spot_img
Beranda blog Halaman 302

Dikeroyok Program Pencegahan dari Berbagai Sektor, Kasus DBD Kota Semarang Menurun Tajam

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus berupaya menekan angka kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Terbukti, di bawah kepemimpinan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, kasus DBD mengalami penurunan signifikan.

Dari data yang dihimpun, kasus DBD tahun 2022 mencapai 865 kasus dengan angka kematian sebanyak 33 orang. Namun pada 2023, angka kasus DBD turun signifikan menjadi 404 kasus. Sementara kasus kematian akibat DBD juga mengalami penurunan menjadi 16 orang. Untuk tahun 2024 ini, ada 36 kasus DBD dan tidak ada kasus kematian.

“Setiap tahun kami membuat prediksi kasus DBD tingkat Kota Semarang. Kami juga punya peta kerentanan dan potensial dampak,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam, Rabu (21/2).

Dari peta kerentanan dan potensial Demam Berdarah itu, kata Hakam, Dinas Kesehatan kemudian melakukan antisipasi khususnya di daerah padat penduduk dan berpotensi.

“Daerah padat seperti wilayah Tembalang, Banyumanik, Semarang Utara, itu wilayah dengan wilayah rentan kasus,” kata Hakam.

Menurut Hakam, total kasus hingga tanggal 17 Februari 2024, ada 36 kasus DBD di Kota Semarang. “Meski ada kasus, Alhamdulillah tidak ada yang meninggal. Kami berharap semoga tidak ada korban jiwa karena DBD,” jelasnya.

Dinas Kesehatan Kota Semarang telah melakukan sejumlah langkah pencegahan dan penanganan penyakit DBD agar tidak semakin meningkat. Terlebih, di musim hujan seperti saat ini.

“Sekarang kita sudah tahu peta daerah-daerah rentan DBD, itu yang kita perintahkan kepada jajaran di kelurahan dan Puskesmas untuk melakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) atau PJN (Pemberantasan Jentik Nyamuk). Itu yang efektif sekali,” jelasnya.

“PSN dan PJN ini jika dilakukan dua kali seminggu, maka pertumbuhan dan jumlah nyamuk pasti tidak akan banyak,” bebernya.

Ada pula upaya 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat-tempat penampungan air, dan mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk aedes aegypti yang membawa virus DBD pada manusia.

Bahkan, lanjutnya, Dinas Kesehatan juga menggandeng Dinas Pendidikan untuk memberdayakan anak-anak sekolah melalui program Si Centik (Siswa Cari Jentik).

“Kader-kader PKK turun secara intens melakukan PJN dan PSN. Adik-adik di sekolah melakukan program Si Centik yang juga berjalan dengan baik. Peta kerawanan ini mulai kami gerakkan dari tingkat RT hingga RW juga,” pungkas Hakam.

Pemkot Semarang Juara Paritrana Award 2024

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berhasil meraih gelar juara dalam Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Paritrana Award Tahun 2024 tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Paritrana Award merupakan ajang penghargaan yang diberikan oleh Presiden RI kepada pemerintah provinsi, kabupaten, kota, dan pelaku usaha yang mendukung penuh pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).

Plt Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Hernowo Budi Luhur mewakili Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima Penganugerahan Penghargaan Paritrana Award 2024 tingkat Jawa Tengah yang berlangsung di Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah, Rabu (21/2).

“Alhamdulillah berkat kerja keras Bu Wali dan juga teman-teman di Disnaker, siang ini kita mendapatkan penghargaan juara Paritrana Award kategori pemerintahan,” ujar Plt. Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur.

Hernowo mengatakan, upaya dan terobosan Pemkot Semarang terkait BPJS Ketenagakerjaan sangat terstruktur. “Kegiatan-kegiatan mulai dari ASN, Non-ASN, hingga lini masyarakat paling bawah yakni RT dan RW kami dorong agar bisa ter-cover BPJS Ketenagakerjaan. Di situlah Kota Semarang mendapatkan penghargaan,” jelas Hernowo.

