spot_img
Beranda blog Halaman 343

Semen Gresik Lampaui Target Tingkat Ketercapaian TKDN 101,35 Persen Tahun 2023

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Semen Gresik menunjukkan komitmen yang besar dalam mendukung program pemerintah dalam peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

Hal itu sebagai upayaa dalam meningkatkan pemanfaatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk operasional perusahaan.

Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Dharma Sunyata, menuturkan bahwa perusahaan telah mengidentifikasi berbagai aspek operasional dimana penggunaan produk dalam negeri dapat ditingkatkan, mulai dari bahan baku hingga peralatan produksi.

Perusahaan telah menjalin kemitraan dengan produsen lokal untuk memastikan pasokan yang memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

“Salah satu contohnya pada unit produksi, perbulan September 2023 perusahaan melakukan penggantian oli dari Castrol Alpashyn EP320 menjadi Pertamina Masri FLG 460 dengan kebutuhan oli secara keseluruhan mencapai 1920 Liter,” papar Dharma, dalam keterangan pers, Rabu (25/10).

Pihaknya menambahkan bahwa tingkat ketercapaian TKDN yang dicapai Perusahaan up to bulan September mencapai 101,35% melampaui target yang ditetapkan di tahun 2023.

“Kami percaya dengan pemanfaatan produk dalam negeri, menjadi kunci dalam mendukung penguatan ekonomi domestik dan membangun kemandirian industri dalam negeri,” jelasnya.

Dharma menjelaskan keunggulan dari komponen dalam negeri, yakni harga yang terbilang kompetitif, waktu pengiriman yang relatif lebih cepat, dan mampu menggerakkan ekonomi domestik.

Dengan penggunaan komponen dalam negeri, harapannya, perusahaan mampu mencapai berbagai manfaat dari segala bidang, termasuk pengurangan ketergantungan pada impor, peningkatan kualitas produk, penciptaan lapangan kerja, dan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Nasional.

“Komitmen yang terus konsisten digaungkan dan dijalankan sesuai dengan regulasi, demi kemajuan keberlanjutan operasional perusahaan untuk menghadapi tantangan bisnis di dalam negeri,” tandasnya.

Atas komitmen dalam penggunaan produk dalam negeri, SIG selaku induk perusahaan dinobatkan menjadi perusahaan Badan Usaha Milik Negara terbaik dalam ajang Penghargaan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia awal tahun 2023 lalu.

Jelang Pemilu 2024, Polisi Ajak Pers Bersatu dalam Demokrasi Damai

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kapolda Jateng selaku Kaopsda Ops Mantap Brata 2023 mengajak insan Pers Jawa Tengah untuk ikut dalam menjaga kondusifitas selama Pemilu 2024 dengan menggelar Deklarasi pemilu Damai  2023/2024, Rabu (25/10).

Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.St.Mk., S.H.  menyatakan dengan adanya kolaborasi ini akan menciptakan aura positif bagi institusi Polri dalam memberikan kontribusi terhadap pemberitaan di wilayah jawa Tengah.

“Dengan tahapan pemilu yang sudah berjalan tentu akan menciptakan polarisasi di dalam masyarakat sehingga kegiatan ini sangat tepat di laksanakan, dan tentunya akan mengikat secara moril  terhadap rekan rekan media untuk kita bersama sama menciptakan suasana yang damai,” ujar Kapolda. 

Kapolda juga menyampaikan kegiatan Cooling system memainkan peran vital dalam menjaga stabilitas dan keamanan selama proses pemilu, dengan cooling system akan mencegah upaya-upaya penyebaran Hoax, ujaran kebencian serta semua hal yang berpotensi memecah belah dan mengganggu harkamtibmas. Dia pun berharap media harus turut berperan serta dalam menciptakan colling system di masyarakat yang artinya bagaimana  agar pemberitaan yang di tulis dapat membuat Kamtibmas menjadi Kondusif.

Sementara itu Zaenal Abidin Petir wakil ketua Persatuan Wartawan Indonesia Jateng, mengungkapkan tahapan pemilu 2024 telah berjalan sebagai sarana dalam sistem demokrasi, dan Pemilu merupakan momentum penting dalam perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara, melalui proses ini  di kukuhkan komitmen untuk mengawal seluruh tahapan.pemilu agar berjalan dengan aman dan damai.

