spot_img
Beranda blog Halaman 372

Jaksa Harus Mampu Tegakan Hukum dan Berorientasi pada Manfaat dan Keadilan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan Kunjungan Kerja di Kejaksaan Negeri se-DKI Jakarta yaitu Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Barat, yang dilakukan secara mendadak tanpa terjadwal sebelumnya.

Kunjungan kerja tersebut dalam rangka melihat kesiapan sarana dan prasarana pelayanan publik.

Dalam kunjungannya, Jaksa Agung secara khusus menyampaikan kepada setiap satuan kerja agar memperhatikan proses penanganan perkara, tidak hanya mengejar proses cepat tapi harus mampu menghadirkan rasa keadilan dan kemanfaatan kepada masyarakat.
Jaksa Agung juga mengingatkan bahwa eksekusi perkara pidana tidak hanya badan (orang), tetapi juga benda, uang pengganti dan barang.

“Khusus terkait dengan barang, agar menjadi perhatian lebih yakni terkait dengan perawatan. Keutuhan dan keaslian barang tersebut harus dijaga,” ujar Jaksa Agung.

Jaksa Agung juga menyempatkan diri bertemu dengan siswa Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) yang sedang mengikuti praktik kerja lapangan di beberapa Kejaksaan Negeri tersebut.

Secara spesifik, Jaksa Agung menyampaikan pentingnya membangun integritas, disiplin, dan memupuk diri untuk terus meningkatkan sumber daya manusia.

“Semakin hari, modus tindak pidana akan semakin canggih dan beragam. Jaksa harus mampu memecahkan setiap persoalan hukum secara cepat, tepat, akurat dan memenuhi rasa keadilan masyarakat,” imbuh Jaksa Agung.

Selanjutnya, Jaksa Agung berpesan bahwa menjadi Jaksa di era sekarang tidak mudah, harus menguasai multidisipliner keilmuan, dan tidak cukup hanya belajar hukum, tetapi juga harus menguasai ilmu ekonomi, ilmu komunikasi dan ilmu digitalisasi.

“Saya selalu berpesan agar jaga nama baik institusi, nama baik keluarga, nama baik diri sendiri. Karena ketika kalian di tengah-tengah masyarakat, semua akan dinilai manfaat apa yang anda berikan kepada mereka,” pungkas Jaksa Agung.

Dalam kunjungan kerjanya, Jaksa Agung didampingi oleh Asisten Khusus Jaksa Agung Sri Kuncoro dan Asisten Umum Jaksa Agung Herry Hermanus Horo.

Presiden: Capaian Setahun Terakhir Cukup Baik

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan banyak kemajuan yang telah diraih selama satu tahun terakhir, mulai dari penanganan stunting, internasional trust, meningkatnya indeks pembangunan manusia, dan beberapa hal lainnya. Keberhasilan tersebut, menurut Presiden, dapat diraih berkat kepercayaan dan kerja sama seluruh pihak.

“Oleh sebab itu saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Lembaga Tinggi Negara, para ulama Tokoh agama Tokoh masyarakat dan Pemimpin Adat, kepada guru, budayawan, tenaga kesehatan dan awak media, kepada partai politik, politisi, aparat pemerintah dan TNI Polri, serta kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah memberikan dukungan selama ini,” ujar Presiden dalam pidato Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dalam rangka HUT Ke-78 Proklamasi Kemerdekaan RI, di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Rabu (16/8/23).

Presiden merinci, angka stunting sudah berhasil diturunkan pada 2022 hingga 21,6%. Kemudian, Indeks Pembangunan Manusia menjadi 72,9 dan Indeks Pemberdayaan Gender menjadi 76,5.

Ditegaskan Presiden, ke depan akan ada tantangan yang lebih sulit akan dihadapi. Oleh karenanya, dibutuhkan keberanian dan kepercayaan untuk mengambil langkah kebijakan yang tidak populer.

“Oleh sebab itu menurut saya, pemimpin itu harus punya public trust karena kepercayaan adalah salah 1 faktor penentu. Bisa berjalan atau tidaknya suatu kebijakan, bisa diikuti atau tidaknya sebuah keputusan. Ini adalah modal politik dalam memimpin sebuah bangsa,” jelas Presiden.

