spot_img
Beranda blog Halaman 370

Gandeng Kemenkop, Sido Muncul Bantu Petani Rempah dan UMKM

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk berkomitmen memajukan petani rempah, beserta UMKM dan Koperasi terkait. Langkah tersebut akan dilakukan melalui beragam program yang dirancang bersama Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

Hal tersebut dikatakan Irwan Hidayat, Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, saat menerima kunjungan Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki, di Pabrik Sido Muncul Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (8/8/2023). Hadir pula Bupati Semarang, Ngesti Nugroho dan sejumlah perwakilan kelompok tani rempah.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan panen bersama tanaman stevia, yakni herbal berasa manis yang kini sedang dikembangkan oleh Sido Muncul, serta adanya dialog bersama para petani rempah.

Menurut Irwan, Sido Muncul berkomitmen untuk membantu para petani rempah agar dapat mengembangkan produknya. Dalam hal ini, petani dan UMKM akan ikut andil sebagai supply chain bagi industri jamu Sido Muncul dan Sido Muncul akan terjun langsung membantu apa yang menjadi permasalahan dari petani rempah selama ini.

“Jadi, saya dan Pak Teten ini tadi dapat ide, dimana salah satu tujuan Pak Menteri datang ke Sido Muncul adalah bagaimana agar Sido Muncul ini dapat berpartisipasi membantu koperasi atau UMKM,” ungkapnya.

Irwan menjelaskan poin rencana kontribusi Sido Muncul. Satu, tentang proses produksi, dimana Sido Muncul memiliki fasilitas dan akan mendampingi UMKM.

Selanjutnya, Sido Muncul juga akan membantu, kalau UMKM punya produk Sido Muncul akan membantu teknisnya, nanti bisa dilakukan uji stabilitas di Sido Muncul dengan fasilitas yang ada.

“Selain itu, kami juga punya laboratorium tanaman rempah, dan Sido Muncul akan terus melakukan riset tanaman. Nantinya, hasil riset itu akan dibagikan kepada petani atau UMKM agar bisa dikembangkan,” jelasnya.

Irwan Hidayat mengaku, ingin jika nantinya bibit bibit rempah sebagai bahan baku jamu berkualitas yang berhasil diciptakannya juga bisa dinikmati oleh para petani. Dengan begitu, sinergi ini akan dapat membantu para petani dan UMKM agar lebih maju dan berdaulat.

“Kami nanti juga akan membagikan mesin-mesin packaging, karena mesin packaging kami punya, datanya komplit, kami akan berikan lewat Kemenkop. Saya rasa jika sinergi ini dilakukan, hasilnya akan lebih optimal hasilnya,” tukas Irwan.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki menjelaskan, nantinya kebutuhan bahan baku jamu Sido Muncul akan dipasok para petani yang ikut dibantu dalam program ini. Sebagai pemasok rempah Sido Muncul , para petani ini memiliki sejumlah kelebihan yang akan membantu peningkatan produk mereka.

“Kami menindaklanjuti MoU dengan PT Sido Muncul beberapa waktu lalu. Pertama kerjasamanya bagaimana menjadi offtaker dari produk-produk petani penghasil rempah yang sudah kami koperasikan. Jadi koperasi petani penghasil rempah menjadi suplay chain, jadi bagian dari rantai pasok di industri jamu Sido Muncul. Ini penting adanya offtaker karena ini akan memberikan kemudahan bagi perbankan untuk membiayai para petani-petani kecil yang tergabung dalam cluster ini. Jadi bisa dapat pembiayaan sampai Rp500 juta per orang,” terang Teten.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga akan membantu para petani melalui koperasinya agar dapat memiliki mesin pengolahan. Mesin ini dibutuhkan untuk menjaga kualitas rempah jamu yang akan dihasilkan.

“Nanti akan kita kombinasikan dengan pembiayaan untuk koperasinya. Supaya koperasinya bisa memiliki mesin pengolahan. Supaya kualitas rempah-rempah yang diproduksi petani itu bisa sesuai dengan standar Sido Muncul,” imbuhnya.

