spot_img
Beranda blog Halaman 381

Solve Education! Foundation Gelar Program Duta Literasi Bahasa Inggris Tingkat SMP, Ribuan Murid Antusias Berpartisipasi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Solve Education! Foundation sukses menggelar program Duta Literasi Bahasa Inggris tingkat SMP di wilayah Kota Semarang, kegiatan ini sudah berlangsung selama 6 bulan, Januari-Juni 2023.

Solve Education! Foundation menyediakan teknologi pendukung pembelajaran bahasa Inggris berupa aplikasi berbasis gim yaitu Dawn of Civilization dan juga platform pemantauan belajar murid yaitu Learnalytics untuk membantu guru memantau kegiatan belajar di dalam dan di luar kelas.

Sebanyak 4,883 murid SMP di Semarang belajar dan berpartisipasi aktif dalam program.

Walikota Semarang, Ir. Hj. Hevearita Gunaryanti Rahayu, M.Sos., mengatakan program penghargaan atau kompetisi semacam ini, yang menitikberatkan terhadap kompetensi, harus dipertahankan.

“Kita harus mulai berpindah dari kompetisi-kompetisi kecil yang sekali jalan, ke kompetisi-kompetisi yang menitikberatkan kompetensi dan pembinaan karakter yang mempersiapkan anak-anak kita untuk siap di era globalisasi dan tentu menjadi berdaya.”

Direktur Operasional Solve Education! Foundation, Talitha Amalia, MA menyebutkan program tersebut merupakan kolaborasi antara Yayasan Teknologi untuk Indonesia (Solve Education! Foundation) dan Pemerintah Kota Semarang, yang diluncurkan dengan tujuan meningkatkan akses dan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di kalangan murid SMP di Kota Semarang.

“Program ini bertujuan mengembangkan kemampuan literasi Bahasa Inggris generasi muda melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, menggunakan aplikasi digital berbasis gim bernama Dawn of Civilization,” tegasnya, Selasa (11/6/2023)

Melalui program ini, murid SMP di Kota Semarang dapat mengembangkan kemampuan Bahasa Inggris mereka melalui gim interaktif yang dapat diakses kapanpun, dimanapun, baik di kelas maupun di rumah.

Selain itu, program ini juga menghadirkan lokakarya Bahasa Inggris yang mengundang penutur bahasa Inggris internasional dari berbagai negara. Murid yang berhasil meningkatkan level belajarnya diundang untuk mengikuti lokakarya bahasa Inggris untuk latihan berbicara dengan penutur bahasa Inggris Internasional secara virtual melalui Zoom. Tujuan diadakan lokakarya ini adalah agar murid dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menggunakan Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.

Sebanyak 11 penutur bahasa Inggris dari 6 negara seperti Singapura, Jepang, Ceko, India dan lainnya hadir sebagai mentor belajar.
Puncak program ini adalah pemilihan Duta Literasi Bahasa Inggris Tingkat SMP di Kota Semarang dengan total nilai penghargaan yang diberikan kepada murid mencapai Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah), yang disponsori oleh Solve Education! Foundation, Lenovo Foundation, dan Work Together Foundation.

Para Duta Literasi Bahasa Inggris yang terpilih ini akan menjadi representasi murid SMP di Kota Semarang dalam menyosialisasikan pentingnya literasi Bahasa Inggris kepada murid lainnya, serta berkontribusi dalam mempromosikan program belajar berkelanjutan untuk lebih banyak peserta didik di Kota Semarang.

Program Duta Literasi Bahasa Inggris Tingkat SMP di Kota Semarang ini diharapkan dapat memberikan pendidikan Bahasa Inggris berkualitas kepada murid di Kota Semarang, membuka potensi penuh mereka, dan membantu mereka berperan dalam memajukan Kota Semarang secara global.

Program ini dibuka oleh Dinas Pendidikan Kota Semarang secara online diawal tahun dan ditutup 16 Juni 2023, diikuti oleh 128 guru bahasa Inggris dari lebih 100 SMP di Kota Semarang yang sudah mengadopsi game edukasi dari Solve Education! untuk pembelajaran bahasa Inggris mereka di sekolah sejak tahun lalu.