Anggota DPR RI Ismail Thomas Jadi TersangkaKorupsi Tambang

0

 

JAKARTA (Pertamanews.id) – Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAMPIDSUS) telah menetapkan IT selaku Anggota Komisi I DPR RI atau Mantan Bupati Kutai Barat periode 2006 s/d 2016 sebagai TERSANGKA, terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi penerbitan dokumen perizinan pertambangan PT Sendawar Jaya, bertempat di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Selasa (15/8).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Ketut Sumadena mengatakan, adapun Peran Tersangka IT dalam perkara ini yaitu secara bersama-sama membuat dokumen palsu terkait perizinan pertambangan.

” Dokumen tersebut dimaksudkan untuk mengambil alih usaha pertambangan dengan cara mempergunakan dokumen sebagai bukti administrasi seolah-olah PT Sendawar Jaya adalah perusahaan yang memiliki izin secara sah,” jelas Ketut dalam keterangan persnya.

Pasal yang disangkakan terhadap perbuatan Tersangka IT yaitu Pasal 9 Undang-Undang Pemberantasan Korupsi jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

“Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp50.000.000 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp250.000.000 (dua ratus lima puluh juta rupiah) pegawai negeri atau orang selain pegawai negeri yang diberi tugas menjalankan suatu jabatan umum secara terus menerus atau untuk sementara waktu, dengan sengaja memalsu buku-buku atau daftar-daftar yang khusus untuk pemeriksaan administrasi,” ungkap Ketut.

Selanjutnya untuk mempercepat proses penyidikan, berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: Prin-27/F.2/Fd.2/08/2023, Tersangka IT dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari terhitung tanggal 15 Agustus s.d 3 September 2023.

Ngobrol Bareng, Para Influencer Sebut Ganjar Sosok yang Tenang dan Solutif

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kedatangan tamu puluhan influencer di kediamannya, Senin (14/8/2023) malam. Para influencer itu sharing banyak hal pada Ganjar, termasuk mencurahkan uneg-uneg terkait kecemasan mereka tentang masa depan.

Meisya Salwa, salah satu influencer yang hadir menyampaikan bonus demografi dan lapangan pekerjaan di masa depan menjadi kecemasan yang dialami generasi muda. Meski dibalik itu semua, ternyata ada banyak peluang yang bisa diraih.

“Ternyata ada banyak peluang dan lapangan pekerjaan yang baru. Jadi itu salah satu masukan yang kita sebagai GenZ dan anak muda bisa sharing ke teman-teman lain, ke followers kita, bahwa Indonesia akan baik-baik saja dan akan terus kuat oleh anak mudanya,” katanya.

Ia mengatakan anak-anak muda ini memang butuh banyak diskusi, terutama dengan tokoh-tokoh yang memang menjadi panutan. Bertemu dan berdiskusi dengan Ganjar, Meisya mengaku mendapatkan jawaban dan solusi bahkan terbuka wawasannya tentang Indonesia masa depan. Selain itu, ia juga melihat Ganjar sebagai sosok yang hangat, tenang, dan solutif.

“Beliau hangat, terus juga orangnya tenang, dan beliau ini solutif. Jadi di setiap pertanyaan yang kita tanyakan selalu ada solusi, memberikan ketenangan bukan saja penenang saja tapi bisa membuka wawasan yang kita pikir terancam ternyata nggak kok, semuanya akan baik-baik saja dengan solusi yang dikasih Pak Ganjar,” ujar penulis dan konten kreator itu.

Sementara itu, Rian yang juga disebut Presiden GenZ menyampaikan ia dan para influencer lain bertemu Ganjar karena ingin diskusi dan mendapatkan masukan dari Ganjar, terutama terkait kecemasan-kecemasan yang dirasakan anak muda tentang masa depan.

“Saya punya kecemasan dalam bidang kebebasan berekspresi, kebebasan bersuara. Di mana ketika kita menyampaikan sebuah kritik kadang diintimidasi dan segala macam. Itu yang saya perjuangkan. Teman-teman influencer lain pasti punya concern-nya masing-masing,” katanya.

