spot_img
Beranda blog Halaman 367

Kolaborasi Dengan ACE, PLN Gandeng 2 Perusahaan Listrik Malaysia Kembangkan Sistem Interkoneksi Antar Negara

0

BADUNG (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) berkolaborasi dengan ASEAN Centre for Energy (ACE) dan dua perusahaan listrik asal Malaysia, Sabah Electricity Sdn Bhd (SESB) dan Tenaga Nasional Berhad (TNB) untuk mengembangkan sistem interkoneksi antar negara. Kolaborasi tiga perusahaan listrik dan organisasi ASEAN ini direalisasikan dengan penandatanganan Momerandum of Understanding (MoU) pada salah satu rangkaian acara ASEAN Ministers on Energy Meeting_ (AMEM) ke-41 dan ASEAN Energy Business Forum (AEBF) di Bali, Jumat,(25/8).

Penandatanganan MoU yang turut disaksikan oleh para menteri energi negara-negara ASEAN ini bertujuan untuk menjaga ketahanan energi kawasan Asia Tenggara lewat sistem interkoneksi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menjelaskan salah satu kesepakatan pertemuan menteri energi se-ASEAN ini mengusung ketahanan energi sebagai landasan penting. Untuk bisa mendukung ketahanan energi terutama di kawasan Asia Tenggara, para menteri sepakat untuk mengembangkan sistem interkoneksi energi.

“Deklarasi ini berfokus kepada interkonektivitas energi yang merupakan prioritas keekonomian Indonesia pada Keketuaan Indonesia pada ASEAN 2023. Deklarasi ini bertujuan mengejar target kawasan ASEAN untuk interkoneksi antar negara melalui ASEAN Power Grid (APG),” ujar Arifin.

Langkah agresif Indonesia dalam mendukung APG ini, PLN mengambil peran penting dalam melanjutkan kerja sama dengan perusahaan listrik asal Malaysia Sabah Electricity Sdn Bhd untuk pengembangan interkoneksi listrik antara dan Kalimantan-Sabah dan Tenaga Nasional Berhad dalam pengembangan jalur interkoneksi listrik Sumatera-Semenanjung Malaysia

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan perseroan mendukung penuh adanya interkoneksi antar negara ini. Kerja sama antara Indonesia dan Malaysia sudah lama terjalin dan akan semakin diperkuat lewat kajian bersama untuk pengembangan lebih lanjut.

“Mimpi besar ASEAN Power Grid adalah bagaimana proyek ini dapat membawa kesejahteraan bagi negara-negara Asia Tenggara. Impian ini tentunya dapat dicapai melalui kolaborasi. Terlebih lagi, Asia Tenggara adalah salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia,” ujar Darmawan.

Darmawan menjelaskan sejalan dengan langkah mendukung interkoneksi antar negara se-ASEAN, PLN dan pemerintah Indonesia juga fokus melakukan pengembangan sistem interkoneksi antar wilayah di Indonesia. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki tugas untuk mengalirkan listrik bagi seluruh masyarakat yang tersebar di lebih dari 17.000 pulau.

“Kami saat ini sedang membuat terobosan dalam membuat green super grid, di mana jaringan interkoneksi antar pulau menjadi prioritas kami. Sehingga langkah ini juga sejalan dengan semangat ASEAN Power Grid (APG) sebagai bagian menjaga ketahanan energi di kawasan ASEAN,” tegas Darmawan.

President and Chief Executive Officer of Tenaga Nasional Berhad Dato’ Indera Ir. Baharin menyambut baik kerja sama ini. Lewat kerja sama ini mampu memperkuat hubungan dan kerja sama bilateral kedua negara. Di satu sisi, kerja sama ini juga mampu mempercepat pengembangan energi bersih di kedua negara.

“Hal ini juga merupakan tonggak penting dalam upaya TNB untuk memperdalam inisiatif kolaborasi ramah lingkungan, memperkuat keandalan dan ketahanan jaringan listrik ASEAN yang saling terhubung, serta mendorong integrasi energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara,” terang Baharin.

Baharin menambahkan kerja sama ini menjadi pondasi untuk pemanfaatan sumber daya energi terbarukan yang melimpah, mendorong pendistribusian kapasitas listrik yang berlebih, memicu pertumbuhan ekonomi, dan mewujudkan ketahanan energi di seluruh negara ASEAN.

Sementara itu Chief Executive Officer of Sabah Electricity Sdn Bhd (SESB) Mohd. Yaakob Jaafar juga sepakat atas terobosan pembangunan jaringan listrik ASEAN. Menurutnya, hal ini sejalan dengan cita-cita ASEAN dalam mencapai ketahanan energi yang berkelanjutan.

“Kerja sama ini mempunyai manfaat besar bagi ketahanan dan keberlanjutan energi. Khususnya untuk hubungan antara Sabah dan Kalimantan yang mampu memberikan pembagian sumber daya dan mendorong pertumbuhan energi berkelanjutan, pembangunan ekonomi dan meningkatkan ketahanan energi,” tegas Yaakob.

Lewat Festival Generasi Happy di Semarang, Tri Ajak Gen Z Ciptakan Ekosistem Digital yang Positif

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Tri melalui Festival Generasi Happy kini hadir di Kota Semarang, didukung dengan empat pilar yang menjadi latar belakang program ini, yaitu literasi digital, skill development, academy dan entertainment, Festival ini mengajak Gen Z untuk lebih memahami pentingnya literasi digital dan memanfaatkan dunia digital secara kreatif dan positif.

