spot_img
Beranda blog Halaman 432

Kejaksaan RI Apresiasi, Empat Jaksa Jalani Sidang Terbuka Program Doktor

0

LAMPUNG (Pertamanews.id) – Universitas Lampung (Unila) melaksanakan Sidang Terbuka Program Studi Doktor Ilmu Hukum Tahun 2023 yang berlangsung di Gedung C Pascasarjana Unila sejak Jumat (27/1).

Adapun promovendus dalam sidang terbuka ini diantaranya yaitu dua orang Jaksa yang bertugas di Kejaksaan Tinggi Lampung, satu orang Jaksa dari Kejaksaan Tinggi Banten, dan satu orang Jaksa yang bertugas di Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.

Para Jaksa tersebut memperoleh beasiswa S3 dari Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI yang bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Hukum Universitas Lampung.

Atas prestasi tersebut, Kejaksaan RI mengapresiasi para mahasiswa dimana selain menjalani tugasnya sebagai Jaksa, namun juga belajar untuk meningkatkan kapasitas dirinya guna berkarya lebih baik lagi.

Hal ini sejalan dengan arahan Jaksa Agung yang menjelaskan para Jaksa harus secara terus menerus diberikan pelatihan dan pendidikan yang memadai dan update dengan kebutuhan hukum masyarakat.

Di samping itu, Jaksa Agung menyampaikan Kejaksaan juga menggalakkan program beasiswa S2 dan S3 baik di dalam maupun luar negeri, sehingga kedepan tidak ada Jaksa hanya berpendidikan S1 termasuk pendidikan teknis, fungsional, dan struktural adalah suatu kewajiban. “Karena SDM yang tangguh akan menghasilkan kinerja yang handal”.

Kapuspenkum percaya bahwa semua yang dikerjakan dengan baik terlebih lagi pendidikan adalah investasi masa depan.

Sidang Terbuka Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas Lampung Tahun 2023 dibuka langsung oleh Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M. selaku Ketua Penguji, dan dihadiri oleh Ketua Kaprodi Program Pascasarjana Program Doktoral Hukum Prof. Akib selaku Sekretaris Penguji, Dekan Fakultas Hukum Dr. M. Fakih, S.H., M.S. selaku Penguji Internal, Dr. Tisnanta selaku Penguji Internal, dan dua orang dosen pascasarjana selaku penguji internal, penguji eksternal diantaranya Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Dr. Reda Manthovani, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Dr. Ketut Sumedana, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Lampung Dr. Aliansyah, Koordinator Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Dr. Yadyn, para promovendus antara lain Dr. Teddy Nopriansyah, S.H., M.H., Dr. Zahri Kurniawan S.H., M.H., Dr. Risky Fany Ardiansyah, S.H., M.H., serta Didi Kurniawan, S.H., M.H., serta didampingi oleh promotor dan co-promotor. 

 

Kejagung Ringkus WNA Bulgaria, Plamen Petkov Beshirov Tepidana Penadahan

0

MATARAM (Pertamanews.id) – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Negeri Mataram berhasil melakukan pengamanan terhadap Terpidana dalam perkara penadahan yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan.

Pengamanan terhadap terpidana tersebut dilakukan pada hari Jumat(27/01) dan bertempat di Kejaksaan Negeri Mataram.

Dimana Terpidana dalam perkara penadahan atas nama PLAMEN PETKOV BESHIROV yang merupakan seorang Warga Negara Asing (Bulgaria) dan bertempat tinggal di Bale Pelangi Sandik Blok B5 Nomor 6 Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat.

“PLAMEN PETKOV BESHIROV merupakan TERPIDANA Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Pasuruan nomor: 12/Pid.Sus/2022/PN Psr tanggal 26 April 2022, yang bersangkutan dibebaskan dari semua dakwaan sehingga Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan melakukan kasasi. Selanjutnya dalam Putusan Mahkamah Agung nomor: 6311 K/Pid.Sus/2022 tanggal 01 Desember 2022, PLAMEN PETKOV BESHIROV terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “penadahan” dan dijatuhi pidana penjara selama 1 (satu) tahun.”, ujar Tim Tabur Kejaksaan. Jumat(27/01)

Tim Tabur Kejaksaan juga menjelaskan saat proses pengamanan dilakukan berdasarkan informasi yang diperoleh Tim Tabur Kejaksaan Negeri Mataram terkait keberadaan Terpidana di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Mataram, dan selanjutnya berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan untuk melakukan eksekusi. Atas dasar permohonan bantuan pengamanan dari Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan, Tim Tabur Kejaksaan Negeri Mataram bergerak dan berhasil melakukan pengamanan terhadap PLAMEN PETKOV BESHIROV.

