spot_img
Beranda blog Halaman 414

Cair! Menteri Sri Mulyani Pastikan Pemberian THR dapat Dorong Ekonomi Masyarakat

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk pemberian tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 tahun 2023 bagi aparatur negara, termasuk pensiunan. Pemberian THR dan gaji ke-13 yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2023 tersebut diharapkan dapat mendorong kegiatan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam keterangan pers bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengenai pemberian THR dan Gaji ke-13 tahun 2023, Rabu (29/03), secara daring.

“Ini tentu diharapkan dengan pembayaran tunjangan hari raya juga bisa ikut mendorong kegiatan ekonomi masyarakat melalui berbagai kegiatan belanja menjelang atau selama Ramadan dan menjelang hari raya Idulfitri,” kata Sri Mulyani.

Menkeu menekankan, pemberian THR bagi aparatur negara dan pensiunan dilakukan dengan tetap menjaga berbagai aspek keseimbangan, program, dan kemampuan keuangan negara.

“Tahun ini 2023, seiring kembali dengan adanya penanganan COVID yang masih tetap terkendali, namun di sisi lain pemulihan ekonomi menghadapi tantangan global yang sangat tidak pasti, terutama dalam bentuk perlambatan ekonomi global, kondisi geopolitik yang mempengaruhi kondisi ekonomi, dan tren kebijakan moneter untuk menangani inflasi yang cenderung ketat, maka kebijakan pemberian THR dan gaji ke-13 disesuaikan dengan tantangan dan kondisi saat ini,” ujarnya.

Menkeu menyampaikan, THR pada tahun 2023 akan terdiri dari gaji pokok atau pensiunan pokok ditambah dengan tunjangan yang melekat pada gaji atau pensiunan pokok. Tunjangan yang melekat itu terdiri dari tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tunjangan jabatan struktural, fungsional, atau tunjangan umum lainnya.

THR tahun ini juga ditambahkan komponen 50 persen tunjangan kinerja per bulan bagi yang mendapatkan tunjangan kinerja.

“Seperti tahun 2022, maka THR tahun ini juga ditambahkan komponen 50 persen tunjangan kinerja per bulan bagi yang memang mendapatkan tunjangan kinerja,” kata Sri Mulyani.

THR yang tadi terdiri dari gaji dan pensiunan pokok, tunjangan melekat, dan 50 persen tunjangan kinerja juga diberikan bagi aparatur negara di daerah.

“Bagi instansi pemerintah daerah paling banyak 50 persen tambahan penghasilan dengan memperhatikan kemampuan dari fiskal daerah dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujar Menkeu.

Pencairan THR direncanakan dimulai pada periode 10 hari sebelum hari raya Idulfitri. Namun, jika THR belum dapat dibayarkan pada periode tersebut karena masalah teknis, maka THR tetap dapat dibayarkan setelah Idulfitri.

“Namun, kami akan terus mengimbau bekerja sama dan bekerja bersama seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah agar diupayakan THR bisa diterima sebelum hari raya Idulfitri,” ujarnya.

Sri Mulyani menambahkan, di dalam PP juga diatur mengenai pemberian gaji ke-13 yang dibayarkan dengan komponen yang sama dengan THR tahun 2023.

“Gaji ke-13 akan dibayarkan mulai bulan Juni 2023 di mana gaji ke-13 komponennya sama dengan THR tahun ini,” ujarnya.

Tahun ini, pemerintah juga memberikan THR dan gaji ke-13 tahun kepada guru dan dosen yang tidak mendapatkan tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan.

“Mereka akan diberikan 50 persen tunjangan profesi guru serta 50 persen tunjangan profesi dosen,” kata Menkeu.

Menkeu menyampaikan, pemberian THR dan gaji ke-13 merupakan wujud penghargaan dan kontribusi pengabdian para aparatur negara termasuk TNI-Polri dan juga pensiunan di dalam melaksanakan tugas dan melayani masyarakat.

“Dengan kebijakan pembayaran THR dan gaji ke-13 ini, tentu diharapkan perekonomian akan terus momentumnya berjalan, masyarakat bisa merayakan hari raya, dan tentu kita tetap menjaga protokol kesehatan, serta kita berharap keseluruhan kondisi masyarakat akan terus membaik,” tandas Sri Mulyani.

Berikan Rasa Nyaman Saat Mudik, Pemerintah Dukung Kesiapan Operasional Jalan Tol Nasional

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan dukungan operasional dan kemantapan jalan tol dan jalan nasional untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun 2023.

