spot_img
Beranda blog Halaman 425

Erick Thohir Pimpin Langsung Panitia Lokal Piala Dunia U-20

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Ketua Umum PSSI Erick Thohir memutuskan langkah strategis memimpin LOC agar koordinasi dengan INAFOC (Indonesia FIFA U-20 World Cup Organizing Committee) yang menjadi panitia pusat jadi lebih maksimal.

“Kini, saya pimpin langsung LOC agar mempermudah koordinasi dan pembagian tugas dengan INAFOC. Agar koordinasi LOC dan INAFOC bisa efektif dan efisien, termasuk pembagian tugas agar tidak overlapping. Ini layaknya apa yang terjadi saat Asian Games 2018, antara INASGOC dan KOI,” ujar Erick.

Erick menegaskan langkah cepat dengan memotong alur birokrasi penting untuk dilakukan. Ini demi kesuksesan pelaksanaan Piala Dunia U20 yang tinggal berselang 81 hari sebelum pelaksanaan.

“Piala Dunia U-20 di mana kita akan menjadi tuan rumah adalah saat kita menunjukkan kembali kepada dunia bahwa Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik, yang sukses menyelenggarakan kompetisi dengan kualitas terbaik. Tidak boleh gagal,” kata Erick.

Erick menambahkan bahwa langkah memimpin langsung kepanitiaan lokal tersebut bertujuan agar pihaknya dengan INAFOC juga akan membahas mengenai pembagian anggaran agar tidak tumpang tindih.

“Supaya kita semua tertib. Mana budget pemerintah dan budget sponsor, baik yang berasal dari sponsor FIFA maupun sponsor lokal. Semua budget itu tidak boleh tercampur. Hanya saja soal opening dan closing ceremony, kami sudah serahkan ke INAFOC” jelasnya.

Erick juga menjamin bahwa penggunaan dana untuk FIFA U-20 harus transparan demi menjaga kepercayaan. “Karena bagaimanapun untuk event-event yang dibuat FIFA pasti ada standarnya. Ingat ya, standar FIFA, bukan standar Indonesia sehingga harus kita ikuti. Ini adalah pintu kita untuk bisa ikut bidding Piala Dunia, maka kita harus memastikan semua berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Presiden Jokowi: Jangan Bangun Rumah di Lokasi Rawan Bencana!!!

0

JAKARTA (Pertamnews.id) – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah (pemda) untuk memasukkan risiko bencana ke dalam rencana pembangunan, sehingga jelas lokasi yang rawan bencana dan tidak boleh untuk didirikan bangunan.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana Tahun 2023, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (2/3).

“Daerah itu harus memasukkan risiko bencana dalam rencana pembangunannya, dalam rencana investasinya. Ada perencanaannya, sehingga jelas di mana tempat yang boleh dibangun, di mana tempat yang tidak boleh dibangun,” ujar Presiden.

Selain itu, Presiden juga menegaskan agar rencana pembangunan tersebut diawasi hingga tahap implementasi di lapangan. Presiden mencontohkan, dirinya sering melihat bangunan-bangunan didirikan di bantaran sungai padahal lokasi tersebut setiap tahun dilanda banjir.

“Saya itu tiap hari saya itu di lapangan, saya lihat. Bappeda itu ada, gunanya Bappeda itu kan perencanaan. Tapi kadang-kadang sudah ada perencanaannya, implementasi pelaksanaan di lapangan yang tidak diawasi, tidak dikontrol, tidak dimonitor. Kelemahan kita ada di situ,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemda untuk mengidentifikasi potensi bencana yang ada di wilayah masing-masing.

“Saya minta kepada BPBD, kepada pemda (pemerintah daerah), agar mengidentifikasi potensi bencana yang ada di daerah masing-masing, bisa tanah longsor, bisa banjir, bisa gempa bumi, bisa erupsi gunung berapi. Dan, yang lebih penting lagi siapkan anggarannya,” ujarnya.

Presiden juga meminta kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) Suharyanto beserta jajaran terkait untuk menyederhanakan aturan terkait penanganan bencana, terutama penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

“Saya minta Pak Suharyanto juga Kepala BPBD di daerah, semua sederhanakan regulasinya. Pak Gub, Pak Wali, Pak Bupati, sederhanakan. Dalam posisi bencana itu kecepatan sangat diperlukan,” ujarnya.

