spot_img
Beranda blog Halaman 44

Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Desa Marta Jaya OKU

0

OKU (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani. Program MBG merupakan program baru pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi yang saat ini dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dengan didukung oleh Komisi IX DPR RI.

Sosialisasi program MBG kali ini digelar di Gedung PSHT, Desa Marta Jaya, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Sabtu, (18/10). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan DPRD OKU, pejabat pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani menegaskan bahwa program MBG merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

“Masalah gizi masih menjadi tantangan serius di banyak daerah, termasuk di OKU. Melalui program MBG, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap anak mendapatkan asupan gizi yang layak untuk mendukung tumbuh kembang mereka,” tutur Irma Suryani.

Irma juga menjelaskan bahwa pelaksanaan program MBG di sekolah-sekolah menjadi langkah strategis untuk membangun generasi yang lebih sehat dan cerdas. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat dalam memastikan kualitas makanan yang disajikan.

“Kami mendorong masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan MBG. Jika ada masalah di lapangan, segera laporkan kepada kepala desa atau pihak berwenang, bukan ke media sosial. Pengawasan masyarakat sangat penting agar program ini berjalan sesuai standar gizi nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Staf Analisis Madya Bidang Promosi dan Kerja Sama, Alwin Supriyadi, menambahkan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat.

“Dengan MBG, kita tidak hanya memberikan makanan, tapi juga menanamkan nilai hidup sehat sejak dini,” katanya.

Program MBG diharapkan menjadi gerakan bersama yang memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dengan tercukupinya kebutuhan gizi anak-anak, diharapkan mereka dapat belajar dengan lebih fokus dan berprestasi di sekolah.

Kegiatan sosialisasi di OKU ini menjadi momentum penting untuk memperkuat dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG di seluruh wilayah Sumatra Selatan. Melalui kerja sama lintas sektor dan peran aktif masyarakat, MBG diyakini akan membawa perubahan positif bagi peningkatan kualitas hidup generasi muda di daerah.***

61 Tahun Golkar, Ferry Wawancahyono Ajak Kader Teguhkan Semangat Pengabdian dan Persatuan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawancahyono, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar yang diperingati pada 20 Oktober 2025.

Dalam momentum bersejarah ini, Ferry mengajak seluruh kader Partai Golkar untuk terus menjaga soliditas, memperkuat semangat kebersamaan, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

“Selamat ulang tahun ke-61 untuk Partai Golkar. Ini adalah momentum untuk mempertegas kembali jati diri kita sebagai partai karya yang selalu hadir memberi solusi bagi rakyat,” ujar Ferry di Semarang, Senin (20/10/2025).

Ferry menegaskan, usia 61 tahun merupakan perjalanan panjang yang penuh dinamika bagi Partai Golkar.

Meski menghadapi berbagai tantangan zaman, Golkar tetap mampu menjadi salah satu pilar utama demokrasi di Indonesia.

“Golkar lahir dari semangat pengabdian dan karya nyata. Ke depan, kita harus semakin kuat, semakin solid, dan konsisten menjaga nilai-nilai demokrasi serta persatuan bangsa,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader di Jawa Tengah yang terus bekerja di akar rumput, memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta menjaga kepercayaan publik terhadap partai.

“Golkar tidak boleh berhenti berkarya. Kita harus terus turun ke masyarakat, mendengarkan suara mereka, dan menjadi bagian dari solusi. Itulah makna sejati dari partai karya,” pungkasnya.

Peringatan HUT ke-61 Partai Golkar tahun ini, mencerminkan tekad partai berlambang pohon beringin untuk terus berperan aktif dalam pembangunan nasional dengan semangat kebersamaan dan pengabdian.