“Dukungan kondisi operasional dan kemantapan jalan serta tempat istirahat dan pelayanan (TIP/rest area), kemudian dukungan operasional manajemen lalu lintas, serta dukungan untuk kenyamanan pengguna jalan,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Kementerian PUPR, Hedy Rahadian, dilansir laman Kementerian PUPR, Selasa (28/03/2023).

Hedy mengatakan, Kementerian PUPR terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, seperti Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), serta kementerian/lembaga (K/L) terkait lainnya demi kesiapan dan kenyamanan pelayanan jalan nasional maupun jalan tol serta mengantisipasi peningkatan jumlah pengguna jalan menjelang Lebaran 2023.

“Kementerian PUPR akan terus melakukan evaluasi dengan pihak-pihak terkait untuk penyempurnaan dan untuk perbaikan layanan, khususnya transportasi jalan dalam menghadapi persiapan lebaran di tahun ini,” ujarnya.

Hedy mengungkapkan, saat ini kondisi jalan nasional di Pulau Jawa sepanjang 4.821 kilometer terbagi atas Lintas Utara Jawa 1.192 kilometer dengan kondisi mantap 92 persen, dan Jalan Lintas Pantai Selatan Jawa 1.543 kilometer dengan kondisi mantap 93 persen. Untuk Jalan Tol di Pulau Jawa yang operasional sepanjang 1.716 kilometer dengan TIP sebanyak 90 TIP (56 TIP A, 34 TIP B, dan 0 TIP C).

“Untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2023, upaya yang dilakukan di antaranya dengan penambahan ruas tol operasi di Pulau Jawa seperti Bekasi – Cawang – Kampung Melayu (Seksi 2A Jaka Sampurna – Kayuringin – Ujung, 4,88 kilometer), Semarang Demak (Seksi 2 Sayung – Demak, 16,01 kilometer) dan Ramp 2,4,5, dan 8 Junction Wringinanom-Krian-Legundi-Bunder-Manyar,” ucapnya.

Kemudian, potensi jalan tol fungsional lebaran di Pulau Jawa meliputi Cinere-Jagorawi, Seksi 3B: Krukut-Limo (2,2 kilometer), Serpong-Cinere, Seksi 2: Pamulang-Cinere (3,6 kilometer), Cibitung-Cilincing, Seksi 4: Taruma Jaya-Cilincing (7,3 kilometer), Cileunyi-Sumedang-Dawuan, Seksi Cimalaka-Dawuan, Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan 11,40 kilometer, Seksi 2 Pamulihan-Sumedang 17,05 kilometer, dan Seksi 3 Sumedang-Cimalaka 4,05 kilometer (total 32,5 kilometer), Ciawi-Sukabumi, Seksi 2: Cigombong-Cibadak (11,9 kilometer), Cimanggis-Cibitung, Seksi 2A: Jatikarya-Cikeas (3,5 kilometer), Pasuruan-Probolinggo, Seksi 4A: ProbolinggoTimur – IC Gending (8,6 kilometer), Serpong-Balaraja, Seksi IB: CBD-Legok (5,4 kilometer), dan Jakarta Cikampek II Selatan, Paket 3: Kutanegara-Sadang (8,5 kilometer).

“Untuk Jalan Tol Bali-Mandara operasional sepanjang 10,07 kilometer dan ruas lintas jalan nasional yang siap digunakan di Pulau Bali sepanjang 363,3 kilometer terdiri dari Jalan Lintas Selatan dan Jalan Lintas Utara dengan kondisi Mantap 98,3 persen,” tambah Hedy.

Kemudian di Pulau Sumatra, Jalan Nasional Trans Sumatera sepanjang 7.918 kilometer yaitu Jalan Lintas Barat 2.562 kilometer dalam kondisi mantap 97 persen, Jalan Lintas Timur 3.019 kilometer dalam kondisi mantap 95 persen, dan Jalan Lintas Tengah 2.338 kilometer dengan kondisi mantap 93 persen. Sedangkan, Jalan Tol Trans Sumatra yang operasional sepanjang 738 kilometer dengan TIP sejumlah 27 TIP (20 TIP A dan 7 TIP B) dengan Ruas Jalan Tol Fungsional meliputi Sigli – Banda Aceh (Seksi 5 dan 6 Blang Bintang – Kutobaro – SS Baitussalam, 12,4 kilometer), dan Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Seksi Kuala Tanjung-Pematang Siantar 96,5 kilometer).

