spot_img
Beranda blog Halaman 438

Turunkan Harga, Mendag Gandeng Bulog Gelontorkan Beras ke Pasar Tradisional

0

SURABAYA (Pertamanews.id) – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) menggandeng Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menggelontor beras di tiap pasar tradisional guna menekan kenaikan harga.

Usaha Mendag ini terpantau cukup efektif untuk menekan kenaikan harga beras. Ini terbukti, selama dua bulan terakhir, di Pasar Krampung Tambakrejo Surabaya harga beras curah terpantau paling murah Rp 11 ribu per kilogram, dari normalnya Rp 10 ribu.

“Memang beras belum waktunya panen. Kira-kira mulai panen bulan Maret. Sebelum panen harga naik,” kata Zulhas saat dikonfirmasi kenaikan harga beras di sela memantau harga bahan-bahan kebutuhan pokok di salah satu pasar tradisional wilayah Kota Surabaya, Senin (6/2/2023).

Untuk menekan kenaikan harga beras, Zulhas memastikan telah menyediakan beras Bulog di setiap pasar tradisional.

“Saya minta Bulog agar tiap pasar rakyat diguyur beras. Jadi saya pastikan setiap pasar sekarang ada beras Bulog. Harga jualnya Rp 9.450 per kilogram,” ujar dia.

Khusus hari ini, Bulog menggelontor beras di Pasar Krampung dengan harga diskon, yaitu dari normalnya Rp 47.500 menjadi Rp 43 ribu per kemasan 5 kilogram.

“Diskon beras Bulog ini memang tidak setiap hari. Tapi saya pastikan setiap hari ada beras Bulog di setiap pasar rakyat,” kata Mendag.

Dia memastikan kualitas beras Bulog tidak kalah dengan merek lain. “Kadang lebih bagus dengan beras premium yang harganya Rp 11 ribu per kilogram,” kata dia.

Karena kualitasnya bersaing dengan jenis premium, Mendag menginstruksikan agar Satuan Tugas (Satgas) Pangan mengawasi penjualan beras Bulog di tiap pasar tradisional.

“Kalau tidak dijaga oleh Satgas Pangan, kadang dicampur oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Jadinya nanti dijual kembali dengan harga mahal lagi. Maka jangan khawatir, ada Satgas Pangan yang mengawasi kalau ada oplos,” ujar dia.

Mendag meyakini dengan dibanjirinya beras Bulog di tiap pasar rakyat harganya sedikit demi sedikit nanti akan kembali stabil.

Keren, Semen Indonesia Terima Apresiasi ASEAN Corporate Governance Scorecard

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Praktik tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendapat apresiasi untuk kategori Domestic Significantly Improved PLCs oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan lembaga pemeringkat tata kelola pada awal tahun ini.

Penghargaan itu diberikan setelah BEI dan PT RSM Indonesia Konsultan yang ditunjuk sebagai Domestic Ranking Body mewakili Indonesia, melakukan penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) untuk periode tahun 2021, Acara itu selenggarakan di Main Hall BEI, Jakarta, Selasa (31/1).

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan apresiasi ini membuktikan konsistensi SIG dalam penerapan praktik tata kelola yang baik dan komitmen keterbukaan informasinya. Sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terdepan, SIG berkomitmen untuk menerapkan praktik terbaik GCG di setiap tahapan kegiatan operasi untuk mencapai kinerja yang berkelanjutan, memberikan manfaat serta meningkatkan iklim yang kondusif bagi perkembangan investasi.

SIG secara konsisten melakukan pengukuran kualitas GCG melalui penilaian dan evaluasi tingkat pemenuhan kriteria GCG, dengan mengacu pada Peraturan Kementerian BUMN, ASEAN Corporate Governance Scorecard, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan peraturan terkait lainnya.

Menurutnya, praktik GCG oleh SIG tidak hanya untuk memenuhi peraturan yang berlaku, melainkan bagian penting untuk mewujudkan pertumbuhan usaha yang optimal dan berkelanjutan, serta meningkatkan kontribusi Perusahaan dalam perekonomian nasional.

“Apresiasi ini menjadi motivasi kami untuk memperkuat komitmen dalam praktik GCG dan mendorong pengelolaan Perusahaan secara profesional, efisien, dan efektif,” kata Vita Mahreyni.

