spot_img
Beranda blog Halaman 30

Dorong Ekonomi Digital, Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM Latih Karang Taruna Patiunus III Soal Affiliate TikTok

0
Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM berfoto bersama peserta Karang Taruna Patiunus III usai Pelatihan Optimalisasi Program Affiliate TikTok di Balai Kelurahan Pandean Lamper, Semarang.

SEMARANG (Pertamanews.id) — Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) menggelar pelatihan bertema Optimalisasi Program Affiliate TikTok bagi anggota Karang Taruna Patiunus III, berlangsung di Balai Kelurahan Pandean Lamper, Semarang, Minggu (23/11) lalu.

Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pemuda mengenai peluang ekonomi digital melalui program afiliasi TikTok, yang kini semakin diminati generasi muda.

Para pemateri dari mahasiswa USM memaparkan sejumlah materi, mulai dari sistem komisi, strategi pemilihan produk, teknik pembuatan konten menarik, hingga cara memaksimalkan penjualan dengan memanfaatkan algoritma TikTok.

Peserta Karang Taruna Patiunus III mengikuti sesi praktik langsung pembuatan konten singkat TikTok dalam Pelatihan Optimalisasi Program Affiliate.

Tidak hanya penyampaian materi, peserta juga diajak melakukan praktik langsung dengan membuat konten singkat menggunakan fitur-fitur dasar aplikasi.

Antusiasme terlihat dari aktifnya peserta berdiskusi dan mencoba berbagai teknik yang diperagakan dalam sesi praktik tersebut.

Ketua tim mahasiswa Ilmu Komunikasi USM mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat untuk meningkatkan literasi digital di kalangan pemuda.

“Kami berharap pelatihan ini dapat membuka wawasan dan memberikan keterampilan bagi Karang Taruna Patiunus III agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi kreatif di era digital,” ujarnya.

Perwakilan Karang Taruna Patiunus III mengapresiasi pelatihan tersebut dan menilai materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.

Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan agar kemampuan digital pemuda semakin berkembang. Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi dan foto bersama sebagai penutup. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para pemuda untuk lebih aktif mengembangkan keterampilan digital dan memanfaatkan peluang ekonomi digital secara optimal.***

Semangat Hari Pahlawan, PLN Luncurkan Program Power Hero, Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Dalam semangat memperingati Hari Pahlawan 2025, PT PLN (Persero) menghadirkan program promo bertajuk “Power Hero”, yang memberikan diskon 50% untuk biaya tambah daya listrik bagi pelanggan setia.

Promo ini berlangsung secara nasional mulai 10 hingga 23 November 2025 dan dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile.

Program ini ditujukan bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa dengan daya awal 450 volt ampere (VA) hingga 5.500 VA, yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA. Promo ini berlaku bagi pelanggan PLN yang telah terdaftar sebelum 1 November 2025.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menjelaskan bahwa program “Power Hero” lahir dari semangat Hari Pahlawan serta dinamika kebutuhan pelanggan yang terus berkembang. Aktivitas listrik yang semakin meningkat di rumah tangga, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga sektor produktif mendorong perlunya solusi tambah daya yang lebih mudah dan tidak membebani biaya pelanggan.

“Power Hero adalah bentuk apresiasi PLN kepada pelanggan sekaligus komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau melalui transformasi digital. Program ini dirancang secara terjangkau dan inovatif, berorientasi pada kebutuhan pelanggan, sehingga tidak hanya mempermudah proses tambah daya, tetapi juga menciptakan Creating Shared Value bagi pelanggan, masyarakat, dan lingkungan,” ujar Adi.

Untuk mendapatkan promo ini, pelanggan prabayar cukup melakukan transaksi pembelian token listrik, sedangkan pelanggan pascabayar cukup melakukan pembayaran tagihan listrik melalui aplikasi PLN Mobile.

Setelah transaksi dilakukan, pelanggan akan menerima e-voucher promo tambah daya pada fitur “Reward” yang dapat digunakan selama periode promo berlangsung.

