spot_img
Beranda blog Halaman 306

Kunjungi LCM, Capres Anies Baswedan Semakin Ingin Majukan Kuliner Lokal Go International

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Capres nomor urut 1 Anies Baswedan mengunjungi toko lunpia Lunpia Cik Me Me (LCM) di jalan Gajahmada Kota Semarang, Senin (5/2/2024), malam.

Saat berkunjung, Anies terlihat juga mencicipi dan langsung memuji rasa lunpia yang ia cicipi itu.

Usai mencicipi, Ia dengan tegas berkomitmen mendukung eksistensi produk lokal agar bisa bersaing di luar negeri atau go internasional.

“Sore ini saya berjumpa dengan mas Bathi yang merupakan sosok yang konsisten dengan perjuangannya. Tempatnya pun juga terkenal di lunpia Cik Me Me yang menjual makanan lokal yakni lunpia, enak lo lunpianya,” ujar Anies didampingi Cik Me Me.

Lebih lanjut ia menyebut bahwa LCM bisa menjadi bukti bila produk lokal juga mampu bersaing dngan makanan modern dari luar negeri.

Ditambah, lunpia yang merupakan makanan khas Kota Semarang ini sudah diwariskan dari generasi ke generasi.

“Jadi kami berharap agar makanan seperti lunpia ini terus berinovasi sehingga bisa mendunia. Bagaiamana makanan khas daerah itu kita dorong untuk lebih eksis, buktinya ini sudah ada,” ujarnya.

Ia membeberkan bahwa salah satu cara yang bisa dilakukan agar UMKM lokal bisa semakin maju yaitu dengan program kemudahan akses modal bagi pengusaha UMKM.

Ditambah, dalam mengurus perizinan untuk usaha juga tidak boleh terbelit-belit. Karena selama ini, UMKM bergerak sexara disektor informal.

“Tentu ini tidak mudah karena pertama kita mesti sediakan akses modal yang mudah, izin usaha yang tidak berbelit-belit dan pendampingan kepada pelaku usaha. Selama ini usaha UMKM bergerak disektor informal sehingga perlu mendapatkan perhatian ekstra,” ucapnya.

Sementara, Cik Me Me mengaku senang dengan kunjungan Anies. Ia meminta bila Anies terpilih memjadi presiden, ada kemudahan yang diberikan kepada pelaku UMKM. Termasuk kemudahan akses modal, izin usaha dan izin ekspor.

“Saya di sini mewakili para pelaku UMKM di Kota Semarang untuk diberikan, jika nanti Pak Anies nanti jadi presiden bisa diberikan kemudahan, tidak dipersulit lagi izinnya, diberi kemudahan untuk eksport quality juga bisa dimulai produk lokal umkm kota semarang. Sehingga kita itu tidak lagi menjadi anak tiri di negeri kita sendiri,” tambah Cik Me Me.

Waspada Bencana Alam, Mbak Ita Instruksikan Kepala OPD dan Camat Petakan Wilayah Berpotensi Bencana

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menghimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor yang bisa terjadi pada puncak curah hujan Februari ini.

Hal tersebut diperkuat dengan Surat Edaran Nomor 545.5/872 tanggal 31 Januari 2024 mengenai antisipasi tanah longsor yang dikeluarkan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah.

Dalam surat edaran tersebut dijelaskan terkait Prakiraan Curah Hujan Jawa Tengah Bulan Februari Tahun 2024 dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas I Jawa Tengah di bulan Februari 2024 yang umumnya berkisar antara 201 – 400 mm kecuali untuk beberapa wilayah.

Lokasi-lokasi yang mempunyai karakteristik kerentanan gerakan tanah menengah-tinggi/tanah mudah longsor dengan arsir curah hujan > 300mm diminta untuk melaksanakan kesiapsiagaan terhadap terjadinya bencana tanah longsor.

“Kami sudah menerima surat edaran dari Dinas ESDM Jawa Tengah dan dalam surat tersebut dijelaskan jika Kota Semarang terutama yang bagian selatan ini termasuk memiliki curah hujan 301-400 mm dengan potensi gerakan tanah menengah hingga tinggi. Untuk itu perlu kita waspadai,” ungkap Mbak Ita, sapaan akrab wali kota Semarang, Rabu (7/2) di Balaikota Semarang.

