spot_img
Beranda blog Halaman 319

Sosok Dokter Dermawan, Lo Siaw Ging Meninggal Dunia

0

SURAKARTA (Pertamanews.id)- Berita duka datang dari Kota Solo, di mana Dokter Lo Siaw Ging, yang dikenal sebagai sosok dermawan dan akrab disapa Dokter Lo, telah meninggal dunia di RS Kasih Ibu pada Selasa (9/1).

Sumartono Hadinoto, sahabat Dokter Lo dan tokoh Tionghoa Solo, menyampaikan berita duka ini.

“Dr Lo baru saja meninggal di RS Kasih Ibu pukul 14.00 WIB dan akan disemayamkan di RD Thiong Ting, mohon doanya,” ucap Sumartono melalui pesan singkat di sejumlah grup WhatsApp.

Sumartono menjelaskan bahwa Dokter Lo, yang terkenal karena dedikasinya dalam bidang sosial dan kesehatan, telah dirawat di rumah sakit sejak 5 Januari. Meskipun berita tentang kematiannya telah tersebar beberapa hari sebelumnya, Sumartono membantahnya dan menyampaikan kondisi sebenarnya. Namun, pada hari ini, Dokter Lo benar-benar telah meninggal dunia.

“Beliau meninggalkan warisan luar biasa, meninggalkan kenangan yang tak terlupakan bagi mereka yang pernah berinteraksi dengannya,” katanya.

Dokter Lo, yang lahir pada 16 Agustus 1934, meninggal di usia 89 tahun. Beliau dikenal sebagai dokter yang tidak pernah menetapkan tarif untuk perawatan pasien, bahkan banyak pasien tidak mampu yang tidak dikenai biaya pengobatan. Setiap hari, Dokter Lo membuka praktik di rumahnya di Jalan Yab Tjwan Bing (Jalan Jagalan).

Dokter Lo juga terkenal sebagai dokter yang tidak hanya memberikan layanan kesehatan tanpa pamrih, tetapi juga membantu pasien tidak mampu dengan membayar biaya pembelian obat. Keahliannya dalam mendiagnosa penyakit dan dedikasinya sebagai dokter dermawan telah meninggalkan warisan yang luar biasa.

“Dr Lo sosok yang menginspirasi bagi banyak orang. Ia mengajarkan kita bahwa profesi dokter tidak hanya sekadar profesi untuk mencari nafkah, tetapi juga sebagai panggilan untuk melayani sesama,” ungkap Sumartono.

Lo Siauw Ging adalah lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga di Surabaya. Berkat bimbingan Dokter Oen Boen Ing, dokter terkenal di Solo yang juga dermawan, Dokter Lo memulai kariernya di Rumah Sakit Panti Kosala, Solo, yang kemudian berganti nama menjadi Rumah Sakit Dr Oen.

Prestasinya yang luar biasa sebagai dokter yang tidak memungut biaya untuk pasien kurang mampu membuatnya mendapatkan penghargaan Mahakarya Kebudayaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada 10 September 2020. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi terhadap rekornya dalam Mengutamakan Kemanusiaan dengan Tidak Memungut Biaya Pelayanan Kesehatan dari Kaum Miskin, dan diselenggarakan secara daring melalui zoom saat pandemi Covid-19.

Selama Tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Rembang Telah Berikan Beasiswa Perguruan Tinggi Kepada 350 Mahasiswa

0

REMBANG (Pertamanews.id) – Pendidikan dan kesehatan memiliki peran penting sebagai pendorong kemajuan suatu wilayah. Oleh karena itu, peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan perlu terus didorong, demikian diungkapkan oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz, saat meresmikan kantor baru Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) pada Senin (8/1/2024).

Dua ini (pendidikan dan kesehatan) menjadi motor untuk gerakan-gerakan kemajuan yang lain. Kalau pendidikan maju, kesehatan maju, maka yang lain ikut mengalir maju semua. Alhamdulillah, 2023 IPM (Indeks Pembangunan Manusia) kita naik dari 71% mejadi 71,89 %,” terang bupati.