Hernowo menambahkan jika Pemkot Semarang berhasil menjadi juara mengalahkan 35 kabupaten kota se-Jawa Tengah, disusul peringkat kedua diraih Kabupaten Demak, dan peringkat ketiga Kota Tegal.

“Bu Wali memiliki kebijakan sangat bagus. Termasuk melindungi masyarakat lini bawah yang beresiko seperti RT, RW dan mendorong agar bisa memiliki BPJS Ketenagakerjaan,” kata dia.

Selain itu, Dinas Ketenagakerjaan Kota Semarang juga berencana melindungi pekerja rentan seperti PKL, petani kurang mampu, nelayan kurang mampu dan pekerja ekonomi bawah untuk bisa terlindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Ditemui secara terpisah, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengungkapkan rasa syukurnya. Bersama jajarannya, Mbak Ita, sapaan akrabnya juga mendukung sosialisasi iuran BPJS untuk para pekerja. Menurutnya, banyak manfaat yang sudah dirasakan oleh pekerja khususnya di Pemkot Semarang.

“Pemkot Semarang berkomitmen untuk memberikan naungan perlindungan untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja di Kota Semarang. Alhamdulillah penghargaan ini adalah bonus dan suntikan motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik ke depannya,” tandas Mbak Ita.

Peduli Korban Banjir, Kajati Made Serahkan Bantuan Sembako di Demak

0

DEMAK (Pertamanews.id) – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah Dr. I Made Suarnawan, SH MH menyerahkan bantuan kepada korban banjir yang terjadi di Kabupaten Demak , Jawa Tengah.
Bantuan yang berikan berupa kebutuhan sehari-hari, seperti sembako, pakaian dan alat perlengkapan lainnya.

Banjir yang melanda wilayah tersebut telah menyebabkan kerugian besar bagi penduduk setempat, dengan rumah dan fasilitas umum yang rusak serta sejumlah keluarga yang kehilangan tempat tinggal mereka.

Made menyampaikan pesan dari seluruh jajaran Kejagi Jateng, bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata dari keprihatinan dan solidaritas mereka, terhadap saudara-saudara mereka yang tengah mengalami kesulitan akibat bencana alam.

” Ini wujud dari keprihatinan kami, kami menyampaikan beberapa bantuan dan kami berharap semoga bantuan ini bermanfaat bagi bapak ibu sekalian,” ungkap made, Rabu (21/2) pagi.

Pihknya, juga berharap agar bencana banjir yang melanda segera berakhir dan para korban dapat kembali pulang ke rumah masing-masing.

” Kami sangat berharap agar banjir ini segera berakhir dan bapak ibu sekalian dapat segera kembali pulang ke rumah masing-masing,” kata dia.

Dia juga menegaskan komitmen Kejati Jateng untuk terus mendukung upaya pemulihan dan rekonstruksi pasca-bencana di wilayah tersebut.

Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan sedikit hiburan dan harapan bagi para korban banjir Kabupaten Demak untuk bangkit kembali dan memulai kehidupan baru dengan semangat yang baru pula.

Kominfo Sebut Aturan Publisher Rights Akan Segera Disahkan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia, Budi Arie Setiadi, S.Sos., M.Si., mengatakan pengaturan publisher rights akan segera disahkan dalam waktu dekat.

Publisher rights merupakan aturan yang mewajibkan platform digital untuk memberikan nilai ekonomi pada konten berita dari media lokal dan nasional.

“InsyaAllah sebentar lagi. Kita akan menyambut disahkannya regulasi ini oleh Bapak Presiden Republik Indonesia,” ujarnya, dilansir laman RRI, Senin (19/02).

Dalam acara Konvensi Nasional Media Massa, Menkominfo menyebutkan langkah ini menjadi upaya untuk memastikan agar pelaku industri tidak tergerus oleh disrupsi digital.