Sebelumnya, kegiatan ini sukses menginspirasi Generasi Z (Gen Z) di Kota Pontianak dan Surabaya. Semarang menjadi destinasi dari Festival Generasi Happy karena provinsi Jawa Tengah merupakan satu dari lima Provinsi di Indonesia dengan indeks literasi digital tertinggi, yakni dengan skor 3,611. Hal ini menegaskan bahwa Gen Z di Semarang, yang termasuk wilayah Jawa Tengah, memiliki pemahaman literasi digital yang baik dan dapat ditingkatkan dalam skor skala nasional.

Kota Semarang menjadi kota ketiga dari rangkaian lima kota yang dikunjungi oleh Tri di tahun 2023, yaitu Pontianak, Surabaya, Semarang, Tangerang, dan Lampung. Rangkaian program Generasi Happy 2023 di Semarang diawali dengan kegiatan school & campus visit, kompetisi dance, dan puncaknya, Tri menghadirkan Festival Generasi Happy yang digelar hari ini di Lapangan Parkir Marina Convention Center, Semarang.

Galuh Neftita, SVP Head of Brand & Marketing Communications Tri mengungkapkan, Festival Generasi Happy Semarang hadir untuk semakin memperkuat bekal literasi digital Gen Z di Semarang.

“ Program Generasi Happy merupakan wujud nyata komitmen Tri dalam mendukung aktivitas generasi muda di dunia digital agar bisa berkarya secara kreatif dan positif. Hal ini sejalan dengan tantangan yang dihadapi oleh para Gen Z dalam penggunaan platform digital saat ini, seperti hoax, cyberbullying, ujaran kebencian, dan lain-lain. Dengan Festival Generasi Happy di Semarang, Tri turut mengambil peran dalam menciptakan ekosistem digital yang positif, serta mengajak Gen Z untuk memanfaatkan dunia digital secara kreatif. Melalui program ini, kami memberikan edukasi tentang peran penting literasi digital dengan menggali inspirasi secara langsung dari para tokoh inspiratif serta content creator yang kami hadirkan,” jelas Galuh dalam Konferensi Pers, di Lapangan Parkir Marina Convention Center, Semarang, Sabtu (26/8).

Deretan narasumber inspiratif, musisi, dan content creator ikut meramaikan keseruan Festival Generasi Happy Semarang.

Festival Generasi Happy di Semarang kali ini turut dimeriahkan oleh sederet musisi yang banyak diidolakan Gen Z, antara lain Rossa dan Awdella, serta musisi kebanggaan Semarang, Figura Renata dan Pertelon Koplo.

Selain hiburan, panggung Festival Generasi Happy pun menghadirkan talkshow inspiratif ‘Mata Najwa’ bersama Najwa Shihab, yang mengusung tema “Survival Kit Dunia Digital”.

Pada kesempatan ini, Najwa mengajak Jovial Da Lopez, aktor dan content creator; Vina Muliana, content creator seperti Ardit Erwandha, stand up comedian, serta tokoh inspiratif lainnya untuk menginspirasi dan mengedukasi Gen Z di Semarang.

Awdella, salah satu musisi yang memeriahkan Generasi Happy menyampaikan, menjadi bagian dari Festival Generasi Happy merupakan sebuah kebanggan bisa berada diposisi saat ini.

“ Hari ini saya sangat senang dan tentunya bangga bisa menjadi bagian dari Festival Generasi Happy bersama Tri. Seperti yang kita ketahui bersama, era digital telah memudahkan musisi untuk memperkenalkan dan mempromosikan karya-karya, serta memperluas jangkauan basis penggemar. Dengan penampilan dalam festival ini, saya mendukung Gen Z di kota Semarang yang juga memiliki passion di bidang musik, agar mereka dapat lebih berani menunjukkan potensi dan memanfaatkan dunia digital untuk membuka kesempatan yang lebih luas,” ujar Awadella.

Di festival tahun ini, Tri juga memperkenalkan Generasi Happy Academy, workshop interaktif bersama para ahli di dunia digital. Workshop kali ini di Semarang menghadirkan Denis Ardiko dan Lianna Nathania dari TikTok, Firza Arifien dan Gilang
Essabieq dari Noice, serta Hana A. Devarianti dari YouTube. Siapa pun dapat ikut serta dalam sesi ini untuk belajar langsung dari para pakar di dunia digital. Di akhir acara, peserta akan mendapatkan e-certificate. Festival Generasi Happy terbuka untuk para pengguna setia Tri maupun pelanggan baru. Untuk mendapatkan entry pass, pengguna Tri dapat langsung mendaftarkan nomor Tri di website generasihappy.tri.co.id, dan cukup melakukan isi ulang Paket Happy senilai Rp30.000 untuk bisa mendapatkan unique code yang bisa ditukar dengan entry pass Generasi Happy di lokasi acara Festival Generasi Happy.

Bagi pengguna baru Tri, dapat langsung membeli Kartu Perdana Happy seharga Rp25.000 di retailer Tri terdekat, 3Store, maupun lewat perdana.tri.co.id, lalu daftarkan nomor Tri di website dan ikuti petunjuk selanjutnya. Setelah proses registrasi selesai, pendaftar akan mendapatkan SMS berisi unique code yang dapat ditukar dengan entry pass Festival Generasi Happy.