Pemenang Duta Literasi Bahasa Inggris Tingkat SMP di Kota Semarang Kategori Putra adalah Marcelino Alfin, murid kelas 9 dari SMPN 5 Semarang.

“Dulu, saya sama sekali tidak paham tentang Bahasa Inggris. Bagi saya, Bahasa Inggris selalu terasa sulit. Guru Bahasa Inggris memperkenalkan saya dengan Dawn of Civilization yang menjadi sahabat saya dalam belajar bahasa Inggris. Saya sering memainkannya setelah pulang sekolah, sambil menunggu waktu les. Salah satu mini game yang paling saya sukai adalah Copy Parrot, karena melalui permainan itu, saya dapat melatih kemampuan berbicara Bahasa Inggris saya agar lebih baik lagi,” ujarnya.

Sementara pemenang Duta Literasi Bahasa Inggris Tingkat SMP di Kota Semarang Kategori Putri Nabila Arindya, murid kelas 7 dari SMPN 27 Semarang.

“Saya senang dan bangga atas pencapaian yang telah saya raih sebagai Duta Literasi Bahasa Inggris Tingkat SMP di Kota Semarang. Berkat program ini saya jadi banyak belajar grammar dan speaking melalui game dari Solve Education!. Kedepannya saya akan terus belajar lebih giat lagi agar saya bisa membanggakan orang tua dan sekolah. Terima kasih kepada Solve Education!,” ujarnya dengan penuh semangat.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang, Dr. Muhammad Ahsan, S.Ag, M.Kom, menambahkan untuk menguasai suatu bahasa, jika hanya dengan membaca, dan belajar di kelas tentu hasilnya akan kurang maksimal. Dibutuhkan juga penerapan atau praktik langsung atas apa yang sudah dipelajari di kelas.

Oleh karena itu, program dari Solve Education! Foundation ini memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan tersebut, karena peserta didik Semarang bisa mendapat kesempatan berharga untuk mempraktikan kemampuan bahasa Inggris mereka dengan penutur asing dari berbagai negara.

Pemprov Jateng Terus Tambah Jumlah Embung

0

REMBANG (Pertamanews.id) – Meski program seribu embung telah mencapai target, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menegaskan akan terus melanjutkan program tersebut, karena masih banyak yang memerlukan pasokan air untuk pertanian. 

“Ini area-area kering, memang kalau tidak ada curah hujan mereka tidak mendapatkan air. Maka mudah-mudahan sekian embung yang terbangun akan bisa membantu. Akan kami tambah terus dan tidak berhenti karena kebutuhan masih banyak sekali,” kata Ganjar saat meninjau pembangunan Embung Glebeg di Desa Glebeg, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Senin (10/7/2023).

Terkait penambahan jumlah embung, Pemprov Jateng akan berkoordinasi dengan pemerintah desa, pemerintah kabupaten, dan juga pemerintah pusat.

“Makin banyak embung di area yang suplai airnya kurang bisa terpenuhi dengan modifikasi. Ada modifikasi tempat-tempat penampungan air, ada modifikasi saluran. Bahkan, pada titik tertentu kami modifikasi cuaca yang beberapa kali kami lakukan,” katanya.

Sementara itu, dari hasil peninjauan ke Embung Glebeg, Ganjar memberikan beberapa catatan. Di antaranya, beberapa pekerjaan masih ada yang perlu diperbaiki sebelum diserahterimakan. Salah satunya paving yang tampak amblas.

Ia meminta agar itu diperbaiki lebih dahulu sebelum nanti diserahterimakan. “Ini suruh perbaiki dulu. Jangan mau terima kalau masih seperti ini,” kata Ganjar saat melihat paving yang amblas.

Anggaran pembangunan Embung Glebeg bersumber dari Bantuan Keuangan Pemprov Jateng pada 2022. Pagu bantuan keuangan itu senilai Rp3,1 miliar.

Embung Glebeg memiliki luas sekitar 2.279,5 meter persegi. Kapasitas embung dapat menampung air kurang lebih 9.118 meter kubik dan dapat mengairi lahan pertanian dan perkebunan seluas 30 hektare.

