spot_img
Beranda blog Halaman 45

Subsidi LPG 3 Kg Dinilai Tak Tepat Sasaran, Akademisi Minta Pemerintah Perbaiki Tata Kelola

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sejumlah akademisi di Semarang, Jawa Tengah (Jateng) menilai kebocoran subsidi LPG 3 kilogram (kg) yang mencapai Rp50 triliun per tahun sudah pada level darurat.

Pemerintah pun didorong segera mengubah mekanisme penyaluran subsidi menjadi voucer atau bantuan langsung tunai (BLT) berupa uang agar lebih tepat sasaran.

Pakar Kebijakan Publik Universitas Diponegoro (Undip) Yuwanto mengatakan, kebocoran subsidi gas melon hingga Rp50 triliun menandakan perlunya tata kelola ulang subsidi sesegera mungkin. Ia menegaskan pemerintah harus disiplin dalam penyaluran subsidi LPG 3 kg.

“Ini darurat sekali, ya. Persentase kebocorannya besar dan biayanya sangat tinggi. Masalahnya, disiplin itu tidak lahir begitu saja. Disiplin itu harus diajarkan, dipaksakan, bahkan diberi punishment kalau melanggar,” ujar Yuwanto dalam diskusi publik “1 Tahun Prabowo-Gibran: Sudah Berdaulatkah Kita dalam Berenergi?” di Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/10).

Ia menilai sistem pengawasan subsidi saat ini masih lemah dan belum terintegrasi lintas lembaga.

Oleh karena itu, ia menilai pengubahan subsidi menjadi voucer atau BLT menjadi langkah tepat, sambil diiringi dengan penguatan perangkat law enforcement atau penegakan hukum yang lebih sistematis agar kebijakan subsidi berjalan efektif.

“Kita perlu perangkat law enforcement yang lebih kuat, terstruktur, dan sistematis untuk memastikan subsidi tepat sasaran,” katanya.

Menurutnya, langkah pemerintah yang berencana mengubah mekanisme subsidi LPG dari barang menjadi BLT atau voucer merupakan arah kebijakan yang tepat.

Apalagi, pemerintah bakal menerapkan kebijakan itu setelah pembenahan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dilakukan.

“Kalau pembenahan datanya benar-benar dilakukan dengan serius dan akurat, saya kira (subsidi dalam bentuk BLT/voucer) bisa efektif. Kalau data terpadu itu bisa disempurnakan dengan margin kesalahan kecil, akan sangat bisa efektif,” ucapnya.

Sementara itu, Ekonom Universitas PGRI Semarang, Heri Prabowo, menilai perubahan bentuk subsidi ini penting untuk memperbaiki efektivitas subsidi energi yang selama ini banyak mengalami kebocoran.

Ia menegaskan bahwa subsidi seharusnya memberikan ketenangan bagi masyarakat dalam memperoleh sumber energi, namun juga tidak membebani fiskal negara.

Namun, ia menyebut perubahan mekanisme subsidi menuju BLT atau voucer harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

Menurutnya, transisi kebijakan perlu memastikan distribusi energi tetap stabil, terutama bagi rumah tangga berpenghasilan rendah.

“Jadi, ketika ada ide untuk mengubah distribusi subsidi agar lebih merata, proses transisinya harus hati-hati. Jangan sampai justru menimbulkan gejolak baru di masyarakat, terutama bagi rumah tangga berpenghasilan rendah,” tuturnya.

Senada dengan itu, pakar energi Undip, Jaka Windarta menilai perubahan skema subsidi menjadi voucer atau BLT adalah langkah logis untuk memperkuat efektivitas kebijakan fiskal.

Menurutnya, subsidi LPG yang mencapai Rp80 triliun per tahun sudah tidak sebanding dengan manfaat yang diterima masyarakat miskin.

“Subsidi itu kan memang membantu masyarakat, tapi di sisi lain juga jadi beban bagi pemerintah. Karena itu, wajar kalau mulai dipikirkan kembali efektivitasnya bagaimana tetap membantu masyarakat tapi juga tidak membebani negara terlalu besar,” kata Jaka.