“Tentu kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, dengan TNI, Polri, BPBD dan juga instansi lain. Hari ini (Rabu,7/2) berkaitan juga dengan persiapan pelaksanaan Pemilu, kita telah melakukan rakor bersama kepala OPD dan juga Camat supaya memetakan wilayah-wilayah mana yang rawan bencana seperti banjir dan tanah longsor. Kita lakukan penyuluhan kewaspadaan lewat lurah dan camat termasuk memasang EWS (Early Warning System) dan ronda masyarakat. Kita pastikan persiapan sesuai arahan,” lanjut Mbak Ita.

Menurutnya, tata laksana kesiapsediaan bencana ini harus dieksekusi secara matang. Selain untuk memastikan keselamatan warga yang mungkin terdampak, antisipasi ini menjadi bagian untuk menjamin Pemilu yang akan digelar sepekan lagi dapat berjalan lancar sesuai rencana.

“Kan kita juga harus memastikan ini nanti apakah TPS-TPS sudah berada di titik yang aman. Juga akses jalannya harus kita lihat. Jangan sampai nanti masyarakat yang akan mencoblos terhambat karena tanah longsor atau banjir makanya harus kita pikirkan. Semoga saja semua aman terkendali,” pungkas Mbak Ita.

Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemkot Semarang Tetap Kawal Distribusi Logistik Pemilu saat Libur Panjang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang mengambil langkah serius guna memastikan kelancaran pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan berlangsung pada Rabu, 14 Februari mendatang.

Meski libur panjang yang dimulai dari hari Kamis hingga Minggu, namun seluruh kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemerintah Kota Semarang akan tetap mengawal proses distribusi logistik ke seluruh TPS yang ada di Kota Semarang dan membantu pengawasan pembersihan alat peraga kampanye di hari tenang di Kecamatan.
Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Joko Hartono, Rabu (7/2).

Menurutnya, keputusan ini diambil mengingat hari Jumat (9/2) ditetapkan sebagai cuti bersama dalam rangka menyambung hari libur Imlek, sehingga Aparatur Sipil Negara (ASN) akan menjalani libur panjang pada Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Sementara, pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu tetap dilakukan pada hari Rabu.

“Sesuai dengan tugas pemerintah daerah dalam Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memantau kelancaran pelaksanaan Pemilu. Oleh karena itu, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat akan melaksanakan piket sesuai petunjuk dari Ibu wali kota. Adapun selama piket di hari libur dan cuti bersama tersebut, para Kepala OPD akan bertugas mengawal distribusi logistik ke seluruh TPS di Kota Semarang dan juga mengawasi pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK),” tutur Joko Hartono.

“Dalam pelaksanaan tugasnya nanti, selama empat hari mulai Kamis (8/2) sampai dengan Minggu (11/2), setiap harinya sebanyak 16 kepala OPD akan didampingi Camat setempat melakukan pemantauan pendistribusian logistik Pemilu,” imbuhnya.

Dengan adanya piket ini, diharapkan semua persiapan terkait Pemilu dapat berjalan lancar dan aman.

Upaya-upaya tersebut menegaskan komitmen Pemkot Semarang dalam mendukung proses demokrasi dan menjaga keamanan serta kelancaran pelaksanaan Pemilu.

Indonesia-Malaysia Bahas Berbagai Persoalan untuk Perkuat Kerja Sama

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Indonesia dan Malaysia sepakat membahas berbagai masalah untuk memperkuat kerja sama kedua negara. Di antaranya penyelesaian isu perbatasan dan hak anak-anak pekerja migran, serta peningkatan kerja sama ekonomi.

Pembahasan itu dilakukan Presiden Joko Widodo saat menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad bin Hasan, Selasa (6/2).

Dalam pertemuan itu, turut hadir Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi.

Terkait isu perbatasan, Menlu Retno mengatakan kedua negara akan mencoba menyelesaikan perundingan yang belum selesai, baik menyangkut perbatasan darat maupun perbatasan laut Indonesia dan Malaysia.

Kedua Menlu juga membahas hak anak-anak pekerja migran Indonesia yang tinggal di Malaysia dan perlu mendapat akses pendidikan. “Kami harap community learning center seperti di Sabah dan Serawak juga diselenggarakan di wilayah Semenanjung,” ujar Menlu Retno, Selasa (6/2/).

