spot_img
Beranda blog Halaman 32

Pemerintah Genjot Program MBG Demi Generasi Indonesia yang Sehat, Cerdas dan Produktif

0

BOGOR (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan kepada masyarakat, kali ini berlangsung di Cimandala, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu, (9/11). Kegiatan sosialisasi dari DPR RI berwsama mitra kerja Badan Gizi Nasional ini dihadiri oleh berbagai pihak untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai manfaat dan tujuan besar dari program unggulan MBG.

Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru’yat, dalam sambutannya menjelaskan bahwa program MBG merupakan realisasi dari janji kampanye Presiden RI Prabowo Subianto. Program MBG akan fokus memberikan kebermanfaatan untuk masyarakat.

“Indonesia ini hanya bisa dibangun dengan kebersamaan seluruh elemen bangsa. Melalui program Makan Bergizi Gratis, pemerintah ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat, terutama anak-anak, ibu hamil, dan balita, mendapatkan akses makanan bergizi yang sehat dan aman,” tutur Achmad Ru’yat.

Achmad Ru’yat menegaskan bahwa DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) telah menyepakati alokasi anggaran besar untuk mendukung keberlanjutan program ini. Ia juga menyoroti pentingnya pembentukan dapur Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) yang akan dikelola secara profesional, melibatkan masyarakat lokal, dan diawasi oleh BGN serta BPOM daerah. 

“Selain meningkatkan gizi, dapur SPPG akan membuka lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi lokal melalui konsep Koperasi Merah Putih,” tambahnya.

Kemudian, dari pihak Badan Gizi Nasional, Kolonel Cba R. Wira Manggala, menegaskan bahwa tujuan utama MBG adalah untuk memperbaiki status gizi nasional sekaligus menekan angka kemiskinan. “Kami ingin membangun budaya makan sehat sejak dini. Dengan keterlibatan masyarakat dan pengawasan ketat, kualitas makanan akan terjaga, dan ekonomi lokal juga akan bergerak,” tuturnya.

Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi unggul yang akan menjawab tantangan dimasa depan. Pemerintah menyadari betul pentingnya masa pertumbuhan sejak dini menjadi penting dalam membangun bangsa, MBG bukan sekedar pemenuhan makan bergizi, namun juga sebagai investasi besar jangka panjang Indonesia.***

Pemerintah Ajak Masyarakat Berperan Aktif dalam Program Makan Bergizi Gratis

0

BEKASI (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan di Aula Asrama Haji Kota Bekasi pada Selasa, (11/11). Sosialisasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menurunkan angka stunting, serta memastikan akses makanan bergizi bagi anak-anak Indonesia.

Kegiatan ini digelar atas kerja sama antara mitra kerja Komisi IX DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan dukungan Pemerintah Kota Bekasi, serta dihadiri perwakilan dari Dinas Kesehatan, sektor pendidikan, dan masyarakat.

Analis Kebijakan Muda BGN, Ade Tias Maulana, menjelaskan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan gratis, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam memahami pentingnya gizi seimbang.

“Program ini bukan sekadar menyediakan makanan gratis, tetapi juga meningkatkan kesadaran pentingnya konsumsi gizi seimbang, partisipasi masyarakat sangat diperlukan agar pelaksanaan program semakin optimal,” tutur Ade Tias.

Ia menambahkan bahwa pemerintah terus menyempurnakan pelaksanaan program ini melalui evaluasi dan partisipasi aktif dari masyarakat. Realisasi program ini tidak dapat dicapai tanpa adanya dukungan konkret dan kesadaran kolektif dari seluruh pihak. Untuk itu, Badan Gizi Nasional membuka ruang kolaborasi bagi masyarakat yang ingin berkontribusi secara langsung.

Menambahkan, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Nurjamil, menegaskan peran penting instansinya dalam memastikan keamanan dan higienitas makanan yang disajikan dalam program MBG.

“Dinas Kesehatan bertugas memberikan edukasi gizi, melakukan pembinaan keamanan pangan bagi penyedia makanan, serta menerbitkan Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) bagi penyedia pangan yang memenuhi standar,” ungkap Nurjamil.

Lebih lanjut, Nurjamil juga menekankan bahwa aspek sanitasi menjadi hal utama dalam setiap tahapan penyediaan makanan. “Melalui pembinaan dan sertifikasi SLHS, kami memastikan proses pengolahan hingga distribusi makanan dilakukan sesuai standar sanitasi,” tambahnya.

“Kami ingin memastikan makanan yang diterima peserta didik aman dan bergizi sehingga mendukung terbentuknya generasi yang sehat dan bebas stunting,” tegas Nurjamil

Melalui sinergi antara BGN, Komisi IX DPR RI, dan Dinas Kesehatan Kota Bekasi, sosialisasi MBG diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan keamanan pangan, serta menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan berdaya saing.***

Dari Lahan Tadah Hujan ke Lumbung Produktif: Mahasiswa Udinus Dorong Revolusi Pertanian di Wonogiri

0
Tim PM-BEM Udinus berfoto bersama Kepala Desa Brenggolo, Marwoto, dan tokoh masyarakat, menandai kolaborasi dalam mengubah lahan kering Wonogiri menjadi produktif. Kepala Desa menyebut program ini berdampak nyata bagi petani di wilayahnya.