“Sebagai tindak lanjut dalam eksekusi terhadap Terpidana yang merupakan Warga Negara Asing (WNA), pihak Kejaksaan Negeri Mataram berkoordinasi dengan pihak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram untuk memberikan informasi bahwa PLAMEN PETKOV BESHIROV akan dilakukan eksekusi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Mataram. Setelahnya, pihak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram menjelaskan terkait hak-hak keimigrasian Terpidana sebagai WNA atas eksekusi tersebut.”, tambah Tim Tabur Kejaksaan.

Selanjutnya pada pukul 21:00 WITA, Terpidana di lakukan pemeriksan rapid antigen dan dinyatakan negatif Covid-19 dan dibawa menuju Lapas Kelas IIA Mataram oleh Tim Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan guna dilakukan eksekusi.

Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran untuk dilakukan eksekusi untuk kepastian hukum.

“Saya mengimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan.”, tegas Jaksa Agung.

Senin Besok Hevearita Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Megawati Hadir

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu tidak lama lagi akan segera dilantik menjadi walikota definitif, rencananya pelantikan itu akan dilaksanakan pada Senin (30/1) mendatang.

Karangan bunga merupakan bentuk apresiasi atau pujian, hal tersebut juga menjadi sesuatu yang identik bagi pejabat yang akan dilantik dengan pemberian ucapan selamat dari berbagai kolega.

Ada yang berbeda, Hevearita mengatakan pemberian sebuah ucapan tidak menjadi suatu keharusan untuk dirinya.Ia juga berharap kepada kolega untuk ucapan selamat pada dirinya tidak harus dengan karangan bunga, melainkan bisa juga dengan memberikan sembako yang nantinya bisa dibagikan dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Saya berterima kasih kepada kolega yang sudah memberikan sembako, dan saya juga tidak melarang untuk kolega memberikan ucapan selamat kepada saya berupa karangan bunga dan sudah di siapkan juga untuk wilayah didalam Kota Semarang,” ujar Hevearita, Jumat (27/1).

Persiapan PelantikanSelanjutnya, Hevearita menjelaskan untuk proses pelantikan juga sudah dipersiapkan sejak lama kemudian tinggal menunggu waktunya saja.

“Support temen di lingkungan Pemkot sangat luar biasa Alhamdulillah dalam persiapan ini,” ungkap Hevearita.

Plt Wali Kota Semarang Hevearita memohon doa agar proses pelantikan dirinya bisa berjalan dengan lancar, ia juga mengatakan pelantikan ini bukan menjadi momentum bereuforia melainkan awal perjuangan kita semua bersama membangun Kota Semarang jauh lebih baik.

“Mohon doa nya untuk semua, semoga nantinya pelantikan ini berjalan dengan lancar,” tandas Hevearita.

KPU Jateng Gelar Rapat Perencanaan Anggaran Pemilu 2024

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengikuti Rapat Kerja Perencanaan Anggaran Pemilu 2024 dan Sinkronisasi RAB Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Hotel Horison Nindya, Semarang, Jumat (27/1).

Kegiatan yang digelar oleh KPU Provinsi Jawa Tengah itu diikuti oleh KPU kabupaten/kota se-Jawa Tengah selama dua hari, yakni Kamis, 26 Januari hingga Jumat, 27 Januari 2023.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua, dan Anggota KPU Divisi Rendatin serta Sekretaris dan Kasubag Rendatin sekretariat KPU kabupaten/kota di Jawa Tengah

Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro mengatakan, Anggaran tahapan Pemilu 2024 masih dalam proses revisi. Ia menghimbau kepada seluruh KPU di wilayah Jawa Tengah untuk mulai membuat perencanaan yang matang mengenai kegiatan untuk fasilitasi tahapan Pemilu 2024 di Tahun Anggaran 2023.

