spot_img
Beranda blog Halaman 316

Kemenag Gelontorkan Rp385 Triliun untuk Operasional Sekolah Madrasah

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Kementerian Agama (Kemenag) telah mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah tahap pertama 2024. Selain itu juga, telah dikucurkan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Raudlatul Athfal (BOP RA).

Total seluruh dana tersebut mencapai Rp4,385 triliun dan siap digunakan di seluruh wilayah Indonesia.

Pihak Kemenag pun telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh Kepala Kantor Wilayah agar mensosialisasikan pencairan bantuan-bantuan tersebut.

“Mereka harus memahami dan memedomani petunjuk teknis pengelolaan dana BOS dan BOP RA supaya ada pertanggungjawaban yang jelas,” jelas Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, M. Ali Ramdhani, Senin (15/1/24).

Dirjen Ramdhani mengingatkan pemanfaatan BOS Madrasah dan BOP RA harus sesuai ketentuan petunjuk teknis dan perundangan-undangan. Seluruh prosesnya juga harus berlangsung secara profesional, bersih dari korupsi, serta tidak ada konflik kepentingan.

“Setiap kegiatan harus dilakukan secara efektif, efisien, dan berdampak positif bagi peningkatan kualitas pembelajaran,” ujar Dirjen Ramdhani.

Berikut rincian penyaluran dana BOS Madrasah dan BOP RA:

  1. Madrasah Ibtidaiyah (MI) untuk 4.175.602 siswa. Total pagu anggaran Rp3.447.462.914.000, sudah cair pada tahap I sebesar Rp1.742.653.218.085 (49,45 persen);
  2. Madrasah Tsanawiyah (MTS) untuk 3.085.646 siswa. Total pagu anggaran Rp3.051.960.690.000, sudah cair pada tahap I sebesar Rp1.398.658.063.935 (54,17 persen);
  3. Madrasah Aliyah (MA) untuk 1.351.187 siswa. Total pagu anggaran Rp1.753.298.240.000, sudah cair pada tahap I sebesar Rp838.221.616.120 (52,19 persen);
  4. Raudhatul Athfal (RA) untuk 1.352.967 siswa. Total pagu anggaran Rp812.156.400.000, sudah cair pada tahap I sebesar Rp 405.890.100.000 (50,02 persen).

Menteri BUMN Dorong Kementeriannya Jadi Pionir Peningkatan Kesehatan Mental di Lingkungan Kerja

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Menteri BUMN Erick Thohir mendorong kementeriannya menjadi pionir dalam peningkatan kesehatan mental di lingkungan kerja perusahaan BUMN.

Menteri Erick Thohir melalui Staf Khususnya, Arya Sinulingga, menyampaikan bahwa kesehatan mental pegawai merupakan salah satu kunci produktivitas dan keberlanjutan perusahaan.

Perusahaan di luar BUMN pun juga dapat melakukan hal yang sama karena milennial dan gen z akan menjadi tumpuan SDM produktif Bangsa Indonesia kedepan.

“Indonesia Emas 2045 itu akan didominasi oleh generasi milenial dan gen z. Generasi tersebut yang akan menjadi penerus dalam membangun perekonomian yang berkelanjutan. Dengan kondisi mental yang sehat dan lingkungan kerja yang nyaman pasti produktivitas dan kualitas kita akan meningkat” jelas Stafsus Arya, Senin (15/1/24).

Menurut data World Population Review Indonesia, lebih dari 9 juta kasus depresi yang kebanyakan dialami oleh millenial dan gen z.

“Hal ini menjadi perhatian khusus Menteri BUMN Erick Thohir dalam menghadapi isu kesehatan mental di mana saat ini 68 persen pegawai BUMN adalah millenial dan Gen Z,” ujar Stafsus Arya.

Pupuk Indonesia dan Kementerian BUMN RI Sukses Gelar Program Diskon Pupuk di Temanggung

0

TEMANGGUNG (Pertamanews.id) – Gebyar Diskon Pupuk Nonsubsidi, yang diprakarsai oleh Pupuk Indonesia bersama Kementerian BUMN RI, mendapat respons positif dari para petani di Kabupaten Temanggung. Pada Sabtu (13/1/2024), ratusan petani berbondong-bondong mengunjungi Gudang Pupuk Lini III, Jalan Perintis Kemerdekaan Temanggung, untuk memperoleh pupuk dengan harga lebih ekonomis.