ACGS diperkenalkan pada tahun 2011 untuk meningkatkan standar dan praktik GCG dari perusahaan publik di ASEAN, dan untuk memberikan visibilitas internasional yang lebih besar kepada perusahaan ASEAN yang dikelola dengan baik.

Inisiatif ini digagas oleh ASEAN Capital Market Forum (ACMF) dan didukung Asian Development Bank (ADB), untuk meningkatkan standar dan praktik GCG di wilayah ASEAN, memberikan visibilitas internasional yang lebih besar kepada perusahaan publik ASEAN yang dikelola dengan baik, menampilkannya sebagai perusahaan yang dapat diinvestasikan, serta untuk mempromosikan perusahaan publik ASEAN sebagai asset class.

Penilaian yang dilakukan selama periode 2021 – 2022 untuk tahun penilaian 2021, dilakukan terhadap 100 perusahaan publik dengan kapitalisasi pasar terbesar di setiap negara ASEAN yang mengikuti inisiatif ini, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Regulator di setiap negara menunjuk Domestic Ranking Body (DRB) dan Corporate Governance Expert (CG Expert) untuk melakukan penilaian dan hasil penilaian domestik di setiap negara, untuk kemudian dilakukan peer-review oleh negara lainnya.

Di Indonesia, penilaian ini dilakukan oleh PT RSM Indonesia Konsultan sebagai DRB dan Ibu Angela Indirawati Simatupang selaku CG Expert yang ditunjuk oleh BEI. 100 perusahaan tercatat yang dinilai di Indonesia sudah mewakili 81,86% dari total kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia per 31 Mei 2021 dan 13% dari jumlah perusahaan tercatat di Indonesia.

Waspada Obat Mematikan, Pemerintah Pastikan Sistem Pengawasan Keamanan Obat Sudah Efektif

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pengawasan keamanan dan peredaran obat harus konsisten dilakukan dengan cermat agar tidak terulang penyimpangan yang dapat menimbulkan korban jiwa, hal tersebut membuat Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat agkat suara.

“Konsisten dan cermat dalam pengawasan obat sangat penting dilakukan, karena dampaknya bila terjadi pelanggaran bisa menyebabkan kematian,” kata Lestari, Senin (6/2).

Hal ini mengingat adanya kasus seorang anak di bilangan Jakarta yang dikabarkan meninggal dunia, Rabu (1/2) lalu, diduga akibat minum obat sirup yang mengandung etilen/dietilen glikol.

Lestari mengungkapkan keprihatinan dan turut berbelasungkawa atas peristiwa itu. Dia mendorong agar kasus tersebut ditindaklanjuti dengan cermat dan segera agar dampaknya tidak meluas.

Mekanisme pengawasan obat yang beredar di masyarakat, tambah Rerie sapaan akrab Lestari, harus dipastikan efektivitasnya untuk memberi keamanan bagi setiap warga negara.

Apalagi, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, peristiwa serupa akhir tahun lalu sempat merebak dan menelan korban ratusan anak-anak di tanah air.

Evaluasi terhadap sistem pengawasan obat yang beredar di masyarakat, ujar Rerie, harus dilakukan secara berkala dan cermat agar mampu menekan sejumlah celah pengawasan yang ada.

Rerie sangat berharap sistem keamanan peredaran obat-obatan di tanah air dapat diwujudkan, agar hak setiap warga negara dalam mendapatkan perlindungan dari berbagai ancaman dapat direalisasikan dalam keseharian.

Resmikan Bank Sampah, Sekda Kota Yogyakarta: Sekaligus Jadi Media Srawung Masyarakat

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya meresmikan bank sampah di kawasan khusus perumahan Gedung Agung, Kelurahan Bener Kemantren Tegalrejo pada Minggu (5/2).

Bank Sampah yang berada di RW 06 yang mencakup RT 21 dan RT 22 diberi nama Bank Sampah GABANA yang memiliki arti Gedung Agung Bebas Sampah Anorganik.

Ketua Bank Sampah GABANA, Febby Cahyati menyampaikan tujuan dari pembentukan bank sampah ini guna mewujudkan masyarakat yang peduli terhadap lingkungan agar tercipta lingkungan yang sehat dan bersih. Selain itu juga sebagai upaya menyelesaikan permasalahan sampah melalui potensi serta kreativitas yang dimiliki oleh masyarakat disekitar.