Ia mengatakan bahwa Indonesia tidak akan menjadi besar kalau anak-anak mudanya masih diliputi dengan kecemasan. Padahal hari ini anak muda memiliki positioning dan potensi untuk membawa Indonesia Emas di masa depan.

“Itulah pentingnya kita berkumpul di sini untuk menyampaikan gagasan terutama ke Mas Ganjar atau stakeholder yang punya kekuatan dan kekuasaan. Penting agar semua nyetrum, semua nyambung,” ujarnya.

Ia juga melihat sosok Ganjar dapat menjadi pemimpin yang menarasikan Indonesia masa depan dengan salah satunya fokus pada industri kreatif.

“Semua negara sudah menyorot ke sana (industri kreatif). Momentum demografi ini harus disambut dengan baik, harus dijawab dengan baik. Mas Ganjar tadi sedikit menyinggung tentang bagaimana mereka ingin menemukan local hero seperti tadi ada penyanyi dari Tidore. Ini menurut saya positif karena kita tidak bisa menjadi bangsa yang besar kalau selamanya kita menyontek, melihat negara luar,” terangnya.

Gubenur Ganjar mengatakan, kehadiran para influencer tersebut untuk berdiskusi dan menyampaikan uneg-uneg. “Saya mendengarkan suara mereka, mereka ini adalah anak-anak muda yang punya bakat luar biasa,” katanya usai bertemu pada influencer.

Menurutnya, meskipun anak-anak muda GenZ itu memiliki kecemasan tetapi pada sisi lain mereka adalah anak-anak yang kreatif. Proses kreatif itu yang perlu difasilitasi agar kecemasan mereka dapat dikonversi menjadi karya-karya yang mengangkat nilainya dan juga bangsa.

“Ada yang bisa menulis bagus banget. Ada yang menyanyi dari pelosok negeri, dari Tidore tadi suaranya bagus banget. Lalu desainer, pragawan-pragawati, film maker, ya konten kreator,” katanya.

Terkait hal itu, yang perlu diselaraskan yakni bagaimana mengembangkan bakat-bakat anak muda tersebut. “Maka harus difasilitasi. Apakah training, apakah sekolah, apakah creative hub. Ini yang menurut saya penting,” ungkap sosok yang juga bacapres dari PDI Perjuangan itu.

Dalam obrolan yang diawali dengan makan malam bersama itu, Ganjar juga menawarkan solusi bagi para konten kreator atau mereka yang sukses karirnya dalam industri kreatif dan digital. Salah satunya adalah menciptakan ekosistem yang baik, dan yang lebih penting lagi mereka bisa menjadi duta bagi negara.

Jadi Tuan Rumah The 55th AEM, Jateng Siap Kenalkan Potensi Wisata dan Produk UMKM

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Provinsi Jawa Tengah bersiap menjadi tuan rumah The 55th ASEAN Economic Minister (AEM) Meeting and Related Meetings pada 17-22 Agustus 2023 besok. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan Pemprov Jateng bersama Polda Jateng dan stakeholder terkait telah menyiapkan berbagai hal penting dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran acara.

Ia menjelaskan, selain persiapan kelancaran acara, selama pelaksanaan pertemuan Para Menteri Ekonomi ASEAN ke-55 dan Rangkaian Pertemuan lainnya tersebut, Pemprov Jateng akan mengenalkan potensi pariwisata dan produk UMKM, termasuk produk UMKM halal yang ada di Jateng.

“Tentu nanti tidak hanya menawarkan potensi pariwisata tetapi juga UMKM yang perlu kita dorong yang selama ini sudah kita rekap di Dinas Perdagangan serta Koperasi dan UMKM, ditambah instruksi dari pemerintah pusat untuk memperkenalkan produk-produk halal,” kata Taj Yasin usai mengikuti apel pasukan pengamanan The 55th AEM Meeting and Related Meetings di halaman Kantor Gubernur, Selasa (15/8/2023)

Dalam kesempatan itu, wagub bersama Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan RI, Ari Satria mendampingi Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan mengecek kesiapan personel dan alat pengamanan kegiatan.