Bupati menyampaikan bahwa pada tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Rembang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp47,6 miliar lebih untuk merehabilitasi sejumlah gedung PAUD, TK, SD, dan SMP. Selain itu, pembangunan gedung baru kantor Dindikpora senilai Rp6,6 miliar lebih dilakukan untuk meningkatkan pelayanan di bidang pendidikan.

“Dari 2021 sampai 2023, alokasi anggaran untuk sarana prasarana pendidikan di atas Rp50 miliar. Itu untuk SD, SMP, baik fisik, nonfisik, terakhir ini Rp57 miliar,” ungkapnya.

Menurut Bupati, langkah tersebut diambil untuk memberikan kenyamanan kepada anak didik dalam proses belajar. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki kondisi ruang sekolah agar setiap ruang kelas layak digunakan oleh anak didik.

“Kita benahi terus. Jangan sampai ada ruang pendidikan, ruang kelas yang tidak layak digunakan anak didik kita,” tegasnya.

Dalam hal nonfisik, Bupati menjelaskan bahwa pihaknya memiliki kebijakan strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program-program seperti Gerakan Ayo Sekolah Pol 12 tahun (Gaspol 12 tahun) dan beasiswa perguruan tinggi bagi anak berprestasi dari keluarga tidak mampu telah diimplementasikan.

Bupati menambahkan bahwa dari tahun 2017 hingga 2023, telah diberikan beasiswa perguruan tinggi kepada 350 mahasiswa dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp15 miliar. Program Gaspol 12 yang dimulai sejak 2021 berhasil mengembalikan 447 Anak Tidak Sekolah (ATS) untuk bersekolah dari total 1.462 anak.

Terkait kantor baru Dindikpora, Kepala Dindikpora Kabupaten Rembang, Sutrisno, menyampaikan bahwa meskipun bagian lantai dasar gedung belum dicat dan lingkungan masih perlu penataan, kantor baru ini telah dapat memberikan pelayanan sejak tanggal 2 Januari 2024.

“Sejak tanggal 2 Januari, kita sudah berkantor di di sini (kantor baru). Selama proses pembangunan, kami berkantor di SMA Santa Maria,” tandasnya.

Sutrisno juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, program Gaspol 12 telah mencakup semua kecamatan dan siap bekerja sama dengan sekolah formal maupun nonformal, seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Ferry Wawan Cahyono: Harapan di Tahun 2024, Rakyat Kita Lebih Secara Ekonomi dan Lebih Sejahtera

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Tahun baru 2024 menjadi kunci perubahan, berbagai harapan dan doa dipanjatkan menyambut tahun pesta demokrasi.

Dalam menyambut awal musim baru, Ferry Wawan Cahyono, seorang pribadi yang penuh semangat dan inspiratif, bersiap untuk memulai perjalanan baru dengan tekad tinggi untuk menggulung harapan yang selama ini tertunda.

Sebagai Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry berkomitmen untuk memberikan kontribusi yang berarti kepada masyarakat dan memberikan inspirasi bagi banyak orang di tahun 2024 ini.

“Harapan tentunya di Tahun 2024 ini lebih baik secara ekonomi dan kesejahteraan bagi rakyat kita,” kata Ferry.

Dengan latar belakang yang kaya pengalaman dan keberhasilan dalam berbagai bidang, termasuk kepemimpinannya di tubuh DPRD Jateng, Ferry percaya bahwa inilah saat yang tepat untuk membawa terobosan baru.

Ia memiliki visi untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan memberikan solusi bagi permasalahan yang selama ini dihadapi oleh banyak orang.

“Bersama, kita dapat menciptakan perubahan yang positif dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Jateng,” tandas Ferry yang juga Caleg DPRD Jateng Dapil X meliputi Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga dan Kebumen.

Melalui berbagai inisiatif dan program, Ferry berencana untuk merangkul harapan-harapan yang selama ini terabaikan, memberikan dorongan kepada individu untuk mewujudkan potensi terbaik mereka.

Dengan strategi yang matang dan sinergi bersama seluruh elemen masyarakat, ia berharap dapat membentuk fondasi yang kuat untuk masa depan yang lebih cerah.

