spot_img
Beranda blog Halaman 367

Kejagung Sita Aset Milik Aking Soejatmiko dalam Perkara Tindak Pidana Perpajakan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Tim jaksa eksekutor Kejaksaan Negeri Banjarbaru, Kalimantan Selatan melakukan sita eksekusi terhadap sejumlah aset milik terpidana kasus pajak Aking Soedjatmiko senilai Rp23 miliar.

“Selasa 15 Agustus hingga Rabu 16 Agustus 2023, telah dilakukan sita eksekusi harta benda milik Terpidana Aking Soedjatmiko dalam perkara tindak pidana perpajakan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana dalam keterangan persnya, Jumat (18/8).

Sita eksekusi aset Aking Soedjatmiko dilakukan dalam rangka pelaksanaan eksekusi putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 5643 K/Pid.Sus/2022 tanggal 16 September 2022 dan Surat Perintah Tugas Direktur Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi (UHLBEE) Nomor: Prin-1728/F.4/F.4/Fu.2/08/2023 tanggal 15 Agustus 2023.

Adapun pelaksanaan sita eksekusi mengacu putusan Mahkamah Agung Nomor 5643 K/Pid.Sus/2022 tanggal 16 September 2022 dan Surat Perintah Pencarian Harta Benda Milik Terpidana dari Kajari Banjarbaru Nomor : Print-845/O.3.20/Fu.2/06/2023 tanggal 5 Juni 2023.

Dalam putusannya Mahkamah Agung selain menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara juga memerintahkan kepada terpidana Aking Direktur Utama PT Tunas Jaya Pratama untuk membayar denda sebesar Rp34 miliar lebih.

Hukuman dijatukan Mahkamah Agung setelah memutuskan Aking dengan sengaja menyampaikan surat pemberitahuan tahunan (SPT) yang isinya tidak benar dan menggunakan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya.

Adapun aset-aset yang disita eksekusi antara lain tanah seluas 1.040 m2 dengan luas bangunan 500 m2 atas nama Njoo Lee Hwa istri terpidana yang berlokasi di Jalan Margasatwa Barat C-5 Kav 61 RT 001 RW 06 Kekurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kemudian dua bidang tanah masing-masing seluas 76 m2 dengan masing-masing luas bangunan 228 m2 milik atas nama Aking Soedjatmiko yang berlokasi di Jalan Pangeran Jayakarta Nomor 101 Blok D-4 dan Blok D-5 RT. 008 Rw 07, Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah, Jakarta Pusat.

“Seluruh aset tersebut nilainya diperkirakan sekitar Rp23 miliar,” kata Ketut.

Jaksa Agung ST Burhanuddin : Memaknai Hari Kemerdekaan dengan Mengawal Pembangunan untuk Indonesia Maju

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Sesuai dengan Tema Hari Kemerdekaan “Terus Melaju untuk Indonesia Maju”, Kejaksaan sebagai salah satu Aparat Penegak Hukum harus mengawal pembangunan di berbagai sektor strategis nasional.

Upaya itu perlu dilakukan agar tidak tergerus dengan berbagai tindakan koruptif. Dengan mengawal dan mengasistensi sejak dini, tentu akan menghindari penyimpangan sehingga memastikan proyek strategis nasional dapat berjalan tepat mutu, tepat waktu dan tepat manfaat serta tujuan.

Kejaksaan dengan berbagai kewenangan yang dimiliki, senantiasa melakukan penindakan perkara-perkara “Big Fish” atau perkara-perkara besar yang berpotensi merugikan kerugian dan perekonomian negara yang jumlahnya triliunan rupiah.

Penindakan tersebut tidak saja untuk menimbulkan efek jera bagi pelaku, tetapi juga dapat menyetop proses peredaran virus korupsi yang selama ini menggrogoti pembangunan nasional yang masif di seluruh Indonesia.

Jaksa Agung ST Burhanuddin sangat fokus terhadap penegakan hukum yang terkait dengan hajat hidup orang banyak.

Dengan kata lain, yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas, terutama pada sektor-sektor pelayanan publik, sektor penerimaan keuangan negara, serta program-program strategis nasional terkait dengan sosial kemasyarakatan.

Secara khusus Jaksa Agung berpesan kepada jajarannya, agar di tahun politik ini seluruh Insan Adhyaksa untuk tetap menjaga netralitas, petakan potensi konflik, AGHT (ancaman, gangguan, hambatan, tantangan) terkait pelaksanaan pesta demokrasi.