Ia menilai kebijakan voucer akan memberikan kejelasan penggunaan bantuan, sekaligus memastikan hanya penerima sah yang dapat mengakses LPG subsidi.

“Yang penting, semuanya harus terbuka, masyarakat dapat berapa, harga LPG sebenarnya berapa, dan berapa beban pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, Jaka juga menilai peran digitalisasi sangat penting untuk memastikan ketepatan data penerima.

Dengan teknologi seperti QR code dan sistem by name by address, kebocoran subsidi bisa ditekan lebih signifikan.

“Sekarang kan sudah mulai ada sistem pendaftaran dan verifikasi digital, misalnya dengan pemindaian QR code. Jadi yang terdaftar bisa membeli, yang tidak ya tidak bisa,” katanya menegaskan.

Diketahui, pemerintah menggelontorkan subsidi elpiji 3 kg sebesar Rp87,6 triliun untuk 2025. Jumlah tersebut naik dibandingkan pagu anggaran 2024 yang sebesar Rp85,6 triliun. Volume elpiji yang disubsidi mencapai 8,17 juta ton.

Tanpa subsidi, harga asli LPG 3 Kg mencapai Rp 42.750 per tabung. Namun berkat campur tangan pemerintah, harga elpiji subsidi ini hanya Rp 12.750 per tabung.***

KA di Wilayah Daop 4 Semarang Berangkat Tepat Waktu, Perjalanan KA Telah Normal Pasca Gangguan di Kedunggedeh

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang menyampaikan bahwa perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 kembali normal pasca adanya gangguan di emplasemen Kedunggedeh Bekasi.

Hal tersebut terlihat dari keberangkatan KA di wilayah Daop 4 yang tepat sesuai jadwalnya.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa sejak hari Minggu (26/10), perjalanan KA dari Semarang dan sekitarnya telah berangsur pulih dan pada Senin (27/10) telah berangkat tepat sesuai jadwalnya.

Kereta api seperti Argo Merbabu, Kamandaka, Banyubiru, Menoreh, Argo Sindoro, dan lainnya pun dapat diberangkatkan dengan tepat.

“Kami pastikan seluruh perjalanan KA di wilayah Daop 4 Semarang sudah berjalan normal dan tepat waktu. Tidak ada lagi KA yang mengalami keterlambatan imbas gangguan tersebut,” ujar Franoto.

Selama proses penanganan gangguan di wilayah Kedunggedeh, KAI Daop 4 Semarang tetap menjaga standar pelayanan kepada pelanggan agar kenyamanan tetap terjaga. Berbagai langkah dilakukan, antara lain dengan mengirimkan pesan WhatsApp (WA) blast kepada pelanggan terdampak untuk menyampaikan informasi terkini terkait perjalanan pelanggan. Melalui layanan ini, pelanggan dapat memantau perkembangan perjalanan secara langsung tanpa perlu datang ke stasiun.

Selain itu, KAI juga memberikan service recovery kepada pelanggan sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan. KAI Daop 4 Semarang juga memberikan pelayanan pembatalan tiket dengan pengembalian bea 100 persen diluar bea pesan bagi pelanggan yang mengalami keterlambatan keberangkatan lebih dari satu jam dan memilih untuk tidak melanjutkan perjalanan.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menjaga kenyamanan dan hak pelanggan selama proses normalisasi berlangsung.

“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para pelanggan. Untuk itu, KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak, serta mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan kepercayaannya untuk tetap menggunakan layanan KAI. Kejadian ini tentu menjadi perhatian bagi seluruh jajaran agar dapat menjadi evaluasi dan tidak terulang kembali,” jelas Franoto.

Sementara itu, KAI Daop 4 Semarang juga terus memantau kondisi prasarana dan sarana di sepanjang lintas untuk memastikan keandalan jalur dan keselamatan perjalanan. Petugas prasarana di lapangan tetap disiagakan untuk melakukan pemeriksaan berkala, terutama pada jalur-jalur yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem atau kepadatan lintas, guna memastikan operasional tetap berjalan optimal.