Teten juga menyampaikan terimakasih kepada Sido Muncul yang telah mau terjun langsung membantu dan mengembangkan usaha para petani rempah, UMKM dan koperasinya. Teten berharap kerjasama ini bisa memperkuat perekonomian nasional

“Sido Muncul sudah bersedia menjadi bapak angkat, pendamping UMKM yang memproduksi makanan, minuman herbal. Bahkan Sido Muncul akan memberikan bimbingan bagaimana teknis produksinya, bahkan tadi sampai uji stabilitas, sehingga produk-produk makanan minuman herbal yang diproduksi UMKM standarnya nggak kalah dengan industri. Satu hal yang sangat saya apresiasi, dimana kemitraan usaha besar dan usaha kecil akan memperkuat perekonomian nasional,” tandas Teten.

Di sisi lain, petani rempah kapulaga asal Kabupaten Banyumas, Sobirin Firdaus, berterimakasih lantaran Sido Muncul mau membantu dan terjun langsung membimbing para petani kapulaga agar hasil tanam mereka baik dan berkualitas.

“Jadi kami di desa budidaya tanaman kapulaga. Alhamdulillah dari tahun 2018 kita bersama dengan PT Sido Muncul, sekali kirim 1 bulan 4 sampai 5 ton. Kita juga dibimbing, dibina disupport supaya bisa produksi bahan jamu yang sesuai stndar, dulu sebelum dibina kami suka ditolak sekarang sudah enggak lagi,” pungkas Sobirin.

Gandeng Dokter Indonesia, Sido Muncul Ingin Tunjukkan Produknya Aman dan Terpercaya

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk menggandeng dunia kedokteran, dalam rangka meningkatkan kepercayaan khalayak luas akan produknya.

Tak hanya itu, Sido Muncul mengajak puluhan dokter dari berbagai rumah sakit di Indonesia untuk mengunjungi pabrik Sido Muncul di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, dan melihat langsung proses produksi produk-produk Sido Muncul, Rabu (9/8).

Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat mengatakan, para dokter yang juga direksi dari berbagai rumah sakit ternama di Indonesia sengaja diajak ke pabrik untuk menyaksikan bagaimana produk – produk Sido Muncul dibuat. Selain itu, Irwan juga ingin menunjukkan jika produk Sido Muncul aman dan terpercaya.

“Jadi Sido Muncul ingin para dokter ini tahu bagaimana produk Sido Muncul diproses, meliputi bahan baku, uji laboratoriumnya mulai pemeriksaan fisika, mikrobiologi, kimia, cemaran logam berat dan lain sebagainya, serta proses quality control (QC) dan quality assurance (QA). Dengan begitu, para dokter bisa mengenal jauh bagaimana Sido Muncul mengolah produk,” kata Irwan Hidayat, di sela kunjungan puluhan dokter dari berbagai rumah sakit di Indonesia.

Irwan berharap, obat herbal dari Sido Muncul dapat digunakan sebagai pendamping obat-obatan modern di rumah sakit. Sido Muncul sendiri bahkan sudah memiliki pojok jamu atau outlet di sejumlah rumah sakit di Indonesia.

“Kita masuk rumah sakit karena sudah memenuhi persyaratan, baik secara perijinan di BPOM serta Undang-undang Kesehatan,” ujarnya.

Dijelaskan, selama ini produk herbal Sido Muncul yang sudah masuk ke rumah sakit masih terbatas pada suplemen makanan, seperti temulawak, kunyit, sambiloto dan lain sebagainya. Melalui kunjungan para dokter ini, Irwan berharap produk herbal dan suplemen kesehatan dari Sido Muncul dapat makin diterima di rumah sakit sebagai pendamping kesehatan.

“Sebenarnya cara untuk mencapai kesehatan itu kan banyak. Obat-obat herbal itu sebenarnya juga berkhasiat dan bisa membantu masyarakat yang sakit, bisa dikonsumsi sendiri atau sebagai pendamping obat modern,” jelas Irwan

Salah satu peserta, Dokter Jack Pradono yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta mengaku, sangat terkesan dengan produksi jamu dan herbal milik Sido Muncul. Dokter Jack juga merasa takjub melihat bagaimana Sido Muncul menjaga kebersihan, mutu dan kaidah-kaidah pembuatan jamu serta obat tradisional yang baik.

