spot_img
Beranda blog Halaman 321

Ferry Wawan Cahyono: Jateng Harus Jadi Destinasi Unggulan, Bukan Hanya di Dalam Negeri Tetapi Juga Di Mata Dunia

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, siap mendukung berbagai bentuk cara mengangkat sektor pariwisata Jateng ke panggung nasional dan internasional.

Hal itu disampaikan Ferry saat rapat dengar pendapat bersama Badan Penghubung Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Ia menekankan pentingnya pengembangan destinasi pariwisata di wilayah tersebut.

“Dengan potensi alam, budaya, dan sejarah yang kaya, kita memiliki peluang besar untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai destinasi unggulan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mata dunia,” ujar Ferry yang juga Caleg DPRD Jateng Dapil 10 meliputi Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen.

Ia menyoroti langkah-langkah konkret yang akan diambil, termasuk peningkatan infrastruktur, promosi pariwisata digital, serta kerjasama dengan pelaku industri dan pemerintah daerah.

“Kita perlu terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat konektivitas, dan mengembangkan paket wisata yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” tambahnya.

Dalam upaya mendukung program ini, Ferry Wawan Cahyono juga berencana melibatkan stakeholder terkait, seperti pengusaha, akademisi, dan masyarakat setempat, untuk bersama-sama membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

” Sektor pariwisata maupun ekonomi kreatif adalah salah satu sektor yang terus digenjot oleh Pemprov Jateng sebagai upaya penggerak ekonomi di Jawa Tengah,” terangnya.

Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan pariwisata Jawa Tengah akan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dan memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi daerah serta citra Indonesia di mata dunia.

Guna Pengendalian Banjir, Mba Ita Lakukan Pembangunan Jembatan Nogososro di Kaligawe

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jembatan Nogososro di Kaligawe, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, mengalami pembongkaran pada Rabu (3/1). Hevearita Gunaryanti Rahayu, Wali Kota Semarang, menaruh perhatian khusus terhadap proyek ini sebagai langkah pengendalian banjir di wilayah Kaligawe-Genuk, terutama setelah genangan air akibat hujan deras pada Selasa (2/1). Ia, yang akrab dipanggil Mbak Ita, mengungkapkan bahwa pembongkaran jembatan masih dalam proses, dan rencananya akan segera dibangun kembali. Proses pembangunan, kata Mbak Ita, menunggu penyelesaian proses lelang, yang dimulai setelah ia melakukan tinjauan banjir pada awal Desember 2023.

Mbok Ita mengakui bahwa proyek ini baru dimulai setelah tinjauannya pada Desember 2023, dan saat ini tengah berada dalam proses lelang dan pembongkaran. Dia juga menginformasikan bahwa peninggian betonisasi di beberapa titik wilayah Muktiharjo Lor juga sedang berlangsung, meskipun beberapa bagian masih dalam proses peningkatan konstruksi beton.

Terkait dengan kondisi di depan RSI Sultan Agung, Mbak Ita menyebutkan bahwa hanya perlu dilakukan perawatan inlet-inlet atau penutup saluran air. Meskipun sempat terjadi genangan air, namun dengan bantuan pompa air yang maksimal, situasi tersebut dapat segera ditangani. Selain itu, dia menyebutkan bahwa akan dibangun kolam retensi seluas 250 hektare di wilayah tersebut, dan lelang di PUPR sedang menunggu untuk wilayah Muktiharjo Kidul dan Muktiharjo Lor.

Suwarto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, mengakui bahwa rendahnya konstruksi jembatan Nogososro menyebabkan sampah tersangkut dan menghambat aliran air. Saat ini, proses peninggian jembatan sedang berlangsung dengan tahap pembongkaran salah satu sisi untuk pembangunan jembatan darurat. Tujuannya adalah agar tidak mengganggu arus transportasi selama curah hujan tinggi pada bulan Januari ini.

Pihak DPU melakukan pembongkaran pada Rabu (3/1) untuk membuka aliran air, serta berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Semarang untuk mengalihkan arus lalu lintas. Suwarto menyampaikan bahwa proses lelang konstruksi jembatan Nogososro akan segera dibuka, dengan harapan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat setelah renovasi selesai.

