spot_img
Beranda blog Halaman 343

Upaya Ganjar Keluar dari Middle Income Trap: Jaga Kualitas SDM dan Optimalkan Potensi Ekonomi

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Indonesia hanya punya waktu 13 tahun untuk mampu keluar dari Middle Income Trap. Ini upaya Ganjar Pranowo, bakal calon presiden (bacapres) agar keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah itu. 

“Soal Middle Income Trap, sebenarnya hari ini yang mesti dilakukan adalah, satu kita punya kesempatan bonus demografi yang tinggi. Ini masyarakat produktifnya banyak,” ujar Ganjar usai menghadiri acara tahunan US-Indonesia Investment Summit ke-11 – yang diselenggarakan oleh AmCham Indonesia dan US Chamber of Commerce di Jakarta, Selasa (24/10/2023).

Untuk menjaga kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Ganjar menjelaskan, pemerintah perlu menyiapkan akses pendidikan yang mudah. Selain itu, penting ditunjang oleh layanan kesehatan. 

“Maka ada dua hal harus dilakukan untuk meningkatkan SDM-nya. Yakni kesehatan dan pendidikan. Aksesnya harus gampang,” paparnya. 

Kedua, untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah adalah mengoptimalisasi potensi ekonomi. 

“Dengan waktu kurang lebih 10 sampai 13 tahun maka mesti gaspol mesti cepat. Kita tidak bisa urut kacang atau perlahan-lahan. Maka seluruh kekuatan kita siapkan,” imbuhnya. 

Ganjar juga menambahkan, upaya-upaya itu harus didukung dengan sistem anggaran yang tepat. 

“Kalau bahasanya Pak Jokowi itu kalau sudah dilantik langsung gaspol dan dieksekusi. Dan salah satunya pangan yang harus berdaulat dan tahan. Kedua kita bicara transisi energi, yang ketiga kesehatan dan pendidikan. Itu bisa dilakukan anggaran kita mesti bisa naik dan optimal. Saya yakin semua pasti mampu,” tandasnya.

Usai Ditetapkan Maju Cawapres, Gibran Akan Mundur dari PDIP

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dikabarkan akan segera mengundurkan diri dari PDI Perjuangan usai ditetapkan sebagai bakal cawapres pendamping Capres Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Informasi itu disampaikan oleh salah satu Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, yang juga politisi PDIP, Sunanto.

“Informasinya dia mau mengundurkan diri. Mas Gibran,” kata pria yang akrab disapa Cak Nanto, ditemui di Nanto di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta Pusat.

Namun saat ditanya kapan Gibran akan mengundurkan diri, Cak Nanto meminta semua pihak menunggu saja. Cak nanto menilai apabila Gibran sudah mengamini untuk menjadi bakal cawapres Prabowo, maka sudah seyogyanya Gibran untuk mengundurkan diri ketimbang menunggu dipecat partai.

Dalam kesempatan itu, Cak Nanto juga menegaskan hingga saat ini Gibran masih tercatat sebagai kader PDIP. Sebab, Gibran belum secara terang-terangan menerima pinangan Prabowo.

“Setahu saya masih kader PDIP, karena belum ada surat secara resmi apakah dipecat atau tidak. Karena ada prosedur yang dilakukan,” kata dia.

Cak nanto menambahkan, selama belum resmi didaftarkan sebagai cawapres Prabowo ke KPU, Gibran masih kader PDIP. Ia menyebut apapun kemungkinan bisa terjadi, termasuk jika Gibran tetap memilih menjadi bagian dari PDIP.

“Kan ada Dewan Kehormatan partai ya, yang selama ini dilakukan adalah biasanya sidang kode etik lalu proses pemecatannya. Selama ini belum ada ya, karena cawapres orang lain kan belum didaftarkan. Jadi, secara otomatis itu kalau sudah didaftarkan. Kalau sekarang kan belum, jangan-jangan nggak jadi. Karena di dunia politik ini kayak kemarin saja satu menit juga bisa berganti,” ucapnya.

Jaksa Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi Bakti Kominfo

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 5 orang saksi.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Ketut Sumedana dalam keterangan persnya, Selasa (24/10).

Ketut menerangkangkan, tersangka dijerat terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi (TPK) dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 s/d 2022.

”  Saksi yang diperiksa merupakan FPS, AB, D , J, dan BP,” terang Ketut.

Adapun, FPS selaku National Project Manager Department Head for SACME PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical.

AB selaku CPM Parkir Plaza Indonesia. 

DN selaku Senior Project Manager PT Intisel Prodaktifakom.

J selaku Staff Pimpinan Dirut BAKTI.

BP selaku Direktur Safety & Security Grand Hyatt.

Selanjutnya, Ketut mengatakan kelima orang saksi diperiksa terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi (TPK) dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 sampai 2022 atas nama Tersangka EH dkk.