Presiden pun menyoroti penyaluran bantuan untuk korban bencana di Nusa Tenggara Barat (NTB), Palu, dan Cianjur yang dinilainya masih terkendala keruwetan prosedur penyaluran. Presiden juga menekankan agar bantuan untuk korban bencana tidak ditumpuk di posko tetapi langsung disalurkan kepada masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat sudah terkena bencana, kehilangan keluarga, kehilangan mata pencaharian, masih susah dapat bantuan. Sehingga saya sampaikan di sini, sederhanakan yang namanya aturan-aturan,” pungkasnya

Tak Main-main, Baru Diresmikan Green House Sido Muncul Sudah Hasilkan Rempah Kualitas Unggulan

0

UNGARAN (Pertamanews.id) – Green House Sido Muncul yang baru saja diresmikan, kini sudah siap lakukan panen perdana. Hebatnya, rempah yang akan di panen kali ini memiliki kualitas unggulan mengingat proses penanamannya telah melewati proses uji laboratorium yang detail.

Green House dan Pusat Penelitian Rempah Sido Muncul ini dioperasikan untuk menciptakan rempah-rempah berkualitas yang ada di Indonesia seperti Lempuyang, Jahe dan Kapulaga juga untuk pengembangan tanaman Jahe, Kunyit, Kencur, Stevia, Mentha dan tanaman rempah lainnya.

Bahan baku produk Tolak Angin Sido Muncul seperti Stevia dan Mint tumbuh subur seperti yang diharapkan. Setelah panen, akan dilakukan penelitian lebih lanjut di Pusat Penelitian Tanaman Rempah Sido Muncul (PPRS).

“Setelah dipanen, nanti akan kita lakukan penelitian di Pusat Penelitian Tanaman Rempah untuk mengetahui kadar minyak atsirinya, zat aktifnya dan lainnya hingga benar-benarnya hasilnya berkualitas,” ujar Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat disela kunjungannya di Green House Sido Muncul, disebelah pabrik Sido Muncul, Bergas, Kabuoaten Semarang, Rabu (1/3).

Irwan Hidayat yang didampingi Komisaris Sido Muncul Johan Hidayat mengatakan Green House Sido Muncul menggunakan teknologi drip irrigation system dari Netafim.

“Dari yang kita lihat di Green House, tanaman Stevia dan Mint tumbuh dengan bagus, mudah-mudahan uji coba ini akan menghasilkan tanaman rempah yang kita harapkan,” tutur Irwan.

Menjurut Irwan, hasil dari Green House ini tidak melihat berapa kuantitasnya tapi kualitas dari tanamannya itu.

“Harapan kami, dengan Green House ini kita bisa menciptakan tanaman rempah dengan kualitas yang bagus dibandingkan dengan tanaman rempah yang ada, Bahka tidak kalah dengan rempah hasil dari negara lain, ujar Irwan.

Irwan menambahkan, jika hasil dari penelitian ini sangat bagus sesuai dengan harapannya, maka akan disalurkan kepada 150 kelompok tani mitra Sido Muncul.

“Kalau nanti hasilnya menggembirakan, maka akan kita salurkan kepada 150 kelompok tani yang menjadi Mitra Sido Muncul,” tutur Irwan.

Sido Muncul merupakan perusahaan yang menjadi pelopor pertama untuk pengembangan bibit berbagai jenis rembah berkualitas, selain melakukan pembinaan kepada para petani mitra usaha.

Irwan optimis dengan upaya itu bakal mampu menciptakan tanaman rempah yang berkualitas lebih bagus dibandingkan dengan tanaman rempah dari Negara lain seperti India, Vietnam maupun Thailand.

Untuk diketahui, Green House dan Pusat Penelitian Rempah Sido Muncul ini akan menciptakan rempah-rempah yang ada di Indonesia seperti Lempuyang, Jahe dan Kapulaga juga untuk pengembangan tanaman Jahe, Kunyit, Kencur, Stevia, Mentha dan tanaman rempah lainnya.

Setelah masa tanam, untuk melihat hasil dan pertumbuhannya dibutuhkan waktu sekitar dua atau tiga bulan. Sementara untuk Nursey targetnya akhir Maret ini sudah panen.