Setiap akun PLN Mobile berhak memperoleh maksimal empat e-voucher promo tambah daya sebagai bentuk pemerataan manfaat bagi seluruh pelanggan.

“Kami ingin pelanggan merasakan kemudahan dalam setiap proses layanan PLN. Semua bisa dilakukan secara digital, mulai dari pendaftaran hingga pembayaran, tanpa perlu datang ke kantor pelayanan,” tambah Adi.

Melalui program ini, pelanggan dapat menghemat biaya tambah daya cukup signifikan. Sebagai ilustrasi, pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin menambah daya ke 7.700 VA cukup membayar Rp3.512.625 dari harga normal Rp7.025.250.

Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa biaya penyambungan dibayarkan penuh di muka, sementara bagi pelanggan pascabayar diberikan kemudahan berupa cicilan penyesuaian Uang Jaminan Langganan (UJL) hingga 12 kali pembayaran.

“Melalui program Power Hero, PLN ingin menyalakan kembali semangat kepahlawanan dalam bentuk nyata, melalui pelayanan yang semakin dekat dan terjangkau bagi pelanggan. Kami berharap seluruh pelanggan dapat memanfaatkan kesempatan ini sebelum periode promo berakhir,” tutup Adi.

The Palace Jeweler Resmikan Gerai Baru di DP Mall Semarang :Therlengkap, Therjangkau, Therjamin

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — The Palace Jeweler, salah satu brand perhiasan terkemuka di bawah Central Mega Kencana (CMK), kembali memanjakan para pencinta perhiasan di Kota Semarang dengan meresmikan pembukaan kembali gerainya di DP Mall.

Dengan konsep modern dan tampilan interior yang sepenuhnya diperbarui, gerai ini hadir sebagai one-stop jewelry shopping destination yang menawarkan koleksi Therlengkap, Therjangkau, dan Therjamin.

Reopening kali ini juga dibarengi berbagai promo spesial, mulai dari diskon perhiasan emas hingga 50 persen hingga penawaran harga perhiasan mulai dari Rp500 ribuan.

General Manager The Palace Jeweler, Jelita Setifa, mengungkapkan antusiasmenya atas kehadiran kembali gerai tersebut.

“The Palace Jeweler bergembira dan antusias menyambut kembali pelanggan setia kami di gerai DP Mall Semarang. Kini dengan wajah baru yang lebih modern, kami ingin menghadirkan pengalaman berbelanja perhiasan yang unik sekaligus nyaman. Dengan wajah baru yang lebih modern, kami menjamin setiap kunjungan akan terasa istimewa, karena The Palace Jeweler selalu berkomitmen pada konsep 3T yaitu Therlengkap, Therjangkau, Therjamin, yang kini kami hadirkan dengan nuansa baru,” ujarnya.

Untuk merayakan momen pembukaan kembali gerai, The Palace Jeweler menyiapkan rangkaian promo dan aktivitas menarik yang hanya berlangsung di The Palace DP Mall Semarang:

  • Diskon perhiasan emas hingga 50% pada 15–16 November 2025.
  • Harga spesial untuk perhiasan emas mulai dari Rp500 ribuan pada periode yang sama, dengan stok terbatas.
  • Tebus murah perhiasan emas Rp99.000 khusus tanggal 15 November 2025 bagi 7 pelanggan pertama yang menunjukkan tangkapan layar iklan promo di Instagram.
  • Discount Card hingga Rp1 juta, berlaku 15 November 2025 hingga 31 Maret 2026.
  • Undian berhadiah liontin berlian dan barang elektronik bagi pelanggan yang berbelanja di pop-up store The Palace Jeweler sejak 22 Agustus hingga 15 November 2025.
  • Aktivitas Snap & Share berhadiah souvenir eksklusif Felt Bag.