“Nah kami kan selama ini hanya menggunakan produknya, tapi tidak tahu prosesnya. Maka sekarang kami menyaksikan proses pembuatan itu dan semakin yakin, mantap dan bisa lebih percaya lagi ke depannya dalam menggunakan obat ini untuk kami konsumsi sendiri, maupun untuk pasien di rumah sakit,” terang Dokter Jack.

Setelah kunjungan ke Pabrik Sido Muncul, Dokter Jack pun berencana untuk mengintegrasikan produk jamu dan herbal dengan layanan kesehatan di rumah sakitnya.

“Yang dilakukan ini masih untuk pencegahan dan juga kegiatan promotif untuk pemeliharaan kesehatan. Ke depannya kami melihat apakah peluang-peluang itu bisa dilakukan terutama untuk penyakit diabetes ringan atau hipertensi,” lanjut Jack.

Hal senada dikatakan Direktur RSUD Bali Mandara, Dokter Ketut Suarjaya. Menurutnya, proses pembuatan produk jamu dan herbal di Sido Muncul membuatnya sangat terkesan.

“Saya dapat kesempatan luar biasa berkunjung ke PT Sido Muncul, ke pabrik tempat produksi. Mulai dari awal, bagaimana manajemennya, bahan bakunya, pengelolaan dan pengolahan obat tradisional yang baik, sampai dengan kontrol kualitasnya sangat bagus,” ungkap Ketut.

Usai kunjungan ini, pihaknya juga berencana untuk mengembangkan pemakaian obat herbal di Pulau Bali.
Apalagi, pemakaian jamu, herbal dan rempah di Bali bukanlah hal yang baru.

“Ini pengalaman sangat baik, karena kami di Provinsi Bali juga mengembangkan pelayanan kesehatan tradisional dengan berbasis obat herbal ini. Pemprov Bali juga memiliki tempat pengolahan pasca panen, tempat tanaman obat, juga memproduksi obat herbal tapi masih sangat sederhana. Kunjungan ke sini memberi pemahaman lebih, karena kami yakini PT Sido Muncul memproduksi obat herbal yang memang sudah berkualitas. Tentu dijamin keamanan dan khasiatnya,” tukas Ketut.

Sebagai informasi, dokter yang datang berasal dari sejumlah rumah sakit di antaranya Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno Surakarta, RSUD Bali Mandara, Rumah Sakit Panti Wilasa Semarang, Rumah Sakit Banyumanik 2 Semarang, dan lain-lain.

Tak hanya dokter, para akademisi dan pegawai pemerintahan juga turut datang, meliputi dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, UPTD Kesehatan Pengobat Tradisional Bali, Universitas Bali Internasional, Fakultas Kedokteran Universitas Ganesha dan banyak lagi.

JNE Kembali Raih Penghargaan PR Person Awards 2023

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – JNE raih penghargaan kedua kalinya PR Person Award 2023 dalam acara Indonesia Public Relations Summit 2023. Penghargaan diberikan langsung oleh Bram S. Putro sebagai Founder and CEO The Iconomics, yang diterima oleh Eri Palgunadi, selaku SVP Marketing Group Head di JS Luwansa Hotel Jl. H.R Rasuna Said Kav. C-22 Jakarta Pusat, Jumat (4/8/2023).

Acara yang diselenggarakan The Iconomics adalah untuk mendukung berbagai inovasi dan terobosan yang dilakukan perusahaan di Indonesia yang berhasil membangun corporate image dan pengelolaan kegiatan Public Relations (PR) yang kuat dengan melakukan strategi komunikasi, cara melewati krisis, serta bagaimana mempersiapkan strategi untuk menyambut kesuksesan di tahun yang akan datang.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan pilihan redaksi Iconomics dan team riset Axia, dengan melibatkan pengamat kehumasan dan media lain dengan kriteria; Exposure, Influence dan Creativity.