“Ini kita menghadapi musim kemarau dan kemungkinan juga kemaraunya panjang. Jadi Pak Bupati bangun satu di situ, kami bangun dari provinsi di sini. Jadi harapan kami nanti ini akan bisa menjadi alternatif bagaimana suplai air untuk kebun. Paling banyak tebu dan tembakau ya,” jelas Ganjar.

Pemerintah Buka Peluang Barang dan Jasa Tradisional Indonesia Jadi Merek Internasional

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Pemerintah membuka peluang bagi barang dan jasa khas tradisional Indonesia untuk didaftarkan menjadi merek internasional.

“Saya mendapat informasi yang menggembirakan dari Pak Menteri yang saat ini mengikuti sidang WIPO di Jenewa, Swiss, bahwa produk-produk tradisional anak bangsa Indonesia bisa menjadi merek internasional,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Andap Budhi Revianto, Senin (10/7/23).

Hal itu, menurutnya, dimungkinkan karena adanya aksesi Nice Agreement tentang Klasifikasi Internasional atas Barang dan Jasa.

Nice Agreement merupakan perjanjian internasional yang mengatur tentang klasifikasi internasional terhadap barang dan jasa dengan tujuan pendaftaran merek.

Sementara aksesi adalah tindakan pemerintah Indonesia untuk terikat menjadi pihak dalam perjanjian internasional ini, sehingga memudahkan pendaftaran merek tradisional Indonesia di level internasional.

Ia menjelaskan, langkah dan upaya yang telah dilakukan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dalam meloloskan upaya tersebut.

Salah satunya, Menteri Yasonna melakukan diplomasi dengan Direktur Jenderal World Intellectual Property Organization (WIPO) Daren Tang di kantor pusat WIPO, Jenewa, Swiss.

“Sewaktu di Jenewa, Bapak Menteri berkesempatan mendatangi Direktur Jenderal WIPO Daren Tang di kantornya Jumat waktu setempat kemarin. Dalam pertemuan bilateral itu, Bapak menyerahkan instrumen aksesi Nice Agreement,” ujarnya.

Melalui Nice Agreement, tutur Andap, maka Indonesia dapat memasukkan daftar barang dan jasa yang bersifat khas atau tradisional Indonesia, seperti jamu, gentong, dan batik maupun produk tradisional lainnya ke dalam Daftar Barang dan Jasa yang diatur dalam Nice Agreement.

Aksesi Nice Agreement ini akan mendorong promosi nama-nama khas dan tradisional Indonesia, serta memudahkan penentuan kelas barang dalam pendaftaran merek secara nasional hingga internasional melalui Madrid Protocol, yang sudah diaksesi pula oleh Indonesia.

“Dengan aksesi ini, Indonesia akan meningkatkan sistem merek nasional untuk memenuhi standar internasional dalam pendaftaran merek,” ujar Andap.

Ferry Wawan Cahyono Bekali Atlet Banjarnegara: Semangat Tingkatkan Kualitas Diri untuk Menjadi Pemain Sepak Bola Handal

0

BANJARNEGARA (Pertamanews.id) – Turnamen sepak bola “Open Turnamen Kencana Putra Cup II Tahun 2023 di Desa Kesenet, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara kembali digelar, setelah 5 tahun vakum.

Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono mendukung penuh dan memberi suport atas penyelenggaran ,ajang sepak bola bergengsi di wilayah tersebut.

Politisi dari Partai Golkar ini selain memberikan mensuport untuk pelaksaan turnamen, juga hadir langsung saat pembukaan Open Turnamen Kencana Putra Cup II Tahun 2023 di lapangan Desa Kesenet Banjarmangu, pada Rabu, (05/7) kemarin.

Kepala Desa (Kades) Kesenet Didin mengucap syukur dan bahagia, karena Open Turnamen Kencana Putra Cup II Tahun 2023 dapat digelar.

Menurutnya, membutuhkan perjuangan, kemauan yang kuat serta kebersama antara perangkat desa dan masyarakat untuk bisa kembali menggelar turnamen sepak bola ini.

“ Kami mengucapkan terima kasih, semua pihak yang sudah menjadi sponsor, khususnya Bapak Ferry Wawan Cahoyono. Beliau memang sudah banyak membantu dan mensuport kami dan warga di sini, tidak hanya di bidang olahraga, namun juga bidang lainnya, seperti kesenian, pendidikan, perekomian dan lain lain,” kata Didin.