“Justru menguatkan dan beberapa kebijakan tersebut sebagaimana Rancangan Perpres mengenai Publisher Rights serta pengaturan dalam Undang-Undang ITE,” jelasnya.

Selanjutnya ia mendorong penerapan regulasi publisher rights diikuti dengan inovasi yang dilahirkan oleh industri pers nasional. Ia berharap upaya ini dapat membuat masa depan industri pers semakin optimis dan adaptif.

“Saya yakin bahwa spirit ini akan menghadirkan masa depan industri pers yang penuh optimisme. Industri pers yang agile (berpikir) dan adaptif, industri pers yang berkualitas dan berkelanjutan,” tutupnya.

Program Magister Manajemen di STIE Semarang Tingkatkan Kapasitas SDM Pemerintahan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Program Pascasarjana Magister Manajemen (MM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Semarang, sebagai inisiatif baru dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas di bidang manajemen. Langkah ini merupakan, bagian dari komitmen STIE Semarang dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri dan pasar kerja saat ini.

Program Magister Manajemen dirancang, untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin bisnis dan manajemen serta pemerintahan, yang memiliki pemahaman mendalam tentang konsep-konsep manajemen modern dan keterampilan praktis yang diperlukan untuk sukses di lingkungan bisnis dan pemerintahan yang dinamis.

Program ini nantinya, juga akan menawarkan kurikulum yang komprehensif, menekankan pemahaman dan penguasaan manajemen pemerintahan, manajemen pemasaran, manajemen kewirausahaan dan konsep-konsep kunci sumber daya manusia, alat, dan teknologi yang dibutuhkan oleh para profesional masa depan.

Selain itu, dalam upaya untuk meningkatkan kapasitas SDM di sektor pemerintahan, Direktur Program Studi Magister Manajemen (MM) STIE Semarang Dr.St Sunarto,MS mengatakan, program studi Magister Manajemen menghadirkan program Kepemerintahan. Program ini akan memberikan pemahaman yang mendalam tentang dinamika dan tantangan dalam pengelolaan pemerintahan, baik di tingkat nasional maupun lokal.

Program Studi ini juga, memfokuskan pada pengelolaan dan manajemen kepemerintahan dari tingkat nasional hingga tingkat desa dan kelurahan. Dengan semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi oleh pemerintah, baik dalam skala nasional maupun lokal, kebutuhan akan para profesional yang terlatih dalam manajemen pemerintahan semakin meningkat.

“Prodi S-2 MM STIE Semarang ini memiliki perhatian pada pengelolaan dan manajemen kepemerintahan. Tata kelola pemerintahan sangat penting termasuk hingga tingkat desa dan kelurahan. Kami bertekad untuk bisa mencetak lulusan unggul mendukung sumber daya manusia (SDM) di dalam manajemen pemerintahan di Tanah Air,” kata St Sunarto, beberapa waktu yang lalu.

Para mahasiswa juga akan diberikan kesempatan untuk terlibat dalam proyek-proyek penelitian dan magang di perusahaan-perusahaan terkemuka untuk memperoleh pengalaman praktis yang berharga.

Magister Manajemen dengan Akreditasi Baik

Diketahui, Program Studi Magister Manajemen STIE Semarang telah mendapatkan akreditasi Baik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), sesuai dengan Surat Keputusan Nomor 136/DE/A.5/AR.10/XII/2022. Dengan Surat Keputusan izin operasional dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 59/E/0/2014.

Dengan adanya akreditasi Baik dari BAN-PT, siap menghasilkan lulusan yang memiliki pemahaman mendalam tentang konsep-konsep manajemen terkini serta keterampilan praktis yang dibutuhkan untuk berhasil di dunia bisnis yang kompetitif saat ini. Adapun 3 bidang konsentrasi yakni, Manajemen Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia dan Manajemen Keuangan.

