spot_img
Beranda blog Halaman 434

eTimnas Indonesia Tuntaskan Pekan Kedua FIFAe Nations Play-ins Zona Asia Oceania

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – eTim Nasional Indonesia menjalani laga FIFAe Nations Play-ins pekan kedua hari kedua zona Asia Oceania pada Jumat (27/1) petang.

Sama seperti hari sebelumnya, eTimnas Indonesia menghadapi 6 laga, dimana skuat polesan Tedja Freitas ini kembali menghadapi Malaysia, Vietnam, India, Singapura, Selandia Baru, dan Australia.

Skuat eGaruda yang diperkuat Fahmi Husaeni, Aziz Muhamad Suria Jaya, Mohammad Ega Rahmaditya, dan Dwiga Meyza Arnandha membukukan 2 kemenangan, 3 hasil imbang dan 1 kekalahan. Hasil yang didapat hari ini lebih baik dari pencapaian sehari sebelumnya yakni 1 kemenangan, 3 hasil imbang dan 2 kekalahan.

“Hari ini eTimnas menjalani laga penting karena hasil akhir di klasemen akan menentukan posisi di pekan ketiga nanti. Pencapaiannya sudah lebih baik, para pemain sudah bermain tenang dan optimis di laga hari ini. Namun kendala teknis yang terjadi di laga kelima cukup mempengaruhi karena hasil itu mempengaruhi posisi klasemen akhir” ungkap pelatih eTimnas Indonesia, Abilio Tedja Da Silva Freitas.

Laga kelima yang seharusnya saling berhadapan antara eTimnas Indonesia dan Selandia Baru, harus berakhir dengan Walk Over akibat kendala teknis server yang tidak memungkinkan bagi skuat eGaruda untuk memulai pertandingan.

Akibatnya, Fahmi Husaeni dan kawan-kawan harus rela kehilangan poin dan membuat tim Selandia Baru mendapat 3 poin penuh.

“Peluang untuk bisa meraih poin atas Selandia Baru memang cukup besar, apalagi di pertandingan keempat kami menang atas India yang merupakan salah satu kejutan di pertandingan hari ini. Kami juga imbang atas Malaysia dan hasil laga ini juga menjadi penyemangat. Tapi sayang poin hari ini tidak cukup untuk membawa eTimnas bertahan di divisi satu” tutup Tedja.

Hasil dari dua kali laga FIFAe Nations Play-ins pekan kedua zona Asia Oceania  yang digelar selama dua hari berturut-turut, Skuat eGaruda harus turun ke divisi dua bersama India dan Vietnam. Sementara tim lain akan tetap berada di divisi satu. Pekan ketiga FIFAe Nations Play-ins zona Asia Oceania akan digelar pada bulan Februari.

Pekan ketiga menjadi pekan penentuan dua tim yang mendapatkan jatah play off dan main stage.

7 Tradisi Tunangan Terunik ini Bikin Kamu Melongo

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Setiap negara tentunya memiliki budaya dan tradisi tersendiri. Bahkan etnis dari negara yang sama pun bisa punya tradisi yang sangat berbeda. Termasuk dalam urusan pernikahan. Mulai dari lamaran, pertunangan, sampai pernikahan bisa jadi berbeda. Misalnya adat kawin culik yang dilakukan secara simbolis oleh Suku Sasak dari Lombok.

Nah, etnis di belahan bumi yang lain juga punya tradisi pernikahan yang tak kalah unik. Seperti apa?

1. Mengambil Liver Anak Ayam – Suku Daur Mongolia

Suku Daur adalah salah satu kelompok sub-etnis di Mongolia. Suku ini punya tradisi berpasangan yang unik dan mungkin agak ngeri bagi sebagian orang. Calon mempelai diminta menyembelih anak ayam, kemudian membuka tubuhnya dengan pisau yang dipegang bersama buat mencari liver.

Kalau pasangan tersebut berhasil mendapatkan liver yang masih utuh dan sehat, artinya hubungan mereka akan berjalan lancar. Setelah ritual tersebut dilakukan, baru mereka bisa mulai menentukan tanggal pernikahan. Kemudian, ritual dilanjutkan dengan pesta pertunangan meriah yang dihadiri keluarga kedua mempelai.

2. Tanda Mata Sendok Kayu Ukir – Wales

Sebenarnya ini adalah tradisi kuno di Wales. Pada zaman dahulu, para pria yang ingin menikahi pujaan hatinya diharapkan untuk memberikan ‘sendok cinta’.