Bersamaan dengan festival ini, Tri juga berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman telekomunikasi digital terbaik bagi pelanggan setia dengan jaringan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat). Setelah sukses melakukan integrasi jaringan yang rampung pada akhir Maret 2023 lalu, Indosat sudah menjangkau 98% total populasi di Jawa Tengah.

Informasi lebih lanjut mengenai Generasi Happy dapat diakses melalui website resmi GenerasiHappy.tri.co.id. Nantikan Festival Generasi Happy di kota-kota selanjutnya!

PLTU Suralaya dan 5 Pembangkit Milik PLN Grup Raih 7 Penghargaan Tingkat ASEAN, Bukti Operasional Pembangkit Ramah Lingkungan

0

BADUNG (Pertamanews.id) – Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya dan 5 pembangkit PT PLN (Persero) Grup lainnya mendapatkan 7 penghargaan internasional atas tata kelola operasional pembangkit yang baik, mampu mengurangi emisi dan menjadi pendorong perekonomian.

7 penghargaan tersebut diberikan kepada PLTU Suralaya, PLTU Lontar, PLTU Pelabuhan Ratu, PLTU Paiton, PLTU Jeranjang dan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Gunung Wugul. Pengakuan internasional ini diserahkan langsung oleh pewakilan Komite ASEAN yang terdiri dari gabungan Menteri Energi negara-negara di Asia Tenggara saat Gala Dinner ASEAN Ministers Energy on Meeting (AMEM) ke-41 di Bali, Jumat (25/8).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan penghargaan ini menjadi bukti bahwa PLN dalam menjalankan operasional pembangkit sangat patuh terhadap prinsip Environmental, Social and Governance (ESG). PLN sebagai perusahaan global selalu memastikan operasional pembangkit yang efisien, andal dan ramah lingkungan.

“Kita semua di sini menghadiri acara ASEAN Energy Forum yang dipimpin langsung oleh Pak Menteri ESDM, Arifin Tasrif. Apresiasi dari ASEAN menjadi bukti pengakuan internasional atas pengelolaan pembangkit kita di mana kualitas dari operasional pembangkit excellent dan tak lepas dari prinsip keberlanjutan. Apresiasi ini adalah cambuk bagi kita semuanya bahwa kerja keras kita, dedikasi kita, pengorbanan kita di acknowledge atau diakui hingga di tingkat ASEAN,” kata Darmawan.

Darmawan menjelaskan dalam pengelolaan pembangkit, PLN menerapkan sistem yang berbasis digital. Monitoring sistem pembangkit membuat operasional semakin efektif dan efisien karena seluruhnya dapat dipantau langsung secara real time.

“Kami juga memastikan bahwa penggunaan teknologi terbaru di pembangkit dilakukan, sehingga emisi yang dihasilkan dari operasional pembangkit bisa diminimalisir,” ujar Darmawan.

Inovasi teknologi juga terus dilakukan perusahaan dengan membuat terobosan pengelolaan waste management yang mumpuni. PLN juga memanfaatkan sumber daya sekitar dan keterlibatan masyarakat sehingga kinerja operasional bisa memberikan multiplier effect menggerakan ekonomi kerakyatan.

Secara total PLN Grup meraih 8 penghargaan dalam ASEAN Energy Award 2023 dengan rincian sebagai berikut:

PLTU Suralaya (PLN Indonesia Power) meraih dua penghargaan dalam kategori Combine Cycle Thermal (CCT) Utilisation for Power Generation dan Implementasi Biomassa.

Selanjutnya, PLTU Lontar (PLN Indonesia Power), PLTU Pelabuhan Ratu (PLN Indonesia Power), PLTU Paiton (PLN Nusantara Power), dan PLTU Jeranjang (PLN Indonesia Power) mendapatkan predikat winner dalam kategori pengelolaan PLTU yang ramah lingkungan serta satu penghargaan diberikan kepada Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Gunung Wugul (PLN Indonesia Power) karena teknologi digital yang dikembangkan mampu menekan emisi gas rumah kaca (GHG Emissions).

Selain untuk pembangkit, subholding PLN Indonesia Power juga meraih penghargaan atas langkahnya dalam waste solution approach melalui program Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) yang berhasil mengurangi emisi di kota Cilegon.

Akuntabilitas Lebih Terjaga, 7.809 Desa di Jateng Siap Terapkan Transaksi Nontunai

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Bank Jateng, siap menerapkan transaksi nontunai. Saat ini pilot project baru dilakukan di Desa Gondang, Cepiring, Kabupaten Kendal, hingga nantinya pada 2024, sebanyak 7.809 desa di Jateng akan menerapkan transaksi nontunai.

Penerapan transaksi nontunai terhadap pengelolaan keuangan dan sumber-sumber pendapatan serta kekayaan desa ini diberlakukan, menyusul peluncuran sistem Transaksi Nontunai pada Pemerintah Desa, di Gradhika Bakti Praja, kompleks kantor Gubernur Jateng, Jumat (25/8/2023).

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, pemerintah bercita-cita menerapkan tansaksi nontunai, agar pengelolaan keuangan desa menjadi lebih efisien, efektif, dan akuntabel. Pasalnya, dengan transaksi nontunai, semua pembayaran langsung dikirim ke rekening penerima pembayaran.

