spot_img
Beranda blog Halaman 35

Wisuda ke-180 UNDIP Luluskan 3.341 Mahasiswa: Rektor Bangga Alumni Dikenal Pekerja Keras, Loyal dan Berintegritas

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Universitas Diponegoro menggelar Sidang Terbuka Senat Akademik dalam rangka Upacara Wisuda ke-180 Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, pada 4–7 November 2025 di Gedung Serbaguna Muladi Dome, Kampus UNDIP Tembalang menjadi momentum bersejarah bagi 3.341 lulusan dari berbagai fakultas dan sekolah di lingkungan UNDIP.

Pada periode ini, UNDIP meluluskan 68 doktor, 248 magister, 36 dokter spesialis, 143 profesi, 2.298 sarjana, 545 sarjana terapan, dan 3 diploma. Sebanyak 2.096 wisudawan (62,74%) berhasil meraih predikat cumlaude, termasuk 289 penerima beasiswa Bidikmisi (KIP-Kuliah).

Dengan demikian, total alumni UNDIP hingga periode ke-180 telah mencapai 286.900 orang, tersebar di berbagai sektor strategis nasional dan internasional.

Dalam pengantarnya, Ketua Senat Akademik UNDIP, Prof. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc., Ph.D., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya wisuda sebagai puncak perjalanan akademik sekaligus awal pengabdian bagi para lulusan.

“UNDIP senantiasa berkomitmen mencetak lulusan unggul, berintegritas, dan menjadi agen perubahan yang membawa semangat Diponegoro ke seluruh penjuru negeri. Capaian UNDIP yang kini menembus 500 besar dunia menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” ujarnya. Prof. Tri menutup pesannya dengan ajakan agar para wisudawan senantiasa bersyukur, menjaga integritas, dan terus menebar manfaat di mana pun berada.

Sementara itu, Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., saat sambutannya mengajak seluruh wisudawan untuk memaknai kelulusan sebagai anugerah sekaligus amanah. Menurutnya wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat.

“Ciri khas lulusan UNDIP adalah pekerja keras, loyal, berintegritas, dan berkarakter pemimpin. Dengan kemampuan berbahasa, profesionalisme, serta semangat pengabdian, para lulusan harus percaya diri menjadi pelaku perubahan bukan hanya pencari kerja, tetapi pencipta peluang dan penggerak kemajuan,” tegas Prof. Suharnomo.

Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyoroti berbagai capaian UNDIP di usia ke-68 tahun, di antaranya inovasi teknologi desalinasi yang dimanfaatkan di daerah pesisir Jawa Tengah, serta pengelolaan sampah terpadu yang menjadikan UNDIP sebagai kampus hijau berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi prestasi nasional dan internasional civitas academica UNDIP, seperti Juara Pilmapres Nasional 2025, keberhasilan Tim Antawirya pada ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) di Jember, serta berbagai penghargaan di bidang riset dan keagamaan.

Labih lanjut, Prof. Dr. rer. nat. Ir. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, dalam laporannya mengumumkan wisudawan berprestasi dengan IPK tertinggi, di antaranya: Aulia Rahim (Doktor Ilmu Lingkungan, IPK 4.00); Liliek Triyono (Doktor Sistem Informasi, IPK 4.00); Dina Lusiana Setyowati (Doktor Kesehatan Masyarakat, IPK 4.00); Nuril Azhar (Doktor Ilmu Kelautan, IPK 4.00); Wulan Masyithah (Magister Kesehatan Lingkungan, IPK 4.00); Erika Nurul Wijaya (Sarjana Terapan Informasi dan Humas, IPK 4.00) serta sejumlah nama lain yang menorehkan prestasi membanggakan.

Selain itu, penghargaan khusus diberikan kepada Fatkhiyatus Sa’adah (Doktor Ilmu Lingkungan) sebagai salah satu wisudawan dengan publikasi ilmiah terbanyak hingga lima publikasi internasional. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen UNDIP dalam memperkuat budaya riset yang inovatif dan berdampak bagi masyarakat.

“Cumlaude bukanlah satu-satunya ukuran sukses. Setiap proses adalah pelajaran berharga. Hari ini adalah awal untuk membuktikan bahwa kesuksesan sejati lahir dari semangat, kerja keras, dan keinginan untuk memberi manfaat,” pesan Prof. Heru menutup laporannya.

