pada Kejati Jateng dan seluruh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Jawa Tengah selaku pengawas di IAD Daerah.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jateng yang juga selaku Pengawas IAD Wilayah Jawa Tengah, Dr. Made Suarnawan, SH MH menyampaikan bahwa pertemuan konsultasi ini bukan hanya sekadar acara rutin, tetapi juga sebagai wadah untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas anggota IAD dalam mendukung tugas-tugas suami mereka di Kejaksaan.

Mereka adalah pilar dalam membentuk lingkungan yang harmonis di rumah, sehingga dapat membawa dampak positif bagi kesejahteraan keluarga dan kinerja suami mereka di institusi Kejaksaan

” Ibu-ibu yang tergabung dalam Ikatan Adhyaksa Dharmakarini adalah sebagai pendamping suami dalam bertugas diharapkan mampu memberikan spirit serta dukungan moril dalam menjalankan tugas-tugas kedinasan suami sehingga dapat tercipta suasana yang harmonis yang nantinya memberikan energi positif bagi para suami maupun institusi,” ungkap Made dalam sambutannya.

Dengan adanya dukungan moril dan semangat yang diberikan oleh para anggota IAD, diharapkan para jaksa dapat melaksanakan tugas-tugas mereka dengan lebih baik, lebih bersemangat, dan lebih penuh dedikasi.

” Oleh karena itu, saya selalu berharap supaya peranan ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, dapat berlangsung selaras dan serasi, terutama di dalam menunjang tugas para suami,” kata Made.

Selain itu, terciptanya suasana harmonis di rumah juga menjadi pondasi kuat bagi keluarga para jaksa, sehingga mereka dapat fokus dan berkonsentrasi dalam menjalankan tugas-tugas mereka demi keadilan dan keberlanjutan hukum.

” Peran istri juga selalu mendoakan agar suami dalam mengemban tugas dapat berjalan dengan baik, lancar dan amanah, sehingga selamat dunia dan akhirat. Harapan agar dapat mendampingi dan mendukung tugas-tugas suami dengan penuh keikhlasan, karena dukungan keluarga merupakan salah satu penunjang kesuksesan dalam menjalankan tugas,” imbuh Made.

Daop 4 Laksanakan Perbaikan Jembatan KA Kaligawe Semarang, Akses Jalan di Tegal Rejo dan Purwosari Raya Ditutup Sementara

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Selama 15 (lima belas) hari terhitung mulai Kamis 7 Maret sampai dengan Kamis 21 Maret 2024, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang melaksanakan perbaikan Jembatan Kereta Api Nomor 6 Kaligawe Banjir Kanal Timur Semarang. Perbaikan ini dilakukan untuk meningkatkan keandalan jembatan dan jalur rel KA pada lokasi tersebut.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo menyampaikan bahwa pada lokasi jembatan KA ini juga terdapat dua perlintasan sebidang yang berada di kiri dan kanan jembatan yang bersinggungan dengan Jalan Tegal Rejo Cilosari dan Jalan Purwosari Raya Tanggungrejo, sehingga mulai hari ini akses pada dua jalan raya tersebut ditutup sementara untuk keperluan perbaikan jembatan kereta api.

“Jembatan Kereta Api Nomor 6 Kaligawe Banjir Kanal Timur Semarang tersebut akan dilakukan pengangkatan dan peninggian kontruksi jembatan setinggi 50 centimeter, sehingga berdampak dengan pembongkaran perlintasan sebidang pada sisi barat dan sisi timur jembatan,” jelasnya.

Pekerjaan perbaikan yang dilakukan meliputi pembongkaran aspal yang berada di kanan kiri jembatan yang dilanjutkan pengangkatan jembatan dan jalur kereta api. “Perbaikan dilakukan untuk menyamakan geometri rel pada sisi kanan maupun kiri jembatan,” tambah Franoto.

Selama proses perbaikan, KAI bersama pihak kepolisian setempat akan melakukan pola rekayasa lalu lintas dengan menutup sementara akses pada Jalan Tegal Rejo Cilosari dan Jalan Purwosari Raya Tanggungrejo. “KAI menyampaikan permohonan maaf atas penutupan sementara akses dua jalan raya ini, kami menghimbau kepada masyarakat dan penguna jalan raya yang akan melewati jalan tersebut dapat memutar dan mengakses melalui Jalan Raya Pantura Semarang,” tandasnya.

KAI terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan kereta api. “Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan dapat menciptakan kondisi operasi kereta api yang handal, aman, nyaman dan selamat, sekaligus sebagai kesiapan KAI dalam menghadapi Masa Angkutan Lebaran Tahun 2024 di wilayah Daop 4 Semarang,” tutup Franoto.

Tarif Jalan Tol Layang MBZ Naik Per 9 Maret Mendatang saat Puasa dan Lebaran

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Untuk pengguna jalan Tol waktu mendatang pada saat Menjelang Ramadan dan Lebaran tahun 2024 ini, tarif jalan layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) akan naik di tanggal 9 Maret 2024 nanti.

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) selaku pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan PT Jasamarga Jalan layang Cikampek (JJC) pengelola tol layang MBZ mengkonfirmasi hal tersebut.

Kenaikan tarif tol ini mempertimbangkan biaya inflasi atas penambahan lajur pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan penyediaan fasilitas Emergency Parking Bay di Jalan Layang MBZ.

“Sebagai kompensasi atas pekerjaan tersebut dan penyesuaian terhadap inflasi, mulai 9 Maret 2024 pukul 00.00 WIB diberlakukan penyesuaian tarif integrasi pada kedua jalan tol tersebut,” ungkap President Corporate Secretary and Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo. Rabu (6/3).