“Dengan transaksi nontunai, semua datanya tercatat. Jadi, kalau orang mau minta pertanggungjawaban, tinggal buka, datanya ada semua. Berbeda kalau melakukan pembayaran dengan tunai. Bilangnya bayarnya Rp100, padahal yang diserahkan hanya Rp50. Enggak bakal bisa kelihatan,” kata Sumarno, seusai meresmikan kegiatan.

Menurutnya, dengan transaksi nontunai, semua pasti masuk ke rekening penerima. Sehingga, akuntabilitas dapat lebih terjaga. Dengan transaksi nontunai, pihak yang berniat melakukan kecurangan pun akan susah, karena tercatat dan harus masuk ke penerima.

“Kalau mau nakal, pun harus komunikasi ke penerima. Itu juga komunikasinya enggak mudah. Akuntabilitasnya lebih terjaga. Ini juga sudah dilakukan di pemerintah daerah, baik pemrintah pusat, dana APBN, APBD, semua menggunakan transaksi nontunai,” ujarnya.

Transaksi nontunai juga telah dilakukan Pemprov Jateng. Hasilnya saat ini sudah kelihatan. Adapun teknisnya nanti akan diberikan pelatihan terlebih dulu. Sehingga, dari pihak desa akan paham jika semua transaksi akan dilakukan dengan nontunai. Misalnya, dari dana desa mungkin melakukan bayar dengan pihak ketiga, atau pemberian gaji. Itu semua itu harus transfer atau tidak boleh ambil uang terus diberi.

Ditambahkan, saat ini baru Kabupaten Purworejo yang sudah siap. Harapannya nanti semua akan menerapkan transaksi nontunai. Terlebih, masalah kepatuhan perpajakan juga akan terjaga. Menurutnya, pihak Kemendagri menargetkan pada 2024 semua desa melakukan transaksi nontunai. Pihak Bank Jateng juga sudah menyiapkan semua instrumennya.

“Kesiapan jaringan, kami dari Pemprov Jateng juga membantu desa yang blindspot yang kaitannya dengan masalah jaringan. Diskominfo sudah siap. Kita juga ada 300-an desa yang sudah kita bantu. Kemarin juga penanganan Covid, kemiskinan, itu juga kita memberi wifi,” ujar Sumarno.

Pelaksana Tugas Dirut Bank Jateng, Irianto Harko Saputro mengatakan, program itu sebetulnya sudah lama dan implementasi baru di Kendal. Harapannya akan dilakukan di semua desa. Saat ini, pihaknya terus menyiapkan semua perangkat, mulai dari perangkat keras dan lainnya.

“Kalau tadi yang diinformasikan di 2024 clear semua. Tapi ini mulai jalan, perlahan semua desa kabupaten/ kota akan melakukan itu. Transaksi total Rp 7,8 triliun. Desanya 7.809 desa, kita siapkan. Kita dukung pemerintah,” ucapnya.

Program PLN Peduli Salurkan Bantuan Pengembangan UMKM di Cirebon

0

CIREBON (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) melalui Program PLN Peduli terus bergerak memberikan kontribusi dalam upaya memajukan kesejahteraan masyarakat. Terbaru, bantuan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) disalurkan kepada masyarakat desa Tuk dan Desa Kanci di Kabupaten Cirebon. Bantuan yang diberikan melalui PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan terhadap daerah yang menjadi wilayah kerja.

Dalam pelaksanaan programnya kali ini, PLN UIP JBT didampingi oleh Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) yakni organisasi yang berfokus pada keberlanjutan aspek sosial yang berada di internal maupun eksternal lembaga. Bantuan yang diberikan cukup beragam, mulai dari dilakukannya asesmen UMKM, pelaksanaan dan pendampingan berupa pelatihan yang terkait hingga bantuan peralatan dan pemasaran produk serta pengurusan legalitas izin.

General Manager PLN UIP JBT, Djarot Hutabri EBS menyampaikan rasa sukacitanya karena PLN terus konsisten menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan di wilayah kerja unitnya masing-masing. Terlebih, saat ini katanya, PLN terus berfokus pada program-program yang memiliki sifat keberlanjutan dan mendukung produktivitas masyarakat sesuai dengan program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang telah dicanangkan oleh PBB yaitu nomor 1 dan 8, yaitu Menghapus Kemiskinan; Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

“ Kini, perkembangan sektor UMKM terus mengalami peningkatan setelah sebelumnya mengalami efek negatif dari pandemi Covid-19. Adanya peningkatan tersebut membuktikan bahwa masyarakat memiliki semangat yang bagus dalam meningkatkan taraf hidup,” ujar Djarot.

Namun, menurut Djarot, yang disayangkan adalah masih banyak UMKM yang kesulitan dalam berkembang karena masih minimnya sumber daya yang dibutuhkan.

“Sangat disayangkan apabila perjuangan itu harus berhenti karena kurangnya dana atau alat untuk mengembangkan produksi atau mungkin kurangnya skill atau keterampilan. Oleh karena itu, kami berharap melalui bantuan ini, pelaku UMKM menjadi lebih semangat untuk berkembang sehingga turut mempu membuka lapangan kerja baru,” kata Djarot.

Kegiatan pendampingan UMKM ini direncanakan berlangsung selama lima bulan hingga bulan Desember 2023. Diharapkan melalui pendampingan serta pelatihan ini, motivasi para pelaku UMKM semakin bertumbuh. Selain itu diharapkan juga meningkatnya pengetahuan serta keterampilan serta adaptasi terhadap teknologi sehingga dapat meningkatkan jumlah kapasitas produksi, jumlah aset hingga kemampuan manajemen pelaku UMKM.