“Bank Sampah GABANA menjadi wadah masyarakat sekitar untuk mengelola sampah dikonversi dalam bentuk benda daur ulang maupun tabungan uang. Pengumpulannya akan dilakukan sebulan sekali di Minggu pertama, pagi jam 8 sampai jam 12,” jelasnya.

Sampah anorganik yang sudah banyak ini, harapannya tidak hanya sekadar memilah dan menjual ke pengepul membuat inovasi yang memiliki nilai jual dari sampah yang terkumpul.

“Kepada teman-teman lainnya, semangat dan jangan jijik, kotor dan menganggap bank sampah itu sepele karena dengan bank sampah kita bisa menyelamatkan bumi,” tegas Febby.

Aman Yuriadijaya menyampaikan selamat dan rasa terima kasih kepada para pemuda di lingkungan perumahan Gedung Agung telah sadar akan pentingnya memilah dan mengelola sampah.

“Dengan adanya bank sampah, tidak hanya sekedar mengelola sampah anorganik. Melalui bank sampah ini bisa menjadi media srawung yang dapat meningkatkan ketahanan sosial di masyarakat dan menjadi modal penting untuk pembangunan daerah yang semakin baik,” ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya bank sampah yang dikelola oleh para pemuda ini akan menjadi kontributor pengelolaan sampah dan semakin menurunkan angka pembuangan sampah ke TPST Piyungan.

“Dalam sebulan ini telah tercapai pengurangan sampah di TPST Piyungan setidaknya 28 ton. Oleh karena itu, kami berharap dengan adanya bank sampah ini angka tersebut semakin besar,” tambahnya.

Taman Terakota, Ruang Publik Edukasi Pertama di Kota Bandung

0

BANDUNG (Pertamanews.id) – Taman tersebut merupakan taman tematik edukasi pertama di Kota Bandung. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan taman itu bisa digunakan masyarakat, khususnya para pelajar untuk belajar di ruang terbuka.

“Taman Edukasi Terakota sebagai tempat ruang publik yang digunakan untuk siswa siswi melakukan kegiatan di luar kelas,” kata Yana.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berupaya memberikan ruang terbuka untuk masyarakat. Kali ini khususnya sebagai wahana edukasi.

“Terpenting dipelihara dengan baik, termasuk oleh warga. Sehingga ruang ini selain ruang edukasi juga ruang resapan air yang bisa berdampak peningkatan debit air,” tuturnya.

Pembiayaan kawasan seluas 435 meter persegi menggunakan dana APBD Kota Bandung dan dukungan berbagai pihak.

“Ini juga hasil dukungan berbagi pihak. Mudah-mudahan warga berpartisipasi sehingga bisa termanfaatkan,” ujarnya.

Yana menuturkan, meskipun ini taman tematik edukasi pertama tetapi ruang publik lainya juga bisa dimanfaatkan seperti Taman Terakota.

“Sebetulnya seperti taman Lansia juga bisa dibuat edukasi, itu bisa saja. Taman yang tematiknya khusus edukasi baru di sini,” katanya.

Yana berharap, hadirnya ruang publik mampu meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat Kota Bandung.

“Tentunya ruang publik ini selain memperbaiki ekosistem serapan air, juga termanfaatkan oleh warga untuk bisa beraktivitas meningkatkan indeks kebahagiaan, yang berdampak langsung imunitas,” bebernya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, Didi Ruswandi menerangkan, kawasan tersebut merupakan hutan lindung yang dimanfaatkan sebagai ruang edukasi.

“Secara keseluruhan ini hutan yang harus dilindungi. Kita berkeinginan, warga sadar. Ini sebuah objek strategis bagi kehidupan warga Bandung,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, luas kawasan tersebut 435 meter persegi dengan biaya kontraktual berjumlah Rp189 juta dengan lama pengerjaan sekitar 3 bulan.

“Harapannya proses belajar tidak hanya di ruang kelas, tapi ruang terbuka juga bisa dimanfaatkan,” jelasnya.

Presiden RI Dorong OJK Tingkatkan Pengawasan Asuransi dan Pinjol

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Presiden Joko Widodo menghadiri Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) Tahun 2023 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (6/2).

Presiden Jokowi antara lain meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meningkatkan pengawasan berbagai produk jasa keuangan agar masyarakat makin terlindungi.