Program pascasarjana ini akan membantu mempersiapkan generasi masa depan pemimpin bisnis dan manajemen yang berkualitas dan kompeten dalam menghadapi tantangan global yang kompleks.

Sarana dan Prasarana Terbaik
STIE Semarang menyediakan sarana dan prasarana terbaik guna mendukung kegiatan belajar mengajar para mahasiswa. Dalam upaya memastikan pengalaman pendidikan yang berkualitas, STIE Semarang telah menginvestasikan secara besar-besaran dalam fasilitas yang diperlukan.

Ruang Kelas Modern
Terdapat ruang kelas dengan kapasitas 25 tempat duduk, dilengkapi dengan LCD projector dan LED TV 50″. Fasilitas ini memungkinkan penggunaan teknologi terbaru dalam penyampaian materi pembelajaran serta mendukung interaksi antara dosen dan mahasiswa.

Laboratorium Komputer yang Lengkap
Laboratorium komputer STIE Semarang memiliki kapasitas 25 tempat duduk dan dilengkapi dengan perangkat lunak terkini serta akses internet yang cepat. Hal ini memungkinkan mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan teknologi informasi yang diperlukan dalam analisis data dan pemecahan masalah.

Laboratorium Pasar Modal dan Tax Center
STIE Semarang juga menyediakan laboratorium khusus untuk studi pasar modal dan pajak. Fasilitas ini memungkinkan mahasiswa untuk memahami praktik terkini dalam dunia keuangan dan perpajakan serta mengembangkan keterampilan praktis dalam analisis keuangan dan perencanaan pajak.

Perpustakaan yang Komprehensif
Perpustakaan STIE Semarang terdiri dari Ruang Referensi yang dilengkapi dengan koleksi buku, jurnal, dan publikasi terkini dalam bidang manajemen dan ekonomi. Selain itu, mahasiswa juga memiliki akses ke Virtual Library, yang memungkinkan mereka untuk mengakses berbagai sumber daya elektronik dari mana saja dan kapan saja.

Dengan menyediakan sarana dan prasarana yang lengkap dan mutakhir, STIE Semarang bertujuan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif dan memastikan bahwa para mahasiswa Program Magister Manajemen dapat mengembangkan potensi mereka secara maksimal.

Informasi Pendaftaran

Dengan dibukanya pendaftaran mahasiswa baru, Ketua Program Magister Manajemen (MM) STIE Semarang, Dr. Rokhmad Budiyono, SPd, MM mengatakan, kurikulum Program Magister Manajemen untuk semester ganjil 2024 sejalan dengan peraturan baru yang dikeluarkan oleh Kementerian Pndidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada tahun 2023.

Mahasiswa S2 hanya perlu menempuh 36 SKS untuk menyelesaikan program studi mereka. Hal ini mengakibatkan beban SKS yang relatif ringan bagi mahasiswa S2, dan banyak dari mereka mungkin belum menyelesaikan beban SKS yang memadai untuk lulus.

” Program Pasca Sarjana S2 MM STIE Semarang menerima pendaftaran semester genap 2023. Di semester genap ini masih kurikulum lama, sehingga mahasiswa S2 cukup menempuh 36 sks. Sehingga beban SKS mahasiswa untuk lulus S2 belum banyak. Berbeda dengan tahun ajaran baru semester ganjil 2024, sudah diterapkan kurikulum baru sesuai dengan peraturan baru Dikti tahun 2023 yang mewajibkan S2 minimal menempuh 60 SKS,” jelas Dr. Rokhmad.

Untuk calon mahasiswa yang ingin mendaftar ke Program Magister Manajemen di STIE Semarang, berikut adalah syarat-syarat yang diperlukan untuk pendaftaran:

  1. Foto kopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  2. Foto kopi Kartu Keluarga (KK).
  3. Foto kopi ijazah S1 yang telah dilegalisir.
  4. Foto kopi transkrip nilai S1 yang telah dilegalisir.
  5. Dua lembar foto berwarna ukuran 3×4.
  6. Dua lembar foto berwarna ukuran 4×6.

