spot_img
Beranda blog Halaman 376

Lestarikan Kebudayaan Wayang, Irwan Hidayat Optimis Semarang Mampu Saingi Bali

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sido Muncul dukung kebudayaan Indonesia melalui kagitan ‘Wayang On The Street’ yang menghadirkan kolaborasi antara wayang Jawa dan wayang China Cingge, digelar di halaman parkir Borsumy Heritage, kawasan Kota Lama Semarang, Jumat (11/8).

Sido Muncul yang pada kesempatan ini sekaligus menjadi pelopor dalam kemeriahan pagelaran Wayang On The Street.

Tak hanya itu, Sido Muncul sebagai perusahaan jamu terkenal di Indonesia menerima sebuah penghargaan Wayang Award 2023, hal ini diberikan sebagai bentuk apresiasi Sido Muncul yang turut mensukseskan Warisan Kebudayaan Wayang.

” Saya beruntung sekali bisa hadir dan diundang dalam pagelaran yang bagus sekali malem ini, ” ujar Direktur PT Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Irwan Hidayat.

Irwan mengatakan semasa kecilnya sangat menggemari pagelaran wayang, hampir setiap malam sang nenek mengajak untuk memperlihatkan kebudayaan wayang.

” Saya dari kelas 4 SD sudah diajak nenek saya untuk melihat pagelaran wayang seperti ini, jadi saya suka dengan kebudayaan asli indonesia ini,” kata Irwan.

Selanjutnya, Irwan menjelaskan tokoh pewayangan yang menjadi favorit sejak dulu adalah Khrisna, tokoh Khrisna dipilih karena sesuai dengan bidang usaha yang dimiliki.

” Tokoh yang saya suka Khrisna, karena sejalur dengan Visi dan Misi perusahaan saya bisa memberikan manfaat untuk orang banyak atau ‘Rahmatun Lil’alameen’, ” Jelasnya.

Semarang Punya Potensi Mengalahkan Bali

Adanya kegiatan ini, Irwan berharap Semarang bisa tumbuh dan berkembang dari segi pariwisata dan kebudayaan mengalahkan Bali yang dikenal sebagai kota dengan sejuta kebudayaan dan wisatanya.

” Saya berharap kegiatan ini terus dilakukan menggandeng perusahaan yang ada di Jawa Tengah, saya yakin lama – lama Semarang bisa jadi Kota Wisata mengalahkan Bali,” tandasnya.

Lebih lanjut, Irwan menegaskan Semarang harus memiliki target yang lebih untuk menjadikan sebagai kota wisata yang bisa mengalahkan Bali.

” Semarang harus berani bersaing dengan Bali, ini pendapat saya jika suatu negara ingin maju kebudayaannya juga harus ikut maju. Sebab, kebudayaan itu penting didalamnya ada filsafat dan saya sangat mengapresiasi kepada panitia penyelenggara Wayang On The Street ini,” tambanya.

Senada, Penggagas Wayang On The Street Grace Susanto, menyampaikan apresiasinya kepada Sido Muncul yang siap menjadi bagian dari pagelaran ini.

” Ini semua berkat Sido Muncul bisa terlaksana kegiatan malam ini, saya mengajak Sido Muncul untuk membangkitkan kembali kebudayaan Wayang,” ujar Grace.

Grace berharap, dengan terciptanya kegiatan kebudayaan yang spektakuler seperti ini masyarakat lebih mencintai kebudayaan yang sudah sejak dulu ada dan bangga atas warisan budaya Indonesia.

” Harapanya, masyarakat lebih melek dengan wayang, lebih suka lagi dengan wayang bahwa ini adalah kesenian yang sudah ada sejak dulu,” tutupnya.

Jateng Tapera Expo 2023 : Kebutuhan Rumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Forkom Asosiasi Pengembang Perumahan, dan Bank BTN, menggelar Jateng Tapera Expo 2023. Ajang yang dilaksanakan 10-21 Agustus di Mall Ciputra Semarang itu, sekaligus menjadi ikhtiar untuk mengurangi angka backlog atau kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Jateng Nova Adiwidanto mengatakan, banyak ikhtiar yang telah dilakukan Pemprov Jateng guna menyediakan rumah layak huni bagi warganya. Di antaranya program pembangunan baru (PB) rumah sederhana sehat untuk warga miskin, dan program Tuku Lemah Oleh Omah bagi masyarakat miskin berpenghasilan kurang dari Rp3 juta, yang tidak mampu mengakses perbankan.