Secara keseluruhan dari area Green House lahan yang disiapkan mencapai 1 hektare dengan perincian Nursery 1.152 m2, Green House produksi yang sudah siap operasi 2.496 m2 dan Green House produksi yang masih berupa pondasi 6.335 m2.

Sementara Pusat Penelitian Tanaman Rempah Sido Muncul (PPRS) yang dilengkapi dengan fasilitas Laboratorium Kultur Jaringan, Nursery dan Green House Produksi yang menggunakan teknologi drip irrigation system dari Netafim oleh BPOM beberapa waktu lalu kini siap melakukan penelitian beberapa tanaman rempah hasil penamaman itu.

Pemuliaan tanaman rempah itu, di antaranya untuk jenis tanaman Lempuyang, Jahe, dan Kapulaga dengan BB Biogen dan BRIN, serta pengembangan tanaman Jahe, Kunyit, Kencur, Stevia, Mentha, dan tanaman rempah lainnya.

Green House itu sementara akan digunakan untuk budidaya tiga komoditas meliputi Jahe (ada tiga jenis jahe Halina yang direkomendasikan dari Balitro dengan mengambil bibit dari bider yang ada di Sukabumi, Jahe Lokal Unggul yang sudah SNI yaitu Jewod dari dari Jateng, dan jahe lokal yaitu emprit).

Kemudian ada tanaman Kunyit, dan Kencur. Targetnya awal Maret ini akan ditanami bibit yang sudah siap setelah ditunaskan terlebih dulu ditempat terpisah karena bentuk awalnnya masih rimpang.

Irwan berharap dengan adanya PPRS ini dapat mengembalikan kejayaan tanaman rempah Indonesia serta menciptakan inovasi baru dalam pengembangan tanaman rempah unggul. Peningkatan kualitas dan kuantitas tanaman rempah serta peningkatan ekonomi tanaman rempah.

Catat Tanggalnya, Padma Hotel Semarang Akan Hadirkan Sajian Kombinasi Peru dan Jepang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Padma Hotel Semarang akan gelar kegiatan makan malam “Kolaborasi Chef” dengan seseorang yang ada dibalik TENKAI Japanese Nikkei Restauran dari Padma Resort Legian, Chef Sandro Medrano.

Restaurant Semawis All-Day Dining akan menampilkan Chef Sandro Medrano yang akan menyajikan hidangan kombinasi Peru-Jepang, dimulai dari jam 7-10 malam, yang akan di adakan Rabu (8/3) mendatang.

Lahir dan besar di Peru, Chef Sandro Medrano akan berbagi minatnya pada hidangan Jepang Nikkei dengan bumbu/bahan yang tumbuh secara lokal.

“Dengan kekentalan cita rasa hidangan khas, seperti Gindara Misoyu dan Robata Niku, Chef Sandro berharap dapat membagikan budaya Peru miliknya” ujar Sandro.

Sebagai restoran terkenal di Padma Resort Legian, dengan hidangan tradisional Jepang dan Teppanyaki selama bertahun-tahun, restoran Tenkai Japanese Nikkei telah meningkatkan pengalamannya.

Padma Hotel Semarang menantikan saat menyajikan cita rasa Tenkai ke Semawis, restoran sepanjang waktu, baik indoor maupun outdoor.

Tanamkan Kecintaan Produk Dalam Negeri di SMA Kebangsaan Bandar Lampung, Mendag : Gunakan Produk Indonesia

0

BANDAR LAMPUNG (Pertamanews.id) -Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan memberikan paparan dalam Sosialisasi Kecintaan Produk Dalam Negeri kepada Anak Didik di SMA Kebangsaan, Bandar Lampung, Selasa (28/2).

Mendag mengatakan, dari hasil sensus penduduk tahun 2020, perkiraan jumlah generasi muda milenial maupun generasi Z hampir setengah dari total penduduk Indonesia. Hal ini merupakan peluang yang sangat besar bagi perekonomian Indonesia, terutama dalam peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

“Para generasi muda diharapkan mencintai dan menggunakan produk dalam negeri karena dibuat oleh pelaku UMKM Indonesia,” ujar Mendag.