Selain itu, terdapat biaya pendaftaran dan matrikulasi yang perlu dibayarkan:
Biaya Pendaftaran: Rp 500.000,-
Biaya Matrikulasi: Rp 1.500.000,-

Total biaya pendaftaran dan matrikulasi adalah Rp 2.000.000,-. Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer ke rekening Bank BRI dengan nomor rekening 043501100100309 atas nama Yayasan Pendidikan Akademi Koperasi Semarang.

Dengan lengkapnya syarat-syarat pendaftaran dan penjelasan mengenai biaya yang diperlukan, diharapkan calon mahasiswa dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk mendaftar ke Program Magister Manajemen di STIE Semarang.

Pemkot Semarang Terus Genjot Upaya Penanganan Banjir

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyatakan, upaya penanganan banjir terus ditingkatkan dengan menambah kapasitas pompa dan normalisasi saluran air.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (Kabid SDA) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Mochamad Hisam Ashari menyebut jika penambahan pompa dan normalisasi saluran air akan dilakukan tahun ini.

Dia menjelaskan, normalisasi saluran dilakukan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana. Misalnya saluran air sepanjang Kaligawe sampai Jembatan Gotong Royong di Tlogosari.

“Tahun ini lagi berjalan untuk normalisasi mulai Kaligawe sampai Tlogosari,” kata Hisham, Senin (19/2).

Hisyam mengatakan, normalisasi tersebut akan membuat aliran air menuju Rumah Pompa Tenggang lancar. Sebab, Jembatan Nogososro di Tlogosari yang awalnya rendah menjadi penghambat telah dinaikkan. Pihaknya juga akan menyelaraskan normalisasi yang dilakukan BBWS Pemali Juana dengan melakukan peningkatan saluran yang berada di Tlogosari.

“Jadi talut saluran yang sudah miring-miring itu tahun ini kami perbaiki. Sehingga aliran dari Tlogosari ke Tenggang lancar,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan di bagian Timur ini sedang dikebut pengerjaannya. Pasalnya, pada tahun sebelumnya wilayah yang menjadi aliran menuju Rumah Pompa Tenggang dan Sringin tersebut acap kali dilanda banjir.

“Kalau tahun kemarin yang besar ada di wilayah Timur, Tenggang dan Sringin. Untuk musim hujan kali ini kami sudah melakukan beberapa upaya dan terus berupaya lagi,” katanya.

Pihaknya mengakui, Rumah Pompa Kali Sringin terbebani oleh aliran Kali Tenggang. Namun dengan dilakukan normalisasi di Kali Tenggang beban tersebut akan segera berkurang. Termasuk, BBWS Pemali Juana sebagai pelaksana utama akan menambah pompa di Rumah Pompa Pasar Waru dan Kandang Kebo untuk mengurangi beban tersebut.

“Kami, tahun ini juga akan menambah kapasitas pompa di Trimulyo, karena selama ini kapasitas pompa masuk Sringin kurang. Sehingga tahun ini kami bangun rumah pompa, sekalian penambahan kapasitas pompanya hampir dua kali lipat dari yang sekarang,” ujarnya.

Kini, pihaknya juga terus melakukan analisa di sejumlah ruas jalan Kota Semarang yang sering tergenang air. Beberapa saluran yang tak mampu menampung debit air masuk daftar normalisasi.

“Kami masih melakukan pemantauan di sejumlah ruas jalan. Setiap kali hujan kami turun menganalisa apa-apa yang menjadi penyebab. Beberapa jalan ada yang masih tergenang, seperti Jalan Tanjung nanti salurannya akan kami normalisasi,” ujarnya.

Dia mencontohkan, sejumlah drainase yang dinormalisasi tahun lalu seperti di sepanjang Jalan Tentara Pelajar, Kedungmundu, dan Jalan Imam Bonjol sudah lancar.