Tercatat, hingga 2022 sudah ada 639 unit rumah yang terbangun, dari program Tuku Lemah Oleh Omah. Pada 2023 ini, sekitar 615 unit rumah akan dibangun melalui program yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo itu.

“Jateng Tapera Expo 2023 ini upaya Pemprov Jateng guna memberikan informasi untuk masyarakat berpenghasilan rendah, guna mengakses kepemilikan rumah sederhana sehat bersubsidi,” ujar Nova, saat ditemui di kantornya, Kamis (10/8/2023).

Dia mengatakan, Jateng Tapera Expo 2023 merupakan ajang pameran rumah bersibsidi terbesar. Ajang yang bekerja sama dengan BP Tapera, Forkom pengembang perumahan dan perbankan itu, diikuti 39 tenant pameran.

Nova mengatakan, acara tersebut sebagai rangkaian peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) sekaligus Hari Jadi ke-78 Provinsi Jawa Tengah. Diharapkan ajang itu dapat mengedukasi masyarakat yang menganggap rendah kualitas rumah subsidi.

Menurutnya, rumah subsidi adalah rumah standar bertipe minimal 27 dengan luasan 60 meter persegi. Ditanbahkan, dari segi harga, pada 2023 dipatok dengan harga Rp162 juta per unit.

“Melalui ajang pameran perumahan bersubsidi Jateng Tapera Expo, diharapkan menjadi ajang edukasi bagi masyarakat terhadap stereotipe bahwa rumah subsidi jadi barang kelas dua. Nah, di ajang ini kita informasikan bahwa rumah subsidi adalah rumah standar dengan harga yang terjangkau,” papar Nova.

Dia berharap agar pameran kali itu dapat dimanfaatkan oleh pengembang dan perbankan, untuk aktif memberi peluang bagi MBR memiliki rumah sendiri yang sehat. Selain itu, juga menjadi upaya pemerintah guna mengurangi backlog rumah di Jateng, yang mencapai sekitar 419.000 unit

“Harapannya bisa memberi peluang bagi MBR untuk memiliki rumah sendiri. Selain itu ini bagi pemerintah merupakan bentuk dukungan agar pemasalahan backlog perumahan angkanya semakin mengecil,” pungkas Nova.

Spesial Kemerdekaan! Beli BBM Pakai MyPertamina Dapat Cashback 45%

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia, Pertamina memberikan cashback 45% untuk pembelian BBM produk Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex melalui aplikasi MyPertamina.

Metode bertransaksi dengan cashless sudah banyak digemari masyarakat. Banyak manfaat yang diperoleh seperti lebih praktis, tidak perlu kembalian, meminimalisir uang tercecer, meminimalisir pencurian, dan banyak promo menarik. Salah satunya promo Pertamina “MyPertamina Merdeka Cashback 45%” yang berlangsung sejak 25 Juli hingga 31 Agustus 2023 atau selama 38 hari.

Dalam keterangan persnya, Pjs Area Manager Communication, Relation, dan CSR Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Marthia Mulia Asri pada Jumat (11/8) di Semarang, menyampaikan syarat dan ketentuan dalam program promo yang juga berlaku di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Untuk mendapatkan cashback MyPertamina sebesar 45% atau sebesar maksimal Rp.15.000, konsumen hanya perlu melakukan transaksi minimal Rp 30.000 dengan metode pembayaran LinkAja dan transaksi minimal Rp. 17.000 dengan metode pembayatan OVO. Program ini berlaku pada jam bertransaksi dilakukan antara pukul 06.00 sampai dengan 22.00 WIB dan cashback didapatkan sebanyak 1(satu) kali per user selama periode promo berlangsung. Masih ada kesempatan hingga 20 hari kedepan”, ujarnya.

Lebih lanjut Marthia mengajak masyarakat untuk setia menggunakan produk-produk berkualitas Pertamina.