KAI Daop 4 Semarang Imbau Penumpang KA Gunakan Colokan Listrik di Kereta Sesuai Peruntukannya

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk menggunakan colokan listrik (stop kontak) di dalam kereta sesuai dengan peruntukannya. Fasilitas tersebut disediakan untuk menunjang kenyamanan perjalanan pelanggan, namun penggunaannya tetap harus memperhatikan aspek keselamatan.

Sesuai ketentuan yang berlaku, colokan listrik di kereta api hanya diperbolehkan untuk perangkat elektronik berdaya rendah, seperti laptop, telepon seluler, dan tablet.

Keterangan tersebut juga tercantum dalam stiker informasi yang terpasang di setiap kereta.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo menjelaskan bahwa ketentuan ini bertujuan untuk mencegah risiko gangguan kelistrikan dan menjaga keselamatan seluruh penumpang.

“Daya listrik di kereta api dirancang untuk kebutuhan operasional dan kenyamanan pelanggan. Karena itu, penggunaannya perlu dibatasi agar tidak menimbulkan arus berlebih yang berpotensi membahayakan,” ujar Franoto.

Selain itu, KAI juga mengimbau pelanggan untuk tidak menggunakan colokan listrik untuk mengisi daya powerbank, alat rumah tangga, maupun perangkat berdaya tinggi lainnya, seperti setrika, alat masak portabel, atau kipas tambahan.

Penggunaan perangkat tersebut dapat menyebabkan korsleting atau panas berlebih yang berisiko terhadap keselamatan perjalanan.

“Kami meminta kerja sama seluruh pelanggan untuk mematuhi aturan penggunaan colokan listrik ini. Gunakan seperlunya, hindari penggunaan bersamaan dengan perangkat lain, dan segera laporkan kepada petugas jika terdapat percikan, bau hangus, atau colokan terasa panas,” tambah Franoto.

KAI Daop 4 Semarang terus mengedukasi pelanggan agar senantiasa mengutamakan keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan. Fasilitas listrik yang disediakan diharapkan dapat membantu aktivitas pelanggan tanpa mengurangi faktor keamanan di dalam rangkaian.

“Kami berkomitmen menjaga keselamatan dan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Mari bersama-sama menciptakan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tertib,” tutupnya.

DPR dan BGN Sosialisasi Program MBG di Serang, Wujudkan Generasi Sehat, Kuat dan Cerdas

0

SERANG (Pertamanews.id) – Upaya memperkuat kualitas gizi masyarakat kembali digalakkan Pemerintah melalui sosialisasi program Makan Bergizi (MBG) yang digelar di SMKN 2 Serang pada Jumat (24/10).

Acara ini merupakan kolaborasi antara Komisi IX DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari gerakan nasional untuk menekan angka stunting sekaligus menyiapkan generasi unggul Indonesia.

Anggota Komisi IX DPR RI, Tubagus Haerul Jaman, menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar kegiatan pemberian makanan bergizi, tetapi merupakan strategi besar untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang kuat dan cerdas.

“Program MBG adalah investasi jangka panjang. Melalui pemberian gizi seimbang sejak usia dini, kita sedang menyiapkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemenuhan gizi anak tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. “Kesadaran akan pentingnya gizi harus tumbuh dari keluarga. Setiap rumah tangga memiliki peran penting dalam menciptakan bangsa yang kuat,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan BGN, Sahruroji, menyoroti pentingnya edukasi gizi melalui konsep Isi Piringku sebagai panduan praktis masyarakat dalam menyusun menu seimbang.

“Setengah piring berisi buah dan sayur, setengahnya lagi karbohidrat dan protein. Pemahaman sederhana ini bisa membantu masyarakat memperbaiki pola makan harian,” jelasnya.

Ia juga menekankan peran protein hewani dan nabati dalam pembentukan sel dan perkembangan otak anak. “Gizi seimbang bukan hanya soal kenyang, tetapi soal kualitas makanan yang dikonsumsi,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Administrasi DPR RI, Ahmad Sanukri, mengingatkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi masyarakat.