“Peningkatan tersebut membuat banjir tidak seperti tahun-tahun kemarin. Termasuk di Imam Bonjol karena drainase terus berkelanjutan, kemarin salurannya, tahun ini kami tambah kapasitas pompa yang ada di sana,” tuturnya.

Upaya tersebut, menurutnya, tak lepas dari peran dan perhatian Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu yang aktif memantau penanganan banjir di lapangan. Pihaknya berharap masyarakat dapat bekerja sama mencegah terjadinya banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran air.

“Bu Ita (sapaan akrab Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu) sangat memperhatikan upaya penanganan banjir,” tegasnya.

Berikan Nuansa Baru, Queen City Mall Hadirkan Harajuku Street untuk Pecinta Kuliner

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pembukaan Harajuku Street di Queen City Mall membawa nuansa baru yang terinspirasi langsung dari jalanan di Jepang.

Dengan konsep yang menggabungkan hidangan lokal hingga merek-merek ternama, Harajuku Street menawarkan pengalaman kuliner yang unik. Acara pembukaan diawali dengan penampilan Taiko, alat musik tradisional khas Jepang, yang memberikan sentuhan khas Jepang.

Secara simbolis, pembukaan Harajuku Street ditandai dengan kagami biraki. Harajuku Street hadir untuk memberikan warna baru dalam bersantai, dengan harapan menjadi destinasi kuliner yang memikat bagi para pengunjung.

Diketahui, Food area yang terletak di lantai 3 Queen City Mall akan segera hadir di Queen City Mall dengan perayaan Soft Opening yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 Januari 2024.

Queen City Mall membuka Harajuku Street sebagai bagian dari konsep lifestyle experience yang diusungnya.

CEO SRLand Properties, Vonny Tresno Santoso, mengungkapkan bahwa sekitar 30 persen dari tenant di mall tersebut merupakan restoran dengan ragam kuliner mulai dari yang mewah hingga yang terjangkau.

“Konsep dari Queen City Mall itu kita Lifestyle experience, jadi hamper 30 persen tenant kita itu makanan dari yang high sampai low, di lantai 3 ini adalah full lifestyle dan makanan, dan yang paling special adalah Harajuku Street dan pada saat kita buat konsep mall ini, kita buat konsep yang special di Semarang dengan mengusung family friendly” ungkap Vonny.

Vonny Tresno Santoso menjelaskan Harajuku Street merupakan konsep pertama di Jawa Tengah yang mengusung tema ala Jepang secara menyeluruh.

Konsep interior ala jepang di impor dari Jepang agar atmosfer Jepang bisa dirasakan dengan lebih kuat. Tak hanya itu, masakan lokal juga tetap tersedia untuk memberikan variasi rasa kepada pengunjung.

“Harajuku Street ini merupakan konsep yang pertama di Jawa Tengah, kita benar-benar dengan konsep ala jepang semua, banyak barang yang kita impor dari Jepang, supaya lebih kerasa jepangnya. Tidak ketinggalan, kita juga menghadirkan masakan lokal juga” ungkapnya

Lebih lanjut, Keunikan dari area ini adalah adanya banyak spot selfie yang menarik, serta akan disertai dengan layanan penyewaan pakaian ala Jepang. Tak lupa, makanan khas Jepang seperti ramen juga menjadi primadona. Okisaki dari Sriratu telah dibuka di mall ini untuk memperkaya pengalaman kuliner di Harajuku Street.

“Spesialnya dari area ini banyak tempat selfie, kita lagi minta tim kita untuk adakan sempat penyewaan pakaian Jepang. Selain itu di Harajuku Street ini ada makanan lokal, dan juga disini ada Okisaki dari Sriratu.” ujarnya.

Dengan adanya Harajuku Street Food Area di Queen City Mall, diharapkan akan memberikan warna baru bagi pengalaman belanja dan bersantap di pusat perbelanjaan ini.