“Selain kualitas mesin kendaraan kita terjaga, juga banyak promo menarik yang bisa didapatkan, tentunya dengan menggunakan aplikasi MyPertamina”, imbuhnya.

Sebagai informasi kepada masyarakat, daftar SPBU Pertamina yang terkoneksi dengan aplikasi MyPertamina sudah tersebar diseluruh provinsi di Indonesia. Lebih detailnya dapat dilihat pada https://mypertamina.id/spbu.

Informasi mengenai seluruh program Pertamina dan produk Pertamina dapat diakses melalui aplikasi MyPertamina, media sosial @mypertamina atau dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.

Menkes Budi Imbau Masyarakat Tak Panik Ada Varian Baru COVID-19

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat tidak khawatir adanya varian baru COVID-19, Omicron EG 5.1 atau Eris, yang telah terdeteksi masuk Indonesia sejak sekitar dua bulan lalu.

“Varian ini masih dimasukkan ke level yang paling bawah untuk varian, bukan varian tinggi seperti Delta, tapi ini jika diamati belum dikhawatirkan. Jadi untuk masyarakat tidak usah panik,” ujar Menkes Budi, Kamis (10/8/23).

Kendati demikian, dia mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dalam menjaga kebersihan dan kesehatan. Khususnya, melakukan vaksinasi COVID-19 dan vaksin penguat (booster).

“Bagi yang belum divaksin harus divaksin karena jumlah dosis vaksin banyak dan gratis hingga akhir tahun ini. Masyarakat harus cepat-cepat ‘booster’ dan rajin cuci tangan,” tutur Menkes Budi.

Ia juga mengingatkan kembali khususnya kepada masyarakat yang tengah sakit, agar menggunakan masker supaya tidak menular masyarakat lain.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kata Menkes Budi, varian Eris pertama kali masuk ke Indonesia sekitar dua bulan lalu. Indonesia pun telah melakukan pengawasan yang ketat terkait hal tersebut sehingga tidak terdampak dominan walaupun telah masuk ke Indonesia.

“Laporan itu pertama kali dilaporkan di Indonesia sekitar bulan Juni atau Juli lalu. Saya sendiri sudah terima pesan bahwa pengawasannya di Indonesia bagus,” ujar Menkes Budi.

Polri Siapkan Aplikasi untuk Aduan IMEI Ilegal

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Sebuah aplikasi disiapkan Dittipidsiber Bareskrim Polri untuk digunakan sebagai sarana aduan masyarakat soal International Mobile Equipment Identity (IMEI) ilegal.

“Kita sedang merumuskan posko bersama yang nanti secara gampangnya rekan-rekan tidak perlu lapor. Artinya rekan-rekan cukup melalui aplikasi yang kami buat,” ungkap Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen. Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., dilansir dari laman pmjnews, Rabu (9/8/23).

Brigjen. Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar mengatakan aplikasi tersebut rencananya ditujukan untuk memastikan keaslian dari IMEI ilegal yang ada di masyarakat. Nantinya apabila masyarakat memiliki keraguan soal keaslian IMEI dari perangkat miliknya bisa melalui aplikasi itu untuk tindak lanjutnya.

“Apabila ternyata setelah diklik IMEI itu termasuk 191.000, kami akan memberikan langkah-langkahnya dan itu saya pastikan tidak akan merugikan masyarakat sebagai konsumen,” jelas Dirtipidsiber.

Sebelumnya, Bareskrim Polri masih menyusun jadwal untuk melakukan shut down terhadap 191 ribu handphone (HP) yang terdata menggunakan International Mobile Equipment Identity (IMEI) ilegal.

Gelar Tradisi Budaya Kemerdekaan RI, Lunpia Cik Me Me Hadirkan Promo Beli 1 Gratis 1 : 14 Sampai 20 Agustus 2023

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Memasuki bulan Agustus 2023, sudah pasti banyak gerai makanan memberikan promo 17 Agustus. Khususnya sebagai acara spesial Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia ke-78 akan banyak penawaran untuk masyarakat.

Senada dengan itu, LCM (Lunpia Cik Me Me) tebar kebahagian dengan memberikan promo spesial kemerdekaan ‘Pesta Lunpia’.