Selain itu Kejaksaan diharapkan agar lebih berperan dalam mensukseskan pesta demokrasi di Indonesia dengan mengoptimalkan Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dan Pos Pemilu di seluruh Indonesia.

Seraya menambahkan, “Kita hanya bisa berhiktiar semoga apa yang kita lakukan paling tidak dapat berperan untuk kemajuan Indonesia melalui pemberantasan korupsi,” imbuh Jaksa Agung.

Alfeandra dan Haykal Gabung Timnas U23

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dua penggawa PSIS Semarang, Alfeandra Dewangga dan Haykal Alhafiz akan memulai perjuangannya bersama Timnas Indonesia U23 di ajang Piala AFF U23.

Keduanya akan membela Timnas U23 pada laga perdana menghadapi Timnas Malaysia U23 di Stadion Rayong, Thailand pada Jumat (18/8) kick off pukul 20.00 WIB.

Manajemen PSIS melalui Chief Executive Officer (CEO) klub, Yoyok Sukawi menyampaikan doa dan dukungannya kepada Dewangga dan Haykal supaya bisa meraih hasil maksimal di ajang Piala AFF U23 kali ini.

“Selamat berjuang Dewangga dan Haykal. Semoga bisa memberikan prestasi untuk Indonesia di ajang Piala AFF U23 kali ini. Dan yang terpenting selalu ambil ilmu sebanyak-banyaknya dalam event Internasional,” tutur Yoyok di Semarang.

Sementara itu, baik Dewangga dan Haykal menegaskan kesiapannya dan akan berusaha tampil maksimal setiap ada kesempatan dari tim pelatih.

“Bismillah kami akan maksimal. Mohon doanya kepada seluruh masyarakat Indonesia dan tentu suporter PSIS yang mendukung kami di Semarang,” ujar mereka berdua secara kompak.

Ganjar Cek Lokasi Kebakaran Kapal di Tegal, Koordinasi dengan BNPB untuk Padamkan Api

0

TEGAL (Pertamanews.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau lokasi kebakaran puluhan kapal nelayan di Pelabuhan Jongor, Kota Tegal, Rabu (16/8/2023).

Ia datang untuk memantau, sekaligus memberikan arahan langsung terkait proses pemadaman api yang hingga hari ini belum selesai.

Bahkan, informasi terbaru jumlah kapal yang terbakar bertambah 5 unit, sehingga total jumlah kapal yang terbakar sebanyak 57 unit kapal dan satu rumah ikut terdampak.

“Ini ada penambahan kapal yang terbakar karena kondisi angin maka kami dibantu seluruh tim. Ada dari Angkatan Laut, dari Kodim, Polres, terus ini komplit dari KKP juga datang semuanya,” kata Ganjar usai mengecek lokasi.

Hasil pantauan di lokasi, ternyata proses pemadaman api terkendala peralatan dan kondisi angin kencang. Untuk itu, Ganjar langsung mengambil langkah cepat berkoordinasi dengan Kepala BNPB Suharyanto melalui sambungan telepon.

“Memang butuh peralatan, tadi saya sudah koordinasi dengan BNPB agar wali kota membuat surat darurat, sehingga kalau satu area itu seperti jebakan, mereka masuk di situ dan tidak bisa keluar sedangkan ditembak dengan pemadam kebakaran yang manual tidak selesai, nampaknya butuh waterboom pakai heli. Dari sana sudah siap,” jelasnya.

Ganjar mengatakan, penanganan saat ini adalah bagaimana memadamkan api yang membakar puluhan kapal itu. Ganjar meminta para petugas memastikan benar-benar tidak ada lagi titik api.

“Basarnas ini juga kami minta untuk turun ya, agar bisa kita keroyok. Yang penting dipadamkan dulu,” ungkap Ganjar.

Setelah proses pemadaman dan evakuasi bangkai kapal selesai, lanjut Ganjar, akan diambil langkah berikutnya. Yaitu mendesain ulang pelabuhan dan menyiapkan regulasi yang tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

“Pasca itu saya sudah minta tadi dari Pemkot, dari Pemprov, dari KKP juga untuk kita re-design. Bagaimana regulasinya, bagaimana secara fisiknya agar ini bisa diatur dan tidak terulang. Aturannya mesti keras,” katanya.