“Saya melihat masyarakat memerlukan perlindungan yang pasti terhadap produk jasa keuangan, baik itu yang namanya asuransi, yang namanya pinjaman online, yang namanya investasi, yang namanya tur haji dan umrah, betul-betul pengawasannya harus detail,” ujar Presiden.

Dalam hal pengawasan tersebut, Kepala Negara juga meminta agar jajarannya bekerja tidak hanya secara makro, tetapi juga detail. Presiden memberikan contoh sebuah perusahaan di India yang mengalami kerugian akibat harga sahamnya melorot tajam yang kemudian berdampak pada perekonomian India secara keseluruhan.

“Hati-hati ada peristiwa besar minggu kemarin, Adani di India. Makronya negara bagus, mikronya ada masalah. Mikro, hanya satu perusahaan, Adani. Kehilangan 120 billion USD, hilang, langsung. Dirupiahkan Rp1.800 triliun. Hati-hati mengenai ini, pengawasan, pengawasan, pengawasan,” jelasnya.

“Jangan sampai ada yang lolos seperti itu karena goreng-gorengan Rp1.800 triliun. Itu seperempatnya PDB India hilang. Yang terjadi apa? Capital outflow, semua keluar, yang terjadi apa? Rupee jatuh. Hati-hati mengenai ini, padahal kondisi makronya bagus,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Presiden meminta agar pengawasan terhadap asuransi, pinjaman online, hingga investasi dilakukan secara mendetail dan lebih intensif. Presiden tidak ingin berbagai kejadian kejahatan keuangan seperti kasus Asabri, Jiwasraya, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya, hingga Wanaartha terulang kembali.

“Jangan sampai kejadian-kejadian yang sudah-sudah, Asabri, Jiwasraya, Rp17 triliun, Rp23 triliun, ada lagi Indosurya, ada lagi Wanaartha, sampai hafal saya ini karena baca. Unit link, ini harus mikro satu-satu diikuti karena rakyat, yang nangis itu rakyat,” ucapnya.

“Rakyat itu hanya minta satu sebetulnya, duit saya balik, uang saya balik karena saya waktu ke Tanah Abang ada yang nangis-nangis, ceritanya juga kena itu. Waktu di Imlek juga sama, nangis-nangis itu juga, di Surabaya nangis-nangis itu juga. Hati-hati semuanya yang namanya pengawasan harus lebih diintensifkan,” tegasnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam acara tersebut yaitu Menteri Keuangan Sri Mulyani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, dan Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Ini Cara Marimas Ajak Masyarakat Untuk Bersama Lestarikan Lingkungan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Marimas Ecobricks kembali mengajak masyarakat untuk berperan dalam penyelamatan bumi melalui Pelatihan Marimas Ecobricks yang rutin dilakukan setiap Bulan di sepanjang Tahun 2023.

Humas Marimas dan Trainer Ecobricks, Lantip Waspodo mengatakan, kegiatan ini sebenarnya sudah berjalan sejak 2018 dan merupakan salah satu cara Marimas untuk turut menjaga lingkungan dengan mengelola plastik-plastik tidak terpakai menjadi ecobricks.

“Edukasi mengenai pemanfaatan kembali plastik-plastik tidak terpakai perlu terus disampaikan. Salah satu cara paling sederhana dan mudah adalah dengan dijadikan ecobricks. Plastik yang sudah bersih dan kering dipotong-potong kemudian dimasukkan dalam botol dan dipadatkan dengan kayu. Kalau sudah terkumpul banyak bisa jadi kursi meja bahkan bisa jadi bangunan juga” kata Lantip, Senin (6/2).

Bulan Januari 2023, lanjut Lantip, Marimas Ecobricks bersama dengan komunitas dan akademisi antara lain dari SMK Pelita Nusantara 1, SMK Pelita Nusantara 2, UNDIP, UNNES, UNIKA.

Kemudian Pondok Pesantren Progresif Fathimah Al Amin, Bank Sampah Dadi Barakah Gunungpati, Bank Sampah Mawar Merah Tugurejo, Kerta PWRI Gajahmungkur.