Turnamen sepak bola Kencana Putra Cup I digelar tahun pada tahun 2017 lalu. Sebagai juaranya adalah Sela FC dari Desa Pakelen Kecamatan Madukara. Setelah itu lapangan rusak sehingga tidak bisa langsung digelar di tahun berikutnya.

Kemudian pada tahun 2020, lapangan mulai kembali diperbaiki, direnovasi total. Tim sepak bola Desa Kesenet yakni Kencana Putra juga digiatkan lagi.

“Alhamdulillah lapangan kembali bagus. Tahun 2022 lalu sudah digunakan untuk acara Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam), kemudian tahun 2023 ini untuk Sepak Bola Kencana Putra Cup II ini,” ujarnya.

Open Turnamen Sepak Bola Kencana Putra Cup II digelar selama 1 bulan, mulai 5 Juli hingga 6 Agustus mendatang. Dikuti sebanyak 32 tim, dari berbagai desa di Kabupaten Banjarnegara. Namun tim juara bertahan Sela FC tidak ikut dalam turnamen kedua ini.

Antusias masyarakat dalam mendukung dan mensukseskan turnamen ini luar biasa. Seperti pada saat acara pembukaan Rabu lalu juga dihadiri ribuan warga Desa Kesenet dan desa sekitar. Saat acara pembukaan juga hadir Bupati Banjarnagara diwakili Dinas Olahraga, Kapolres diwakili Kabagoprs, Dandim dan lain-lain.

“Untuk tiket masuk harganya Rp 5 ribu. Namun panitia dan desa sepakat untuk warga Kesenet gratis. Cukup menunjukkan KTP bisa masuk lapangan lihat sepak bola. Namun untuk penonton dari luar Kesenet beli tiket,” ungkapnya.

Pihaknya berharap turnamen ini dapat berjalan sampai selesai dengan aman dan lancar. Selain itu juga dapat menjadi hiburan yang menyenangkan, bagi warga setelah lama ada Pandemi. Untuk keamanan panitia juga bekerjasama dengan kepolisian dan TNI.

“Kami menyediakan hadiah uang hingga Rp25 juta. Untuk juara 1 mendapatkan hadiah Rp12 juta, juara 2 sebesa Rp7 juta, juara 3 bersama sebanyak Rp2 juta, Top skor Rp1 juta dan supporter terbaik Rp1 juta,” kata dia.

Turnamen sepak bola ini bertujuan diantaranya, pemberdayaan organisasi kepemudaan, memotivasi generasi muda untuk besemangat berolah raga, menjadi hiburan masyarakat, menumbuhkan kembangkan potensi anak-anak di bidang sepak bola dan juga meningkatkan kesejahteraan warga.

“Turnamen ini bisa menjadi sarana perputaran ekonomi di pinggiran kota. Panitia juga menyediakan belasan lapak untuk digunakan berjualan warga,” ujar dia.

Sentara itu, Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono mengaku bersyukur , ajang sepak bola Open Turnamen Kencana Putra Cup II Tahun 2023 dapat digelar lagi.

“Desa Kesenat luar biasa. Perangkat desa dan warga kompak. Karena mampu menggelar even ini dengan sangat baik. Even ini juga membawa nama besar Kabupaten Banjarnegara,” kata Ferry.

Ferry menambahkan, atas nama pribadi dan kelembagaan merasa bangga dan senang karena ada lagi turnamen sepak bola kedua, yang akan berjalan sebulan.

“Turnamen ini seperti piala dunia. Mari kita sukseskan turnamen sepak bola ini bersama. Jaga persatuan, jaga kekompakan, jaga keamanan bersama,” kata anggota DPRD Jateng dari Dapil Jateng 10 yang meliputi Kabupaten Banjarnegar, Purbalingga dan Kebumen ini.

Disisi lain, Ferry juga mengajak kepada semua warga tidak hanya mendukung kepala kades di dalam kegiatan sepak bola ini, namun juga semua kegiatan-kegiatan yang direncakan oleh kepala desa. Berkembang tidaknya sebuah desa tidak hanya ditentukan oleh kades, namun juga masyarakat.
Jika semua bersatu, kompak, maka desa ini akan berkembang dan maju.