Untuk Pulau Kalimantan, ruas jalan nasional yang digunakan sepanjang 6.556 kilometer terdiri dari Lintas Utara Mantap 95,32 persen, Lintas Tengah Mantap 80,17 persen dan Lintas Selatan dengan kondisi mantap 90,96 persen dengan Jalan Tol Balikpapan – Samarinda yang operasional sepanjang 99 kilometer. Sementara, di Pulau Sulawesi, ruas lintas jalan nasional yang digunakan sepanjang 5.400 kilometer dengan jalan tol yang operasional sepanjang 61,5 kilometer, terdiri dari Tol Ujung Pandang/Makassar Seksi 1 – 3 sepanjang 10,1 kilometer, Tol Makassar Seksi 4 sepanjang 11,6 kilometer dan Tol Manado – Bitung sepanjang 39,8 kilometer.

Lebih lanjut, Hendy menyampaikan bahwa Kementerian PUPR juga melakukan dukungan operasional manajemen lalu lintas melalui koordinasi dengan Kemenhub, Korlantas Polri, dan BUJT dalam pelaksanaan kebijakan dukungan kelancaran lalu lintas, layanan transaksi tol, layanan konstruksi, serta penyediaan aplikasi “Tol Kita” untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi mengenai kondisi lalu lintas, prakiraan cuaca, call center, peta jalan tol, dan info TIP.

“Dilakukan pula peningkatan kualitas dan estetika jalan tol dengan beautifikasi dan landscaping dengan kegiatan pengecatan marka jalan, pemeliharaan guard rail, jembatan/jembatan penyeberangan orang (JPO)/overpass, pembatas beton, dan penanaman serta perawatan pohon,” tandas Hedy.

Masyarakat Senang, Kereta Api Makassar-Parepare Sudah Bisa Digunakan

0

MAKASSAR (Pertamanews.id) – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengoperasian jalur kereta api (KA) Makassar-Parepare Antar Maros-Barru, Rabu (29/03).

Acara tersebut berlangsung di Depo Kereta Api Maros, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan yang juga turut diresmikan Presiden.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada siang hari ini saya resmikan pengoperasian jalur kereta api Makassar-Parepare Antar Maros-Barru dan Depo Kereta Api Maros,” ujar Presiden.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi kembali menekankan pentingnya pembangunan transportasi massal yang dapat menghubungkan antarprovinsi, kabupaten, dan kota di tanah air.

Keterlambatan pembangunan transportasi massal yang terjadi di hampir semua kota besar, lanjut Presiden, memicu masyarakat untuk menggunakan transportasi pribadi yang berpotensi memicu kemacetan.

“Seperti yang sekarang kita lihat karena keterlambatan membangun transportasi massal, baik untuk penumpang maupun untuk barang, semua berbondong-bondong menggunakan kendaraan pribadi akhirnya macet di semua kota sekarang ini, tidak hanya di Jakarta. Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Semarang, di Makassar sudah macet semuanya, karena kita terlambat membangun transportasi publik,” ujarnya.

Oleh karena itu, Presiden mendorong dan mengapresiasi pembangunan jalur KA Makassar-Parepare yang merupakan bagian dari pembangunan KA Trans Sulawesi. Presiden berharap proyek KA Trans Sulawesi ini nantinya akan menyambungkan wilayah-wilayah yang ada di pulau tersebut.

“Saya sangat senang dan menghargai apa yang sudah kita mulai ini, jalur kereta api Trans Sulawesi, yang nantinya insyaallah akan sambung menyambung dari Makassar sampai ke utara di Sulawesi Utara di Manado,” ucapnya.

Presiden pun berharap jalur kereta api ini tidak hanya menjadi pilihan transportasi bagi masyarakat tetapi juga dapat menekan biaya logistik yang sekaligus dapat meningkatkan daya saing Sulawesi Selatan dan juga Indonesia.

“Ini kalau nanti betul-betul sudah keretanya banyak, ada untuk penumpang, ada untuk wisata, ada untuk barang, ini akan memberikan daya saing, competitiveness negara kita akan semakin baik karena barang diangkut dengan alat transportasi yang murah,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden, antara lain, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, dan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.

Resahkan Warga! Warung Berkedok Toko Kelontong Ternyata Jual Miras

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang menggerebek dua lokasi penjual minuman keras (miras) di Kota Semarang, Selasa (28/3).