Kepala Desa Tuk, Paturohim Wijaya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PLN atas bantuan pengembangan yang telah diberikan. Dirinya berharap melalui bantuan tersebut bisa semakin meningkatkan kemampuan dalam memperluas jangkauan pemasaran produk mereka.

“ Alhamdullilah, kami dari Desa Tuk mendapatkan bantuan dari Program PLN Peduli. Mudah-mudahan bantuan ini bisa berguna dan bermanfaat bagi desa kami, baik dari segi pemasaran atau juga dari segi kemasan yang perlu kita tingkatkan lagi,” kata Paturohim.

Pemilu 2024, Rektor Undip Tegaskan Netral Tidak Ada Pengaruh Partai Politik

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Yos Johan Utama menegaskan, Undip merupakan lembaga pendidikan yang bersifat netral yang tidak mendukung salah satu calon tertentu.

Hal itu disampaikan karena adanya pemberitaan tentang alumni Undip yang mendukung salah satu calon presiden di pemilu 2024 mendatang.

” Sebagai perguruan tinggi, Universitas Diponegoro fokus pada Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bersih dari pengaruh partai atau politik praktis lainnya,” tegas Yos dalam keterangan persnya, Jumat (25/8).

Rektor Undip menjelaskan, untuk pilihan calon presiden adalah pilihan individu yang bersifat rahasia. Sehingga pilihan adalah pilihan pribadi atau individu bukan atas nama lembaga atau institusi karena sejatinya UNDIP adalah kampus yang menjunjung tinggi nilai Pancasila yang mengutamakan netralitas sebagai kampus yang bersih dari pengaruh politik praktis.

” Pemilu 2024 masing-masing individu punya hak suara dan itu bersifat rahasia,” tandasnya.

Undip melarang pihak manapun menggunakan nama institusi Universitas Diponegoro dalam upaya memberikan dukungan kepada calon presiden dan atau partai politik manapun.

Rakernas X Jaringan Kota Pusaka Indonesia, 78 Kepala Daerah se-Indonesia Diajak Mengenang Perjalanan KA Pertama melalui Napak Tilas

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mengajak 78 delegasi kabupaten dan kota se-Indonesia Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) dalam napak tilas perjalanan kereta api menggunakan kereta wisata dengan relasi dari Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng menuju Stasiun Kedungjati Kabupaten Grobogan pulang pergi pada Kamis (24/8).

JKPI sendiri merupakan sebuah jaringan antar kota dan kabupaten se-Indonesia yang memiliki tujuan menjaga kelestarian Benda Cagar Budaya (BCB) peninggalan sejarah Indonesia. Pada tahun ini, Kota Semarang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rakernas JKPI ke-X Tahun 2023 yang sudah dimulai sejak Selasa 22 Agustus hingga Jumat 25 Agustus 2023.

Dalam perjalanan menggunakan KA menuju Stasiun Kedungjati, 78 Kepala Daerah disuguhkan dengan wisata sejarah dengan mengenang perjalanan KA pertama di Indonesia. Dimana tepat pada 10 Agustus 2023 kemarin, sejarah perjalanan KA pertama tersebut genap berusia 156 tahun.

Napak tilas ini melewati 5 stasiun tertua di Indonesia, diantaranya: Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng, Stasiun Alastua, Stasiun Brumbung, Stasiun Tanggung dan berakhir di Stasiun Kedungjati. Jalur pada lintas Semarang – Tanggung ini pertama kali dibuka pada tanggal 10 Agustus 1867 dan merupakan jalur kereta api pertama yang beroperasi di Indonesia. Selanjutnya pada 19 Juli 1868 Nedherladsch Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) melanjutkan pembangunan jalur kereta api menuju Kedungjati sepanjang 9 km.

Kepala KAI Daop 4 Semarang Wisnu Pramudyo menyampaikan bahwa KAI terus melakukan sinergi dengan pemerintah daerah untuk mendukung program pemerintah salah satunya dalam bidang sejarah dan cagar budaya. “Hadirnya KAI juga tidak lepas dari sejarah negara Indonesia. Melalui kegiatan ini, yang selaras dengan tujuan diadakannya JKPI juga turut mengenalkan sekaligus mengenang perjalanan kereta api pertama di Indonesia yang dimulai di Semarang,” jelasnya.

Pada perjalanan napak tilas, para peserta JKPI dengan jumlah kurang lebih 300 orang tersebut menggunakan Kereta Luar Biasa (KLB) dengan susunan rangkaian terdiri dari satu Lokomotif, dua kereta kelas Priority, satu kereta kelas Imperial, tiga kereta kelas Ekskutif, satu kereta kelas Ekonomi, satu kereta makan dan satu kereta pembangkit. KLB merupakan kereta api yang dapat disewa pelanggan, dimana pelanggan dapat menentukan jenis kereta api, jadwal, serta stasiun keberangkatan dan kedatangan.

KAI juga menyediakan Kereta Wisata yang memiliki keunggulan yang berbeda. KAI memiliki berbagai tipe Kereta Wisata yang cocok digunakan untuk perjalanan rombongan dengan jadwal dan rute yang fleksibel. Terdapat Kereta Wisata tipe Bali, Imperial, Jawa, Nusantara, Priority, Retro, Sumatera, Toraja dan Kereta Istimewa.

“Masyarakat yang ingin menyewa KLB maupun kereta wisata, dapat menghubungi melalui Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, media sosial KAI121, atau customer service di stasiun,” terang Wisnu.