“Secara pribadi, dengan kemampuan yang kami miliki, kami senang terlibat secara aktif ikut dalam turnamen sepak bola ini. Semoga turnamen yang bagus ini bisa menjadi ajang yang membahagiakan semua warga, Yuk, junjung suportivitas, dan kebersamaan dan kegotong-royongan,” katanya.

Pihaknya berharap, turnmen berjalan lancar dan sukses, dapat menghasilkan atlet sepak bola handal yang akan tampil di kancah di tingkat kabupaten, provinsi, nasional bahkan internasional,” katanya.

Tiket PSIS vs Persebaya Mulai Dijual

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Tiket pertandingan antara PSIS Semarang menghadapi Persebaya Surabaya pada laga pekan ketiga BRI Liga 1 2022/2023 mulai dijual.

Rencananya kedua tim akan bertanding pada Minggu (16/7) pukul 15.00 WIB.

Panitia pelaksana pertandingan PSIS mulai menjual tiket pertandingan di kategori tribun barat seharga Rp 200.000 dan tiket VIP seharga Rp 300.000.

Untuk tiket tersebut, dapat dibeli melalui aplikasi Tiket dot com atau pun pembelian langsung di PSIS Office Jalan Semeru Dalam I no 5 Semarang.

“Tiket hari ini mulai dijual di kategori barat dan VIP. Untuk kategori lainnya akan diinformasikan selanjutnya secepatnya,” ujar ketua panitia pelaksana pertandingan PSIS, Agung Buwono.

Sementara tiket untuk suporter seharga Rp 75.000 dapat dipesan melalui organisasi masing baik DPP Panser Biru atau pun Snex.

Kejagung Sita 3 Kantor Dengan Dugaan Korupsi Ekspor Minyak Goreng

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan dan juga penyitaan terkait dengan kasus dugaan korupsi ekspor minyak goreng dengan tersangka yang terlibat yakni tiga korporasi.

Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana menjelaskan penggeledahan tersebut dilakukan pada hari Kamis (6/7/23) lalu di tiga lokasi di Medan, yakni Kantor PT Wilmar Nabati Indonesia atau Wilmar Group (WG), Kantor Musim Mas atau Musim Mas Group (MMG), dan Kantor PT Permata Hijau Group (PHG).

“Penyitaan dan penggeledahan dilaksanakan terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya pada industri kelapa sawit dalam Januari 2022 s/d April 2022,” ungkap Ketut Sumedana, Sabtu (8/7/23).

Hasil dari penyitaan aset yang dilakukan tersebut yakni:

1.Kantor Musim Mas atau Musim Mas Group (MMG), yaitu tanah dengan total 277 bidang seluas 14.620,48 hektare.

2.Kantor PT Wilmar Nabati Indonesia atau Wilmar Group (WG), yakni tanah dengan total 625 bidang seluas 43,32 hektare.

3.Kantor PT Permata Hijau Group (PHG) berupa tanah dengan total 70 bidang seluas 23,7 hektare

Dari hasil pemeriksaan tersebut Kantor PT PHG juga didapati 5.588 lembar mata uang rupiah dengan total Rp 385.300.000, mata uang dolar AS sebanyak 4.352 lembar senilai USD 435.200, mata uang ringgit Malaysia sebanyak 561 lembar senilai RM 52.000, dan mata uang dolar Singapura sebanyak 290 lembar dengan nilai SGD

“Penyitaan dan penggeledahan dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: PRINT-1334/F.2/Fd.1/07/2023 tanggal 5 Juli 2023,” tutupnya

Polri Kirim Bukti Rekaman Terkait Panji Gumilang ke Puslabfor

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Bareskrim Polri saat ini telah mengirim sejumlah bukti terkait kasus pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang ke Puslabfor Mabes Polri. Bukti-bukti tersebut terdiri dari rekaman hingga screenshot atau tangkapan layar.

“Kita telah mendapatkan beberapa barang bukti yang mana barang bukti itu sudah dikirim ke Puslabfor Bareskrim Polri,” jelas Karo Penmas Polri, Brigjen. Pol. Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.H., M.Si., dilansir dari Beritasatu, Minggu (9/7/23).