“Program MBG tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan semua pihak. Kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan keluarga sangat menentukan keberlanjutan program ini,” imbuhnya.

Melalui sosialisasi ini, DPR RI dan BGN berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak. Program MBG tidak hanya tentang menyediakan makanan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif untuk hidup sehat dan mencetak generasi yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045.***

Khitanan Jadi Momen Bahagia Keluarga, Gets Premiere Semarang Siapkan Paket Spesial November Ini

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Momen khitanan tak lagi harus dirayakan dengan cara biasa. Gets Premiere Semarang menghadirkan penawaran spesial bertajuk “Khitan Celebration Package”, yang dirancang untuk memberikan pengalaman perayaan khitanan yang elegan, hangat, dan penuh kebahagiaan.

Dengan harga mulai Rp8.800.000 untuk 50 orang, paket ini ditujukan bagi keluarga modern yang menginginkan acara berkesan tanpa harus repot menyiapkan segalanya sendiri.

Sebagai hotel berbintang empat dengan layanan prima dan fasilitas lengkap, Gets Premiere Semarang memastikan setiap detail perayaan berjalan sempurna — mulai dari dekorasi, hidangan, hingga kenyamanan tamu.

“Momen khitanan merupakan tonggak penting dalam perjalanan tumbuh kembang seorang anak. Kami ingin menjadikannya peristiwa yang membahagiakan bagi seluruh keluarga. Melalui promo ini, Gets Premiere Semarang berusaha memberikan pengalaman yang tak hanya berkesan, tetapi juga mudah dan nyaman dari segi persiapan,” ujarRusli Arsyad, General Manager Gets Premiere Semarang.

Paket “Khitan Celebration” mencakup berbagai fasilitas unggulan, di antaranya:

  • Penggunaan function room eksklusif selama acara
  • Buffet menu istimewa untuk 50 tamu
  • Sound system dan LCD projector
  • Satu voucher menginap gratis
  • Serta bingkisan spesial untuk anak yang berkhitan sebagai bentuk apresiasi dari pihak hotel.

Dengan lokasi strategis di pusat Kota Semarang, ballroom yang nyaman, area parkir luas, serta pelayanan ramah dari tim hotel, Gets Premiere Semarang menjadi pilihan ideal untuk perayaan khitanan, baik dalam skala kecil maupun besar.

Promo ini sudah dapat dipesan mulai November 2025. Pihak hotel juga menyediakan kesempatan bagi keluarga untuk melihat langsung function room dan menikmati uji cita rasa (test food) sebelum hari pelaksanaan.

Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, masyarakat dapat menghubungi (024) 86400 500 atau mengunjungi akun Instagram resmi @getspremieresemarang.

Program MBG Diperluas, Wujud Kehadiran Negara dalam Mensejahterakan Masyarakat

0

BOGOR (Pertamanews.id) – Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan kepada masyarakat oleh DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN). Gizi seimbang dan tepat menjadi fondasi utama sebagai langkah utama untuk mencetak generasi unggul yang akan menjawab tantangan dimasa depan. 

Sosialisasi program MBG kali ini berlangsung di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Sabtu, (25/10). Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru’yat, Pakar gizi dari Badan Gizi Nasional, Ikeu Tanziha, serta ratusan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru’yat menyoroti pentingnya kesiapan mental dan ekonomi keluarga dalam menjaga kesehatan ibu hamil sebagai bagian dari upaya mencegah masalah gizi. Ia menegaskan bahwa permasalahan gizi anak sering berakar dari ketidaksiapan ibu secara psikologis.

“Bukan hanya gizi yang harus diutamakan, tapi juga kesehatan mental ibu hamil. Program MBG hadir sebagai solusi meringankan beban keluarga agar ibu dan anak mendapatkan asupan bergizi yang cukup. Bila orang tua sehat secara mental dan anak terpenuhi gizinya, maka generasi yang lahir akan menjadi SDM unggul,” ujar Achmad Ru’yat.