Mendag menjelaskan, UMKM memegang peranan penting dalam menunjang perekonomian Indonesia. Dengan jumlah mencapai 65,46 juta, UMKM tercatat mampu menyerap 97% tenaga kerja, menyumbang 60,3% terhadap pendapatan nasional, serta berkontribusi 15,6% terhadap ekspor nonmigas nasional.

Acara ini bertujuan sebagai wadah komunikasi untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, sekaligus membangun kecintaan akan pentingnya penggunaan produk dalam negeri bagi pelajar serta memberikan inspirasi dan memotivasi untuk membeli dan menggunakan produk Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Mendag didampingi Sekretaris Jenderal, Suhanto; Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kasan; dan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Budi Santoso.

Tegas!!! Polisi Imbau Masyarakat Jangan Takut Laporkan Praktik Tambang

0

MAGELANG (Pertamanews.id) – Polisi akan menindak segala bentuk kasus tambang ilegal di kawasan lereng Gunung Merapi, Kabupaten Magelang. Wakapolda Jateng Brigjen.

Pol. Abiyoso Seno Aji, S.I.K., meminta masyarakat yang mengetahui praktik tambang ilegal agar melapor ke aparat hukum dan menyarankan laporan itu disertai dengan dokumentasi sehingga bisa menjadi bukti.

“Kalau anda tahu, anda menyaksikan, melihat di lapangan secara langsung tolong terlebih dibantu didukung dokumentasi. Prinsip Polda Jateng tetap bertekad untuk menertibkan semua penambangan ilegal dan menindaklanjuti secara serius,” jelas Wakapolda Jateng usai membuka Rakor Gelar Operasional Polda Jateng Tahun 2023 di Hotel Atria Magelang, Selasa (28/2)

Brigjen. Pol. Abiyoso Seno Aji menginginkan penindakan hukum terhadap para pelaku tambang ilegal dengan tujuan agar ada efek jera.

“Saya perintahkan proses hukum hingga P21. Tujuan saya adalah untuk memberikan efek jera, karena kalau hanya ditertibkan, diingatkan, nggak akan selesai, harus ada proses lanjut sampai P21. P21 sampai dikirim ke kejaksaan, kemudian disidangkan di pengadilan. Hakim nanti yang akan memutuskan berapa putusannya,” jelas Wakapolda.

Jenderal Bintang Satu tersebut menegaskan pihaknya serius memberantas tambang ilegal di wilayah Polda Jateng. Pihaknya pun memastikan penanganan proses hukum tidak akan pandang bulu.

“Kami sudah perintahkan secara tegas kepada seluruh jajaran, maka jangan sampai sakit hati, kalau kami, Polisi sudah bertekad seperti ini. Kemudian, kita tertibkan, kita tindak secara tegas, mohon maaf saya katakan siapa pun, katakan punya keluarga, punya saudara kemudian tiba-tiba datang ke Polda minta tolong karena keluarganya tersangkut ini, tersangkut itu, bagi saya, mohon maaf sekali lagi, hukum harus adil,” tegas Wakapolda.

Resahkan Masyarakat, Polisi Kembali Amankan Satu Tersangka Kasus Debt Collector

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Polisi kembali menangkap satu tersangka kasus penagih utang (debt collector) berinisial EJS yang sempat menjadi daftar pencarian orang (DPO) bersama tiga orang lainnya, yakni BF, YH dan JM dalam kasus penarikan paksa mobil milik seleb TikTok Clara Shinta dan membentak personel Bhabinkamtibmas.

“Penangkapan terhadap pelaku EJS di tempat persembunyiannya di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, ” jelas Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., Rabu (1/3).

Kombes. Pol. Hengki Haryadi menambahkan bahwa penangkapan tersangka ini merupakan hasil kerja sama antara Polda Lampung, Polda Sumatera Utara dan Polda Metro Jaya.

“Hal ini sesuai komitmen kami untuk mengejar sampai dapat para pelaku ‘debt collector’ yang tidak mengindahkan SOP dan sangat meresahkan masyarakat,” jelas Dirreskrimum.

Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menetapkan tujuh tersangka penagih utang dalam kasus dugaan pengambilan paksa mobil selebgram Clara Shinta dan melakukan tindakan tidak menyenangkan terhadap anggota Kepolisian.