Sesampainya di Stasiun Kedungjati, para peserta JKPI disuguhkan dengan bangunan bersejarah yang ada di stasiun. Stasiun Kedungjati merupakan salah satu stasiun cagar budaya yang berada di wilayah Daop 4 Semarang yang mulai beroperasi pada 19 Juli 1868.

Arsitektur bangunan stasiun ini serupa dengan Stasiun Willem I di Ambarawa, bahkan dulu beroperasi jalur kereta api dari Kedungjati ke Stasiun Ambarawa, yang sudah tidak beroperasi pada tahun 1976. Pada tahun 1907, Stasiun Kedungjati yang tadinya dibangun dari kayu diubah ke bata berplester dengan peron berkonstruksi baja dengan atap dari seng.

Selain itu, saat berada di Stasiun Kedungjati para peserta juga diceritakan terkait sejarah perkeretaapian Indonesia yang dilanjutkan dengan hiburan musik. “Dengan kemegahan dari bangunan cagar budaya di Stasiun Kedungjati ini, diharapkan dapat sebagai pengingat sejarah Negara Indonesia serta menjadikan penyemangat bagi kita para penerus bangsa untuk terus menjaga dan melestarikan bangunan bersejarah,” ungkap Wisnu.

Bagi masyarakat yang berkeinginan untuk bekerjasama dalam pemanfaatan aset stasiun KAI seperti kegiatan kali ini, dapat menghubungi Unit Komersialisasi Non Angkutan yang berada di Kantor Daop maupun Divre di wilayah kerja KAI. Selain bisnis angkutan penumpang dan barang, KAI juga terus mengoptimalkan pengusahaan asetnya melalui bisnis Komersialisasi Non Angkutan.

Aset KAI lainnya yang dapat dikerjasamakan pemanfaatannya berupa museum, bangunan bersejarah, wifi (advertising slot), kegiatan shooting/pemotretan, event/activation, serta naming rights stasiun untuk memberikan kesempatan kepada mitra yang ingin membranding stasiun yang KAI kelola dengan brand atau produknya.

“Hampir seluruh aset KAI dapat dimanfaatkan masyarakat dengan skema kerja sama. Pada prinsipnya pemanfaatan aset dapat dilakukan sepanjang tidak mengganggu operasional kereta api dan tidak mengubah status kepemilikan pada aset yang dimanfaatkan,” tutup Wisnu.

Kejati Sumsel Tetapkan Bekas Dirut PTBA Tersangka Korupsi Akusisi Perusahaan

0

PALEMBANG (Pertamanews.id) – Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan kembali menetapkan 2 (Dua) Orang Tersangka sehubungan dengan hasil penyidikan dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Proses Akuisisi PT. Satria Bahana Sarana (SBS) Oleh PT. Bukit Asam (PT. BA) Melalui Anak Perusahaan PT. Bukit Multi Investama (BMI), Rabu (23/8).

Kepala Seksi Penerangan Hukum, Vanny Yulia Eka Sari menberdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Nomor : PRINT-04/L.6/Fd.1/11/2022 tanggal 24 November 2022 Jo. Nomor : PRINT-03/L.6/Fd.1/05/2023 tanggal 15 Mei 2023.

” Tim Penyidik telah mengumpulkan alat bukti dan barang bukti sehingga berdasarkan bukti permulaan yang cukup sebagaimana diatur dalam Pasal 184 ayat (1) KUHAP, Tim Penyidik kembali menetapkan 2 (Dua) Orang sebagai tersangka,” jelas Vanny.

Vanny menyampaikan, adapun identitas tersangka M selaku Direktur Utama PT. Bukit Asam (PT. BA) (periode tahun 2011 s/d April 2016) dan NT selaku Analis Bisnis Madya PT. BA Tahun 2012-2016 (Wakil Ketua Tim Akuisisi Jasa Penambangan).

” Sebelumnya para tersangka telah diperiksa sebagai saksi dan berdasarkan hasil pemeriksaan sudah cukup bukti bahwa yang bersangkutan terlibat dalam Dugaan Perkara dimaksud, sehingga tim penyidik pada hari ini meningkatkan status dari saksi menjadi tersangka dan terhadap para Tersangka (M dan NT) dilakukan tindakan penahanan untuk 20 (dua puluh hari) hari ke depan untuk tersangka M ditahan di RUTAN Kelas 1 Pakjo Palembang sedangkan NT ditahan di LAPAS Perempuan Merdeka Palembang dari tanggal 23 Agustus 2023 sampai 11 September 2023,” ungkap Venny.

Selanjutnya, Dasar untuk melakukan Penahanan sebagaimana diatur dalam Pasal 21 Ayat (1) KUHAP “Dalam hal adanya kekhawatiran bahwa tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti atau mengulangi tindak pidana”.

Adapun Perbuatan para tersangka melanggar,

Primair :
Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor : 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor : 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas Undang-undang Nomor : 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Subsidair :
Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor : 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor : 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas Undang-undang Nomor : 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana;

Untuk informasi lain, bahwa para Saksi yang sudah diperiksa sampai saat ini berjumlah 50 (lima puluh) Orang.