“Karena ini kegiatan pusat, kami sifatnya hanya mendukung saja yang perlu dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Jateng, termasuk sektor pangan seperti yang kemarin diinstruksikan Menteri Pertanian,” ujar wagub.

Sekretaris Ditjen Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag RI, Ari Satria menjelaskan, dalam kegiatan pertemuan para menteri itu, ada beberapa hal yang akan dibahas bersama. Salah satunya terkait perkembangan ekonomi digital di kawasan ASEAN. Dalam kegiatan pertemuan, juga diselenggarakan pameran berbagai produk UMKM unggulan Jateng.

“Kita nanti juga ada kegiatan pameran di lokasi pertemuan yang memamerkan produk-produk UMKM Jateng. Juga akan ada Pak Menteri Perdagangan me-launching ASEAN Online Sale Day atau dalam ekonomi digital adalah Hari Penjualan Online Produk-Produk ASEAN,” terangnya.

Selain launching ASEAN Online Sale Day, berbagai kegiatan juga diselenggarakan di Jateng. Yakni gala dinner yang dilaksanakan di Kelenteng Sam Poo Kong, serta pertemuan-pertemuan penting di beberapa hotel dan tempat lain di Semarang.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, pihaknya menerjunkan sebanyak 781 personel untuk mengamankan Pertemuan Para Menteri Ekonomi ASEAn ke-55 di Semarang. Pengamanan yang melibatkan berbagai stakeholder terkait lain, meliputi subjek, objek, dan pengawalan tempat maupun bergeraknya para menteri di Jateng.

“Untuk pelaksanaan di Jawa Tengah berlangsung tanggal 17-22 Agustus 2023. Karenanya Polda Jateng bersama stakeholder lain, yakni Pemprov Jateng, pemkab dan pemkot bahu-membahu bekerja sama dalam rangka memberikan jaminan keamanan pelaksanaan,” jelas Kapolda

Polwan RI Beri Edukasi Cegah Kekerasan Seksual di Kampus

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Dalam rangka merayakan Hari Jadi Polwan yang ke-75, kegiatan “Polwan Goes to Campus & School” diadakan dengan tema “Membangun Sinergitas dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual”. Acara tersebut berlangsung pada Senin, (14/8/23)., di Universitas Tarumanegara, Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Rombongan dari kegiatan tersebut disambut oleh Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., IPU, AE., selaku rektor Universitas Tarumanegara dengan kehadiran beberapa Polwan yang memberikan nilai penting pada acara ini.

Sambutan Kombes Pol. Kus Sri Wahyuni, S.I.K., M.Si., membuka acara dan memperkenalkan tema yang akan dibahas. Dilanjutkan dengan penjelasan mendalam dari AKBP. Dr. Rita Wulandari, S.I.K., M.H., tentang pentingnya sinergitas dalam penanganan kasus kekerasan seksual. Penjelasan yang disampaikan memberikan pandangan yang lebih baik tentang bagaimana pihak kepolisian dapat bekerja sama dengan masyarakat dan pihak-pihak terkait untuk melawan kejahatan tersebut.

Acara ini juga mencakup sesi tanya jawab, di mana peserta dapat berinteraksi langsung dengan para Polwan dan mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai isu kekerasan seksual serta upaya penanganannya. Kegiatan “Polwan Goes to Campus & School” ini tidak hanya memberikan edukasi kepada mahasiswa dan peserta, tetapi juga menciptakan ruang dialog yang bermanfaat antara Polwan dan masyarakat.

Kombes Pol. Kus Sri Wahyuni, S.I.K., M.Si., menyampaikan harapannya bahwa kolaborasi semacam ini akan terus berlanjut dan semakin memperkuat sinergitas antara pihak kepolisian dan berbagai kalangan masyarakat.

“Saya memiliki harapan tinggi bahwa kolaborasi semacam ini akan terus berlanjut dan semakin memperkuat sinergitas antara pihak kepolisian dan berbagai kalangan masyarakat.” ujarnya.

Acara ini tidak hanya merayakan ulang tahun Polwan yang ke-75, tetapi juga menggaris bawahi peran penting Polwan dalam menjaga keamanan dan keharmonisan masyarakat.