Suwarto menekankan bahwa selain masalah jembatan, pendangkalan dan penyempitan sungai di bawahnya juga menjadi isu penting. Meskipun masalah ini berada dalam wewenang Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pamali-Juwana, Pemkot Semarang telah berkoordinasi untuk memastikan dilakukannya pengerukan secepat mungkin.

Lewat Potensi Desa Wisata, Ferry Wawan Cahyono Ajak Tingkatkan Perekonomian Daerah

0

BANJARNEGARA (Pertamanews.id) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, dukung pengembang potensi desa wisata di Kabupaten Banjarnegara.

hal ini disampaikan Ferry saat mengunjungi, Curug Pletuk, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (5/1).

Ferry menyampaikan bahwa Banjarnegara memiliki potensi alam dan budaya yang sangat besar untuk dijadikan destinasi wisata.

Dengan tumbuhnya desa wisata, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat sambil melestarikan kekayaan alam dan budaya daerah.

“Saya melihat bahwa Banjarnegara memiliki daya tarik wisata yang luar biasa. Kombinasi antara keindahan alam, kearifan lokal, dan keramahan masyarakat dapat menjadi daya tarik utama bagi wisatawan,” ujar Ferry Wawan Cahyono.

Dalam pertemuan dengan para pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat setempat, Ferry yang juga Caleg DPRD Jateng Dapil 10 (Banjarnegara, Purbalingga dan Kebuman) juga menggagas langkah-langkah konkret untuk mendorong tumbuhnya desa wisata di Banjarnegara.

Salah satunya adalah dengan meningkatkan infrastruktur pendukung, seperti akses jalan dan fasilitas umum lainnya.

“Infrastruktur yang baik akan menjadi fondasi penting untuk mendukung kelancaran pariwisata. Kita perlu bersama-sama memastikan bahwa akses menuju desa wisata di Banjarnegara dapat diakses dengan mudah oleh para wisatawan,” tambahnya.

Selain itu, Ferry Wawan Cahyono juga mendorong agar pelaku usaha lokal dilibatkan secara aktif dalam pengembangan desa wisata. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat setempat dan menciptakan ikatan yang kuat antara wisatawan dan komunitas lokal.

Para tokoh masyarakat dan perwakilan dari pemerintah setempat menyambut baik inisiatif dan dukungan dari Wakil Ketua DPRD Jateng ini. Mereka berharap kerjasama yang baik antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat dapat membawa Banjarnegara menjadi destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah.

Langkah-langkah konkrit untuk mewujudkan visi ini akan terus dibahas dalam pertemuan-pertemuan selanjutnya. Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan desa wisata di Banjarnegara dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan, memberikan dampak positif bagi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Grand Candi Hotel Semarang Ajak Tamu Karoke Bersama di Perayaan Tahun Baru 2023

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel Bintang 5, Grand Candi Hotel Semarang sukses menggelar acara perayaan pergantian tahun 2024 yang diberi tajuk Noraebang K-Night Party. Acara ini mengajak para tamu untuk merayakan malam pergantian tahun dengan nuansa budaya pop korea.

Hotel berlokasi di jalan Sisingamaraja ini memberikan pengalaman ultimate all you can eat korean food untuk seluruh tamu yang hadir, Noraebang K-Night Party menghadirkan berbagai macam hidangan populer ala Korea yang dapat dinikmati sepuasnya.

Mulai dari Kimbab ,Jjigae, Jhapchae, tteokbokki, aneka dessert hingga Korean BBQ dengan berbagai pilihan daging dan saus khas korea.

Tak hanya itu, Grand Candi Hotel juga menampilkan acara full entertainment di perayaan tahun baru kali ini. Acara dimulai dengan Live music performance oleh Sunk’en Eyes yang membawakan lagu-lagu top k-pop dan mengajak tamu untuk naik ke atas panggung untuk bernyanyi bersama.

Pertunjukan dance ditampilkan oleh Notiis Dancer. Lucky draw dengan berbagai macam hadiah. Sampai dengan parade para staff yang memakai kostum penajaga Squid Game yang membaur dengan para tamu dan dapat diajak berfoto maupun berinteraksi.