Menlu Retno juga mengingatkan perlunya mekanisme bilateral khusus untuk membahas isu pekerja migran antara Indonesia dan Malaysia. “Hal ini harus segera diimplementasikan,” tegas Menlu Retno.

Terkait kerja sama ekonomi Indonesia dan Malaysia, Menlu Retnomenegaskan komitmen kuat untuk terus diperkuat. Apalagi, Malaysia merupakan salah satu mitra perdagangan dan investasi terbesar bagi Indonesia.

Bangkitkan Perekonomian, Dr. Rokhmad Dorong Digitalisasi UMKM Jawa Tengah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) tidak hanya menjadi pelaku ekonomi lokal, tetapi juga katalisator yang menggerakkan dinamika ekonomi di tingkat mikro dan menengah. Sehingga memberikan kontribusi signifikan, terhadap penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan pendapatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu dikatakan pakar ekonomi dan Bisnis dari STIE Semarang Dr. Rokhmad Budiyono, SPd, MM di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (7/1).

Menurutnya, UMKM memiliki keunggulan dalam inovasi dan adaptasi terhadap perubahan pasar.

“Dengan ukuran yang lebih kecil dan struktur yang lebih fleksibel, UMKM mampu merespons pasar dengan lebih cepat. Mereka sering kali menjadi sumber inovasi dan kreativitas dalam pengembangan produk dan layanan,” ungkapnya.

Namun, pihaknya mengakui bahwa tantangan yang dihadapi UMKM tidaklah sedikit. Seperti keterbatasan akses terhadap modal, teknologi, dan pasar merupakan beberapa kendala yang sering dihadapi UMKM.

“ Dukungan dari pemerintah dan lembaga keuangan sangatlah penting dalam memastikan kelangsungan dan pertumbuhan UMKM,” katanya.

Rokhmad yang juga Ketua Program Studi Magister Manajemen STIE Semarang itu, menekankan pentingnya kolaborasi antara UMKM, pemerintah, dan sektor swasta dalam menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pengembangan UMKM.

“Kemitraan yang kuat antara berbagai pihak akan memperkuat peran UMKM dalam membangun ekonomi lokal yang berkelanjutan,” jelasnya.

Digitaslisasi UMKM di Jawa Tengah

UMKM di Jawa Tengah bukan hanya menjadi pelaku ekonomi, tetapi juga menjadi pilar utama dalam menghidupkan ekonomi lokal. Mereka tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memperkuat struktur ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.”

Jawa Tengah memiliki kekayaan budaya dan sumber daya alam yang menjadi modal penting bagi perkembangan UMKM.

“Warisan budaya dan kearifan lokal menjadi landasan kuat bagi UMKM di Jawa Tengah. Hal ini menciptakan potensi besar untuk pengembangan produk dan layanan yang memiliki nilai tambah tinggi,” ungkapnya.

Di era serba digital ini, UMKM di Jawa Tengah harus mampu beradaptasi dengan cepat. Pelaku UMKM tidak hanya perlu memasarkan produk mereka secara digital, tetapi juga melakukan transaksi keuangan dengan menggunakan platform digital.

Digitalisasi membuka peluang baru bagi UMKM untuk mengembangkan bisnis mereka secara lebih efektif.

“Melalui pemanfaatan media sosial, platform e-commerce, dan teknologi finansial (fintech), UMKM dapat memperluas jangkauan pasar mereka dan meningkatkan daya saing,” ujar dia

Namun, pihaknya juga menekankan bahwa transformasi digital juga membawa tantangan baru bagi UMKM.

“Keterbatasan akses terhadap teknologi dan kurangnya pemahaman tentang penggunaan platform digital dapat menjadi hambatan bagi UMKM dalam mengadopsi digitalisasi,” tambahnya.

Pendekatan yang holistik dan dukungan yang komprehensif dari pemerintah, lembaga keuangan, dan sektor swasta menjadi sangat penting.

“Pemberian pelatihan dan bimbingan, serta penyediaan infrastruktur digital yang memadai, akan membantu UMKM di Jawa Tengah untuk bersaing dalam era digital ini,” jelasnya

Mbak Ita Lantik 857 Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemkot Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, melantik ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) baru serta pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang pada Senin (5/2/2024).