KPU Nilai Perlu Ada Sanksi Tegas Bagi Pelaku Politik Uang

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menilai perlu ada sanksi keras yang berdampak kepada status kekuasaan, bagi pelaku politik uang. Sanksi tegas tersebut, bertujuan membuat efek jera kepada pelaku-pelaku yang ‘doyan’ melalukan politik uang saat Pemilu 2024.

KPU menginginkan, pelaku politik uang tidak hanya dijatuhi sanksi denda belaka. Namun, harus mendapat hukuman berat seperti vonis hukuman di peradilan.

“Dalam beberapa diskusi perlu juga dirumuskan ini memberikan efek kepada status kekuasaannya. Jadi pendekatannya lebih administratif dan itu lebih efektif,” ujar Komisioner KPU Parsadaan Harahap, Senin (14/8/23).

Parsadaan menilai, sejauh ini belum terdapat sanksi kuat untuk menjerat pelaku politik uang yang memiliki kekuasaan. Oleh sebab itu, KPU terus mendorong kehadiran sanksi tegas untuk oknum-oknum tidak bertanggung jawab tersebut.

“Ketika dia melakukan politik uang, tujuannya berkuasa, ini diproses secara hukum, kekuasaannya akan terganggu. Ini saya kira bisa menjadi salah satu yang didiskusikan lebih lanjut,” ucap Parsadaan.

Kemudian, Parsadaan menjelaskan, KPU banyak menemukan kasus-kasus politik uang pada pemilu dan pilkada lalu. Ketika pelaku diadukan dan diproses, mereka tiba-tiba menghilang dan tidak ditemukan.

“Ketika (kasus) sudah kadaluwarsa, yang bersangkutan muncul. Kemudian ya dilantik, atau kemudian berkuasa,” ujar Parsadaan.​

Warga Dapat Ikuti Langsung Upacara HUT Kemerdekaan RI di Monas

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Warga dapat mengikuti upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada 17 Agustus 2023 mendatang.

“Jadi pagi ini Istana Kepresidenan telah memulai gladi kotor persiapan upacara HUT ke-78 RI,” ungkap Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Minggu (13/8/23).

“Tadi sudah dimulai dari Monas, di Monas ini rutenya lebih panjang lebih memutari sampai ke patung kuda,” tambahnya.

Bey Machmudin juga menjelaskan bahwa masyarakat dari berbagai daerah yang ingin melihat peringatan HUT ke-78 RI dapat datang secara langsung di Monas.

“Di sana melibatkan masyarakat, jadi masyarakat boleh hadir di Monas dari mulai pukul 08.10 WIB (di Monas). Sementara di Istana sendiri acara akan dimulai Pukul 07.25 WIB yaitu mulai kesenian-kesenian,” jelasnya.

Puluhan Andalan Kwarda Jateng Terima Penghargaan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jelang masa purna bakti andalan (pengurus) Kwarda Pramuka Jateng 2018-2023, puluhan andalan menerima penghargaan. Tanda bakti dan jasa yang diberikan, merupakan apresiasi kinerja selama mengabdi pada gerakan kepanduan tersebut.

Sekretaris Bidang Organisasi dan Hukum Kwarda Jateng Agus Widiyanto mengatakan, ada empat tanda penghargaan yang diberikan. Meliputi, Lencana Panca Warsa, Lencana Melati, Lencana Dharma Bakti, serta Lencana Karya Bakti.

“Ini bentuk penghargaan kepada andalan selama mengabdi. Pemberian ini juga diharapkan memacu prestasi dan menghargai jerih payah, agar senantiasa meningkatkan (kemampuan) diri pada gerakan pramuka,” ujarnya, Penyematan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka Kwarda Jateng, di Gedung Kwarda Jateng, Minggu (13/8/2023).

Agus membeberkan, masa bakti andalan Kwarda Jateng akan berakhir pada Desember 2023. Jika sesuai rencana, maka pada bulan tersebut akan diselenggarakan Musyawarah Daerah (Musda).

“Nanti di Desember 2023 akan ada Musda, agendanya pertanggungjawaban, menyusun rencana kerja dan menyusun kepengurusan 2024-2028,” pungkas Agus.