Salah seorang pengunjung, Tasya mengaku dirinya begitu antusias dengan adanya perayaan pergantian bertema Korea tersebut. Dirinya juga sengaja hadir dengan mengenakan outfit ala Korea agar semakin memeriahkan acara.

“Seru, nuansanya Korea banget, pakaian saya hari ini sengaja saya pakai agar sesuai dengan tema acara yaitu kpop” ujarnya.

Setelah menikmati sajian musik dan aneka hidangan, para pengunjung pun menghitung mundur detik pergantian tahun secara meriah.

Adrian Reynald selaku Public Relations Grand Candi Hotel mengaku senang karena tahun ini perayaan tahun baru dapat terselenggara dengan lebih semarak dari tahu-tahun sebelumnya. “Kami dikenal selalu memberikan konsep unik di tahun baru.

Tahun 2018 kami mengadakan Galaxy Party. Tahun 2019 ada Pennywise Party. Tahun 2022 ada Kitsune dan tahun ini kami kembali.

Siap membawa para tamu ke sisi budaya Korea khusunya budaya pop culture yang saat ini banyak digandrungi anak-anak muda”

Presiden Jokowi Sapa Masyarakat Saat Kunjungi Pusat Perbelanjaan di Banyumas

0

BANYUMAS (Pertamanews.id) – Dalam sejumlah kunjungan kerjanya, Presiden Joko Widodo tidak jarang mengunjungi pusat perbelanjaan untuk melihat geliat ekonomi seraya menyapa masyarakat setempat. Seperti halnya saat Presiden melakukan kunjungan kerjanya di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa, 2 Januari 2024.

Usai melaksanakan rangkaian kegiatan kunjungan kerjanya, pada malam hari, Presiden Jokowi mengunjungi RITA SuperMall Purwokerto. Bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Presiden berkeliling di pusat perbelanjaan dan menyapa para pengunjung.

Kehadiran Presiden di sana disambut antusias pengunjung yang juga sedang menikmati malam itu. “Pak Jokowi, Pak Presiden,” panggil mereka kepada Presiden.

Devasya, salah satu pengunjung asal Purbalingga yang sedang berkeliling di sana menyebut bahwa Presiden Jokowi merupakan sosok yang sangat luar biasa karena mau untuk berkerumun bersama masyarakat umum.

“Luar biasa banget, sih, mau berkerumun sama rakyat di sini bareng-bareng, luar biasa,” imbuhnya.

Senada, pengunjung lainnya bernama Dewi menilai bahwa aktivitas Presiden Jokowi yang selalu berbaur dengan masyarakat menunjukkan ia adalah sosok yang merakyat.

“Orangnya merakyat banget, salut banget,” tuturnya.

Sekitar satu jam berada di pusat perbelanjaan, Presiden bersama para menteri kemudian kembali menuju hotel tempatnya bermalam selama berada di Kabupaten Banyumas.

Berkat Pembangunan SPAM, Desa Sambi Dhuwur Sragen Nikmati Air Bersih

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Program penyediaan air bersih yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tampaknya telah memberikan hasil yang positif. Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, melakukan peninjauan terhadap hasil pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Sambi Dhuwur, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, pada Kamis (4/1/2024).

Nana menyatakan bahwa melalui SPAM tersebut, sekitar 60 kepala keluarga (KK) di desa tersebut kini dapat menikmati air bersih. Sebelum adanya SPAM, warga sekitar harus mengambil air bersih dari sendang yang berjarak sekitar dua kilometer.

Pembangunan SPAM di Desa Sambi Dhuwur didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp412 juta. Proyek ini dianggap sebagai salah satu upaya untuk mempercepat pengentasan kemiskinan, terutama kemiskinan ekstrem, melalui penyediaan air bersih.

“SPAM ini kita carikan tempat-tempat yang memang ada sumber airnya. Saat ini bisa digunakan oleh 60 KK, dan rencananya ke depan akan ditambah lagi jadi sampai 200 KK,” jelas Nana.

Selama tahun 2023, Pemprov Jawa Tengah telah membangun sebanyak 34 SPAM. Pada tahun 2024, rencananya akan dibangun sebanyak 40 SPAM di berbagai wilayah di Jawa Tengah.