Aturan tersebut juga berkaitan dengan asuransi kapal milik nelayan. Sebab, dari 57 kapal yang terbakar, semuanya tidak diasuransikan oleh pemiliknya. Apalagi, ada yang memiliki lebih dari satu kapal.

“Memang setelah saya tanya, satu pun tidak ada yang diasuransikan. Ini rasa-rasanya kami perlu edukasi dari HNSI, penting kapal diasuransi. Tadi ada dua kalau nggak salah yang memiliki lima kapal. Pasti kerugiannya cukup besar,” tegasnya.

Di samping menuntaskan proses pemadaman api, Ganjar juga sudah menyiapkan bantuan bagi para nelayan, khususnya nelayan yang terdampak dan tidak bisa melaut.

“Kami minta para nelayan yang tidak bisa melaut hari ini, kami kasih bantuan makanan dulu karena selama beberapa hari ini, ia akan kesulitan,” kata Ganjar.

Diketahui, sebanyak 52 kapal yang bersandar di Pelabuhan Jongor, Kota Tegal, ludes terbakar pada Senin (14/8/2023) malam. Puluhan kapal yang terbakar itu dimiliki 26 pengusaha.

Api diduga berasal dari KM Kurnia Jaya yang sedang bersandar. Angin kencang mengakibatkan api cepat membesar dan merembet ke kapal lain. Hingga Rabu (16/8/2023), upaya pemadaman api belum selesai.

Semarakkan HUT RI ke-78, KAI Daop 4 Semarang bersama Komunitas Railfans Lakukan Hias Lokomotif

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang bersama Komunitas Railfans Daop Empat (KRDE) dan Komunitas Railfans (RF) Tegal menggelar Hias Lokomotif dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun.

Dengan bertempat di dua lokasi yakni di Depo Lokomotif Semarang Poncol dan Depo Lokomotif Tegal, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak pada Kamis (17/8).

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Ixfan Hendri Wintoko menyampaikan bahwa dalam acara ini diawali dengan kegiatan mencuci yang dilanjutkan dengan menghias lokomotif. “Dalam hiasan ini menerapkan ornamen dengan tema merah putih yang merupakan implementasi semangat cinta tanah air dari KAI dan komunitas railfans dalam mengelorakan jiwa patriotisme melalui hiasan pada lokomotif,” terangnya.

Adapun lokomotif yang dihias merupakan lokomotif tipe CC201 dengan seri CC2019901 dan CC2018329 yang akan dirangkaikan pada KA Tawang Jaya relasi Semarang Poncol – Pasar Senen pp dan KA Kaligung relasi Tegal – Semarang Poncol pp yang merupakan kereta api keberangkatan awal dari Daop 4 Semarang.

Diharapkan melalui kegiatan tersebut, dapat membangun kecintaan generasi muda terhadap transportasi kereta api dan menghargai para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia.

Selama kegiatan berlangsung, Komunitas KRDE dan RF Tegal dibekali dengan perlengkapan keamanan seperti helm dan rompi safety serta diawasi langsung oleh para petugas yang kompeten guna memastikan keselamatan selama kegiatan menghias lokomotif.

Kolaborasi antara KAI Daop 4 bersama Komunitas KRDE dan RF Tegal sudah sering dilaksanakan. Selain hias lokomotif, kegiatan yang sering dilaksanakan bersama diantaranya sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang, sosialisasi anti pelecehan seksual di dalam KA, hingga bantuan pelayanan informasi selama Posko Angkutan Lebaran maupun Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru.

Di waktu dekat, Daop 4 Semarang bersama KRDE juga akan melaksanakan sosialisasi keselamatan di berbagai titik perlintasan sebidang di wilayah Daop 4 Semarang, diantaranya di JPL 6 Madukoro Semarang. “Kolaborasi antara KAI dengan para komunitas pecinta kereta api yang sudah terjalin sangat baik ini, akan terus dilakukan secara berkelanjutan, bahkan kegiatan-kegiatan lainnya yang bersifat positif,” tutup Ixfan.

Pimpin Upacara Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia, Wakil Jaksa Agung : Warnai Kemerdekaan dengan Berikan Sumbangsih kepada Bangsa

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Wakil Jaksa Agung Dr. Sunarta mewakili Jaksa Agung ST Burhanuddin memimpin sekaligus membacakan sambutan Jaksa Agung pada Upacara Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia Tahun 2023 yang bertemakan “Terus Melaju untuk Indonesia Maju”, bertempat di Lapangan Upacara Kejaksaan Agung, Kamis (17/8).