Eri Palgunadi, SVP Marketing Group Head mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan istimewa ini. “

“Mewakili seluruh karyawan dan manajemen JNE, kami mengucapkan terima kasih sebesar – besarnya kepada The Iconomics atas penghargaan 4Th PR Person Awards 2023. Semoga penghargaan yang diraih ini menjadi motivasi manajemen dan karyawan untuk terus menjalankan performa kerja yang prima dan melanjutkan komitmen untuk terus berinovasi dalam pengembangan bisnis,” katanya

Dalam menjalankan berbagai kegiatan di perusahaan, JNE selalu mengusung semangat ‘Connecting Happiness’ dan prinsip berbagi, memberi dan menyantuni. Makna dari prinsip tersebut adalah dapat memberikan manfaat bagi kehidupan banyak orang, karyawan mau pun masyarakat.

“Hal ini diwujudkan dengan program yang diselenggarakan untuk masyarakat luas sebagai dukungan nyata di bidang social, olahraga, budaya, sampai dengan program acara edukatif untuk pemberdayaan komunitas mau pun UKM,” ujarnya

Komitmen JNE sebagai perusahaan ekspres dan logistik nasional, untuk berkontribusi secara nyata selama 33 tahun terhadap kemajuan perekonomian Bangsa serta Negara, diwujudkan dalam berbagai langkah bisnis yang dapat menjadi peluang bagi masyarakat.

“Pengembangan bisnis terus dilakukan dengan meningkatkan berbagai sektor penting agar JNE memiliki kualitas pelayanan terbaik, sehingga dapat selalu bermanfaat bagi seluruh stakeholder, pelanggan, maupun para mitra,” ujar Eri.

Polda Jateng Berhasil Tangkap Jaringan Peretas HP Modus File APK

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Komplotan peretas HP dengan modus menyebarkan file APK berhasil ditangkap Polda Jateng. Empat orang pelaku termasuk dua orang diantaranya merupakan bapak dan anak berhasil diamankan. Hal tersebut diungkapkan Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes. Pol. Dwi Subagio, S.I.K., Selasa (8/8/23).

“Keempat pelaku ini ditangkap di tiga lokasi berbeda. Dua pelaku bapak-anak berinisial IW (42) dan RJ (22) ditangkap di Tulung Selapan, OKI, Sumatera Selatan tanggal 30 Juli 2023. Dari pengembangan kedua pelaku, petugas kemudian menangkap dua pelaku yaitu HAR di Tisnogambar, Jember, Jawa Timur dan RD di Pasir Wangi, Garut, Jawa Barat,” jelas Dirreskrimsus.

Kombes. Pol. Dwi Subagio mengatakan adapun peran dari para pelaku yaitu IW dan RJ dari Palembang berperan menyebarkan APK, melakukan peretasan, membeli nomor rekening dan menipu sejumlah korban untuk transfer uang. Sedangkan pelaku HAR dan RD berperan calo dan penjual nomor rekening.

“Sindikat ini skalanya nasional karena dari beberapa wilayah dan korbannya masif bukan hanya Jateng saja. Dimungkinkan masih ada jaringan lain yang lebih besar. Saat ini masih kami masih melakukan pendalaman,” jelasnya.

Diperkirakan jumlah masyarakat yang menjadi korban peretasan oleh para pelaku mencapai lebih dari 100 orang. 48 orang di antaranya bahkan dikuras rekeningnya hingga mencapai milyaran rupiah. Polisi juga meminta agar masyarakat berhati-hati ketika menerima file dari sumber yang tidak jelas. Apalagi, jika sudah teretas para pelaku akan sangat mudah menguasai ponsel korban.

“Ini yang menjadi perhatian kami, handphone yang telah diretas para pelaku segala apa pun yang ada di handphone tersebut berhasil dikuasai oleh para pelaku. Tinggal dia mau ambil dari mana bisa dari kontaknya, fotonya, SMS-nya atau dari Whatsappnya. Jadi apa pun yang kita lakukan itu bisa diretas dan m-Banking bisa ditelusuri oleh mereka sendiri. APK ini merupakan aplikasi yang sangat berbahaya,” jelas Dirreskrimsus.

