spot_img
Beranda blog Halaman 31

Ajak Masyarakat Bergerak Bersama, Anggota DPR Tekankan Pentingnya Keberhasilan MBG

0

BEKASI – Kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) kembali digelar di Kabupaten Bekasi sebagai upaya memperkuat kualitas gizi masyarakat dan mendorong percepatan pembangunan sumber daya manusia. Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Tridaya Sakti ini baru saja dilaksanakan pada Rabu, (12/11). 

Dalam kegiatan ini, Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari menegaskan bahwa keberlanjutan program menjadi fondasi penting pelaksanaan MBG. Menurutnya, program ini tidak boleh hanya berhenti pada kegiatan jangka pendek, tetapi harus terus menjadi bagian dari sistem layanan gizi nasional. Ia juga menekankan pentingnya keadilan akses agar setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama, termasuk yang tinggal di wilayah yang sulit dijangkau. 

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dan memastikan MBG berjalan dengan penuh tanggung jawab. Masa depan bangsa sangat bergantung pada kualitas anak-anak kita,” ujarnya. 

Sementara itu, Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN, Teguh Suparngadi, menyoroti bahwa MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga membuka peluang bagi penguatan ekonomi melalui partisipasi masyarakat lokal dalam rantai penyediaan bahan pangan, pengolahan makanan, dan distribusi.

“Program MBG membutuhkan pentingnya membangun kesadaran kolektif mengenai gizi yang baik sekaligus mendorong tindakan nyata dari berbagai pihak, mulai dari orang tua hingga komunitas local,” ucap Teguh Suparngadi.

Pada kesempatan yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Helmi, turut menambahkan bahwa peningkatan kualitas gizi masyarakat merupakan pondasi penting dalam menghadapi tantangan masa depan. Ia menekankan perlunya kerja sama lintas sektor agar manfaat program MBG tidak hanya dirasakan oleh anak-anak dan kelompok rentan, tetapi juga memberi dampak bagi perekonomian masyarakat sekitar. 

“Melalui sosialisasi ini, seluruh pemangku kepentingan kembali menegaskan komitmen untuk memperkuat gerakan pemenuhan gizi seimbang serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat diharapkan dapat mewujudkan generasi yang lebih sehat, kuat, dan berdaya, serta mendukung terbangunnya fondasi menuju Indonesia yang lebih maju,” tutupnya.*

Program MBG Diperluas, Warga Desa Tridaya Sakti Jadi Sasaran Sosialisasi

0

BEKASI (Pertamanews.id) – Desa Tridaya Sakti menjadi daerah berikutnya yang kedatangan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini adalah terbosoan pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat seperti yang dilakukan di Gedung Serbaguna Desa Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Rabu, (12/11). 

Sosialisasi program MBG merupakan bagian dari rangkaian kegiatan nasional yang bertujuan mempercepat penurunan stunting serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Kegiatan ini diinisiasi oleh DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memberikan edukasi gizi bagi masyarakat.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi IX Putih Sari yang menegaskan bahwa Program MBG adalah bukti nyata komitmen negara dalam pembangunan manusia sejak usia dini.

“Program MBG merupakan bentuk nyata dari komitmen negara kita dalam pembangunan manusia sejak usia dini. Tantangan gizi masih ada di Indonesia, peran masyarakat lokal sangat strategis — bukan hanya sebagai penerima tetapi sebagai pelaku,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat lokal dalam pengadaan bahan, pengolahan, hingga distribusi akan ikut menggerakkan ekonomi daerah. 

Selanjutnya, perwakilan Badan Gizi Nasional, Teguh Suparngadi, menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat terhadap pemenuhan gizi berkelanjutan.

“Keberhasilan MBG sangat bergantung pada kesadaran masyarakat bahwa pemenuhan gizi bukan program sekali lalu, tetapi budaya hidup sehat. Ekonomi lokal harus dilibatkan sebagai mitra sejati,” tegasnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Helmi, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, mengajak seluruh elemen pemerintahan daerah dan masyarakat untuk berperan aktif. “SPPG bukan hanya sekadar dapur gizi, tetapi pusat ekonomi kecil. Ketika gizi anak terpenuhi, kesejahteraan masyarakat pun meningkat,” ungkapnya. 