Selain itu, Ferry tidak hanya melihat musim baru sebagai awal yang segar, tetapi juga sebagai momentum untuk bersama-sama merajut kisah sukses baru.

Ia mengajak semua pihak untuk bergabung dalam upaya bersama menciptakan perubahan yang positif dan memberikan inspirasi kepada generasi mendatang.

“Perubahan akan tahun baru 2024 harus menjadi perosalan utama dan bersama, untuk menyongsong masa depan yang lebih baik,” harap Ferry.

Dengan optimisme dan semangat kebersamaan, Ia siap menghadapi tantangan yang ada dan menjadikan setiap harapan yang tertunda sebagai langkah menuju pencapaian yang lebih besar.

Dukung LPG Tepat Sasaran, Dewan Muhammad Ngainirrichardhl : Subsidi Hanya untuk yang Berhak

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Penerapan pembelian LPG 3 kg menggunakan KTP dan KK per 1 Januari 2024 mendapat apresiasi dari DPRD Jawa Tengah. Langkah tersebut dinilai sangat tepat untuk mengatur distribusi LPG subsidi agar lebih tepat sasaran.

Sekretaris Komisi B DPRD Jawa Tengah, Muhammad Ngainirrichardhl mengatakan, melalui pendataan tersebut, maka subsidi yang diberikan lebih menyasar kepada personal, sehingga lebih tepat sasaran. Apalafi, sesuai aturan, LPG 3 kg hanya diperuntukkan bagi masyarakat miskin, usaha mikro, nelayan sasaran, serta petani sasaran.

“Saya sangat setuju dengan penerapan KTP fan KK sebagai syarat pembelian LPG 3 kg, karena memang pemerintah memberikan subsidi kan untuk masyarakat yang kurang beruntung,” katanya.

Meski begitu, Ngainirrichardhl juga mengingatkan tetap adanya pengawasan di tingkat pangkalan, agar tidak terjadi penyimpangan. Selain itu juga harus ada kepastian kuota di setiap pangkalan, jangan sampai berlebihan dan dijual lagi ke masyarakat yang tidak berhak.

“Jadi, di setiap pangkalan harus ada kepastian berapa kuota disana. Misalnya 100 tabung seminggu, ya diberikan seperti itu. Kalau lebih nanti berpotensi dijual ke mereka yang tidak berhak,” ujarnya.

Ngainirrichardhl juga mendorong masyarakat, khususnya golongan menengah ke atas, untuk menggunakan LPG non subsidi yang telah disediakan oleh Pertamina. Hal ini agar subsidi yang telah disiapkan oleh pemerintah benar – benar bisa membantu masyarakat miskin.

“Kita harus punya kesadaran, bahwa subsidi hanya untuk yang berhak. Jadi, dengan membeli LPG non subsidi itu sama saja membantu saudara kita yang kurang beruntung,” tegasnya.

Terpisah, Ketua DPC Hiswana Migas Semarang, Triyanto Cahyo Legowo, mengajak masyarakat menyukseskan program penyaluran LPG 3 kg tepat sasaran. Ia pun menjamin bahwa dokumen berupa KTP dan KK yang digunakan untuk mendaftar tidak akan disalahgunakan oleh pangkalan.

“Masyarakat kan membeli LPG 3 kg di pangkalan terdekat. Jadi sudah saling kenal, karena kan tetangga sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini 4.500 pangkalan yang ada terus melakukan pendataan dan sosialisasi terkait program ini. Terkait program tersebut, Hiswana Migas juga bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat, hingga ke tingkat kelurahan.

“Kita terus lakukan sosialisasi ke masyarakat bersama Pemkot. Sampai sekarang masih terus dibuka pendaftaran untuk masyarakat, belum ada batas waktu dari Pertamina,” ungkapnya.

Ditambahkan, pihaknya juga siap dengan adanya peningkatan permintaan LPG non subsidi dengan adanya program transformasi penyaluran LPG 3 kg.

“LPG non subsidi inikan tidak dibatasi dengan kuota, jadi permintaan masyarakat pasti akan dipenuhi,” pungkasnya.