“KPU pada saat ini sedang dalam masa perjuangan untuk memenuhi anggaran agar pemilu dapat berjalan dengan sukses,” kata Paulus.

Anggota KPU RI, Yulianto Sudrajat, menyampaikan kebutuhan anggaran untuk Pemilu Serentak 2024 sebesar 76 Triliun. Anggaraan tersebut dibagi menjadi 3 (tiga) tahun, yakni 2022 sebesar 8.061.085.734.000, tahun 2023 sebesar 23.857.317.226.000, dan tahun 2024 sebesar 44.737.909.334.000.

Anggaraan tersebut digunakan oleh KPU di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

Pada hari kedua pelaksanaan kegiatan, hadir narasumber dari Kanwil DJPB Provinsi Jawa Tengah yang membahas langkah-langkah strategis perencanaan anggaran Pemilu Tahun 2024 dengan cara melakukan reviu DIPA awal untuk melihat kesesuaian alokasi Program/Kegiatan/Output dalam DIPA dengan kebutuhan satker.

Selain melakukan reviu DIPA awal, langkah perencanaan lain yang dapat dilakukan adalah dengan memastikan seluruh kegiatan telah dilengkapi dengan jadwal pelaksanaan kegiatan dan mencantumkan rencana kebutuhan dana yang akan direalisasikan pada halaman III DIPA. 

Putus PMK, Pemprov Jateng Targetkan Vaksinasi 2,4 Juta Ternak

0

SEMARANG  (Pertamanews.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen memutus penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) secara sistematis. Tahun 2023 sebanyak 2,4 juta ekor sapi ditargetkan divaksin.

Hal itu disampaikan Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Jateng Sujarwanto Dwiatmoko saat Kick Off Pengendalian dan Penanggulangan PMK 2023 di Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT. Nyawiji Ki Semar Desa Kadirejo Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang Sabtu (28/01/2023). Kegiatan itu digelar serentak di 29 provinsi.

“Kami berharap dengan dilakukan vaksinasi ini akan dapat mencegah penularan penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak berkuku belah, sehingga harapannya kedepan Provinsi Jateng secepatnya dapat terbebas dari penyakit tersebut”, ujar Sujarwanto.

Ia mengatakan, Jateng adalah sentra produsen sapi terbesar nomor dua setelah Jawa Timur. Menurutnya dampak dari PMK tidak hanya menginfeksi ternak, namun juga berdampak pada perekonomian daerah dan pendapatan peternak, serta kebutuhan pangan hewani masyarakat.

Data dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, populasi hewan rentan atau dapat tertular PMK di Jateng sebanyak 8.286.530 ekor. Jumlah itu terdiri dari sapi potong sebanyak 1,87 juta ekor, sapi perah sekitar 142.510 ekor, kerbau sebanyak 58.190 ekor, 3,79 juta ekor, domba sebanyak 2,33 juta ekor dan babi sebanyak 88.290 ekor.

“Ternak tersebut dipelihara 2,17 juta penduduk Jateng dan jika kita kalkulasikan, nilai asset ternak di Jateng ini Rp 43,75 tiriliun, sehingga penanganan PMK dan penyakit hewan lainnya mendapatkan etensi khusus dari Pemerintah Daerah Provinsi Jateng,” urainya.

Kepala Disnakkeswan Jateng, Agus Wariyanto menyampaikan, vaksinasi untuk 2,4 juta ekor ternak diperuntukan bagi ternak yang belum divaksin maupun vaksin lanjutan. Hingga kini, total pelaksanaan vaksinasi PMK telah mencapai 1.359.801 dosis atau 91,2 persen dari distribusi vaksin yang diterima dari Kementerian Pertanian.

Agus menyampaikan, untuk penanganan PMK, Pemda Jateng telah melakukan beberapa upaya. Di antaranya pembentukan tim Satgas PMK dan pembentukan Kelompok Kerja URC PMK di Dinas Peternakan dan Keswan. Kemudian, investigasi lapangan atas laporan terduga PMK dari kabupaten/kota berupa penelusuran kejadian kasus dan pengambilan sampel, memperketat lalu lintas ternak di 10 titik perbatasan.