WONOGIRI (Pertamanews.id) — Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang berhasil mengubah lahan tadah hujan di wilayah selatan Wonogiri menjadi lahan pertanian produktif melalui penerapan teknologi pertanian berbasis Internet of Things (IoT) dan sistem pertanian presisi.

Transformasi lahan kering di Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto, tersebut merupakan bagian dari Program Mahasiswa Berdampak Pemberdayaan Masyarakat (PM-BEM) Tahun Anggaran 2025, yang digagas oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Udinus di bawah arahan Ketua BEM Luklu’un Aula.

Ketua tim pelaksana, Nofa Setyanto, mengatakan program ini bertujuan menjawab tantangan pertanian lahan kering di Wonogiri yang selama ini terkendala minim air dan rendahnya nilai ekonomi hasil panen.

“Melalui sistem pertanian presisi, teknologi irigasi sprinkle sprayer berbasis IoT, serta pengelolaan lahan berbasis masyarakat, kami ingin mengubah paradigma bahwa lahan tadah hujan tetap bisa produktif dan menguntungkan,” ujarnya, Selasa (13/11).

Ketua tim dosen pengusul, Prof. Dr. Rindra Yusianto, S.Kom., MT., menambahkan bahwa keberhasilan program ini merupakan hasil kolaborasi antara teknologi digital, kearifan lokal, dan inovasi sosial.

“Transformasi ini bukan sekadar menanam dan panen, tapi menciptakan sistem pertanian yang tangguh dan ramah lingkungan. Kami menggunakan Internet of Things (IoT) untuk memantau kelembapan tanah serta menerapkan sistem pertanian presisi berbasis digital,” jelasnya.

Tim PM-BEM Udinus mendemonstrasikan alat sprinkle sprayer berbasis IoT kepada Kepala Desa dan tokoh masyarakat Brenggolo. Teknologi ini menjadi kunci peningkatan produktivitas pertanian di lahan tadah hujan, yang berhasil meningkatkan hasil panen bawang merah hingga 42% dan jagung 35%.

Dalam pelaksanaannya, dua dosen muda Udinus, Filmada Ocky Saputra, M.Eng. dan Fakhmi Zakaria, SE., M.Ak., turut terlibat dalam pengembangan sistem sensor dan penguatan ekonomi desa berbasis digital.

Langkah ini memastikan bahwa program tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada pemasaran hasil panen secara daring melalui komunitas petani.
Dari sisi industri, Udinus bekerja sama dengan Rudi Hadi Suwito, Direktur Garmada Mitra Indonesia, dalam penguatan rantai pasok dan distribusi produk hasil pertanian.

“Potensi pertanian di lahan kering Wonogiri ini luar biasa jika dikelola dengan tepat. Kami siap membantu petani dalam distribusi dan pengemasan produk agar hasil panen seperti bawang merah dan kopi memiliki nilai jual lebih tinggi,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Desa Brenggolo. Kepala Desa Marwoto menyebut program tersebut berdampak nyata bagi petani di wilayahnya.

“Dulu lahan kami hanya bisa ditanami kopi dan jagung sekali setahun karena tergantung hujan. Sekarang, berkat pendampingan tim PM-BEM Udinus, petani sudah bisa menanam dua komoditas sekaligus dengan bantuan teknologi irigasi modern,” katanya.

Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kawasan Gunung Mas Brenggolo dan Boto Jatiroto, Parmono, menuturkan lahan miring kini dimanfaatkan untuk tanaman kopi robusta.

“Kopi menjadi tanaman konservatif sekaligus produktif. Akar tanamannya menahan erosi, dan dalam jangka panjang bisa jadi sumber ekonomi baru,” ujarnya.

Sebanyak 25 mahasiswa Udinus terlibat dalam penanaman 1.500 bibit kopi lokal Brenggolo di kawasan Gunung Mas serta pengembangan bawang merah di lahan 1.500 meter persegi menggunakan irigasi sprinkle sprayer berbasis IoT.

Hasilnya, produktivitas bawang merah meningkat 42 persen, jagung naik 35 persen, dan penggunaan air hemat hingga 30 persen dibanding metode tradisional.
Ketua BEM KM Udinus, Luklu’un Aula, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat.

“Kami ingin mahasiswa Udinus tidak hanya unggul di kampus, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dengan solusi nyata berbasis ilmu dan teknologi,” tegasnya.

Program kolaboratif ini diharapkan menjadi model pengembangan pertanian berkelanjutan di wilayah kering lainnya di Indonesia.