Lebih Hemat Pakai Kendaraan Listrik, Masyarakat Nikmati Beragam Kemudahan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) berkomitmen untuk terus mendukung ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) yang berkembang pesat di Indonesia. Beberapa kalangan masyarakat sangat merasakan manfaat dan keuntungan transisi ke kendaraan listrik ini.

Salah satu pengguna mobil listrik, Norita menuturkan betapa hemat dan ramah lingkungan EV yang sudah ia gunakan selama 5 bulan tersebut.

“Mobil listrik sangat menghemat biaya operasional, dari pajak hingga service pun lebih murah. Biasanya service itu bisa sampai Rp500 ribu tapi untuk mobil listrik hanya Rp100 ribu. Ini juga sangat ramah lingkungan, tidak mengeluarkan asap dan polusi,” tutur Norita.

Norita juga menambahkan, pengguna EV tidak perlu khawatir walaupun macet biaya operasional akan tetap stabil dan menjadi murah.

“Kalau dulu itu perbulan saya bisa menghabiskan Rp2 juta rupiah setiap bulannya, namun seketika saya beralih ke mobil listrik hanya hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp200–300 ribu per bulannya,” kata Norita.

Hal serupa juga disampaikan Driver Ojol Wawan Poedji Santoso, mengaku merasakan lebih hemat dan nyaman setelah beralih menggunakan motor listrik. Sejak menggunakan EV untuk ojek online, dirinya mampu menekan pengeluaran berlebih.

“Sekarang malah bisa menabung lebih banyak. Pengeluaran bensin sebesar Rp50 ribu per hari serta ongkos perawatan sekitar Rp200 ribu saban dua-tiga minggu, tak ada lagi,” ungkap Wawan.

Meski di awal sempat bingung menggunakan kendaraan listrik, Wawan mengaku kini tak lagi khawatir termasuk perawatan dan biayanya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, pemerintah tengah mengakselerasi ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) atau EV di Indonesia guna menekan penggunaan bahan bakar fosil, mengurangi emisi karbon, dan mendorong transformasi industri serta mendorong ketahanan energi nasional.

“PLN siap mendukung upaya pemerintah dalam mendorong ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Pengguna EV tidak perlu risau, sebab infrastruktur telah dibangun lebih merata. Apalagi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU), dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) telah siap, mudah dan nyaman digunakan,” kata Darmawan.

Darmawan menambahkan, PLN juga menyediakan layanan home charging untuk memudahkan pengisian daya di rumah. Jadi para pengguna tidak perlu risau jika kehabisan daya, karena infrastrukturnya sudah sangat lengkap.

Darmawan juga menjelaskan bahwa dengan menggunakan kendaraan listrik akan membantu pengguna menjadi lebih hemat. Sebagai gambaran, untuk kendaraan sepeda motor dengan jarak tempuh 50 kilometer (km) membutuhkan 1 liter BBM, sedangkan sepeda motor listrik dengan jarak sama menghabiskan 1,2 kilowatt hour (kWh).

“ Maka, dengan asumsi tarif listrik sebesar Rp1.699,53 per kWh, hanya diperlukan sekitar Rp 2.500 untuk sepeda motor listrik. Sedangkan, motor BBM menghabiskan sekitar Rp 13 ribu untuk menempuh jarak yang sama. Dengan begitu menggunakan motor listrik lebih hemat biaya 80 persen daripada menggunakan sepeda motor BBM,” jelas Darmawan.

Darmawan menerangkan, EV merupakan kendaraan yang sangat ramah lingkungan, ini juga akan membantu menciptakan lingkungan yang lebih segar dan nyaman.

“ Jika kita bandingkan emisi yang dihasilkan antara kendaraan berbahan bakar minyak dan EV, konsumsi 1 liter BBM sama dengan 1,2 kWh listrik, sedangkan emisi karbon 1 liter BBM adalah 2,4 kg Co2e, dan emisi karbon 1,2 kWh listrik adalah 1,3 kg Co2e. Artinya dengan menggunakan kendaraan listrik kita sudah mengurangi sekitar 50 persen emisi karbon,” pungkas Darmawan.