Adapun promo yang ditawarkan beli 1 gratis 1 untuk seluruh varian dari semua jenis sajian Lunpia Produk LCM, diantaranya Lunpia Original, Lunpia Special dan Plain.

Acara ini berlangsung dari tanggal 14-20 Agustus 2023 di Jalan Gajahmada 107 Semarang.

Meliani Sugiarto atau yang lebih dikenal dengan panggilan Cik Me Me mengatakan pada hakekatnya promo yang diberikan merupakan bentuk dedikasi di Hari Jadi Republik Indonesia.

” Promo ini digelar sekaligus sebagai Festival Lunpia Murah Meriah disamping secara khusus didedikasikan untuk menyambut HUT Kemerdekaan,” ujar Cik Me Me dalam keterangan persnya, Kamis (10/8).

Disisi lain, Cik Me Me menyampaikan kegiatan ini juga bertujuan agar pada saatnya nanti Jajanan Kuliner budaya anak Bangsa akan sanggup untuk menjadi tuan di negaranya sendiri.

Berangkat dari kerangka dasar pemikiran dan jangkauan yang seperti itulah maka untuk selanjutnya ‘Pesta Lunpia’ yang digelar oleh LCM akan didedikasikan sebagai agenda tahunan.

” Agenda Tahunan tersebut dalam bentuk Tradisi Budaya Kemerdekaan (TBK), kemudian Tradisi Budaya Ramadhan (TBR) dan setiap kalender HUT Kota Semarang,” Jelasnya.

Sebagai Informasi, LCM telah sukses menjalankan agenda sebelumnya secara beruntun Tradisi Budaya Ramadhan (TBR) dengan segmentasi Beli 1 Gratis 1 khusus untuk menu special dan berlanjut kemudian dengan dengan Beli 5 Gratis 1 selama 45 hari terhitung sejak 2 Mei-15 Juni 2023 bertepatan waktunya dengan Hari Jadi Kota Semarang.

Terakhir, demikian semoga Lunpia Semarang yang sesuai realitasnya terhitung sejak dikeluarkannya Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 270/P/2014 tanggal 8 Oktober 2014 telah menetapkan “Lunpia Semarang sebagai Warisan Budaya Nasional Tak Benda.

Dalam kesejarahannya LCM telah menjadi bagian dari supremasi Ikon dan Identitas Kuliner Kota Semarang dan akan senantiasa dapat diminati dan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat warga Bangsaku.

Jateng Kembali Jadi Provinsi Terbaik Penyalur KUR Nasional

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali membawa prestasi bagi Jawa Tengah. Untuk kali ketiganya secara berturut-turut, Ganjar berhasil membawa Jateng mendapat penghargaan sebagai provinsi dengan strategi terbaik penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM tingkat nasional.

Penghargaan tersebut diberikan secara langsung Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam acara KUR Award di Pos Bloc Jakarta, Rabu (9/8/2023). Hadir dalam acara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki.

Dalam penghargaan itu, Jateng berada di posisi pertama sebagai provinsi dengan strategi penyaluran KUR terbaik. Untuk posisi kedua, diraih Provinsi Jatim dan peringkat ketiga diraih Provinsi Lampung.

“Selamat kepada Jateng atas penghargaan ini. Dengan penghargaan ini, Jateng mendapatkan penghargaan tiga tahun berturut-turut,” kata Airlangga Hartarto.

Selain kategori strategi penyaluran KUR terbaik, ada juga penghargaan kategori inovasi terbaik penyaluran KUR. Keluar sebagai juara adalah Jawa Barat, diikuti Sumsel dan Bali.

“Saya ucapkan selamat kepada semua pemenang, semoga penghargaan ini bisa menambah motivasi untuk terus menyalurkan KUR kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” ucap Airlangga.

Sementara itu, Gubernur Ganjar menyampaikan terima kasih kepada Kemenko Perekonomian yang telah memberikan penghargaan itu. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak termasuk perbankan yang telah menyukseskan program KUR di Jateng.