Wonogiri kini menjadi contoh bahwa inovasi dan kerja sama lintas sektor mampu mengubah lahan tandus menjadi sumber kehidupan baru.***

Hasil Penelitian, Satgas CS-137 Akui Tak Ada Paparan Cesium di RPHU CPI

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kontaminasi Radioaktif Cs-137 dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (12/11/2025) menegaskan produk ayam olahan dari PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI) di kawasan industri Cikande dinyatakan aman untuk dikonsumsi.

Hal ini disampaikan Ketua Satgas Cs-137, Bara Krishna Hasibuan kepada wartawan di Jakarta sebagaimana dilansir melalui siaran pers PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk kepada wartawan di Jawa Tengah.

Krishna menjelaskan bahwa status fasilitas CPI pasca dekontaminasi telah bersih. Hal ini sekaligus mengklarifikasi nama CPI yang sempat beredar dalam daftar fasilitas terdampak kontaminasi paparan radio aktif Cesium 137.

“Saya tegaskan sekali lagi, bahwa pabrik PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI) telah selesai dilakukan dekontaminasi dan dinyatakan clear and clean. Artinya produk CPI yang berada di Kawasan Industri Modern Cikande Banten aman dari paparan radioaktif,” ungkap Bara Krishna Hasibuan di Kemenko Pangan Jakarta.

Bara juga menegaskan tidak ada peternakan di lokasi pabrik pengolahan ayam tersebut. Sehingga, jika ditemukan adanya ternak yang terkontaminasi, maka ternak tersebut sangat mungkin milik warga.

Krishna menegaskan bahwa hewan dimaksud di sana itu bukan farm atau peternakan. Kalau misalkan ada hewan atau unggas, itu adalah yang dimiliki atau dipelihara warga sekitar.

Sistem produksi di fasilitas tersebut (CPI) diterangkan bersifat hit and run. Artinya begitu ungags atau ayam datang langsung dipotong dan diproses tanpa melalui proses peternakan di lokasi Rumah Pemotongan Hewan Unggas, tersebut.

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen PKH Kementerian Pertanian, I Ketut Wirata juga menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan uji menyeluruh pada setiap sampel produk dari RPHU PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk di Cikande.

“Dari hasil uji menggunakan metode spektrometri gamma, hasilnya menyatakan bahwa seluruh sampel itu tidak terdeteksi atau tidak ada paparan radioaktif, termasuk isotop cesium-137,” papar Ketut.

Berdasarkan hasil uji laboratorium tersebut, Ketut memastikan bahwa produk olahan ayam dari pabrik penghasil merek seperti Champ dan Fiesta layak dan aman dikonsumsi.

Proses verifikasi ini, menurut Ketut dilakukan setelah sempat dihentikannya sementara aktivitas produksi di fasilitas RPHU dan unit pengolahan pangan.

Dengan status clear and clean yang telah diperoleh, Satgas Cesium-137 telah memberikan ijin kembali pada CPI untuk beroperasi secara normal.

Terpisah, Gun Affandy selaku Communication & Public Affair Coordinator PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk mempertegas bahwa apa yang disampaikan Satgas Cs-137 merupakan pernyataan resmi yang menegaskan bahwa seluruh hasil olahan menggunakan ayam potong dari RPHU PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk di Cikande aman konsumsi.

“Jadi konsumen tak perlu meragukan atas produk kami. Semua telah diuji di laboratorium resmi dan termasuk oleh BRIN dengan hasil Clear and Clean,” ujar Gun Affandy.

Atas peristiwa ini, pihaknya memberlakukan pengamanan produk secara teliti dari proses awal hingga akhir untuk memastikan keamanan dari hal apapun.

Gun menegaskan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk menghasilkan produk dengan kualitas yang terbaik dengan quality control yang ketat.***

Wisuda Ma’had Aly Askhabul Kahfi Sarat Makna, Bukti Kesungguhan Pesantren dalam Mendidik Generasi Qurani

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Pondok Pesantren Askhabul Kahfi Mijen, Semarang, kembali menorehkan capaian membanggakan.

Pondok pesantren yang dikenal sebagai pusat pendidikan kitab kuning itu menggelar Wisuda ke-3 Ma’had Aly, meluluskan 19 santri dan santriwati yang dinyatakan tuntas menempuh studi selama delapan semester dengan total 147 SKS.

Acara berlangsung khidmat di aula Kampus 3 Pondok Pesantren Askhabul Kahfi, disaksikan oleh keluarga, masyarakat, serta jajaran tokoh agama dan pemerintahan, pada Rabu (12/11).

Hadir di antaranya Kabid PD Pontren Kanwil Kemenag Jawa Tengah KH Amin Handoyo, Lc., M.Ag., Kepala Kemenag Kota Semarang KH Muhtasit, S.Ag., M.Pd., Kasi PD Pontren Kemenag Kota Semarang H Tantowi Jauhari, S.S., Danramil Mijen Mayor Inf Selamet Muchadi, Kapolsek Mijen Kompol Sutowo, S.H., Camat Mijen Didik Dwi Hartono, S.H., Kp., M.M., serta para lurah dan tokoh masyarakat setempat.