Menuju Generasi Emas Indonesia

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa pemenuhan gizi seimbang merupakan fondasi bagi pembangunan berkelanjutan. Program MBG tidak hanya menyediakan makanan bergizi, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa pencegahan stunting dimulai dari rumah tangga melalui pola makan sehat dan perilaku hidup bersih. 

Sinergi antara DPR RI, Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas lokal diharapkan menjadi motor penggerak dalam mewujudkan Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya menuju Generasi Emas 204.**

Pemerintah Sosialisasikan Program MBG, Dorong Generasi Sehat Sejak Dini

0

BEKASI (Pertamanews.id) – Kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digelar di Aula Musdalifah, Asrama Haji Kota Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (12/11).

Sosialisasi program MBG ini merupakan bagian dari upaya bersama Komisi IX DPR RI dan mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan gizi di masyarakat.

Program MBG hadir sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk menurunkan angka stunting dan gizi buruk, sekaligus menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Sosialisasi ini dibuka oleh perwakilan Komisi IX DPR RI, Sukur H. Nababan, (secara daring), Analis Kebijakan Muda, BGN Ade Tias Maulana, dan perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bekasi Susilo Heni, serta berbagai unsur masyarakat dan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Analis Kebijakan Muda, BGN Ade Tias Maulana menegaskan pentingnya keberlanjutan program MBG untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat. Pemerintah menyadari betul pentingnya masa pertumbuhan sejak dini perlu dilakukan, MBG bukan sekedar pemenuhan makan bergizi, namun juga investasi jangka panjang Indonesia.

“Kami kembali mensosialisasikan manfaat MBG kepada masyarakat tingkat RT dan RW, karena program ini terbukti membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tutur Ade Tias Maulana.

Lebih lanjut, Ade Tias Maulana mengungkapkan bila program ini sangat baik dan perlu terus dijalankan agar dapat menciptakan generasi sehat dan berkualitas dimasyarakat. MBG diharapkan menjadi terobosan baru pemerintah dalam melahirkan generasi Indonesia yang cerdas menuju Indonesia Emas 2045.

Kemudian, Dinas Kesehatan Kota Bekasi Susilo Heni, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program MBG.

“Semua elemen perlu terlibat dalam pengawasan dan partisipasi agar program berjalan baik dan tepat sasaran,” katanya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.

Kolaborasi antara pemerintah, DPR, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program MBG sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kesehatan, kecerdasan, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.***

Program MBG Hadir di Bekasi, Dorong Kesejahteraan dan Cegah Stunting

0

BEKASI (Pertamanews.id) – Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan Pemerintah Kota Bekasi menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Musdalifah, Asrama Haji Bekasi pada Rabu (12/11).

Sosialisasi MBG menjadi langkah awal pemerintah sebagai bagian dari komitmen bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menurunkan angka stunting di Indonesia.

Sosialisasi program MBG kali ini dihadiri oleh perwakilan Komisi IX DPR RI, Erik Julianto, Analis Kebijakan Muda Badan Gizi Nasional, Ade Tias Maulana, serta unsur Dinas Sosial Kota Bekasi dan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan sosialisasi program MBG ini dihadiri oleh ratusan masyarakat yang merupakan warga setempat.

Dalam sambutannya, Analis Kebijakan Muda BGN, Ade Tias Maulana menyampaikan bahwa Program MBG merupakan langkah nyata untuk memperkuat kesehatan dan kecerdasan generasi muda Indonesia.

“Kami kembali mensosialisasikan manfaat MBG hingga tingkat RT dan RW, karena program ini terbukti meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ade Tias.

Ia menambahkan bahwa program ini adalah investasi jangka panjang bagi bangsa, guna membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.

Menambahkan, perwakilan Dinas Sosial Kota Bekasi, Joshua, menegaskan pentingnya peran MBG dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat kurang mampu.

“Program ini hadir untuk memastikan masyarakat rentan, terutama balita, ibu hamil, menyusui, dan anak sekolah, mendapat akses makanan bergizi,” jelas Joshua.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pelaksanaan program berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, para pemangku kepentingan berharap sosialisasi MBG tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi gerakan bersama untuk memperluas kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang.