Dirreskrimsus menerangkan ciri HP yang sudah diretas pelaku di antaranya ada aktivitas aneh di HP (layar HP bergerak sendiri) padahal tidak dioperasikan, baterai cepat habis, dan HP terasa panas bahkan bila tidak beroperasi. Hal ini menandakan ada aplikasi lain yang berjalan di HP dan pelaku menguasai HP kita.

Untuk mencegah jatuhnya lebih banyak korban, pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak sembarangan menekan file APK yang didapat dari perpesanan di HP. Bila mendapati pesan yang berisi file APK agar mengkonfirmasi pengirim dengan menghubungi melalui nomor seluler.

“Bila menerima file undangan atau promosi agar dikonfirmasi pada pengirim melalui nomor telepon seluler pengirim. Jika setelah dikonfirmasi ternyata yang bersangkutan mengaku tidak mengirim, lebih baik diabakan saja (undangan atau file yang dikirimkan tersebut),” ungkap Dirreskrimsus.

Namun bila sudah terlanjur mengeklik file yang dikirimkan, agar segera mematikan paket data dan mengaktifkan mode pesawat. Setelah itu segera hubungi pihak perbankan melalui nomor seluler untuk mengantisipasi bila terjadi transaksi mencurigakan agar mengkonfirmasi melalui telepon seluler.

Saat ini para pelaku diamankan di ruang tahanan Mapolda Jateng. Mereka dijerat dengan pasal 35 dan pasal 51 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE, pasal 81, pasal 82, dan pasal 85 UU Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana, serta pasal 65 dan 67 UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara dan denda 12 milyar rupiah.

Kejaksaan Agung Periksa 4 Orang Saksi Terkait Perkara Komoditi Emas

0
Gold prices

JAKARTA (Pertamanews.id) – Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 4 orang saksi, terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas tahun 2010 s/d 2022, Selasa (8/8).

Adapun mereka merupakan HW Direktur Operasi PT Antam, Tbk Tahun 2017, AHS selaku Corporate Secretary PT Antam, Tbk Tahun 2017, PPOK selaku Plt. Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara Badan Kebijakan Fiskal pada Kementerian Keuangan Tahun 2020, dan AK selaku Refining PT Pegadaian Galeri 24 Jakarta.

Kepala Pusat Penerangan Hukum, Ketut Sumadena mengatakan keempat orang saksi diperiksa terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi.

” Saksi diperiksa berdasakan keempat orang saksi diperiksa terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi,” jelasnya dalam keterangan pers.

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud.

Wisuda ke-171 Undip, Rektor : Jaga dan Tegakkan Integritas

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Diponegoro melaksanakan upacara wisuda ke-171 yang dilaksanakan dalam 14 tahap yakni pada tanggal 8, 9, 14, 15, 16, 18, 21 Agustus 2023 yang bertempat di Gedung Prof. Soedarto, S.H. Kampus Undip Tembalang.

Dalam laporannya Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan menyampaikan bahwa wisuda ini diikuti oleh sebanyak 4.077 orang wisudawan, yang meliputi program Doktor 48 orang; Magister 518 orang; Spesialis 61 orang; Profesi 252 orang; Sarjana 2.697 orang; Sarjana Terapan 282 orang; dan Diploma 219 orang.

“Sebagai upaya menjaga sinergi antara Undip dengan para lulusannya, Undip mengharapkan kerjasama dari alumni untuk memberikan umpan balik melalui tracer study Undip https://tracerstudy.undip.ac.id,” kata Prof Faisal.

“Semoga semua wisudawan senantiasa sukses dalam meniti karir dan selalu menjadi teladan yang baik bagi masyarakat. Kami sungguh bangga atas capaian prestasi akademik yang diraih para wisudawan,” lanjutnya.