“Penyelenggaraan pemilu bukan hal yang mudah, harus ada kolaborasi antara stake holder dalam mendukung suksesnya pelaksanaan pemilu,” ujar Zaenal Abidin.

Pihaknya menyebutkan media memiliki tanggung jawab besar dalam kesuksesan jalannya pemilu, media harus menyajikan informasi yang akurat dan seimbang kepada masyarakat. Oleh karena itu harus bersama-sama menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam penyampaian informasi sehingga situasi kamtibmas dapat dikendalikan dengan baik.

Ada pun deklarasi Jurnalis Media Kawal Pemilu Damai 2024 berisi empat poin pernyataan para awak media, yaitu:

1. Siap menjaga pemilu tahun 2024 yang damai dan kondusif, untuk mewujudkan demokrasi yang bermartabat demi sebesar-besarnya kemashalatan publik

2. Siap menaati semua peraturan dan ketertiban yang terkait dengan penyampaian informasi kepada masyarakat

3. Siap memberikan informasi yang akurat, netral dan obyektif kepada masyarakat

4. Berkomitmen untuk menghindari publikasi berita yang bersifat bohong, tendensius, menyesatkan atau bersifat sensasional

Sementara itu dalam pernyataannya Kabidhumas Polda Jateng Kombes pol Satake Bayu S. Menyatakan momentum  pelaksanaan Deklarasi Pemilu Damai kali ini bertepatan dengan HUT Humas yang ke 72 pada bulan Oktober.

“Kita terus bersinergi menjalin hubungan yang baik dengan Media sebagai mitra utama Humas Polri dalam menjaga kondusifitas wilayah Jawa Tengah Indonesia dengan Informasi yang Obyektif dan Aktual maupun informatif kepada masyarakat, harapan nya dalam ulang tahun yang ke 72 Humas Polri menjadi lebih Profesional”  pungkas Kombes Pol Satake Bayu.

Pihaknya sangat mengapresiasi dengan kerjasama dan komunikasi yang selama ini terjalin dengan baik antara Polri dengan Media sehingga dapat menunjang program pemerintah maupun dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.

Resmikan Urban Farming di Sekolah Nusaputera, Mbak Ita Bangga Anak-anak Muda Ciptakan Teknologi Pertanian

0
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat melakukan Kick Off Urban Farming di Sekolah Nusaputera, Jalan Karang Anyar No 574, Gabahan, Semarang Tengah, Rabu (25/10).
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat melakukan Kick Off Urban Farming di Sekolah Nusaputera, Jalan Karang Anyar No 574, Gabahan, Semarang Tengah, Rabu (25/10).

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengaku bangga dengan ide brilian dan inovasi anak-anak muda di bidang pertanian. Hal ini disampaikan Mbak Ita, sapaan akrab wali kota usai melakukan Kick Off Urban Farming di Sekolah Nusaputera, Jalan Karang Anyar No 574, Gabahan, Semarang Tengah, Rabu (25/10).

“Saya mengapresiasi sekolah Nusaputera yang bisa memfasilitasi siswa untuk menelurkan ide brilian dan inovasinya di bidang teknologi pertanian,” katanya.

“Saya mengapresiasi (Sekolah Nasional Nusaputra) sangat luar biasa, karena bisa memfasilitasi siswa untuk menelurkan ide brilian dan inovasinya di bidang teknologi pertanian. Di sini juga menunjukkan bagaimana anak muda memiliki karakter yang sangat luar biasa. Anak-anak ini kan dari berbagai suku dan agama tetapi mereka menjadi satu. Dan kegiatannya sangat luar biasa, pertama dari urban farming yang sangat modern,” ujar perempuan yang akrab disapa Mbak Ita tersebut.

Mbak Ita, tampak tertarik dengan inovasi baru para siswa. Salah satunya, Apenta Phoenix. Di Sekolah Nusaputera, terdapat green house, tempat anak-anak belajar urban farming. Di sana terdapat tanaman selada, dan melon yang ditanam dengan sistem hidroponik.

Di sinilah teknologi Apenta Phoenix, membuat kagum Mbak Ita. Teknologi ini merupakan pengatur suhu, yang apabila suhu di dalam green house lebih dari 37 derajat celcius maka secara otomatis akan menyemprotkan air dan menyiram tanaman.

“Ini urban farming yang begitu modern. Tadi ada hidroponik yang menggunakan teknologi Apenta Phoenix, yang jika suhu dalam ruangan panas akan ada sprayernya,” katanya.