Dalam tinjauannya, Nana juga memastikan bahwa air SPAM sudah melalui uji laboratorium dan layak untuk dikonsumsi. Dia juga melakukan pengecekan langsung ke rumah-rumah warga, untuk memastikan bahwa air yang mengalir benar-benar bersih.

“Tadi sudah kami lakukan pengetesan. Kualitas airnya sangat baik. Artinya, di samping untuk mandi, air itu bisa juga untuk dimasak. Layak untuk dimasak dan diminum. Ke depan, akan terus kita tingkatkan,” ucapnya.

Kejaksaan Agung Memeriksa 1 Saksi Terkait Perkara Komoditas Timah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Agung melakukan pemeriksaan terhadap satu saksi yang terkait dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk selama periode 2015 hingga 2022. Tindakan ini dilakukan oleh Tim Jaksa Penyidik yang berada di bawah Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS). Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum, Ketut Sumedana, Kamis, (4/1)

“Saksi yang diperiksa adalah HT, yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Venus Inti Perjasa. Pemeriksaan dilakukan dalam rangka penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang terkait dengan pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah IUP PT Timah Tbk selama periode 2015 hingga 2022. Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk memperkuat alat bukti dan melengkapi dokumen-dokumen yang terkait dengan perkara tersebut” ujar Ketut

Langkah pemeriksaan saksi ini merupakan bagian dari upaya Kejaksaan Agung untuk mengungkap kebenaran dan menegakkan hukum dalam kasus yang melibatkan komoditas timah. Dengan melakukan pemeriksaan ini, Kejaksaan Agung berharap dapat memperoleh informasi yang lebih jelas dan mendalam untuk mendukung proses penyidikan, sehingga dapat dihasilkan bukti yang kuat dan lengkap dalam penanganan perkara yang bersangkutan

Dukung Subsidi Tepat Sasaran, Pemprov Jateng Dukung Langkah Pertamina : Beli LPG 3 Kg Menggunakan KTP dan KK

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah provinsi Jawa Tengah mendukung penerapan penggunaan KTP dan Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat pembelian LPG 3 kg. Langkah ini dinilai sangat tepat dalam penyaluran LPG bersubsidi agar lebih tepat sasaran.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah, Boedya Dharmawan mengatakan, pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk melakukan pendataan di tingkat pangkalan. Masyarakat yang membeli LPG 3 kg sudah diwajibkan untuk mendaftar dengan menggunakan KTP dan KK.

“LPG 3 kg ini merupakan barang subsidi pemerintah, sehingga pendistribusiannya harus diatur sedemian rupa agar tepat sasaran, sesuai dengan Perpres Nomor 71 tahun 2021,” katanya.

Menurut Boedya, sejauh ini pendataan untuk masyarakat yang berhak menerima subsidi LPG 3 kg telah mencapai 90 persen. Pada tahun 2023 lalu, Jawa Tengah sendiri mendapatkan alokasi LPG 3 kg sebesar 1,116 matrik ton.

“Saat ini pendataan masih terus dilakukan dan sudah mencapai 90 persen dari kuota. Pendaftaran masih dibuka di tingkat pangkalan untuk masyarakat yang belum mendaftar,” ungkapnya.

Boedya mengakui, penyaluran LPG 3 kg di masyarakat masih belum tepat sasaran, karena masih banyak masyarakat mampu yang masih mengkonsumsi komoditas subsidi tersebut. Padahal, sesuai dengan aturan, hanya masyarakat miskin, UMKM, serta sektor pertanian dan peternakan yang terdata berhak untuk mengkonsumsi LPG 3 kg.

“Prinsipnya program ini untuk memastikan distribusi LPG 3 kg sudah sesuai dengan ketentuan. Ini menjadi hal yang penting, dimana pemerintah daeeah akan terus ikut mendampingi Pertamina,” tukasnya.

Boedya memastikan, pengawasan terhadap pendataan juga dilakukan untuk mencegah adanya oknum yang tidak bertanggung jawab yang berperan sebagai calo. Untuk itu, ia berharap masyarakat juga ikut mengawasi jika menemukan adanya penyimpangan.