Selain itu juga dilakukan peningkatan biosekuriti di UPT Budidaya dan Pembibitan Ternak, distribusi vaksin, obat-obatan, desinfektan dan sarana prasarana medik keswan. Adapula gerakan meningkatkan upaya “Jogo Ternak” agar penanganan PMK ini dapat sinergi antara pihak pemerintah dan peternak. Terakhir, melaksanakan komunikasi, informasi, edukasi (KIE) ke peternak dan pelatihan untuk petugas.

Sedangkan Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Kementerian Pertanian, Syamsul Ma’arif menyampaikan, Kementan dan pemerintah daerah berkomitmen mempercepat pelaksanaan vaksinasi PMK agar target pengendalian PMK dapat tercapai. “Kegiatan kick off vaksinasi dan penandaan ternak ini merupakan kegiatan awal untuk menguatkan kembali tekat dan kerja kita semua untuk melanjutkan program penanggulangan wabah PMK di Indonesia,” ungkap Syamsul.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada peternak sebanyak 127 ribu liter desinfektan untuk 35 kabupaten/kota dan 159 ribu botol obat-obatan.

Polisi Amankan 4 Pelaku Pencurian Sadis di Semarang Barat

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Satreksrim Polrestabes Semarang membekuk empat pelaku penganiayaan dan perampasan terhada dua karyawan pencucian mobil di Jalan WR Supratman, Kelurahan Ngemplak Simongan, Semarang Barat pada Senin (23/1) malam lalu.

Keempat pelaku tersebut, yakni M Danang Priyantoro, Ferus Kanidia K, Agus Setiawan dan Tri Witdodo. Mereka berhasil diamankan di rumah masing-masing pada Jum’at 27 Januari 2023 beserta barang bukti handphone hasil curian para pelaku.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan kejadian ini bermula ketika kedua korban dari cabang Oppa Car Wash di Jalan Candi Pawon Selatan 2 Kampung Ringin 3, Kelurahan Kalipancur, Ngaliyan hendak menuju ke lokasi kejadian untuk mampir dan menyetor hasil bisnisnya.

“Sesampainya di Pasar BK, kedua korban yang sedang melintas mengendarai sepeda motor itu dipepet oleh enam orang yang juga mengendarai sepeda motor. Para korban pada saat itu diminta untuk menepi dan menghentikan laju kendaraanya. Karena tidak kenal akhirnya tidak mau stop, langsung masuk tempat cucian mobil. Lalu, dari enam orang itu juga masuk langsung gebukin terus diserang dan mengambil barang milik korban berupa Handphone,” ujar Irwan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/1/2023).

Irwan menyebut mengenai kekerasan yang dilakukan terhadap kedua korban yaitu dipukuli menggunakan tangan kosong, helm dan besi pagar. Akibat peristiwa itu, korban Andi mengalami luka lebam di wajah, tangan kanan, dan kepala sedangkan korban Iwan mengalami luka di bagian kepala dan wajah.

“Pelaku melakukan kekerasan pakai helm dan juga memukul tangan kosong sehingga menyebabkan korban mengalami luka memar pada sebelah mara pipi kiri, dan luka memar pada bagian kening,” bebernya.

Atas perbuatannya, para pelaku disangkakan pasal 170 dan atau pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman sembilan tahun penjara. 

eTimnas Indonesia Tuntaskan Pekan Kedua FIFAe Nations Play-ins Zona Asia Oceania

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – eTim Nasional Indonesia menjalani laga FIFAe Nations Play-ins pekan kedua hari kedua zona Asia Oceania pada Jumat (27/1) petang.

Sama seperti hari sebelumnya, eTimnas Indonesia menghadapi 6 laga, dimana skuat polesan Tedja Freitas ini kembali menghadapi Malaysia, Vietnam, India, Singapura, Selandia Baru, dan Australia.

Skuat eGaruda yang diperkuat Fahmi Husaeni, Aziz Muhamad Suria Jaya, Mohammad Ega Rahmaditya, dan Dwiga Meyza Arnandha membukukan 2 kemenangan, 3 hasil imbang dan 1 kekalahan. Hasil yang didapat hari ini lebih baik dari pencapaian sehari sebelumnya yakni 1 kemenangan, 3 hasil imbang dan 2 kekalahan.