Keberhasilan program ini tak bisa bergantung pada penyediaan makanan semata. Diperlukan dukungan dari aspek non-materiil, terutama dalam membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya gizi seimbang. Di sinilah edukasi gizi memainkan peran krusial, baik melalui kurikulum formal sekolah maupun pendekatan di luar ruang kelas, guna mengoptimalkan dampak dari kebijakan pemerintah tersebut.*

Jaringan Hotel Swiss-Belhotel International Wilayah Jogja, Solo dan Semarang Gelar Aksi Sosial dengan Warga Griya PMI Peduli

0

SOLO (Pertamanews.id) — Jaringan Swiss-Belhotel International wilayah Yogyakarta, Solo, dan Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan dampak sosial positif.

Rabu (12/11/2025), para General Manager dan tim hotel turun langsung ke Griya PMI Peduli Mojosongo, Solo, rumah singgah yang menjadi tempat rehabilitasi bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), untuk menggelar kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Kebahagiaan di Griya PMI Peduli.”

Suasana hangat terasa sejak awal kegiatan. Para penghuni rumah singgah tampak antusias mengikuti sesi “Decorate Your Donut”, aktivitas menghias donat bersama tim Swiss-Belhotel International.

Gelak tawa dan interaksi penuh keakraban mewarnai momen tersebut, menghadirkan ruang aman bagi para penyintas ODGJ untuk mengekspresikan kreativitas mereka.

Tak berhenti di situ, rangkaian kegiatan diakhiri dengan penyerahan paket sembako yang diberikan langsung kepada pengurus serta seluruh penghuni Griya PMI Peduli sebagai bentuk dukungan nyata bagi kebutuhan mereka.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan jaringan hotel Swiss-Belhotel International wilayah Joglosemar, di antaranya:

  • David Baduria, Regional Operation Manager Swiss-Belhotel International Indonesia
  • Elwas Suwarno, General Manager Swiss-Belhotel Solo
  • Dodit Nindyo Hapsoro, General Manager Swiss-Belinn Saripetojo Solo
  • I Made Sudana, Hotel Manager Zest Parangraja Solo
  • Erny Kusmastuti, General Manager Hotel Ciputra Semarang
  • Alessandro Migliore, General Manager Swiss-Belboutique Yogyakarta
  • Denny Jatnika, Swiss-Belhotel Yogyakarta
  • Sekar Ayu Ratri Ningrum, General Manager Swiss-BelExpress Yogyakarta

Dalam sambutannya, para General Manager menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif seluruh tim hotel.

“Kegiatan seperti ini adalah cerminan nilai-nilai Swiss-Belhotel International. Kami tidak hanya hadir untuk memberikan layanan terbaik di hotel, tetapi juga untuk menjadi bagian dari masyarakat — menebarkan kebaikan dan kepedulian di mana pun kami berada,” ujar salah satu General Manager.

Elwas Suwarno, General Manager Swiss-Belhotel Solo, menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini membuka perspektif baru bagi para staf.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak seluruh tim untuk melihat kebahagiaan dari sudut pandang yang berbeda, bahwa berbagi senyum dan perhatian bisa menjadi bentuk pelayanan terbaik di luar lingkungan hotel.”

Kegiatan sederhana namun penuh makna ini memperkuat hubungan emosional antara staf hotel dan penghuni rumah singgah.

Senyum, sapaan hangat, serta kreativitas dalam menghias donat menjadi simbol bahwa setiap orang berhak mendapatkan kepedulian dan ruang kebahagiaan.

Dengan tetap menjunjung nilai empati dan kemanusiaan, jaringan Swiss-Belhotel International menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial.

Langkah ini menjadi pengingat bahwa pelayanan terbaik tidak hanya diberikan kepada tamu hotel, tetapi juga kepada mereka yang berada di luar tembok properti—with a genuine intention of making a difference.***

Program MBG Hadir di Purwakarta, Upaya Strategis Tingkatkan Ketahanan Gizi Masyarakat

0

PURWAKARTA (Pertamanews.id) – Kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) kembali digelar di Kabupaten Purwakarta sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang. Agenda ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur legislatif, Badan Gizi Nasional, hingga pemerintah kecamatan yang berperan langsung dalam mendorong peningkatan kualitas gizi di wilayah setempat.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menegaskan bahwa program MBG merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi pembangunan bangsa. Gizi seimbang merupakan sumber utama dalam mencetak generasi bangsa yang berkualitas.