Kehadiran Presiden Direktur PT. Satu Sahabat Jawanis, Nandhika Tama, turut memberikan inspirasi bagi para lulusan.

Dalam sesi motivasinya, ia menekankan bahwa kesuksesan tidak selalu berawal dari jalur linear dengan bidang keilmuan, melainkan dari kemampuan untuk beradaptasi, berjejaring, dan terus mengasah diri.

“Jangan takut keluar dari zona nyaman. Dunia kerja menuntut kreativitas, keberanian, dan semangat untuk terus berkembang. Keberhasilan bukan soal seberapa besar modal, tetapi seberapa kuat tekad dan kemauan kita untuk belajar,” ungkapnya.

Melalui kisah suksesnya membangun bisnis ekspor hasil perikanan ke Eropa dengan nilai kontrak mencapai lebih dari satu triliun rupiah, Nandhika menekankan pentingnya inovasi, keunikan, dan ketekunan dalam membangun usaha.

Ia menutup pesannya dengan optimisme bahwa lulusan UNDIP memiliki potensi besar untuk menjadi generasi tangguh yang siap bekerja, siap memimpin, dan siap memberi dampak nyata.

Untuk diketahui, prosesi wisuda kali ini diselenggarakan dalam empat tahap, meliputi:

Tahap 1 (Selasa, 4 November 2025): Sekolah Pascasarjana, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, serta Sekolah Vokasi.

Tahap 2 (Rabu, 5 November 2025): Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Tahap 3 (Kamis, 6 November 2025): Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Fakultas Peternakan dan Pertanian, serta Fakultas Sains dan Matematika.

Tahap 4 (Jumat, 7 November 2025): Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Budaya, dan Fakultas Psikologi.

Lebih dari sekadar seremoni akademik, upacara Wisuda ke-180 UNDIP menjadi perayaan lahirnya generasi intelektual muda yang membawa semangat Diponegoro untuk Indonesia dan dunia.

Melalui program unggulan Diktisaintek Berdampak, UNDIP terus menguatkan peran Tri Dharma Perguruan Tinggi agar selalu relevan dengan dinamika zaman, melahirkan lulusan yang unggul dalam ilmu, berkarakter kuat, berwawasan global, dan peduli pada keberlanjutan lingkungan serta kemanusiaan. Komitmen tersebut menjadi wujud nyata tekad UNDIP untuk senantiasa bermartabat dalam integritas dan bermanfaat melalui karya bagi bangsa dan dunia.***

Pasca Banjir Semarang, Akses Menuju RSI Sultan Agung Kembali Lancar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Akses lalu lintas di depan RSI Sultan Agung kembali normal usai genangan banjir yang melanda kawasan tersebut sejak 22 Oktober 2025.

Intensitas hujan tinggi beberapa hari sebelumnya menyebabkan banjir berkepanjangan di sejumlah titik Kota Semarang, baik wilayah bawah maupun atas.

Di depan RSI Sultan Agung, banjir sempat surut namun kembali naik. Pada 28 Oktober 2025 pagi, ketinggian air meningkat cepat hingga mencapai sekitar 90 sentimeter.

Meski terdampak banjir, pelayanan kesehatan di RSI Sultan Agung tetap berjalan tanpa gangguan.

Manajemen rumah sakit telah mengerahkan armada khusus sejak 23 Oktober 2025 untuk antar-jemput pasien, karyawan, dan tenaga kesehatan.

Bantuan armada dan logistik datang dari berbagai pihak, termasuk dokter RSI Sultan Agung, LAZIS Sultan Agung, Polsek Genuk, Koramil Genuk, Kodim, PT SIBA, Apindo, PT Buana Buhana Box, dan mitra lainnya.

Direktur Utama RSI Sultan Agung dr. Agus Ujianto, MSi Med, SpB, memastikan seluruh petugas tetap dapat melaksanakan tugas pelayanan dengan baik.

“Alhamdulillah karyawan dan nakes dapat melaksanakan amanah pelayanan dengan adanya perbantuan armada dari berbagai pihak. Kami juga menghimbau agar petugas dinas secara long shift agar tidak ada kendala transportasi menuju RS dan tempat tinggal,” ujarnya.

Per 4 November 2025 pagi, kondisi jalur di depan RSI Sultan Agung telah kembali lancar. Proses penambalan lubang di jalan raya sedang dilakukan untuk menjaga kenyamanan pengendara.