The Palace Jeweler tetap mempertahankan konsistensi kualitas melalui konsep 3T:

  • Therlengkap: pelanggan dapat menemukan berbagai koleksi berlian, emas, hingga precious stones dalam satu tempat.
  • Therjangkau: hadirnya koleksi berlian MOELA yang dapat dimiliki mulai dari Rp888 ribu.
  • Therjamin: seluruh perhiasan diproduksi dengan kadar emas ideal 18 karat (75%) dan telah tersertifikasi SNI 8880:2020. Transparansi harga juga dijaga melalui layar Today’s Gold Price di gerai.

Dengan tampilan baru yang lebih elegan, The Palace Jeweler di DP Mall Semarang ingin memberikan pengalaman belanja perhiasan yang lebih eksklusif, nyaman, dan menyenangkan bagi pelanggan di Semarang dan sekitarnya.

Masyarakat dapat mengunjungi gerai resmi atau melihat berbagai koleksi melalui situs www.thepalacejeweler.com, Instagram @thepalace_id, dan TikTok @thepalacejeweler. Pelanggan juga dapat bergabung dengan CMK Club untuk menikmati berbagai keuntungan tambahan.***

Program MBG Dorong Kesejahteraan dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia

0

KAB KARAWANG (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi (MBG) kembali mendapat perhatian luas dari masyarakat setelah dilaksanakan sosialisasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Program ini dipandang sebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi dan penguatan sosial di masyarakat.

Sosialisasi program MBG ini bertempat di GOR Sukamerta, Rawamerta pada Jumat, (14/11). Acara sosialisasi yang dihadiri oleh DPR RI bersama perwaklian Badan Gizi Nasional itu diikuti oleh ratusan warga Rawamerta yang sudah menantikan program MBG,

Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menegaskan bahwa MBG merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan gizi yang lebih baik. Menurutnya, program ini bukan sekadar penyediaan makanan bergizi, tetapi membangun ekosistem manfaat yang menyeluruh bagi masyarakat.

“Program MBG bukan hanya soal memberikan makanan bergizi, tetapi membangun rantai manfaat yang menyeluruh. Perputaran bahan pangan lokal, lapangan kerja baru, dan nilai tambah ekonomi di tingkat komunitas menjadi bagian penting dari program ini,” ucap Putih Sari. 

Lebih lanjut ia menekankan pentingnya menjaga kualitas pelaksanaan MBG, mulai dari bahan baku lokal, proses pengolahan yang higienis, hingga ketepatan waktu penyaluran makanan. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama memastikan manfaat program ini benar-benar dirasakan secara luas. Menurutnya, keberhasilan MBG sangat ditentukan oleh keterlibatan semua pihak dalam pelaksanaannya.

Dukungan juga disampaikan oleh Teguh Suparngadi dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang menilai bahwa keberhasilan MBG bergantung pada perubahan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya gizi.

“Program MBG hanya berhasil jika pemahaman tentang gizi berubah menjadi tindakan. Setiap makanan bergizi yang diberikan adalah investasi masa depan bukan hanya untuk anak, tetapi juga untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. 

Kepala desa setempat, Ahmad Holidin, melihat program MBG sebagai peluang besar untuk memberdayakan desa. Ia menilai bahwa ketika masyarakat dilibatkan dalam penyediaan bahan lokal, pengolahan, hingga distribusi makanan bergizi, maka dampaknya tidak hanya pada kesehatan anak, tetapi juga pada peningkatan ekonomi keluarga. “Program MBG bukan hanya intervensi gizi, tetapi wadah untuk memberdayakan desa,” ujarnya. 

Sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif bahwa peningkatan kualitas gizi merupakan bagian penting dari pembangunan masyarakat. Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.*

Gen Z Antusias Ikuti ‘Ngopi Taubat’, Kajian Santai di Kafe Semarang

0
Anggota Komunitas Mafia Taubat, kelompok diskusi mahasiswa Universitas Semarang, berpose bersama dalam kegiatan rutin mereka bertajuk "Ngobat (Ngopi Taubat)" di Moko Kopi, Semarang.

SEMARANG (Pertamanews.id) – Komunitas Mafia Taubat, sebuah kelompok diskusi mahasiswa Universitas Semarang yang berfokus pada pengembangan diri dan spiritualitas anak muda, menggelar kegiatan rutin bertajuk “Ngobat (Ngopi Taubat)”.