“Edukasi mengenai pemanfaatan kembali plastik-plastik tidak terpakai perlu terus disampaikan. Salah satu cara paling sederhana dan mudah adalah dengan dijadikan ecobricks. Plastik yang sudah bersih dan kering dipotong-potong kemudian dimasukkan dalam botol dan dipadatkan dengan kayu. Kalau sudah terkumpul banyak bisa jadi kursi meja bahkan bisa jadi bangunan juga” kata Lantip.

Dionisius Yudhit salah satu peserta pelatihan dari Universitas Diponegoro menuturkan bahwa Pelatihan Marimas Ecobricks ini memberikan wawasan baru untuk mengelola plastik tidak terpakai.

“Pelatihan Ecobricks ini sangat seru dan pengalaman pertama saya, jadi menambah wawasan baru bagaimana memanfaatkan kembali plastik tidak terpakai supaya lingkungan lebih bersih dan sehat” ucap Dion saat mengikuti Pelatihan Marimas Ecobricks.

“Hari ini kita telah mengelola sekitar 12 kilogram plastik tidak terpakai dari 50 peserta ecobricks” pungkas Lantip

Harumkan Nama Indonesia, Musisi Sorenza Nuryanti Raih Penghargaan di Ajang WPVR Amerika

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Musisi muda kebanggaan Indonesia, Sorenza Nuryanti, kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Penyanyi tersebut baru saja masuk berhasil memenangkan Nominasi di WPVR “The 2022 Pinnacle Year End Awards” Amerika sebagai Indie Pop Song Of The Year, Untuk Single Reality Show (F.F Version).

Sebelumnya Sorenza Nuryanti ke dalam nominasi bergengsi dari salah satu radio di New York -Amerika Serikat, Platinum Vibes Radio dalam penghargaan bertajuk WPVR 2022 Year-End Pinnacle Awards.

Di penghargaan tahunan tersebut, Sorenza bersanding dengan nama-nama besar dalam industry musik Dunia, seperti Dua Lipa, Ed Sheeran, Harry Styles, iKON, Blackpink, hingga musisi asal Indonesia yang sudah go-International, Agnez Mo.

Tidak hanya satu, melainkan tiga nominasi didapatkan oleh Sorenza pada WPVR 2022 Year-End Pinnacle Awards ini, diantaranya Indie Best Artists, Indie Song of The Year, dan Indie Pop Song of The Year untuk single yang berjudul ‘Reality Show (Funky Father Remix)’.

“Aku senang dan bangga sekali karena bisa dinominasikan di antara begitu banyak musisi-musisi berbakat di dunia, terutama bersanding dengan musisi Indie Internasional lainnya,” ungkap Sorenza bahagia selepas mengetahui mengenai nominasinya dalam acara penghargaan ini.

Proses voting sudah dilakukan sejak tanggal 11 hingga 18 Januari 2023, sementara pengumuman pemenang penghargaan dari WPVR 2022 Year-End Pinnacle Awards ini akan disiarkan langsung di Platinum Vibes Radio pada tanggal 27 Januari 2023 jam 8 malam waktu Amerika Serikat atau 28 Januari 2023 pada jam 8 pagi waktu Indonesia.

Sementara itu, di awal tahun 2023 ini, Sorenza sendiri tengah disibukkan dengan proses pembuatan single-single terbarunya yang akan segera rilis dalam waktu dekat.

Sorenza juga mengindikasikan adanya kolaborasi bersama musisi lain di karya-karya terbarunya mendatang. Selamat dan semoga sukses untuk Sorenza Nuryantipada penyelenggaraan WPVR 2022 Year-End Pinnacle Awards dan karya-karya terbarunya.

Milad HMI ke-76, Waket DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono : Khidmat HMI untuk Masa Depan Peradaban

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jateng Ferry Wawan Cahyono, SPi MSi secara khusus mengucapkan selamat Milad ke-76 kepada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)

“Selamat Milad ke-76 Himpunan Mahasiswa Islam.Khidmat HMI untuk Masa Depan Peradaban’.,” kata dia di Kota Semarang, Minggu (5/2).

Menurutnya, hari ini 5 Februari 2023, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) genap berusia 76 tahun.

Sebagai organisasi mahasiswa tertua di Indonesia, HMI telah banyak melahirkan banyak pemimpin. Organisasi ini sendiri didirikan oleh Prof. Lafran Pane (Pahlawan Nasional) beserta 14 teman mahasiswanya pada 5 Februari 1947 di Yogyakarta.