“Pengawasan oleh masyarakat juga diperlukan. Segera lapor bila ada dugaan penyimpangan agar bisa menjadi bahan evaluasi bagi kami,” tegasnya.

Boedya berharap, dengan adanya pendataan ini maka penyaluran LPG 3 kg ini bisa lebih tepat sasaran. Langkah ini sekaligus memberikan kesadaran kepada masyarakat, khususnya golongan yang mampu untuk beralih mengkonsumsi LPG non subsidi.

“Dengan adanya pendataan ini, konsumen yang tidak masuk kategori diharapkan bisa memahami, sehingga yang tidak masuk kategori bisa sedikit demi sedikit beralih ke LPG non subsidi,” tandasnya.

Terpisah, Pengamat Ekonomi Universitas Negeri Semarang (UNNES), Bayu Bagas Hapsoro, mengapresiasi langkah pembatasan pembelian LPG 3 kg dengan menggunakan KTP dan KK, agar lebih tepat sasaran. Namun demikian, pendataan ini harus dibarengi dengan pengawasan yang lebih intens, agar tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Harus ada pengawasan, jangan sampai nanti ada yang memanfaatkannya di pasar gelap. Misalnya, data namanya dipakai untuk pembelian LPG 3 kg yang tidak sesuai peruntukkannya,” ujar Bayu.

Bayu juga mengingatkan, agar database pemerintah terkait dengan data masyarakat miskin yang berhak menerima bantuan harus sinkron dengan konsidi riil masyarakat. Pasalnya, selama ini data – data tersebut tidak sesuai dengan keadaan di lapangan, sehingga justru menjadi tidak tepat sasaran.

“Database yang ada juga harus sinkron dengan konsidi riil di masyarakat. Apakah yang terdaftar ini benar – benar mereka yang berhak atau tidak,” tukasnya.

Menurut Bayu, dengan penerepan sistem distribusi yang lebih tepat sasaran, maka diharapkan subsidi untuk energi bisa ditekan dan dialihkan untuk program – program pembangunan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Kata kuncinya adalah menjaga kepercayaan masyarakat, bahwa pengalihan subsidi ini benar – benar dialihkan ke sektor yang lebih penting, seperti infrastruktur, pendidikan dan kesehatan,” ungkapnya.

Selin itu, imbuh Bayu, pemerintah juga harus mendorong produksi gas di dalam negeri, dengan memanfaatkan blok -blok gas yang ada selama ini, agar tidak terlalu bergantung dengan impor. Apalagi saat ini kondisi geopolitik di luar negeri tidak menentu, sehingga bisa memberi pengaruh pasokan gas di dalam negeri.

“Kita masih sekitar 70-80 persen bergantung pada impor dari luar negeri. Jadi, harus dimanfaatkan blok – blok gas di dalam negeri untuk meningkatkan kapasitas produksinya agar bisa dapat gas lebih murah,” pungkasnya.

OPD Kabupaten Semarang Fokus Pengembangan Infrastruktur Fisik dan Atasi Stunting

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Memasuki tahun 2024, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Semarang diminta untuk mempercepat penanganan stunting. Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menekankan hal ini ketika menghadiri penandatanganan pakta integritas pelaksanaan APBD 2024 pada lima OPD di Aula Kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kabupaten tersebut pada Rabu (3/1/2024). Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia harus menjadi prioritas utama selain pelaksanaan berbagai program kegiatan fisik, termasuk infrastruktur jalan. Kedua hal ini harus dilaksanakan pada triwulan awal tahun agar peningkatan kesejahteraan masyarakat berjalan lancar dan tidak memberatkan anggaran di akhir tahun.

Bupati menyatakan bahwa penanganan kasus stunting pada tahun 2023 telah mengalami perkembangan yang memuaskan. Kabupaten Semarang kini menempati peringkat kedua dalam jumlah kasus terendah di Jawa Tengah, meningkat dari posisi ketiga sebelumnya. Bupati berharap agar angka stunting terus dapat ditekan pada tahun ini.

“Peran dan fungsi posyandu agar terus ditingkatkan mutunya, agar tak muncul kasus stunting baru,” tegasnya.