Sampaikan Pidato di Korps Diplomatik, Paus Fransiskus Ungkap Enam Jalan untuk Ciptakan & Pelihara Perdamaian

0

VATIKAN (Pertamanews.id) – Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik Roma di seluruh dunia, menyatakan keprihatinan mendalam tentang eskalasi konflik, perpecahan, dan penyebaran “kultur kematian” yang semakin meluas. Beliau menggambarkan situasi saat ini sebagai “Perang Dunia Ketiga yang terjadi sedikit demi sedikit.”

Pernyataan tersebut dilontarkan Paus dalam pidatonya kepada Korps Diplomatik yang terakreditasi di Aula Benedict, Kota Vatikan, pada Senin (08/01/2024). Duta Besar Negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina, turut hadir dalam acara tersebut.

Menurut Paus, adalah tanggung jawab individu dan negara untuk merawat dan berupaya menciptakan perdamaian, yang menjadi tema sentral pidatonya tahun ini.

Beliau menekankan bahwa perdamaian pada dasarnya merupakan anugerah dari Tuhan, dan oleh karena itu, manusia memiliki kewajiban untuk memelihara dan memupuk perdamaian.

Paus menguraikan enam langkah untuk menciptakan dan memelihara perdamaian. Pertama, menghormati kehidupan. Kedua, menghormati hak asasi manusia. Ketiga, mendorong dialog dalam komunitas internasional.

Keempat, melalui dialog politik dan sosial, karena dialog menjadi dasar bagi hidup berdampingan secara damai dalam komunitas politik modern saat ini.

Kelima, jalan menuju perdamaian juga harus melibatkan dialog antaragama, dimulai dengan perlindungan terhadap kebebasan beragama dan penghormatan terhadap kelompok minoritas.

Langkah terakhir atau keenam adalah melalui pendidikan, yang menjadi sarana utama untuk berinvestasi pada masa depan dan generasi muda.

“KULTUR KEMATIAN”

Di bagian awal pidatonya, Paus membahas berbagai konflik di seluruh dunia, dengan menyoroti konflik di Gaza dan Ukraina. Beliau mengutuk metode yang digunakan oleh Hamas dan Israel, menyatakan bahwa ekstremisme dan terorisme bukanlah solusi untuk perselisihan masyarakat, melainkan hanya memperburuk dan menyebabkan penderitaan bagi semua pihak yang terlibat.

Oleh karena itu, Paus mendesak adanya gencatan senjata, pembebasan tawanan, dan akses bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.

Beliau juga mengulangi dukungannya untuk “solusi dua negara” dan “status khusus untuk Kota Yerusalem yang dijamin secara internasional demi terciptanya perdamaian dan keamanan yang abadi.”

Situasi di Myanmar, Suriah, Lebanon, Sudan, dan beberapa negara Afrika, serta ketegangan di Amerika Latin, juga menjadi sorotan. Kerusakan lingkungan dan perubahan iklim juga diangkat.

Menurut Paus, penderitaan yang dialami oleh rakyat Rohingya harus dihentikan, dan beliau berharap agar “setiap upaya dilakukan untuk memberikan harapan bagi tanah tersebut dan masa depan yang bermartabat bagi generasi mudanya, tanpa mengabaikan keadaan darurat kemanusiaan yang terus dihadapi oleh rakyat Rohingya.”

Paus Fransiskus dengan tegas mengutuk pelanggaran hukum humaniter internasional, menyatakan bahwa pelanggaran serius bukan hanya kejahatan perang yang memerlukan identifikasi, tetapi juga pencegahan.

Beliau menyesalkan bahwa peperangan modern tidak lagi hanya terjadi di medan perang yang jelas, dengan perbedaan antara sasaran militer dan sipil tidak lagi dihormati, yang mengakibatkan serangan terhadap warga sipil tanpa pandang bulu. Peristiwa di Ukraina dan Gaza menjadi bukti nyata akan hal ini.

PEMUSNAHAN SENJATA

Isu lain yang diangkat oleh Paus adalah pemusnahan senjata. Beliau menekankan perlunya pemusnahan senjata, dengan menyatakan bahwa senjata bukanlah nilai jera melainkan mendorong penggunaannya.

Paus menyatakan bahwa umat manusia harus berupaya mengatasi akar penyebab konflik.