Ada total 857 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dilantik dan diambil sumpah, terdiri dari 844 pegawai yang direkrut melalui Formasi CPNS 2021, dan 13 pegawai yang diangkat melalui Perpindahan Jabatan ke jabatan fungsional. Mereka yang dilantik dalam jabatan fungsional terdiri dari pejabat di bidang pendidikan dan kesehatan.
Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu, berharap dengan pelantikan ini, para pejabat fungsional dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam melayani masyarakat.

Mereka juga akan mendapatkan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) yang lebih besar, terutama tunjangan kinerja fungsional. Selain itu, kemungkinan untuk naik pangkat menjadi lebih mudah karena mendapatkan skor kredit yang lebih tinggi.

“Untuk sekarang jabatan fungsional dibalik, kalau dulu jabatan fungsional tidak bisa jadi eselon dua, gak bisa jadi eselon tiga, tapi sekarang semuanya sama. Kemudian karena fungsional ini diperlukan, sehingga mereka mendapatkan TPP lebih besar. Kemudian juga tunjangan kinerja fungsional lebih besar, karirnya cepat dan lebih mendapatkan angka kredit semakin besar,” ujarnya.

Mbak Ita menyatakan bahwa sebelumnya, jabatan fungsional memiliki keterbatasan dalam jenjang karir, namun kini semua sudah sama. Hal ini karena peran fungsional dianggap penting, sehingga mereka mendapatkan TPP dan tunjangan kinerja fungsional yang lebih besar, serta memiliki kesempatan untuk meningkatkan karir dengan cepat.

“Tentu kami ingin mereka ini bisa berkontribusi lebih besar kepada Pemerintah Kota Semarang. Saat ini pekerjaan di Kota Semarang masih banyak ditahun apalagi 2024 dan 2025 kita ini kan mendapatkan tugas untuk membuat tugas rancangan jangka panjang daerah. Di mana itu sudah ada indikatornya dari pusat Bappenas,” paparnya.

“Dan semuanya itu sudah ditata, sehingga kita tidak bisa membuat lagi visi-misi untuk tahun ke depan atau semaunya kepala daerah, karena sudah ada visi-misi tagline turunannya, yaitu maju dan berkelanjutan. Sehingga kita samakan menjadi satu untuk bagaimana fungsional ini bisa bersama pejabat struktural untuk menjadi pemerintah yang sejajar,” lanjutnya.

Selain itu, Mbak Ita mendorong agar para pejabat fungsional melakukan pekerjaan ekstra dalam membangun Kota Semarang, mengingat masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan terutama pada tahun 2024.

Mbak Ita juga mengakui bahwa masih ada kekosongan jabatan Eselon II. Saat ini, ia meminta kepada Badan Kepegawaian dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang untuk menciptakan talent pool yang berkualitas guna mengisi kekosongan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya juga menunggu persetujuan dari KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) karena banyaknya jabatan yang kosong, seperti di Dinas Satpol, Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Dishub, dan Damkar, yang membutuhkan pengisian. Oleh karena itu, diperlukan penyaringan dari para kandidat yang kompeten untuk menjadi pejabat eselon dua. Untuk mengatasi hal ini, ia meminta pembentukan talent pool yang sedang dikerjakan saat ini.

“Ini juga menunggu dari KASN untuk menberikan  persetujuan karena banyak yang kosong kan ada dinas Satpol, Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Dishub, Damkar dan ini yang kita perlukan. Sehingga kita harus menyaring dari teman-teman yanh kompeten untuk menjadi pejabat eselon dua. Lalu karena timpang kan susah, sehingga saya minta untuk membuat talent pool dan sekarang masih mengejar,” imbuhnya

Jelang Tahun Baru Imlek, Pecinan Semarang Mulai Tampil Berbeda dengan Kilauan Lampion

0

Tampak gerbang masuk Pecinan juga dipercantik. Sederet lampion menambah kemeriahan ketika memasuki Gang Warung sampai Gang Baru. Lampion-lampion terpasang menggantung menambah semarak Imlek yang akan dirayakan pada Minggu (10/2).