Wono Budi Tjahyono, Direktur Keuangan PT Pupuk Indonesia Persero, menyatakan bahwa program ini merupakan langkah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Dalam Gebyar Diskon Pupuk Nonsubsidi, petani dapat membeli pupuk urea dan NPK Phonska, masing-masing seberat 25 kg, dengan harga Rp270.000, yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran sekitar Rp450.000.

“Keberhasilan sektor ini tidak terlepas dari jasa para petani, yang telah bekerja keras mendukung ketahanan pangan nasional,” katanya, usai membuka Gebyar Diskon Pupuk Nonsubsidi.

Pertanian diakui sebagai sektor yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Wono Budi menyatakan pengakuan terhadap jasa para petani yang berdedikasi dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ia menambahkan bahwa untuk menjaga kontribusi sektor pertanian, pemerintah bersama Pupuk Indonesia berkomitmen menyediakan pasokan pupuk baik subsidi maupun nonsubsidi.

“Kita akan berikan dalam bentuk komitmen lain, bahwa pupuk itu bisa diperoleh dengan harga yang murah dan terjangkau, karena ini pupuk nonsubsidi yang kita berikan, dan ini sekaligus komitmen dari Pupuk Indonesia ikut juga menyukseskan program pemerintah dalam ketahanan pangan. Keberadaan kita, membuktikan kita komitmen mendukung program pemerintah itu,” tegasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung, Joko Budi Nuryanto, menekankan bahwa melalui program gebyar diskon pupuk, petani dapat memperoleh pupuk nonsubsidi dengan harga terjangkau. Ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan keluarga petani.

“Kami berharap, ke depan juga dalam rangka membantu petani berkaitan dengan kebutuhan pupuk, bisa dua kali, atau tiga kali diskon pupuk nonsubsidi ini. Nanti kami akan komunikasi lebih detail dengan teman-teman di Pupuk Indonesia,” bebernya.

Aziz Muslim, seorang petani di Temanggung, mengapresiasi upaya Pupuk Indonesia dalam menyediakan pupuk bagi petani. Terutama karena saat ini para petani sedang melakukan pemupukan tanaman padi pasca panen tembakau, serta menanam cabai. Diskon pupuk nonsubsidi ini dianggap sebagai bantuan yang signifikan, mengingat harganya yang lebih terjangkau, yaitu Rp270 ribu per paket, dibandingkan dengan harga pasaran sebesar Rp450 ribu.

“(Gebyar Diskon Pupuk Nonsubsidi) Sangat bagus dan sangat terbantu sekali untuk petani. Penyediaan pupuk jadi agak lebih ringan dan harganya lebih terjangkau. Harganya satu paket itu Rp270 ribu, lebih murah dibandingkan harga di pasaran yakni Rp450 ribu,” ungkapnya.

JAM-Pidum Setujui 5 Penghentian Penuntutan Bedasarkan Restorative Justice

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Jaksa Agung RI melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum) Dr. Fadil Zumhana telah menyetujui penghentian penuntutan terhadap lima kasus berdasarkan prinsip keadilan restoratif. Keputusan ini mencakup sejumlah tersangka dari berbagai wilayah di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, Selasa (15/1) 