Jenderal Bintang Satu itu mengungkapkan bahwa bukti-bukti yang berhasil diamankan tersebut akan diuji lebih dalam oleh Puslabfor Mabes Polri. Langkah pengujian tersebut guna membuktikan ada atau tidaknya perbuatan pidana yang dilakukan oleh Panji Gumilang.

“Jadi yang kita tunggu adalah hasil dari Laboratorium Forensik Polri terhadap bukti-bukti yang kita amankan yaitu rekaman ada screenshot apakah benar-benar ini benar yang dilakukan oleh saudara PG,” tutup Karo Penmas.

Bareskrim Polri juga menjadwalkan pemanggilan sejumlah saksi ahli di bidang agama Islam, sosiologi, bahasa, hingga ITE. Keterangan mereka diperlukan guna mendukung pengusutan Polri terhadap Panji Gumilang.

Catat! Selama 14 Hari Polda Jateng Gelar Oprasi Patuh Candi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Ditlantas Polda Jateng menggelar Operasi Patuh Candi selama 14 hari yang dimulai dari tanggal 10 hingga 23 Juli 2023.

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryo Nugroho mengatakan tema yang diusung dari kegiatan ini adalah ‘Patuh dan Tertib Berlalu Lintas Cermin Moralitas Bangsa’.

Lebih lanjut ia menuturkan salah satu fokus yang ditekankan yakni keselamatan bagi pengguna jalan. Karena prioritas utama ketika berkendara adalah etika keselamatan pengendara.

“Tujuannya adalah bagaimana kita bisa mengurangi angka pelanggaran dan menurunkan fatalitas korban dan meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat menggunakan kegiatan preentif dan preventif dengan penegakan hukum menggunakan ETLE,” ungkapnya usai memimpin apel di Mapolda Jateng, Senin (10/7/2023),pagi.

Meski demikian, pihaknya juga akan melakukan penidakan secara langsung bilamana ditekuman pengendara yang melanggar secara kasatmata. Seperti melawan arus, tidak menggunakan helm dan pelanggaran lainnya.

“Di kedepankan ETLE namun sasaran operasi nanti tergantung pelanggaran seperti yang pertama tidak menggunakan helm SNI, menggunakan handphone saat berkendara, pengaruh alkohol, berbonceng tiga dan melanggar marka jalan. Untuk penegakan hukum dikedepankan ETLE jadi tidak ada kegiatan yang sifatnya razia dan stasioner. Penegakan hukum diperlukan tetapi proses diawali dengan preentif dan preventif termasuk edukatif jadi tidak absolut ketika pelanggaran harus ditilang tetap bisa dilkukan edukasi,” paparnya.

Disisi lain, dirinya berharap pada operasi ini masyarakat bisa semakin sadar akan keselamatan dan bahaya saat aktivitas lalu lintas. Pihaknya juga akan terus mengingatkan kepada masyarakat akan disiplin saat berkendara .

“Oleh sebab itu kami mengharapkan pada operasi nanti berdampak pada kepercayaan masyarakat tentang tertib belalu lintas dan mengurangi angka fatalitas korban kecelakaan,” pungkasnya.

PSIS Siap Taklukan Persita

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pelatih PSIS Gilbert Agius mengatakan kesiapan Laskar Mahesa Jenar melawan Persita Tangerang sangat bagus meski perjalanan jauh para pemain sudah siap.

“Pemain memiliki kondisi yang sangat bagus untuk laga besok. Yang jelas tentunya akan berusaha bermain semaksimal mungkin untuk meraih kemenangan di laga tandang melawan Persita,” ungkap Agius dalam Konferensi Pers Jum’at (7/7/2023), malam.

Sementara, mewakiki pemain Wahyu Prasetyo menambahkan menang lawan Bhayangkara FC kemarin tentunya dijadikan modal untuk menambah kepercayaan diri para pemain untuk meraih kemenangan.

“Saya mewakili para pemain berharap besok meraih poin penuh. Kemarin menang lawan Bhayangkara sebagai modal menambah kepercayaan diri kami. Semoga besok poin penuh,” tambahnya.