“Hari ini eTimnas menjalani laga penting karena hasil akhir di klasemen akan menentukan posisi di pekan ketiga nanti. Pencapaiannya sudah lebih baik, para pemain sudah bermain tenang dan optimis di laga hari ini. Namun kendala teknis yang terjadi di laga kelima cukup mempengaruhi karena hasil itu mempengaruhi posisi klasemen akhir” ungkap pelatih eTimnas Indonesia, Abilio Tedja Da Silva Freitas.

Laga kelima yang seharusnya saling berhadapan antara eTimnas Indonesia dan Selandia Baru, harus berakhir dengan Walk Over akibat kendala teknis server yang tidak memungkinkan bagi skuat eGaruda untuk memulai pertandingan.

Akibatnya, Fahmi Husaeni dan kawan-kawan harus rela kehilangan poin dan membuat tim Selandia Baru mendapat 3 poin penuh.

“Peluang untuk bisa meraih poin atas Selandia Baru memang cukup besar, apalagi di pertandingan keempat kami menang atas India yang merupakan salah satu kejutan di pertandingan hari ini. Kami juga imbang atas Malaysia dan hasil laga ini juga menjadi penyemangat. Tapi sayang poin hari ini tidak cukup untuk membawa eTimnas bertahan di divisi satu” tutup Tedja.

Hasil dari dua kali laga FIFAe Nations Play-ins pekan kedua zona Asia Oceania  yang digelar selama dua hari berturut-turut, Skuat eGaruda harus turun ke divisi dua bersama India dan Vietnam. Sementara tim lain akan tetap berada di divisi satu. Pekan ketiga FIFAe Nations Play-ins zona Asia Oceania akan digelar pada bulan Februari.

Pekan ketiga menjadi pekan penentuan dua tim yang mendapatkan jatah play off dan main stage.

7 Tradisi Tunangan Terunik ini Bikin Kamu Melongo

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Setiap negara tentunya memiliki budaya dan tradisi tersendiri. Bahkan etnis dari negara yang sama pun bisa punya tradisi yang sangat berbeda. Termasuk dalam urusan pernikahan. Mulai dari lamaran, pertunangan, sampai pernikahan bisa jadi berbeda. Misalnya adat kawin culik yang dilakukan secara simbolis oleh Suku Sasak dari Lombok.

Nah, etnis di belahan bumi yang lain juga punya tradisi pernikahan yang tak kalah unik. Seperti apa?

1. Mengambil Liver Anak Ayam – Suku Daur Mongolia

Suku Daur adalah salah satu kelompok sub-etnis di Mongolia. Suku ini punya tradisi berpasangan yang unik dan mungkin agak ngeri bagi sebagian orang. Calon mempelai diminta menyembelih anak ayam, kemudian membuka tubuhnya dengan pisau yang dipegang bersama buat mencari liver.

Kalau pasangan tersebut berhasil mendapatkan liver yang masih utuh dan sehat, artinya hubungan mereka akan berjalan lancar. Setelah ritual tersebut dilakukan, baru mereka bisa mulai menentukan tanggal pernikahan. Kemudian, ritual dilanjutkan dengan pesta pertunangan meriah yang dihadiri keluarga kedua mempelai.

2. Tanda Mata Sendok Kayu Ukir – Wales

Sebenarnya ini adalah tradisi kuno di Wales. Pada zaman dahulu, para pria yang ingin menikahi pujaan hatinya diharapkan untuk memberikan ‘sendok cinta’.

Ini adalah sendok berbahan kayu yang diukir dengan indah. Dekorasi yang umum adalah kunci yang melambangkan ‘kunci’ menuju hatinya dan sejumlah manik, mewakili jumlah anak yang ingin dimiliki kelak. Tentu saja, sendok harus dibuat dan diukir sendiri untuk menunjukkan keseriusan si pria dalam meminang kekasihnya.

3. Menangis Sebulan – Suku Tujia China

Bisa menikah dengan pujaan hati memang membahagiakan. Saking bahagianya, tak jarang air mata sampai menetes. Tapi di tradisi Suku Tujia, tangis bahagia bisa sampai sebulan.