Dalam sambutan Jaksa Agung yang dibacakan, Wakil Jaksa Agung menuturkan peringatan hari kemerdekaan ini membawa kita kepada suatu momentum bersejarah pada 78 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 17 Agustus tahun 1945. para founding fathers kita, Soekarno-Hatta, mengumandangkan proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia, di tengah geopolitik dunia yang sedang bergejolak.

Lanjutnya, pernyataan kebangsaan sejatinya berakar dan tumbuh dari cita-cita, keinginan yang luhur dan sikap tegas rakyat Indonesia saat itu guna membebaskan diri dari belenggu penjajahan yang mengikat sejak ratusan tahun silam.

“Tonggak bersejarah ini ditancapkan dengan tekad dan semangat yang kokoh dan bulat untuk berdiri di atas kaki sendiri dalam menentukan nasibnya dan mensejahterakan kehidupan rakyat Indonesia serta menempatkan bangsa Indonesia sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya di dunia,” ujar Wakil Jaksa Agung.

Wakil Jaksa Agung mengatakan 78 tahun masa kemerdekaan yang telah kita nikmati bukanlah masa yang singkat, semua halangan dan rintangan telah berhasil kita taklukkan bersama dengan mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan. Hal ini tentu merupakan kristalisasi dari jiwa patriotisme para pahlawan yang telah mengorbankan harta, jiwa, dan raga demi meraih kemerdekaan.

“Untuk itu marilah kita mewarnai kemerdekaan dengan memberikan sumbangsih kepada masyarakat, bangsa, dan negara sesuai dengan amanah yang telah diberikan kepada kita semua,” imbuh Wakil Jaksa Agung.

Jaksa Agung melalui Wakil Jaksa Agung menyampaikan tema besar yang diusung dalam Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun 2023 ini yaitu “Terus Melaju untuk Indonesia Maju”. Tema ini mencerminkan semangat dan tekad bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan masa depan serta mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk melanjutkan pembangunan dengan semangat estafet, yaitu saling bekerja sama, berkolaborasi, dan bersinergi untuk mencapai tujuan bersama.

Di samping itu, dalam tema tersebut tersirat makna pesan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak boleh disiasiakan dan harus terus dipertahankan dengan jujur, tanggung jawab, dan cerdas, karena hakikatnya perjuangan bangsa Indonesia belum berakhir dan masih banyak tantangan yang harus dihadapi dan diselesaikan bersama-sama.

Sejalan dengan tema tersebut, Wakil Jaksa Agung menyampaikan kepada segenap jajaran dan warga Adhyaksa agar perlu secara konsisten meningkatkan integritas, profesionalisme dan disiplin diri disertai harapan semua komponen yang ada.

Hal-hal tersebut merupakan faktor-faktor penting yang dapat mendorong institusi Kejaksaan untuk terus melaju melalui penegakan hukum yang optimal di tengah dinamika perkembangan yang semakin kompleks dan beragam, sehingga Kejaksaan dapat ikut mensukseskan pembangunan serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional guna mewujudkan Indonesia sebagai negara maju.

Memaknai hari kemerdekaan tahun ini, Jaksa Agung melalui Wakil Jaksa Agung mengingatkan kembali kepada kita semua agar terus dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah kita raih dengan susah payah, karena mempertahankan itu jauh lebih sulit dari pada sekadar meraih, serta diperlukan konsistensi yang berkesinambungan dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sebagaimana yang diamanahkan kepada kita semua.

“Konsistensi secara profesional dan berintegritas, yang telah menjadikan Kejaksaan sebagai salah satu institusi penegak hukum terdepan, terpuji, teruji dan terpercaya sebagai bentuk sumbangsih nyata dalam mengisi kemerdekaan dalam rangka mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia,” imbuh Wakil Jaksa Agung.

Wakil Jaksa Agung juga menyampaikan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum harus mampu mewujudkan kepastian hukum, ketertiban, keadilan dan kebenaran berdasarkan hukum dengan mengindahkan norma-norma keagamaan, kesopanan dan kesusilaan sebagaimana diharapkan oleh masyarakat.