Dengan normalnya akses jalan, layanan antar-jemput khusus kini dihentikan. Masyarakat dapat kembali mendatangi RSI Sultan Agung dengan aman.

Pihak rumah sakit mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang membantu penanganan banjir di area tersebut.***

FISIP UNDIP Hadirkan Workshop Bersama Guru SD Rowosari, Perkuat Kesadaran Keamanan Digital di Sekolah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro melaksanakan program pelatihan literasi digital bertajuk “Pelatihan Literasi Digital Demi Keamanan Anak di Dunia Digital” di SD Negeri Rowosari 01, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, pada Oktober 2025.

Pelatihan yang menyasar para guru ini bertujuan meningkatkan kemampuan pendidik dalam mengawal keamanan siswa saat beraktivitas di ruang digital, sekaligus memperkuat peran mereka sebagai garda terdepan dalam edukasi penggunaan teknologi yang sehat.

Program pengabdian tersebut dipimpin oleh Dr. Nurul Hasfi, S.Sos., M.A. dengan dukungan anggota tim: Dr. Triyono Lukmantoro, S.Sos., M.Si.; Dr. Agus Naryoso, S.Sos., M.Si.; Muchamad Yuliyanto, S.Sos., M.Si.; Dr. Phil. Nuriyatul Lailiyah, S.Sos., M.I.Kom.; dan Agne Yasa, S.I.Kom., M.A.

Dalam sambutan pembuka, Dr. Nurul Hasfi menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mengawal aktivitas digital anak.

“Guru memiliki peran sentral sebagai agen perubahan dalam literasi digital anak-anak di era media sosial. Perlindungan anak di dunia digital bukan hanya tanggung jawab orang tua, tetapi juga kolaborasi antara guru, sekolah, dan komunitas,” ujarnya.

Sesi pertama menghadirkan materi berjudul “Brain Rot: Budaya Digital dan Krisis Daya Pikir di Era Media Sosial” yang disampaikan Dr. Nurul Hasfi. Ia mengulas bahaya paparan konten digital berlebihan—terutama konten pendek dan infinite scroll—yang dapat memicu penurunan fokus serta daya kritis.

“Brain rot bukan sekadar penyakit otak digital, tetapi krisis budaya berpikir yang harus menjadi perhatian serius seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.

Sesi kedua dibawakan oleh Dr. Agus Naryoso, S.Sos., M.Si. melalui materi bertajuk “Rowosari Keren, Anak Aman di Era Digital! Yuk, Jadi Guru Hebat! Panduan Praktis untuk Guru SD di Rowosari”.

Materi ini berisi panduan konkret bagi para guru dalam memaksimalkan manfaat teknologi dan meminimalkan risiko yang mengancam anak.

“Kita perlu mewaspadai dampak negatif media digital seperti kecanduan, cyberbullying, paparan konten tidak pantas, serta penyebaran hoax. Namun di sisi lain, media digital juga memiliki sisi positif seperti akses informasi luas, komunikasi tanpa batas, dan pengembangan kreativitas,” ungkap Dr. Agus Naryoso.

Usai pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan workshop yang dipandu Dr. Phil. Nuriyatul Lailiyah, S.Sos., M.I.Kom. dan Agne Yasa, S.I.Kom., M.A. Guru-guru mengikuti diskusi serta simulasi mengenai strategi penerapan literasi digital dalam proses pembelajaran.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga diberikan oleh Dr. Triyono Lukmantoro, S.Sos., M.Si. dan Muchamad Yuliyanto, S.Sos., M.Si.

Kepala SD Negeri Rowosari 01, Anik Fatayatun, S.Pd. SD, menyambut baik pelaksanaan pelatihan ini.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai guru. Sekarang kami lebih siap menghadapi tantangan digital dan membimbing siswa-siswi untuk menggunakan teknologi secara bijak,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, para pengajar diharapkan semakin siap mendampingi anak dalam menggunakan teknologi secara aman dan bertanggung jawab.