Program ini diinisiasi di bawah bimbingan RR. B. Natalia Sari Pujiastuti, S.Psi., M.Si., dan hadir sebagai upaya menghadirkan alternatif positif bagi budaya nongkrong di kalangan generasi muda.

Kegiatan ini laksanakan setiap satu bulan sekali, tepatnya setiap Sabtu pukul 19.00 WIB, bertempat di Moko Kopi, Citarum, Semarang.

Dengan format semi-formal, “Ngobat” menghadirkan suasana santai ala kafe yang dipadukan dengan pembelajaran agama dan diskusi sosial. Program ini menyasar peserta dari kalangan Gen Z dengan target 10–30 orang di setiap pertemuan.

Sejumlah anggota Komunitas Mafia Taubat dan peserta “Ngobat (Ngopi Taubat)” duduk lesehan beralaskan tikar sambil berdiskusi dalam suasana santai di Moko Kopi, Semarang.

Lahir dari fenomena meningkatnya budaya nongkrong sebagai gaya hidup, Mafia Taubat melihat bahwa kafe dapat menjadi ruang komunikasi yang efektif untuk menyampaikan nilai-nilai positif.

Selama dikemas secara santai dan relevan, ruang informal tersebut dianggap mampu menarik partisipasi anak muda dalam kegiatan yang lebih bermakna.

“Bagus, dengan komunitas ini kita bisa kumpul, menambah relasi dan juga menambah ilmu,” ungkap Agung, salah satu peserta “Ngobat”, di Semarang, Sabtu (15/11) lalu.

Setiap sesi “Ngobat” terdiri dari tiga bagian, yaitu berbagi pengalaman, penyampaian materi keagamaan dari kitab, serta diskusi interaktif.

Format ini dirancang agar peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif berdialog dan membagikan pengalaman pribadi.

Mafia Taubat berharap program ini dapat membentuk komunitas positif yang konsisten dalam belajar, meningkatkan minat anak muda terhadap kajian keagamaan, serta menciptakan budaya nongkrong yang lebih produktif dan bernilai.

Melalui kolaborasi dengan pihak kafe, kegiatan ini dapat diselenggarakan tanpa biaya khusus, sehingga peserta cukup berkontribusi ringan untuk konsumsi.

Komunitas Mafia Taubat meyakini bahwa perubahan besar berawal dari langkah kecil. Melalui kajian santai di kafe, mereka ingin menunjukkan bahwa waktu luang dapat dimanfaatkan sebagai momen untuk meningkatkan kualitas spiritual dan sosial generasi muda.***

Program MBG Disosialisasikan di Depok, Dorong Generasi Sehat dan Produktif

0

DEPOK (Pertamanews.id) – Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dilaksanakan di Jawa Barat sebagai bagian dari upaya nyata pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat. Kegiatan sosialisasi yang diinisiasi DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) ini digelar di Aula Hidayatul Muttaqin, Kota Depok pada Jumat (14/11).

Kegiatan sosialisasi dengan mengankat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq, Tenaga Ahli DPR RI, Fadhly, serta ratusan peserta yang merupakan warga setempat. 

Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq, menegaskan bahwa implementasi MBG harus dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan berbagai unsur masyarakat. “Pemerintah dan masyarakat perlu bersinergi agar manfaat program dapat dirasakan secara langsung oleh warga Jawa Barat,” tutur Ranny Fahd.

MBG bukan hanya sekadar penyediaan makanan, tetapi merupakan langkah strategis untuk membangun generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan produktif. 

Kemudian, Tenaga Ahli DPR RI, Fadhly, menekankan bahwa tujuan utama program MBG adalah meningkatkan status gizi anak dan ibu hamil, menurunkan masalah gizi, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia. “Program MBG adalah investasi penting untuk masa depan bangsa. Jika dijalankan dengan baik, program ini bisa membentuk generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan siap bersaing,” jelas Fadhly.