Salah satu kasus melibatkan Kristoforus Bali Ate, S.IP alias Kristo, anak dari Lorens Lalo Bora (Alm) dari Kejaksaan Negeri Sleman, yang diduga melanggar Pasal 351 Ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan. Kasus lainnya mencakup Munawir Kahar alias Nawir dari Kejaksaan Negeri Halmahera Barat, Slamet Riyadi bin (Alm.) H. Sain dari Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Sri Maryahi alias Ecin dari Kejaksaan Negeri Pohuwato, dan pasangan I Agung Pranata bin Amrullah dan II Fajar Kurniadi bin Alm Rasuludin dari Kejaksaan Negeri Simeulue dengan tuduhan melanggar Pasal 80 Ayat (1) Jo. Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Pemberian penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif ini didasarkan pada beberapa alasan, termasuk pelaksanaan proses perdamaian di mana tersangka meminta maaf dan korban memberikan pengampunan. Selain itu, pertimbangan lain mencakup fakta bahwa tersangka belum memiliki catatan pidana sebelumnya, serta ancama pidana yang dihadapi tidak melebihi 5 tahun. Tersangka juga berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya.” ungkap Ketut

Proses perdamaian dilakukan secara sukarela melalui musyawarah untuk mufakat, tanpa adanya tekanan, paksaan, atau intimidasi. Tersangka dan korban sepakat untuk tidak melanjutkan permasalahan ke persidangan, menganggap bahwa hal tersebut tidak akan membawa manfaat yang lebih besar.

Selanjutnya, JAM-Pidum memerintahkan Kepala Kejaksaan Negeri terkait untuk menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) Berdasarkan Keadilan Restoratif sesuai dengan regulasi yang berlaku, sebagai langkah konkrit dalam mewujudkan kepastian hukum.

LRT Jabodetabek Perpanjang Waktu Layanan Operasional Hingga 22.55 WIB

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT KAI (Persero) memperpanjang waktu layanan operasional LRT Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) hingga pukul 22.55 WIB.

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono mengatakan penyesuaian ini akan diterapkan pada 16-31 Januari 2024.

“Penambahan waktu layanan operasi ini menjawab banyaknya permintaan dari para pengguna yang menginginkan waktu layanan LRT Jabodebek diperpanjang,” ungkap Manager PR Mahendro di Jakarta, Senin (15/1).

Selain itu, perpanjangan waktu layanan operasi ini, juga diharapkan dapat meningkatkan animo dan jumlah pengguna LRT Jabodebek.

Dengan penyesuaian ini, terdapat perubahan jadwal keberangkatan pertama LRT Jabodebek dari Stasiun Jatimulya menjadi pukul 05.22 WIB, dan keberangkatan dari Stasiun Harjamukti menjadi pukul 05.30 WIB.

Untuk keberangkatan terakhir LRT Jabodebek dari Stasiun Dukuh Atas menjadi pukul 22.00 WIB untuk tujuan akhir Stasiun Jatimulya, dan pukul 22.05 WIB untuk tujuan akhir Stasiun Harjamukti.

“Penyesuaian pola operasional ini juga berdampak pada jumlah perjalanan LRT Jabodebek yang bertambah hingga menjadi 264 perjalanan pada hari kerja yaitu Senin – Jumat dan 240 perjalanan pada akhir pekan yaitu Sabtu – Minggu,” jelas Manager PR Mahendro.

Di samping itu, dengan penyesuaian pola operasional ini membuat rata-rata waktu tempuh perjalanan LRT Jabodebek menjadi lebih cepat 2 menit.

“Dengan penambahan waktu operasional dan jadwal perjalanan ini, kami ingin memenuhi kebutuhan pengguna yang tidak hanya memerlukan moda transportasi aman dan nyaman, namun juga tepat waktu, efektif, dan lebih dapat diandalkan,” tutup Manager PR Mahendro.

Aksi Sahabat Gibran dan PPJI Sosialisasikan Program Makan Sehat Prabowo-Gibran di Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Di Indonesia, masalah gizi pada anak usia sekolah terjadi karena kurangnya asupan zat gizi tingkat berat.

Hal ini membuat makanan yang mengandung unsur gizi sangat diperlukan untuk proses tumbuh kembang anak.

Dalam upaya meningkatkan tumbuh kembang anak dan memajukan kesejahteraan masyarakat, relawan yang tergabung dalam Aksi Sahabat Gibran (AksiBagi) dan pelaku usaha jasaboga dari Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) menggelar simulasi makan sehat, bergizi, dan terjangkau di Pleburan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan yang didukung Taruna Pro Gibran ini, Wakil Sekretaris Jenderal II DPP PPJI Budi Syahmenan dan Chef Fahrur Rosidi dari DPP PPJI mendemonstrasikan berbagai menu sehat, bergizi, dan terjangkau untuk diterapkan nanti ketika program unggulan PrabowoGibran ini diterapkan.