SEMARANG (Pertamanews.id) – Empat hari jelang perayaan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili, Kawasan Pecinan Semarang mulai meriah. Setidaknya 500 lampion mewarnai penyambutan Tahun Naga Kayu.

“Lampion-lampion sudah mulai dipasang. Ada 500 di sana, kalau megah tidak yang penting meriah,” kata Ketua Komunitas Pecinan (Kopi) Semawis Semarang, Harjanto K Halim, Selasa (6/2).

Sejumlah klenteng juga berbenah mempercantik bangunan. Tanda Imlek mulai datang ketika upacara ketuk pintu sudah dilakukan di Klenteng Tay Kak Sie pada Sabtu (3/2).

Suasana Imlek makin terlihat tatkala sudut-sudut dinding dipercantik dengan mural bertema kehidupan di Kawasan Pecinan.

Hilir mudik masyarakat di Kelurahan Kranggan, Kecamatan Semarang Tengah tersebut juga menjadi tanda penyambutan Imlek yang kian dekat. Aktivitas jual beli di Pasar Gang Warung juga tampak ramai dari sebelumnya.

Para pedagang mulai menyuguhkan pernak-pernik khas Imlek. Mulai dari dupa, lilin, amplop angpao, hiasan dinding, hingga pohon dan bunga khas Imlek. Termasuk kue keranjang yang menjadi bagian yang diburu para warga Tionghoa.

Perayaan Imlek tahun ini akan dibuat semeriah mungkin. Hal itu dibuktikan dengan lomba kebersihan dan kerapian lingkungan dan rumah khusus warga Pecinan Semarang.

Partisipasi warga nampak antusias dalam menyambut Imlek dengan menyulap kawasan kumuh menjadi lebih tertata. Menjauhkan kesan kumuh di kepala masyarakat ketika menyusuri sudut gang kawasan kampung orang Tiongkok tersebut.

Harjanto menyebut, kesadaran warga mulai dibangkitkan akan pentingnya kebersihan dan kerapian melalui lomba menghias rumahnya masing-masing.

“Kami juga melihat ada tembok-tembok kotor daerah-daerah kumuh, kalau dibetulkan terus dipakai lagi tidak ada faedahnya. Jadi dibersihkan kemudian digambar membuat lebih indah dan tidak kumuh lagi, bisa jadi spot-spot foto,” ujarnya.

Termasuk tugu putih di persimpangan Jalan Gambiran dan Gang Pinggir dihias menyesuaikan shio tahun ini. Tugu Gambiran, begitu masyarakat setempat menyebutnya, dihias dengan ornamen lilitan naga raksasa berkelir merah muda. “Nanti di Tugu Gambiran juga akan dipasang lampion naga melingkari Tugu, dan lampion warna pink,” ujarnya.

Dia berharap, kegelisahan akan kebersihan dan kerapian Pecinan merupakan kunci yang harus direspon semua pihak. Termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang berencana akan merevitalisasi Kawasan Pecinan.

Konsolidasi Di Banjarnegara, Ferry Wawan Cahyono Tegaskan Golkar Solid Menangkan Prabowo-Gibran

0

BANJARNEGARA (Pertamanews.id) – Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jateng Ferry Wawan Cahyono, menegaskan kesolidan partainya dalam mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Ia menekankan Partai Golkar di Banjarnegara berdiri teguh dalam mendukung pasangan Prabowo-Gibran, dalam sebuah pertemuan konsolidasi yang dihadiri oleh kader Partai Golkar di Kabupaten Banjarnegara, Senin (5/2).

” Kami yakin dengan program-program yang mereka usung, Indonesia akan semakin maju dan sejahtera,” kata Ferry.

Pertemuan konsolidasi ini juga menjadi momentum bagi para kader Golkar untuk menyatukan langkah dan energi dalam memenangkan pasangan Prabowo-Gibran di tingkat lokal.

Ferry mengigatkan pentingnya solidaritas dan kerja tim dalam meraih kemenangan dalam kontestasi politik yang semakin ketat.

” Pemilu tinggal menghitung hari, mari kita bersatu untuk menuju sebuah kemenangan yang sudah ada di depan mata,” ungkap Ferry yang juga Caleg DPRD Jateng Dapil X meliputi Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga dan Kebumen.