Tak hanya itu, lanjutnya, ada teknologi sensor tanah juga yang dikembangkan di sekolah Nusaputera. “Sensor tanah ini bisa melihat pH atau unsur masam tanah. Secara otomatis sensor akan mengecek tanah kering, kemudian jika tanah kering maka air akan mengalir ke tanah melalui pipa-pipa,” jelasnya.

Di sini, lanjutnya, ada juga melon hidroponik. Mereka juga menggunakan sistem digital, dengan QRCode mengenalkan pengetahuan tanaman yang dipadukan dengan teknologi.

“Anak-anak diajari dari hulu ke hilir, mereka diajari menanam hingga mengolah makanan. Bahkan mereka menjual produk olahannya dengan beragam bahasa, ada bahasa Jawa, China, Bahasa Inggris,” imbuhnya.

Tak sampai di situ, ada juga penggunaan aplikasi MyNusaputera. Mereka menjual hasil olahan dan bisa pesan antar melalui aplikasi tersebut. Menariknya, transaksi mereka menggunakan sistem cashless dengan QRIS.

“Luar biasa penggunaan teknologi di sini. Jika dikembangkan lagi, ini bisa jadi laboratorium hidup dan percontohan sekolah lain. Bahkan bukan hanya anak-anak saja tapi kelompok tani, kelompok wanita tani, dan petani milenial bisa belajar di sini,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Perguruan Nusaputera, Ridwan Sanjaya mengatakan, sekolah Nusaputera memiliki jenjang pendidikan dari Play group hingga sekolah tinggi.

“Kita juga punya sekolah menengah kejuruan yang ada bidangnya teknologi. Sehingga teknologi-teknologi yang diceritakan Bu Ita, merupakan pengembangan yang dilakukan SMK Nusaputera,” katanya.

Menurutnya, pengembangan teknologi ini merupakan kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya, kolaborasi dengan PT. Dunia Bayar Indonesia yakni perusahaan software dan menghasilkan aplikasi My Nusaputera.

“Kami mengajarkan dari sisi kewirausahaan agar berkembang, tapi juga dari sisi literasi. Literasi terkait urban farming, literasi terkait digital, termasuk keuangan digital. Sehingga anak-anak sudah mendapatkan pengetahuan itu sejak dari playgroup, TK, SD, SMP, SMA dan sekolah tinggi,” imbuhnya.

Pemkot Semarang Siapkan Mitigasi Bencana Antisipasi Persoalan Banjir

0
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meninjau pengerukan eceng gondok di Kali Banger, Kota Semarang, belum lama ini (Doc. Humas Pemkot Semarang)
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meninjau pengerukan eceng gondok di Kali Banger, Kota Semarang, belum lama ini (Doc. Humas Pemkot Semarang)

SEMARANG (Pojokjateng.com) – Pemerintah Kota Semarang terus berupaya untuk meminimalisir persoalan banjir saat musim hujan mendatang. Selain penanganan infrastruktur pengendali banjir, kesiapan petugas, pemetaan wilayah potensi banjir, serta kesiapan penanganannya terus disiapkan.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, kesiapan mitigasi bencana banjir jelang musim hujan telah matang. Pemetaan daerah-daerah rawan banjir pun telah dilakukan.

“Penanganan persoalan banjir saat musim hujan menjadi fokus kami. Tak hanya pembangunan infrastruktur pengendali banjir, tapi mitigasi dan pemetaan wilayah juga terus kami lakukan,” kata Mbak Ita, sapaan akrab wali kota, belum lama ini.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro Pudyo Martantono mengatakan, peralihan kemarau ke musim hujan menjadi fokus perhatiannya dalam menanggulangi banjir.

“Kami sudah punya mitigasi di wilayah-wilayah tertentu yang notabene sering berpotensi banjir,” kata Endro, Rabu (25/10).

Pasalnya, tahun sebelumnya Kota Semarang pernah dikepung banjir akibat hujan deras dan naiknya air laut (rob). Pihaknya menyebut, dengan kesiapan antisipasi tersebut nantinya dapat meminimalisir ancaman banjir.

Terdapat beberapa daerah yang telah masuk peta rawan banjir. Salah satunya di Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk. “Seperti misalnya di wilayah Trimulyo-Genuk masih ada pembangunan infrastruktur di sana, itu pasti berdampak pada luapan air yang masuk ke permukiman,” katanya.

Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut musim hujan yang akan mulai pada November mendatang menjadi perhitungan pihaknya dalam menangani dampak banjir.

“Personel sudah siap karena kami selalu belajar dari pengalaman, mulai bulan November kami dalam posisi siaga menghadapi musim hujan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang telah melakukan upaya penanggulangan banjir dengan revitalisasi saluran air, pengerukan sedimentasi, hingga pengoptimalan rumah pompa.

Setidaknya sejak Juni 2023, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang di bawah kepemimpinan Mbak Ita telah melakukan revitalisasi besar-besaran drainase pusat kota dan pinggiran. Total, terdapat delapan drainase telah direvitalisasi.

Antisipasi banjir pun dilakukan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng). Pasalnya potensi-potensi banjir tidak hanya berasal dari sungai kewenangan Pemkot Semarang, melainkan sungai-sungai di bawah Pemprov Jateng dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

Ada sebanyak 46 sungai yang melintasi Kota Semarang, 16 di antaranya kewenangan Pemprov Jateng, dan lima milik BBWS Pemali Juana.

Termasuk pembersihan tanaman eceng gondok yang terus dilakukan. Mulai dari Kali Banger, Rumah Pompa Kandang Kebo, Kali Tenggang, dan Sungai Kaligawe yang kini akan selesai.

Pengerukan sedimentasi di beberapa sungai yang sudah mengalami kedangkalan dilakukan di Kali Sringin Lama, Kali Semarang di sekitar Kuningan, Kali Bajak daerah Kelurahan Tandang, Karangroto, dan Kaligawe di depan Polsek Genuk, di bawah Flyover Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Termasuk yang telah dioptimalkan dengan memastikan fungsi mesin dan suplai bahan bakar di 119 stasiun rumah pompa yang ada di Kota Semarang.

Upaya Ganjar Keluar dari Middle Income Trap: Jaga Kualitas SDM dan Optimalkan Potensi Ekonomi

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Indonesia hanya punya waktu 13 tahun untuk mampu keluar dari Middle Income Trap. Ini upaya Ganjar Pranowo, bakal calon presiden (bacapres) agar keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah itu. 

“Soal Middle Income Trap, sebenarnya hari ini yang mesti dilakukan adalah, satu kita punya kesempatan bonus demografi yang tinggi. Ini masyarakat produktifnya banyak,” ujar Ganjar usai menghadiri acara tahunan US-Indonesia Investment Summit ke-11 – yang diselenggarakan oleh AmCham Indonesia dan US Chamber of Commerce di Jakarta, Selasa (24/10/2023).

Untuk menjaga kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Ganjar menjelaskan, pemerintah perlu menyiapkan akses pendidikan yang mudah. Selain itu, penting ditunjang oleh layanan kesehatan. 

“Maka ada dua hal harus dilakukan untuk meningkatkan SDM-nya. Yakni kesehatan dan pendidikan. Aksesnya harus gampang,” paparnya. 

Kedua, untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah adalah mengoptimalisasi potensi ekonomi. 

“Dengan waktu kurang lebih 10 sampai 13 tahun maka mesti gaspol mesti cepat. Kita tidak bisa urut kacang atau perlahan-lahan. Maka seluruh kekuatan kita siapkan,” imbuhnya. 

Ganjar juga menambahkan, upaya-upaya itu harus didukung dengan sistem anggaran yang tepat. 

“Kalau bahasanya Pak Jokowi itu kalau sudah dilantik langsung gaspol dan dieksekusi. Dan salah satunya pangan yang harus berdaulat dan tahan. Kedua kita bicara transisi energi, yang ketiga kesehatan dan pendidikan. Itu bisa dilakukan anggaran kita mesti bisa naik dan optimal. Saya yakin semua pasti mampu,” tandasnya.

Usai Ditetapkan Maju Cawapres, Gibran Akan Mundur dari PDIP

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dikabarkan akan segera mengundurkan diri dari PDI Perjuangan usai ditetapkan sebagai bakal cawapres pendamping Capres Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Informasi itu disampaikan oleh salah satu Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, yang juga politisi PDIP, Sunanto.

“Informasinya dia mau mengundurkan diri. Mas Gibran,” kata pria yang akrab disapa Cak Nanto, ditemui di Nanto di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta Pusat.