Lebih lanjut, Fadhly menjelaskan bahwa pelaksanaan program MBG juga menjadi kesempatan besar untuk pemberdayaan pangan lokal. Menurutnya, pelibatan produsen lokal serta pengawasan ahli gizi perlu diperkuat agar kualitas makanan tetap terjaga. “Kunci keberhasilan program ini adalah mutu menu yang baik, distribusi yang tepat, serta keterlibatan masyarakat dalam pengawasan,” tambahnya. 

Keberhasilan program MBG membutuhkan pengelolaan logistik yang baik serta monitoring berkala. Edukasi gizi kepada masyarakat disebut sebagai langkah penting agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga bagian dari proses pengawasan dan peningkatan mutu program. 

Dengan hadirnya ssosialisasi MBG di Jawa Barat ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dan DPR RI dalam menghadirkan program yang berguna langsung bagi masyarakat. Melalui pelaksanaan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kualitas, program ini dapat menjadi fondasi penting menuju visi Indonesia Emas 2045.*

Program MBG Dorong Peningkatan Gizi dan Kesejahteraan Masyarakat di Karawang

0

KARAWANG (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi (MBG) menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperkuat fondasi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Melalui penyediaan makanan bergizi serta edukasi gizi berkelanjutan, program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kesehatan individu, tetapi juga penguatan peran keluarga dan komunitas. 

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi program MBG di Karawang pada Jumat, (14/11). Kegiatan sosialisasi MBG ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah desa, sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun generasi yang lebih sehat dan berdaya.

Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menegaskan bahwa keberlanjutan MBG sangat penting untuk memastikan masyarakat menerima manfaat yang merata. Program strategis nasional ini diharapkan menjadi harapan baru yang dapat dimanfaatkan masyarakat dengan sebaik mungkin.

“Kami ingin memastikan bahwa program ini tidak hanya menjadi inisiatif sesaat. MBG harus terintegrasi dalam sistem layanan gizi nasional dengan akses yang dapat dijangkau seluruh masyarakat, termasuk wilayah yang terpencil. Ketika masyarakat turut terlibat dalam penyediaan bahan pangan dan pengolahan makanan, manfaat kesehatan berjalan seiring dengan penguatan ekonomi lokal,” tutur Putih Sari.

Selanjutnya, perwakilan Badan Gizi Nasional, Teguh Suparngadi, menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat mengenai gizi sejak dini.

“Pemenuhan gizi bukan hanya soal menyediakan makanan, tetapi juga membentuk budaya peduli gizi dalam keluarga dan lingkungan. Jika masyarakat terlibat langsung dalam penyediaan bahan pangan lokal serta pengolahan dan distribusi makanan bergizi, maka program ini akan memberikan dampak yang lebih luas,” jelas Teguh.

Sementara itu, Ahmad Holidin, Kepala Desa yang menjadi lokasi pelaksanaan sosialisasi, menyampaikan bahwa MBG memberikan dorongan positif bagi pemberdayaan masyarakat desa.

“Saya melihat sendiri bagaimana program ini membuka ruang bagi masyarakat untuk berkontribusi, baik melalui penyediaan pangan lokal maupun melalui peran kader desa. Selain meningkatkan kesehatan keluarga, keterlibatan ini ikut memperkuat kemandirian desa,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut menegaskan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pemenuhan gizi seimbang. MBG bukan sekadar penyediaan makanan bergizi, tetapi juga penguatan kesadaran bahwa kesehatan generasi mendatang dimulai dari kebiasaan baik di dalam keluarga. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menjadi pilar penting dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya.*

MBG Disosialisasikan di Papua Barat, Anggota DPR RI: Pemerataan Gizi Jadi Prioritas

0

MANOKWARI (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan kepada masyarakat, kali ini menyapa wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Sosialisasi program MBG ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman publik mengenai tujuan utama MBG, sekaligus menjawab berbagai isu yang sempat mencuat di tengah masyarakat.