Dalam perspektif yang lain, Kejaksaan juga dituntut mampu terlibat sepenuhnya dalam mendukung dan mengawal pelaksanaan pembangunan dengan cara menciptakan suasana kondusif bagi keberhasilan pelaksanaan pembangunan, guna mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila, juga demi mencapai tujuan nasional yaitu “melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”.

Dalam menyambut pemilihan umum serentak, Jaksa Agung melalui Wakil Jaksa Agung berpesan agar Kejaksaan harus senantiasa menjaga dan menjunjung tinggi netralitas dengan tidak memihak atau berafiliasi dengan partai politik maupun kepentingan politik mana pun, terlebih dalam pelaksanaan tugas pokok fungsinya, khususnya dalam penegakan hukum.

Menjelang Pemilu 2024, Wakil Jaksa Agung menyampaikan bahwa banyak pihak merasa resah atas polarisasi yang semakin tajam di masyarakat. Hoaks dan fitnah terus disebarkan untuk menciptakan kebencian dan ketakutan. Hal-hal seperti ini kerap kali terjadi dalam negara demokrasi, namun jika terus dibiarkan dan tidak dilakukan mitigasi maka hal ini akan membesar menjadi konflik horizontal yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

Oleh karenanya, Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta kepada seluruh jajaran Insan Adhyaksa di seluruh penjuru tanah air untuk segera:

  1. Melaksanakan pemetaan potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) dalam proses pemilihan umum sebagai bentuk deteksi dan pencegahan dini.
  2. Melakukan langkah-langkah strategis dalam rangka menciptakan pelaksanaan pemilihan umum yang sesuai dengan prinsip serta ketentuan peraturan perundang-undangan dan melakukan koordinasi dengan para stakeholders yang berkaitan dengan pelaksanaan pemilihan umum.
  3. Melakukan identifikasi dan inventarisasi terhadap segala bentuk potensi tindak pidana pemilihan umum baik yang terjadi sebelum, saat pelaksanaan, maupun pasca diselenggarakannya pemilihan umum.

Selanjutnya, Wakil Jaksa Agung mengatakan Kejaksaan sebagai salah satu sub sistem dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), harus aktif, kolaboratif, dan koordinatif dalam setiap penanganan laporan pengaduan tindak pidana umum maupun tindak pidana khusus yang melibatkan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota legislatif, serta calon kepala daerah.

“Hal ini perlu penanganan secara khusus dengan tetap mengedepankan kecermatan dan kehati-hatian guna mengantisipasi adanya indikasi terselubung yang bersifat black campaign yang dapat menghalangi suksesnya pemilu serta untuk menghindari proses penegakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan dipergunakan sebagai alat politik praktis oleh pihak-pihak tertentu,” imbuh Wakil Jaksa Agung.

Pada kesempatan ini, Wakil Jaksa Agung mewakili Jaksa Agung menyampaikan rasa hormat dan penghargaan setinggi-tingginya dengan senantiasa mengingat dan mendoakan pendiri bangsa, kepada para pahlawan pendahulu, atas segala jerih payah pengorbanan harta, jiwa, dan raga demi mengantarkan segenap bangsa Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Indonesia.

Terakhir, Jaksa Agung melalui Wakil Jaksa Agung mengucapkan Selamat Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, teriring doa dan harapan semoga bangsa Indonesia terus melaju dan mewujudkan Indonesia sebagai negara yang maju, kuat, dan disegani dalam pergaulan dunia. “Dirgahayu Republik Indonesia, Sekali Merdeka Tetap Merdeka!”.

Hadir dalam upacara hari ini yaitu Jaksa Agung Muda Pembinaan, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Jaksa Agung Muda Pidana Militer, Jaksa Agung Muda Pengawasan, Para Staf Ahli Jaksa Agung, Para Pejabat Eselon II, III, IV dan seluruh pegawai pada Kejaksaan Agung.

Siaga Kelistrikan, PLN Siap Sukseskan Rangkaian HUT ke-78 RI dengan Kualitas Listrik Terbaik

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik andal di 1.305 lokasi peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di seluruh penjuru tanah air. Guna menyukseskan perayaan tersebut, PLN telah memastikan kesiapan kelistrikan seluruh unit baik dari pembangkit, transmisi sampai dengan jaringan distribusi.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo usai melakukan pemantauan langsung kesiapan listrik menjelaskan, selama masa siaga HUT ke-78 RI yang ditetapkan mulai 16 sampai 18 Agustus 2023, PLN bersiaga mulai dari pidato kenegaraan presiden, malam tasyakuran, upacara pengibaran bendera, upacara penurunan bendera sampai dengan agenda pendukung lainnya.