Keren!!! Hotel Ciputra Semarang Salurkan Beasiswa Pendidikan SD dan SMP

0

 

SEMARANG (Pertamanews.id) – Mengawali tahun 2023 Hotel Ciputra Semarang (HCS) melakukan kegiatan sosial dengan menyerahkan beasiswa kepada anak asuh binaan dari Al-Kahfi, sebuah organisasi rohani muslim dibawah naungan HCS.

Program ini dilaksanakan pada Jumat, (17/2) lalu di Puri Lobby HCS yang dihadiri oleh perwakilan anak asuh serta jajaran menejemen HCS.

Kegiatan ini juga dilengkapi dengan pengajian serta tausiyah oleh ustad yang ditunjuk menejemen HCS sebagai peringatan Isra Miraj 1444 H.

General Manajer HCS, Erny Kusmastuti mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari salah satu bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) pihak HCS serta kegiatan rutin tahunan yang didukung oleh seluruh karyawan dan menejemen hotel. Hari ini kita salurkan beasiswa pendidikan untuk Anak Asuh binaan kami sebanyak 30 anak.

“Kebetulan momen ini bertepatan dengan Isra Miraj 1444 H yang jatuh pada tanggal 18 Februari 2023 jadi kami merasa momentum ini tepat dan sangat special. Sore ini ada 30 orang anak menerima beasiswa langsung untuk kebutuhan pendidikan mereka. Beasiswa ini diberikan kepada anak-anak yang masih mengenyam pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan diprioritaskan untuk warga dengan domisili di Kota Semarang.” Ungkap Erny.

HCS menyalurkan beasiswa berupa uang tunai yang dimaksudkan untuk keperluan sekolah para anak asuh binaan dan diharapkan bisa membantu bagi mereka yang membutuhkan khususnya di dunia pendidikan.

“Program ini juga merupakan salah satu bentuk kepedulian HCS terhadap pendidikan anak-anak di Kota Semarang, juga sebagai salah satu komitmen HCS untuk dapat menyeimbangkan antara eksistensi perusahaan dan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.” Imbuh Erny.

Bantu Perekonomian Masyarakat, UMKM Binaan Pertamina Ikuti INACRAFT

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Seribu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang masuk dalam katalog 1.000 UMKM Binaan Pertamina terbaik tahun 2022 dikurasi untuk mengikuti The International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) di Jakarta pada 1-5 Maret 2023.

Setelah melalui proses kurasi, 24 UMKM binaan terbaik akhirnya terpilih untuk memamerkan produknya yang terdiri dari 19 UMKM binaan melalui program Pendanaan UMK dan 5 UMKM binaan Rumah BUMN Pertamina.

UMKM yang terpilih sesuai dengan kriteria baik kualitas maupun mutu produk yang telah ditetapkan, yang mewakili berbagai sektor antara lain : craft, beauty and health, fashion dan aksesories. UMKM tersebut berasal dari berbagai kota antara lain, Palembang, Tasikmalaya, Depok, Garut, Kudus, Sleman, Semarang, Pekalongan, Surabaya, Denpasar, Ginyar, Lombok, Balikpapan, dan Palangkaraya

Produk yang dibawa antara lain kerajinan songket produksi Azizah Songket, batik dari UMKM Pekatan, Muria, Larissa, Joglo Ayu Tenan, Cap Bali, DnL Dewi Batik. Produk Fashion lainnya juga akan dihadirkan oleh Asia Garment Internasional, Namira Ecoprint . Sementara untuk kerajinan akan hadir kerajinan mutiara dari D’etnic Istana Mutiara Lombok, kerajinan kulit dari Move Leather, dan kerajinan lainnya dari Duta Crafindo, Woodeco Indonesia, Lyka, Arara Art, Klabat Craft, Khula Craft, Atap Konjo, Iwatik, Toko Ida Usaha, Indang Apang Galeri, Kemala Handmade. Ada juga produk mukena dari Al-Aqshal serta produk perawatan tubuh dari Bali Ayu Nature.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso, menyatakan keikutsertaan UMKM pada INACRAFT merupakan bagian dari program pembinaan UMKM Pertamina, sekaligus sebagai stimulus bagi UMKM agar dapat naik kelas.