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud. 

Polisi Gelar Olah TKP Ulang di Kasus Pembunuhan Subang

0

SUBANG (Pertamanews.id) – Polda Jabar kembali melakukan olah TKP ulang terhadap kasus pembunuhan Tuti dan Amalia Mustika Ratu atau Amel pada hari ini, Selasa (24/10).

Salah satu tersangka yaitu M. Ramdanu alias Danu, pun hadir saat olah TKP.

Olah TKP ulang ini dilakukan dalam rangka agar polisi bisa mencari barang bukti lain yang diduga masih berada di TKP.

Di TKP yang berada di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, ini, terlihat petugas kepolisian bersenjata laras panjang berjaga di depan TKP. Bukan hanya itu, Tim Inafis Polda Jabar pun terlihat sedang bersiap-siap untuk melakukan olah TKP ulang.

Salah satu tersangka, Danu, hadir di TKP. Dengan menggunakan sweater berwarna biru tua dengan kepala ditutup, tersangka Danu terlihat digiring oleh petugas menuju belakang rumah TKP.

Dengan kembali digelarnya olah TKP ulang oleh polisi ini, pihak keluarga yang juga turut hadir di TKP berharap para pelaku bisa mendapatkan diganjar hukuman seberat-beratnya.

Tak hanya itu, warga sekitar yang penasaran terlihat menyemuti sekitar rumah itu. Jalan perlintasan pun sempat tersendat, polisi kemudian mengatur arus lalu lintas di sekitar TKP.

Wakapolda Lampung Kembali Tekankan Jajaran Pegang Kokoh Netralitas

0

LAMPUNG (Pertamanews.id) – Wakapolda Lampung Brigjen. Pol. Umar Efendi menegaskan netralitas anggota Polri pada Pemilu 2024 menjadi komitmen yang dipegang kokoh. Hal itu sebagaimana arahan tegas dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.

“Kapolri telah secara tegas meminta seluruh anggota Polri, untuk menjaga netralitas dalam Pemilu 2024. Kapolri meminta setiap jajarannya untuk tidak memihak kepada partai mana pun,” ujar Wakapolda Lampung,Senin (23/10).

Ia mengatakan, Polri telah menerbitkan aturan netralitas anggota Polri dalam Pemilu 2024.
Baca Juga: Kapolda Papua Barat Perintahkan Jajarannya Telusuri Senpi Rakitan

“Aturan terkait netralitas Polri dalam Pemilu 2024 sudah ada dan sangat jelas. Kapolri juga telah menegaskan bahwa netralitas harus menjadi pegangan bagi semua anggota TNI dan Polri, sehingga mereka tidak memihak kepada partai mana pun,” jelasnya.

Jenderal Sigit menekankan, netralitas Polri dalam Pemilu 2024 adalah kunci utama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran proses demokrasi di Indonesia. Dalam suasana pesta demokrasi, tugas utama Polri adalah memastikan bahwa pemilu berjalan dengan aman, damai, dan adil tanpa campur tangan politik.

“Dengan komitmen netralitas Polri yang kuat khususnya di Polda Lampung, diharapkan proses pemilu akan berjalan dengan lancar dan adil di Provinsi Lampung, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian sebagai penegak hukum yang adil dan berintegritas akan semakin diperkuat,” ungkap Wakapolda Lampung.

Pantai Bali Diselimuti Kabut Tebal, Ini Penyebabnya

0

DENPASAR (Pertamanews.id) – Bertempat di Pantai Daerah Tabanan, fenomena kabut tebal yang terjadi hingga viral di media sosial. Pakar mengungkap ini terkait dengan fenomena kabut adveksi. Apa itu? Kabut tebal itu terpantau di Pantai Melasti, Kuta Selatan, Badung; di Pantai Segara, Kuta, Badung; dan di pantai di daerah Tabanan, Bali, Minggu (22/10).

Dilansir dari Video penampakan pantai berkabut ini diunggah salah satunya oleh akun Instagram punapibali yang bersumber dari akun linethrs. “PANTAI DI TABANAN BERKABUT,” demikian judul unggahan itu,” Kondisi pantai di kawasan Tabanan, Senin (23/10). Terpantau pantai berkabut.” Banyak warganet yang beranggapan itu adalah kabut asap, ada juga yang beranggapan bahwa fenomena penguapan yang terjadi akibat cuaca yang terlalu panas ke permukaan air laut.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, Bali, I Nyoman Gede Wiryajaya, S.TP., MP., mengatakan fenomena kabut yang terjadi di beberapa pantai di wilayah Bali masuk dalam jenis kabut adveksi. Kabut adveksi sendiri terbentuk ketika angin horizontal mendorong udara hangat dan lembap di atas permukaan yang dingin hingga mengembun menjadi kabut.