Program MBG berlandaskan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Perpres Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional. Selain sah secara hukum, memberi makan gratis juga merupakan amal yang berpahala besar. Ini adalah program yang menyejahterakan rakyat sekaligus membawa berkah,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Pakar gizi Badan Gizi Nasional, Ikeu Tanziha, menjelaskan pentingnya program MBG dalam konteks peningkatan kualitas SDM dan upaya menekan stunting.

“Anak-anak yang kekurangan gizi sejak dalam kandungan berpotensi mengalami stunting dan kesulitan bersaing di masa depan. Karena itu, Presiden menegaskan setiap anak harus memiliki akses terhadap makanan bergizi. MBG adalah langkah nyata menuju Indonesia Emas 2045 dengan SDM yang unggul dan sehat,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa program MBG selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mengurangi angka kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan harapan agar masyarakat semakin memahami manfaat program MBG dan bersama-sama mendukung pelaksanaannya di seluruh daerah. Dengan dukungan publik, program ini diyakini dapat berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.***

Spirit Santri Menyala! Askhabul Kahfi Warnai Hari Santri 2025 dengan Kirab Kebangsaan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Ribuan santri dari Pondok Pesantren Askhabul Kahfi dan Pondok Pesantren Roudlotul Muttaqin, Semarang, tumpah ruah di jalanan Kota Semarang untuk memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional 2025.

Dengan penuh semangat, mereka mengikuti Kirab Kebangsaan yang dimulai dari Sirkuit Mijen dan berakhir di Kampus 4 Putra Pondok Pesantren Askhabul Kahfi.

Lebih dari 3.000 santri ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, yang menjadi simbol kebersamaan dan wujud cinta tanah air.

Kirab tersebut juga dimaknai sebagai upaya menghidupkan kembali semangat Resolusi Jihad NU, mengenang perjuangan para ulama, kiai, dan santri yang dengan tulus berjuang membela Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Acara ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat dan karunia-Nya, khususnya nikmat iman dan Islam, sehingga kita dapat memperingati Hari Santri Nasional tahun 2025 dengan penuh suka cita,” ujar Gus Muhammad Rikza Saputra, perwakilan keluarga besar Ponpes Askhabul Kahfi, dalam sambutannya.

Ia menambahkan, kegiatan kirab juga menjadi momentum syiar pesantren dan doa bersama.

“Kirab kebangsaan ini menjadi siar agama, syiar pesantren, juga menjadi momentum tahadduts bin ni’mah dan doa bersama. Rencana pada tahun ajaran baru nanti, Pondok Pesantren Ashabul Kahfi akan membuka lima lembaga baru,” jelasnya.

Kelima lembaga tersebut mencakup PDF Mustawa (tingkat dasar), PDF Ulya (tingkat lanjutan), hingga Ma’had Aly untuk mencetak santri yang tafakkur fid-din. Selain itu, pesantren juga membuka jurusan keterampilan seperti Teknik Sepeda Motor, Tata Boga, dan Tata Busana sebagai bagian dari pengembangan pendidikan vokasi di lingkungan pesantren.

Kirab berlangsung meriah dengan lebih dari 80 penampilan kreatif dari para santri dan alumni.

Tema yang diangkat beragam mulai dari nasionalisme, budaya Nusantara, hingga nilai-nilai religius. Para peserta juga menampilkan atraksi unik, seperti replika Malaikat Israil, barisan hadrah, dan penampilan marching band yang menggugah semangat.

Rute kirab sejauh empat setengah kilometer ini melewati tiga kelurahan: Jatisari, Polaman, dan Karangmalang.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, H. Muhtasit, S.Ag., M.Pd., turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menyebut Askhabul Kahfi sebagai salah satu pesantren terbesar di Kota Semarang dan menyampaikan rencana besar ke depan.

“Pada tahun 2026 mendatang, Kota Semarang akan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional. Salah satu pesantren yang kami usulkan sebagai lokasi penyelenggaraan MTQ Nasional adalah Pondok Pesantren Ashabul Kahfi,” ujarnya.