Pada kesempatannya Rektor Undip, Prof. Dr. Yos Johan Utama S.H., M.Hum. mengatakan bahwa Undip meraih ranking 1 Nasional Universitas yang alumniya paling cepat mendapat pekerjaan berdasar QS Ranking for employability 2021-2022; Rangking 2 nasional dan ranking 30 dunia Sustainable university berdasar UI Greemetric 2020, 2021 dan 2022; Ranking 2 Nasional PTNBH Terbaik tahun 2021 dan 5 Besar PTNBH Terbaik 2022; Top 8 National rank for World University Rank 2023 Versi QS WUR; 5 Besar universitas terfavorit 5 tahun berturut turut; Lebih dari 20 Prodi terakreditasi Internasional, ABEST, FIBAA dan ASIIN; dan 24 Prodi ranking1 s.d. 3 prodi terbaik di tingkat nasional.

“Ilmu yang kita pelajari selama ini sesungguhnya adalah media keterhubungan kita dengan Sang Khalik. Dengan ilmu itulah kita akan beribadah dalam bentuk ilmu amaliah, didalamnya harus dilandasi dengan integritas yang bersendikan pada kejujuran, kebenaran, dan keadilan. Tanpa adanya integritas ilmu hanya akan sekadar menjadi alat kekuasaan belaka bahkan justru dapat merugikan orang lain, sehingga kita harus menjaga dan menegakkan integritas dalam melaksanakan tugas keilmuan,” tegas Prof Yos.

“Majulah terus alumni Undip, pantang mundur, sekali layar terkembang surut kita berpantang, Ever Forward never retreat. Semoga kegemilangan dan kesuksesan akan selalu menyertai kita semua,” pungkas Rektor.

Agius Ingin PSIS Lebih Produktif Saat Lawan Arema FC

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius menyampaikan bahwa timnya ingin lebih produktif dibanding laga-laga sebelumnya menjelang laga kandang melawan Arema FC dalam lanjutan pekan ketujuh BRI Liga 1 2023/2024, di Stadion Jatidiri, Rabu (9/8), kick off pukul 15.00 WIB.

Ia menyebut, belakangan memang Laskar Mahesa Jenar mengalami kebuntuan dalam mencetak gol. Oleh sebab itu, laga lawan Arema pastinya akan lebib produktif.

“Tiga laga terakhir kami belum bisa cetak gol. Maka dari itu di laga besok kami akan mencoba cara lain agar bisa kembali produktif,” ungkap Agius dalam sesi jumpa pers, Selasa (8/8/2023), sore.

Agius mengatakan meski persiapan mepet timnya juga udah melakukan recovery agar stamina pemain selalu terjaga.

“Kemarin kami sudah melakukan evaluasi dan recovery. Namun juga diselingi beberapa taktikal dan evaluasi dari game terakhir. Yang jelas, kami siap dalam laga besok,” ujarnya

Agius menambahkan bahwa kondisi Taisei Maurukawa kemungkinan besar sudah bisa dimainkan. Hanya dalam laga kali ini, sambungnya, PSIS masih belum bisa diperkuat 4 pemainnya seperti Fortes, Vitinho, lalu juga Wawan Febrianto dan Fredyan Wahyu.

“Marukawa mungkin tersedia. Namun 4 pemain penting kami belum bisa,” tambahnya.

Sementara, perwakilan pemain Giovani Numberi menuturkan bahwa rekan-rekannya sudah siap bermain. Ia juga menyadari jika Arema FC adalah tim yang baik. Namun dengan persiapan yang sebetulnya mepet dan taktikal dari pelatih, dirinya mengaku siap dan termotivasi meraih poin penuh.

“Kami harus meraih poin penuh karena dua laga sudah tidak maksimal. Kami mohon dukungannya,” pungkas Gio sapaan akrabnya.

Tangani Stunting, Wali Kota Semarang Integrasikan Rumah Pelita dengan Rumah Sigap

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang meresmikan Rumah Sigap (Siapkan Generasi Anak Berprestasi) yang terintegrasi dengan Rumah Pelita di Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Selasa (8/8).

Berbagai inovasi dalam mengatasi persoalan stunting terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang.