“Berdasarkan analisis dari data pengamatan udara atas di stasiun meteorologi I Gusti Ngurah Rai, kondisi ini dapat terjadi karena terbentuknya lapisan inversi dekat permukaan,” ungkap Koordinator BNPB, saat dikonfirmasi Senin (23/10/23).

Koordinator BNPB itu menerangkan bahwa, lapisan inversi merupakan lapisan batas antara dua massa udara yang memiliki perbedaan suhu, yang mekanismenya yaitu massa udara yang hangat dari darat bersinggungan dengan massa udara yang lebih dingin dari laut. Walhasil, terjadilah kondensasi atau pengembunan dari uap air tersebut dan membentuk kabut. Ia juga menyebutkan masyarakat tidak perlu terlalu khawatir dengan fenomena kabut ini, karena ini merupakan fenomena yang wajar terjadi di iklim seperti daerah Bali. “Hal ini juga didukung oleh kondisi angin permukaan yang lemah di sekitar lokasi sehingga kabut dapat bertahan dan teramati dengan jelas,” jelasnya.

“Namun, perlu dipastikan juga bahwa di sekitar lokasi terjadinya kabut tidak terdapat area kebakaran sebab kabut juga dapat berupa kabut asap,” ungkapnya.

“Biasanya kabut asap memiliki aroma khas terbakar dan menyesakkan. Berbeda dengan kabut yang berasal dari pengembunan uap air yang rasanya cenderung dingin dan lebih segar,” jelasnya.

Berdasarkan Citra Sebaran Asap per hari ini, BMKG mengungkap tak ada sebaran asap di Indonesia, baik itu di wilayah tradisional karhutla seperti Kalimantan dan Sumatra, maupun Bali.

Polisi Berhentikan Lalu Lintas Mobil Batu Bara di Jalan Nasional di Jambi

0

JAMBI (Pertamanews.id) – Polda Jambi hentikan lalu lintas kendaraan pengangkut batu bara yang melintas di jalan nasional di daerah setempat karena terjadi kemacetan beberapa hari lalu.

“Penghentian kendaraan ini bukan semata-mata tanpa sebab. Pasalnya, kemacetan panjang akibat dari angkutan batu bara di beberapa titik jalan nasional di Kota Jambi mengganggu pengendara umum lain,” ujar Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol. Dhafi, S.I.K., M.Si.

Penghentian tersebut berlaku sejak Jumat hingga melihat kondisi dan situasi ke depan. “Mulai hari ini tidak ada kendaraan angkutan batu bara yang keluar dari mulut tambang,” tuturnya.

Menurutnya, kemacetan angkutan batu bara itu terjadi karena adanya permasalahan yang telah berlarut dan tidak terselesaikan antara perusahaan tambang atau transportir dengan masyarakat Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Baca Juga: Polisi Resmi Tahan Pengemudi Fortuner ‘Pelat Polri Palsu’

Ia melanjutkan, akibat kemacetan tersebut, berdampak untuk masyarakat lain sebagai pengguna jalan, sehingga pihaknya mengerahkan personel untuk mengarahkan kendaraan angkutan batu bara itu ke kantong parkir terdekat.

“Kami sudah perintahkan personel untuk mengatasi kemacetan dan mengarahkan angkutan batu bara itu ke kantong parkir, sehingga tidak terjadi kemacetan,” terangnya.

Ia menyebutkan, dengan penghentian tersebut, Kepolisian siap memastikan tidak ada truk batu bara yang keluar dari mulut tambang di Kabupaten Sarolangun, Tebo, Batanghari, dan Muaro Jambi.

Ia menekankan, kepada perusahaan tambang dan sopir angkutan batu bara untuk mematuhi aturan ini hingga izin lalu lintas mobil batu bara kembali dibuka.

Pekan 16 BRI Liga 1, PSIS Semarang Pertahankan Peringkat Lima

0

SEMARANG (Pertamanerws,id) – PSIS Semarang tetap bercokol di peringkat kelima klasemen sementara BRI Liga 1 2023/24 pada pekan ke-16.

Laskar Mahesa Jenar yang unggul atas tuan rumah Persikabo 1973 dengan skor 2-3 saat ini mengoleksi 27 poin.

Peringkat untuk PSIS tetap seperti pekan sebelumnya setelah Rans Nusantara unggul atas Persija dengan skor 1-2.

Saat ini koleksi poin PSIS sama dengan Bali United, namun Laskar Mahesa Jenar berhak di posisi lebih atas karena unggul head to head atas Bali United.

Setelah ini, PSIS sendiri akan menghadapi Persija pada laga pamungkas putaran pertama di Stadion Jatidiri, Semarang pada Minggu (29/10).