Momen wisuda kali ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti konkret keseriusan Askhabul Kahfi dalam mencetak generasi muda yang ahli dalam bidang keilmuan klasik Islam sejak usia belia.

Mudir Ma’had Aly, KH. Nadlirin, M.Pd, menjelaskan bahwa program studi Ma’had Aly di pondok tersebut memiliki kekhususan dalam pendalaman kitab kuning yang menjadi ruh pendidikan pesantren.

“Selain itu, kami juga mengajarkan hadits shahih Imam Bukhari, mata kuliah Ushul Fiqh Ghayah Wushul dari Zakaria Al Anshari, Filsafat Quraniyah, dan tafsir konsentrasi Tarikh atau sejarah menggunakan kitab Al Munir dari Wahbah Zuhaili dan Imam Nawawi,” tambah Nadlirin.

Ia menyebutkan, sejumlah kitab seperti Ushul Tafsir wa Manahiju karya Sulaiman Ar Rumi, Tafsir Al Munir karya Wahbah Al Zuhaili, serta Al Burhan fi Ulumil Qur’an menjadi rujukan utama dalam proses pembelajaran di Ma’had Aly Askhabul Kahfi.

Sementara itu, Kabid PD Pontren Kanwil Kemenag Jateng KH. Amin Handoyo, Lc., M.Ag, memberikan apresiasi tinggi terhadap keberadaan Ma’had Aly Askhabul Kahfi yang dinilainya sebagai satu-satunya lembaga pendidikan setingkat perguruan tinggi berbasis pesantren di Kota Semarang.

“Output dari program studi ini memiliki basic yang kuat terhadap tarjih pesantren khususnya, dan dapat menjadi contoh bagi pondok pesantren lain,” ujarnya.

Amin juga menitipkan pesan khusus kepada para lulusan agar tetap menjaga semangat perjuangan dan nilai-nilai luhur pesantren.

“Saya berharap para wisudawan dan wisudawati dapat meneruskan perjuangan mbah Kyai, yang merupakan risalah dari generasi ke generasi untuk menjadi sinar dan cahaya bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Kemenag Kota Semarang KH. Muhtasit, S.Ag., M.Pd., menekankan pentingnya sinergi antara ilmu klasik dan modern dalam menghadapi tantangan zaman.

“Kami berharap para wisudawan yang sudah banyak dibekali ilmu kitab kuning atau kutubut turats menyadari bahwa tantangan yang dihadapi di masyarakat sekarang ini tidak sekedar literatur dari kitab kuning, tetapi juga terdapat beberapa literatur dari kitab putih. Artinya ilmu pengetahuan, informasi, teknologi, dimana saat ini teknologi sangat cepat. Jadi wisudawan yang sudah memiliki basic pesantren dan kitab kuning, ditambah untuk membaca literatur dan informasi baru. Sehingga tidak ada kata santri itu tertinggal informasi, gaptek, atau tidak melek media sosial,” tegas Muhtasit.

Menurutnya, perpaduan antara tradisi intelektual pesantren dan pemahaman modern menjadi bentuk aktualisasi nyata santri di masa kini.

“Tafsir beserta ilmunya itu adalah dapat memahami situasi-situasi yang terjadi di masyarakat belakangan ini,” lanjutnya.

Muhtasit juga mengungkapkan, pemerintah terus berupaya memperkuat peran pesantren melalui regulasi yang berpihak pada pengembangan lembaga keagamaan tersebut.

Ia menyebut, Peraturan Daerah tentang Fasilitasi Pengembangan Pesantren yang tengah digodok bersama DPRD Kota Semarang diharapkan rampung pada 2026.

“Ada tiga aspek yaitu aspek pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi. Untuk aspek pendidikan sudah digarap, sedangkan aspek dakwah dan pemberdayaan ekonomi belum tersentuh. Maka melalui Perda yang didesain oleh Kemenag di Balaikota bersama dewan, dibentuk pokja dan pansus untuk mendesain dan menyempurnakan Perda pesantren. Semoga di tahun 2026 akan segera ditandatangani oleh Ibu Wali Kota,” jelasnya.

Suasana haru turut menyelimuti prosesi wisuda yang berlangsung khidmat. Tangis bahagia para santri, wali, dan guru mewarnai momen penuh kebanggaan itu.

Banyak yang meneteskan air mata haru saat para santri satu per satu menerima ijazah sebagai simbol perjuangan panjang menuntut ilmu.

Wisuda Ma’had Aly Pondok Pesantren Askhabul Kahfi tahun ini tidak hanya menandai keberhasilan akademik, tetapi juga menjadi simbol keberlanjutan tradisi keilmuan Islam di tengah tantangan modernitas.***

Hotel Tentrem Bawa Kelezatan Maluku Utara ke Meja Tamu, Didukung Sido Muncul

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel Tentrem Semarang kembali menegaskan komitmennya dalam melestarikan budaya dan kuliner nusantara melalui peluncuran menu khas Indonesia Timur, Papeda Ikan Kuah Kuning dan Air Guraka.