Pada kesempatan tersebut, Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengungkapkan perbedaan keduanya. Menurutnya, Rumah Pelita lebih menitikberatkan pada penanganan anak-anak yang sudah mengalami stunting. Sedangkan Rumah Sigap lebih menitikberatkan pada penanganan pra stunting ataupun anak-anak yang memiliki resiko stunting.

“Alhamdulillah hari ini sudah terealisasi, namanya Rumah Sigap, yang mana Rumah Sigap ini terintegrasi dengan Rumah Pelita. Di mana Rumah Sigap ini lebih banyak melakukan penanganan pra stunting atau anak-anak yang memiliki resiko stunting. Sementara di Rumah Pelita ini adalah untuk penanganan anak-anak yang stunting. Jadi ini adalah rumah yang sudah terintergasi,” ujar perempuan yang akrab disapa Mbak Ita.

Rumah Sigap sendiri merupakan bentuk kerja sama kemitraan antara Tanoto Foundation dengan Pemerintah Daerah, dalam hal ini adalah Pemerintah Kota Semarang. Keunggulan dari program kemitraan ini adalah memberikan pelayanan penanganan mental, motorik, edukasi, kegiatan konsultasi kepada anak maupun orang tuanya, termasuk juga melakukan stimulasi yang cukup supaya membantu pertumbuhan dan perkembangan otak anak-anak.

Wali kota perempuan pertama di Kota Semarang tersebut juga menyampaikan jika pihaknya akan meluncurkan program baru untuk membantu menurunkan angka stunting di Kota Semarang. Program baru ini nantinya akan melibatkan organisasi kepemudaan seperti GenRe (Generasi Berencana), Forum Anak, Karang Taruna, Forum OSIS dan lain sebagainya.

“Tanggal 17 Agustus nanti, Pemerintah Kota Semarang akan melakukan launching, namanya Melon Mas singkatan dari Milenial Gotong Royong Atasi Stunting. Jadi itu kolaborasi kami mengajak milenial, karena milenial ini akan juga bisa membantu memberi penjelasan kepada teman-temannya. Ini nanti bisa menjadi contoh, bagaimana anak milenial mendorong upaya penurunan stunting,” ujarnya.

Mbak Ita berharap dengan adanya Rumah Pelita dan Rumah Sigap ini nantinya dapat menurunkan kasus stunting, termasuk juga dalam upaya pencegahan terjadinya kasus stunting baru. Target dari Pemerintah Kota Semarang sendiri mengenai masalah stunting di Kota Semarang adalah nol kasus stunting pada tahun 2024. “Semoga dengan adanya Rumah Sigap dan juga Rumah Pelita dapat menurunkan dan juga mencegah, baik ibu anemia maupun anak-anak yang resiko stunting,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Departemen Pendidikan dan Pengembangan Anak Usia Dini Tanoto Foundation, Eddy Henry mengapresiasi inovasi Pemerintah Kota Semarang dengan membuat Rumah Pelita. Dirinya juga mengungkapkan akan mendampingi program integrasi antara Rumah Pelita dengan Rumah Sigap selama 3 tahun ke depan. Lebih lanjut, pihaknya juga akan melakukan studi perihal dampak dari program yang sudah dilaksanakan ini.

“Ini adalah kombinasi yang sangat tepat sekali, perlu kita garis bawahi ini adalah pertama kali yang kita saksikan di Indonesia. Ini adalah inovasi yang luar biasa dari Pemerintah Kota Semarang. Kami akan dampingi terus minimum selama 3 tahun dan kita akan lakukan studi mengenai dampaknya,” pungkas Eddy.

Gratis Selama Seminggu, Trans Jateng Solo-Sukoharjo-Wonogiri Resmi Beroprasi

0

WONOGIRI (Pertamanews.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan Koridor VII Trans Jateng rute layanan Solo-Sukoharjo-Wonogiri di Alun-alun Giri Krida Bakti, Selasa (8/8/2023). Ganjar mengatakan, Trans Jateng ini merupakan jawaban dari pemerintah untuk memberi aksesibilitas bagi masyarakat di tiga daerah tersebut.

“Pas di akhir saya menjabat kami launching yang terakhir sehingga menggenapkan seluruh program, sehingga lengkap. Mudah-mudahan bermanfaat,” ujarnya usai menjajal armada Trans Jateng dari Wonogiri ke Sukoharjo.