Harajuku Street Food Area juga diharapkan dapat menjadi destinasi kuliner yang memikat bagi warga Semarang dan sekitarnya. Harajuku Street Food Area membuka pintu pada pukul 10.00 WIB (jam operational) dan mengundang semua pencinta kuliner untuk menikmati salah satu ikon dari Queen City Mall.

Jangan lewatkan Soft Opening Harajuku Street Food Area di Queen City Mall pada tanggal 26 Januari 2024. Ikuti terus perkembangan kami di media sosial kami IG @queencitymall atau silakan kunjungi www.queencity.id untuk informasi lebih lanjut dan update terbaru.

Kominfo Dorong Industri Pers Nasional Mengembangkan Inovasi Digital

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia, Budi Arie Setiadi, S.Sos., M.Si., mendorong industri pers nasional mengembangkan inovasi. Hal itu bisa dilakukan dengan menangkap berbagai peluang kehadiran digitalisasi global.

“Menyikapi disrupsi yang ada, saya mengajak kita semua untuk tidak gentar. Kita justru harus menangkap peluang yang dihadirkan oleh teknologi digital,” ujarnya, dilansir laman RRI, Senin (19/02).

Dalam acara Konvensi Nasional Media Massa, Menkominfo menyebutkan perkembangan teknologi digital, media sosial dan artificial intelligence (AI) menjadi faktor pemicu industri pers secara global. Untuk itu, dirinya mendorong industri pers agar mengadopsi dan mengembangkan teknologi baru serta meningkatkan keahlian karyawan.

“Melakukan upscalling (menaikkan kemampuan, red) karyawan. Agar memiliki kemampuan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan dan peluang perkembangan teknologi,” ujarnya.

Diakhir kesempatan ia juga mendorong industri pers nasional mengikuti perkembangan tren konten yang populer di masyarakat. Misalnya seperti konten podcast atau konten digital lainnya.

Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Bulu, Mendag Jelaskan Penyebab Kenaikan Harga Pangan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mendampingi Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Zulkifli Hasan (Zulhas) mengecek stok dan harga beras di Pasar Bulu Jalan Mgr Sugiyopranoto, Semarang pada Selasa (20/2).

Bersama jajarannya, Mendag menuju ke pedagang sembako atau bahan pokok kemudian mendengarkan keluh kesah para pedagang soal kelangkaan beras. Zulhas mengakui jika saat ini kondisi stok beras memang menipis.

Tak hanya di Kota Semarang saja, pada sejumlah daerah di provinsi lain pun beras juga mengalami kenaikan harga. Ia menjelaskan, pemicu kenaikan harga ini dikarenakan masih dalam awal musim tanam. Saat ini, beras premium dijual di harga Rp 85.000,00 per lima kilogram.

“Jadi memang ya saya keliling ke mana-mana di Jateng dan kemarin di Jatim, Bekasi sama Pak Presiden waktu itu, memang beras premium, beras lokal, harganya naik. Sampai hari ini masih bergerak naik,” ujarnya.

“Ya karena beras lokal yang diminta itu produksinya turun, diperkirakan Januari sampai Maret. Dibanding tahun lalu, itu 2 juta (ton) lebih bedanya, artinya turun karena pindah musim. Yang harusnya (masa tanam sampai panen) Januari-Maret ini, tapi jadi Maret-Mei. Sehingga barangnya langka, barangnya sedikit, jadi harganya naik,” ucap dia.

Mengatasi kelangkaan ini, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Bulog untuk segera menyediakan beras berlabel SPHP atau beras subsidi yang dijual berkisar Rp 11.000/kilogram. Dirinya pun meminta kepada masyarakat untuk tidak panik karena pemerintah akan menggelontorkan beras sebanyak 250 ton.

“Pemerintah membanjiri pasar dengan SPHP atau beras bulog yang bersubsidi. Dijual berkisar Rp 10.900 per kilonya. Jadi konsumen masyarakat bisa alternatif. Kalau mahal sekali dia bisa beli beras subsidi yang kualitasnya tidak kalah,” paparnya.