“Kami berharap keikutsertaan UMKM binaan Pertamina dalam pameran kerajinan terbesar di Indonesia ini menjadi sarana promosi produk agar lebih dikenal masyarakat luas, siap bersaing, dan membuka networking untuk perluasan pasar di dalam maupun luar negeri. Tentunya transaksi nantinya tidak hanya pada saat pameran saja, tetapi akan terus berkelanjutan dengan para buyer retail maupun kalangan industri kreatif dan pariwisata,”jelasnya.

Pembinaan UMKM melalui keikutertaan dalam pameran merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi, sekaligus dukungan Pertamina dalam pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals) ke-8, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh, serta pekerjaan yang layak.

“Melalui program-program UMKM dan semangat EnergizingYour Future, Pertamina ingin senantiasa menghadirkan energi yang dapat menggerakkan roda ekonomi. Energi yang menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan. Serta berupaya terus mendorong setiap Mitra Binaan menjadi UMKM naik kelas dan Go Global,”pungkas Fadjar.

Dorong Petani Magelang Masuk Pasar Ekspor, DPR RI: Perhatikan Kualitas!

0

MAGELANG (Pertamanews.id) – Komisi IV DPR RI mendorong petani Kabupaten Magelang untuk melakukan ekspor hasil tanamnya. Salah satu bentuk dukungan wakil rakyat adalah dengan mengadakan Bimtek Strategi Peningkatan Mutu dan Daya Saing Produk Pertanian (Hortikultura) untuk Akselerasi Ekspor, di Wisma Sejahtera, Kota Magelang, Senin (27/2).

“Kegiatan ini kita laksanakan agar para petani mendapat pengetahuan, bagaimana menyiapkan persyaratan ekspor,” kata anggota Komisi IV DPR RI, Vita Ervina.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Badan Karantina Pertanian kementan RI dan diikuti petani holtikultura dari berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Magelang.

“Kita juga akan dorong pertanian dan pupuk organik. Saya juga akan membantu membuka jaringan-jaringan agar petani siap masuk ke pasar ekspor,” ujar Vita Ervina.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang diwakili Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Ade Sri Kuncoro menyampaikan, melihat besarnya potensi komoditas holtikultura di Kota Magelang, penting untuk terus melakukan berbagai terobosan dan inovasi guna meningkatkan produksi dan pengausaan pasar baik domestik maupun ekspor. Peningkatan daya saing tanaman pangan dan holtikultura menajdi hal yang penting dan mendesak.

Ia mengatakan, untuk lebih menguasai pasar, pengembangan produk holtikultura harus lebih fokus pada peningkatan kualitas dan persaingan harga serta kuantitas dan kontinuitas produksi.

“Melihat potensi dan risiko komoditas holtikultura maka perlu dilakukan bintek ini,” ujar Ade.

Cicilia Tri Widyawti, Sub Koordinator Karantina Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang mengatakan, Balai Karantina siap mendampingi dan mengawal para petani untuk memenuhi persyaratan ekspor

“Sebab, apabila belum terpenuhi persyaratan, maka sertifikat kesehatan tumbuhan belum bisa diterbitkan. Salah satu fasilitas kami, yakni membantu petani mengadakan bimtek, tapi tidak menutup kemungkinan kalau kita pun membantu petani di lapangan” ujarnya.

Ia menerangkan, Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang akan bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kota Magelang karena banyak petani yang melakukan konsultasi. Terutama untuk produk nonkayu yang belum pernah diekspor dari Magelang.

“Baru ada beberapa seperti daun pakis, juga kapulaga yang sudah rutin. Kalau Kabupaten Magelang memang unggulannya produk kayu,” jelasnya.

Menurutnya, Kabupaten Magelang merupakan wilayah agraris dengan potensi holtikultura yang sangat besar, seperti sayur dan buah.

“Kalau bisa setelah terpenuhi kesejahteraan keluarga, maka bisa untuk ekspor. Selain pasar lokal bisa pasar luar sehingga ada nilai tambah,” imbuhnya.

Ia menekankan, petani yang akan melakukan ekspor harus memenuhi persyaratan, karena dikhawatirkan bila tidak penuhi persyaratan ekspor khawatir dikembalikan.

“Barangnya di sana, ditolak atau dimusnahkan. Sebelum ekspor, maka petani wajib mengetahui persyaratan. Persyaratan ekspor yang paling sulit itu bibit. Kalau persyaratan terpenuhi, nanti kita terbitkan sertifikat kesehatan tumbuhan,” pungkasnya.