BGN Fokus Pemerataan Layanan MBG Lewat Percepatan PPM di Pelosok Nusantara

0

MEDAN (Pertamanews.id) – Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat upaya percepatan layanan ke masyarakat melalui kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sebagai bagian dari percepatan penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama bagi wilayah dengan akses geografis menantang. BGN menegaskan bahwa pemerataan layanan merupakan komitmen utama untuk memastikan peserta didik di daerah terpencil tetap mendapat hak yang sama atas pangan aman, bergizi, dan layak.

Badan Gizi Nasional mengadakan kegiatan pelatihan bersama masyarakat selama dua hari di Hotel Aiho Medan pada 17-18 Oktober 2025. Langkah ini menjadi terobosan BGN dalam mendukung kelancaran program MBG dengan melibatkan para pelaku usaha atau UMKM di daerah.

Kegiatan PPM ini berfokus pada validasi percepatan pelayanan, termasuk memastikan kesiapan penyedia pangan lokal, proses distribusi, serta kelancaran verifikasi keamanan produk. Dengan medan yang tidak selalu mudah, kehadiran mekanisme percepatan dinilai penting untuk menjaga kualitas layanan tetap terstandar.

Kepala Subdivisi PPM BGN, Indri, menyampaikan bahwa percepatan layanan SPPG merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memastikan keberlanjutan program MBG di semua wilayah Indonesia. “Pemerataan layanan adalah ruh dari Program Makan Bergizi Gratis. Kami memastikan bahwa daerah dengan akses terbatas tetap mendapatkan dukungan penuh melalui validasi percepatan ini. Prinsipnya, tidak boleh ada wilayah yang tertinggal, terutama dalam penyediaan pangan aman dan bergizi bagi peserta didik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam mengatasi tantangan distribusi, terutama ketika harus berhadapan dengan kondisi lapangan yang tidak selalu ideal. “Kolaborasi dengan pemerintah daerah, penyedia pangan lokal, hingga lembaga pendukung lainnya terus diperkuat. Kami ingin memastikan setiap rantai proses, mulai dari ketersediaan bahan baku hingga keamanan produk, berjalan secara akuntabel dan responsif terhadap realita lapangan,” tambahnya.

Melalui PPM ini, BGN berharap seluruh pihak dapat memahami pentingnya percepatan validasi dalam menjaga keberlanjutan program. Selain itu, kegiatan ini memberikan ruang evaluasi agar layanan SPPG semakin adaptif dan mampu menjawab kebutuhan daerah-daerah terpencil. Komitmen ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan manfaat Program MBG hingga ke pelosok negeri.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu prioritas nasional untuk meningkatkan status gizi dan kesehatan peserta didik sekaligus memperkuat ekonomi lokal. Percepatan pelayanan SPPG di wilayah terpencil diharapkan dapat mempercepat pemerataan manfaat program ini ke seluruh pelosok Nusantara.*

Program MBG Disosialisasikan di Kolaka untuk Tekan Stunting dan Perbaiki Gizi

0

KOLAKA (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan di Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, pada Jumat (17/10). Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Ahmad Safei, Auditor Ahli Pertama Badan Gizi Nasional (BGN) Siswantoro, Lurah Latambaga, Syahrul Sultan, dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Ahmad Safei menegaskan bahwa program MBG adalah langkah nyata pemerintah untuk mempersiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. Ia mengingatkan masyarakat agar memahami program ini secara langsung dari sumbernya, bukan dari informasi yang menyesatkan di media sosial.

“Program ini insyaallah akan mempersiapkan gizi anak menuju Indonesia Emas 2045. Kami hadir di sini untuk memastikan program ini berjalan sesuai harapan. Jika ada dinamika di lapangan, sampaikan saja, agar semua bisa diperbaiki,” ujar Ahmad Safei.

Ia menambahkan, anak-anak adalah masa depan bangsa yang tidak akan tumbuh optimal tanpa gizi yang cukup. “Program MBG ini adalah strategi membangun generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Saya mendukung penuh pelaksanaannya, terutama di daerah seperti Kolaka yang punya semangat kuat untuk maju,” jelasnya.