Program ini juga diharapkan menjadi fondasi bagi terciptanya lingkungan digital yang sehat di Kelurahan Rowosari melalui kolaborasi antara akademisi, sekolah, pemerintah, dan masyarakat.***

JNE Kian Kuat di Peta Persaingan Logistik Nasional, Boyong Penghargaan Best CMO 2025

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Menjelang perayaan ulang tahun JNE ke-35 pada 26 November 2025, Eri Palgunadi, SVP Marketing Group Head JNE, dinobatkan sebagai Best Chief Marketing Officer (CMO) Award 2025 Expanding Market Presence through Customer-Centric and Value-Based Strategies untuk kategori Logistics & Courier dari Warta Ekonomi.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Muhamad Ihsan, CEO & Chief Editor Warta Ekonomi Group, di The Sultan Hotel, Jakarta (31/10).

Ajang penghargaan Indonesia Best CMO Awards 2025 mengangkat tema “Redefining the CMO Role in Indonesia’s Dynamic Market Landscape to Shape the Future of Brand and Business Growth,” yang menegaskan evolusi peran seorang Chief Marketing Officer.

Penghargaan ini mengapresiasi kontribusi para pemimpin perusahaan, khususnya pimpinan pemasaran dalam merumuskan strategi yang berhasil mendorong inovasi dan terobosan di sektor logistik dan ekspedisi di Indonesia.

Penilaian dilakukan berdasarkan Creativity in Corporate Marketing Strategy, Managing Brand Equity & Influence, Digital Transformation with Customer-Centricity, Brand Visibility & Media Exposure yang dinilai selama periode tahun 2024 hingga 2025.

Eri Palgunadi mengucapkan terima kasih dan rasa syukur atas penghargaan istimewa ini.

“Penghargaan Best Chief Marketing Officer 2025 ini menjadi kado yang sangat berharga menjelang perayaan ulang tahun ke-35 JNE dengan tema ‘Bergerak Bersama’.”

Eri menjelaskan, “Komitmen JNE dalam mengembangkan dan memasarkan pelayanan logistik nasional telah berkontribusi besar terhadap kemajuan perekonomian Indonesia selama lebih dari 35 tahun. JNE terus melakukan inovasi dalam strategi pemasaran untuk menciptakan peluang baru dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Pengembangan kualitas layanan dan komunikasi yang lebih baik dengan pelanggan dan mitra bisnis. Hal ini menjadi kunci utama dalam memastikan pelayanan terbaik sehingga selalu bermanfaat bagi seluruh stakeholder, pelanggan, maupun para mitra.”

Dalam menjalankan berbagai kegiatan, JNE selalu mengusung semangat “Connecting Happiness” dan prinsip Berbagi, Memberi, dan Menyatuni. Prinsip ini diwujudkan melalui program pemberdayaan UMKM dan komunitas, seperti JNE Ngajak Online, pelatihan bisnis, bantuan pemasaran, serta layanan logistik berkelanjutan.

Inisiatif-inisiatif ini menunjukkan bagaimana strategi pemasaran JNE yang berfokus kepada pelanggan dan selalu membuat inovasi yang berdampak nyata, sejalan dengan pengakuan Best Chief Marketing Officer 2025 yang diterima.

Teknologi Sensor Gerak Karya UDINUS Tekan Serangan Hama di Lahan Kentang Dieng hingga 54%

0
Tim peneliti UDINUS berdiskusi dengan mitra UD. HR Pakuwojo dan perwakilan ABMI (Asosiasi Bawang Merah Indonesia) mengenai keberlanjutan teknologi ini untuk komoditas hortikultura lain di wilayah Dieng.

WONOSOBO (Pertamanews.id) – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian hortikultura di dataran tinggi Dieng semakin menunjukkan hasil. Tim peneliti Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang berhasil menerapkan teknologi pengendalian hama berbasis sensor gerak yang terbukti efektif menekan serangan hama di lahan budidaya setempat.

Inovasi Alat Pengendali Hama Penggorok Daun berbasis Passive Infrared (PIR) Sensor itu dikembangkan oleh tim yang diketuai Prof. Rindra Yusianto, beranggotakan Sari Ayu Wulandari, M.Eng., serta Ir. Dedi Nurcipto, M.T.. Program ini merupakan bagian dari Program SINERGI Hilirisasi Riset Kemendiktisaintek 2025, yang menekankan akselerasi pemanfaatan hasil riset di sektor industri dan masyarakat.

Teknologi ini dirancang untuk membantu petani mengantisipasi serangan hama secara lebih efisien.

Melalui pengujian di Desa Kejajar, alat tersebut terbukti mampu menurunkan intensitas serangan hama hingga 54,3% dan meningkatkan produktivitas panen sebesar 11,6% dibandingkan metode konvensional.