“ Kami ingin menunjukkan bahwa program makan siang gratis Prabowo-Gibran itu nyata dan bisa diterapkan. Kami bersyukur para praktisi jasaboga mau mendukung untuk memberi edukasi kepada ibu-ibu bagaimana menyiapkan makan siang yang sehat, bergizi, dan terjangkau. Tak kalah penting, bagaimana mengelola proses memasak dan menyajikan makanan dalam jumlah besar,” ujar Dadi Krismatono, Ketua Umum Aksi Sahabat Gibran (AksiBagi) dalam konferensi pers di tempat acara (15/01).

Sebelum konferensi pers telah dilaksanakan acara simulasi yang melibatkan ibu-ibu dan komunitas industri jasaboga setempat.
Dalam simulasi tersebut diisimpulkan bahwa dengan Rp 15.000-18.000 per porsi, anak-anak usia sekolah bisa mendapat makan siang bergizi yang sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhannya.

“Selama ini ada kesan makanan sehat dan bergizi itu tidak enak. Kami di sini menularkan ilmu bagaimana mengolah makanan yang sehat dan bergizi tapi tetap lezat dan mengundang selera. Apalagi anak-anak dan remaja suka susah makan sayur,” kata Chef Arul, panggilan akrab Fahrur.

Budi menerangkan, dalam menyusun menu PPJI berpedoman pada Peraturan Menteri Kesehatan No. 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang dan konsultasi kepada ahli gizi.

“Yang terutama kami bela adalah programnya, karena ini adalah investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas SDM,” papar Budi.

Dampak Ekonomi yang Luas

Dadi menerangkan bahwa program makan siang gratis Prabowo-Gibran tidak hanya memberi manfaat kesehatan bagi anak-anak dan remaja yang mendapat asupan gizi, melainkan juga memberi dampak ekonomi kepada rumah tangga dan komunitas.

“ Dengan makan siang di sekolah, maka beban orang tua menyediakan makan diambil sebagian oleh negara. Katakanlah, satu porsi Rp 15.000. Berarti dalam sebulan, jika dihitung 25 hari, ada Rp 375.000 biaya ekonomi rumah tangga yang bisa dihemat. Itu baru satu anak. Jika ada dua sampai tiga anak dari satu keluarga, maka penghematannya bisa lebih besar. Uang yang dihemat itu bisa digunakan untuk keperluan lain,” jelas Dadi.

Dampak ekonomi kedua, papar Dadi, adalah potensi pendapatan bagi ibu-ibu orang tua yang memasok makanan di sekolah-sekolah anaknya.

“Ibu-ibu orang tua murid dapat membentuk komunitas atau badan usaha yang memasok makan siang di sekolah anaknya. Ini potensi pendapatan. Jadi pengeluarannya berkurang, potensi pendapatan bertambah,” papar Dadi.

Dadi menjelaskan, di sinilah urgensi relawan AksiBagi mengajak PPJI sebagai praktisi jasaboga yang berpengalaman mengelola dan menyajikan masakan dalam jumlah besar.

Budi mengatakan, PPJI bersemangat mengikuti program ini karena edukasi pengolahan dan penyajian makanan secara sehat dan memenuhi standar keamanan pangan itu penting bagi semua kalangan.

Selain itu, kata Budi, melihat program ini dapat memperluas anggota PPJI dari komunitas pemasok makan siang gratis ke sekolah.

“Mudah-mudahan nanti dari pemasok makanan ke sekolah ini bisa berkembang jadi pengusaha jasaboga dan menjadi anggota kami. Dengan menjdi anggota, mereka bisa mendapatkan pelatihan, standarisasi, bahkan sertifikasi,” papar Budi.

Budi menambahkan, PPJI akan memberdayakan pengurus di seluruh provinsi dan kabupaten/kota untuk mendampingi komunitas orang tua siswa dalam menyiapkan makan siang gratis untuk siswa di sekolah-sekolah.