Disisi lain, Pelatih Persita Tangerang, Luis Edmundo menegaskan siap dalam laga besok. Ia berharap bisa memetik kemenangan di laga kandang pertamanya.

“Kita sudah fokus melakukan evaluasi, bahkan sudah menganilsa PSIS. Semoga besok dapat hasil yang maksimal. Kami berharap suporter bisa datang memenuhi stadion untuk memberi tambahan semangat bagi tim,” pungkasnya.

PSIS Semarang akan melakoni laga tandang melawan Persita Tangerang dalam lanjutan pekan kedua BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Indomilk Arena, Sabtu (8/7/2023), dengan kick off pukul 19.00 WIB.

Cegah Penyebaran Antraks di Jateng, Disnakkeswan Siapkan 25 Ribu Dosis Vaksin

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan 25 ribu dosis vaksin antraks untuk ternak, yang berada di wilayah perbatasan dengan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hal ini dilakukan, menyusul adanya temuan kasus antraks di Gunung Kidul, DIY.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Jateng, Agus Wariyanto mengatakan, sejumlah langkah strategis ditempuh. Antara lain, pengetatan lalu lintas ternak dan penyiapan vaksin antraks.  Langkah ini dilakukan guna menghindari penularan antraks, sebab penyakit ini dapat menular dari hewan ke manusia atau zoonosis.

Ia menjelaskan, penyakit ini ditimbulkan bakteri Bacillus Anthracis. Jika hewan ternak terjangkiti, dapat tertular ke manusia. Selain itu, spora yang ditimbulkan penyakit ini, bisa bertahan hingga 75 tahun, meski bangkai hewan yang tertular telah dikubur.

Oleh karena itu, Agus berharap warga Jateng tetap waspada tetapi tidak panik. Penyakit ini bisa dicegah agar tidak menular ke manusia, asalkan menerapkan prosedur ketat.

“Memang penyakit ini zoonosis, bisa menular ke manusia. Tetapi upaya pencegahan penting, misal kalau terjadi antraks (bangkai hewan) dikubur, kalau perlu dicor dan ditandai. Karena sporanya bisa bertahan 75 tahun. Sehingga generasi berikutnya tahu di situ ada hewan yang tertular,” ujarnya, Kamis (6/7/2023).

Ia mengatakan, Jawa Tengah memiliki sejumlah pos lalu lintas ternak yang berbatasan dengan DIY. Seperti Bagelen di Purworejo, Salam di Magelang dan Klaten. Untuk itu, Agus menginstruksikan petugas bersiaga.

Selain penerapan prosedur kesehatan, juga pengetatan pemeriksaan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), atau asal hewan tersebut. Hal itu menurutnya penting untuk menyekat sebaran hewan terutama dari daerah yang diduga menjadi episentrum penyebaran antraks.

“Untuk vaksin, kami sudah siapkan 25 ribu (dosis). Tentunya untuk hewan yang ada di daerah rentan, prioritasnya untuk daerah yang berbatasan dan punya (potensi) berdampak langsung,” paparnya.

Ia menyebut, penyediaan vaksin untuk membentengi hewan yang belum tertular agar lebih imun. Sehingga risiko penularan dapat ditekan.

Agus mengatakan, hingga Jawa Tengah masih dinyatakan bebas antraks. Namun demikian, ia tidak menampik kasus tersebut pernah terjadi di Jateng beberapa waktu silam.

Di antaranya, Kabupaten Klaten pada 1990, Kabupaten Semarang pada 1991, Kota Surakarta di tahun 1991 dan 1992. Selain itu wilayah Boyolali juga pernah terjangkit antraks pada tahun 1990 hingga 1992 dan terakhir 2012.

Adapula Karanganyar pada 1992, Kabupaten Pati pada 2007, Kabupaten Sragen pada 2010 dan 2011 , serta Kabupaten Wonogiri.

“Kami imbau masyarakat tidak perlu panik tapi tetap waspada. Masyarakat cepat laporkan bila mana ada hewan yang sakit. Kalau ada manusia yang sakit (diduga tertular antraks) segera berobat. Tetap jaga kesehatan ternak, jikalau terjadi terapkan prosedur, semuanya harus bergerak dari pemerintah hingga masyarakat,” jelasnya.