Acara sosialisasi yang diinisisasi DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) ini betempat di Gedung Cafe Mola Reremi pada Jumat, (14/11). Sosialisasi ini dihadiri langsung oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Obet A Rumbruren, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Gusti Yudha Prasetya, serta para peserta yang merupakan warga setempat. 

Dalam kesempatannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Obet A Rumbruren menegaskan bahwa Program MBG merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan pemenuhan gizi masyarakat secara merata. Ia menyebut bahwa pelaksanaan di lapangan memang masih menghadapi sejumlah tantangan, tetapi hal tersebut merupakan bagian dari proses penyempurnaan program. 

“Setiap program berskala nasional membutuhkan waktu dan langkah bertahap untuk mencapai hasil yang benar-benar optimal. Tidak mungkin sebuah program langsung sempurna pada saat pertama kali dijalankan, namun pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaikinya,” ucap Obet A Rumbruren.

Saat ditanyai pemberitaan mengenai dugaan kasus keracunan dalam pelaksanaan program, Obet menegaskan bahwa kejadian tersebut bukanlah hal yang disengaja. Pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh dan meningkatkan sistem pengawasan. “Transparansi dan perbaikan sistem akan terus dilakukan demi memastikan bahwa pelayanan gizi melalui SPPG benar-benar aman, layak, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” tambahnya. 

Sementara itu, Gusti Yudha Prasetya, dari Direktorat Promosi & Edukasi Gizi BGN menjelaskan bahwa MBG disusun berdasarkan empat prinsip utama: pemenuhan kalori, keseimbangan gizi, kebersihan, dan keamanan pangan. Ia menyebut bahwa program ini merupakan jawaban atas berbagai persoalan gizi yang masih dihadapi Indonesia. 

“Setiap menu dalam Program MBG dirancang berdasarkan kebutuhan gizi anak di berbagai tahap usia sehingga manfaatnya dapat diterima secara maksimal dan mendukung tumbuh kembang mereka secara menyeluruh,” jelasnya. 

Pemerintah juga menegaskan bahwa Papua Barat telah memiliki sejumlah SPPG aktif yang menjadi tulang punggung pelaksanaan MBG di wilayah tersebut. Setiap keluhan dan masukan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan.*

Pemerintah Tetap Gencar Sosialisasikan Program MBG Meski Hadapi Banyak Tantangan

0

BEKASI (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir sebagai salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Program MBG dirancang tidak hanya sebagai penyedia makanan bergizi bagi anak-anak, tetapi juga sebagai gerakan bersama seluruh elemen masyarakat untuk membangun masa depan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing. 

Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia dilaksanakan di Kota Bekasi pada Jumat, (14/11). Melalui pemberian akses gizi yang merata, program MBG diharapkan mampu menciptakan lingkungan tumbuh kembang yang lebih baik bagi anak-anak di seluruh Indonesia.

Anggota Komisi IX DPR RI, Sukur H. Nababan yang diwakilkan oleh Mohammad Iqbal Alam Islami menyampaikan dengan adanya sosialisasi ini masyarakat akan mendapatkan penjelasan mengenai pemahaman bagaimana pentingnya program. “Makan Bergizi Gratis” ini. “Dalam implementasinya, program MBG akan banyak menghadapi tantangan yang ada, salah satunya yakni mengenai bagaimana program ini bisa tepat sasaran, dan tepat wilayah untuk sasarannya,” ucap Iqbal Alam Islami. 

Iqbal juga berharap agar semua stakeholder dan juga tokoh masyarakat kota Bekasi, bisa mengawal program “Makan Bergizi Gratis” ini. MBG ini ada sebagai upaya pemerintah untuk menurunkan resiko gizi buruk yang ada di Indonesia, dan juga angka stunting untuk memperkuat generasi bangsa, generasi Indonesia Emas tahun 2045. 

“Semoga niat baik ini dapat terus dilanjutkan, sehingga dapat memberikan manfaat bagi banyak orang, karena program ini juga salah satu upaya untuk meningkatkan ekonomi daerah,” harapnya.