Tantangan-tantangan di zaman ini melampaui batas negara, seperti krisis pangan, masalah lingkungan, tantangan ekonomi, dan layanan kesehatan.

Oleh karena itu, Paus mengulangi usulannya agar dibentuk dana global untuk menghilangkan kelaparan dan mendorong pembangunan berkelanjutan di seluruh planet ini.

Kemenlu Perkuat Sistem Perlindungan WNI di Luar Negeri

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Kementerian Luar Negeri terus memperkuat sistem pelindungan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri sebagai salah satu prioritas diplomasi yang dijalankan selama pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Selama sembilan tahun terakhir, isu pelindungan WNI senantiasa diletakkan sebagai salah satu prioritas politik luar negeri. Paradigma cara berpikir dan pelayanan diubah secara signifikan,” ujar Menlu Retno, Senin (8/1).

Menurut Menlu Retno, upaya untuk memperkuat instrumen hukum pelindungan WNI dilakukan melalui penerbitan undang-undang dan Peraturan Menteri Luar Negeri. Sejumlah inovasi juga terus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan pelindungan WNI.

Dalam hal ini, sistem pelindungan yang menyeluruh telah dibangun dan diperkuat di antaranya dengan membangun Indonesian Seafarer Corner khusus para anak buah kapal (ABK) WNI di Cape Town, Montevideo, dan Kaohsiung; memperkuat Tim Hukum Pelindungan WNI di negara dengan tingkat konsentrasi tinggi WNI; menyusun rencana kontijensi di negara yang miliki risiko konflik; serta memprioritaskan kurikulum pelindungan WNI dalam pendidikan diplomat.

“Kemlu juga telah melakukan sejumlah inovasi digital pelindungan WNI, antara lain membangun sistem SMS Blast, Portal Peduli WNI, dan aplikasi bergerak Safe Travel,” terang Menlu Retno.

Dihadapan Forum Wartawan Provinsi Jawa Tengah Nana Sudjana Ajak Masyarakat & Media Jaga Kondisi Politik Kondusif di Tahun Pemilu 2024

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, mengajukan permintaan kepada masyarakat untuk menjaga keadaan politik yang kondusif di wilayahnya, terutama mengingat mendekatnya tahap pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilu 2024.“Kami terus koordinasi dengan beberapa partai untuk saling menjaga kondusivitas,” kata Nana saat acara ramah tamah dengan Forum Wartawan Provinsi Jawa Tengah (FWPJT), di Kota Lama Semarang, Senin (8/1/2024).Beliau menekankan bahwa dalam situasi pemilu, berbagai cara mungkin dilakukan untuk memenangkan kontestasi, dan oleh karena itu, ia mengimbau agar kondusivitas yang telah terbentuk selama ini tetap terjaga.Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Nana mengajak seluruh jurnalis untuk bekerja sama dalam menjaga kondusivitas di Jawa Tengah. Jurnalis diharapkan dapat meningkatkan peran mereka dalam menghindari penyebaran berita palsu, ujaran kebencian, dan narasi provokatif yang berpotensi muncul di media sosial.“Kami juga berharap kepada rekan-rekan media, khususnya jurnalis, ikut berperan dalam hal menyampaikan informasi secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Nana.Menurutnya, pada masa Pemilu, risiko penyebaran informasi yang mengandung hoaks, hate speech, dan provokasi melalui media sosial meningkat. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dari pemerintah, aparat hukum, penyelenggara pemilu, dan jurnalis untuk mengatasi hal tersebut.Nana berharap agar sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan media massa atau wartawan terus terjalin, terutama dalam melawan hoaks.“Kominfo saya minta untuk terus patroli di dunia maya. Rekan media juga saya minta bisa menangkal berita yang tidak benar yang beredar di media sosial, sebab masyarakat masih percaya dengan media mainstream,” jelas Pj Gubernur.Ia menambahkan bahwa baik pemerintah maupun media massa memiliki tujuan yang sama, yaitu mencerdaskan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah dan media massa harus saling mendukung dalam memberikan informasi.“Kita sama-sama melayani masyarakat. Tujuannya sama, untuk mencerdaskan dan menyejahterakan masyarakat. Kalau perlu kita bentuk tim bersama,” tegasnya.