“Terima kasih tentu pada Kemenko Perekonomian karena kita mendapatkan penghargaan tiga tahun berturut. Terima kasih juga pada kerja kawan-kawan yang cukup serius, sehingga penyaluran KUR di Jateng cukup besar dan strateginya bagus,” katanya.

Meski begitu, ia meminta semua pihak tidak berpuas diri. Semua harus ditingkatkan agar kehadiran pemerintah dirasakan betul oleh masyarakat.

“Sekarang kita mencoba untuk memastikan kembali, artinya sistem kita mapan, strategi kita bener dan bagaimana kita membantu dan berpihak pada UMKM,” pungkasnya.

Sebelumnya, pada 2019 Provinsi Jateng juga mendapatkan penghargaan provinsi penyalur KUR terbaik tingkat nasional. Penghargaan diserahkan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pada Kamis (19/12/2019) di Jakarta.

Tahun berikutnya, pada 2021 Provinsi Jateng juga menerima penghargaan penyalur KUR terbaik tingkat nasional. Penghargaan tersebut diterima Ganjar di Ruang Graha Sawala, Gedung Ali Wardhana, Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, pada Selasa (18/1/2022).

Kemudian, Jateng berhasil kembali menjadi provinsi dengan penyalur KUR untuk UMKM terbesar se-Indonesia pada 2022, yakni dengan nilai penyaluran sebanyak Rp55,27 triliun.

Berdasarkan data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) Kementerian Keuangan per Rabu (26/10/2022), nilai penyaluran KUR nasional mencapai Rp295,2 triliun. Nilai tersebut meningkat 4,2 persen jika dibandingkan 2021 sebesar Rp283,34 triliun.

Sambut Kemerdekaan, Hotel GranDhika Pemuda Semarang Hadirkan Promo Menarik

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Rayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78, Hotel GranDhika Pemuda Semarang berikan berbagai penawaran menarik selama bulan Agustus.

Hotel berbintang 4 (empat) yang dikelola oleh Hotel GranDhika Indonesia dibawah naungan PT. Adhi Commuter Properti Tbk. (ADCP) ini mengajak masyarakat terlibat dalam “SALEbrate Independence” dengan kode promo “HUTRI78” untuk Kamar Deluxe sudah termasuk breakfast dan Kopilagha untuk 2 orang. Penawaran tersebut dapat didapatkan hanya dengan IDR 678.000,- net/malam melalui pemesanan di website www.grandhika-hotel.com atau melalui WhatsApp Reservasi di +62 811-2518-082.

Selain itu, untuk melengkapi momen kemerdekaan Anda, Hotel GranDhika Pemuda Semarang juga dengan bangga memperkenalkan ”Salmon Sambal Kecombrang” dan “Es Susu Secang” yang sebagai menu special kemerdekaan dengan citarasa Nusantara yang khas dan autentik. “Salmon Sambal Kecombrang” dibandrol dengan harga IDR 95.000,- net dan “Es Susu Secang” dengan harga IDR 45.000,- net.

“Menu special tersebut dihadirkan bertepatan dengan hari Kemerdekaan RI yang ke-78. Hotel GranDhika Pemuda Semarang ikut memeriahkan dengan menghadirkan Salmon Sambal Kecombang dan Es Susu Secang sebagai dua menu special selama bulan Agustus. Kedua menu tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman kuliner yang menyenangkan dengan citarasa Indonesia dalam setiap gigitan dan tegukannya.” pungkas Teguh Firmanto, Chef & Beverage Manager Hotel GranDhika Pemuda Semarang.

“Hotel GranDhika Pemuda Semarang ingin memberikan pelayanan terbaik untuk pengalaman terbaik kepada tamu, terlebih dalam momen kemerdekaan ini. Kami tidak hanya memberikan penawaran kamar, tetapi Anda juga bisa menikmati 2 Kopilagha yang merupakan salah satu produk minuman unggulan kami untuk dinikmati dalam serangkaian promo “SALEbrate Independence” Bersama Hotel GranDhika Pemuda Semarang.” Pungkas Erwin Nuryadin sebagai General Manager Hotel GranDhika Pemuda Semarang.