“Kualitas gizi yang diterima anak sejak dini akan menentukan fondasi kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas mereka pada masa mendatang. MBG bukan hanya program untuk memperbaiki pola konsumsi, tetapi juga sarana penguatan ekonomi masyarakat melalui rantai penyediaan dan pengolahan pangan local,” tutur Putih Sari saat sosialisasikan program MBG di Purwakarta (11/11).

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat mulai dari keluarga, lembaga pendidikan, hingga komunitas untuk terlibat aktif dalam pelaksanaan program agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

Kemudian, perwakilan Badan Gizi Nasional, Teguh Suparngadi menjelaskan bahwa pemenuhan gizi anak merupakan tanggung jawab kolektif. Menurutnya melalui mekanisme MBG yang melibatkan masyarakat dalam pengadaan pangan, pengolahan, serta distribusi, terbuka peluang bagi peningkatan kesejahteraan lokal.

“Keberhasilan pembangunan sumber daya manusia sangat ditentukan oleh kesadaran bersama untuk memastikan anak-anak memperoleh asupan berkualitas demi terbentuknya generasi yang sehat dan produktif,” jelas Teguh. 

Sementara itu, Camat Riyan Abdillah menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program MBG di wilayahnya. Ia menilai bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada kekompakan berbagai pihak. Riyan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program. Ia meyakini bahwa ketika masyarakat terlibat sebagai penerima manfaat sekaligus pelaku dalam rantai usaha pangan, dampaknya akan terasa tidak hanya pada kesehatan anak-anak, tetapi juga pada pertumbuhan ekonomi local.

“Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa peningkatan kualitas gizi merupakan bagian penting dari pembangunan berkelanjutan. Program MBG bukan sekadar penyediaan makanan bergizi, tetapi juga penguatan pengetahuan dan kesadaran mengenai praktik hidup sehat, kebersihan, serta perhatian pada tumbuh kembang anak,” imbuh Riyan.

Kolaborasi antara DPR RI, Badan Gizi Nasional, dan masyarakat Purwakarta menjadi langkah strategis dalam mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berdaya sebagai fondasi masa depan bangsa.*

Program MBG Disosialisasikan di Purwakarta, Fokus Perkuat Gizi dan Ekonomi Lokal

0

PURWAKARTA (Pertamanews.id) – Pemerintah terus memperkuat upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi (MBG), sebuah program nasional yang bertujuan mempercepat penurunan stunting serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia. Sosialisasi program menjadi langkah awal pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi.

Sosialisasi program MBG dengan mengankat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini bertempat di GOR Desa Citeko, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Selasa (11/11). Sosialisasi ini adalah komitmen DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memberikan pembekalan kepada masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Teguh Suparngadi, S.E, Analis Madya Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN, serta Riyan Abdillah, Camat setempat. Para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan gizi sekaligus mendorong terciptanya ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan. 

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari menekankan bahwa MBG bukan hanya sekadar penyediaan makanan, tetapi sebuah fondasi untuk membentuk generasi unggul. 

“Pelaksanaan MBG bukan hanya soal memberi makanan, tetapi menjamin kualitas gizi anak-anak kita. Standar gizi yang terpenuhi akan menghasilkan generasi yang sehat dan siap menghadapi tantangan global.” Tutur Putih Sari.

Ia juga menambahkan bahwa program ini membuka peluang ekonomi melalui penguatan rantai pasok lokal dan UMKM pangan. Pelaku ekonomi dan masyarakat mempunyai peluang besar untuk meningkatkan perekomonian mereka dengan terlibat langsung dalam program MBG,

Sementara itu, perwakilan BGN, Teguh Suparngadi, menyoroti bahwa keberhasilan MBG memiliki dua dampak besar bagi masyarakat. “Pemenuhan gizi anak harus dilihat dari sisi kualitas hidup anak dan potensi masyarakat. Setiap kali anak menerima makanan bergizi, masyarakat sekitar juga merasakan manfaat ekonomi melalui ekosistem SPPG-SPPG.” Papar Teguh.