Ketua Forum Wartawan Provinsi dan DPRD Jawa Tengah (FWPJT), Damar Sinuko, menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan lembaga eksekutif dan legislatif di Jateng. Dia juga mengapresiasi fasilitasi dari pemerintah provinsi untuk media, termasuk ruang pers yang ada di Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Kejagung Tangkap DPO Kejati DKI Jakarta Rudy Widjaja

0

SEMARANG (Harianterkini.id) – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung sukses mengamankan seorang terpidana yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Kejadian ini berlangsung di Jl. Kembang Elok III, Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum, Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana

Identitas terpidana yang berhasil diamankan adalah seorang pria bernama Rudi Widjaya, lahir di Makassar pada tanggal 03 Agustus 1969. Berusia 54 tahun, Rudi merupakan warga negara Indonesia yang tinggal di Jl. Kembang Elok III No. H15, RT 04/RW 06, Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

Rudi Widjaja, terpidana yang merupakan Direktur PT Trust Multi Finance, bertanggung jawab atas pengelolaan perusahaan, termasuk pencarian nasabah, penentuan kredit, dan operasi perseroan/perusahaan dalam pemberian kredit konsumen.

Dalam pelaksanaan tugasnya sebagai Direktur, Rudi Widjaja diketahui tidak mematuhi Anggaran Dasar Perusahaan. Tindakan tersebut antara lain melibatkan penggunaan uang tanpa izin atau pengetahuan Komisaris/pihak PT Trust Multi Finance, menyebabkan kerugian sebesar Rp346.947.963 (tiga ratus empat puluh enam juta sembilan ratus empat puluh tujuh ribu sembilan ratus enam puluh tiga rupiah).

“Ketika diamankan, Rudi Widjaja bersikap kooperatif, memudahkan proses pengamanan. Selanjutnya, terpidana ini akan dibawa ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk diserahkan kepada Tim Jaksa Eksekutor dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.” ungkap Ketut

Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk terus memonitor dan segera menangkap buronan lain yang masih bebas, guna dilakukan eksekusi demi kepastian hukum. Jaksa Agung juga mengimbau seluruh buronan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan RI untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya, karena tidak ada tempat bersembunyi yang aman.

Melalui Lomba Kicau Burung, Ferry Wawan Cahyono Dukung dan Inisiasi Kegiatan Perkuat Rasa Cinta Budaya Indonesia

0

KEBUMEN (Pertamanews.id) – Lomba kicau burung tidak hanya sekadar ajang kompetisi, namun juga menjadi wadah untuk menyalurkan hobi yang positif bagi para pesertanya.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya Indonesia melalui kegiatan Lomba burung Berkicau, Sedulur Mas Ferry Cup ke 2, di Kabupaten Kebumen, beberapa waktu yang lalu.

Ia menyatakan pentingnya melestarikan warisan budaya Indonesia, salah satunya melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas.

” Mereka bukan hanya bersaing dalam hal kebolehan kicau burung, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan mempromosikan keindahan alam Indonesia,” ungkap Ferry.

Ferry mengungkapkan bahwa lomba kicau burung menjadi salah satu cara yang efektif untuk mempertahankan tradisi dan keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia.

“Lomba Kicau Burung di Kebumen, Bukan Hanya Soal Suara, Tapi Juga Soal Cinta Tanah Air” kata Ferry.

Kegiatan ini tidak hanya menciptakan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ajang untuk mempromosikan kekayaan alam dan budaya yang dimiliki oleh setiap daerah di Jawa Tengah.

“Dalam rangka melestarikan budaya Indonesia, khususnya di Jawa Tengah, kita harus terus menciptakan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Lomba kicau burung tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam mempertahankan keanekaragaman budaya yang menjadi bagian dari identitas kita,” ujar Ferry yang juga Caleg DPRD Jateng Dapil 10 meliputi Banjarnegara, Purbalingga dan Kebumen.

Menurutnya, kegiatan ini juga dapat menjadi daya tarik wisata yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Jawa Tengah.