Ini adalah sendok berbahan kayu yang diukir dengan indah. Dekorasi yang umum adalah kunci yang melambangkan ‘kunci’ menuju hatinya dan sejumlah manik, mewakili jumlah anak yang ingin dimiliki kelak. Tentu saja, sendok harus dibuat dan diukir sendiri untuk menunjukkan keseriusan si pria dalam meminang kekasihnya.

3. Menangis Sebulan – Suku Tujia China

Bisa menikah dengan pujaan hati memang membahagiakan. Saking bahagianya, tak jarang air mata sampai menetes. Tapi di tradisi Suku Tujia, tangis bahagia bisa sampai sebulan.

Sebulan sebelum pernikahan, mempelai wanita diharapkan untuk menangis selama satu jam setiap hari. Pada hari kesepuluh, ibu sang mempelai akan melakukan hal yang sama. Sepuluh hari kemudian, sang nenek akan ikut menangis bersama keduanya. Menjelang hari pernikahan, semua wanita di dalam keluarga calon pengantin perempuan sudah ikutan menangis.

Tradisi ini dianggap sebagai perwujudan kebahagiaan untuk sang mempelai. Tak cukup sampai di situ, pada pernikahan nanti sang mempelai masih harus menyanyikan lagu pernikahan sambil tersedu-sedu.

4. Seserahan Gigi Paus – Fiji

Bagi orang-orang Fiji yang masih menjunjung tinggi adat, tabua atau gigi ikan paus sperma merupakan benda yang sangat penting. Barang ini biasa digunakan kepala suku sebagai alat bernegosiasi, penebusan dosa, hingga pertunangan.

Para pria yang ingin melamar pujaan hatinya akan memberikan tabua kepada ayah sang wanita. Ini adalah tindakan simbolis yang menyatakan kalau dia bermaksud meminang sang puteri. Konsepnya hampir sama dengan seserahan dalam budaya Jawa. Jika tabua diterima, pertunangan bisa dilakukan.

5. Calon Mempelai Disiram Cairan Hitam Lengket – Skotlandia dan Irlandia Utara

Ada sebuah tradisi menjelang pernikahan unik yang dilakukan warga pedesaan di beberapa bagian Skotlandia dan Irlandia Utara. Calon pengantin pria dan wanita biasanya disiram dengan cairan hitam lengket dan berbagai jenis kotoran lainnya. Ritual ini dilakukan oleh keluarga mereka sendiri.

Setelah berlumur kotoran, pasangan ini masih harus diikat ke pohon. Tujuannya adalah untuk membuktikan kalau mereka siap untuk menghadapi hal seburuk apa pun.

6. Tiga Cincin Pertunangan – Skandinavia

Beberapa kebudayaan di negara-negara Skandinavia juga punya tradisi pertunangan yang unik. Pada hari pertunangan, pasangan memakaikan sepasang cincin yang menjadi simbol komitmen mereka. Setelah pasangan ini dikaruniai anak, mereka akan diberikan cincin ketiga. Karena itulah, pertunangan bisa berlangsung selama tiga sampai empat tahun. Setelah itu, baru pernikahan bisa dilangsungkan.

7. Upacara Mengetuk Pintu – Ghana

Menurut tradisi kuno Ghana, prosesi lamaran harus dimulai dengan upacara ketuk pintu dan niat melamar yang diucapkan keras-keras. Calon mempelai pria bersama keluarganya akan mendatangi rumah calon mempelai wanita. Setelah itu, mereka akan mengetuk pintu rumah dan melantangkan niatan mereka untuk melamar. Setelah ritual ini dijalankan, biasanya pernikahan bakal dilangsungkan seminggu kemudian.

Hadapi Krisis Pangan, Pemkot Semarang Sediakan Lahan Demplot Padi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sebagai bentuk upaya untuk menghadapi ancaman inflasi dan krisis pangan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan Demonstrasi Plot (Demplot) di lahan persawahan Cangkiran, Kelurahan Cangkiran, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jumat (27/1).

Selain itu, Pemkot Semarang juga turut menggandeng PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) untuk meningkatkan hasil pertanian di Kota Semarang, terutama padi.

Pelaksanaan tugas (Plt) Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita) mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan lahan Demplot untuk padi.