Bahwa Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan tentu saja akan terus mendalami alat bukti terkait dengan keterlibatan pihak lain yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidananya, serta akan segera melakukan tindakan hukum lain yang diperlukan sehubungan dengan penyidikan dimaksud

Pemimpin Perusahaan Listrik Asia Tenggara Bahas Pengembangan ASEAN Power Grid, PLN Tekankan Pentingnya Kolaborasi Demi Kesejahteraan Bersama

0

BADUNG (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) dengan tiga perusahaan listrik asal Malaysia, Laos dan Thailand membahas peluang adanya sistem interkoneksi listrik antar negara-negara Asia Tenggara pada ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) ke-41 di Bali, Kamis, (24/8).

Penjajakan awal ini dilakukan untuk mendukung semangat dalam menjaga ketahanan energi di kawasan Asia Tenggara.

Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam sambutannya di AMEM ke-41 menjelaskan di tengah pencapaian target transisi energi dan pengurangan emisi global, negara-negara ASEAN sepakat bahwa ketahanan energi di atas segalanya.

” Tagline energi ASEAN memuat tiga pilar energi: keberlanjutan, keamanan, dan interkonektivitas. Pilar-pilar ini mewakili tantangan utama kami dalam mempercepat konektivitas energi untuk mencapai pertumbuhan ASEAN yang berkelanjutan,” ujar Arifin.

Arifin juga menjelaskan fokus pembahasan dalam pertemuan menteri energi se-ASEAN kali ini adalah membuat sistem interkoneksi kelistrikan. Sebab, sistem interkoneksi ini bisa menjadi backbone jika suplai listrik di sebuah wilayah berlebih, maka bisa dialirkan sesuai dengan kebutuhan kawasan.

“Untuk mewujudkan hal ini, kami akan meningkatkan interkonektivitas melalui Trans-ASEAN Gas Pipeline (TAGP) dan ASEAN Power Grid (APG) untuk energi ASEAN yang berkelanjutan,” tambah Arifin.

Empat perusahaan listrik dalam pertemuan AMEM kali ini adalah Perusahaan Listrik Negara (PLN), Tenaga Nasional Berhad, perusahaan listrik asal Malaysia, Electricite du Laos, perusahaan listrik asal Laos dan perusahaan listrik asal Thailand, Electricity Generating Authority of Thailand (EGAT). Keempatnya duduk bersama untuk membahas peluang pengembangan sistem interkoneksi listrik antar negara.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam sesi diskusi panel menjelaskan sistem interkoneksi di ASEAN ini dapat membawa manfaat yang besar antar negara-negara di Asia Tenggara.

“Mimpi besar ASEAN Power Grid adalah bagaimana proyek ini dapat membawa kesejahteraan bagi negara-negara Asia Tenggara. Impian ini tentunya dapat dicapai melalui kolaborasi,” ujar Darmawan.

Interkoneksi ASEAN bukanlah hal yang baru bagi PLN. Sebelumnya Indonesia dan Malaysia sudah membuat langkah agresif dengan menghubungkan sistem Kalimantan dengan Sarawak. Selanjutnya PLN juga akan melanjutkan kolaborasi dengan Tenaga Nasional Berhad untuk interkoneksi Sumatera-Semenanjung Malaysia dan kolaborasi dengan Sabah Electricity Sdn. Bhd untuk interkoneksi Kalimantan-Sabah.

Meski bukan hal yang asing, namun untuk mewujudkan sistem interkoneksi antar negara ini bukanlah perkara mudah, ada tantangan dari sisi kebijakan, teknis maupun komersil. Namun tantangan tersebut bukanlah hal yang mustahil apabila semua pihak mempunyai semangat yang sama.

“Pertanyaannya adalah bagaimana kita akan mewujudkan rencana ini. Kita membutuhkan suatu semangat kolaborasi, persatuan, dan kesejahteraan bersama,” terang Darmawan.

Darmawan menambahkan semangat untuk duduk bersama mewujudkan ketahanan energi di kawasan ASEAN merupakan langkah yang baik. Apalagi, ASEAN merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dunia yang cukup kuat.

“Pertemuan ini juga akan menguatkan hubungan antar negara ASEAN yang dahulu terfragmentasi menjadi satu kesatuan yang solid. Saya yakin dengan semangat kolaborasi ini, kita bisa menghadapi segala tantangan yang ada bersama-sama, hanya ada satu arah, yaitu maju,” tambahnya.

Sementara itu President and Chief Executive Officer of Tenaga Nasional Berhad Dato’ Indera Ir. Baharin menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, rencana interkoneksi sistem listrik ini merupakan peluang investasi ke depan. Meski membutuhkan alokasi anggaran yang tak sedikit, namun dengan kolaborasi yang kuat maka bisa menjadi peluang yang menguntungkan bagi seluruh negara.

“Iklim investasi yang menarik, dan juga daya tarik secara pengembalian modal menjadi tantangan tersendiri. Meski memang model interkoneksi ini sukses diterapkan di Eropa. Peluang kolaborasi ini akan bisa ditingkatkan,” terang Baharin.

Managing Director of Electricite du Laos, Chanthaboun Soukaloune menyambut baik wacana membangun interkoneksi antar negara ASEAN. Ia menjelaskan selama ini skema interkoneksi sudah bisa dijalankan oleh Laos. Proyek interkoneksi listrik Laos Thailand Malaysia Singapura (LTMS) menjadi salah satu contoh terjalinnya interkoneksi sistem kelistrikan.