Sementara itu, Perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Siti Aisah, dalam pemaparannya menyampaikan terkait dengan program pemerintah “Makan Bergizi Gratis”, Program ini termasuk perwujudan dari Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Merupakan  program  prioritas  nasional  dan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi unggul menuju visi Indonesia Emas 2045. 

“Program sosialisasi ini sangat baik sekali untuk dapat diberikan dan dilaksanakan manfaatnya, agar teman-teman masyarakat, orang tua, mitra kerja memahami pentingnya “MBG”. Kolaborasi dan sinergi harus selalu ditingkatkan, agar “MBG” ini berjalan baik. Anak-anak kita jadi generasi penerus yang bergizi, yang sehat, cerdas, dan unggul untuk menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Siti.

Menambahkan, perwakilan BGN, Ade Tias Maulana, menyampaikan dalam paparannya bahwa program “Makan Bergizi Gratis” ini merupakan program untuk membantu menekan angka stunting dan perbaikan gizi anak Indonesia. Beliau juga menjelaskan melalui paparannya mengenai manfaat dari program ini yang tidak hanya untuk perbaikan gizi, namun juga penunjang ekonomi masyarakat penerima manfaat. 

Harapan dari program sosialisasi ini adalah, agar para tamu undangan yang hadir dapat mengetahui manfaat dari program “MBG” ini dan dapat menjadi agen informasi untuk menyebarluaskan kembali manfaat dari program ini ke tetangganya, warga sekitar, dan masyarakat umum.

MBG mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang. Melalui sosialisasi yang dilakukan oleh berbagai pemangku kepentingan, masyarakat semakin memahami peran gizi dalam membentuk generasi unggul di masa depan. Edukasi ini menjadi pondasi penting dalam membangun perilaku hidup sehat yang berkelanjutan.***

Sosialisasi MBG di Bekasi, Pemerintah Ajak Masyarakat Aktif Awasi Program Gizi

0

BEKASI (Pertamanews.id) – Kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bekasi berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir. Sosialisasi program MBG menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman masyarakat serta mempererat kolaborasi antarinstansi dalam mendukung pelaksanaan program yang diinisiasi pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan.

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi program MBG di Bekasi pada Jumat, (14/11). Dalam kesempatan tersebut, perwakilan anggota Komisi IX DPR RI, Mohammad Iqbal Alam Islami, menyampaikan bahwa program MBG merupakan upaya penting untuk memastikan masyarakat, terutama generasi muda, memperoleh asupan gizi yang layak. 

“Kami berharap para tokoh masyarakat, lembaga lokal, hingga komunitas dapat ikut mengawal jalannya program ini. Niat baik seperti ini harus terus dilanjutkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas,” ujarnya. 

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga peran aktif seluruh elemen masyarakat. Ia juga menggarisbawahi bahwa MBG memiliki dampak berlapis, tidak hanya pada peningkatan kesehatan, tetapi juga pada penguatan ekonomi daerah melalui rantai pasok pangan.

Kemudia, perwakilan Badan Gizi Nasional, Ade Tias Maulana menegaskan bahwa MBG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga peningkatan literasi gizi masyarakat. Menurutnya, edukasi menjadi kunci agar masyarakat memahami pentingnya pola makan sehat dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“MBG bukan sekadar program bantuan, tetapi pilar penting pembentukan generasi masa depan yang lebih kuat dan sehat,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Sosial Kota Bekasi, Yosua Triando, menambahkan bahwa MBG mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan gizi yang masih dihadapi sebagian masyarakat. Ia menjelaskan bahwa Dinas Sosial berperan dalam memastikan program berjalan tepat sasaran melalui pemetaan kelompok rentan. 

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan program ini. Dengan pemahaman yang lebih baik, kita dapat memastikan manfaat program benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan,” tuturnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, seluruh pihak berharap tercipta pemahaman yang selaras mengenai tujuan dan mekanisme pelaksanaan MBG. Dukungan aktif masyarakat dianggap sebagai faktor penting agar program dapat berjalan lancar, efektif, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi Kota Bekasi.***