Adapun sebanyak 194 botol minuman beralkohol yang dijual tanpa izin (ilegal) berhasil disita. Warung miras tersebut ditemukan berkedok toko kelontong yang berdampingan dengan perumahan warga.

Dua lokasi itu, antara lain di Jalan Lebdosari dan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Di lokasi Lebdosari, petugas mengamankan sebanyak 44 botol miras. Sedangkan lokasi kedua, petugas juga menyita 150 botol.

Penyitaan ini bermula ketika adanya laporan dari masyarakat soal penjualan minuman keras yang masih beroperasi di tengah bulan puasa. Ratusan botol yang berhasil disita tersebut berbagai jenis miras antara lain seperti anggur merah, kawa-kawa, dan lain sebagainya.

Sekretaris Satpol PP Kota Semarang Marthen Stevanus Da Costa, mengatakan operasi yang dilakukan pihaknya ini berdasarkan Perda Kota Semarang Nomor 8 Tahun 2009.

“Selain itu juga razia miras dilakukan karena ada laporan masyarakat soal penjualan miras di sekitar perumahan,” ujar Marthen.

Setelah ditindaklanjuti, pihaknya mengaku terkejut lantaran penjual miras di Kalibanteng Kulon lokasinya berdekatan dengan perumahan. Di lokasi itu, pihaknya pun berhasil menyita 150 miras dengan berbagai jenis.

“Ada berbagai jenis miras yang kita sita, seperti bir, vodka, kawa-kawa, soju dan lain-lain,” ungkapnya.

Tidak hanya menyita saja, Satpol PP juga melakukan tindakan tegas berupa penyegelan terhadap dua lokasi yang berkedok dua warung kelontong.

Hal itu bertujuan agar para penjual tidak mengulangi perbuatannya. Di tambah, kedua toko tersebut tidak memiliki perizinan lengkap penjualan miras.

“Nanti pemilik akan ke Satpol PP untuk menyatakan tidak mengulangi perbuatan. Tapi barang bukti tetap kita tahan untuk diserahkan ke Polrestabes Semarang guna pemusnahan,” tegas Marthen.

Saat media meminta wawancara terhadap toko yang berlokasi di Kalibanteng Kulon, pemilik enggan berkomentar terkait operasi ini.

Antisipasi Lonjakan Penumpang Pelabuhan Merak, Polisi Bakal Lakukan Delaying System

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan akan memberlakukan kebijakan penundaan perjalanan atau delaying system di Pelabuhan Merak-Bakauheni. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan menjelang Lebaran 2023 nanti.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyatakan akan ada 2.694 pos yang didirikan dalam pelaksanaan pengamanan di jalur mudik Lebaran 2023. Pos tersebut terdiri dari, pengamanan, pelayanan, dan terpadu.

“Total pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu 2.694. Terdiri dari pos pengamanan 1.559, pos pelayanan 745, dan pos terpadu 390,” ujar Kasubdit Penegakan Hukum Korlantas Polri, Brigjen. Pol. Aan Suhanan dalam diskusi yang diselenggarakan Divisi Humas Polri, Selasa (28/3).

Terkait dengan strategi menghadapi peningkatan jumlah kendaraan, ia menerangkan, tetap akan dilakukan contra flow dan one way.

“Karena ada pelebaran jalur, di Tol Jakarta-Cikampek tidak akan kita lakukan one way, tapi contra flow,” jelasnya.

Sementara, untuk rekayasa lalu lintas menuju pelabuhan, akan dilakukan delaying system di Rest Area KM 43, KM 68, dan KM 97 Tol Tangerang-Merak. Sebab, berdasarkan tahun lalu, penumpukan terjadi di mulut pelabuhan, sehingga membuthkan delaying system masuknya kendaraan.

Nadiem Kesal Calistung Jadi Syarat Masuk SD

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikburistek) Nadiem Anwar Makarim menyebutkan agar jangan menjadikan tes membaca, menulis, dan menghitung (calistung), sebagai kriteria atau syarat anak dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) di jenjang SD/MI.

“Kemampuan calistung yang sering dibangun secara instan masih dianggap sebagai satu-satunya bukti keberhasilan belajar, bahkan tes calistung masih diterapkan sebagai syarat penerimaan peserta didik baru (PPDB) SD/ MI/ sederajat,” ujar Mendikbudristek saat peluncuran Merdeka Belajar Episode ke-24, di Jakarta, Selasa (28/3).

Untuk mengakhiri miskonsepsi tersebut, Mendikbudristek menyampaikan empat fokus yang perlu dilakukan dalam pembelajaran.