Perangkat otomatis berbasis mikrokontroler ESP32 tersebut bekerja dengan mendeteksi pergerakan hama secara real-time, kemudian mengaktifkan lampu LED berfrekuensi tinggi yang berfungsi sebagai penarik sekaligus pengusir hama.

Prof. Rindra menyebutkan bahwa riset ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya petani.

“Kami ingin membuktikan bahwa inovasi sederhana pun bisa membawa dampak besar bagi produktivitas petani. Pendekatan hilirisasi memastikan hasil riset tidak berhenti di laboratorium, tapi benar-benar diterapkan di lahan pertanian,” jelasnya, belum lama ini.

Dalam implementasinya, tim menggandeng UD. HR Pakuwojo yang menyediakan lahan uji seluas 0,25 hektare.

Selain mendukung instalasi dan perawatan alat, mitra usaha tersebut juga berkontribusi melalui pendanaan in-cash sebesar Rp10 juta untuk kegiatan validasi teknologi.

Pemilik UD. HR Pakuwojo, Zainur Rohmad, bersama Ahmad Soleh dari Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI), menyampaikan apresiasi atas langkah hilirisasi teknologi ini.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama dalam mengatasi hama penggorok daun yang kerap menurunkan hasil panen. Kami berharap ke depan alat ini bisa dikembangkan untuk berbagai komoditas hortikultura lain di wilayah Dieng,” ujarnya.

Melihat hasil positif di lapangan, tim peneliti UDINUS berencana mengembangkan versi Internet of Things (IoT) agar pemantauan aktivitas hama dan efisiensi energi dapat dilakukan lewat aplikasi ponsel.

Upaya ini sejalan dengan pengembangan Smart Agroindustri 4.0, sekaligus mempercepat transformasi digital di sektor pertanian.

Penerapan teknologi sederhana namun tepat guna dinilai dapat menjadi solusi nyata bagi petani hortikultura di daerah dataran tinggi, sekaligus membuka peluang bagi industrialisasi alat pertanian berbasis inovasi kampus di masa mendatang.***

Pemerintah Perkuat Sinergi untuk Kelancaran Program MBG di Seluruh Indonesia

0

BOGOR (Pertamanews.id) – Pemerintah terus memperkuat upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kolaborasi lintas sektor mulai dari pemerintah pusat, daerah hingga masyarakat menjadi salah satu faktor penting terhadap kelancaran program MBG di semua tempat.

Sosialisasi program MBG kali ini digelar di Pondok Pesantren Ziyadatul Falah, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, pada Minggu (2/11). Kegiatan sosialisasi ini dilakukan untuk menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Anggota Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menegaskan bahwa MBG merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menyiapkan generasi emas Indonesia 2045. Ia menekankan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekolah, ibu hamil, dan menyusui, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat dengan menggerakkan potensi lokal.

“MBG bukan hanya tentang makanan, tetapi tentang masa depan anak-anak Indonesia dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Nihayatul menambahkan bahwa DPR RI melalui Komisi IX akan terus mengawal pelaksanaan MBG agar berjalan efektif, transparan, dan berkelanjutan. “Dengan sinergi semua pihak, kita wujudkan generasi sehat dan berkualitas menuju Indonesia Maju,” tambahnya.

Kemudian, Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Edwin Sumarga, menilai bahwa MBG merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat ketahanan gizi masyarakat sekaligus membangun sumber daya manusia unggul.

“Program ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak kita agar tumbuh cerdas, kuat, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Edwin menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat agar pelaksanaan MBG di tingkat desa berjalan tepat sasaran. “Dengan kerja sama dan pengawasan bersama, MBG dapat menjadi tonggak penting dalam menciptakan masyarakat Bogor yang sehat dan sejahtera,” imbuhnya

Dari Badan Gizi Nasional, Ari Yulianto, menuturkan bahwa MBG merupakan kebijakan strategis yang tidak hanya menjawab persoalan gizi, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal.

“Program ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi sehat dan produktif sekaligus memberdayakan potensi ekonomi daerah,” katanya.