Untuk informasi lebih lanjut dapat langsung menghubungi nomor WhatsApp official di 0811-251-8082

Peduli Kesejahteran Masyarakat, PLN berikan bantuan Sarana Air Bersih di Kabupaten Sumedang

0

SUMEDANG (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) terus memberikan fokusnya pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui Program PLN Peduli, bantuan disalurkan untuk peningkatan sarana akses air bersih di tiga desa yakni Desa Kadujaya dan Desa Cijeunjing di Kecamatan Jatigede serta Desa Cipeles Kecamatan Tomo. Ketiga desa tersebut merupakan desa yang berada di wilayah pembangunan PLTA Jatigede, Kabupaten Sumedang.

Hingga saat ini terdapat beberapa wilayah di sekitar Kecamatan Jatigede dan Kecamatan Tomo yang masih mengalami kesulitan air bersih terutama pada saat musim kemarau. Desa Cipeles, misalnya yang belum memiliki saluran PDAM sehingga kebutuhan air bersih belum dapat tercukupi. Melihat hal tersebut, PLN memberikan bantuan sarana akses air bersih berupa pompa air serta pembangunan sarana untuk mendukung penyaluran air bersih.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah, Djarot Hutabri EBS mengatakan bahwa kini PLN tengah memfokusan program TJSL yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang telah dicanangkan oleh PBB. Program bantuan ini sendiri merupakan wujud upaya PLN dalam pencapaian SDGs nomor 6, yaitu air bersih dan sanitasi yang layak.

“Semangat kami adalah menjalankan amanah untuk membangun negeri, salah satunya melalui penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang berkualitas dan andal. Namun, di samping dari business as usual, kami juga berupaya untuk melakukan pembangunan lainnya melalui program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) yang kami miliki. Tentunya, pembangunannya pun harus yang memiliki sifat keberlanjutan untuk peningkatan kualitas kehidupan masyarakat,” ujarnya

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 2 (PLN UPP JBT 2) Jatigede, Nanda Dani Andrianto menjelaskan pelaksanaan program ini ditargetkan dapat selesai dalam waktu 2 hingga 3 bulan dan diharapkan dapat berjalan secara efektif serta terkoordinir dengan baik agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

“Air Bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga kemudahan akses terhadap air bersih ini merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan standar kesehatan masyarakat begitu juga halnya dengan masyarakat di sekitar PLTA Jatigede,” ucap Nanda.

Kepala Desa Kadujaya, Nandi Supriatna menyampaikan apresiasi serta terima kasihnya kepada PLN atas bantuan yang telah disalurkan. Nandi juga menyebutkan bahwa penyediaan sarana air bersih telah menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah serta Rencana Kerja Pemerintah Desa.

“Melalui bantuan ini kami juga akan mengaktualkan potensi-potensi ekonomi masyarakat khususnya petani tanaman pangan serta perkebunan sehingga semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Nandi.

Gandeng Kemenkop, Sido Muncul Bantu Petani Rempah dan UMKM

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk berkomitmen memajukan petani rempah, beserta UMKM dan Koperasi terkait. Langkah tersebut akan dilakukan melalui beragam program yang dirancang bersama Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

Hal tersebut dikatakan Irwan Hidayat, Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, saat menerima kunjungan Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki, di Pabrik Sido Muncul Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (8/8/2023). Hadir pula Bupati Semarang, Ngesti Nugroho dan sejumlah perwakilan kelompok tani rempah.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan panen bersama tanaman stevia, yakni herbal berasa manis yang kini sedang dikembangkan oleh Sido Muncul, serta adanya dialog bersama para petani rempah.

Menurut Irwan, Sido Muncul berkomitmen untuk membantu para petani rempah agar dapat mengembangkan produknya. Dalam hal ini, petani dan UMKM akan ikut andil sebagai supply chain bagi industri jamu Sido Muncul dan Sido Muncul akan terjun langsung membantu apa yang menjadi permasalahan dari petani rempah selama ini.

“Jadi, saya dan Pak Teten ini tadi dapat ide, dimana salah satu tujuan Pak Menteri datang ke Sido Muncul adalah bagaimana agar Sido Muncul ini dapat berpartisipasi membantu koperasi atau UMKM,” ungkapnya.