Namun saat ditanya kapan Gibran akan mengundurkan diri, Cak Nanto meminta semua pihak menunggu saja. Cak nanto menilai apabila Gibran sudah mengamini untuk menjadi bakal cawapres Prabowo, maka sudah seyogyanya Gibran untuk mengundurkan diri ketimbang menunggu dipecat partai.

Dalam kesempatan itu, Cak Nanto juga menegaskan hingga saat ini Gibran masih tercatat sebagai kader PDIP. Sebab, Gibran belum secara terang-terangan menerima pinangan Prabowo.

“Setahu saya masih kader PDIP, karena belum ada surat secara resmi apakah dipecat atau tidak. Karena ada prosedur yang dilakukan,” kata dia.

Cak nanto menambahkan, selama belum resmi didaftarkan sebagai cawapres Prabowo ke KPU, Gibran masih kader PDIP. Ia menyebut apapun kemungkinan bisa terjadi, termasuk jika Gibran tetap memilih menjadi bagian dari PDIP.

“Kan ada Dewan Kehormatan partai ya, yang selama ini dilakukan adalah biasanya sidang kode etik lalu proses pemecatannya. Selama ini belum ada ya, karena cawapres orang lain kan belum didaftarkan. Jadi, secara otomatis itu kalau sudah didaftarkan. Kalau sekarang kan belum, jangan-jangan nggak jadi. Karena di dunia politik ini kayak kemarin saja satu menit juga bisa berganti,” ucapnya.

Jaksa Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi Bakti Kominfo

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 5 orang saksi.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Ketut Sumedana dalam keterangan persnya, Selasa (24/10).

Ketut menerangkangkan, tersangka dijerat terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi (TPK) dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 s/d 2022.

”  Saksi yang diperiksa merupakan FPS, AB, D , J, dan BP,” terang Ketut.

Adapun, FPS selaku National Project Manager Department Head for SACME PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical.

AB selaku CPM Parkir Plaza Indonesia. 

DN selaku Senior Project Manager PT Intisel Prodaktifakom.

J selaku Staff Pimpinan Dirut BAKTI.

BP selaku Direktur Safety & Security Grand Hyatt.

Selanjutnya, Ketut mengatakan kelima orang saksi diperiksa terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi (TPK) dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 sampai 2022 atas nama Tersangka EH dkk.

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud. 

Polisi Gelar Olah TKP Ulang di Kasus Pembunuhan Subang

0

SUBANG (Pertamanews.id) – Polda Jabar kembali melakukan olah TKP ulang terhadap kasus pembunuhan Tuti dan Amalia Mustika Ratu atau Amel pada hari ini, Selasa (24/10).

Salah satu tersangka yaitu M. Ramdanu alias Danu, pun hadir saat olah TKP.

Olah TKP ulang ini dilakukan dalam rangka agar polisi bisa mencari barang bukti lain yang diduga masih berada di TKP.

Di TKP yang berada di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, ini, terlihat petugas kepolisian bersenjata laras panjang berjaga di depan TKP. Bukan hanya itu, Tim Inafis Polda Jabar pun terlihat sedang bersiap-siap untuk melakukan olah TKP ulang.

Salah satu tersangka, Danu, hadir di TKP. Dengan menggunakan sweater berwarna biru tua dengan kepala ditutup, tersangka Danu terlihat digiring oleh petugas menuju belakang rumah TKP.

Dengan kembali digelarnya olah TKP ulang oleh polisi ini, pihak keluarga yang juga turut hadir di TKP berharap para pelaku bisa mendapatkan diganjar hukuman seberat-beratnya.

Tak hanya itu, warga sekitar yang penasaran terlihat menyemuti sekitar rumah itu. Jalan perlintasan pun sempat tersendat, polisi kemudian mengatur arus lalu lintas di sekitar TKP.

Wakapolda Lampung Kembali Tekankan Jajaran Pegang Kokoh Netralitas

0

LAMPUNG (Pertamanews.id) – Wakapolda Lampung Brigjen. Pol. Umar Efendi menegaskan netralitas anggota Polri pada Pemilu 2024 menjadi komitmen yang dipegang kokoh. Hal itu sebagaimana arahan tegas dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.

“Kapolri telah secara tegas meminta seluruh anggota Polri, untuk menjaga netralitas dalam Pemilu 2024. Kapolri meminta setiap jajarannya untuk tidak memihak kepada partai mana pun,” ujar Wakapolda Lampung,Senin (23/10).