“Alhamdulillah hari ini kita laksanakan panen bersama, kali ini dengan uji coba demplot padi, yang awalnya lahan sawah 1 hektare menghasilkan padi 1 ton, tetapi setelah kita lakukan demplot padi dengan diberi tambahan nutrisi menghasilkan 5,2 ton gabah kering,” ujar Ita.

Menurut ita, hasil panen dari inovasi Demplot bisa mencapai kuantitas dan kualitas yang optimal lantaran kondisi geografis sawah Cangkiran sudah disesuaikan.

Pemkot tidak hanya menggandeng lembaga riset tersebut, melainkan juga Kodim 0733/BS Kota Semarang turut mendukung untuk berkolaborasi meningkatkan mutu pertanian dan perkebunan di Kota Semarang.

“Harapannya ini bisa memberikan manfaat dan penghasilan lebih untuk kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya di lahan seperti ini, tapi bisa juga bagi hasil dengan tanah bengkok. Apalagi tadi seperti yang disampaikan Pak Erwin dari RPN, ini tidak hanya terbatas pada tanaman padi tapi juga bisa tanaman keras serta buah-buahan multikultural karena Semarang ini banyak (potensinya),” jelasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0733/BS Kota Semarang Honi Havana menjelaskan selain panen padi, sehari sebelumnya juga telah dilaksanakan panen jagung yang hasilnya dijual pada BUMN dan BUMP sehingga keuntungan bagi para petani lebih terjamin.

“Kita sudah coba dan berhasil selain padi yaitu jagung. Yang berpotensi untuk dikembangkan, dibantu oleh Pemerintah Kota Semarang. Tadi sudah dibahas bersama Ibu Wali kota dan Mas Erwin dari RPN untuk bekerja sama secara konkrit utamanya di wilayah Tembalang, dan daerah lain di Kota Semarang,” pungkas Honi.

Laporkan Kasus Pelecehan Anak di Jateng!

0

BLORA (Jatengreport.com) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap guru dan orangtua aktif terlibat mendampingi anak-anaknya. Jika terjadi tindak pelecehan seksual dan anak menjadi korbannya, mereka bisa speak up.
 
Pernyataan itu disampaikan Ganjar menanggapi adanya sejumlah kasus kekerasan seksual pada anak di Jawa Tengah akhir-akhir ini.

“Iya guru mendampingi, orangtua juga sekarang mesti serius mendampingi anak-anaknya,” kata Ganjar, Jumat (27/1).
 
Beberapa waktu terakhir, sejumlah kasus pencabulan pada anak di sejumlah daerah di Jawa Tengah ramai diberitakan. Kasus itu pun sudah ditangani oleh pihak kepolisian. 
 
Ganjar mengatakan, para pelaku itu memang harus diproses sesuai hukum yang berlaku dan tak boleh lolos. Ia berharap kasus serupa tidak terjadi lagi, sehingga semua pihak memiliki peran untuk bisa melindungi anak-anak. 
 
“Kemarin sudah muncul umpama seperti yang di Brebes itu tadi, saya bilang silakan ditangani polisi. Jadi nggak boleh ada yang lolos kalau soal kekerasan kepada anak,” tandasnya. 
 
Ganjar menegaskan, pentingnya ada edukasi agar anak terlindungi. Jika terjadi kekerasan berani bicara sehingga kasus bisa terungkap dan tertangani. Selain itu juga agar ada pendampingan pada korban secara tepat. Ganjar juga meminta semua pihak ikut berperan mencegah agar tak ada lagi cerita adanya kekerasan seksual pada anak, terlebih sebagian dilakukan oleh orang di lingkungan terdekat korban. 
 
Gubernur berambut putih ini meminta tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk turut serta mengambil peran dalam pencegahan dan mengedukasi. “Kadang-kadang kan kemarin terjadi sesuatu yang tidak enak. Gurunya pelakunya, terus kemudian orang dekat yang melakukan,nah ini ada tokoh masyarakat tokoh agama kita, kita lah yang mengedukasi, anak itu untuk disayangi dan disiapkan bukan dianiaya,” ujarnya.
 
Sebagai langkah preventif terkait hal ini, Ganjar mengatakan pihaknya juga telah menyebarluaskan nomor kontak dari DP3AKB Jawa Tengah yang bisa dihubungi untuk pengaduan. Kontak tersebut yakni pada nomor 085799664444 untuk layanan kekerasan atau konsultasi kekerasan. Selain itu juga ada layanan konsultasi keluarga pada nomor layanan 0857999972111. 
 