Ferry yang juga Wakil Ketua DPRD Jateng mengapresiasi kepada HMI yang dinilai banyak melahirkan intelektual muda. Kader-kader HMI juga selalu menjunjung keislaman dan keindonesiaan.

Dikatakannya, HMI merupakan organisasi kekeluargaan atau wadah paguyuban alumni HMI, para cendekia yang bersifat independen.

Sementara keberadaan KAHMI, kata Politisi Golkar itu, ada karena adanya HMI. Oleh karena itu, sebagai organisasi kekeluargaan, penting bagi HMI dan KAHMI untuk saling memperkuat ukhuwah Islamiyah, senantiasa menjaga tali silaturahmi.

“Sebagai warga negara dan insan cendekia, KAHMI memiliki kewajiban untuk turut membangun bangsa dan negara. KAHMI berkewajiban untuk menjaga dan merawat NKRI. Sebagai muslim, KAHMI berkewajiban menegakkan amal makruf nahi munkar, termasuk dalam berpolitik,” katanya.

Ferry mengajak para kader HMI untuk senantiasa membantu pemerintah, khususnya dalam menjadi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya yakin kader HMI cukup solid untuk menjaga keutuhan NKRI. Hal ini sudah terbukti selama 76 tahun, di mana HMI selalu hadir untuk membantu pemerintah terhadap upaya-upaya pihak lain yang ingin mengganti Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia,” kata dia.

Sementara, tema yang diusung pada milad ke-76 HMI ini telah dirilis melalui Instagram resmi HMI @officialpbhmi, yakni ‘Khidmat HMI untuk Masa Depan Peradaban’.

Pada tema tersebut juga terdapat beberapa makna seperti kata khidmat yang bermakna sebuah perjalanan dari lini masa HMI.

Sedangkan, kata masa depan peradaban ini memaknai sebuah harapan dari HMI agar menjadi lebih baik dan bermanfaat kepada negara Indonesia.

Disuntik Bantuan Gubernur, 79 Pasar di Jateng Tak Lagi Kumuh

0

PURBALINGGA (Pertamanews.id) – Sebanyak 79 pasar telah direvitalisasi dengan dana bantuan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sejak 2013-2022. Dari jumlah itu, terdapat pasar yang dua kali mendapatkan bantuan Gubernur. Dengan demikian, total bantuan Gubernur ada 81 pasar.

Data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah menyebutkan, dari 79 pasar itu, total nilai bantuan Gubernur mencapai Rp 360,607 miliar. Adanya bantuan tersebut membuat pasar yang semula kumuh, kini menjadi keren. Di antaranya, Pasar Panican Kabupaten Purbalingga, dan Pasar Tambak Kabupaten Banyumas.

Kepala Pasar Panican, Kabupaten Purbalingga, Sardi mengatakan, pasar yang dikelolanya mendapatkan bantuan Gubernur Rp 6,144 miliar pada 2020. Bantuan itu dimanfaatkan untuk merevitalisasi pasar, mengingat kondisinya yang memprihatinkan.

“Pasar lama, dulu sangat menyedihkan, becek, bocor, dan kumuh. Setelah ada bantuan provinsi, Pak Gubernur Ganjar, sekarang pasar menjadi bagus. Bangunannya bagus sekali,” kata Sardi di tempat tugasnya, Sabtu (4/2/2023).

Dengan kondisi pasar yang telah direvitalisasi, pedagang, petugas, hingga pengunjung pun nyaman saat berada di pasar. Tidak kehujanan, tak lagi kumuh, banjir, atau kebocoran atap. Tidak hanya itu, los pasar juga menjadi lebih rapi.

Pasar yang sudah bagus itu, juga semakin ramai, lebih maju, lebih nyaman, dan lebih aman. Menurut mantan petugas kebersihan pasar ini, pasar saat ini dikunjungi masyarakat hampir setiap hari. Dulu, pasar hanya ramai saat Rabu dan Minggu.

“Ramai sekarang. Kalau dulu hari pasaran yakni Rabu dan Minggu. Sekarang tiap hari. Kira-kira 300 orang. Dulu pisah-pisah, belum bisa menghitung,” jelasnya.

Tak hanya itu, dengan adanya bangunan yang bagus, dilengkapi pintu gerbang dan petugas keamanan, membuat kondisi pasar lebih aman. Pedagang tak lagi khawatir meninggalkan barang dagangannya di pasar.