Ari menegaskan bahwa bahan pangan yang digunakan dalam program MBG diutamakan berasal dari hasil produksi lokal agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. “Dengan kolaborasi dan komitmen bersama, MBG akan menjadi fondasi kuat dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, mandiri, dan berdaya saing,” tutupnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan semangat gotong royong antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin demi keberhasilan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh penjuru Indonesia.***

14 Perjalanan Commuter Line Merak Kini Dukung Aktivitas Perdagangan Petani dan UMKM

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – KAI Commuter bersama KAI menghadirkan inovasi layanan perjalanan transportasi yang mendukung pergerakan roda ekonomi masyarakat.

Salah satu terobosan terbaru adalah pengembangan Kereta Penumpang Kelas Ekonomi (K3) Khusus Petani-Pedagang.

Terkait inovasi ini terkonfirmasi oleh VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, Jumat (31/10).

“Layanan kereta petani dan pedagang ini merupakan inovasi transportasi yang dekat dengan kebutuhan nyata masyarakat sekaligus terobosan terbaru dari KAI Group,” ungkap Karina.

Hadirnya kereta ini adalah bukti nyata komitmen KAI Group dalam memperluas akses transportasi publik yang inklusif, sekaligus mendukung roda perekonomian masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Asta Cita.

Di tahap awal layanan inovatif ini direncanakan akan diimplementasikan pada layanan perjalanan Commuter Line Merak dengan relasi Stasiun Merak–Stasiun Rangkasbitung atau sebaliknya.

Sarana kereta ini nantinya akan disatukan pada rangkaian Commuter Line tersebut.

Sarana Kereta khusus petani dan pedagang ini dirancang dengan desain yang mendukung aktivitas mereka, seperti tempat duduk sejajar dengan dinding kereta di sisi kiri dan kanan sehingga memungkinkan menempatkan barang bawaan atau dagangannya didepan pengguna dengan aman.

“Pintu kereta pun didesain lebih lebar untuk memudahkan keluar masuknya barang bawaan, dan yang pasti sarana ini sudah sesuai dengan standar pelayanan minimum yang berlaku,” ungkapnya lebih jauh.

Layanan ini akan tersedia pada 14 perjalanan Commuter Line Merak per hari, melayani masyarakat, khususnya para petani dan pedagang di wilayah Banten untuk menjajakan hasil tani dan dagangannya di Serang, Lebak, Pandeglang, dan sekitarnya.

Karina menegaskan bahwa perjalanan Commuter Line Merak hanya sampai Stasiun Rangkasbitung saja dengan satu kelas, yakni kelas K3 atau layanan kelas ekonomi yang disubsidi oleh pemerintah.

“Kereta khusus ini memiliki jumlah tempat duduk sebanyak 73 bangku, dan akan beroperasi dengan total sebanyak 14 kali perjalanan dari Stasiun Merak menuju Stasiun Rangkasbitung atau pun sebaliknya,” Karina menambahkan.

Dengan pemberhentian di seluruh stasiun pada lintas tersebut, diharapkan layanan ini nantinya akan menjadi solusi transportasi yang tepat bagi petani dan pedagang, dalam membentuk rantai pasok yang lebih kuat, serta terbukanya peluang usaha dan aktivitas ekonomi daerah yang semakin berkembang.

Petani dan pedagang yang ingin melanjutkan perjalanan dari Rangkasbitung menuju Jakarta dan sekitarnya dapat menggunakan Commuter Line Rangkasbitung – Tanah Abang di Stasiun Rangkasbitung.

Terkait dengan kelanjutan perjalanan ini, KAI Commuter memberlakukan ketentuan khusus para petani atau pedagang yang membawa barang bawaan harus sesuai dengan aturan yang berlaku di Commuter Line Jabodetabek.

Pembatasan barang bawaan yang besar (dagangan) hanya diperbolehkan pada pemberangkatan Commuter Line Jabodetabek yang pertama berangkat dari Stasiun Rangkasbitung menuju kota Jakarta atau sekitarnya.

Lebih lanjut, Karina menjelaskan, KAI Commuter terus fokus melaksanakan persiapan, termasuk kebutuhan teknis sarana dan penyusunan regulasi bersama regulator.

KAI Commuter dan KAI terus melakukan koordinasi dengan DJKA Kementerian Perhubungan untuk memastikan aspek keselamatan, operasional, dan regulasi layanan kereta khusus ini untuk memastikan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG).

“Kami terus berkoordinasi dengan DJKA untuk memastikan semua aspek, baik fasilitas layanan, teknis maupun regulasi, siap sehingga layanan ini benar-benar bisa menjadi solusi nyata bagi masyarakat,” pungkas Karina.