Kemudian, Siswantoro dari BGN menjelaskan bahwa MBG merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mengatasi masalah gizi kronis dan stunting di Indonesia. Ia menekankan pentingnya sinergi semua pihak, dari pemerintah pusat hingga masyarakat desa.

“Keberhasilan MBG sangat bergantung pada dukungan daerah dan keterlibatan masyarakat. Kami berharap Latambaga bisa menjadi contoh sukses pelaksanaan program ini di Sulawesi Tenggara,” jelas Siswantoro.

Menambahkan, Lurah Latambaga, Syahrul Sultan, turut menegaskan bahwa manfaat MBG tidak hanya bagi anak sekolah, tetapi juga bagi ibu hamil dan menyusui agar mendapatkan asupan gizi seimbang setiap hari.

“Program ini bukan sekadar bantuan makanan, tapi bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat Kolaka diharapkan semakin memahami pentingnya gizi seimbang dan mendukung pelaksanaan MBG agar manfaatnya dirasakan secara luas dan berkelanjutan.***

DPR RI dan BGN Sosialisasikan Program MBG di Riau untuk Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat

0

PEKANBARU (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi fondasi awal yang pemerintah rencanakan untuk memberikan peningkatan akses gizi ke masyarakat.

Program MBG menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk memastikan generasi muda Indonesia tumbuh sehat dan cerdas melalui pemenuhan gizi yang berkualitas.

DPR RI brsama mitra kejra Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi program MBG ini di Graha Gus Dur DPW Riau, Pekanbaru, pada Jumat, (17/10). Acara yang diikuti oleh ratusan peserta itu dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari perwakilan legislatif hingga mitra pelaksana program.

Anggota DPR RI, Iyeth Bustami, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program MBG yang diinisiasi oleh pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat. Agar program MBG dapat berjalan maksimal dan optimal maka wajib diperlukan kerjasama lintas sektor untuk medukung program ini.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah langkah nyata dalam memperbaiki status gizi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan lokal. Kami akan terus mengawal agar pelaksanaannya tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Iyeth juga menambahkan bahwa menu dalam program ini disusun berdasarkan standar gizi nasional, sehingga benar-benar sesuai dengan kebutuhan anak-anak Indonesia.
Senada, Anggota DPRD Provinsi Riau, Siti Aisyah, menyoroti pentingnya sinergi antara peningkatan gizi dan pemberdayaan ekonomi lokal.

“Selain memperbaiki gizi anak-anak, program ini juga harus menjadi penggerak ekonomi daerah. UMKM lokal perlu dilibatkan dalam penyediaan bahan pangan agar manfaatnya terasa lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.

Siti Aisyah juga menekankan bahwa anak-anak sebagai aset bangsa harus mendapatkan asupan bergizi sejak dini agar tumbuh menjadi generasi produktif dan berdaya saing.

Smeentara itu, perwakilan Badan Gizi Nasional, Rieska Fajarmawati menjelaskan bahwa pengawasan ketat terus dilakukan demi menjamin kualitas dan keamanan pangan dalam pelaksanaan program ini.

“Kami memastikan setiap tahapan berjalan sesuai standar gizi dan keamanan pangan. Prinsip utama kami adalah keselamatan anak, sehingga seluruh proses produksi dan distribusi makanan diawasi bersama pemerintah daerah dan mitra pelaksana,” ujarnya.

Melalui sosialisasi di Riau ini, program MBG bukan sekadar program bantuan pangan, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia unggul. Dukungan masyarakat, sekolah, serta pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan agar tak ada lagi anak yang belajar dalam keadaan lapar. Dengan semangat kebersamaan, program MBG diharapkan menjadi fondasi kuat menuju Indonesia Emas 2045.**

Sosialisasi MBG Sasar Warga Desa Penyandingan OKU: Fondasi Generasi Sehat dan Produktif

0

OKU (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan oleh DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) ke berbagai daerah, termasuk di Kabupaten OKU, untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Program MBG merupakan terobosan pemerintah sebagai fondasi utama dalam melahirkan generasi yang sehat dan cerdas dimasa depan menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan sosialisasi yang digelar di Gedung Serbaguna Kantor Camat Sosoh Buay Rayap, Desa Penyandingan pada Sabtu, (18/10). Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menegaskan bahwa program MBG merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Anak-anak yang tercukupi gizinya akan tumbuh menjadi lebih optimal dan siap bersaing menghadapi tantangan dimasa depan.