Muhtasit juga menyinggung pentingnya peran santri dalam pembangunan bangsa. “Dalam Alinea Keempat Pembukaan UUD 1945 disebutkan tujuan bernegara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Itu bukan hanya mencerdaskan akal, tetapi juga hati, moral, dan spiritualitas. Pemikiran ini berasal dari para santri dan ulama seperti KH. Wahid Hasyim, ayahanda Gus Dur. Kini, kita melihat banyak santri yang telah berkiprah di berbagai lini pemerintahan, dari Menteri hingga Hakim Mahkamah Konstitusi,” tambahnya.

Sementara itu, KH. Masruchan Bisri, Pengasuh Ponpes Askhabul Kahfi, menegaskan bahwa peringatan Hari Santri adalah momen untuk meneladani perjuangan para ulama terdahulu.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap para santri dapat meneladani ulama yang memperjuangkan agama dan negara. Dulu, pesantren bukan hanya tempat mengaji, tetapi juga tempat latihan militer. Setelah kemerdekaan, para ulama terlibat dalam pembentukan NKRI dan dasar negara Pancasila. Santri tidak hanya berjuang di bidang keagamaan, tetapi juga kebangsaan,” tuturnya.

Acara Kirab Kebangsaan ini turut dihadiri berbagai tokoh penting, di antaranya Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kota Semarang, H. Tantowi Jauhari, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Semarang, Dr. KH. Anasom, M.Hum, serta jajaran Forkopimcam Mijen. Hadir pula Kapolsek Mijen Kompol Sutowo, SH, Danramil Mijen Mayor Infanteri Slamet Muhadi, dan para lurah dari tiga wilayah yang dilalui kirab.

Dengan semangat gotong royong dan nasionalisme, ribuan santri mengakhiri kirab dengan doa bersama.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan Hari Santri, tetapi juga penegasan bahwa santri dan pesantren adalah bagian penting dalam menjaga keutuhan bangsa serta menebar nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin.

Sosialisasi MBG di Karo: Pemerintah Dorong Anak Sehat, Bangsa Kuat

0

KARO (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan di berbagai daerah untuk memperluas penerima manfaat. Program MBG yang saat ini sedang digalakkan DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi langkah awal untuk melahirkan generasi sehat, cerdas dan produktif.

Sosialisasi MBG kali ini, digelar di Jambur, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, pada Sabtu (25/10). Acara tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Delia Pratiwi Br. Sitepu, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Rahma Dewi Auliyasari, Camat Tiganderket, Terbit Singarimbun, serta ratusan peserta dari berbagai lapisan masyarakat.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Delia Pratiwi menegaskan bahwa program MBG merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak dasar mereka, yakni tumbuh sehat, kuat, dan cerdas.

“Program makan bergizi gratis ini bukan sekadar memberikan makanan secara cuma-cuma, melainkan investasi jangka panjang bagi bangsa. Anak-anak yang sehat hari ini adalah pemimpin tangguh di masa depan. Investasi terbesar bangsa bukan hanya pada infrastruktur fisik, tapi juga pada kualitas manusia,” ujarnya.

Delia menambahkan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan kegiatan sosialisasi MBG sebagai awal dari gerakan nasional dalam menekan angka stunting dan memastikan tidak ada anak Indonesia yang tertinggal karena gizi.

Sementara itu, Rahma Dewi Auliyasari dari BGN menyoroti pentingnya pelaksanaan program MBG dengan standar operasional yang baik. Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni pemenuhan gizi sejak dini.

“Jika SPPG dijalankan dengan benar, maka tidak akan ada kasus keracunan atau masalah pangan. Program ini tidak hanya soal bantuan pemerintah, tapi juga perubahan kebiasaan makan sehat dari rumah tangga,” jelasnya.

Rahma juga menekankan bahwa MBG dapat membuka peluang ekonomi lokal, mulai dari penyediaan tenaga kerja hingga pemasok bahan baku dari wilayah masing-masing.