Di koridor ini, total dioperasionalkan 12 unit armada, 2 armada ramah difabel, dan satu armada cadangan. 14 unit armada tersebut akan beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga 19.00 WIB, setiap hari. Bus berangkat dari Terminal Tirtonadi Solo hingga Terminal Tipe C Wonogiri.

Ganjar mengatakan, Trans Jateng koridor VII ini juga menggunakan tarif yang sama dengan koridor lainnya. Yakni Rp2.000 untuk pelajar, buruh dan veteran. Sedangkan penumpang umum dikenakan tarif Rp4.000.

“Kami masih mendedikasikan kepada kawan-kawan buruh, pelajar, orang-orang tua, veteran dengan tarif khusus sebagai sebuah tindakan afirmasi kepada mereka,” katanya.

Selama masa promo, tarif Trans Jateng rute Solo-Sukoharjo-Wonogiri digratiskan seminggu mulai Selasa (8/8/2023) hingga Minggu (15/8/2023).

Koridor VII ini terintegrasi dengan layanan Trans Jateng rute Solo-Sumberlawang di Terminal Tipe A Tirtonadi dan transportasi umum di sekitarnya. Sehingga layanan ini semakin mengkoneksikan wilayah yang ada di Jateng.

“Koridor ini mudah-mudahan akan terus berjalan dan terintegrasi dengan layanan yang ada di daerah. Umpama angkutan-angkutan yang masuk ke desa. Sehingga warga itu kalau pergi dari titik ke titik tidak mengalami kesulitan,” ucap Ganjar.

Trans Jateng diharapkan bisa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan. Ganjar pun titip pesan kepada para kru bus untuk selalu ramah dan tetap menjaga kebersihan.

“Dari sisi kebersihan saya mengingatkan terus menerus pada pelayannya untuk menjaga standar minimal. Maka tadi saya cek di tas kru isinya sarung tangan, alat pembersih. Itu kewajiban yang harus mereka lakukan,” kata Gubernur Jateng dua periode itu.

BRT Trans Jateng sendiri memiliki berbagai fasilitas memadai untuk kenyamanan dan keamanan penumpang. Seperti GPS, kamera pengawas, hingga perlengkapan medis di Kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K).

Dengan diresmikannya koridor baru ini, Trans Jateng kini melayani 7 rute perjalanan. Di antaranya Semarang-Bawen, Purwokerto-Purbalingga, Semarang-Kendal, Magelang-Purworejo, Solo-Sragen, Semarang-Grobogan, dan terbaru Solo-Sukoharjo-Wonogiri.

Butuh Dukungan, Gali dan Dewangga Ingin Jatidiri Penuh Hadapi Arema FC

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dua pemain PSIS Semarang yang begitu terpukul usai laga hadapi Madura United yakni Paulo Gali Freitas dan Alfeandra Dewangga Santosa mengajak kepada para suporter dan penonton untuk memenuhi Stadion Jatidiri dalam laga terdekat.

Rabu esok (9/8) pukul 15.00 WIB, PSIS akan menghadapi Arema FC dalam laga pekan ketujuh BRI Liga 1 2023/24.

Oleh karena itu, Gali dan Dewangga menyebut dukungan suporter akan sangat membantu PSIS dalam memenangkan laga menghadapi Arema FC.

“Ayo suporter Panser Biru dan Snex penuhi Stadion Jatidiri, Semarang untuk laga lawan Arema. Karena kami butuh dukungan kalian untuk memenangkan laga besok,” tutur Gali Freitas pada Senin (7/8).

Senada dengan Gali, Dewangga pun menyebut hal yang sama. Pemain berusia 22 tahun ini mengatakan bahwa dukungan dari suporter sangat penting untuk PSIS.

“Doa dan dukungan langsung teman-teman suporter di Stadion Jatidiri sangat penting untuk kami dalam memenangkan laga besok. Semoga kami bisa bermain bagus dan memenangkan laga besok Rabu,” tandas Dewangga.