“Program makan bergizi gratis bukan sekadar pemberian makanan. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa, kita ingin anak-anak di OKU menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia generasi yang unggul dan berdaya saing,” tutur Irma Suryani.

Irma juga menekankan pentingnya kolaborasi masyarakat dan sekolah dalam memastikan keberlangsungan program ini.

“Pihak sekolah dan masyarakat harus ikut menjaga kualitas makanan, kebersihan, serta distribusinya agar program berjalan optimal dan berkelanjutan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Alwin Supriyadi, Staf Analisis Madya Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN, menyampaikan bahwa keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari pelaksanaannya, tetapi dari bagaimana masyarakat memahami tujuan besar di baliknya.

“Program ini hadir untuk memastikan anak-anak kita tumbuh tanpa kekurangan gizi. Karena gizi yang baik adalah pondasi bagi kecerdasan dan produktivitas bangsa,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Komaludin, anggota DPRD OKU, menegaskan pentingnya menjaga semangat bersama dalam menyukseskan program MBG.

“Jangan mudah terpengaruh berita hoaks di media sosial. Program ini murni untuk kepentingan anak-anak kita. Kita harus mendukung, bukan mencurigai,” jelas Komaludin.

Sosialisasi program MBG di OKU ini diakhiri dengan ajakan bersama agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi penjaga keberlanjutan program. MBG diharapkan menjadi salah satu fondasi utama dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing tinggi.**

DPR-BGN Gaungkan Program MBG untuk Perkuat Gizi Anak di Desa Tanjung Makmur OKU

0

OKU (Pertamanews id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Induk, Sumatra Selatan pada Jumat, (17/10). DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi ini di Desa Tanjung Makmur dengan dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani, perwakilan dari pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani menegaskan bahwa program MBG merupakan langkah nyata pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan gizi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

“Program ini bukan sekadar penyediaan makanan, tetapi bentuk perhatian serius pemerintah terhadap masa depan bangsa. Gizi yang baik adalah pondasi utama untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Irma dengan tegas.

Ia menambahkan bahwa persoalan gizi masih menjadi tantangan serius di berbagai wilayah, termasuk OKU Induk. Oleh sebab itu, pelaksanaan program MBG harus mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat.

“Keberhasilan program ini bergantung pada gotong royong kita semua dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga tokoh masyarakat. Tanpa sinergi, tujuan besar ini tidak akan tercapai,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Irma juga memberikan apresiasi kepada Badan Gizi Nasional yang telah memberikan pendampingan teknis agar pelaksanaan MBG sesuai dengan standar gizi nasional. Ia turut mendorong Polres OKU untuk berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaan program, memastikan kualitas makanan yang diberikan aman dan bergizi.

Kemudian, Kepala Desa Tanjung Makmur, Marta Asdi, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah melalui program ini.

“Kami melihat langsung dampak positifnya di masyarakat. Anak-anak lebih semangat bersekolah, dan para orang tua merasa terbantu,” ujarnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh pihak dan masyarakat dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan program MBG demi menciptakan generasi masa depan yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi di Kabupaten OKU Induk.*

MBG Hadir Sebagai Solusi Gizi dan Pemberdayaan Ekonomi Warga

0

BOGOR (Pertamanews.id) – DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) didaerah-daerah. Sosialisasi ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk memahami secara utuh tujuan dan manfaat program MBG sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Sosialisasi program MBG kali ini bertempat di Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (18/10). Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru’yat, Ketua DPC Ciampea Mukhlis Widodo, Tenaga Ahli Direktorat Promosi Badan Gizi Nasional, Anyelir Puspa Kemala serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru’yat menekankan bahwa program MBG merupakan terobosan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi seimbang bagi masyarakat.