Menanggapi sosialisasi yang dilakukan DPR RI bersama BGN, Camat Purwakarta, Riyan Abdillah, turut menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat “Program MBG menghadirkan dua lompatan: memastikan anak mendapatkan gizi layak dan menciptakan peluang ekonomi lokal. Namun, keberhasilannya membutuhkan peran aktif orang tua, guru, UMKM, serta kader posyandu.” Ucap Riyan.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap masyarakat semakin memahami pentingnya gizi seimbang sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Sinergi antara DPR RI, BGN, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya menuju Generasi Emas 2045.*

Sosialisasi Program MBG di Bekasi, Masyarakat Diingatkan Pentingnya Gizi Seimbang Sejak Dini

0

BEKASI (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan di Kota Bekasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menekan angka stunting serta gizi buruk di Indonesia. Kegiatan sosialisasi program MBG kali ini berlangsung di Aula Musdalifah, Asrama Haji Bekasi, pada Selasa (11/11).

Sosialisasi program MBG yang merupakan kolaborasi antara Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat mengenai pentingnya akses makanan bergizi bagi anak-anak Indonesia.

Analis Kebijakan Muda BGN, Ade Tias Maulana, menjelaskan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan program MBG tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

“Sosialisasi ini penting agar masyarakat memahami tujuan utama Program MBG, yaitu memastikan anak-anak Indonesia mendapat akses makanan bergizi secara merata,” ujar Ade.

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan program masih dalam tahap penyempurnaan dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

“Karena program ini masih baru, masukan dan saran dari masyarakat sangat kami butuhkan untuk penyempurnaan pelaksanaannya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ade menegaskan bahwa manfaat Program MBG tidak hanya terbatas pada peningkatan gizi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pendidikan dan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap program ini memberi dampak positif yang luas bagi kesehatan, pendidikan, dan ekonomi sebagai bagian dari upaya membangun generasi unggul,” tambahnya.

Menanggapi, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Warsim Suryana, turut mengapresiasi langkah kolaboratif ini demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. “Program MBG sangat bermanfaat bagi peserta didik di Kota Bekasi. Terima kasih kepada BGN dan Mitra Kerja DPR RI Komisi IX atas kolaborasi dan edukasi yang diberikan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Bekasi diharapkan semakin memahami pentingnya gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Sosialisasi Program MBG menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif.***

Seminar FK Unissula, Gangguan Metabolik Harus Dikendalikan Sebelum MAFLD Menyerang!

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka memperkenalkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (FK Unissula) serta meningkatkan kesadaran dokter terhadap pentingnya deteksi dini gangguan metabolik, RSI Sultan Agung Semarang menyelenggarakan seminar ilmiah bertajuk “Kontrol Diabetes dan Gangguan Metabolik untuk Pencegahan MAFLD (Metabolic Associated Fatty Liver Disease)” pada Selasa, 11 November 2025, bertempat di Auditorium RSI Sultan Agung.

Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Unit Diklat RSI Sultan Agung dan mendapatkan poin SKP 2 dari Kementerian Kesehatan.

Seminar diikuti oleh para dokter jejaring, dokter keluarga, dan dokter spesialis penyakit dalam dari berbagai rumah sakit di wilayah Semarang dan sekitarnya.

Dua narasumber utama hadir dalam kegiatan ini, yaitu dr. dr. Nur Anna Chalimah Sadyah, Sp.PD-KEMD, FINASIM, selaku Ketua Program Studi PPDS Penyakit Dalam FK Unissula, dan dr. I Gusti Nyoman Agung Putra, Sp.PD-KGEH, FINASIM, dosen Bagian Ilmu Penyakit Dalam FK Unissula sekaligus konsultan Gastroenterohepatologi. Seminar ini dipandu oleh dr. Mohamad Arif, Sp.PD sebagai moderator.

Dalam paparannya, dr. Anna menyoroti bahwa diabetes melitus dan gangguan metabolik merupakan masalah kesehatan yang sering dijumpai dan berisiko tinggi menimbulkan Metabolic Associated Fatty Liver Disease (MAFLD) atau perlemakan hati terkait metabolik.

“Banyak pasien diabetes tidak menyadari bahwa gangguan metabolik dapat berdampak serius pada fungsi hati. Jika tidak dikontrol, MAFLD dapat berkembang menjadi sirosis bahkan kanker hati,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pengendalian diabetes yang optimal, pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, dan pemeriksaan laboratorium rutin adalah kunci utama pencegahan MAFLD.