Di samping itu, para kader Golkar juga dibekali dengan strategi-strategi pemenangan yang akan diterapkan di lapangan, termasuk upaya-upaya dalam merangkul masyarakat untuk mendukung visi dan misi Prabowo-Gibran.

Dengan komitmen yang kuat dari kader-kader Golkar di Banjarnegara, diharapkan pasangan Prabowo-Gibran dapat meraih dukungan yang solid dari masyarakat Banjarnegara dan sekitarnya pada momentum Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Pulang Sekolah, Almira Ajak Ibunya ke Acara Ganjar ; Mau Foto

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Hari Senin (5/2/2024), mungkin menjadi hari yang tak terlupakan bagi Almira dan ibunya, Puji Astuti. Keduanya bisa bertemu calon presiden idolanya, bahkan mendapat hadiah berkat keberanian Almira menyelesaikan tantangan bernyanyi dari Ganjar Pranowo.

Momen itu terjadi ketika Calon presiden (cacpres) nomor urut 03 Ganjar Pranowo sedang berkegiatan di Padurenan, Bekasi. Capres berambut putih itu sedang mengunjungi Kantor Waste4Change milik Mohammad Bijaksana Junerosano.

Almira dan ibunya yang penasaran, mencoba mendekati kerumunan ratusan warga dan relawan tersebut. Melihat ada sosok Ganjar, Almira lalu memanggil nama Ganjar dan meminta foto.

“Pak Ganjar saya Almira, mau foto,” ucap Almira berani.

Ganjar yang melihat mereka, langsung menyambut hangat sapaan dari Almira. Ia kemudian menantang Almira untuk bernyanyi.

“Oh ya, mau foto. Almira baru pulang ya, sekarang kelas berapa? Coba sebelum foto, bisa nyanyi nggak, lagu apa yang hafal,” kata Ganjar.

Almira tampak sejenak berpikir. Ketika banyak yang berteriak menyebutkan judul lagu anak-anak yang cukup lawas, Almira memilih menyanyikan lagu Kasih Ibu tanpa canggung.

“Luar biasa, karena Almira pinter mau hadiah apa. Mau minta apa? Yang orangtua jangan ngajarin. Biar Almira diberi kesempatan menentukan pilihan sendiri,” ucap Ganjar.

Sambil melirik ibunya, Almira pun menjatuhkan pilihan dan meminta hadiah handphone ke Ganjar. Sebelum diiyakan, Ganjar meminta Almira berjanji agar menggunakan handphonenya untuk kepentingan belajar.

Almira mengaku tak menyangka bisa mendapat hadiah dari tokoh idolanya. Sebab, sebelumnya dia meminta ibunya berhenti karena ingin bertemu dan berfoto dengan Ganjar.

“Alhamdulillah senang banget. Pulang sekolah minta berhenti, ‘Bu ada Pak Ganjar, ada Pak Ganjar. Turun mau minta foto’,” kata Puji Astuti pertemuan tak terduga itu.

Almira pun tak berhenti tersenyum. Dia senang dan mengucapkan terima kasih kepada GAnjar.

“Terima kasih Pak Ganjar,” ucap siswi SD Satu Bangsa itu.

Jelang Ramadan, Mendag Pastikan Stok Beras Aman

0

JAKARTA (Petamanews.id) – Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan, menjamin kecukupan stok beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang bulan Ramadan.

Mendag Zulhas mengakui harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri akan mengalami kenaikan. “Namun, yang terpenting stok bahan pokok masih cukup, terutama beras,” ujar Mendag Zulhas, Minggu (4/2).

Selama menjabat, Mendag mengaku bisa menyelesaikan berbagai masalah seperti minyak goreng. Namun, dia mengakui paling berat menangani kebutuhan saat Ramadan, Idul Fitri, Natal, dan Tahun Baru.

“Saat itu harga-harga pada naik dan pastinya mempengaruhi tingkat inflasi,” tutur Mendag Zulhas.

Dalam laman resmi Badan Pangan Nasional, sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga. Selama periode 28 Januari-4 Februari 2024, harga beras premium naik dari Rp15.240 per kilo menjadi Rp15.610 per kilo.

Daging sapi murni naik dari Rp134.230 menjadi Rp134.930, hingga harga cabai merah keriting yang meningkat dari Rp49.410 menjadi Rp51.040 per kilo.