“Program MBG ini hadir sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah agar masyarakat dapat mencukupi kebutuhan gizi secara seimbang, respon positif masyarakat juga menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan MBG di lapangan,” ucap Achmad Ru’yat.

Selaras, Tenaga Ahli Direktorat Promosi Badan Gizi Nasional, Anyelir Puspa Kemala menekankan bahwa program MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Melalui partisipasi warga dalam mendirikan dapur MBG, kita bisa menciptakan lapangan kerja dan memperkuat kemandirian masyarakat,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh hoaks terkait program ini.

“Kritis terhadap informasi dan memahami kebenaran data adalah langkah penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap program pemerintah,” tambahnya.

Menanggapi, Ketua DPC Ciampea Mukhlis Widodo, Mukhlis Widodo menjelaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak bisa dilepaskan dari aspek gizi yang baik. Ia menyoroti pentingnya gizi dalam masa 1000 hari pertama kehidupan anak yang menentukan perkembangan otak dan kognitif mereka.

“Manusia yang berkualitas harus sehat secara fisik dan mental, berkarakter, serta adaptif terhadap perubahan zaman. Program Makan Bergizi Gratis adalah pondasi penting dalam membangun generasi yang cerdas dan kuat,” paparnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, para narasumber berharap agar masyarakat semakin memahami pentingnya gizi seimbang dan turut berperan aktif dalam menyukseskan program MBG. Dukungan publik yang kuat diyakini akan mempercepat terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.*

Lewat PPM Medan, BGN Mantapkan Persiapan Rantai Pasok Program MBG

0

MEDAN (Pertamanews.id) – Kegiatan Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat (PPM) yang diselenggarakan Badan Gizi Nasional (BGN) di Medan menjadi ruang penting untuk membahas berbagai persoalan rantai pasok pangan yang berpengaruh langsung terhadap kesiapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam forum yang dihadiri sejumlah pemangku kepentingan daerah, BGN menekankan pentingnya kolaborasi antarsektor untuk memastikan bahan pangan yang aman, bermutu, dan konsisten tersedia bagi masyarakat dan penyelenggara program. 

Badan Gizi Nasional menggelar kegiatan pelatihan di Kabupaten Asahan selama dua hari di Hotel Aryaduta Medan pada 16-17 Oktober 2025. Kegiatan pelatihan yang dilakukan BGN ini menjadi penting dalam mendukung kesuksesan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis

Pelatihan yang digelar BGN ini dihadiri langsung oleh Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat) Tengku Syahdana, Dinas Koperasi dan Umkm Provinsi Sumatera Utara, Mara Ongku Siregar, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara, Marino, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, Harry Setiawan, Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Provinsi Sumatera Utara, Hijrah Syahputra, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Utara, Iskandar Zulkarnaen Tarigan.

Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN, Tengku Syahdana, menyampaikan bahwa penguatan rantai pasok tidak dapat berdiri sendiri tanpa sinergi aktor daerah. “Kita melihat bahwa tantangan distribusi di beberapa wilayah, termasuk terkait keterbatasan pemasok resmi, dapat berdampak langsung pada stabilitas harga dan kualitas bahan pangan. Karena itu, kegiatan PPM ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah agar rantai pasok pangan bisa berjalan lebih transparan dan efisien,” ujarnya. 

Dalam diskusi, para peserta menyoroti perlunya memastikan bahwa penyedia bahan pangan bekerja melalui jalur yang telah memenuhi standar, termasuk penggunaan Rumah Potong Unggas (RPU) berizin dan mempertahankan sertifikasi halal maupun Nomor Kontrol Veteriner. Pemenuhan standar tersebut dianggap sebagai fondasi penting untuk menjamin keamanan produk yang digunakan dalam layanan pangan masyarakat. 