Program MBG Diperkuat, Pemerintah Mantapkan Langkah Wujudkan Generasi Emas 2045

0

JAKARTA SELATAN (Pertamanews.id) – Pemerintah terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). yang digagas oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Pemerintah menyadari betul pentingnya masa pertumbuhan ini, MBG bukan sekedar pemenuhan makan bergizi, namun juga investasi jangka panjang Indonesia.

Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini bertempat di Gedung IK-LIMKOS DKI Jakarta, Petukangan Selatan, Jakarta Selatan Kamis (4/11). Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk anggota legislatif dan perwakilan BGN.

Anggota Komisi IX DPR RI, Surya Utama, menyampaikan bahwa program MBG merupakan langkah konkret dalam memperkuat fondasi bangsa melalui pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak dan kelompok rentan. 

“Program Makan Bergizi Gratis ini dirancang agar masyarakat, terutama anak-anak, balita, serta ibu hamil dan menyusui, memperoleh gizi yang baik. Karena gizi yang baik akan melahirkan anak-anak yang pintar, pendidikan mereka akan berhasil, dan pada akhirnya menjadikan Indonesia bangsa yang cerdas,” tutur Surya Utama. 

Ia menambahkan, dengan pemerataan gizi yang baik, Indonesia dapat menyiapkan generasi kuat dan berdaya saing untuk menyongsong masa depan. “Kita ingin menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Dengan program ini, cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 bukan hanya harapan, tapi benar-benar bisa terwujud,” tegasnya.

Kemudian, Astrid Margareta, yang merupakan Anggota DPRD DKI Jakarta, menilai bahwa program MBG sebagai program visioner yang harus mendapat dukungan luas dari masyarakat.

“Kita harus mendukung MBG ini karena merupakan investasi ke depan untuk menciptakan anak-anak yang cerdas. Program ini luar biasa dari Bapak Presiden kita,” ujarnya.

Lebih lanjut Astird juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memastikan implementasi MBG berjalan efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Tenaga Ahli Direktorat Promosi Badan Gizi Nasional, Anyelir Puspa Kemala, menjelaskan bahwa MBG bukan hanya program intervensi gizi, melainkan juga strategi besar dalam membangun ketahanan pangan dan ekonomi nasional. “Program ini bukan sekadar intervensi gizi, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membangun SDM unggul dan produktif,” jelasnya.

Ia menambahkan, MBG turut menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil melalui pemanfaatan produk pangan daerah. “Kami ingin memastikan bahan pangan berasal dari masyarakat setempat. Dengan begitu, kita tidak hanya menyehatkan anak bangsa, tapi juga memperkuat ekonomi daerah,” lanjutnya.

Lebih jauh, Puspa menegaskan bahwa pelaksanaan MBG didasarkan pada prinsip kecukupan kalori, gizi seimbang, standar higienis, dan keamanan pangan. Menurutnya, keberhasilan program ini memerlukan partisipasi aktif dari berbagai pihak. “Kami ingin setiap titik pelaksanaan MBG tidak hanya menjadi tempat makan bergizi, tapi juga pusat penggerak ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat,” tutupnya.

Melalui sosialisasi ini, semangat kolaborasi lintas sektor semakin menguat untuk mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.*

KAI Daop 1 Jelaskan Kronologi Insiden Cikarang, Janji Tingkatkan Pelayanan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta memberikan klarifikasi atas pemberitaan di media sosial dan sejumlah pemberitaan daring terkait adanya penumpang yang diminta keluar dari area Stasiun Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (29/10) dini hari.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran dan koordinasi internal untuk memastikan kronologi peristiwa tersebut.

Menurutnya, KAI menyesalkan tindakan petugas keamanan yang dinilai kurang berempati terhadap penumpang, terlebih jika penumpang tersebut merupakan kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan anak-anak.

“Kami memastikan seluruh penumpang yang memiliki tiket resmi berhak mendapatkan pelayanan yang layak. Apabila ada tindakan petugas di lapangan yang tidak sesuai prosedur, KAI akan melakukan pembinaan dan evaluasi agar hal serupa tidak terulang kembali,” tegas Ixfan.

Lebih lanjut, Ixfan menjelaskan bahwa sterilisasi area stasiun di luar jam operasional merupakan bagian dari prosedur keamanan dan kebersihan stasiun.