Sebulan sebelum pernikahan, mempelai wanita diharapkan untuk menangis selama satu jam setiap hari. Pada hari kesepuluh, ibu sang mempelai akan melakukan hal yang sama. Sepuluh hari kemudian, sang nenek akan ikut menangis bersama keduanya. Menjelang hari pernikahan, semua wanita di dalam keluarga calon pengantin perempuan sudah ikutan menangis.

Tradisi ini dianggap sebagai perwujudan kebahagiaan untuk sang mempelai. Tak cukup sampai di situ, pada pernikahan nanti sang mempelai masih harus menyanyikan lagu pernikahan sambil tersedu-sedu.

4. Seserahan Gigi Paus – Fiji

Bagi orang-orang Fiji yang masih menjunjung tinggi adat, tabua atau gigi ikan paus sperma merupakan benda yang sangat penting. Barang ini biasa digunakan kepala suku sebagai alat bernegosiasi, penebusan dosa, hingga pertunangan.

Para pria yang ingin melamar pujaan hatinya akan memberikan tabua kepada ayah sang wanita. Ini adalah tindakan simbolis yang menyatakan kalau dia bermaksud meminang sang puteri. Konsepnya hampir sama dengan seserahan dalam budaya Jawa. Jika tabua diterima, pertunangan bisa dilakukan.

5. Calon Mempelai Disiram Cairan Hitam Lengket – Skotlandia dan Irlandia Utara

Ada sebuah tradisi menjelang pernikahan unik yang dilakukan warga pedesaan di beberapa bagian Skotlandia dan Irlandia Utara. Calon pengantin pria dan wanita biasanya disiram dengan cairan hitam lengket dan berbagai jenis kotoran lainnya. Ritual ini dilakukan oleh keluarga mereka sendiri.

Setelah berlumur kotoran, pasangan ini masih harus diikat ke pohon. Tujuannya adalah untuk membuktikan kalau mereka siap untuk menghadapi hal seburuk apa pun.

6. Tiga Cincin Pertunangan – Skandinavia

Beberapa kebudayaan di negara-negara Skandinavia juga punya tradisi pertunangan yang unik. Pada hari pertunangan, pasangan memakaikan sepasang cincin yang menjadi simbol komitmen mereka. Setelah pasangan ini dikaruniai anak, mereka akan diberikan cincin ketiga. Karena itulah, pertunangan bisa berlangsung selama tiga sampai empat tahun. Setelah itu, baru pernikahan bisa dilangsungkan.

7. Upacara Mengetuk Pintu – Ghana

Menurut tradisi kuno Ghana, prosesi lamaran harus dimulai dengan upacara ketuk pintu dan niat melamar yang diucapkan keras-keras. Calon mempelai pria bersama keluarganya akan mendatangi rumah calon mempelai wanita. Setelah itu, mereka akan mengetuk pintu rumah dan melantangkan niatan mereka untuk melamar. Setelah ritual ini dijalankan, biasanya pernikahan bakal dilangsungkan seminggu kemudian.

Hadapi Krisis Pangan, Pemkot Semarang Sediakan Lahan Demplot Padi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sebagai bentuk upaya untuk menghadapi ancaman inflasi dan krisis pangan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan Demonstrasi Plot (Demplot) di lahan persawahan Cangkiran, Kelurahan Cangkiran, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jumat (27/1).

Selain itu, Pemkot Semarang juga turut menggandeng PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) untuk meningkatkan hasil pertanian di Kota Semarang, terutama padi.

Pelaksanaan tugas (Plt) Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita) mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan lahan Demplot untuk padi.

“Alhamdulillah hari ini kita laksanakan panen bersama, kali ini dengan uji coba demplot padi, yang awalnya lahan sawah 1 hektare menghasilkan padi 1 ton, tetapi setelah kita lakukan demplot padi dengan diberi tambahan nutrisi menghasilkan 5,2 ton gabah kering,” ujar Ita.

Menurut ita, hasil panen dari inovasi Demplot bisa mencapai kuantitas dan kualitas yang optimal lantaran kondisi geografis sawah Cangkiran sudah disesuaikan.

Pemkot tidak hanya menggandeng lembaga riset tersebut, melainkan juga Kodim 0733/BS Kota Semarang turut mendukung untuk berkolaborasi meningkatkan mutu pertanian dan perkebunan di Kota Semarang.