“Program ini bukan hanya tentang gizi, tapi juga penguatan ekonomi lokal. Dengan individu yang bergizi baik, kita akan memiliki masyarakat yang produktif dan siap bersaing menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah bersama DPR RI dan BGN berharap masyarakat semakin memahami pentingnya gizi seimbang serta berperan aktif dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.***

Dubes Inggris Jajaki Kemitraan dengan UNDIP, Kembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Modern

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Diponegoro menerima kunjungan Dubes Inggris untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste, Dominic Jermey, didampingi sejumlah pejabat Kadubes Inggris pada Rabu, 22 Oktober 2025 bertempat di ruang tamu rektor, gedung Widya Puraya, kampus UNDIP Tembalang.

Dalam perbincangan bersama Rektor UNDIP, Dubes Inggris untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste, Dominic Jermey memberikan dukungan penuh, terhadap langkah memajukan dunia pendidikan tinggi di Indonesia.

Dominic Jermey bahkan bersedia menjembatani peluang kolaborasi antara perguruan tinggi di Tanah Air, dengan banyak universitas terkemuka di Negara Britania.

“Sebagai utusan negara sahabat, kami merasa terhormat dapat berkunjung ke Kampus Universitas Diponegoro,” ucap Dominic Jermey. Ia juga mendukung supaya UNDIP semakin maju dan berkembang pesat dalam percaturan perguruan tinggi internasional. Hal tersebut dikarenakan UNDIP dipandang sebagai mitra sejajar dengan banyak kampus di Inggris untuk berkontribusi mengembangkan ilmu pengetahuan, dan teknologi modern.

Kunjungan Dubes Inggris untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste beserta pejabat Kadubes Inggris ini merupakan rangkaian kemitraan strategis baru, yang disepakati Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer di awal 2025.

“Saya bahkan mendengar Presiden Prabowo menaruh perhatian tinggi terhadap persoalan pendidikan dan kesehatan di Indonesia,” ujar Dubes Dominic Jermey.

Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. mengaku bangga atas kunjungan Dubes Dominic Jermey ke UNDIP. Prof. Suharnomo menjelaskan Universitas Diponegoro telah banyak membangun sinergisitas dengan berbagai kampus ternama di dunia termasuk dengan perguruan tinggi di Inggris.

“Di antaranya, juga dengan Liverpool School of Medicine UK,yang mencakup kerja sama dalam bidang kesehatan bersama Fakultas Kedokteran (FK) UNDIP,” kata Rektor.

Kerja sama ini positif dalam mendukung langkah Universitas Diponegoro mewujudkan kebijakan SDGs 3: Good Health and Well-Being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera).

Disampaikan bahwa fokus kegiatan Fakultas Kedokteran UNDIP dan Liverpool School of Medicine UK, mencakup peningkatan kapasitas individu tenaga kesehatan menghadapi kegawatdaruratan obstetri, untuk mencegah kematian pada ibu dan bayi di Kabupaten Brebes.

Selain dengan Liverpool School of Medicine UK, UNDIP memiliki jaringan kemitraan dengan berbagai kampus lain di Inggris.

Kini dengan mahasiswa mencapai puluhan ribu, UNDIP menempati peringkat dua jumlah mahasiswa terbanyak perguruan tinggi negeri setelah Universitas Brawijaya.

Direktur Kemitraan dan Konektivitas Global UNDIP, Prof Dr. Ir. Hadiyanto, S.T., M.Sc., IPU menambahkan bahwa reputasi Universitas Diponegoro sangat baik, mendasari pada pemeringkatan berbagai lembaga mancanegara dan dalam negeri.

Seperti perangkingan versi UniRank University Ranking, QS World University Ranking dan UI Greenmetric World University Ranking.

Selain itu juga dari SCImago Institutions Rankings, Webometrics Ranking of World Universities, EduRank, Times Higher Education World University Rankings dan lainnya.

Bukan hanya masuk pemeringkatan papan atas, kalangan ilmuwan UNDIP pun banyak menorehkan prestasi global. Terbukti dosen UNDIP masuk dalam daftar 2 persen ilmuwan peringkat atas dunia.