Irwan menjelaskan poin rencana kontribusi Sido Muncul. Satu, tentang proses produksi, dimana Sido Muncul memiliki fasilitas dan akan mendampingi UMKM.

Selanjutnya, Sido Muncul juga akan membantu, kalau UMKM punya produk Sido Muncul akan membantu teknisnya, nanti bisa dilakukan uji stabilitas di Sido Muncul dengan fasilitas yang ada.

“Selain itu, kami juga punya laboratorium tanaman rempah, dan Sido Muncul akan terus melakukan riset tanaman. Nantinya, hasil riset itu akan dibagikan kepada petani atau UMKM agar bisa dikembangkan,” jelasnya.

Irwan Hidayat mengaku, ingin jika nantinya bibit bibit rempah sebagai bahan baku jamu berkualitas yang berhasil diciptakannya juga bisa dinikmati oleh para petani. Dengan begitu, sinergi ini akan dapat membantu para petani dan UMKM agar lebih maju dan berdaulat.

“Kami nanti juga akan membagikan mesin-mesin packaging, karena mesin packaging kami punya, datanya komplit, kami akan berikan lewat Kemenkop. Saya rasa jika sinergi ini dilakukan, hasilnya akan lebih optimal hasilnya,” tukas Irwan.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki menjelaskan, nantinya kebutuhan bahan baku jamu Sido Muncul akan dipasok para petani yang ikut dibantu dalam program ini. Sebagai pemasok rempah Sido Muncul , para petani ini memiliki sejumlah kelebihan yang akan membantu peningkatan produk mereka.

“Kami menindaklanjuti MoU dengan PT Sido Muncul beberapa waktu lalu. Pertama kerjasamanya bagaimana menjadi offtaker dari produk-produk petani penghasil rempah yang sudah kami koperasikan. Jadi koperasi petani penghasil rempah menjadi suplay chain, jadi bagian dari rantai pasok di industri jamu Sido Muncul. Ini penting adanya offtaker karena ini akan memberikan kemudahan bagi perbankan untuk membiayai para petani-petani kecil yang tergabung dalam cluster ini. Jadi bisa dapat pembiayaan sampai Rp500 juta per orang,” terang Teten.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga akan membantu para petani melalui koperasinya agar dapat memiliki mesin pengolahan. Mesin ini dibutuhkan untuk menjaga kualitas rempah jamu yang akan dihasilkan.

“Nanti akan kita kombinasikan dengan pembiayaan untuk koperasinya. Supaya koperasinya bisa memiliki mesin pengolahan. Supaya kualitas rempah-rempah yang diproduksi petani itu bisa sesuai dengan standar Sido Muncul,” imbuhnya.

Teten juga menyampaikan terimakasih kepada Sido Muncul yang telah mau terjun langsung membantu dan mengembangkan usaha para petani rempah, UMKM dan koperasinya. Teten berharap kerjasama ini bisa memperkuat perekonomian nasional

“Sido Muncul sudah bersedia menjadi bapak angkat, pendamping UMKM yang memproduksi makanan, minuman herbal. Bahkan Sido Muncul akan memberikan bimbingan bagaimana teknis produksinya, bahkan tadi sampai uji stabilitas, sehingga produk-produk makanan minuman herbal yang diproduksi UMKM standarnya nggak kalah dengan industri. Satu hal yang sangat saya apresiasi, dimana kemitraan usaha besar dan usaha kecil akan memperkuat perekonomian nasional,” tandas Teten.

Di sisi lain, petani rempah kapulaga asal Kabupaten Banyumas, Sobirin Firdaus, berterimakasih lantaran Sido Muncul mau membantu dan terjun langsung membimbing para petani kapulaga agar hasil tanam mereka baik dan berkualitas.

“Jadi kami di desa budidaya tanaman kapulaga. Alhamdulillah dari tahun 2018 kita bersama dengan PT Sido Muncul, sekali kirim 1 bulan 4 sampai 5 ton. Kita juga dibimbing, dibina disupport supaya bisa produksi bahan jamu yang sesuai stndar, dulu sebelum dibina kami suka ditolak sekarang sudah enggak lagi,” pungkas Sobirin.