Sementara itu, dr. Nyoman Agung menjelaskan pentingnya peran layanan gastroenterohepatologi dalam deteksi dan tata laksana MAFLD. Ia menekankan bahwa dokter layanan primer perlu memiliki kewaspadaan tinggi terhadap risiko MAFLD dan melakukan rujukan tepat waktu untuk penanganan lanjutan.

“Kolaborasi antara dokter layanan primer dan rumah sakit rujukan seperti RSI Sultan Agung akan mempercepat diagnosis dan meningkatkan kualitas terapi bagi pasien,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkenalkan berbagai layanan subspesialis bidang Penyakit Dalam FK Unissula, termasuk Endokrinologi Metabolik, Gastroenterohepatologi, Kardiovaskular, Hematologi-Onkologi, dan bidang lainnya, yang seluruhnya bernaung di bawah RSI Sultan Agung sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama.

Melalui kegiatan ilmiah ini, RSI Sultan Agung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan pendidikan dan pengetahuan yang lebih mutakhir (up to date) bagi para dokter dan peserta didik di lingkungan FK Unissula, khususnya pada Program Studi PPDS Penyakit Dalam.

Dengan demikian, RSI Sultan Agung tidak hanya menjadi pusat pelayanan kesehatan unggulan, tetapi juga pusat pengembangan ilmu kedokteran yang berperan aktif dalam mendukung peningkatan kompetensi dokter di bidang penyakit metabolik dan hepatologi.***

Hotel GranDhika Semarang Gaungkan Jiwa Kompetitif Melalui GranDhika Cup 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – November 2025 Hotel Grandhika Pemuda Semarang telah sukses menggelar turnamen minisoccer tahun 2024 untuk kalangan hotelier dan korporasi di Kota Semarang, saat ini tengah menggelar acara tersebut kembali untuk tahun 2025.

Ya, Bernama GranDhika Cup 2025 yang turut di dukung oleh PHRI Jawa Tengah dan ACE Jateng- DIY. Kompetisi ini digelar sejak tanggal 7 sd 22 November 2025.

Diikuti oleh 16 tim sepak bola dari berbagai hotel dan korporasi di Kota Semarang. Dari Technical Meeting yang diadakan di Ballroom Asmaradhana pada 27 Oktober 2025 silam, salah satu peserta menyatakan apresiasinya atas terselenggara kompetisi ini, dari wasit dan pihak penyelenggara acara bisa bekerja dengan cukup baik dan adil.

Hal tersebut adalah komitmen bagi Hotel Grandhika Pemuda Semarang untuk menyelanggarakan kompetisi dengan prinsip fairplay, pungkas Bapak Erwin Nuryadin, selaku General Manager Hotel Grandhika Pemuda Semarang yang disampaikan pada saat Opening ceremony GranDhika Cup 2025 pada 07 November 2025 di Golden Minisoccer lapangan Sendangmulyo.

Kompetisi yang menghadirkan total hadiah senilai Rp 9.500.000 ini sekaligus menjadi wadah positif untuk mempererat persaudaraan dan silaturahmi bagi sesama karyawan Hotel di Kota Semarang.

Keseruan dari kegiatan ini juga dibuktikan dengan antusiasme dari banyak penoton yang turut memeriahkan selama pertandingan berlangsung.

Menurut Public Relation Hotel Grandhika Pemuda Semarang, Noviana Divananda menyatakan bahwa saat ini Hotel GranDhika Pemuda Semarang tengah berionvasi menyelenggarakan kegiatan kekaryawanan yang positif bagi teman-teman Hotelier, selain kegiatan berlari bersama yang tengah booming di Kota Semarang, Hotel GranDhika Pemuda Semarang berusaha memberi warna baru khususnya bagi pecinta sepakbola.

Bagi Anda yang penasaran akan keseruan Kompetisi ini Anda bisa mengikuti laman Instagram @grandhikapemudasemarang untuk mengupdate jadwal dan hasil pertandingan secara berkala. Dan jangan lewatkan untuk menjadi saksi dalam lahirnya juara pada GranDhika Cup 2025 yang diperebutkan oleh tim-tim sepakbola terbaik Hotelier dan Korporasi di Kota Semarang.