Melalui inisiatif ini, Hotel Tentrem Semarang berupaya memperkenalkan kekayaan kuliner nusantara kepada masyarakat luas, khususnya sajian khas dari Indonesia Timur yang sarat nilai tradisi dan cita rasa autentik.

Menu Papeda Ikan Kuah Kuning dan Air Guraka disajikan dalam menu sarapan (breakfast) Hotel Tentrem Semarang, memberikan pengalaman kuliner baru bagi para tamu yang ingin menikmati kehangatan rasa dari timur Indonesia.

Peluncuran ini digelar bersamaan dengan momentum Hari Pahlawan pada 10 Nopember 2025 yang dihadiri oleh Dirut PT HCB (Hotel Candi Baru) sebagai pemilik Hotel Tentrem, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama beberapa adik kandung dan ipar yang juga owner Sido Muncul, antara lain Sandra Hidayat bersama suami Sigit Hartojo Hadi Santoso dan Sofjan Hidajat yang diwakili putrinya Yana Kusuma Anggraini versama suami dan tentu saja Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda

Hadir juga Brand Ambassador (BA) Tolak Angin, Andy F Noya. Sementara Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi diwakili oleh Kadispora Jateng dan Kadis Budaya dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari turut hadir dalam momentum tersebut.

Dalam sambutannya, Irwan Hidayat menyampaikan, papeda adalah makanan yang sehat dan berserat tinggi, baik untuk pencernaan.

“Semoga kehadiran menu ini membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap Hotel Tentrem Semarang, sekaligus mendorong apresiasi terhadap kuliner tradisional Indonesia,” ujarnya.

Peluncuran menu ini sejalan dengan visi dan misi Hotel Tentrem untuk melestarikan serta mengembangkan budaya, tradisi, dan sumber daya manusia Indonesia.

Melalui setiap sajian, Hotel Tentrem berharap dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan kekayaan kuliner nusantara kepada dunia, serta memperkuat rasa bangga terhadap warisan budaya bangsa.

Irwan menjelaskan papeda rasanya enak. Pihaknya memilih menu tersebut karena ini bagus. Artinya makanan dari Indonesia Timur. Berserat, kalorinya rendah

“Indonesia ini jenis makanannya banyak. Papeda akan ada juga di grup hotel tentrem,” jelasnya.

“Kami juga ngembangin itu pareng. Papeda goreng. Kalo di Maluku kan pakai ikan tapi kami ngembangin juga pakai ayam, pakai daging sapi. Jadi kita develop sendiri,” ujarnya.

Sementara itu Gubernur Maluku Utara Sherly mengapresiasi menu tersebut.

“Saya sudah berikan masukan dan catatan. Semuanya sudah baik. Udah sama dengan yang di Maluku Utara,” ujarnya.

“Saya sangat mengapresiasi Pak Irwan untuk mempromosikan kuliner Maluku Utara ke Jawa, ke hotel tentrem,” imbuh Gubernur Sherly.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga mengapresiasi peluncuran menu baru Hotel Tentrem Semarang, yaitu Papeda Ikan Kuah Kuning dan Air Guraka.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, saya menyampaikan apresiasi kepada Hotel Tentrem Semarang atas inisiatif dan kreativitasnya dalam menghadirkan inovasi kuliner yang mengangkat kekayaan rasa dari Indonesia Timur,” ujar Gubernur Jateng.

“Menu Papeda Ikan Kuah Kuning dan Air Guraka bukan sekadar sebuah sajian makanan dan minuman. Di dalamnya ada cerita panjang tentang tradisi, kearifan lokal, dan kehangatan budaya masyarakat Maluku dan Papua,” imbuhnya.

Luthfi menjelaskan, Ketika menu ini hadir di meja makan kita, maka sejatinya yang hadir adalah nilai persaudaraan dan kebhinekaan dalam bentuk rasa. Kehadiran menu ini di Hotel Tentrem Semarang memberikan kesempatan bagi masyarakat Jawa Tengah untuk mengenal lebih dekat kekayaan kuliner dari wilayah timur Indonesia.

Ini adalah langkah yang sangat positif, karena kuliner merupakan salah satu bagian penting dalam pariwisata dan ekonomi kreatif.

Melalui inovasi kuliner, kita tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga membuka peluang berkembangnya promosi wisata serta pemberdayaan ekonomi, mulai dari petani, nelayan, UMKM, hingga tenaga kerja di sektor perhotelan.

“Saya berharap, melalui peluncuran menu ini, Hotel Tentrem Semarang dapat terus menjadi ikon hospitality yang tidak hanya berkelas, tetapi juga berjiwa Indonesia. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi pelaku industri perhotelan lainnya untuk terus menggali, menemukan, dan mengenalkan kekayaan kuliner Nusantara,” ujar Gubernur Jateng.

“Saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para chef dan tim kuliner Hotel Tentrem yang telah bekerja keras dan berinovasi hingga akhirnya dapat mempersembahkan menu istimewa ini kepada publik. Semoga peluncuran hari ini menjadi awal bagi semakin dikenalnya kuliner Nusantara, baik di tingkat nasional maupun internasional, dan memberi manfaat bagi kemajuan pariwisata serta ekonomi kreatif di Jawa Tengah dan Indonesia,” imbuhnya.

Sementara itu, wartawan senior Andy F. Noya mengapresiasi apa yang dilakukan Irwan Hidayat mengahdirkan menu baru di Hotel Tentrem Semarang, yaitu Papeda Ikan Kuah Kuning dan Air Guraka.

“Ini kan sesuatu yang unik dan menarik. Karena hotel-hotel tidak semuanya menggunakan makanan khas, apalagi Indonesia Timur,” ujarnya.

“Hari ini kita melihat makanan-makanan khas Maluku Utara, termasuk yang spesifik lagi adalah papeda dan kuah kuning, itu bisa kita nikmati di Semarang. Jadi saya mengapresiasi apa yang dilakukan Pak Irwan, di Tentrem, yaitu bagaimana orang-orang di luar Maluku Utara, yang mungkin tidak punya kesempatan untuk datang ke sana untuk mengikuti kuliner khas Maluku Utara,” imbuh Andy Noya.

Saat ini jelas, Andy tren anak-anak muda bangga pada makanan-makanan lokal.

“Makanan-makanan nasional ini makin hari juga aku lihat makin meningkat dan ini hal yang positif. Karena satu, melalui makanan kuliner itu banyak anak-anak muda mulai belajar tentang daerahnya. Sehingga rasa nasionalisme kita itu meningkat, karena kita merasa melalui makanan tadi kita belajar budayanya, belajar adanya, belajar potensinya dan seterusnya,” ujarnya.

“Jadi sekali lagi aku melihat anak-anak muda Indonesia sekarang sudah mulai tertarik kepada kuliner-kuliner lokal dan yang paling penting adalah melalui kuliner itu mereka mendapatkan informasi mengenai daerah-daerah yang ada di Indonesia,” jelas Andy.

Kadinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Indriyasari juga mengapresiasi peluncuran menu lokal tersebut

“Terobosan dari Tentrem ya, memberi ruang bagi kuliner Indonesia Timur untuk bisa dikenalkan di Semarang. Jadi memang salah satu ciri khas dari Hotel Tentrem ini adalah menyajikan sajian-sajian atau kuliner-kuliner dari aneka macam kuliner dari berbagai daerah di Nusantara Nah, kalau hari ini kita mencoba untuk menikmati papeda dan ikan kuah kuningnya dan ternyata memang tidak mengecewakan. Enak banget ya. Kalau buat saya ini juga sesuatu yang berbeda dan sehat. Rasanya enak, makanannya sehat dan tentu menambah variasi masakan kuliner dari Nusantara disini,” ujarnya.

Lewat Program MBG, Pemerintah Dorong Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Cerdas

0

BEKASI (Pertamanews.id) – Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Komisi IX DPR RI, Sukur H. Nababan, menyelenggarakan Sosialisasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Asrama Haji, Kota Bekasi pada Minggu, (9/11).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pemerintah daerah, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, serta peserta sosialisasi yang merupakan warga setempat

Anggota Komisi IX DPR RI, Sukur H. Nababan, yang hadir melalui video daring menegaskan bahwa Program MBG merupakan bagian dari komitmen nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi anak usia sekolah.

“Program ini bukan hanya soal menyediakan makanan, tetapi tentang menghadirkan kesempatan bagi generasi kita tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing. Kita ingin memastikan bahwa tidak ada lagi anak yang sulit belajar karena kekurangan gizi,” ujar Sukur H. Nababan.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat. Pemerintah menyadari betul pentingnya masa pertumbuhan ini, MBG bukan sekedar pemenuhan makan bergizi, namun juga investasi jangka panjang Indonesia.

Sementara itu, Analis Kebijakan Muda BGN, Ade Tias Maulana, menyoroti pentingnya penguatan standar kualitas dan tata kelola penyelenggaraan MBG di daerah.

“Program ini merupakan prioritas pemerintah pusat dan didukung seluruh pemerintah daerah. Namun, kita perlu terus memperkuat standar operasional dan mutu makanan yang disajikan. Kami sangat terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak untuk penyempurnaan program,” jelasnya.

Menanggapi, Dinas Sosial Kota Bekasi, Ester, menyampaikan bahwa MBG berpeluang besar membantu percepatan penurunan stunting dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

“Program ini adalah langkah nyata dalam mendorong tumbuh kembang anak, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan kesehatan masyarakat. Kami siap berkolaborasi lintas sektor untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif,” ujarnya.

BGN dan Komisi IX DPR RI berharap Program MBG dapat diterapkan secara berkelanjutan sebagai fondasi bagi terwujudnya generasi Indonesia yang sehat dan unggul.