“Kami pastikan pasokan listrik pada rangkaian HUT ke-78 RI andal. Baru saja kami melakukan pemantauan langsung dan assesment ke seluruh unit dan sub holding. Semua telah melakukan pemeliharaan preventif mulai dari pembangkit, transmisi sampai dengan jaringan distribusi, semuanya berstatus normal (cadangan daya lebih besar dari pada kapasitas pembangkit terbesar yang beroperasi),” ujar Darmawan, Rabu (16/8).

Darmawan melanjutkan, kesiapan PLN dalam mengawal HUT Ke-78 RI ini juga didukung dengan skema pengamanan berlapis yang didukung dengan peralatan berupa genset sebanyak 971 unit, Uninterruptible Power Supply (UPS) sebanyak 373 unit, Unit Gardu Bergerak (UGB) sebanyak 1.070 unit, dan crane sebanyak 150 unit.

Selain itu, PLN menyiagakan 2.020 posko siaga dengan menerjunkan 43.689 personel pelayanan teknik dan 184 regu Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Tegangan Tinggi (TT) dan Tegangan Menengah (TM). Guna mempermudah mobilitas para personel yang bersiaga, PLN membekali personelnya dengan kendaraan mobil sebanyak 3.269 unit dan motor sebanyak 3.421 unit. PLN juga melakukan pembatasan terhadap pekerjaan yang berpotensi menimbulkan gangguan, kecuali kondisi emergency.

“Kami siaga penuh baik sistem kelistrikan, peralatan, maupun personel. Secara nasional kami sampaikan sistem kelistrikan dalam kondisi yang terjaga dan aman. Sehingga, kami menjamin masyarakat bisa khidmat mengikuti segala agenda kenegaraan dalam rangka HUT RI,” ujar Darmawan.

Sepanjang tiga tahun terakhir, PLN, kata Darmawan telah berhasil melakukan program transformasi bisnis operasional berbasis digitalisasi. Transformasi tersebut membawa dampak yang signifikan pada berbagai lini perusahaan.

Menurutnya, kini, monitoring operasional kelistrikan tak lagi dilakukan secara manual, namun telah diotomatisasi secara real time untuk memperkecil kemungkinan terjadinya gangguan.

“Kalau dulu ada laporan gangguan mungkin butuh waktu lama. Sekarang jika ada laporan gangguan, maka tim PLN akan langsung bergerak dalam hitungan menit. Saya tegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan layanan kelistrikan atau gangguan selama agenda HUT ke-78 RI ini, dan juga seterusnya,” tutup Darmawan.

Jaksa Harus Mampu Tegakan Hukum dan Berorientasi pada Manfaat dan Keadilan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan Kunjungan Kerja di Kejaksaan Negeri se-DKI Jakarta yaitu Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Barat, yang dilakukan secara mendadak tanpa terjadwal sebelumnya.

Kunjungan kerja tersebut dalam rangka melihat kesiapan sarana dan prasarana pelayanan publik.

Dalam kunjungannya, Jaksa Agung secara khusus menyampaikan kepada setiap satuan kerja agar memperhatikan proses penanganan perkara, tidak hanya mengejar proses cepat tapi harus mampu menghadirkan rasa keadilan dan kemanfaatan kepada masyarakat.
Jaksa Agung juga mengingatkan bahwa eksekusi perkara pidana tidak hanya badan (orang), tetapi juga benda, uang pengganti dan barang.

“Khusus terkait dengan barang, agar menjadi perhatian lebih yakni terkait dengan perawatan. Keutuhan dan keaslian barang tersebut harus dijaga,” ujar Jaksa Agung.

Jaksa Agung juga menyempatkan diri bertemu dengan siswa Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) yang sedang mengikuti praktik kerja lapangan di beberapa Kejaksaan Negeri tersebut.

Secara spesifik, Jaksa Agung menyampaikan pentingnya membangun integritas, disiplin, dan memupuk diri untuk terus meningkatkan sumber daya manusia.