“LTMS merupakan salah satu proyek kebanggan kami dan merupakan wujud terlaksananya interkoneksi listrik. Kami mengapresiasi kerja sama bilateral antar negara ini khususnya antara Laos dan Thailand yang telah berlangsung lebih dari 15 tahun ini. Kerja sama ini juga semakin memperat hubungan bilateral antar negara,” ujar Chanthaboun.

Dampingi Megawati Resmikan Patung Bung Karno, Ganjar: Pancasila In Action Butuh Pendekatan Budaya

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo mendampingi Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri meresmikan Patung Bung Karno di Omah Petroek, Pakem, Sleman, Yogyakarta, Rabu (23/8/2023). Patung Bung Karno di Omah Petroek itu merupakan simbol Soekarno sebagai penggali nilai-nilai Pancasila yang harus tetap dilestarikan dan dijaga.

Selain Ganjar Pranowo, turut hadir mendampingi putri Soekarno itu adalah Hasto Kristiyanto Sekjen PDI-P, Romo Sindhunata, dan seniman patung Dunadi. Para seniman lain, antara lain Butet Kartaredjasa, Encik Krisna, Totok Hedi Santosa, dan lainnya juga hadir dalam peristiwa kebudayaan itu.

“Ini ada tokoh-tokoh, Mas Dunadi pematung yang hebat, ada Romo Sindhunata, dan ini adalah satu tempat yang lanskapnya bagus banget. Ternyata di sini berkumpul para seniman, agamawan, tokoh masyarakat yang biasa berdiskusi banyak hal tentang problem bangsa dan bagaimana solusinya dengan pendekatan kebudayaan,” kata Ganjar seusai mendampingi Megawati meresmikan Patung Bung Karno di Omah Petroek.

Patung Bung Karno setinggi enam meter tersebut dipahat oleh seniman atau pematung Dunadi. Patung itu memperlihatkan sosok Soekarno yang berdiri tegak dengan tangan kanan menunjuk ke arah Sang Saka Merah Putih yang ada di depannya. Sementara tangan kiri Soekarno menggenggam buku.

Patung itu merupakan simbol bagaimana Soekarno telah menggali nilai-nilai bangsa Indonesia yang kemudian ia namai sebagai Pancasila. Nilai-nilai Pancasila itu yang saat ini harus tetap dijaga sebagai ideologi bangsa Indonesia.

Bung Karno dalam menggali nilai-nilai Pancasila itu juga menggunakan pendekatan kebudayaan. Sehingga Bung Karno bisa menemukan lima hal mendasar yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia yang dapat menjadi landasan ideologi sebagai sebuah negara. Menurut Ganjar, pendekatan kebudayaan ini juga yang dibutuhkan untuk menginternalisasi nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Menurut saya bagus sekali dan tentu saja ada nilai-nilai ke-Indonesia-an yang masuk dalam butir-butir Pancasila itu musti kita laksanakan. Maka Pancasila-nya musti in action dan di sinilah pendekatan-pendekatan budaya itu dilakukan. Saya kira lanskapnya bagus, optik patungnya bagus tapi nilainya jauh lebih bagus,” kata Ganjar.

Dunadi selaku pembuat Patung Bung Karno itu mengatakan bahwa patung yang diresmikan itu merupakan pemberiannya untuk Omah Petroek. Ia memilih Patung Bung Karno karena terinspirasi oleh Omah Petroek yang sejuk, nyaman, bangunan yang megah dan toleransi.

“Ada perpustakaan di sini dan saya baca ada buku tentang Pancasila. Saya tergugah membuat patung Bung Karno di Omah Petroek karena beliau yang menggali nilai-nilai Pancasila. Omah Petroek ini simbol toleransi karena semua ada di sini,” katanya.

Danadi juga mengatakan bahwa Bung Karno adalah sosok pemimpin yang juga seorang seniman yang luar biasa, karena banyak peninggalannya yang memiliki unsur seni tingkat tinggi. Ia berharap ke depan lahir pemimpin yang juga dapat merangkul seniman dan sosok itu mengarah kepada seorang Ganjar Pranowo.

Sementara itu, Megawati Soekarnoputri mengatakan Patung Bung Karno di Omah Petroek itu sangat sesuai. Sebab Bung Karno bukan hanya seorang politisi tetapi juga seniman. Ia bahkan mengaku sangat senang karena diundang untuk meresmikan Patung Bung Karno di tempat yang indah.

“Tidak mungkin kalau saya tidak mau datang ke tempat ini. Biasanya saya diundang pasti urusannya politik. Saya senang diundang di acara seperti ini. Ayah saya bukan hanya politisi tetapi juga seniman. Sejak kecil saya diajari seni, umur lima tahun sudah diajari menari,” katanya saat memberikan sambutan.

Megawati menjelaskan, Soekarno sengaja mengajari seni, khususnya menari, kepada anak-anaknya agar dapat mengolah rasa. Sebab dalam menari ada ketukan dan gerakan-gerakan sedangkan untuk berganti gerak biasanya menggunakan satu tanda tertentu.

“Biasanya pakai suara ‘keprak’, itu didengar telinga tapi juga dengan perasaan. Saya sering berpikir. Beruntung masih banyak tempat seperti ini. Saya yakin masih banyak tempat lain di daerah yang seperti ini.”

“Tidak mudah menggeser, kalau istilah Bung Karno, kepribadian di bidang budaya. Rasa itu getaran di hati. Rasa itu tidak bisa diketahui oleh orang banyak. Kalau yang kumpul budayawan, rohaniawan. Itu cocok,” ungkapnya.