“Sudah ada mekanisme yang disiapkan oleh mereka maka kalau anak-anak kemarin siswa itu mengatakan ayo semua harus berani speak up gitu ya, mesti bicara, itu disampaikan,” ucap Ganjar.
 
Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, Pemprov Jawa Tengah memastikan perlindungan bagi pelapor termasuk juga korbannya. “Kita akan lindungi seluruh yang menjadi pelapor sehingga mereka akan betul-betul memahami bahwa ini terproteksi dengan baik sehingga kita pun kalau menyelesaikan dengan baik,” ujarnya.

Wujudkan Ketahanan Pangan, Pemkot Semarang Bersama TNI Panen Jagung

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota Semarang bersama Kodam IV/Diponegoro laksanakan panen jagung demi wujudkan ketahanan pangan yang lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat terutama petani, kegiatan itu di lakukan dilahan milik Kodam lV/Diponegoro, kecamatan Tembalang, pada Kamis (26/1).

Sebanyak 40 ton jagung berhasil dipanen pada musim ini dengan luas lahan 10 hektare yang ditamani jagung sejak bulan September lalu.

Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P. mengatakan kegiatan tersebut masuk dalam program nasional yang sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk bisa memanfaatkan lahan kosong maupun lahan tidur agar menjadi lahan produktif.

“Kegiatan Hari ini merupakan program yang di jalankan seluruh wilayah di Jawa Tengah, tanamanya sendiri banyak variasinya ada jagung, beras, sampai alpukat. Lahan yang digunakan juga harus punya nilai yang baik untuk masyarakat,” ujar Suryadi.

Selanjutnya, hasil panen itu langsung dijual kepada ID food yang merupakan Perusahan BUMN bergerak di bidang pangan. Suryadi mengatakan dengan langsung dijual hasil panen tersebut maka petani bisa langsung merasakan hasil jerih payah selama ini.

Plt Wali Kota Semarang, Hevearita G. Rahayu mengatakan, petani akan diuntungkan karena dijual dengan harga bagus. Selain dijual untuk perusahaan BUMN, sebagian hasil panen juga dijual ke BUMP yang baru saja diluncurkan.

“Jadi jangan sampai kita malah kekurangan karena semuanya dijual keluar. Kebutuhan di Semarang juga harus dipenuhi. Harapannya melalui BUMP ini nanti bisa memenuhi yang ada di Semarang,” jelas Ita, sapaan akrabnya.

Ita menjelaskan, adanya BUMP maka diharapkan akan bisa memutus mata rantai distribusi panjang membuat harga di tingkat petani jadi rendah. Ia berharap BUMP ini bisa bekerjasama dengan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) di kabupaten tetangga seperti Demak, Kendal dan Grobogan.

Ita berharap, kegiatan ini bisa berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan nasional seperti ID food. Ita menyebut, kebutuhan akan jagung sendiri untuk ID food mencapai 400 ribu ton. Jika dalam sekali panen saja BUMP bisa menjual 40 ton maka kesejahteraan petani akan semakin terangkat.

“Kalau di banyak titik bisa ditanam maka akan bisa mengurangi angka pengangguran juga dan kesejahteraan petani terangkat dan kita tidak akan kekurangan pangan,” pungkasnya.

Kejaksaan dan KPU Tindaklanjuti Kerjasama Penyelenggaraan Pemilu 2024

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat Pembahasan Perjanjian Kerja Sama, untuk menindaklanjuti Nota Kesepahaman (MoU) antara KPU dengan Kejaksaan Agung RI yang  ditandatangani, di Ruang Kartika Adhyaksa, Kejaksaan RI, Kamis, (19/1).

Deputi Bidang Dukungan Teknis, Eberta Kawima mengatakan, rapat sekaligus membahas lebih spesifik ruang lingkup dalam Nota Kesepahaman, antara lain penerangan dan penyuluhan hukum, pertukaran dan pemanfaatan data dan/atau Informasi,  pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, dan tindakan hukum lain di bidang perdata dan tata usaha negara, pengamanan pembangunan strategis, peningkatan kapasitas SDM, serta kegiatan lain yang disepakati oleh kedua pihak, dengan tujuan untuk sinergisitas dalam pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing pihak dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024.