“Semakin hari, modus tindak pidana akan semakin canggih dan beragam. Jaksa harus mampu memecahkan setiap persoalan hukum secara cepat, tepat, akurat dan memenuhi rasa keadilan masyarakat,” imbuh Jaksa Agung.

Selanjutnya, Jaksa Agung berpesan bahwa menjadi Jaksa di era sekarang tidak mudah, harus menguasai multidisipliner keilmuan, dan tidak cukup hanya belajar hukum, tetapi juga harus menguasai ilmu ekonomi, ilmu komunikasi dan ilmu digitalisasi.

“Saya selalu berpesan agar jaga nama baik institusi, nama baik keluarga, nama baik diri sendiri. Karena ketika kalian di tengah-tengah masyarakat, semua akan dinilai manfaat apa yang anda berikan kepada mereka,” pungkas Jaksa Agung.

Dalam kunjungan kerjanya, Jaksa Agung didampingi oleh Asisten Khusus Jaksa Agung Sri Kuncoro dan Asisten Umum Jaksa Agung Herry Hermanus Horo.

Presiden: Capaian Setahun Terakhir Cukup Baik

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan banyak kemajuan yang telah diraih selama satu tahun terakhir, mulai dari penanganan stunting, internasional trust, meningkatnya indeks pembangunan manusia, dan beberapa hal lainnya. Keberhasilan tersebut, menurut Presiden, dapat diraih berkat kepercayaan dan kerja sama seluruh pihak.

“Oleh sebab itu saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Lembaga Tinggi Negara, para ulama Tokoh agama Tokoh masyarakat dan Pemimpin Adat, kepada guru, budayawan, tenaga kesehatan dan awak media, kepada partai politik, politisi, aparat pemerintah dan TNI Polri, serta kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah memberikan dukungan selama ini,” ujar Presiden dalam pidato Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dalam rangka HUT Ke-78 Proklamasi Kemerdekaan RI, di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Rabu (16/8/23).

Presiden merinci, angka stunting sudah berhasil diturunkan pada 2022 hingga 21,6%. Kemudian, Indeks Pembangunan Manusia menjadi 72,9 dan Indeks Pemberdayaan Gender menjadi 76,5.

Ditegaskan Presiden, ke depan akan ada tantangan yang lebih sulit akan dihadapi. Oleh karenanya, dibutuhkan keberanian dan kepercayaan untuk mengambil langkah kebijakan yang tidak populer.

“Oleh sebab itu menurut saya, pemimpin itu harus punya public trust karena kepercayaan adalah salah 1 faktor penentu. Bisa berjalan atau tidaknya suatu kebijakan, bisa diikuti atau tidaknya sebuah keputusan. Ini adalah modal politik dalam memimpin sebuah bangsa,” jelas Presiden.

Anggota DPR RI Ismail Thomas Jadi TersangkaKorupsi Tambang

0

 

JAKARTA (Pertamanews.id) – Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAMPIDSUS) telah menetapkan IT selaku Anggota Komisi I DPR RI atau Mantan Bupati Kutai Barat periode 2006 s/d 2016 sebagai TERSANGKA, terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi penerbitan dokumen perizinan pertambangan PT Sendawar Jaya, bertempat di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Selasa (15/8).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Ketut Sumadena mengatakan, adapun Peran Tersangka IT dalam perkara ini yaitu secara bersama-sama membuat dokumen palsu terkait perizinan pertambangan.

” Dokumen tersebut dimaksudkan untuk mengambil alih usaha pertambangan dengan cara mempergunakan dokumen sebagai bukti administrasi seolah-olah PT Sendawar Jaya adalah perusahaan yang memiliki izin secara sah,” jelas Ketut dalam keterangan persnya.

Pasal yang disangkakan terhadap perbuatan Tersangka IT yaitu Pasal 9 Undang-Undang Pemberantasan Korupsi jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

“Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp50.000.000 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp250.000.000 (dua ratus lima puluh juta rupiah) pegawai negeri atau orang selain pegawai negeri yang diberi tugas menjalankan suatu jabatan umum secara terus menerus atau untuk sementara waktu, dengan sengaja memalsu buku-buku atau daftar-daftar yang khusus untuk pemeriksaan administrasi,” ungkap Ketut.

Selanjutnya untuk mempercepat proses penyidikan, berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: Prin-27/F.2/Fd.2/08/2023, Tersangka IT dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari terhitung tanggal 15 Agustus s.d 3 September 2023.