“Kehadiran para kaum intelektual UNDIP ini merupakan refleksi kualitas riset Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional,” terang Prof Hadiyanto.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerjasama dan Komunikasi Publik, Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D.; Wakil Direktur Kemitraan dan Konektivitas Global Pulung Widhi Hari Hananto S.H. M.H. LLM; dan Manajer Direktorat Reputasi, Kemitraan dan Konektivitas Global, Abdul Rohman S.Hum.

Kirab Budaya 2025, Agustina Tegaskan Gotong Royong Adalah Napas Masyarakat Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Perayaan budaya kembali menggema di ibu kota Provinsi Jawa Tengah. Karnaval dan kirab budaya pawai gunungan hasil bumi dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2025 resmi dibuka oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, pada Minggu (26/10) di Taman Tirto Asri, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Kegiatan ini membuktikan bahwa semangat gotong royong dan kecintaan pada budaya leluhur makin mengakar kuat di hati warga.

“Luar biasa keren (acaranya), karena dapat kita lihat dari suasana kebersamaan dan gotong royong masyarakat dalam upayanya melestarikan warisan budaya,” ucapnya.

Menurutnya, kirab gunungan ini tidak sekadar pawai budaya biasa. Gunungan yang terdiri dari sayur-mayur, buah-buahan, dan hasil bumi lainnya merupakan perwujudan rasa syukur warga kepada Tuhan dan leluhur yang telah mewariskan tanah yang subur, sekaligus sebagai pengingat bahwa pangan adalah fondasi dari segala cita-cita dan gerak pembangunan.

“Gunungannya isinya macem-macem, ada lombok, kacang panjang, terong, tomat, dan masih banyak lainnya. Melalui pawai gunungan ini saya bisa melihat kemandirian Kota Semarang atas pangannya,” ujar Agustina.

Dalam kesempatan tersebut, Agustina memberikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Mijen yang menghadirkan empat belas gunungan unik dalam even ini dan terlihat antusias mengikuti kirab budaya. Dia mengaku bangga sebab dalam penyelenggaraannya, kanaval dan kirab melibatkan masyarakat Kecamatan Mijen secara luas, baik sebagai panitia, peserta, maupun penonton.

“Inilah uniknya (Kecamatan) Mijen. Acara kirabnya tidak cuma ditunggu, tetapi mereka juga mempersiapkan semuanya bareng-bareng, dan datang ke sini untuk memeriahkan. Gotong royong masyarakat, tidak pakai APBD sama sekali, sehingga menjadi momentum kebersamaan yang hangat,” imbuhnya.

Selain menjadi ajang hiburan dan tontonan yang memikat, perarakan ini juga menjadi ruang interaksi lintas generasi, di mana kearifan lokal diwariskan kepada generasi muda. “Apalagi momentumnya Hari Sumpah Pemuda, saya harap ini tidak berhenti menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan bagi generasi muda agar mereka makin mencintai budayanya, memahami akar tradisinya, serta menanamkan lagi spirit kebangsaannya,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Wali Kota menambahkan, kirab budaya mampu menjadi daya tarik wisata yang memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. “Rencana awalnya, kan, Agustus, tetapi diundur karena dinamika politik saat itu. Ternyata penyelenggaraannya malah lebih bagus. Penontonnya banyak, UMKM-nya hidup, ekonomi berputar,” tandasnya.

Karnaval dan kirab budaya pawai gunungan ini menjadi puncak rangkaian gelar budaya yang diselenggarakan di Kecamatan Mijen. Sebelumnya (Sabtu, 25/10) dilaksanakan acara kesenian Kuda Lumping Turonggo Cipto Budoyo dan Wayang on the Street. Malam nanti, acara ditutup dengan dengan pagelaran wayang kulit sebagai bentuk konkret Kota Semarang yang terus melaju modern, tetapi tetap berakar pada budaya.

Matur nuwun kepada Kecamatan Mijen beserta seluruh masyarakat yang telah mengemas peringatan Sumpah Pemuda ini dengan begitu semarak, penuh kreativitas, dan berjiwa lokal. Hari ini sudah hebat, semoga tahun depan tambah hebat lagi,” tutupnya.