Namun, penerapan aturan tersebut tidak boleh kaku dan tetap harus mengedepankan sisi kemanusiaan, terutama bagi penumpang yang masih menunggu waktu keberangkatan kereta.

“Petugas di lapangan kami ingatkan untuk selalu mengutamakan sikap humanis, tanggap, dan empati. Lansia, ibu hamil, dan anak-anak justru menjadi prioritas pelayanan, bukan sebaliknya,” tambahnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan evaluasi internal dan pembinaan terhadap petugas keamanan yang bertugas pada malam tersebut. Selain itu, perusahaan juga akan:

  1. Menyesuaikan SOP sterilisasi area stasiun agar lebih fleksibel terhadap kondisi penumpang.
  2. Memberikan pelatihan ulang bagi petugas keamanan dan pelayanan pelanggan tentang pendekatan humanis dalam melayani masyarakat.
  3. Menyiagakan petugas untuk memantau situasi penumpang pada jam nonoperasional agar tetap mendapatkan kenyamanan selama berada di area stasiun.

KAI menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh pelanggan tanpa terkecuali.

“Masukan dan kritik dari masyarakat kami jadikan bahan evaluasi untuk terus memperbaiki pelayanan. Kami membuka ruang komunikasi melalui Contact Center KAI 121 atau WhatsApp 08111-2111-121,” tutup Ixfan.

ARTOTEL Yogyakarta Hadirkan Pengalaman Seru di Perayaan HUT ke-8 Bertajuk “Infinity Blessed”

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) — Dalam rangka memperingati hari jadi yang ke-8, ARTOTEL Yogyakarta menghadirkan perayaan penuh makna bertajuk “INFINITY BLESSED”, sebagai ungkapan rasa syukur atas delapan tahun perjalanan berkarya dan berbagi inspirasi.

Melalui tema ini, ARTOTEL Yogyakarta mengajak masyarakat untuk merayakan berkah tanpa batas bahwa kebahagiaan sejati akan terus mengalir ketika dibagikan kepada sesama.

Rangkaian kegiatan Infinity Blessed berlangsung sejak bulan Agustus hingga Desember 2025 mendatang.

Mengusung semangat keberlanjutan, kolaborasi, dan kepedulian sosial, kegiatan ini meliputi berbagai program CSR, Flash Sale Room, Donor Darah & Tes Kesehatan, hingga Syukuran & Dinner sebagai puncak perayaan pada 7 Desember 2025 di ARTOTEL Yogyakarta.

Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan, kegiatan Penanaman Bibit Pohon, Tes Kesehatan dan Aksi Konservasi Penyu Yogyakarta telah sukses dilaksanakan pada bulan Agustus & Oktober 2025.

Program ini menjadi langkah awal dari rangkaian CSR yang berkelanjutan, mencakup juga kegiatan Bank Sampah, Konservasi Serak Jawa, Kunjungan Panti Jompo, serta pemberian tangki air bagi warga terdampak kekeringan.

Sementara itu, kegiatan Donor Darah yang akan digelar pada Desember mendatang menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama.

Tak ketinggalan, Flash Sale Room akan berlangsung pada 1–8 Desember 2025 sebagai apresiasi kepada para tamu setia dengan harga simbolis Rp 8,- per malam.

Puncak acara akan ditutup dengan Syukuran & Dinner, yang menjadi momen refleksi penuh kebersamaan dan rasa syukur atas perjalanan delapan tahun ARTOTEL Yogyakarta.

Andre Harso Binawan selaku General Manager ARTOTEL Yogyakarta mengatakan, “Delapan tahun bukan hanya tentang waktu, tetapi tentang perjalanan dan kebersamaan yang kami bangun bersama para tamu, rekan kerja, dan masyarakat. Melalui Infinity Blessed, kami ingin berbagi berkah tanpa batas dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan sekitar kami.”

Windi Anggara selaku Ketua Pelaksana 8th Anniversary ARTOTEL Yogyakarta mengatakan, “Setiap kegiatan dalam Infinity Blessed memiliki makna mendalam. Dari penanaman pohon hingga kegiatan sosial lainnya, semuanya merupakan bentuk rasa syukur dan komitmen kami untuk terus memberi dampak positif serta menumbuhkan semangat kebersamaan.”

Adapun untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Whatsapp ke nomor 081903380498 atau ke sosial media Instagram @artoteljogja dan Facebook ARTOTEL Yogyakarta.