Dadi melanjutkan, dampak ekonomi ketiga adalah permintaan pasokan beras, lauk-pauk, dan sayuran yang stabil sepanjang tahun kepada pedagang pasar lokal.

“Coba kita hitung. Menurut data, di Kecamatan Semarang Selatan ini ada 29 sekolah dasar (SD), baik negeri dan swasta. Jika satu SD ada 300 siswa, dan satu porsi membutuhkan 100 gram beras, maka satu kecamatan ini dalam satu hari membutuhkan 870 kg beras. Dalam satu bulan, jika dihitung 25 hari, maka dibutuhkan 21,7 ton beras. Ini akan menggerakkan ekonomi
lokal,” tutur Dadi.

Oleh karena itu, Dadi dan relawan AksiBagi optimistis program makan siang gratis PrabowoGibran akan disambut masyarakat dari berbagai kalangan karena dampak pengganda ekonomi atau multipiler effect yang dinikmati oleh berbagai kalangan secara luas.

“Selama ini orang melihatnya hanya makan siang, padahal program ini membawa dampak ekonomi yang luas bagi kesejahteraan rakyat dan pergerakan ekonomi lokal,” pungkas Dadi.

Simulasi penyajian makanan sehat, bergizi, dan terjangkau ini dimulai di 20 titik di Jawa Tengah dan akan digulirkan oleh relawan AksiBagi di seluruh Indonesia.

Waspadai Potensi Penyebaran Penyakit Hewan ke Manusia, Disnakkeswan Jateng Tangani 226 Anjing Selundupan Dari Jabar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Jawa Tengah telah berkoordinasi secara lintas sektoral untuk menangani dampak penyelundupan 226 ekor anjing dari Jawa Barat. Perhatian utama dalam hal ini adalah potensi penyebaran penyakit hewan ke manusia (zoonosis), terutama rabies, mengingat wilayah asal anjing tersebut belum terbebas dari penyakit tersebut.

Kepala Disnakkeswan Jateng, Agus Wariyanto menyatakan bahwa secara administratif, kasus ini sudah melanggar aturan lalu lintas hewan. Selain itu, status kesehatan ratusan anjing tersebut tidak dapat dipastikan karena ada dugaan surat keterangan kesehatan hewan yang palsu. Oleh karena itu, pihaknya telah mengumpulkan berbagai pihak terkait, termasuk Ditreskrimsus Polda Jateng, Polrestabes Semarang, BBVET Wates di Yogyakarta, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jateng 1, Australia Indonesia Health Security Partnership, dan Dinas Peternakan Kabupaten/Kota pada Jumat (12/1/2024).

“Ini komitmen kami, karena Jateng sudah bebas rabies sejak 1997. Juga perintah dari gubernur agar dijaga sekuat mungkin, supaya tidak mengganggu ketahanan wilayah,” ujarnya.

Agus menekankan komitmen mereka untuk menjaga kebebasan Jateng dari rabies sejak tahun 1997, dan hal ini sesuai dengan perintah gubernur agar wilayah tetap terjaga. Untuk menghindari risiko penularan penyakit dari hewan, Disnakkeswan telah berkoordinasi dengan BBVET Wates dan mengirim 150 dosis vaksin rabies ke shelter anjing selundupan di Kota Semarang. Disinfektan sebanyak 40 liter juga telah disalurkan untuk menjaga keamanan bio di lingkungan tersebut.

Agus meminta agar anjing-anjing tersebut dipantau dengan ketat dari segi kesehatan dan asupan makanan. Di samping itu, petugas yang menangani hewan tersebut diminta untuk menjaga kesehatan mereka sendiri. Kepala Balai Besar Veterinar (BBVET) Wates, drh Hendra Wibawa, menekankan perlunya pemisahan antara anjing yang sehat dan sakit di shelter agar penyakit tidak menular ke manusia.

“Untuk anjing yang sehat divaksinasi. Pun demikian dengan petugas,” urainya.