Perwakilan Dinas Ketahanan Pangan menyampaikan bahwa kondisi pasokan di beberapa daerah masih fluktuatif akibat faktor lingkungan dan distribusi regional. Ia menegaskan pentingnya meningkatkan kapasitas UMKM pangan lokal.

“UMKM kita harus memiliki kemampuan yang memadai, baik dari sisi pengolahan, higienitas, maupun legalitas usaha. Dengan begitu mereka dapat menjadi pemasok yang andal dan turut mendukung kelancaran program nasional,” kata perwakilan dinas tersebut. 

BGN juga menegaskan perlunya forum koordinasi terpadu antara yayasan, koperasi, dan pemerintah daerah untuk menyamakan kebijakan pengadaan. Forum semacam ini diharapkan dapat meminimalkan perbedaan kebijakan serta memastikan proses pengadaan berjalan akuntabel, terarah, dan mendukung prinsip keberlanjutan program. 

Melalui kegiatan PPM di Medan, BGN menegaskan komitmennya bahwa keberhasilan Program MBG tidak hanya ditentukan oleh penyediaan makanan, tetapi juga kesiapan rantai pasok yang kuat, adil, dan terstandarisasi. Dengan kolaborasi yang semakin solid, BGN meyakini bahwa berbagai tantangan dapat teratasi dan pelayanan pangan bagi masyarakat dapat berjalan lebih optimal.***

Fiesta Fest 2025, Dukung Semangat Generasi Emas 2045 untuk Gizi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Suasana Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah,jalan Pahlawan Semarang berubah meriah pada Sabtu (18/10/2025), saat Fiesta Fest 2025 digelar dengan tema “Menu Sehat Bergizi”.

Lebih dari sekadar festival kuliner, acara ini menjadi ajang edukasi penting untuk mendorong pola makan sehat dan pengenalan pangan lokal, dalam rangka menyongsong Generasi Emas 2045.

Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno yang membuka Fiesta Fest 2025 mengatakan isu obesitas anak kini menjadi perhatian serius, sejajar dengan stunting. Ia menekankan pentingnya edukasi gizi sejak dini dan pelibatan semua pihak, termasuk keluarga, sekolah, dan sektor swasta.

“Gizi seimbang bukan sekadar pilihan, tapi kebutuhan. Kita harus ajarkan anak-anak makan sehat sejak dini, dan masakan lokal kita punya potensi besar untuk itu,” ujar Sumarno.

Ia juga mendorong produsen Fiesta, Charoen Pokphand Indonesia, agar mulai mengembangkan produk olahan ikan, demi mendukung nelayan dan memperluas pilihan pangan bergizi.

Acara diramaikan bazar UMKM, festival drumband pelajar dan
lomba memasak yang diikuti puluhan tim dari TP PKK, pelajar SMA/SMK, hingga pegawai OPD.

Sumarno dan istri, Ny. Indah Sumarno, turut turun dapur, memasak cap cay bergizi berbahan lokal.

Tak hanya itu, hadir pula Caca Frederika, Brand Ambassador Fiesta, yang mengajak masyarakat mencintai masakan Nusantara.

“Saya bangga dengan kuliner Indonesia. Dari pepes, rendang, sampai dabu-dabu—semua kaya rasa dan gizi. Kita harus ajarkan anak-anak kita bangga makan makanan Indonesia,” ungkap Caca.

Ia juga menyoroti pentingnya inovasi teknologi pangan yang memudahkan ibu-ibu masa kini menyajikan makanan sehat dan praktis.

Selain lomba, Fiesta Fest juga diramaikan bazar UMKM dan festival drumband pelajar, menampilkan kolaborasi apik antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan, gizi keluarga, serta pelestarian budaya kuliner Nusantara.