Pertama, transisi PAUD ke SD perlu berjalan dengan mulus. Proses belajar mengajar di PAUD dan SD/ MI/ sederajat kelas awal harus selaras dan berkesinambungan.

Kedua, setiap anak memiliki hak untuk dibina agar kemampuan yang diperoleh tidak hanya kemampuan kognitif, tetapi juga kemampuan fondasi yang holistik.

Merdeka Belajar Episode 24 Transisi PAUD ke SD Yang Menyenangkan

“Bukan hanya kognitif, anak-anak juga berhak mendapatkan kemampuan holistik seperti kematangan emosi, kemandirian, kemampuan berinteraksi, dan lainnya,” imbuh Mendikbudristek.

Berikutnya, dikatakan Mendikbudristek, fokus ketiga adalah terkait kemampuan dasar literasi dan numerasi harus dibangun mulai dari PAUD secara bertahap dan dengan cara yang menyenangkan.

Keempat, “siap sekolah” merupakan proses yang perlu dihargai oleh satuan pendidikan dan orang tua yang bijak. Setiap anak memiliki kemampuan, karakter, dan kesiapan masing-masing saat memasuki jenjang SD, sehingga tidak dapat disamaratakan dengan standar atau label-label tertentu.

“Siap sekolah adalah proses, bukan hasil. Bukan sekadar pemberian label antara anak yang sudah siap atau belum siap sekolah,” jelas Mendikbudristek.

Mudik Gratis 2023, Sebanyak 3 Bus Disiapkan Pemkab Kudus untuk Masyarakatnya

0

KUDUS (Pertamanews.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus fasilitasi masyarakat mudik gratis untuk pulang ke kampung halaman menggunakan bus, hal ini memakan anggaran sebanyak Rp 40 juta.

Kali ini, Pemkab Kudus menyediakan sebanyak 3 bus gratis yang mengantar masyarakat pulang ke kampung halaman.

“Pemerintah mengizinkan warga mudik, maka tahun ini Pemkab Kudus menganggarkan untuk menyediakan bus untuk menjemput warga Kudus yang berada di Jakarta agar bisa pulang ke kampung halamannya,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Catur Sulistyanto di Kudus, Selasa (28/3).

Salah satu dari tiga bus yang disiapkan, kata Catur, dibantu oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kudus. Ketiga bus itu, disewa dari Jakarta dengan total kuota menampung 144 orang.

Saat ini, kuota bus telah terisi penuh. Sedangkan untuk pemberangkatan mudik, pihaknya masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat.

Sebelumnya, Catur mempelajari desain berkoordinasi dengan paguyuban warga Kudus yang ada di Jakarta untuk pendaftaran peserta mudik.

“Kami juga tetap melakukan verifikasi terhadap nama-nama yang disetorkan untuk memastikan bahwa mereka memang warga Kudus,” jelasnya.

Dia juga turut menyampaikan harapan agar kegiatan mudik gratis tahun ini bisa terlaksana dengan lancar. Pasalnya kegiatan ini pernah disetop selama hampir tiga tahun.

Sesuai rencana, pemberangkatan rombongan dari tiga bus itu akan diawali dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Sementara Cuti dan Libur bersama pada Lebaran 2023 berlangsung selama delapan hari, mulai tanggal 19, 20, 21, 22, 23, 24, dan 25 April 2023.

Sediakan Menu PSK, Warung Ini Dibongkar Satpol PP

0

KUDUS (Pertamanews.id) – Disinyalir menyediakan Pekerja Seks Komersial (PSK) dan Minuman Keras (Miras), sebuah warung makanan semi permanen di sepanjangan Jalan Boulevard (Simpang Kencing), Kecamatan Jati, Kudus ditutup paksa dan disegel oleh petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ), Selasa (28/3).

Selain petugas gabungan Satpol PP yang turun langsung ke warung-warung, para beberapa personel Babinsa juga membantu proses pengamanan.

Camat Jati, Kabupaten Kudus, Fiza Akbar mengatakan, pembongkaran dilakukan karena pihaknya mensinyalir warung tersebut digunakan untuk menjual minuman keras (miras) dan menyediakan pekerja seks komersial (PSK). Dia mengatakan, telah ada banyak aduan dari masyarakat terkait hal tersebut.

“Bulan Ramadan ini jadi momen yang tepat bagi kita semua untuk bersama, bersatu padu mengurangi penyakit masyarakat. Hari ini kami laksanakan pembongkaran warung esek-esek di wilayah Kecamatan Jati,” ujar Fiza saat ditemui di lokasi pembongkaran.