AKP Johan, Kanit Tipiter Polrestabes Semarang, menyatakan bahwa pihaknya terus menindaklanjuti kasus ini, termasuk dugaan pemalsuan dokumen dan penelusuran alur pemesanan anjing selundupan yang diduga akan dijadikan santapan. Kasus ini sedang ditangani oleh pihak penegak hukum.

Pemkab Rembang Selenggarakan Vaksin PIN Polio 15-21 Januari 2024

0

REMBANG (Pertamanews.id) – Mengantisipasi kemungkinan penemuan kasus polio di Klaten, Pemerintah Kabupaten Rembang akan menyelenggarakan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.

Maria Rehulina, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, menyatakan bahwa Sub PIN Polio akan dilaksanakan dalam dua putaran. Putaran pertama dijadwalkan pada tanggal 15 hingga 21 Januari 2024, dan putaran kedua pada tanggal 19 hingga 25 Februari 2024, dengan tambahan lima hari kegiatan sweeping di setiap putaran. Lokasi Sub PIN Polio akan melibatkan sekolah, posyandu, Puskesmas, atau fasilitas layanan kesehatan di desa.

Meskipun hanya terdapat satu kasus polio, Pemerintah telah menetapkan situasinya sebagai kejadian luar biasa (KLB), mengingat bahwa Indonesia telah dinyatakan bebas polio atau eradikasi sejak tahun 2014.

Maria menjelaskan bahwa meskipun PIN dilakukan secara nasional di seluruh wilayah, Sub PIN Polio 2024 hanya akan diadakan di daerah-daerah yang memiliki status KLB, yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Demikian pula di Jawa Timur dan DIY. Karena DIY dekat dengan Klaten,” jelasnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/1/2024).

Terkait target Sub PIN Polio ini, tambahnya, adalah anak-anak berusia 0 hingga 7 tahun 11 bulan 29 hari. Meskipun mereka sudah mendapatkan imunisasi lengkap, tetap diwajibkan untuk mengikuti Sub PIN Polio, dengan total sebanyak 66.232 anak.

Maria menambahkan bahwa pihaknya telah pergi ke Semarang untuk mengambil vaksin polio di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Untuk menyukseskan Sub PIN Polio, kata Maria, pihaknya telah melakukan koordinasi dan sosialisasi dengan lintas sektor hingga ke tingkat desa. Selain itu, mereka juga bekerja sama dengan tim penggerak PKK, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

“Kami menegaskan, vaksin polio ini halal dan aman. Efek sampingnya juga minimal sekali, karena imunisasi vaksin polio ini secara tetes. Kalaupun ada efek samping, itu diare, biasanya tidak berat,” tambahnya

Maria mengungkapkan bahwa seseorang yang terinfeksi virus polio mungkin tidak menunjukkan gejala, tetapi masih bisa menularkan virus tersebut.

“Hanya 25 persen orang yang terkena polio yang menimbulkan gejala. Gejalanya ini demam, nyeri tenggorokan, kaki sebelah terasa lumpuh layu dan sakit. Gejalanya ini berlangsung cepat, ketika anak terkena polio, kemudian bermanifestasi menjadi keluhan dan menjadi lumpuh itu dekat, bisa dua tiga hari,” jelas Maria.

Dengan menjalani imunisasi polio secara lengkap, tambahnya lagi, anak-anak dapat terhindar dari virus tersebut. Jika terjadi penularan, dampaknya tidak akan berbahaya.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Udinus Laksanakan Tanam 500 Bibit Mangrove di Pantai Tirang Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam upaya meningkatkan partisipasi mahasiswa dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nuswantoro mengadakan acara bernama “Hidupkan Kembali.” Kegiatan ini mencakup penanaman pohon mangrove dan pembersihan sampah bersama di Pantai Tirang Semarang. Kegiatan dihadiri oleh 100 peserta, Denok Kenang Kota Semarang, Duta Genre berbakat Kota Semarang, dan pengunjung wisata Pantai Tirang.