Ria Marlinda Paallo mengungkapkan bahwa penyesuaian kapasitas lajur Jalan Tol Jakarta-Cikampek telah dilaksanakan pada periode Tahun 2022 hingga 2023 lalu yaitu dengan peningkatan kapasitas jalan tol dari 3 lajur menjadi 4 lajur sepanjang 18,2 Km.

Peningkatan kapasitas ini untuk mengurai kepadatan kendaraan setelah KM 48 arah Cikampek akibat pertemuan 2 arus lalu lintas kendaraan dari Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Layang Mohamed Bin Zayed.

Peningkatan layanan lainnya juga dilakukan di Jalan Layang MBZ yaitu dengan menyediakan emergency parking bay di 4 titik lokasi. Yakni KM 21 dan KM 41 arah Cikampek serta KM 40 dan KM 22 arah Jakarta.

“Semua ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan pengamanan pengguna jalan saat terjadi kondisi darurat di tol layang,” terang Ria.

Penyesuaian Tarif Integrasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Layang MBZ ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor: 250/KPTS/M/2024 tanggal 2 Februari 2024 tentang Penyesuaian Tarif Integrasi Pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated.

Berikut besaran penyesuaian tarif integrasi jarak terjauh dengan sistem terbuka pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Layang MBZ sebagai berikut:

Jakarta Interchange – Cikampek

  • Golongan I : Rp27.000,- yang semula Rp20.000,-
  • Golongan II dan III : Rp40.500,- yang semula Rp30.000,-
  • Golongan IV dan V : Rp54.000,- yang semula Rp40.000,

Inisiasi Penyusunan Buku, Mbak Ita Ingin Kenalkan Sejarah Semarang ke Generasi Muda

0

SEMARANG (Awall.id) – Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menginisiasi agar sejarah Kota Semarang dan sejarah perkembangan agama Islam di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah bisa dibukukan dan atau divisualisasikan sebagai bahan belajar edukasi sejarah anak-anak.

Hal ini disampaikan Mbak Ita, sapaan akrab wali kota usai melakukan ziarah ke makam para ulama Kota Semarang dalam rangka menyambut HUT ke-477 Kota Semarang dan menjelang Ramadan, Rabu (6/3). Mbak Ita pun ingin membukukan cerita sejarah Kota Semarang dengan melibatkan para ulama, sejarawan, budayawan, dan tokoh lain di Kota Lumpia.

“Saya sudah nyuwun Kiai Anasom. Beliau ini yang ahlinya, yang tahu sejarah dan para ulama Kota Semarang. Ini yang harus kita eksplore, karena ini merupakan bagian dari sejarah masa lalu, sekaligus bagian dari sejarah Kota Semarang,” ujar Mbak Ita.

Menurutnya, dengan pembuatan buku atau visualisasi video, bisa mendapatkan gambaran terkait sejarah masa lalu. “Dengan pembuatan buku, atau dalam visual kita akan ketemu benang merah dengan sejarah masa lalu. Mungkin dengan Kerajaan Mataram, atau Kerajaan Demak, jadi tidak ada yang putus. Mungkin juga bisa nyambung dengan wilayah atau kabupaten lain. Karena kemarin Pak Ngesti Bupati Semarang juga ziarah ke sini,” sebut Mbak Ita.

Untuk mengenalkan sejarah Kota Semarang kepada generasi penerus dan pelajar, Mbak Ita juga ingin melibatkan anak-anak untuk ikut dalam prosesi ziarah yang kerap dilaksanakan Pemerintah Kota Semarang. “Jangan hanya kita saja yang sudah rutin. Justru kita harus memberikan edukasi, sosialisasi kepada generasi muda. Minimal anak-anak tahu sejarah Kota Semarang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Semarang, KH Anasom mengatakan, untuk membuat buku sejarah Kota Semarang dan perkembangan Islam perlu adanya tim yang dibentuk dari berbagai unsur. “Itu memang perlu tim yang melibatkan ahli sejarawan, ada kajian yang terkait dengan sejarah, antropologi dan arkeologi, di samping juga tokoh agama,” kata Kiai Anasom.

Menurutnya, dengan adanya biografi ulama dan tokoh di Kota Semarang bisa memperkenalkan sejarah dan perkembangan Islam. “Besok ini kan hari jadi Kota Semarang ke-477 tahun. Artinya hampir lima abad Kota Semarang berdiri, sudah banyak sekali tokoh maupun ulama yang sudah berjasa di Kota Semarang,” kata dia.

“Setiap abad ada ulama, tokoh yang terus mengembangkan di Kota Semarang. Ini yang perlu kita kaji,” bebernya.

Beberapa tahun lalu, dirinya bahkan pernah berkolaborasi dengan Disbudpar Kota Semarang menggali situs dan tokoh penting di Kota Semarang. “Ini memang kan bagus sekali kalau ditulis. Kalau ditulis sejarah bisa dibaca siswa di sekolah maupun madrasah,” jelasnya.

Dengan membuat buku, menurut Anasom, bisa mengenal tokoh lokal Kota Semarang sejak dari pemerintah di zaman kerjaan, zaman perubahan ke Indonesia merdeka, hingga saat ini.

“Dengan banyaknya tokoh kemudian bisa dibuat ensiklopedi tokoh Kota Semarang. Saya kira itu bisa jadi sumber atau media untuk pendidikan anak-anak di Kota Semarang,” paparnya.