Beliau menekankan pentingnya meningkatkan peran dan fungsi posyandu untuk mencegah munculnya kasus stunting baru. Terkait dengan pagu anggaran, Bupati menjelaskan bahwa pagu belanja DP3AKB mencapai Rp15,364 miliar, Dinas Kesehatan sebesar Rp266,099 miliar, DPU sebesar Rp180,996 miliar, DPMPTSP sebesar Rp5,643 miliar, dan BKPSDM sebesar Rp8,222 miliar. BPBD memiliki pagu belanja Rp5,053 miliar, sementara Satpol PP dan Damkar memiliki pagu belanja sebesar Rp23,537 miliar.

Bupati juga meminta agar jajaran di kedua instansi tersebut bersiaga penuh untuk mengantisipasi potensi bencana alam pada tahun ini.

“Saya minta, jajaran di keduanya untuk bersiaga penuh mengantisipasi potensi bencana alam di tahun ini,” pungkasnya.

Peningkatan Sektor Pariwisata Jadi Fokus Utama Pemkot Semarang di Tahun 2024

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Peningkatan sektor pariwisata menjadi fokus utama Pemerintah Kota Semarang pada tahun 2024. Untuk menarik minat wisatawan ke Semarang, promosi calendar of event akan dilakukan dengan lebih intensif.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengungkapkan hal tersebut ketika diwawancara di Balai Kota Semarang pada Selasa (2/1/2024). Beliau menilai bahwa sektor pariwisata belum mencapai hasil optimal pada tahun 2023, sehingga evaluasi dan perbaikan akan dilakukan pada tahun ini.

“Tahun lalu (2023), destinasi wisata kurang menarik, oleh karena itu kami melakukan evaluasi. Saya berpesan kepada rekan-rekan, pilihlah hari yang tepat, hari yang panjang. Dan promosi atau publikasi seharusnya dilakukan jauh-jauh hari, karena selama ini kurang optimal,” ujar Mbak Ita, sapaan akrabnya.

Ita meminta agar calendar of event di Kota Semarang disesuaikan dengan waktu liburan selama setahun ke depan. Upaya ini perlu didukung oleh promosi yang dilakukan dengan lebih awal, sehingga potensi sektor pariwisata dapat berkembang lebih baik.

“Jangan tunggu mendekati hari H baru dilakukan promosi. Kalau hanya satu atau dua hari sebelumnya, mungkin hanya penduduk Semarang yang mengetahui. Kemarin calendar of event sepertinya kurang terdengar, promosinya harus lebih intens,” katanya.

Selain itu, setiap destinasi wisata juga perlu memiliki inovasi untuk menarik perhatian pengunjung. Salah satu caranya adalah dengan mengadakan acara yang dapat memberikan pengalaman berkesan bagi wisatawan. Menarik perhatian ini harus direncanakan dengan matang melalui proses perencanaan wisata.

“Saatnya agar tidak hanya penduduk Semarang yang tertarik, tetapi juga wisatawan dari luar. Oleh karena itu, perlu ada perencanaan dan program jauh-jauh hari. Saya sudah sampaikan ke Bappeda, karena ini awal tahun, kita perlu mengevaluasi semua yang terjadi pada tahun 2023,” ucapnya.

Hal kedua yang akan diperbaiki dalam sektor pariwisata Kota Semarang adalah sarana dan prasarana (sarpras). Menurutnya, pembaharuan sarpras tidak harus hanya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga dapat melibatkan kerjasama dengan perusahaan.

“Jangan membuat anggaran menjadi hambatan, melainkan jadikan sebagai tantangan untuk berkolaborasi dengan pihak ketiga dan instansi lainnya, sehingga sektor pariwisata dapat berkembang,” tambahnya.

Menurutnya, sarpras yang baik juga menjadi faktor penting dalam menarik pengunjung. Perencanaan acara hiburan dan fasilitas di sektor pariwisata harus menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

“Perencanaan harus komprehensif, tidak hanya membangun fisik tanpa memperhatikan detil seperti pagar atau kondisi jalan. Ini menjadi evaluasi bahwa perencanaan harus mencakup seluruh aspek, mulai dari pembangunan hingga lingkungan sekitarnya,” pungkasnya.