“Saat ini KPU sedang melaksanakan beberapa tahapan penyelenggaraan Pemilu 2024. Tahapan Pemilu 2024  sudah dimulai dari 14 Juni 2022,” kata dia.

Menurutnya, ada beberapa tahapan penting yang sedang berlangsung, yakni pencalonan DPD, penyusunan dan pemutakhiran daftar pemilih, penyusunan dan penataan dapil, pembentukan badan adhoc PPK PPS dan Pantarlih, serta kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih baik yang dilaksanakan oleh KPU maupun oleh mitra kerja.

Hadir dari KPU, Inspektur Wilayah II, Pujiastuti, Inspektur Wilayah III, Mars Ansori Wijaya, Kepala Biro Advokasi Hukum dan Penyelesaian Sengketa (AHPS), Andi Krisna, Kepala Biro Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Cahyo Ariawan, Fungsional Ahli Utama, Sigit Joyowardono, Jajaran struktural dan fungsional Sekretariat Jenderal KPU

Sedangkan dari Kejaksaan, Plt. Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Republik Indonesia, Anwarudin Sulistiyono, Koordinator Jamintel, Roch Adi Wibowo, Kabag Kerjasama Hukum dan Luar Negeri RR D. Mahayu, Kasi Penyelenggaraan Pemerintah, Sutriyono, Satgas Pencegahan Jamintel, Anas Rustamaji, Kasi Parpol Pemilu Pilkada, Christian.(red/kpu)

KPU dan KWI Komitmen Pemilu Sarana Integrasi Bangsa

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI melakukan audiensi ke Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), yang diterima langsung Ketua Dewan Pimpinan KWI, Monsegneur (Mgr). Antonius Subianto Bunjamin. Sebelumnya, KPU telah  melakukan audiensi ke PP Muhammadiyah, PBNU, Matakin, dan PGI.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari  mengatakan, dalam menyelenggarakan Pemilu 2024, KPU tidak bisa bekerja sendiri. KPU harus mendapat dukungan dari segenap komponen masyarakat, termasuk KWI. 

Pihaknya meminta, pimpinan KWI menyerukan kepada jemaatnya untuk menjamin dan menjaga Pemilu 2024 berjalan dengan aman, lancar, damai, demokratis, dan berintegritas.

Sementara itu Mgr. Antonius Subianto Bunjamin mengatakan pemilu ini bukan sekadar pesta demokrasi, tetapi sebagai sarana integrasi bangsa. KWI sangat mendukung kerja-kerja KPU dan berharap integrasi bangsa melalui Pemilu 2024 dapat terwujud.

“Semoga integrasi bangsa bukan hanya ada dalam wacana. Kita harus sungguh-sungguh menjalankan apa yang menjadi visi misi KPU. Semoga integrasi bangsa melalui Pemilu 2014 dapat terwujud,” kata ida. (red/kpu).

Ketua KPU RI : Bergandengan Tangan dan Damai Wujudkan Pemilu 2024 Sarana Integrasi Bangsa

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Hikmah Perayaan Natal 2022 bersamaan dengan jalannya tahapan Pemilu 2024 adalah jalan baru, karena belum pernah diselenggarakan serentak di tahun yang sama. Sehingga perlunya mencari pola, metode, dan strategi yang pas untuk mencapai tujuan, yaitu terselenggaranya Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 yang sukses, demokratis, dan berintegritas.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari  saat Perayaan Natal Tahun 2022 Keluarga Besar KPU, di Manado, Minggu (22/1).

“ Terselenggaranya Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 yang sukses, demokratis, dan berintegritas,” katanya.

Perayaan Natal bertema “Pulanglah Mereka ke Negerinya Melalui Jalan Lain” (Mat. 2:12). Mari bergandengan Tangan dan Damai dalam Mewujudkan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 sebagai Sarana Integrasi Bangsa.

Sebelum dilaksanakannya Perayanan Natal, berlangsung Ibadah Natal Bersama yang diikuti Umat Kristiani KPU dan mengundang beberapa kabupaten/kota yang berada sekitar KPU Provinsi Sulut. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pdt Gomar Gultom.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota KPU August Mellaz, Parsadaan Harahap, Yulianto Sudrajat, Idham Holik dan Mochammad Afifuddin bersama Sekretaris Jenderal KPU, Bernad Dermawan Sutrisno

Jjajaran Pejabat Eselon I, II, III KPU, Perwakilan KWI Kepala Pusat Pastoral Keuskupan Manado, Pastor Kristianus Ludong, Anggota Bawaslu, Herwyn JH Malonda, Asisten I Setda Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, Ketua dan Anggota KPU Provinsi, Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara serta Forkopimda. (Red/kpu)

Kemendagri Kaji Dampak Perpanjangan Jabatan Kades

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Wacana perpanjangan masa jabatan kepala desa (kades) dalam usulan revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa akan dikaji oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu mengenai dampak positif dan negatifnya.