Menurut pelatih kepala PSIS, Gilbert Agius, anak asuhnya harus tetap mewaspadai Macan Kemayoran walaupun di pekan ini anak asuh Thomas Doll kalah.

“Terkait Persija, mereka adalah tim yang bagus dengan pelatih yang cukup bagus dan sangat berpengalaman. Mereka juga memiliki pemain-pemain muda yang cukup bagus. Ini akan menjadi laga yang cukup berat lainnya bagi PSIS. Setelah menghadapi Persikabo, kami akan melakukan recovery dan mempersiapkan diri menghadapi Persija,” tandas Gilbert.

PSIS Beri Bantuan untuk Mantan Pemain Budiono Sutikno

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Perwakilan manajemen PSIS Semarang mendatangi salah satu mantan pemain yang tengah membutuhkan, Budiono Sutikno pada Minggu (22/10/2023), di Rumah Susun Kudu, Genuk, Semarang.

Ia merupakan pemain PSIS di Divisi Utama Liga Indonesia 1994–95 atau Liga Indonesia I(Ligina I) yang merupakan musim dimulainya Liga Indonesia setelah penggabungan kompetisi Perserikatan dan Galatama dengan nama “Liga Dunhill”.

Saat ini Budiono tengah sakit diabetes dan hidung pecah akibat cedera saat masih aktif bermain bola dan mata sedikit buta karena katarak.

Sementara sang istri juga mengalami stroke dalam setahun terakhir dan anak kedua juga mengalami buta huruf akibat ada kelainan.

Pada kesempatan tersebut, PSIS memberikan beberapa kebutuhan untuk Budiono seperti kipas angin, kasur, kompor gas, sembako, makanan siap saji, hoodie PSIS Store, jersey PSIS hingga pampers untuk sang istri.

Selain itu, dalam waktu dekat ini Budiono dan sang istri juga akan difasilitas di rumah sakit untuk berobat.

Yoyok Sukawi selaku Chief Executive Officer (CEO) PSIS menyebutkan, kedatangan pihak PSIS ke Budiono murni sebagai wujud kepedulian kepada salah satu mantan pemain yang mengalami kesusahan.

“Ini sebagai wujud kepedulian PSIS kepada mantan pemain yang membutuhkan. Semoga apa yang diberikan PSIS bermanfaat dan mengurangi beban yang beliau pikul,” ujar Yoyok Sukawi.

Sementara itu, Budiono mengucapkan terima kasih kepada manajemen PSIS atas bantuan yang ia dapat.

“Terima kasih Pak Yoyok. Karena masih umroh, saya minta oleh-oleh air zamzam dari Arab Saudi dan ditunggu kedatangan Pak Yoyok ke sini,” beber Budiono saat video call dengan Yoyok Sukawi.

Koalisi Indonesia Maju Mengusung Prabowo-Gibran dalam Pemilihan Presiden 2024

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, telah resmi mengumumkan Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon wakil presidennya dalam pemilihan presiden tahun 2024 di Indonesia. Keputusan ini diumumkan setelah para ketua umum partai politik di Koalisi Indonesia Maju (KIM) mengadakan rapat di kediaman Prabowo di Jakarta Selatan.

“Baru saja Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang terdiri dari delapan partai politik, yang dihadiri lengkap oleh ketum masing-masing dan sekjen masing-masing kita telah berembug secara final, secara konsensus, seluruhnya sepakat mengusung Prabowo Subianto sebagai capres Koalisi Indonesia Maju untuk 2024-2029 dan saudara Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden,” ujar Prabowo dalam jumpa pers di kediamannya, Minggu.

Gibran Rakabuming Raka, putra sulung dari Presiden Jokowi, akan mendampingi Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat bahwa Gibran adalah figur yang mungkin lebih dikenal dalam kapasitasnya sebagai pengusaha dan bukan sebagai politisi berpengalaman. Namun, dukungan resmi dari Partai Golkar, salah satu partai politik utama di Indonesia, memperkuat posisi Gibran sebagai cawapres.

Pengumuman ini juga menandai kerja sama yang kuat antara berbagai partai politik dalam Koalisi Indonesia Maju. Keputusan ini didasarkan pada konsensus dan pemahaman bersama di antara para pemimpin partai politik dalam koalisi tersebut. Dengan demikian, langkah ini menciptakan sebuah aliansi politik yang solid dan kompak yang akan bertarung dalam pemilihan presiden mendatang.

Pemilihan presiden tahun 2024 di Indonesia akan menjadi pertarungan politik yang sangat penting, dan dengan pengumuman ini, para pemimpin Koalisi Indonesia Maju telah mengambil langkah pertama dalam upaya mereka untuk meraih kemenangan. Perlu dicatat bahwa berita ini bisa memiliki dampak besar pada dinamika politik di Indonesia dan perkembangan lebih lanjut dalam pemilihan presiden.