Melalui lomba kicau burung, masyarakat dapat lebih memahami keindahan dan keunikan burung-burung lokal yang menjadi bagian dari ekosistem di daerah tersebut.

Terakhir, Ferry berkomitmen untuk terus mendukung dan menginisiasi kegiatan-kegiatan yang dapat memperkuat rasa cinta terhadap budaya Indonesia. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, diharapkan tradisi-tradisi khas Indonesia dapat terus diwariskan dan dilestarikan untuk generasi yang akan datang.

Jaksa Agung Ingatkan PERSAJA untuk Dukung Kejaksaan Hadapi Ancaman dan Tantangan Zaman yang Kompleks

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pada Munas PERSAJA 2024, yang diadakan di Aston Sentul Resort & Conference Centre, Bogor, pada Senin, 08 Januari 2024, Jaksa Agung membuka acara dan memberikan arahan dengan tema “PERSAJA Mendukung Kejaksaan dalam Melaksanakan Transformasi Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas 2045”.

Jaksa Agung menjelaskan bahwa tema tersebut sejalan dengan pembahasan Rakernas Kejaksaan RI. PERSAJA dianggap sebagai organisasi yang mendukung Kejaksaan dalam mencapai program kerja strategis 2024. Jaksa Agung berharap PERSAJA terus mendukung Kejaksaan dalam melaksanakan tugas penegakan hukum, terutama terkait isu-isu strategis dan arah kebijakan nasional dalam RPJMN menuju Indonesia Emas 2045.

“Untuk itu, saya mengharapkan agar PERSAJA senantiasa dapat mendukung Kejaksaan dalam melaksanakan tugas dan fungsi penegakan hukum khususnya dalam menghadapi isu-isu strategis dan terbaru yang terkait dengan arah kebijakan nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) menuju Indonesia Emas 2045,” imbuh Jaksa Agung.

Selain itu, Jaksa Agung mengingatkan PERSAJA untuk mendukung Kejaksaan menghadapi ancaman dan tantangan di era yang semakin kompleks ini. PERSAJA diharapkan memberikan advokasi yang selektif sesuai dengan peraturan perundang-undangan, khususnya dalam melibatkan Jaksa yang melanggar hukum pidana.

“Jika memang oknum tersebut melanggar ketentuan pidana, tidak perlu diadvokasi. Hal ini sebagai bentuk pelaksanaan kebijakan tanpa toleransi (zero tolerance policy) yang kini kita galakkan demi memperbaiki Marwah dan citra Kejaksaan,” tegas Jaksa Agung.

Jaksa Agung juga menekankan pentingnya citra Jaksa sebagai bagian dari ASN, yang dapat mempengaruhi kepatuhan masyarakat terhadap penegakan hukum. Di tengah era digitalisasi, Jaksa diharapkan memberikan teladan positif dengan pola hidup sederhana, baik secara langsung maupun di media digital.

“Jaksa sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memperhatikan betul bahwa seorang Jaksa merupakan bagian sentral dari penyelenggara penegakan hukum di Indonesia. Oleh karena itu, Jaksa harus dapat memberikan teladan yang baik dengan menampilkan pola hidup yang sederhana di lingkungan masyarakat baik secara langsung maupun sarana digital,” ujar Jaksa Agung.

Menyambut Pemilu Serentak 2024, Jaksa Agung menegaskan pentingnya netralitas ASN, termasuk Jaksa, tanpa menampakkan dukungan pada kontestan Pemilu. Jaksa Agung menyoroti peran tak terpisahkan PERSAJA dari Kejaksaan, menggambarkan PERSAJA sebagai organisasi profesi modern yang mendukung transformasi penegakan hukum menuju Indonesia Emas 2045.

Jaksa Agung juga mengajak untuk kolaborasi dan kontribusi aktif PERSAJA dalam memajukan Kejaksaan. Dia menekankan tanggung jawab besar bersama, baik terhadap Tuhan maupun sesama manusia. Munas PERSAJA 2024 dihadiri oleh berbagai pihak, baik secara langsung maupun virtual, termasuk pejabat TNI yang diberikan keanggotaan kehormatan dan brevet PERSAJA.