Program ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah stunting dan gizi buruk sejak masa kehamilan hingga usia pertumbuhan anak, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya konsumsi pangan yang aman dan bergizi.*

Soeharto Pahlawan Nasional, MKGR Jateng Tegaskan Komitmen Lanjutkan Semangatnya

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Presiden Republik Indonesia resmi menetapkan HM Soeharto sebagai Pahlawan Nasional pada peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2025.

Penetapan ini disambut hangat oleh jajaran Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), yang memandang tokoh tersebut memiliki kontribusi besar dalam perjalanan bangsa, khususnya dalam pembentukan nilai-nilai kekeluargaan dan gotong royong di Indonesia.

Ketua DPD MKGR Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, menilai penganugerahan gelar tersebut merupakan keputusan tepat.

Menurutnya, HM Soeharto memiliki rekam sejarah kuat, tidak hanya dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa, tetapi juga dalam proses pendirian organisasi MKGR yang kini menjadi wadah pembinaan masyarakat.

“Gelar Pahlawan Nasional bagi HM Soeharto merupakan bentuk penghargaan negara atas pengabdian dan jasa beliau. Ini adalah keputusan yang sudah sangat tepat mengingat kontribusi besar yang ditorehkan, termasuk keterlibatannya dalam mendirikan MKGR,” ujar Ferry kepada wartawan, Senin (10/11).

Ferry menjelaskan, HM Soeharto bukan sekadar tokoh politik. Ia merupakan sosok yang memberikan perhatian besar terhadap gerakan sosial dan pembinaan masyarakat melalui organisasi.

Keterlibatannya dalam memperkuat MKGR menjadi salah satu tonggak bagi berkembangnya gerakan gotong royong di berbagai daerah, khususnya Jawa Tengah.

“Beliau memiliki historis yang kuat dalam perjalanan bangsa. Nilai-nilai kekeluargaan dan gotong royong yang beliau dorong menjadi roh terbentuknya MKGR,” ungkap Ferry.

Menurut Ferry, spirit yang dibawa HM Soeharto dalam membangun MKGR masih relevan hingga kini. Di tengah tantangan zaman, nilai kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat dinilai penting untuk terus dijaga sebagai warisan moral generasi penerus.

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional tersebut, lanjut Ferry, menjadi momentum bagi MKGR Jateng untuk terus merawat serta menghidupkan nilai-nilai perjuangan HM Soeharto.

Ia berharap generasi muda dapat meneladani dedikasi dan prinsip gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan sosial bangsa Indonesia.

“Keputusan ini bukan hanya kebanggaan bagi keluarga besar MKGR, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Jawa Tengah. Warisan nilai yang beliau tinggalkan harus terus dilanjutkan dalam kerja nyata di tengah masyarakat,” tambahnya.

Ferry menegaskan, MKGR Jateng berkomitmen memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat yang menjadi ruh organisasi.

Semangat untuk saling membantu dan membangun kesejahteraan bersama dinilai sebagai pondasi penting dalam menjaga persatuan bangsa.

Lebih jauh Ferry berharap agar penetapan gelar Pahlawan Nasional bagi HM Soeharto dapat memantik semangat para kader MKGR untuk semakin aktif berkontribusi bagi daerah masing-masing. Ia menilai, semangat yang diwariskan HM Soeharto harus diwujudkan melalui program konkret yang menyentuh kepentingan masyarakat.

“Ini saatnya kita melanjutkan perjuangan beliau. Kader MKGR harus hadir di tengah masyarakat, membawa semangat gotong royong dan memberikan manfaat nyata,” tegasnya.

Gelar Pahlawan Nasional diberikan kepada individu yang dinilai berjasa besar dalam sejarah perjuangan dan pembangunan Indonesia. Melalui penetapan ini, nama HM Soeharto kian mengukuhkan diri sebagai tokoh bangsa yang diakui negara atas kontribusinya.

Penetapan tersebut turut menjadi pengingat bahwa perjalanan bangsa tidak lepas dari peran para pendiri dan penggerak gerakan sosial yang mendorong terbentuknya karakter masyarakat Indonesia.

Ferry menutup dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama menjaga semangat gotong royong sebagai pondasi utama pembangunan bangsa.

“Dengan semangat gotong royong, kita bisa mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan berdaya. Inilah semangat yang diwariskan oleh HM Soeharto,” tandasnya.***

Target 18 Ribu Jamaah, HainanTiket Bangun Ekosistem One Stop Service Umrah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menjelang pengujung tahun, permintaan perjalanan umrah menunjukkan peningkatan signifikan. PT HainanTiket Indonesia melaporkan seluruh tiket penerbangan umrah dari Indonesia menuju Jeddah via Haikou telah ludes terjual hingga Desember 2025.

Presiden Direktur PT HainanTiket Indonesia, Sastra Wijaya, menyampaikan bahwa tingginya angka penjualan ini menjadi indikator kuat pulihnya antusias masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci pascapandemi.