Dia mengungkapkan, selain karena jadi warung esek-esek, puluhan bangunan warung yang dibongkar tersebut berdiri di atas lahan milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus. Sehingga warung yang dibongkar tersebut merupakan bangunan liar.

“Total warung yang dibongkar itu ada 34. Dari jumlah tersebut, 23 warung di antaranya terindentifikasi sebagai warung esek-esek,” tandasnya.

Salah Beli Tiket, Puluhan Bonek dipulangkan dari Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jajaran Polrestabes Semarang memulangkan 90 Bonek yang hendak menyaksikan laga PSIS lawan Persebaya di Stadion Jatidiri, Rabu (29/3/2023), besok.

Puluhan suporter asal Surabaya tersebut terhalau oleh petugas kepolisian ketika melakukan patroli pengamanan pertandingan di wilayah Terboyo, Kecamatan Genuk Kota Semarang pada Selasa (28/3), siang.

Kapolsek Genuk, Kompol Ris Andrian mengatakan puluhan suportes Bonek ini dipulangkan karena salah membeli tiket untuk tribun utara yang digunakan untuk SNEX suporter PSIS.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, ada kesalahan antara koordinator dan puluhan Bonek. Katanya dia sudah koordinasi, sudah dapat tiket cuman sama koordinatornya itu yang dibeli tiket untuk Snex. Jadikan tidak bisa masuk,” ungkap Ris Andrian dilokasi.

Menurutnya, puluhan suporter ini tertipu oleh pembelian tiket. Meski demikian, pihaknya pun tetap memulangkan suporter tanpa tiket pendukung Persebaya ini.

“Tertipu mereka salah tribun, akhirnya yaudah kita balik kanan (pulangkan). Balik kanan karena tidak ada tiket meskipun dia tidak mau dikembalikan setelah kita cek ke panitia tiketnya Snex,” ujarnya.

Pihaknya mengaku kedatangan 90 Bonek ini memang sudah memiliki niat untuk mendukung Persebaya. Bahkan saat diperiksa, mereka datang menggunakan atribut tanpa membawa minuman keras (miras) dan senjata tajam.

“Sebenarnya bagus mereka memang berangkat terkoordinir ada koordinator dan maksudnya memang ingin nonton, ya cuman itu dari tiket yang dibeli tiketnya salah” pungkasnya.

Indonesia Berpotensi Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 sudah hampir rampung, namun dengan adanya pemberitaan terkait batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia membuat semua pihak menjadi gelisah terutama Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-20 Shin Tae Yong.

Adanya polemik antar dua belah pihak Kepala Daerah Provinsi (Jawa Te­ngah dan Bali) atas keikutsertaan Timnas Israel membuat FIFA berpi­kir kembali soal tempat penyelenggaraan.

Shin Tae Yong mengungkapkan kegelisahan karena ajang ini bisa menjadi kebanggan indonesia sebagai tuan rumah.

“Saya sudah mendengar masalah drawing dibatalkan. Memang Saya juga gelisah dan sangat disayangkan. Tapi saya berharap Piala Dunia berjalan lancar di Indonesia, apalagi untuk kemajuan sepakbola Indonesia, itu penting,” ujar Shin Tae Yon

Piala Dunia U-20 di Indonesia terancam batal digelar di Tanah Air setelah banyaknya penolakan akibat keikutsertaan timnas Israel. Penolakan itu dianggap sebagai dukungan diplomatik terhadap perjuangan Palestina.

Saat ini, FIFA juga terpaksa membatalkan jadwal semula Drawing Piala Dunia U-20 2023 yang harusnya dilaksanakan pada 31 Maret 2023.

Keputusan itulah yang memunculkan spekulasi otoritas sepak bola dunia tersebut akan menganulir status tuan rumah Indonesia.

Adapun tiga nama negara yang memiliki peluang menggantikan Indonesia sebagai tuan rumah. Meliputi Argentina, Peru, dan Qatar.

Terakhir, Shin Tae Yong menyampaikan jika Piala Dunia U-20 benar-benar batal digelar di Indonesia, maka pekerjaan Shin Tae Yong selama tiga tahun terakhir akan sia-sia.

“Saya sudah bekerja keras dari 2020 untuk Piala Dunia U-20. Jadi saya mau Indonesia dapat tampil di Piala Dunia U-20 nanti,” tutur Tae Yong.