Ia mengatakan, Polri telah menerbitkan aturan netralitas anggota Polri dalam Pemilu 2024.
Baca Juga: Kapolda Papua Barat Perintahkan Jajarannya Telusuri Senpi Rakitan

“Aturan terkait netralitas Polri dalam Pemilu 2024 sudah ada dan sangat jelas. Kapolri juga telah menegaskan bahwa netralitas harus menjadi pegangan bagi semua anggota TNI dan Polri, sehingga mereka tidak memihak kepada partai mana pun,” jelasnya.

Jenderal Sigit menekankan, netralitas Polri dalam Pemilu 2024 adalah kunci utama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran proses demokrasi di Indonesia. Dalam suasana pesta demokrasi, tugas utama Polri adalah memastikan bahwa pemilu berjalan dengan aman, damai, dan adil tanpa campur tangan politik.

“Dengan komitmen netralitas Polri yang kuat khususnya di Polda Lampung, diharapkan proses pemilu akan berjalan dengan lancar dan adil di Provinsi Lampung, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian sebagai penegak hukum yang adil dan berintegritas akan semakin diperkuat,” ungkap Wakapolda Lampung.

Pantai Bali Diselimuti Kabut Tebal, Ini Penyebabnya

0

DENPASAR (Pertamanews.id) – Bertempat di Pantai Daerah Tabanan, fenomena kabut tebal yang terjadi hingga viral di media sosial. Pakar mengungkap ini terkait dengan fenomena kabut adveksi. Apa itu? Kabut tebal itu terpantau di Pantai Melasti, Kuta Selatan, Badung; di Pantai Segara, Kuta, Badung; dan di pantai di daerah Tabanan, Bali, Minggu (22/10).

Dilansir dari Video penampakan pantai berkabut ini diunggah salah satunya oleh akun Instagram punapibali yang bersumber dari akun linethrs. “PANTAI DI TABANAN BERKABUT,” demikian judul unggahan itu,” Kondisi pantai di kawasan Tabanan, Senin (23/10). Terpantau pantai berkabut.” Banyak warganet yang beranggapan itu adalah kabut asap, ada juga yang beranggapan bahwa fenomena penguapan yang terjadi akibat cuaca yang terlalu panas ke permukaan air laut.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, Bali, I Nyoman Gede Wiryajaya, S.TP., MP., mengatakan fenomena kabut yang terjadi di beberapa pantai di wilayah Bali masuk dalam jenis kabut adveksi. Kabut adveksi sendiri terbentuk ketika angin horizontal mendorong udara hangat dan lembap di atas permukaan yang dingin hingga mengembun menjadi kabut.

“Berdasarkan analisis dari data pengamatan udara atas di stasiun meteorologi I Gusti Ngurah Rai, kondisi ini dapat terjadi karena terbentuknya lapisan inversi dekat permukaan,” ungkap Koordinator BNPB, saat dikonfirmasi Senin (23/10/23).

Koordinator BNPB itu menerangkan bahwa, lapisan inversi merupakan lapisan batas antara dua massa udara yang memiliki perbedaan suhu, yang mekanismenya yaitu massa udara yang hangat dari darat bersinggungan dengan massa udara yang lebih dingin dari laut. Walhasil, terjadilah kondensasi atau pengembunan dari uap air tersebut dan membentuk kabut. Ia juga menyebutkan masyarakat tidak perlu terlalu khawatir dengan fenomena kabut ini, karena ini merupakan fenomena yang wajar terjadi di iklim seperti daerah Bali. “Hal ini juga didukung oleh kondisi angin permukaan yang lemah di sekitar lokasi sehingga kabut dapat bertahan dan teramati dengan jelas,” jelasnya.

“Namun, perlu dipastikan juga bahwa di sekitar lokasi terjadinya kabut tidak terdapat area kebakaran sebab kabut juga dapat berupa kabut asap,” ungkapnya.

“Biasanya kabut asap memiliki aroma khas terbakar dan menyesakkan. Berbeda dengan kabut yang berasal dari pengembunan uap air yang rasanya cenderung dingin dan lebih segar,” jelasnya.

Berdasarkan Citra Sebaran Asap per hari ini, BMKG mengungkap tak ada sebaran asap di Indonesia, baik itu di wilayah tradisional karhutla seperti Kalimantan dan Sumatra, maupun Bali.