“Harapannya ini bisa memberikan manfaat dan penghasilan lebih untuk kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya di lahan seperti ini, tapi bisa juga bagi hasil dengan tanah bengkok. Apalagi tadi seperti yang disampaikan Pak Erwin dari RPN, ini tidak hanya terbatas pada tanaman padi tapi juga bisa tanaman keras serta buah-buahan multikultural karena Semarang ini banyak (potensinya),” jelasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0733/BS Kota Semarang Honi Havana menjelaskan selain panen padi, sehari sebelumnya juga telah dilaksanakan panen jagung yang hasilnya dijual pada BUMN dan BUMP sehingga keuntungan bagi para petani lebih terjamin.

“Kita sudah coba dan berhasil selain padi yaitu jagung. Yang berpotensi untuk dikembangkan, dibantu oleh Pemerintah Kota Semarang. Tadi sudah dibahas bersama Ibu Wali kota dan Mas Erwin dari RPN untuk bekerja sama secara konkrit utamanya di wilayah Tembalang, dan daerah lain di Kota Semarang,” pungkas Honi.

Laporkan Kasus Pelecehan Anak di Jateng!

0

BLORA (Jatengreport.com) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap guru dan orangtua aktif terlibat mendampingi anak-anaknya. Jika terjadi tindak pelecehan seksual dan anak menjadi korbannya, mereka bisa speak up.
 
Pernyataan itu disampaikan Ganjar menanggapi adanya sejumlah kasus kekerasan seksual pada anak di Jawa Tengah akhir-akhir ini.

“Iya guru mendampingi, orangtua juga sekarang mesti serius mendampingi anak-anaknya,” kata Ganjar, Jumat (27/1).
 
Beberapa waktu terakhir, sejumlah kasus pencabulan pada anak di sejumlah daerah di Jawa Tengah ramai diberitakan. Kasus itu pun sudah ditangani oleh pihak kepolisian. 
 
Ganjar mengatakan, para pelaku itu memang harus diproses sesuai hukum yang berlaku dan tak boleh lolos. Ia berharap kasus serupa tidak terjadi lagi, sehingga semua pihak memiliki peran untuk bisa melindungi anak-anak. 
 
“Kemarin sudah muncul umpama seperti yang di Brebes itu tadi, saya bilang silakan ditangani polisi. Jadi nggak boleh ada yang lolos kalau soal kekerasan kepada anak,” tandasnya. 
 
Ganjar menegaskan, pentingnya ada edukasi agar anak terlindungi. Jika terjadi kekerasan berani bicara sehingga kasus bisa terungkap dan tertangani. Selain itu juga agar ada pendampingan pada korban secara tepat. Ganjar juga meminta semua pihak ikut berperan mencegah agar tak ada lagi cerita adanya kekerasan seksual pada anak, terlebih sebagian dilakukan oleh orang di lingkungan terdekat korban. 
 
Gubernur berambut putih ini meminta tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk turut serta mengambil peran dalam pencegahan dan mengedukasi. “Kadang-kadang kan kemarin terjadi sesuatu yang tidak enak. Gurunya pelakunya, terus kemudian orang dekat yang melakukan,nah ini ada tokoh masyarakat tokoh agama kita, kita lah yang mengedukasi, anak itu untuk disayangi dan disiapkan bukan dianiaya,” ujarnya.
 
Sebagai langkah preventif terkait hal ini, Ganjar mengatakan pihaknya juga telah menyebarluaskan nomor kontak dari DP3AKB Jawa Tengah yang bisa dihubungi untuk pengaduan. Kontak tersebut yakni pada nomor 085799664444 untuk layanan kekerasan atau konsultasi kekerasan. Selain itu juga ada layanan konsultasi keluarga pada nomor layanan 0857999972111. 
 
“Sudah ada mekanisme yang disiapkan oleh mereka maka kalau anak-anak kemarin siswa itu mengatakan ayo semua harus berani speak up gitu ya, mesti bicara, itu disampaikan,” ucap Ganjar.
 
Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, Pemprov Jawa Tengah memastikan perlindungan bagi pelapor termasuk juga korbannya. “Kita akan lindungi seluruh yang menjadi pelapor sehingga mereka akan betul-betul memahami bahwa ini terproteksi dengan baik sehingga kita pun kalau menyelesaikan dengan baik,” ujarnya.