Ketua Prodi Ilmu Komunikasi, Rahmawati Zulfiningrum S.I.Kom M.Ikom dan perwakilan Dosen Universitas Dian Nuswantoro, secara resmi membuka acara “Hidupkan Kembali.” Dalam sambutannya, Rahmawati menyatakan kebanggaan melihat partisipasi peserta dan berharap kegiatan peduli lingkungan semacam ini dapat menjadi acara tahunan yang berkembang lebih baik.

Ketua pelaksana “Hidupkan Kembali,” Dewa Ayu Putri Tesalonika, berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi awal kesadaran bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga bumi yang mereka tempati. Acara ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, dari mahasiswa hingga masyarakat umum, dengan antusiasme tinggi dari pecinta alam. Kegiatan meliputi pembersihan sampah Pantai Tirang Semarang dan penanaman 500 bibit pohon mangrove.

“Harapan saya selaku ketua pelaksana “Hidupkan Kembali” adalah kegiatan ini bisa menjadi tombak awal kepedulian bagi masyarakat khususnya anak muda untuk memelihara dan menjaga bumi yang sudah mereka tempati dan nikmati” ucap Dewa Ayu Putri Tesalonika

Dosen dari UDINUS juga turut serta dalam kegiatan ini, mengakui manfaat positifnya bagi masyarakat Semarang. Pesan yang disampaikan dalam “Hidupkan Kembali” mencakup pemahaman tentang pengelolaan tanaman dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Hidupkan Kembali” bertujuan untuk menghidupkan kembali peran mangrove dalam menjaga ekosistem pantai dan laut, serta menunjukkan kepedulian dalam mengatasi tantangan lingkungan. Penanaman mangrove dan pembersihan pantai tidak hanya aktivitas harian, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan dan ketahanan ekosistem pesisir dalam jangka panjang. Semoga kegiatan semacam “Hidupkan Kembali” dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

Waket DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono Raih Penghargaan Tokoh Inspirasi Jawa Tengah 2023

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono, SPi, MSi kembali meraih penghargaan sebagai Tokoh Inspriatif Jawa Tengah 2023.

Penghargaan dari Kopkar Suara Merdeka tersebut diberikan, untuk memotivasi dan memberikan apresiasi kepada tokoh-tokoh, yang telah memberikan kontribusi positif dalam masyarakat.

Selain Ferry Wawan Cahyono, terdapat 39 Tokoh Inspiratif lainnya yang menerima penghargaan ini seperti, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Romo Dr. Aloysius Budi Purnomo Pr, Mantan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, tokoh nasional dan Jawa Tengah lainnya, di gedung Grandhika Bakti Praja, Kota Semarang, Sabtu (13/1) malam.

Penghargaan Tokoh Inspiratif 2023 kepada 40 tokoh yang terpilih tersebut, pemilihan dilakukan oleh dewan juri independen yang menilai berbagai aspek kontribusi positif, kepemimpinan, dan dedikasi mereka terhadap pembangunan masyarakat.

Salah satunya, Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono yang meraih penghargaan prestisius sebagai Tokoh Inspiratif dalam kegiatan “Peluncuran Buku & Penghargaan Tokoh Inspiratif”.

Ferry Wawan Cahyono dinilai memiliki dedikasi dan kontribusi luar biasa, dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat di DPRD Jawa Tengah.

Ditemui usai menerima penghargaan, Ferry menyampaikan rasa syukurnya, atas penghargaan tersebut, serta memberikan motivasi kepada generasi muda, untuk melakukan kegiatan yang positif untuk diri sendiri dan untuk kemajuan bangsa.

“Saya mengucapkan terima kasih atas penghargaan kali ini. Kami terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat Jawa Tengah. Terkhusus untuk generasi muda, lakukanlah yang terbaik bagi kemajuan diri sendiri dan berkarya untuk bangsa dan negara pada umumnya,” ujar Ferry.

Pihaknya mengajak generasi muda, untuk kolaborasi dan kerja keras memajukan Jawa Tengah.

“Maju terus masyarakat Jawa Tengah, maju terus generasi muda bersama. Saya yakin, dengan semangat kolaborasi dan kerja keras, kita dapat mencapai kemajuan yang lebih baik di masa depan.” Ujarnya.