“Kalau banyak positifnya, ya kenapa tidak? Tapi kalau banyak mudaratnya, ya mungkin tetap di posisi Undang-Undang Desa sekarang, enam tahun kali tiga, jadi 18 tahun, kan lama juga itu. Ada positif (dan) negatifnya. Kami, prinsip dari Kemendagri, kami mengkaji,” kata Tito di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (25/1).

Menurut Tito, jika nantinya DPR berinisiatif merevisi UU Desa guna memperpanjang masa jabatan kades, Kemendagri akan hadir menyampaikan pendapat soal hasil kajian tersebut.

Tito menuturkan dalam mengkaji usulan perpanjangan masa jabatan kepala desa itu Kemendagri akan mengundang sejumlah tokoh yang memahami masalah desa dan para pegiat desa.

“Kami juga akan mengundang beberapa tokoh yang paham mengenai masalah desa, pegiat desa. Itu terdengar jelas suaranya,” ungkap Tito.

Sebelumnya, usulan revisi UU Desa terkait perpanjangan masa jabatan kepala desa disampaikan oleh ribuan kepala desa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (17/1).

Saat ini, pasal 39 dalam UU Desa mengatur bahwa masa jabatan kepala desa adalah enam tahun terhitung sejak tanggal pelantikan. Lalu, mereka dapat menjabat paling banyak tiga kali masa jabatan secara berturut-turut atau tidak secara berturut-turut.

Presiden Joko Widodo mempersilakan para kepala desa menyampaikan aspirasi soal masa jabatan itu kepada DPR RI.
“Yang namanya keinginan, yang namanya aspirasi, itu silakan disampaikan kepada DPR,” kata Jokowi di Jakarta, Selasa (24/1/2023).

Kisah Inspiratif Cristiano Ronaldo Dibalik Kesuksesannya

0

Semarang (Pertamanews.id) – Cristiano Ronaldo atau juga dikenal dengan sebutan CR7 telah meraih kesuksesan dalam sejarah persepakbolaan dunia. Namun sampai saat ini ia masih menyimpan sifat yang inspiratif.

Sebagai seorang bintang sepak bola dunia, Ronaldo tidak lupa dari mana ia berasal dan bagaimana awal kesuksesannya.

Ronaldo berasal dari Portugal dan telah berkali kali membela negaranya melalui sepak bola di event-event internasional. Pada masa remaja Ronaldo, ia memiliki seorang sahabat bernama Albert Fantrau.

“Saya harus berterima kasih kepada Albert Fantrau untuk kesuksesan saya” ucap Ronaldo pada satu kesempatan. Ronaldo dan Albert tergabung dalam satu klub remaja.

Ketika bermain di hadapan orang-orang Sporting, salah satu klub sepak bola profesional di Portugal, mereka mengatakan bahwa siapa yang bisa mencetak gol lebih banyak akan diterima di akademi (sporting).

Albert mendapatkan kesempatan mencetak gol yang kedua kalinya. Ia berhasil memutari kiper lawan, yang Albert harus lakukan hanya mencetak gol dengan mudah. Tetapi Albert malah memberikan bola kepada Ronaldo. Gol tersebut langsung dieksekusi oleh Ronaldo.

Ronald terpilih menjadi anggota akademi Sporting.

Setelah pertandingan itu berakhir, Ronaldo menghampiri Albert dan menanyakan mengapa ia memberikan bola kepadanya, padahal Albert dapat mencetak gol sendiri. Albert hanya menjawab “Kamu (Ronaldo) lebih baik dari saya”.

Albert mengkorfimasi kebenaran cerita itu.

Albert tidak bermain bola lagi semenjak pertandingan itu dan ia pun seorang pengangguran. Tetapi Albert memiliki rumah mewah dan koleksi mobil mewah.

Ketika seorang jurnalis menanyakan dari mana ia mendapatkan rumah, mobil dan kekayaan itu, Albert mengatakan “Itu semua dari Cristiano”.