Ketua Paguyuban Pasar Panican Hamidun Nur Muhadi mengatakan, kondisi pasar yang sekarang memang membuat pengunjung merasa lebih nyaman. Sehingga mereka tak malas untuk pergi belanja.

“Dulu, pengunjung, karena keadaan yang seperti itu (pasar dulu kumuh) tentu saja kurang nyaman, becek, ada yang jatuh, enggak nyaman. Sehingga tidak nyamannya itu membuat mereka malas datang ke pasar,” tutur Hamidun.

Para pedagang seperti dirinya juga merasa senang dengan kondisi pasar yang telah rapi pascarevitalisasi. Hal itu juga tak lepas dari kondisi pasar yang aman, dengan penjagaan 24 jam. Pedagang tak lagi khawatir kehilangan barangnya seperti halnya alat timbangan.

Dari catatan paguyuban pedagang Pasar Panican, terangnya, terdapat sekitar 267 orang pedagang yang berjualan. Dengan jumlah kios sekitar 103 unit.

Pedagang Pasar Panican, Amanah (48), menyampaikan, saat ini pasar menjadi lebih baik kondisinya setelah direvitalisasi. Mereka tidak lagi khawatir dagangannya akan kotor, sebab los yang ada lebih bersih, dan lantainya pun telah beralas keramik.

“Terima kasih, Pak Ganjar, pasar sudah dibangun, pedagang senang,” ujarnya, ditemui tengah menjajakan sayuran di lapaknya.

Seorang pengunjung Pasar Panican, Prima Widya Dara (30), menceritakan pengalamannya saat berbelanja di pasar yang dulu. Warga Panican ini dulu pernah terpeleset karena lantai pasar yang licin.

“Dulu aku pernah kepleset. Jadi roknya sobek. Kalau sekarang, lebih nyaman. Sekarang tiap hari ke pasar. Dulu seminggu sekali,” kata Dara.

Senada disampaikan pengunjung lain, Maslahatur Rohmah (42). Menurutnya, pasar kini lebih nyaman. Pasar yang dulu lantainya masih tanah, sehingga saat hujan, lantainya kerap banjir. Bahkan juga banyak yang terpeleset.

Kembangkan Rest Area

Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyumas Sarikin menjelaskan, Pasar Tambak mendapatkan bantuan Gubenur sesuai pagu Rp 8 miliar. Dengan nilai yang terealiasi Rp 7,837 miliar.

“Alhamdulilah Pak Gubernur memberikan bantuan Rp8 miliar. Sekarang Alhamdulilah lebih luas, parkir luas, ada fasilitas musala, dan fasilitas lain,” kata Sarikin, di Pasar Tambak.

Ditambahkan, bantuan Gubernur dimanfaatkan untuk mengembangkan pasar di bagian depan dalam bentuk rest area, serta kios dengan total 47 unit. Sedangkan pasar bagian belakang, dibangun dari anggaran pemerintah daerah setempat.
Ketua Paguyuban Rest Area Pasar Tambak Akhmad Qom Huda berharap perekonomian pedagang akan meningkat.

“Kami mohon semua pihak, dinas terkait untuk bisa ikut mengembangkan rest area yang berada di Pasar Tambak. Pedagang sangat senang sekali karena sudah rapi, bersih, diharapkan ke depan lebih baik lagi,” tuturnya.

Seorang pedagang Pasar Tambak, Eni (47), mengungkapkan, saat ini kondisi pasar lebih tertata, bersih, dan rapi. Seingatnya, dulu pasar semrawut.

“Alhamdulilah jadi bersih, rapi. Kalau di tenda dulu ramai, sekarang jadi bersih jadi ramai, dulu semrawut, banyak becak, banyak motor di depan jadi tidak teratur,” kata pedagang makanan sate bebek khas Banyumas.

Kastutiningsih (43), pengunjung Pasar Tambak, berterima kasih kepada gubernur yang telah membangun pasar menjadi lebih baik, sehingga para pengunjung merasa nyaman.

“Tempatnya sudah bersih, luas, dulu agak kayak kumuh. Terima kasih, Pak Gubernur Ganjar Pranowo atas bangunan Pasar Tambak yang lebih maju lagi dibanding yang dulu-dulu,” terangnya