Melihat kondisi tersebut, HainanTiket.com bersiap menambah kapasitas penerbangan pada musim umrah berikutnya.

“Untuk periode hingga akhir tahun, semua kursi sudah penuh. Kami sedang menyiapkan penambahan kapasitas penerbangan, bisa sampai dua kali lipat,” ujarnya saat ditemui di sela gelaran Indonesia Travel Agent Summit (ITAS) 2026 di Padma Hotel Semarang, Selasa (11/11).

HainanTiket.com mengoperasikan rute tersebut menggunakan pesawat Airbus A330 berkapasitas 150 penumpang dengan transit di Haikou, Tiongkok.

Harga tiket umrah yang dipasarkan berada pada kisaran Rp12,6 juta–Rp13,5 juta pulang-pergi, termasuk akomodasi dan layanan makan tiga kali sehari selama di Haikou.

“Kami tidak hanya menjual tiket penerbangan, tapi juga menyiapkan layanan lengkap bagi jamaah selama di Haikou sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci,” tambahnya.

Jakarta tercatat sebagai pasar terbesar HainanTiket.com, menyumbang sekitar 90 persen penjualan. Setelahnya, disusul segmen dari Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.

Sastra menilai dominasi pasar Pulau Jawa masih sangat kuat, khususnya untuk penerbangan reguler non-charter.

Ia juga menyoroti pergeseran pilihan agen perjalanan yang kini lebih mengutamakan penerbangan reguler.

Alasannya, penerbangan jenis ini dinilai lebih aman dan memiliki kepastian jadwal dibanding layanan carter yang rawan batal karena tidak memenuhi kuota.

“Beberapa penerbangan carter gagal berangkat karena penumpangnya kurang. Di kami, meski tidak penuh, penerbangan tetap jalan karena statusnya reguler,” jelas Sastra.

Dalam memperkuat jejaring sekaligus mendukung keberlangsungan usaha mitra, HainanTiket.com menjalin kerja sama dengan Bank Muamalat Indonesia dalam penyediaan pembiayaan bagi agen perjalanan.

Kolaborasi ini diharapkan mampu membantu mitra menyusun paket umrah yang lebih kompetitif.

“Kami ingin menghadirkan kolaborasi yang saling menguatkan. Travel agent bisa fokus mengelola paket, sementara pembiayaan dapat ditopang oleh Bank Muamalat,” paparnya.

Pada periode umrah 2025–2026, HainanTiket.com menargetkan dapat melayani hingga 18.000 jamaah. Dengan meningkatnya permintaan, sektor penjualan tiket umrah diproyeksikan akan menjadi salah satu pasar perjalanan paling dinamis pada tahun mendatang.***

Sosialisasi Makan Bergizi Gratis di Desa Pinge: Langkah Konkret Wujudkan Indonesia Sehat

0

BALI (Pertamanews.id) – Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar kegiatan Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Wisata Pinge, Kabupaten Tabanan, Bali pada Sabtu, (8/11). Sosialisasi program MBG ini langsung mendapat antusiasme dari masyarakat dan tokoh daerah, yang menunjukkan tingginya komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

Program MBG hadir sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberi pemahaman mendalam mengenai pentingnya gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat Tabanan terhadap program nasional ini. Program strategis nasional MBG menjadi langkah nyata pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi.

“Saya bersyukur karena saat ini Komisi IX DPR RI memiliki mitra kerja seperti Badan Gizi Nasional yang membawa program luar biasa untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis ini merupakan langkah besar Presiden Prabowo Subianto dalam mengentaskan stunting dan kekurangan gizi di Indonesia,” ujar Charles Honoris.

Ia menambahkan bahwa program MBG tidak hanya menyasar anak-anak, tetapi juga berfokus pada edukasi bagi orang tua agar lebih memahami pentingnya pola makan sehat.

“Program ini juga mengajak para orang tua agar lebih bijak dalam memberikan makanan bergizi dan menghindari konsumsi makanan instan bagi keluarga,” imbuhnya.

Sementara itu, Putu Yuni Widyadnyani, Anggota DPRD Kota Tabanan, menilai kegiatan sosialisasi ini sangat penting bagi peningkatan kesadaran masyarakat tentang gizi.

“Makan bergizi memiliki peran penting bagi tumbuh kembang anak dan masa depan generasi yang sehat serta cemerlang. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan agar masyarakat semakin memahami pentingnya asupan bergizi,” ujarnya.

Perwakilan BGN, Alwin Supriyadi, selaku Analis Madya Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi, menegaskan komitmen lembaganya untuk memperluas manfaat program MBG hingga ke pelosok negeri.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan anak-anak bangsa tumbuh sehat dan siap berkompetisi menuju Indonesia Emas 2045. BGN terus berupaya agar manfaat program ini menjangkau seluruh provinsi hingga ke desa-desa,” jelasnya.

Sosialisasi program MBG di Tabanan diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, DPR RI, dan masyarakat dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif.***