Lebih lanjut, untuk stok beras di bulan Ramadan, Bulog juga telah melaporkan jika mempunyai stok sebanyak 2 juta ton. Ia memastikan jika kualitas beras yang tersedia ini juga tidak kalah dengan beras premium.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, jika beras saat ini masih menjadi salah satu komoditi yang harganya tinggi. Untuk di Kota Semarang, ketersediaan beras saat ini juga masih dalam menunggu masa panen.

“Karena memang masa tanam dan panen mundur, diperkirakan bulan Maret. Kemudian kalau Bulog Insya-Allah harganya, karena ini kan disubsidi oleh pemerintah, sehingga tetap di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET),” terangnya.

Ke depan, Mbak Ita sapaan akrabnya telah meminta kepada Dinas Perdagangan Kota Semarang untuk terus melakukan pemantauan ketersediaan beras. Ia juga mengimbau agar masyarakat bisa beralih sementara ke beras subsidi, mengingat kualitasnya juga baik.

“Kita harapkan nanti dari Disperindag untuk selalu memonitor, karena kalau suplai SPHP-nya berkurang nanti harga SPHP juga akan naik. Dan karena permintaan tinggi kemudian persediaan kurang juga akan terjadi kenaikan harga,” imbuhnya.

Jaksa Agung Lantik Kepala Badan Pemulihan Aset Dr. Amir Yanto

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan pidato pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan untuk Dr. Amir Yanto, S.H., M.M., M.H., CGCAE sebagai Kepala Badan Pemulihan Aset, sebuah unit baru di Kejaksaan Republik Indonesia. Dalam pidatonya, Jaksa Agung menyatakan bahwa peristiwa ini akan menjadi tonggak sejarah dalam menjadikan Kejaksaan sebagai pusat dalam upaya penegakan hukum yang berfokus pada pemulihan keuangan dan perekonomian negara. Dia mengucapkan selamat kepada Dr. Amir Yanto atas pelantikannya, yakin bahwa penempatan jabatan tersebut telah melalui proses pertimbangan yang matang sebagai pemimpin yang dapat dipercaya. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum, Ketut Sumedana Selasa (20/2).

“Jaksa Agung menyatakan keyakinannya bahwa Kepala Badan Pemulihan Aset yang baru akan mampu menggapai tujuan besar bersama melalui dukungan dan penguatan terhadap Badan Pemulihan Aset, untuk mencapai kinerja optimal dan menjadikannya sebagai otoritas sentral dalam pemulihan aset. Dia juga menegaskan bahwa hari ini merupakan tonggak sejarah dengan pelantikan Kepala Badan Pemulihan Aset yang pertama, menekankan bahwa menjadi pionir tidaklah mudah, seperti kapal besar yang baru berlayar di lautan.”

Jaksa Agung memberikan pesan kepada Kepala Badan Pemulihan Aset untuk segera beradaptasi dengan tugas, struktur organisasi, visi, dan misi baru. Dia menyoroti kompleksitas tugas baru tersebut, mulai dari penelusuran hingga penyelesaian aset, serta perlunya kesatuan dalam pola kerja dan standarisasi kinerja di semua tingkatan.

Untuk memastikan kesinambungan Badan Pemulihan Aset, Jaksa Agung meminta pejabat baru untuk segera menyusun rencana dan roadmap yang menjadi landasan bagi pelaksanaan tugas secara hati-hati dan cermat. Dia juga menyampaikan harapannya agar Badan Pemulihan Aset dapat menjadi otoritas tunggal dalam pemulihan aset nasional melalui proses legislasi Undang-Undang Perampasan Aset yang sedang berjalan.

Jaksa Agung menutup pidatonya dengan harapannya bahwa Badan Pemulihan Aset akan menjadi otoritas yang dipercaya dalam pemulihan aset, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dalam acara tersebut.